Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

Sejarah Periferal Komputer

VIEWS: 320 PAGES: 6

									Sejarah Monitor




        Monitor komputer merupakan sejenis peranti persisian output yang berupaya
memaparkan askara dan/atau imej, baik diam atau bergerak, yang dijanakan oleh komputer
dan diproseskan oleh kad grafik.
Tedapat empat jenis Monitor, iaitu Monitor monokrom, Monitor warna, Monitor segerak
berbilang, dan Monitor ELD (Elektro Luminescent Display). Setiap Monitor mempunyai ciri-
ciri dan sejarah tersendiri.
Mutu Monitor tergantung kepada beberapa faktor. Yang terutama ialah bilangan piksel yang
dipaparkan oleh skrinnya; lebih banyak pikselnya, lebih tajamnya teks dan grafik yang
dipaparkan.
Pada awalnya semua monitor adalah dari jenis tiub sinar katod (CRT) sama seperti yang
digunakan pada tiub televisyen, namun kini monitor jenis LCD semakin digemari kerana
monitor LCD menggunakan ruang yang kecil, ringan serta lebih menjimatkan tenaga elektrik
berbanding monitor CRT

Sejarah Monitor



Istilah "mod paparan" merujuk kepada ciri-ciri paparan komputer, khususnya bilangan warna
maksimum dan peleraian imej maksimum (dalam piksel lintang dan piksel lajur).
Terdapatnya banyak mod paparan yang boleh di dapati dalam sistem komputer peribadi pada
hari ini.
Paparan komputer peribadi yang terawal merupakan Monitor monokrom yang digunakan
untuk pemproses kata dan sistem komputer berdasarkan teks pada dekad 1970-an. Pada tahun
1981, IBM memperkenalkan sistem paparan Penyesuai Grafik Warna (CGA). Sistem paparan
ini berupaya memberikan empat warna, dan mempunyai peleraian maksimum 320 piksels
datar dan 200 piksel tegak. Walaupun CGA mencukupi untuk kegunaan permainan komputer
yang mudah seperti permainan solitaire dan permainan dam, ia tidak mencukupi untuk
pemprosesan kata, penerbitan atas meja ataupun penggunaan grafik yang canggih.
Pada tahun 1984, IBM memperkenalkan sistem paparan Penyesuai Grafik Tertingkat (EGA)
yang dapat memberikan sehingga 16 warna yang berlainan dan peleraian sehingga 640 x 350.
Ini memperbaiki kelihatannya berbanding paparan yang lebih awal, dan memungkinan
pembacaan teks dengan mudah. Bagaimanapun, EGA tidak memberikan peleraian imej yang
mencukupi untuk kegunaan-kegunaan tahap tinggi seperti reka bentuk grafik dan penerbitan
atas meja. Mod ini kini sudah usang, walaupun ia kekadang masih boleh didapati di
pemprosesan lama dan komputer peribadi di rumah kediaman.
Pada tahun 1987, IBM memperkenalkan sistem paparan Tatasusunan Grafik Video (VGA).
Kini, ini telah merupakan piawai minimum yang dapat diterima untuk komputer peribadi.
Peleraian maksimum tergantung kepada bilangan warna yang dipaparkan. Pengguna boleh
memilih antara enam belas warna pada 640 x 480, ataupun 256 warna pada 320 x 200.
Pada tahun 1990, IBM memperkenalkan sistem paparan Tatasusunan Grafik Terluas (XGA)
sebagai waris untuk paparan 8514/A. Versi yang berikut, iaitu XGS-2, memberikan peleraian
800 x 600 piksel dalam warna yang benar (16 juta warna) dan peleraian 1024 x 768 dalam
65,536 warna. Kedua-dua tahap peleraian imej ini mungkin merupakan jenis yang terpopular
di kalangan individu dan perniagaan kecil pada hari ini.
Persatuan Piawai-Piawai Elektronik Video (VESA) telah mengasaskan antara muka
pengaturcaraan piawai untuk paparan Tatasusunan Grafik Video Super (SVGA) yang
digelarkan Sambungan BIOS VESA ("VESA BIOS Extension"). Lazimnya, paparan SVGA
dapat mendukung palet sehingga 16 juta warna, tergantung kepada jumlah ingatan video yang
tersedia dalam sesuatu komputer yang akan menghadkan bilangan warna yang dapat
dipaparkan. Spesifikasi peleraian imej berbeza-beza. Pada umumnya, lebih besar skrin
Monitor SVGA, lebih banyak piksel dapat dipaparkan secara datar dan tegak


Sejarah dan Fungsi Keyboard Komputer




                             Kamu tahu kan apa yang dinamakan dengan
Keyboard...??

Dahulu orang banyak yang menggunakan mesin ketik baik yang biasa maupun mesin
ketik listrik. Nah, keyboard mempunyai kesamaan bentuk dan fungsi dengan mesin
ketik. Perbedaannya terletak pada hasil output atau tampilannya. Bila kita
menggunakan mesin ketik, kita tidak dapat menghapus atau membatalkan apa-apa
saja yang sudah ketikkan dan setiap satu huruf atau simbol kita ketikkan maka
hasilnya langsung kita lihat pada kertas. Tidak demikian dengan keyboard. Apa
yang kita ketikkan hasil atau keluarannya dapat kita lihat di layar monitor terlebih
dahulu, kemudian kita dapat memodifikasi atau melakukan perubahan-perubahan
bentuk tulisan, kesalahan ketikan dan yang lainnya. Seperti juga “mouse”,
keyboard dihubungkan ke komputer dengan sebuah kabel yang terdapat pada
keyboard. Ujung kabel tersebut dimasukkan ke dalam port yang terdapat pada CPU
komputer.

Keyboard adalah Alat input yang digunakan untuk mengetik informasi ke dalam
komputer dan menjalankan berbagai intruksi atau perintah ke dalam komputer.
Penciptaan keyboard komputer diilhami oleh penciptaan mesin ketik yang dasar
rancangannya dibuat oleh Christopher Latham tahun 1868 dan banyak dipasarkan
pada tahun 1877 oleh Perusahaan Remington.

Keyboard komputer pertama disesuaikan dari kartu pelubang (punch card) dan
teknologi pengiriman tulisan jarak jauh (Teletype). Tahun 1946 komputer ENIAC
menggunakan pembaca kartu pembuat lubang (punched card reader) sebagai alat
input dan output.

Bila mendengar kata “keyboard” maka pikiran kita tidak lepas dari adanya sebuah
komputer, karena keyboard merupakan sebuah papan yang terdiri dari tombol-
tombol untuk mengetikkan kalimat dan simbol-simbol khusus lainnya pada
komputer. Keyboard dalam bahasa Indonesia artinya papan tombol jari atau papan
tombol.

Pada keyboard terdapat tombol-tombol huruf A – Z, a – z, angka 0 - 9, tombol dan
karakter khusus seperti : ` ~ @ # $ % ^ & * ( ) _ - + = < > / , . ? : ; “ „ \ | serta
tombol-tombol khusus lainnya yang jumlah seluruhnya adalah 104 tombol.
Sedangkan pada Mesin ketik jumlah tombolnya adalah 52 tombol. Bentuk keyboard
umumnya persegi panjang, tetapi saat ini model keyboard sangat variatif.
Keyboard yang paling terkenal adalah keyboard QWERTY yang memiliki 101 buah
key (tombol). Kebanyakan keyboard memiliki key yang disusun ke dalam bagian
sebagai berikut :
A. Alphanumeric Key
B. Numerik Keypad
C. Function Key
D. Modifier Key
E. Cursor Movement Key.

Selain itu, dalam menggunakan aplikasi Ms. Office (khususnya MS. Word) ada
beberapa tombol Keyboard yang mempunyai fungsi apabila dikombinasikan atau
digabungkan dengan tombol lainnya, contoh seperti di bawah ini :
Ctrl + A = Select All
Ctrl + B = Bold
Ctrl + C = Copy
Ctrl + D = Font
Ctrl + E = Center Alignment
Ctrl + F = Find
Ctrl + G = Go To
Ctrl + H = Replace
Ctrl + I = Italic
Ctrl + J = Justify Alignment
Ctrl + K = Insert Hyperlink
Ctrl + L = Left Alignment
Ctrl + M = Hanging Indent
Ctrl + N = New
Ctrl + O = Open
Ctrl + P = Print
Ctrl + Q = Normal Style
Ctrl + R = Right Alignment
Ctrl + S = Save / Save As
Ctrl + T = Left Indent
Ctrl + U = Underline
Ctrl + V = Paste
Ctrl + W = Close
Ctrl + X = Cut
Ctrl + Y = Redo
Ctrl + Z = Undo
Ctrl + 1 = Single Spacing
Ctrl + 2 = Double Spacing
Ctrl + 5 = 1,5 lines
Ctrl + Esc = Start Menu

Secara fisik, keyboard terbagi atas 4 bagian, yaitu:

1. Keyboard Serial
Menggunakan DIN 5 male dan biasanya digunakan pada komputer tipe AT.




Port pada keyboard serial

2. Keyboard PS/2
Biasanya digunakan pada komputer ATX dan saat ini yang paling banyak
dipergunakan. Pemasangan keyboard tipe ini harus dilaksanakan dengan cermat,
sebab port yang dimiliki sama dengan port untuk mouse.




Port pada keyboard PS2 dan konektor pada motherboard

3. Keyboard Wireless
Sesuai dengan namanya, keyboard tipe ini tidak menggunakan kabel sebagai
penghubung antara keyboard dengan komputer. Jenis koneksi yang digunakan
adalah infra red, wifi atau bluetooth. Untuk menghubungkan keyboard dengan
komputer, dibutuhkan unit pemancar dan penerima. Unit pemancar biasanya
terdapat pada keyboard itu sendiri, sedangkan penerima biasanya dipasang pada
port USB atau serial pada CPU.
                                           Keyboard dan mouse wireless

4. Keyboard USB
Komputer terbaru saat ini sudah banyak yang mempergunakan jenis konektor USB
yang menjamin transfer data lebih cepat




Konektor USB



sejarah printer

Mengenal Printer dan Teknologinya

Teknologi Printer

Dari waktu ke waktu, teknologi printer terus berkembang sehingga mau tidak mau bagi
seseorang yang selalu berhubungan dengan komputer dan peralatan lainnya harus terus
mengikuti perkembangan tersebut. Printer dalam bahasa Indonesianya berarti pencetak
(alat cetak). Istilah 'printer' saat ini sering digunakan untuk menyebut alat cetak yang
terhubung dengan komputer. Untuk menghubungkan printer dengan komputer
diperlukan sebuah kabel yang terhubung dari printer ke CPU komputer. Saat ini, merk
produk printer yang sering digunakan diantaranya adalah Epson, Hewlett Packard (HP),
Canon, Lexmark dan masih banyak lagi. Untuk mengetahui lebih jelas tentang fungsi,
jenis printer dan cara kerja printer, silahkan membaca kelanjutan artikel ini.

Fungsi printer

Printer adalah salah satu hardware (perangkat keras) yang terhubung ke komputer dan
mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan lainnya dari komputer
ke media kertas atau sejenis. Istilah yang dikenal pada resolusi printer disebut dpi (dot
per inch). Maksudnya adalah banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci. Semakin
tinggi resolusinya maka akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika
resolusinya rendah maka hasil cetakan akan buruk / tidak bagus.

Jenis Printer

Printer Dot-Matrix

Printer Dot-Matrix adalah pencetak yang resolusi cetaknya masih
sangat rendah. Selain itu ketika sedang mencetak, printer jenis ini
suaranya cenderung keras serta kualitas untuk mencetak gambar
kurang baik karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti
titik-titik yang saling berhubungan. Umumnya, printer jenis dot-
matrix juga hanya mempunyai satu warna, yaitu warna hitam.
Tetapi saat ini printer ini masih banyak digunakan karena
memang terkenal 'bandel' (awet). Kelebihan lainnya, pita printer dot-matrix jauh lebih
murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer jenis inkjet dan laserjet.

InkJet Printer

Inkjet printer adalah alat cetak yang sudah menggunakan tinta
untuk mencetak dan kualitas untuk mencetak gambar berwarna
cukup bagus. Kecepatan mencetak jumlah halaman pada printer
Inkjet tidak sama, tergantung pada jenis merk printer tersebut.
Tetapi pada inkjet printer, hasil cetakan lebih lama keringnya jika
dibandingkan dengan laser printer.

Laser Printer

Sebagian dari laser printer bentuknya mirip dengan mesin fotokopi. Daya
cetaknya juga cukup banyak bisa mencapai lebih dari 10 lembar per
menit. Kualitas hasil cetak laser printer pun sangat bagus, sehingga mirip
sekali dengan aslinya. Selain itu hasil cetakan cepat kering. Tetapi harga
printer ini cukup mahal.

								
To top