Docstoc

pembahasan rna

Document Sample
pembahasan rna Powered By Docstoc
					                                         BAB I
                                 PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
       Pendapat Mendel diakui kebenarannya berkat perkembangan penelitian mengenai
   kromosom. Hasil studi menunjukkan bahwa ada kecocokan antara hasil pengamatan
   kesetaraan antara teori Mendel dengan hasil penelitian kromosom membawa kepada
   pemikiran bahwa gen terletak pada kromosom, dan secara umum disimpulkan bahwa
   kromosom merupakan pembawa gen. Setelah diakuinya kromosom sebagai pembawa gen
   maka pertanyaan berikutnya adalah senyawa kimia apa yang merupakan dasar gen.
   Serangkaian studi genetika atau materi genetika yang dikombinasikan dengan studi
   kimia, yang dilaksanakan oleh banyak peneliti dari berbagai lembaga dengan waktu yang
   cukup lama, telah membawa kepada kesimpulan bahwa material genetic disusun oleh
   asam nukleat, yaitu Asam Deoksiribonukleat (DNA) atau Asam Ribonukleat (RNA).
   DNA merupakan bahan genetic prokariot, eukariot dan sebagian virus, sedangkan
   sebagian lain dari virus menggunakan RNA sebagai bahan dasar genomnya.


B. Rumusan Masalah
        Berdasarkan latar belakang di atas, maka terdapat beberapa permasalah yang akan
   coba dibahas dalam makalah, yaitu :
   1. Apa pengertian dari Asam Ribonukleat RNA?
   2. Bagaimana Stuktur Asam Ribonukleat RNA?
          a. Tipe-tipe atau bentuk dari Asam Ribonukleat RNA
          b. Perbedaan antara Asam Deoksiribonukleat DNA dan Asam Ribonukleat RNA
   3. Apa peran atau fungsi Asam Ribonukleat RNA?




                                           1
C. Tujuan
      Adapun tujuan dari penulisan makalah ini, selain untuk memenuhi tugas mata kuliah
  Genetika yang dibina oleh Bapak Ibrahim M. Pd., ada tujuan khusus yang ingin dicapai,
  yaitu :
   1. Untuk memperlajari tentang :
             Pengertian dari Asam Ribonukleat RNA
             Stuktur Asam Ribonukleat RNA:
                     a. Tipe-tipe atau bentuk dari Asam Ribonukleat RNA
                     b. Perbedaan antara Asam Deoksiribonukleat DNA dan Asam
                         Ribonukleat RNA
             Peran atau fungsi Asam Ribonukleat RNA
   2. Dengan belajar materi genetika tentang RNA agar bisa lebih mengenal, mengetahui
      dan memahami secara dalam tentang RNA;
   3. Menjadikan makalah ini sebagai suatu pedoman bagi mahasiswa/i agar mampu
      memberikan suatu persepsi/gambaran yang kuat dalam berfikir tentang materi
      genetika;
   4. Mengharapkan sebuah gagasan pertanyaan yang memiliki nilai makna argument
      yang sedarhana dari teman-teman dalam memberikan suatu tanggapan dan solusi
      guna membuka pemahaman berfikir tentang RNA


D. Manfaat
   1. Untuk mengenal dan memahami secara dalam materi genetika tentang RNA
   2. Mahasiswa(i) atau pembaca dapat menggunakan makalah ini sebagai bahan pada
      Mata Kuliah Genetika.




                                        2
                                       BAB II

                                  PEMBAHASAN

A. Pengertian Asam Ribonukleat RNA
                                      Asam ribonukleat (bahasa Inggris:ribonucleic
                                 acid, RNA) senyawa yang merupakan bahan genetik
                                 dan memainkan peran utama dalam ekspresi genetik.
                                 Dalam dogma pokok (central dogma) genetika
                                 molekular, RNA menjadi perantara antara informasi
                                 yang dibawa DNA dan ekspresi fenotipik yang
                                 diwujudkan dalam bentuk protein.(http:wikipedia_
                                 Asam ribonukleat)


        Asam Ribonukleat RNA adalah asam nukleat lain selain DNA. Ada sebagian
   virus yang mempunyai RNA sebagai bahan dasar genomnya, sedangkan makhluk
   yang lain termasuk bakeri dan eukariot menggunakan DNA sebagai genomnya.
   Dilihat dari segi evolusi diduga bahwa gen makhluk hidup pertama adalah RNA, jadi
   virus RNA merupakan pionir makhluk hidup. Di luar bahan genom, masih terdapat
   RNA lain seperti mRNA, tRNA, dan rRNA yang mempunyai semua organisme
   seluler dan berperan dalam proses ekspresi gen
        Pada umumnya molekul RNA merupakan rantai berutas tunnggal, kecuali RNA
   genom beberapa virus berutas ganda. RNA sebagaimana DNA disusun oleh
   nukleotida-nukleotida satu dengan yang lain dihubungkan dengan ikatan 5-3
   fosfodiester. Fosfat yang terdapat pada C ke 5 pada satu ribonukleotida dihubungkan
   dengan C ke 3 pada nukleotida yang lain. Sehingga akan terbentuk satu rantai
   nukleotida sebagaimana DNA, dengan kedua ujungnya terdiri dari ujung 5‘p dan
   ujung 3‗ OH. (Muhammad Jusuf, Genetika 1 Struktur dan ekspresi gen)




                                       3
B. Stuktur Asam Ribonukleat RNA
       Di samping DNA kebanyakan sel-sel beinti tidak sejati (prokaryotic) maupun
  yang berinti (eukaryotic) memiliki asam nukleat lain yang sangat penting pula yang di
  namakan asam ribonukleat (ARN). Virus (seperti virus mozaik tembakau dan virus
  influenza) tidak memiliki DNA melainkan hanya RNA saja. Pada makhluk-makhluk
  ini RNA-lah merupakan molekul genetic keseluruhannya dan membawa segala
  pertanggungan jawab seperti yang dimiliki DNA. Karena itu RNA demikian itu
  sering disebut juga RNA genetic, sedangkan RNA dalam sel disebut RNA non-
  genetik.(Suryo,Genetika Manusia)


                                          RNA merupakan rantai tunggal
                                          polinukleotida.Setiap ribonukleotida terdiri
                                          dari tiga gugus molekul, yaitu :
                                          - 5 karbon
                                          - basa nitrogen yang terdiri dari golongan
                                          purin (yang sama dengan DNA) dan golongan
                                          pirimidin yang berbeda yaitu sitosin (C) dan
                                          Urasil (U)
                                          - gugus fosfat


         (http:google,gambar)


       Purin dan pirimidin yang berkaitan dengan ribosa membentuk suatu molekul
  yang dinamakan nukleosida atau ribonukleosida, yang merupakan prekursor dasar
  untuk sintesis DNA.Ribonukleosida yang berkaitan dengan gugus fosfat membentuk
  suatu nukleotida atau ribonukleotida.RNA merupakan hasil transkripsi dari suatu
  fragmen DNA, sehingga RNA merupakan polimer yang jauh lebih pendek
  dibandingkan DNA.( http:wikipedia_Mengenal DNA dan RNA)




                                      4
RNA berbeda dari DNA dalam beberapa hal :
1. Mengenai ukuran dan bentuk
    Pada umumnya molekul RNA lebih pendek dari pada DNA. DNA berbentuk
―double helix‖ tetapi RNA berbentuk pita tunggal ―single stran‖ meskipun beberapa
virus tanaman (misalnya reovirus) RNA berupa pita double namun tidak berpilim
sebagai spiral.
2. Mengenai susunan kimia
    Molekul RNA juga merupakan polimer nukleoutida. Perbedaannya dengan DNA
ialah:
          a. Gula yang menyusunnya bukan deoksiribosa melainkan ribose.
          b. Basa pirimidin yang menyusunnya bukan timin seperti pada DNA
             melainkan urasil (U).


                                Gambar ribosa dan urasil




                           (http:google gambar)

3. Mengenai lokasinya
    DNA umumnya terdapat dalam kromosom terdapatnya RNA tergantung dari
macamnya yaitu:
          a. RNAduta (RNAd), nama asingnya messengger RNA (mRNA), terdapat
             dalam nukleus. RNAd dicetak oleh satu pita DNA yang berlangsung
             didalam nukleus;
          b. RNApemindah (RNAp) nama asingnya transfer RNA (tRNA), terdapat
             dalam sitoplasma;


                                      5
        c. RNAribosom (RNAr) nama asaingnya ribosome RNA (rRNA), terdapat
            terutama didalam ribosom molekulnya berupa pita tunggal yang tidak
            bercabang dan mempunyai bagian-bagiannya;
            (Suryo,Genetika Manusia)
Perbedaan antara DNA dan RNA
    Berdasarkan penjelasan sebelumnya kita dapat menyimpulkan beberapa
perbedaan antara DNA dengan RNA sebagai berikut :
         komponen :
            Gula pada DNA deoksiribosa , sedangkan RNA adalah ribosa
            Basa nitrogen : – purin — DNA adalah Adenin dan Guanin, pada RNA
            adalah Adenin dan Guanin
         Pirimidin — DNA adalah Timin dan sitosin, pada RNA adalah Urasil
            dan sitosin
         Bentuk :
            DNA berbentuk rantai panjang , ganda, dan berpilin (double heliks)
            RNA berbentuk rantai pendek, tunggal, dan tidak berpilin
         Letak :DNA terletak di dalam nukleus, kloroplas, mitokondria sedangkan
            RNA terletak di dalam nukleus, sitoplasma, kloroplas, mitokondria
         Kadar :
            DNA tetap
            RNA tidak tetap ( http:wikipedia11 des 2009 Mengenal DNA dan RNA)




                          (http:google gambar)

                                   6
C. Peran atau fungsi Asam Ribonukleat RNA
      Pada sekelompok virus (misalnya bakteriofag), RNA merupakan bahan genetik. Ia
   berfungsi sebagai penyimpan informasi genetik, sebagaimana DNA pada organisme
   hidup lain. Ketika virus ini menyerang sel hidup, RNA yang dibawanya masuk ke
   sitoplasma sel korban, yang kemudian ditranslasi oleh sel inang untuk menghasilkan
   virus-virus baru.
      Namun demikian, peran penting RNA terletak pada fungsinya sebagai perantara
   antara DNA dan protein dalam proses ekspresi genetik karena ini berlaku untuk
   semua organisme hidup. Dalam peran ini, RNA diproduksi sebagai salinan kode
   urutan basa nitrogen DNA dalam proses transkripsi. Kode urutan basa ini tersusun
   dalam bentuk 'triplet', tiga urutan basa N, yang dikenal dengan nama kodon. Setiap
   kodon berelasi dengan satu asam amino (atau kode untuk berhenti), monomer yang
   menyusun protein. Lihat ekspresi genetik untuk keterangan lebih lanjut.
      Penelitian mutakhir atas fungsi RNA menunjukkan bukti yang mendukung atas
   teori 'dunia RNA', yang menyatakan bahwa pada awal proses evolusi, RNA
   merupakan bahan genetik universal sebelum organisme hidup memakai DNA.
   (http:wikipedia_ Asam ribonukleat)
     Selain itu fungsi dari RNA tergantung dari macamnya:
      a. RNAd bertugas atau berfungsi menerima informasi/ keterangan genetik dari
          DNA. Proses ini dinamakan Trasnkripsi dan berlangsung dalam sel;
      b. RNAp berfungsi mngikat asam amino yang terdapat dalam sitoplasma.
          Sebelum dapat diikat oleh RNAp asam amino bereaksi dahulu dengan ATP
          (adenosin tripospat) agar berernergi dan aktif. RNAp membawa asam amino
          yang diikat itu ke ribosom disinilah berlangsung perubahan informasi genetik
          yang dinyatakan oleh urutan basa dari RNAd keurutan asam amino dalam
          protein yang dibentuk. Proses ini dinamakan translasi;
      c. RNAr berfungsi mensintesis protein dengan menggunakan bahan asam amino.
          Proses ini berlangsung didalam ribosom dan hasil akhir berupa polipeptida.
          (Suryo.Genetika Manusia)




                                        7
                                        BAB III
                                      PENUTUP
A. Kesimpulan
       Dapat disimpulkan bahwa Asam ribonukleat RNA merupakan bahan materi
   genetik yang hanya ada pada sekelompok retrovirus, struktur dan bentuknya Struktur
   dasar RNA mirip dengan DNA. RNA merupakan polimer yang tersusun dari sejumlah
   nukleotida. Setiap nukleotida memiliki satu gugus fosfat, satu gugus gula ribosa, dan
   satu gugus basa nitrogen (basa N). Polimer tersusun dari ikatan berselang-seling antara
   gugus fosfat dari satu nukleotida dengan gugus gula ribosa dari nukleotida yang lain.
           Perbedaan RNA dengan DNA terletak pada satu gugus hidroksil tambahan pada
  cincin gula ribosa (sehingga dinamakan ribosa). Basa nitrogen pada RNA sama dengan
  DNA, kecuali basa timin pada DNA diganti dengan urasil pada RNA. Jadi tetap ada
  empat pilihan: adenin, guanin, sitosin, atau urasil untuk suatu nukleotida. Pada
  umumnya RNA berbentuk pita tungga (single strand). Meskipun demikian pada
  beberapa virus tanaman RNA saja yang memiliki berupa pita double namun tidak
  berpilin sebagai spiral.


B. Saran
  Sebagai saran dari kesimpulan yang diambil mengenai ―Asam ribonukleat RNA‖ agar
  isi makalah ini dapat di pahami secara menyeluruh.




                                        8
                         DAFTAR PUSTAKA


 Muhammad Jusuf. 2001. Genetika 1 Struktur dan Ekspresi Gen. Jakarta. CV.Sagung
         Seto
Ir. H. Suryo. 2008. Genetika Manusia. Yogyakarta. Fak. Biologi UGM.
 L. V. Crowder, Lilik kusdiarti, Soetarso. 2006. Genetika Tumbuhan.Yogyakarta. Fak.
         Pertanian UGM.
Anonim, Tanpa tahun, Gambar RNA, (online) http ://www.google.com/gambar RNA.
         Diakses tanggal 13 des 2009
Anonim, Tanpa tahun, Asam ribonukleat, (online) http://www.wikipedia.com/ RNA
         diakses tanggal 11 des 2009
Anonim, 2008, Mengenal DNA dan RNA, (online) http://gurungeblog.wordpress.com/
           DNA dan RNA diakses tanggal des 2009




                                   9

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:471
posted:6/7/2011
language:Indonesian
pages:9