Kesempurnaan Iman

Document Sample
Kesempurnaan Iman Powered By Docstoc
					Kesempurnaan Iman

Tingkat dan pemahaman keimanan seseorang dengan yang lainnya itu berbeda-beda.
Ada yang tingkat keimanannya itu yang telah mencapai level tertinggi yang dinamakan
dengan Muttaqin (orang yang bertaqwa), namun ada juga sebagaian dari kita bahkan
mungkin diri penulis sendiri masih berada pada level keimanan seorang yang begitu
rendah dan tipis.

Keimanan seorang juga akan mengalami pasang surut, bisa jadi ketika tingkat
keimanannya sedang naik eh tiba-tiba dikasih ujian oleh ALLAH Subhanawata’ala dan
ketika dia tidak bisa menghadapi ujian itu dengan kesabaran dan keikhlasan maka
tingkat keimanannya akan turun bahkan bisa-bisa juga mencapai level terendah.
Namun ketika ia menghadapinya dengan sabar dan ikhlas, maka ALLAH akan
menambah tingkat keimanan orang tersebut.

Bagaimana mengukur tingkat keimanan kita, apakah kita masih berada pada level
yang rendah, atau sudah mecapai level tertinggi (Muttaqin)?

Allah Subhanawata’ala berfirman dalam Al Qur’an Surat Al Anfaal Ayat 2 – 4.

”Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah
gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman
mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (yaitu) orang-
orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami
berikan kepada mereka. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya.
Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan
serta rezki (nikmat) yang mulia.” (QS Al Anfaal Ayat 2-4).

Dari ayat diatas dapat kita lihat bahwa tingkat keimanan tertinggi (MUTTAQIN)
seseorang itu apabila:

1.   Disebut nama ALLAH, maka GEMETAR HATI mereka.
2.   Dibacakan ayat-ayat-NYA (Al Qur’an), maka BERTAMBAH IMAN mereka.
3.   Ada permasalah atau tidak mereka selalu BERTAWAKKAL kepada ALLAH.
4.   Selalu MENDIRIKAN SHOLAT
5.   Selalu MENAFKAHKAN SEBAGIAN REZKI (Zakat, Infaq, Shodaqoh).

Apakah tingkat keimanan kita sudah sampai pada tahap seperti di atas? Hanya kita
dan ALLAH saja yang tahu. Kalo memang kita belum sampai pada tingkat tersebut,
maka mari saudaraku kita bersama SEMPURNAKAN KEIMANAN kita, karena ALLAH
Subhanawata’ala akan menempatkan kita pada level tertinggi yaitu MUTTAQIN (orang
yang bertaqwa) ketika kita berhasil mencapainya.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:87
posted:6/4/2011
language:Indonesian
pages:1