DRAFT KERJASAMA by anamaulida

VIEWS: 599 PAGES: 2

									                                   SURAT PERJANJIAN KERJASAMA
                                                               TENTANG
                                            PENCAIRAN CREDIT LINE
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Pada hari ini ……… tanggal ………….. bulan ………… tahun Dua Ribu Sepuluh (xx-xx-2010), yang
bertanda tangan dibawah ini:

1. N a m a           : ………………………………….
   Jabatan           : ………………………………….
   Perusahaan        : ………………………………….
   Alamat            : ………………………………….

Dalam hal ini mewakili diri sendiri dan atas nama Perusahaan yang untuk selanjutnya dalam Surat
Pejanjian Kerjasama ini disebut sebagai PIHAK KESATU.

2. N a m a           : ………………………………….
   Jabatan           : ………………………………….
   Perusahaan        : ………………………………….
   Alamat            : ………………………………….

Dalam hal ini mewakili diri sendiri yang untuk selanjutnya dalam Surat Pejanjian Kerjasama ini
disebut sebagai PIHAK KEDUA.

Pihak Kesatu dan Pihak Kedua dalam kedudukannya diatas telah sepakat dan saling setuju untuk
mengikatkan diri dalam suatu perjanjian kerjasama yang saling menguntungkan yang dituangkan
dalam Surat Perjanjian Kerjasama dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut:

1.    Pihak Kesatu dengan ini menyatakan memiliki Fasilitas Credit pada Bank ……………. senilai USD
      10,000,000.00 (US Dollar Sepuluh Juta) yang dapat dicairkan dengan menerbitkan Standby
      Letter of Credit (SBLC) sebagai jaminan.
2.    Pihak Kedua dengan ini menyatakan memiliki Cash Collateral pada Bank HSBC Jakarta yang
      dapat digunakan sebagai Jaminan Penerbitan Standby Letter of Credit (SBLC).
3.    Pihak Kedua bersedia menerbitkan Standby Letter of Credit (SBLC) atas nama Perusahaan
      Pihak Kesatu dengan jaminan collateral Pihak Kedua sendiri seperti tersebut pada point 2.
      Jangka Waktu berlakunya Standby Letter of Credit (SBLC) yang dimaksud adalah 1 (satu) tahun
      1 (satu) hari.
4.    Dana Pencairan Credit Line Pihak Kedua pada Bank …………. seperti tersebut pada point 1
      diatas akan dipergunakan bersama oleh kedua belah pihak dengan presentase Pihak Kesatu
      50% (lima puluh persen) dan Pihak Kedua 50% (lima puluh persen) setelah dikurangi biaya
      bunga pinjaman dan profisi bank.
5.    Seluruh biaya administrasi pengurusan Credit Line pada Bank …………… menjadi tanggung
      jawab Pihak Kesatu demikian juga seluruh biaya penerbitan Standby Letter of Credit (SBLC)
      dari Bank HSBC Jakarta menjadi tanggung jawab Pihak Kedua.




                                                             Hal 1 dari 2 hal.
6.  Pengembalian pinjaman kredit pada Bank ………………. menjadi tanggung jawab masing-masing
    pihak yang mempergunakannya, dan sudah harus dikembalikan selambat-lambatnya 1 (satu)
    bulan sebelum tanggal berakhirnya Standby Letter of Credit (SBLC) yang diterbitkan.
7. Dalam Surat Perjanjian Kerjasama ini, kedua belah pihak menjamin satu sama lain bahwa
    seluruh proses perbankan yang dilakukan adalah sah, legal dan tidak melanggar hukum
    Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    Untuk itu Pihak Kesatu menjamin Pihak Kedua bahwa seluruh dana pengurusan administrasi
    hingga terbitnya Fasilitas Kredit dari Bank …………………. berasal dari sumber yang legal dan
    bebas dari masalah hukum apapun.
    Demikian pula Pihak Kedua menjamin Pihak Kesatu bahwa seluruh dana pengurusan
    administrasi hingga terbitnya Standby Letter of Credit (SBLC) maupun Cash Collateral yang
    dimiliki oleh Pihak Kedua pada Bank HSBC Jakarta adalah sah dan berasal dari sumber yang
    legal dan bebas dari masalah hukum apapun.
8. Berkenaan dengan point 7 diatas, kedua belah pihak dengan ini menyatakan tidak akan saling
    menyangkut pautkan satu sama lain apabila dikemudian hari diketahui bahwa dana-dana
    tersebut berasal dari sumber-sumber yang illegal dan tidak bebas dari masalah hukum,
    sehingga apabila timbul masalah hukum dikemudian hari maka masalah tersebut menjadi
    tanggung jawab masing-masing pihak.
9. Hal-hal yang belum dan atau belum cukup diatur dalam Surat Perjanjian Kerjasama ini akan
    diatur kemudian atas dasar mufakat bersama yang saling menguntungkan kedua belah pihak
    yang akan dituangkan dalam bentuk Surat Perjanjian Tambahan yang merupakan bagian yang
    tidak terpisahkan dari Surat Perjanjian Kerjasama ini.
11. Surat Perjanjian Kerjasama ini dibuat atas kesepakatan bersama kedua belah pihak dengan
    maksud baik. Segala permasalahan dan atau perselisihan yang terjadi akan diselesaikan
    dengan cara musyawarah. Apabila cara musyawarah yang diambil tidak dapat menyelesaikan
    perselisihan yang terjadi maka kedua belah pihak sepakat untuk membawa perselisihan yang
    ada ke Pengadilan Negeri Jakarta.

Demikian Surat Perjanjian Kerjasama ini dibuat dan ditandatangani bersama oleh Pihak Kesatu dan
Pihak Kedua, dibuat dalam rangkap 2 (dua), bermeterai cukup, berkekuatan hukum yang sama,
masing-masing 1 (satu) eksemplar untuk Pihak Kesatu dan 1 (satu) eksemplar untuk Pihak Kedua.

     PIHAK KEDUA;                                               PIHAK KESATU;
     PT. ………………………………….                                         PT. ………………………………….




     ………………………………………                                            ………………………………………..
     ………………………………………                                            ………………………………………..




                                        Hal 2 dari 2 hal.

								
To top