Docstoc

FARMAKOTERAPI PADA PENYAKIT KARDIOVASKULER terbaru1

Document Sample
FARMAKOTERAPI PADA PENYAKIT KARDIOVASKULER terbaru1 Powered By Docstoc
					       FARMAKOTERAPI PADA PENYAKIT
             KARDIOVASKULER
                   oleh
          HELMIZA FAHRY, S.Ked.Dr.

HIPERTENSI:
Keadaan dimana tekanan darah > normal (sistolik >140 dan diastolik>90
mmHg)
Hipertensi di bagi menjadi dua:
a.Hipertensi primer : tidak di ketahui sebabnya
b.Hipertensi sekunder: diketahui sebabnya seperti glomerulonefritis,
tumor suprarenal, dan arteriosklerosis
Lanjut…..
GAMBAR JANTUNG
A. Borderline (140-159/85-89)
B. Hipertensi ringan (160-179/90-104)
C. Hipertensi sedang (180-199/105-114)
D. Hipertensi berat (>200/>115)
A.   Stress psikologis
B.   Diet
C.   Genetik
D.   Ignota

PENGATURAN TEKANAN DARAH:
A. Jantung
B. Pembuluh darah : arteriole, kapiler, postcapillary venulae
C. Ginjal
D. Sistem saraf
MEKANISME BAROREFLEKS: mengembalikan tekanan darah ke set
ting semula melibatkan jantung, pembuluh darah, kel.suprarenal, dan
ginjal
A. DIURETIK
Diuretika-menghambat reabsorpsi Na tubuler-diuresis ( Na dan
Water loss)-volume cairan tubuh dan darah menurun-tekanan
Darah menurun

Diuretika (thiazide)-menghambat reabsorpsi Na tubuler-diure
Sis ( Na dan water loss)-Na dan K loss-hipokalemia

Diuretika (thiazide)-menghambat reabsorpsi Na tubuler-Na in
traseluler menurun- Ca intra seluler menurun-vasodilatasi-teka
Nan darah menurun
A.DIURETIKA KUAT
Furesemide, bumatanide, piretanide, asam etakrinat
Furosemide bekerja pada ansa henle, jarang dipergunakan sebab waktu
Kerjanya sangat cepat
B. DIURETIKA SEDANG
Chlorotiazide, HCT, chlortalidone, dan chlopamide
C. DIURETIKA LEMAH
Manitol, carbonic anhydrase inhibitor dan spironolactone
Spironolactone menyebabkan kehilangan sodium renal dengan cara mem
blokir efek mineralokortikoid endogenous.
D. DIURETIKA HEMAT K+
Digunakan pada gagal jantung kronis
A. ACE- inhibitors
B. AT blockers
C. Spironolakton
Cat: β-blockers memperlemah kontraksi jantung

OBAT LAINNYA:
A. Bronkhodilator (teofilin)
B. Ekspektorantia (gliserilguaiakolat)
C. Roborantia ( vit dan nutrient)
A. Beraksi di otak : clonidine dan metil dopa
B. Beraksi pada ujung saraf simpatik : reserpin (neuron blockers)
C. Beraksi pada resepor α dan β : prazosin dan propanolol
D. Beraksi pada ganglion simpatis : trimetafan


Metildopa berperan dalam menghambat sintesis noradrenalin di otak
Yang menyebabkan transmisi impuls dan tonus simpatikus menurun
Yang menyebabkan penurunan denyut jantung dan vasodilatasi yang
Menurunkan tekanan darah, metildopa tidak boleh di gunakan pada
Penderita depresi.
A. α- blockers
   α- 1 blockers ( prazosin, terazosin)
   α- 1 dan α-2 blockers ( phentolamine )
B. β- blockers
   β-1 non selektif ( propanolol, pindolol )
   β-1 selektif (atenolol dan acebutolol)



E. ANTAGONIS CALCIUM
A. Nipedipin : efek lebih banyak pada pembuluh darah, tidak terjadi taki
   kardi
B. Diltiazem: efek pada vasa dan jantung
C. Verapamil : efek pada jantung
A. Hydralazine
B. Minoxidil
C. Nitroprusside
D. α1- blockers ( prasozin, terazosin )
E. Antagonis calcium ( nipedipin, dll)


GAGAL JANTUNG
A. Akut : jantung tidak mampu lagi memompa darah untuk mencu
   kupi kebutuhan jaringan, curah jantung menurun terjadi infark
   dan iskemi otot jantung dengan gejala seperti dispnea, takipnea
   edema perifer, sianosis, vena jugularis meningkat
A.  Oksigen
B.  Trombolitik ( streptokinase)
C.  Cardiacs stimultan ( dobutamin, amrinone)…menaikkan kontraksi
D.  Vasodilators ( dopamine)…vasodilatasi koronaria
E.  Analgesics (morphine)…menurunkan nyeri dan edema paru
F.  Diuretics ( furosemide)…menurunkan edema
G.  Obat lainnya ( captopril, lisinopril, prochlorperazine, ranitidine)
Prochlorperazine: antiemetik
Ranitidine : H2 blockers

GAGAL JANTUNG KRONIS:
Akibat dari:
a. Hipertensi
b. Cacat klep jantung
c. Penyakit paru kronis
d. Hipertiroid
GEJALA:
a. Dispnea de effort
b. Edema tungkai bawah
c. Hepatomegali
d. Tekanan venosa naik
TERAPI GAGAL JANTUNG KRONIS
a. Kardiotonika
b. Diuretika
c. Vasodilator
d. Adjuvant ( vit, ekspektoran, suplemen kalium, dsb)
CARDIOTONIKA:
a. Digitalis
b. Digoksin
c. Digitoksin
d. Lanatokside A,B,C
VASODILATOR:
a. Hidralazin
b. Minoxidil
c. Nitroprusside
d. α1 blockers ( prazosin, terazosin)
e. ACE-inhibitors
PENGHAMBAT SISTEM RAA (RENIN-ANGIOTENSIN-ALDOSTERON)
a. ACE- inhibitors
b. ATE blockers
c. Spironolakton
 Note: β- blockers memperlemah kontraksi jantung

OBAT LAINNYA:
a. Bronkhodilator ( teofilin)
b. Ekspektorantia (gliserilguaiakolat)
c. Roborantia ( vitamin dan nutrien)
d. Dan lainnya
Merupakan manifestasi dari iskemia miokardium dan akibat dari tidak
berimbangnya kebutuhan (demand ) dan aliran darah koroner ( supply)
yang merupakan akibat dari:
a. Spasme vasa darah koroner
b. Sumbatan vasa darah koroner akibat trombus


Terapi angina pectoris:
a. Menaikkan aliran darah koroner
b. Menaikkan kebutuhan oksigen otot jantung dengan menghambat
    kontraksi jantung
c. Menurunkan faktor resiko ( hiperlipidemia, hipertensi, merokok)
OBAT UNTUK ANGINA PECTORIS:
A. Nitrat dan nitrit, menaikkan aliran darah koroner ( amil nitrit, nitrogli
   serin, isosorbiddinitrat)
B. Antagonis calsium, menurunkan kontraksi jantung (verapamil, diltia
   zem, nipedipin)
C. Blockers, menurunkan kontraksi jantung

NITRAT-NITRAT
Menyebabkan efek samping:
a. Nyeri kepala berdenyut
b. Flushing
c. Hipotensi orthostatik
d. Takikardia reflektoris---memperburuk angina pectoris
Berperan menaikkan cAMP dan menyebabkan relaksasi otot polos dinding vasa—relaksasi
pembuluh darah venulae –-venous return turun---end diastolik pressure turun---regangan
Jantung turun—kontraksi jantung dan O2 demand turun.
CARA MENGURANGI EFEK:
a. Mulai dari dosis kecil
b. Duduk waktu menggunakan obat, bila berdiri terjadi hipotensi postu
     ral, bila tidur meningkatkan venous return, beban jantung bertambah
     angina memburuk
 nitrat-nitrit----vasodilatasi----vasodilatasi koroner dan venulae----O2 sup
ply bertambah dan O2 demand turun----angina berkurang

ANTAGONIS Ca (Nipedipin, verapamil, diltiazem )
Antagonis ca----menurunkan kontraksi jantung dan vasodilatasi----O2 de
mand turun dan O2 supply naik----angina berkurang

BETA BLOCKERS ( acebutolol, atenolol )
Merupakan cardioselectivitas (asma bronkhial, DM), ISA positif (agonis par
tial), menaikkan trigliserida, menaikkan LDL dan menurunkan HDL
OBAT PENURUN KADAR KOLESTEROL
Golongan simvastatin:
Merupakan hasil sintesa fermentasi dari aspergillus terreus, secara invivo
akan di hidrolisa menjadi metabolit aktif dengan cara menghambat kerja
3-hydroxy-3-methylglutaryl koenzim A reduktase ( HMG –Co A reduktase),
enzim ini mengkatalisa perubahan HMG Co A menjadi asam mevalonal
yang merupakan langkah awal dari sintesa kolesterol

Indikasi:
1. Individu yang mengalami peningkatan resiko athero sklerosis vaskuler
2. Penyakit jantung koroner
Kontraindikasi:
1. Hipersensitif terhadap simvastatin
2. Penyakit hati aktif atau peningkatan transaminase serum menetap
    yang tidak diketahui penyebabnya
Lanjutan….

Efek samping:
1. Abdominal pain, konstipasi, flatulensi, astenia, sakit
   kepala, miopati, rabdomiolisis, pada kasus tertentu dapat
   terjadi angioneuretic edema
2. Alopecia, pruritus
3. Anemia hemolitik, trombositopenia, leucopenia
4. Kehilangan libido, disfungsi ereksi, ginekomastia
SEKIAN….TERIMAKASIH…SELAMAT BELAJAR DI RUMAH……

				
DOCUMENT INFO
mr doen mr doen mr http://bineh.com
About just a nice girl