mgmp by anamaulida

VIEWS: 40 PAGES: 2

									BAB I

A. Latar Belakang

Keberhasilan usaha peningkatan mutu pendidikan akan sangat dipengaruhi oleh kualitas
kompetensi guru. Guru yang profesional diharapkan dapat menjanjikan peningkatan guru.
Guru yang professional adalah guru yang mempunyai visi dan misi pengajaran, guru
yang mampu melaksanakan isi dari kurikulum tentang standar isi dan standar kelulusan,
serta dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan bagi siswanya
sehingga pembelajaran bermakna.
Pembelajaran yang bermakna merupakan pembelajaran seperti yang tertuang dalam
kurikulum kompetensi, namun justru tidak mudah bagi seorang guru untuk bisa
menjabarkan kurikulum (Permen 22,23 th 2006). Ditambah lagi kesulitan yang dihadapi
seorang guru di kelas dalam mengelola pembelajaran akan menghambat pencapaian
standar kompetensi.
Oleh karena itu yang menjadi permasalahan adalah bagaimana membantu guru dalam
menjabarkan kurikulum menjadi perangkat pembelajaran untuk mencapai kompetensi
yang telah ditentukan ?. bagaimana membantu guru menyelesaikan permasalahan yang
dihadapi guru di kelas yang akan menghambat pengemabangan kompetensi ? bagaimana
cara meresposisi para guru untuk ikut MGMP agar dapat membantu guru secara terus
menerus dalam peningkatan kualitas kompetensinya.
Fakta yang dihadapai di lapangan bahwa masih kurang komitmen dan kesadaran sebagian
guru untuk berusaha mengembangkan diri dalam kegiatan di MGMP. Minimnya dana
untuk melaksanakan program kerja, sehingga dana untuk mendatangkan nara sumber dari
pusat/ perguruan tinggi kurang memadai, serta minimnya pembinaan yang diberikan dari
pihak-pihak yang kompeten.
Untuk menjembatani permasalahan dan kenyataan yang dihadapi maka solusinya yaitu
dengan membuat suatu wadah untuk para guru biasa saling sharing dan bertukar pikiran
menambah wawasan agar profesionalisme guru akan lebih baik.
Musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) merupakan salah satu upaya konkrit untuk
memenuhi merealisasikan tuntutan kebijakan pemerintah yang diharapkan mampu
memberikan kontribusi positif bagi peningkatan mutu pendidikan. Melalui forum MGMP
juga guru dapat menambah wawasan dan kolaborasi, sehingga dapat tanggap terhadap
kemajuan dunia pendidikan ekonomi/ akuntansi di luar sekolah serta dapat salung sharing
berbagi pengalaman dan berinovasi pada proses pembelajaran dalam rangka
meningkatkan mutu pendidikan peserta didik di masa mendatang.


B. Tujuan.

Kegiatan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) Ekonomi/ akuntansi SMA/MA Kota
Langsa terutama untuk meningkatkan kemampuan profesional guru. Lebih rinci bertujuan
memberikan kesempatan kepada guru untuk dapat :
   1. menambah wawasan guru dalam hal kebijakan Pemerintah dibidang pendidikan
       khususnya pendidikan Ekonomi/akuntansi.
   2. bertukar pikiran dan berbagi pengalaman dengan melakukan diskusi mengenai
      program implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan di SMA/MA.
   3. menambah wawasan dan pengalaman guru dalam upaya peningkatan
      profesionalisme guru dan etos kerja guru.
   4. bertukar pikiran serta meningkatkan kemampuan guru dalam hal penguasaan
      materi ekonomi /akuntansi.
   5. menambah wawasan guru dan bertukar pikiran dalam hal pengembangan
      kurikulum ekonomi/akuntansi.
   6. bertukar pikiran dan berbagi pengalaman dalam menerapkan dan
      mengembangkan model-model pembelajaran ekonomi/akuntansi dengan
      pendekatan kontekstual.
   7. menambah wawasan guru dalam hal penulisan karya tulis ilmiah (KTI).

C. Sasaran.

Adapun yang menjadi sasaran kegiatan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) adalah
guru-guru mata pelajaran ekonomi/akuntansi SMA/MA Kota Langsa sejumlah 25 orang
dari 10 sekolah dalam wilayah Kota Langsa Provinsi NAD. Setiap sekolah
mengikutsertakan minimal 2 guru ekonomi/ akuntansi (daftar nama peserta pada
lampiran).
Adapun yang menjadi sasaran program-program pembelajaran yaitu dengan mengadakan
diskusi interaktif tentang pengembangan silabus, RPP, perangkat penilaian, KKM, serta
pengembangan pembelajaran-pembelajaran yang inovatif, strategi pembelajaran yang
efektif dan menyenangkan. Sebagai penunjang sasaran pembelajaran juga diarahkan pada
pengembangan profesi yaitu cara membuat karya tulis ilmiah (KTI).

D. Hasil yang diharapkan.

Melalui kegiatan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) Ekonomi/Akuntansi
SMA/MA ini diharapkan akan diperoleh hasil sebagai berikut :
1. memahami kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan sistem pendidikan nasional.
2. bertambah pengetahuan tentang KTSP.
3. meningkatnya kemampuan guru dalam pengembangan kurikulum khususnya
   Ekonomi/Akuntansi.
4. bertambah pengetahuan tentang materi Ekonomi/Akuntansi dan kemampuan
   mengembangkan model-model pembelajaranEkonomi/Akuntansi.
5. meningkatnya pemahaman peserta MGMP tentang KTI.

E. Mamfaat

1. meningkatnya kenerja guru Ekonomi/Akuntansi SMA/MA
2. Meningkatkan kinerja sekolah.
3. meningkatkan mutu/kualitas siswa SMA/MA.
F.

								
To top