babv by anamaulida

VIEWS: 28 PAGES: 6

									                                      BAB V

                   HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


5.1. Lokasi Penelitian

          Lokasi Rumah Sakit Umum Daerah Langsa Kota Langsa yang terletak

    di Kecamatan Langsa Kota, dengan status pemilik Pemerintah Kota Langsa

    berdasarkan wilayah sebagai berikut :

    a. Sebelah Utara berbatasan dengan Selat Malaka

    b. Sebelah Barat berbatasan dengan Birem Bayeun Kab.Aceh Timur

    c. Sebelah Selatan berbatasan dengan Birem Bayeun Kab. Aceh Timur

    d. Sebelah Timur Berbatasan dengan Kec.Manyak Payed Kab.Aceh Tamiang

    Dengan Luas wilayah 262,41 KM2.


5.2. Hasil Penelitian

          Hasil penelitian tentang Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Bidan

    Terhadap Penanganan Bayi Baru Lahir Dengan Asfiksia Di Rsud Langsa

    Tahun 2010 Pada Tanggal 31 Mai Sampai 06 juni 2010, sebagai berikut :




                                      26
                                                                              27




5.2.1. Penanganan Bayi Baru Lahir Dengan Asfiksia

                                   Tabel 5.1.
                   Penanganan Bayi Baru Lahir Dengan Asfiksia
                      Di Rumah Sakit Umum Daerah Langsa
                                  Tahun 2010

               Penanganan Bayi Baru Lahir
       No                                            F               %
                     Dengan Asfiksia
        1.    Mahir                                  25               78
        2.    Tidak Mahir                             7               22
                       Jumlah                        32              100

             Tabel 5.1. menunjukkan bahwa mayoritas bidan (78%), mahir dalam

      melakukan penanganan bayi baru lahir dari 32 responden yang diteliti.


5.2.2. Pengetahuan Bidan

                                   Tabel 5.2.
                Pengetahuan Bidan Dalam Melakukan Penanganan
                        Bayi Baru Lahir Dengan Asfiksia
                         Di Rumah Sakit Umum Daerah
                              Langsa Tahun 2010

        No            Pengatahuan                   F                 %
         1   Baik                                   12                38
         2   Cukup                                  16                50
         3   Kurang                                  4                12
                      Jumlah                        32               100

             Tabel 5.2. menunjukkan bahwa mayoritas bidan berpengetahuan

      cukup dengan jumlah 16 orang (50%), dari 32 responden yang diteliti.
                                                                               28




5.2.3. Sikap Bidan

                                     Tabel 5.3.
                     Sikap Bidan Dalam Melakukan Penanganan
                          Bayi Baru Lahir Dengan Asfiksia
                           Di Rumah Sakit Umum Daerah
                                Langsa Tahun 2010

        No                Sikap                      F                  %
        1 Positif                                    27                 84
        2 Negatif                                     5                 16
                       Jumlah                        32                100

             Tabel 5.3. menunjukkan bahwa mayoritas bidan memiliki sikap

       positif terhadap penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia dengan jumlah

       27 orang (84%), dari 32 respondent yang diteliti.


5.3. Tabel Silang

5.3.1. Penanganan Asfiksia Berdasarkan Pengetahuan

                                     Tabel 5.4.
                     Penanganan Bayi Baru Lahir Dengan Asfiksia
                          Berdasarkan Pengetahuan Bidan
                           Di Rumah Sakit Umum Daerah
                                Langsa Tahun 2010

                                     Penanganan Asfiksia              Total
        No    Pengetahuan            Mahir     Tidak Mahir
                                  F       %      F       %       F            %
         1    Baik                12     100     0        0      12          100
         2    Cukup               10      63     6       37      16          100
         3    Kurang               3      75     1       25       4          100

             Tabel 5.4. menunjukkan bahwa semua bidan berpengetahuan baik

       melakukan penanganan asfiksia dengan mahir yaitu sebanyak 12 orang

       (100%), sedangkan bidan yang berpengetahuan cukup dan ada melakukan
                                                                                 29




       penanganan namun tidak mahir berjumlah 6 orang (37%), dari 32

       responden yang diteliti.


5.3.2. Penanganan Asfiksia Berdasarkan Sikap Bidan

                                   Tabel 5.5.
             Penanganan Bayi Baru Lahir Dengan Asfiksia Berdasarkan
                   Sikap Bidan Di Rumah Sakit Umum Daerah
                               Langsa Tahun 2010

        No    Sikap                  Penanganan Asfiksia               Total
                                     Mahir     Tidak Mahir
                                  F       %      F       %        F          %
         1    Positif             23      92     4        8       27        100
         2    Negatif              2      40     3       60        5        100

             Tabel 5.5. menunjukkan bahwa mayoritas bidan yang memiliki sikap

       positif melakukan penanganan asfiksia dengan mahir yaitu sebanyak 23

       orang (92%), dari 32 responden yang diteliti.


5.4. Pembahasan

5.4.1. Penanganan Asfiksia

              Hasil penelitian menunjukkan mayoritas bidan (78%), mahir dalam

       melakukan penanganan bayi baru lahir, mayoritas bidan memiliki

       pengetahuan cukup dengan jumlah 16 orang (50%), dan mayoritas bidan

       memiliki sikap positif terhadap penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia

       dengan berjumlah 27 orang (84%), dari 32 respondent yang diteliti.

5.4.2. Penanganan Asfiksia terhadap pengetahuan

              Hasil     penelitian   menunjukkan       bahwa   mayoritas       bidan

       berpengetahuan baik dalam melakukan penanganan asfiksia sebanyak 12

       orang (100%), sedangkan minoritas bidan yang berpengetahuan kurang
                                                                            30




      dan melakukan penanganan tidak mahir terhadap asfiksia berjumlah 1

      orang (25%).

              Berdasarkan     penelitian   diatas   dapat   disimpulkan   bahwa

      pengetahuan merupakan salah satu kecenderungan dalam mahir tidaknya

      seseorang dalam melakukan penanganan asfiksia hal tersebut sesuai

      dengan pernyataan yang dikemukakan oleh Notoatmodjo, 2003 yang

      menyatakan bahwa seorang bidan yang memiliki pengetahuan baik mampu

      melakukan penanganan yang lebih baik pula, hal ini biasanya diirigi

      dengan pengalaman yang ada. Namun bila bidan tidak memiliki

      pengetahuan yang baik maka penanganan yang di berikan juga akan tidak

      baik.

5.4.3. Penanganan Asfiksia Berdasarkan Sikap Bidan

              Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas bidan memiliki

      sikap positif dalam melakukan penanganan asfiksia sebanyak 23 orang

      (92%), sedangkan minoritas bidan yang bersikap negatif dan melakukan

      penanganan terhadap asfiksia dengan mahir berjumlah 2 orang (40%).

              Berdasarkan penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa seseorang

      yang melakukan penanganan yang mahir akan mempengaruhi terhadap

      pembentukan sikap seseorang semakin baik penanganan seseorang

      semakin positif       pula sikap yang ditunjukkannya dan begitu juga

      sebaliknya, hal tersebut sesuai dengan pendapat Purwanto (2007), yang

      menyatakan bahwa dalam beberapa hal sikap penting dalam tingkah laku

      manusia. Setiap orang mempunyai sikap yang berbeda-beda terhadap suatu
                                                                    31




rangsangan. Ini disebabkan oleh berbagai faktor yang ada pada individu

masing-masing seperti adanya perbedaan dalam bakat, minat, pengalaman,

pengetahuan dan intensitas perasaan dan juga situasi lingkungan, begitu

juga halnya pada petugas kesehatan khususnya bidan.

								
To top