Docstoc

askep diare

Document Sample
askep diare Powered By Docstoc
					                            Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan
                                   Kasus Diare (Gastro Entritis)
A. Konsep Dasar
  1. Definisi
     - Menurut Corwin (2001), Diare adalah peningkatan keenceran dan frekuensi tinja
     - Menurut Wong (2004), Diare adalah inflamasi lambung dan usus yang disebabkan oleh
       berbagai bakteri, virus dan patogen parasitik
     - Menurut FKUI (1985), Diare adalah buang air besar yang tidak normal atau bentuk tinja yang
       encer dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya
     - Menurut Mansjoer (2000) Diare adalah defekasi encer lebih dari tiga kali sehari dengan/ tanpa
       darah dan/ lendir dalam tinja
     - Menurut Ngastiah (2005) Diare adalah keadaan frekuensi buang air besar lebih dari 4 kali
       pada bayi dan lebih dari 3 kali pada anak. Konsistensi feses encer, dapat berwarna hijau atau
       dapat pula bercampur lendir dan darah atau lendir saja.
     - Menurut Suriadi & Yuliani (2006) Diare adalah kehilangan cairan dan elektrolit secara
       berlebihan yang terjadi karena frekuensi satu kecil atau lebih dengan bentuk tinja encer atau
       cair


  2. Etiologi
     Menurut Corwin (2001) penyebab dari diare adalah
     Penyebab yang sering terjadi iritasi adalah infeksi virus atau bakteri di usus halus distal atau
     usus besar, diare dapat terjadi akibat adanya zat terlarut yang tidak dapat diserap dalam tinja,
     yang disebut diare asmotik, atay karena iritasi saluran cerna yang disebabkan oleh faktor
     psikologis misalnya : ketakutan atau jenis-jenis stres tertentu yang diperantara oleh stimulasi
     usus oleh saraf parasimpatis.
     Menurut Mansjoer (2002) penyebab diare :
     1. Infeksi, virus, bakteri, parasit
     2. Malabsorpsi, karbohidrat (intoleransi laktosa) lemak/ protein
     3. Makanan-makanan basi, alergi terhadap makanan
     4. Imunudefisiensi
     5. Psikologis : rasa takut & senang
     3. Patofisiologi

          Timbul infeksi atau virus                   Makanan Basi/(Keracunan)




                                                                      Mempengaruhi mukosa
                                      Respon radang
                                                                                 usus



                              Pelepasan mediator kimia              MK    : Resiko tinggi
                                                                            infeksi



                               Peningkatan mobilitas
                                          Usus




                               Pengeluaran cairan dan                      Absorbsi (-)
                              makanan yang berlebihan

                                                                    MK    : Perubahan Nutrisi


                                        Dehidrasi


  Mukosa mulut kering

                                  Syock hipovolemik                    Penurunan Kesadaran
MK : Resiko kerusakan
     integritas kulit
                                                                    MK    : Gangguan perfusi
                             MK       : Kurang volume                       jaringan serebran
                                        cairan
Resume Kasus
Ny,B(35 Thn) membawa anak I (5 Thn)ke puskesmas karena mencret-mencret sejak 3 hari yang
lalu,dari hasil pengkajian ditemukan data :
DS :
              -    Ny,B mengatakan,”Anak saya mencret sudah lebih dari 4 hari yang lalu.”
              -    Ny,B mengatakan,”selama mencret saya hanya memberi obat warung.”
              -    Ny,Bmengatakan,”selama anak saya mencret tidak mau mkan dan minum.”
              -    Ny,B mengatakan,”berat badan anak saya sesudah mencret turun.”
              -    Ny,B mengatakan,”saya tidak tau penyebab mencret itu.”
DO :
              -    mata cekung
              -    tugor kulit kembali dalam 2 detik
              -    muka pucat
              -    TD : 70/80 mmhg
              -
              -    R     : 24 x/m
              -    P     : 78 x/m
              -    BB : 22 kg
              -    TB : 65 cm


              ANALISA DATA
                                                                              Masalah
 No                           Data                          Etiologi
                                                                            Keperawatan
 1     DS :       An. B Mengatakan “ Anak saya Kurang                    Resiko gagguan
                  mencret sudah lebih dari 4 kali pengetahuan            kebutuhan
                  sejak 3 hari yang lalu.”                               cairan      tubuh
                                                                         anak
       DO :       Mata Cekung
                  Tugor kulit kembali dalam 2 detik
                  Muka pucat
                  TD :70/80 mmhg
                  R    : 24 x/m
                  P    : 78 x/m
                  BB :22 kg
                  TB : 65 cm
       DS :       Ny.B    mengatakan,”Anak     saya Kurangnya asupan Perubahan
                  tidak mau makan dan minum.”          nutrisi           nutrisi    kurang
                                                                         dari kebutuhan
                                                                         tubuh
       DO :       - Tidak mau makan
              - Muka pucat
              - Tugor kulit kembali dalam 2
                detik
              - TD :70/80 mmhg
              - R    : 24 x/m
              - P   : 78 x/m
              - BB : 22 kg
              - TB :65 cm


DX. Keperawatan
1. Resiko gangguan kebutuhan cairan tubuh anak b/d kurang pengetahuan ibu
2. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan kurangnya asupan
   nutrisi
     INTERVENSI KEPERAWATAN
No DX Keperawatan            Tujuan/ KH              Intervensi                 Rasional
1   Resiko gangguan          - Setelah dilakukan     Mandiri                    1. Untuk
    kebutuhan cairan tubuh       Askep selama 1 x    1. Catat masukan dan          memberikan
    anak b/d kurangnya           24 jam diharapkan        pengeluaran cairan       cairan
    pengetahuan ibu.”            kebutuhan cairan         menurut berat            pengganti
    DS : An. B                   terpenuhi dengan         badan ideal           2. Untuk
         mengatakan “anak        kriteria hasil                                    mengkaji atau
         saya mencret 4      -   Tanda-tanda         2. Kaji tanda-tanda           mengetahui
         kali sejak 3 hari       dehidrasi dan            vital,timbang berat      sejauh mana
         yang lalu.”             mempertahankan           badan ideal.             sudah
    DO :                         dehidrasi adekuat                                 dehidrasi
    - Mata cekung            - Turgor kulit          3. kaji tugor kulit        3. Merupakan
    - tukor kulit tidak          kembali normal                                    indikator dari
         elastis             - Kurang                                              tingkatan
    -wajah pucat                 pengetahuan dapat   Kolaborasi                    dehidrasi atau
    - TD : 70/80 mmhg            teratasi .          -    Oralit                   volume
    -R     :24 x/m                                                                 sirkulasi yang
    -P     : 78 x/m                                                                adekuat
    - BB :22 kg
    - TB : 65 cm
2   Perubahan nutrisi        - Setelah dilakukan     Mandiri                    1. Untuk
    kurang dari kebutuhan        Askep selama 1 x    1. Catat masukan dan          memberikan
    tubuh berhubungan            24 jam diharapkan       pengeluaran nutrisi       nutrisi
    dengan kurangnya             kebutuhan cairan    2. Kaji tanda-tanda        2. Untuk
    asupan nutrisi               terpenuhi dengan        vital turgor kulit        mengetahui
    DS : An. B                   kriteria hasil          dan membran               sejauh mana
         mengatakan “anak    -   Tanda-tanda             mukosa                    nutrisi adekuat
         saya tidak mau          dehidrasi dan                                  3. Merupakan
         makan”                  mempertahankan      3. Kaji nadinya               indikator dari
    DO :                         dehidrasi adekuat                                 tingkatan
    - Makan tidak mau        - Turgor kulit          Kolaborasi                    dehidrasi atau
    - muka pucat                 elastis             Ahli Gizi                     volume nutrisi
    - mata cekung                                                                  yang adekuat
    - BB : 22 kg
    - TB : 65 cm
No Hari/ Tanggal       Implementasi                    Evaluasi             Paraf
1   Rabu            Mencatat pemasukan S :      An. B Mengatakan “
    22-07-2009       dan pengeluaran.            anak saya mencret 4 kali
                    Mengkaji tanda-             sejak 3 hari yang lalu.”
                     tanda vital
                    Mengkaji tugor kulit   O:    Mata Cekung
                    Memberikan                   Wajah pujat
                     penyeluhan                   TD : 70/80 mmhg
                     kesehatan                    R     : 24 x/m
                                                  P     : 78 x/m
                                                  BB : 22 kg
                                                  TB : 65 cm
                                            A:   Masalah belum teratasi
                                            P:   Intervensi dilanjutkan
2   Rabu            Menganjurkan klien     S:   An. B Mengatakan “
    22-07-2009       makan sedikit tetapi        anak saya tidak mau
                     sering                      makan dan minum.”
                    Memberikan terapi      O:     Tidak mau makan
                     obat                          Muka pucat
                      Oralit                      Mata cekung
                                                   TD : 70/80 mmhg
                                                   BB : 22 kg
                                                   TB : 65 cm
                                            A:   Masalah belum teratasi
                                            P:   Intervensi dilanjutkan
                                       DAFTAR PUSTAKA


Corwin E.j (2001), Buku saku patofisiologi, Jakarta : EGC
FKUI (1985), Buku Saku Kesehatan Anak, Jakarta : EGC
Mansjoer dkk (2000), Buku Saku Kapita Selekta, Ed. 2 Jakarta : EGC
Ngastiah (2005), Buku Keperawatan Anak Sakit Ed. 2 Jakarta : EGC
Suriadi & Yuliani (2006), Buku Asuhan Keperawatan Pada Anak Ed. 2

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:2104
posted:5/28/2011
language:Indonesian
pages:7
mr doen mr doen mr http://bineh.com
About just a nice girl