PENDARAHAN PADA KEHAMILAN by anamaulida

VIEWS: 313 PAGES: 13

									                                                                                                    1

                            PENDARAHAN PADA KEHAMILAN
                                                 MUDA


I. ABORTUS
    A. Prinsip Dasar


                Abortus ialah berakhirnya suatu kehanilan pada atau sebelum kehamilan tersebut berusia
       22 minggu/buah kehamilan belum mampu untuk hidup di luar kandungan.
       Menurut Eastman.
                Abortus merupakan keadaan terputusnya kehamilan dimana fundus belum sanggup
       hidup sendiri di luar uterus.


       Menurut Jeff toat
                Abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepa sebelum usia kehamilan 28 minggu.


       Menurut Holmer
                Abortus adalah terputusnya kehamilan sebelum minggu ke – 16 di mana proses
       plasentasi belum selesai.


II. Masalah
        Pendarahan bercak hingga derajat sedang pada kehamilan muda
        Pendarahan masif / hebat pada kehamilan muda.


III. Etiologi
    1. Kehamilan Ovum
                Menurut hartig dkk pertumbuhan abnormal dari petus sering menyebabkan abortus
        spontan. Menurut penyendian mereka dari 1000 abortus spontan maka 48,9% di sebabkan
        karena Ovum yang patologis 32% di sebabkan oleh kehamilan tetak Emno dan 9,6% di
        sebabkan karena plasenta yang abnormal.
    2. Kelaianan Genetalia ibu
        Misalnya pada ibu yang menderita
            Anomelia logenatikal
            Kelainan letak dari Uterus
            Tidak senpurnanya persiapan uterus
            Uterus terlalu cepat terengang
            Distorsio Uterus
    3. Gangguan sirkulai plasenta
                Seperti penyakit nefritis, hipertensi, oksemia, gradiuarum, anomalia, plasenta dan
        endarteritis oleh karena lues.
                                                                                                     2

   4. Penyakit –Penyakit Ibu
          Penyakitinfeksi ( pneumonia, tifold, plelitis, rubeola, demam malta.)
          Keracunan pb, nikotia, gas, racun, alkobol dll.
          Ibu yang asfikasi
          Malnutrisi


   5. Antagonis.
   6. Terlalu cepatnya korpus luteum menjadi atrofis
   7. Perangan pada ibu yang menyebabkan uretus berkontraksi
   8. Penyakit Bapak
              Seperti TBC, anemi, Dekompentasasi kordis, malnutrisi, nefitris, siflis keracunan,sinar
      rontgen, dan autaminosis


IV. Tanda dan Gejala
   Pucat, berkeringat banyak, aekanan, sistolik < 40 mmHg nadi > 112 x/mnt nyeri perut bagian bawah,
   adanya cairan bebas dalam kavum. Pelvis, demam tinggi serket berbau vervaginam,
   debidrasi,dinding perut tegang dan nyeri goyang portio, kadang tidak ada tanda-tanda.


V. Klasifikasi
   Abortus dapat di bagi atas 2 golongan :
   1. Abortus Spontan
      Abortus yang terjadi di dahului faktor-faktor / purmedisnalis yang di sebabkan oleh faktor –
      faktor alamiah.
    2. Abortus Provakatus
      Abortus yang di sengaja banik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat.
      a. Abortus Medisinalis ( abortus karena tindakan sendiri)
      b. Abortus Kriminalis ( abortus yang terjadi karena tindakan yang tindakan legal / tidak
          berdasarkan indikasi)


Klinis Abortus Spontan
    Abortus imminens (keguguran membakat)
   Abortus insipiens (keguguran sedang berlangsung)
   Abortus inkomplin (keguguran biasa)
   Abortus konput ( keguguran lengkap)
   Missed abortior
   Pendarahan pada kehamilan muda di sertai dengan retensi hasil konsepi yang telah mati hingga 8
   minggu atau lebih.
   Abortus habitualis.
                                                                                                    3

VI. Patologi


       Pada permulaan terjadi pendarahan dalam desidua baselis di ikuti oleh nekroris jaringan di
       sekitarnya kemudian sebagian atau seluruh hasil konsepsi terlepas, karena di anggap benda
       asing maka uterus berkontraksi untuk mengeluarkannya. Pada kehamilan di bawah 8 minggu,
       hasil konsepsi di keluarkan seluruhnya karena vili korlalis belum menembus desidua telalu
       dalam, sedangkan pada kehamilan 8-14 minggu. Telah masuk agak dalam sehingga sebagian
       keluar dan sebagian lagi akan tertinggal, karena itu akan banyak terjadi pendarahan.


    Komplikasi Abortus
       Pendarahan (hemorrbage)
       Perforasi
       Infeksi dan titanus
       Payah ginjal akut
       Syok


VII. Penatalaksanaan pada kehamilan muda
                                                            a. Uterus sesuai dengan usia gestasi
                                                            b. Tanda dan gejala (kram perut
                                                               dibawah uterus lunak)
                             Serviks tertutup               c. Diagnosis (abortus liminems)
                                                            d. Tindakan (observasi perdarahan
                                                               istirahat hindarkan coitus)

 Perdarahan bercak
 hingga sedang
                                                            a. Uterus edikit membesar dari normal
                                                            b. Limbung/pingsan nyeri perut bawah
                                                               nyeri goyang porsio, masa adneksa,
                              Serviks tertutup                 cairan bebas intra abdomen
                               atau terbuka                 c. Kehamilan ektopik yang terganggu
                                                            d. Laparatomi dan parsial salpingektomi



                                                             a. Uterus lebih kecil dari usia gestasi
                                                             b. Sedikit nyeri perut dibawah riwayat
                                                                ekspulsi hasil konsepsi
                                                             c. Abdomen komplit
                                                             d. Tidak perlu terapi spresifik kecuali
                                                                perdarahan berlanjut/ terjadi infeksi
                                                                                             4

                MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL (ANC)


NAMA MAHASISWA               :
NIM                          :
TEMPAT PRAKTEK               :
PEMBIMBING                   :




1. PENGUMPULAN DATA
  A. IDENTITAS / BIODATA
      Nama Klien                   : Ny,S                  Nama suami         : Tn.R
      Umur                         : 37 thn                umur               : 45 thn
      Suku / kebangsaan            : Aceh/Indonesia        Suku/kebangsaan : Aceh/Indo
      Agama                        : Islam                 Agama              : Islam
      Pendidikan                   : SMP                   Pendidikan         : SMP
      Pekerjaan                    : IRT                   Pekerjaan          : Wiraswasta
      Alamat                       : Seuregit              Alamat             : Seuriget


B. ANEMNESA (DATA SUBJEKTIF)
      Pada Tanggal                 : 6 April 2010-04-22 Pukul                 : 10.20 wib
      1). Alasan kunjungan ini : Ingin periksa kehamilan
      2). Keluhan                  : Pendarahan peruaginam dengan kehamilan ke-3
                                       1 bulan, 6:3, P:2 A:1 pusing (+) lemas (+)
      3). Riwayat menstryasi       :
               Haid pertama        : 14 tahun
               Banyaknya           : 28 hari
               Dismenorhoe         : tidak ada
               Teratur             : teratur
               Lamanya             : 7 hari
               Sifat darah         : kental amis
      4). Riwayat kehamilan, persalinan dan nifas yang lalu :


         G:3        P:2      A:1




                  AKADEMI KEBIDANAN STIKes YAYASAN CUT NYAK DHIEN
                                                  LANGSA
                                                                                           5

                 MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL (ANC)


       5). Riwayat kehamilan ini :
                HPHT               : 16-1-2010
                TTP                : 23-10-2010
                Keluhan            : pendarahan pervaginam, pusing dan lemas
                o Trimaster I      : mual muntah (+)
                o Trimaster II     : tidak ada
                o Trimaster III    : -
           Pergerakan anak pertama kali                 :
           Bila pergerakan sudah terasa, pergerakan anak dalam 24 jam terakhir..... kali
           < 10 x                    10x – 20x          >20x
           Bila lebih dari 20 x dalam 24 jam, dengan frekuensi : -
           o Rasa lelah                                 : ada
           o Mual dan muntah yang lama                  : tidak ada
           o Nyeri perut                                : tidak ada
           o Panas, mengigil                            : tidak ada
           o Sakit kepala berat terus menerus           : tidak ada
           o Penglihatan kabur                          : tidak ada
           o Rasa nyeri atau panas saat BAK             : tidak ada
           o Pengeluaran pervaginaan                    : ada keluarnya darah
           o Nyeri kemeraha, tegang dan tungkai         : tidak ada
           o Oedema                                     : tidak ada
           Diet/makan                                   : 3x sehari
           Pola eliminasi                               : BAK :       sehari    BAB :
           Aktivitas sehari-hari                        : terganggu
           Imunisasi TT I tanggal                       : belum pernah
           Imunisasi TT II tanggal                      : belum pernah
           Kontrasepsi yang pernah di gunakan           : suntik
6). Riwayat penyakit sistemik yang bpernah di derita    :
       Jantung                       : tidak ada
       Ginjal                        : tidak ada
       Asma/TBC paru                 : tidak ada
       DM                            : tidak ada




                  AKADEMI KEBIDANAN STIKes YAYASAN CUT NYAK DHIEN
                                                                          6

                                                LANGSA
                  MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL (ANC)


       Hepatitis                  : tidak ada
       Epilepsy                   : tidak ada
       Lain-lain                  : tidak ada


7). Riwayat penyakit keluarga :
       Jantung                    : tidak ada
       Hipertensi                 : tidak ada
       DM                         : tidak ada


8). Riwayat social                :
       Kehamilan ini              : di rencanakan
       Perasaan tentang kehamilan ini : senang
       Status perkawinan          : sah                 kawin :
       Kawin I                    : umur : 37 Thn dengan suami : 45 Thn
                                      Lamanya : 7 Thn      anak : 2


C. PEMERIKSAAN FISIK (DATA SUBJEKTIF)
     1) Status Emosional          : lemas
     2) Tanda vital               :
       TD                         : 110/80 mmHg
       Lila                       : 24 cm
       Pols                       : 80 x/1
       TB                         : 156 cm
       RR                         : 24 x/1
       BB sebelum hamil           : 50 kg
       BB sekarang                : 54 kg
     3) Muka
       Oedema                     : tidak ada
       Conjungtiva                : merah muda
       Sclera mata                : tidak ikterus




                   AKADEMI KEBIDANAN STIKes YAYASAN CUT NYAK DHIEN
                                                LANGSA
                                                                      7

         MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL (ANC)
4) Dada : simetris       : ada
   Mamae :
         Benjolan        : tidak ada
         Striac          : belum tampak
         Areola          : belum tampak
         Puting susu     : menonjol


5) Pinggang (periksa ketuk : Castro – Vertebra – Angie tenderness)
         Nyeri           : tidak ada
6) Extremitas
Oedema tangan dan jari : tidak ada
Eodeme tibia, kaki       : tidak ada
Betis merah/lembek/keras : tidak ada
Verices tungkai          : tidak ada
Refleks patella Ka       : positif
                  Ki     ; positif
Abdomen
7.1 Bekas luka           : tidak ada
   Pembesaran perut      : ada sesuai usia kehamilan
   Bentuk perut          : asimetris
   Oedema                : tidak ada
   Acites                : tidak ada
7.2 Pemeriksaan Kebidanan
   Palpasi uterus        : Pertengahan antara sympisis dengan pusat
   TFU                   : -
   Letak                 : simetris
   Presentasi            : belum teraba
   Punggung              : belum teraba
   TBBJ                  : belum teraba
   Posisi janin          : belim teraba
   Kontraksi             : tidak ada
   Frekuensi             : -
   Kekuatan              : -
   Palpasi supra rubra kandung kemih : kurang
   Auskultasi            : -
   DJJ                   : belum terdengar
   AKADEMI KEBIDANAN STIKes YAYASAN CUT NYAK DHIEN
                                       LANGSA
                                                                                  8

                MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL (ANC)


          Tempat                 : belum terdengan
          Frekuensi              : belum terdengar




      7.3 Pemeriksaan laboraturium
          Hb                     : 10,8 45%
          Urine                  : -
          Glukosa


II. IDENTIFIKASI MASALAH, DIAGNOSA DAN KEBUTUHAN


      Dx : Ny.S 6:3 P:2 A : 1 usia kehamilan 13 minggu dengan abortus incomplit
      Data dasar : HTHP : 16-1-2010 TTP =23-10-2010
      Masalah      : lemas
      Kebutuhan : KIE


III. ANTISIPASI DIAGONASA DAN MASALAH POTENSIAL
      Masalah potensial : syok, infeksi, malaisa
      Antisipasi – therapy
      INFO RI 30 tts/menit
      Injek raniitidin 1 ampul / 12 jam
      Konsul dengan Dr.SPOG


IV. TINDAKAN SEGERA ATAU KOLABORASI
          -    USG
          -    Kuretase


V. PERENCANAAN TINDAKAN
  Berikan dukungan emosi pada ibu
  Anjurkan ibu untuk menganti duck 2-3 kali sehari
  Anjurkan ibu untuk banyak minum air putih
  Anjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi
  Anjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat genetalia
  Observasi tindakan kuretase.


                  AKADEMI KEBIDANAN STIKes YAYASAN CUT NYAK DHIEN
                                              LANGSA
                                                                                                      9

                   MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL (ANC)


Persiapan alat :
   1. Spekulum (Bentuk sim) 2
   2. Abortus tank (besar kecil ) 1
   3. Sendok kuret (besar kesil) 1
   4. sonde uterus 1
   5. Tenakutum 1
   6. Tampotank 1
   7. Busi 1
   8. Lampu sorot 1
   9. Mangkok logam 2
   10. Penampungan darah dan jarinngan 1
   11. Baju kamar tindakan, apron masker dan kaca mata 1
   12. Handscun
   13. Kateter
   14. larutan antiseptik
   15. Obat-obatan
           Diazepam 10 mg
           Atropia sulfat 0,25-0,90 mg/ml
           Patnidin 1-2
           Katamin Hcl 0,5 mg
           tramadol 1-2 mg
   16. Jarum suntik no : 23 (sekali pakai) 2
   17. Oksigen


VI. PELAKSANAAN


       Memberikan dukungan emosi pada ibu agar merasa tenang dan nyaman
       Mengajarkan ibu selalu mengganti duck 2-3 kali sehari agar terhindar dari kuman / agar tidak
       terinfeksi
       Menganjurkan ibu untuk banyak minum air putih agar ibu tidak kekurangan cairan
       Menganjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi agar terpenuhi
       Menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat genetalianya agar terhindar dari kuman /
       bakteri
Mengobservasi tindakan kuretase


                    AKADEMI KEBIDANAN STIKes YAYASAN CUT NYAK DHIEN
                                               LANGSA
                                                                                                 10

                MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL (ANC)


PROSEDUR KERJA
  1. Mencuci tangan
  2. Memakai baju kamar tindakan opran dan masker
  3. Memakai sarung tangan
  4. Menginstruksikan asisten untuk memberikan sedatif dan analgetif
  5. bila penderitaan tidak dapat berkemih lakukan kateterasi
  6. setelah kantung kemih di kosongkan, lakukan pemerksaan bimanual tentukan besar uterus dan
     bukan servikc
  7. bersihkan dan lakukan dekontaminasib sarung tangan dengan larutan klorin 0,5%
  8. pasang spekulum sim masukkan belahnya secara Vertikal kemudian putar kebawah
  9. pasang spekulum sim, berikutnya dengan jalan masukkan belahnya secara vertikal kemudian
     putar dan tarik ke atas. Sehingga porsio tampak dengan jelas
  10. minta asisten untuk memegang spekulum atas dan bawah pertahankan pada posisi semula.
  11. dengan tampan tank mengambil kapas yang telah di basahi dengan larutan antiseptik, kemudian
     bersihkan lumen vagina dan porsio buang kapas tersebut dalam tempat sampah yangtersedia
     kembalikan cunan tempat semula.
  12. mengambil klem ovum yang lurus, jepit bagian atas porsio
  13. setelah porsio terpegang baik, lepaskan spekulum atas.
  14. pegang gagang tunan dengan tangan kiri, ambil sendok kuret dengan tangan kanan pegang di
     antara ibu jari dan telunjuk kemudian masukkan hingga menyentuh
  15. meminta asisten untuk memegang gagang ovum, letakkan telapak tangan pada bagian atas
     fundus uteri
  16. memasukkan lengkunng sendok kuret sesuia dengan lengkung kavum uteri kemudian lakukan
     pengerokkan dinding uterus, bagian depan searah jarum jam. Keluarkan jaringan plasenta dari
     kavum uteri
  17. masukkan ujung sendok dengan lengkung kavum uteri, setelah sampai fundus kemudian putar
     180 derajat. Lalu bersihkan dinding belakang uterus keluarkan jaringan yang ada.
  18. kembalikan sendok kuret ke tempat semula, gagang klem ovum di padang kembali oleh
     operator
     mengambil kapas yang sudah di basahi larutan antiseptik dengan cunan tempon bersihkan darah
     dan jaringan pada lumen vagina
  19. lepaskan jepitan klem ovum pada porsio
  20. lepaskan spekulum bawah
     lepaskan kain penutup perut bawah, alas bokong dan sarung kaki masukkan ke dalam wadah
     yang berisi larutan klorin 0,5%
                AKADEMI KEBIDANAN STIKes YAYASAN CUT NYAK DHIEN
                                            LANGSA
                                                                                   11

                MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL (ANC)


  21. bersihkan cemaran darah dan cairan tubuh dengan larutan antiseptik
  22. dekontaminasi
  23. mecuci tangan.




VIII. EVALUASI
            Pada tanggal
            Ibu sudah mengerti dan mau melaksanakan semua anjuran yang di berkan
            k
                /u : lemas
            vital sign
         td: 120/80 mmHg
         pols : 80 x/menit
         RR : 20 x / menit
         Jemp : 36,4 oc
            Kuretase berlangsung selama 1 jam




                 AKADEMI KEBIDANAN STIKes YAYASAN CUT NYAK DHIEN
                                            LANGSA
                                                        12

                                       Daftar pustaka


Keperawatan sarwono, 2006, buku acuan nasional
Pelayanan kesehatan meternal dan neonatal, jakarta.
13

								
To top