Docstoc

Laporan KTI

Document Sample
Laporan KTI Powered By Docstoc
					                                                                            1




                                      BAB I

                             PENDAHULUAN


A. Latar Belakang

          Broncho Pneumonia adalah peradangan pada paru-paru yang

   disebabkan oleh bakteri, virus dan microplasma. Penyebab dari Broncho

   Pneumonia adalah bakteri Streptococus dan Staphylococus, virus micoplasma

   dan aspirasi benda asing (Suriadi & Yuliani 2001).

          Komplikasi yang terjadi pada klien broncho pneumonia adalah efusi

   flural dan empisema, komplikasi sistemik dapat terjadi karena kuman atau

   bakteri nenia berupa menimitis, hipoksemia akibat gangguan difusi,

   pneumonia pronik bronchi ektasis (Dahlan, 2001).

          Data Medical Record Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit

   Umum Daerah Langsa (Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Umum

   Daerah Langsa) sejak Juli 2006 sampai dengan Juni 2007 sebanyak 81 anak

   dari 100 penderita gangguan saluran pernafasan yang dirawat diruang pade

   Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Langsa menderita

   Broncho Pneumonia.

          Peran perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada An. M

   dengan Broncho Pneumonia adalah sebagai advokat, edukator, koordinator,

   kolabolator dan konsultan klien.

          Berdasarkan data yang telah diuraikan diatas, penulis tertarik untuk

   membuat karya tulis ilmiah dengan judul “Asuhan Keperawatan Pada An. M
                                                                      2




   Dengan Broncho Pneumonia Di Ruang Pade Badan Pelayanan Kesehatan

   Rumah Sakit Umum Daerah Langsa”.

B. Tujuan Penulisan

   Tujuan penulisa karya tulis ilmiah adalah sebagai berikut :

   1. Tujuan Umum

      Untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan pada An.

      M dengan Broncho Pneumonia di Ruang Pade Badan Pelayanan

      Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Langsa.

   2. Tujuan Khusus

      a. Melakukan pengkajian keperawatan pada An. M dengan Broncho

          Pneumonia di ruang pade Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit

          Umum Daerah Langsa.

      b. Menegakkan diaknosa keperawatan pada An. M dengan Broncho

          Pneumonia di ruang Pade Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit

          Umum Daerah Langsa.

      c. Menyusun rencana keperawatan pada An. M dengan Broncho

          Pneumonia di ruang Pade Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit

          Umum Daerah Langsa.

      d. Melaksanakan tindakan keperawatan pada An. M dengan Broncho

          Pneumonia di ruang Pade Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit

          Umum Daerah Langsa.
                                                                              3




      e. Dapat melakukan evaluasi keperawatan pada An. M dengan Broncho

            Pneumonia di ruang Pade Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit

            Umum Daerah Langsa.



C. Teknik Pengumpulan Data

            Dalam penyusunan penulisan karya tulis ilmiah ini metode yang

  digunakan adalah deskriptif yaitu suatu metode melalui pengumpulan data,

  menganalisa data dan memperoleh suatu kesimpulan melalui           pendekatan

  yaitu :

  1. Study perpustakaan yaitu suatu cara memperoleh data dari literatur atau

      referensi dari buku-buku yang berkaitan dalam penyusunan karya tulis

      ilmiah dengan judul Broncho Pneumonia.

  2. Study kasus yaitu menerapkan secara langsung asuhan keperawatan pada

      Broncho Pneumonia di badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Umum

      Kota Langsa dengan cara :

      a. Wawancara (anamnese)

            Wawancara dilakukan dengan keluarga, tim kesehatan lain untuk

            mendapatkan data bio, psiko, sosial dan spriritual.

      b. Observasi

            Untuk mendapatkan data-data yang akurat dan objektif tentang kondisi

            klien.

      c. Pemeriksaan
                                                                               4




          Dilakukan untuk mendapatkan data-data tentang kelainan pada fisik

          dengan cara inspeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi.

D. Sistematika Penulisan

          Dalam menyusun karya tulis ini penulis mengurutkan secara sistematis

   kedalam lima bab yaitu :

          BAB I Pendahuluan yang terdiri dari latar belakang, tujuan, teknik

   pengumpulan data dan sistematis penulisan.

          BAB II Tinjauan teoritis yang terdiri dari konsep dasar, yaitu

   pengertian, etiologi, patofisiologi, tanda dan gejala, pemeriksaan diagnosis

   serta penatalaksanaan dan asuhan keperawatan yang terdiri dari pengkajian,

   diagnosa keperawatan, perancanaan serta rasionalisasi, implementasi dan

   evaluasi.

          BAB III Tinjauan Kasus terdiri dari pelaksanaan Asuhan Keperawatan

   yang dimulai dari pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, inplementasi

   dan evaluasi.

          BAB IV Pembahasan yaitu membahas kesenjangan antara tinjauan

   teoritis dengan tinjauan kasus, berdasarkan asuhan tahap keperawatan yaitu

   pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi.

          BAB V Penutup yang membahas tentang kesimpulan dan saran.
                                                                          5




                                 BAB II

                       TINJAUAN TEORITIS



A. Konsep Dasar

  1. Definisi

          Pneumonia adalah : proses inflamasi parenkrim paru yang umumnya

     disebabkan oleh agent infeksius (Bare & Smelzert 2002). Menurut

     Mansjoer (2000) Pneumonia adalah infeksi saluran pernafasan akut bagian

     bawah yang mengenai parenkrin paru.

  2. Etiologi

          Menurut Bare & Smeltzer (2000) penyebab dari Pneunomia adalah

     terapi radiasi, bahan kimia dan aspirasi. Pneumonia radiasi dapat

     menyertai terapi radiasi untuk kanker payudara atau paru biasanya 6

     minggu atau lebih setelah pengobatan selesai.

          Menurut Corwin (2000) penyebab dari pnemonia adalah bakteri,

     yang timbul secara primer atau sekunder setelah infeksi virus. Penyebab

     tersering pneumonia bakteri adalah bakteri gram positif, Streptocucos

     pneumonia yang dapat menyebabkan pneumonia.
6
                                                                               7




4.   Tanda dan Gejala

            Menurut Corwin (2000) tanda dan gejala dari pneumonia adalah

     sebagai berikut :

     a. Demam dan menggigil akibat proses peradangan

     b. Batuk yang sering produktif dan purulen.

     c. Krekel (bunyi paru tambahan)

     d. Sputum berwarna merah karat (untuk Streptococus Pneumonia) merah

        muda (untuk Staplylococus Aureus) atau kehijauan dengan bau khas

        untuk pseudomonas aeruginosa).

     e. Rasa lelah akibat peradangan dari hipoksia apabila infeksinya serius

     f. Nyeri pluera akibat dari peradangan dan edema.

     g. Sakit kepala, malaise, myalgia (pada anak)



5. Komplikasi

            Menurut Mansjoer (2000) komplikasi yang terjadi pada broncho

     pneumonia adalah : abses kulit, abses jaringan lunak, otitis media,

     sinusitis, meningitis purulenta, perikartitis & epiglotis.



6. Pemeriksaan Diagnostik

            Menurut Corwin (2000) pemeriksaan diagnostik yang dilakukan

     pada Pneumonia adalah :
                                                                        8




   Hitung sel darah putih biasanya meningkat kecuali apabila pasien

    mengalami imunodefisiensi. Hal ini terutama berlaku pada pnemonia

    bakterialis.

   Edema ruang intertisium sering tampak pada pemeriksaan sinar –X

    toraks.

      Menurut Doengoes dkk (2000) pemeriksaan diagnostik yang harus

dilakukan adalah sebagai berikut :

a. Sinar X : Mengidentifikasikan distribusi struktural (misalnya lobar,

    bronkial) dapat juga menyatakan abses luas/infiltrat, empisema

    (Stapilococus) infiltrasi menyebar atau terlokalisasi (bakterial) atau

    penyebaran/perluasan infiltrat nodul (lebih sering virus) pada

    pneumonia mikoplasma, sinar X dada mungkin bersih.

b. GDA / Nadi Oksimetri : tidak normal mungkin terjadi, tergantung pada

    luas paru yang terlihat dan penyakit paru yang ada.

c. Pemeriksaan gram / kultur sputum dan darah : dapat diambil dengan

    biopsi jarum, aspirasi trakel, bronkoskopi fiborebtik, atau biopsi

    pembukaan paru untuk mengatasi organisme penyebab lebih dari 1 tipe

    organisme ada. Bakteri yang umum meliputi Diplococcus Pneunomia,

    stapilococus auerus, hemolitik Steptococcus, Haemophilus influenza,

    CMV.
                                                                         9




  7. Penatalaksanaan

            Menurut Corwin (2001) penatalaksanaan secara medis pada klien

     Broncho Peunomia adalah :

     a. Anti biotik, terutama untuk peuunomia bakterialis, peunomia lain

         dapat diobati dengan anti biotik untuk mengurangi resiko infeksi

         bakteri sekuler.

     b. Istirahat

     c. Hidrasi untuk membantu mengencerkan sekret

     d. Teknik-teknik bernafas dalam untuk meningkatkan ventilasi alveolus

         dan mengurangi resiko atelektasis.

     e. Juga diberikan obat-obatan lain yang spesifik untuk mikro organisme

         yang diidentifikasi dari biakan sputum.



  8. Penatalaksanaan Keperawatan

     a. Memberikan air hangat

     b. Memberikan posisi semi fowler

     c. Mengajarkan batuk efektif

     d. Melakukan fisotrapy dada

     e. Mengajarkan tehnik nafas dalam



B. Asuhan Keperawatan

     Menurut wong (2004) data yang ditemukan pada pengkajian broncho

  pneumonia adalah sebagai berikut :
                                                                       10




1. Pengkajian

   a. Dapatkan riwayat

      1) Riwayat alergi dalam keluarga, gangguan genetik

      2) Riwayat pasien tentang disfungsi pernafasan sebelumnya

   b. Observasi pernafasan terhadap :

      1) Frekuensi

          Cepat, normal atau lambat untuk anak tertentu.

      2) Kedalaman

          Kedalaman normal, terlalu dangkal.

      3) Kemudahan

          Kurang upaya, sulit bernafas (dispnea) pernafasan cuping hidung,

          mengi (wheezing).

      4) Pernafasan sulit

          Kontiniu, intermiten menjadi makin buruk dan menetap, awitan

          tiba-tiba pada saat istirahat atau kerja

      5) Irama

          Variasi dalam frekuensi dan kedalaman pernafasan

      6) Batuk

          Karakteristik batuk (bila ada) dalam keadaan seperti apa batuk

          terdengar, sifat batuk, frekuensi batuk.

      7) Sputum

          Anak-anak yang lebih besar dapat memberikan sampel sputum

          warna dan bau.
                                                                             11




       8) Pernafasan buruk

          Dapat berhubungan dengan beberapa infeksi pernafasan

2. Diagnosa Keperawatan

          Menurut wong (2004) diagnosa keperawatan yang mungkin timbul

   pada penderita broncho pneunomia adalah :

   a. Bersihan jalan nafas tidak efektif berhubugan dengan peningkatan

       produksi sekret

   b. Resiko tinggi asfiksia berhubungan dengan obstruksi jalan nafas

   c. Interansi aktivitas berhubungan dengan ketidak seimbangan suplai

       oksigen dan kebutuhan

   d. Nyeri berhubungan dengan proses inplamasi, insisi bedah

   e. Ketakutan / ansietas berhubungan dengan hospitalisasi kesulitan

       bernafas

   f. Perubahan       proses   keluarga   berhubungan    dengan   penyakit    /

       hospitalisasi anak

3. Intervensi / Perencanaan

   Diagnosa Keperawatan I

   Sasaran pasien 1         : Pasien mempertahankan jalan nafas yang paten

   Hasil yang diharapkan :

   a. Jalan nafas tetap bersih

   b. Anak bernafas dengan mudah, pernafasan dalam batas normal

   Intervensi / rasional
                                                                         12




1. Aspirasi (hisap) sekresi dari jalan nafas sesuai kebutuhan, batasi setiap

   penghisapan sampai 5 detik dengan waktu yang cukup diantara

   tindakan untuk memungkinkan reoksigenasi

2. Posisi untuk mencegah aspirasi sekret, posisi miring

3. Bantu anak dalam mengeluarkan sputum

4. Lakukan pisiotrapi dada

Sasaran pasien 2        : Pasien mengeluarkan sekret dengan adekkuat

Hasil yang diharapkan : anak yang lebih besar mengeluarkan sekresi tanpa

stres dan keletihan yang tidak perlu

Interpensi / rasional

1. Pastikan pemasukan cairan yang adekkuat untuk mengencerkan sekresi

2. Bantu anak untuk batuk efektif

Diagnosa Keperawatan II

Sasaran pasien 1        : tidak aspiksial

Hasil yang diharapkan : anak bernafas dengan mudah

Interpensi / rasional

1. Hilangkan kesulitan pertukaran udara bila mungkin (misal : bantal

   diatas wajah, sekreasi, oksigen tidak adekkuat)

2. Hindari situasi yang mempredisposisikan pasien pada obstruksi jalan

   nafas

Diagnosa Keperawatan III

Sasaran pasien 1 : Pasien mempertahankan tingkat energi yang adekuat

Hasil yang diharapkan :
                                                                       13




a. Anak bermain dan beristirahat serta melakukan aktifitas yang sesuai

   dengan usia dan kemampuan

b. Anak tidak menunjukkan bukti-bukti peningkatan distres pernafasan

c. An. Mentoleransi peningkatan aktivitas

Intervensi / rasional

1. Kaji tingkat toleransi fisik anak

2. Bantu anak dalam aktivitas hidup sehari-hari yang mungkin melebihi

   toleransi

3. Berikan aktivitas bermain pengalihan yang sesuai dengan usia anak,

   kondisi kemampuan dan minat

4. Berikan aktivitas bermain pengalihan yang meningkatkan istirahat dan

   ketegangan tetapi mencegah kebosanan menarik diri.

5. Berikan periode istirahat dan tidur yang sesuai dengan usia dan kondisi

   anak.

Sasaran pasien 2 : Pasien mendapat istirahat yang optimal

Hasil yang diharapkan :

a. Anak tetap tenang, diam dan rilek

b. An. Mendapat jumlah istirahat yang cukup

Intervensi / rasional

1. Berikan lingkungan yang tenang

2. Atur aktivitas untuk waktu tidur yang maksimum

3. Jadwalkan kunjungan untuk memungkinkan istirahat yang cukup

4. Dorong orang tua untuk bersama anak
                                                                         14




5. Anjurkan periode istirahat yang sering dan waktu tidur yang teratur

Diagnosa keperawatan IV

Sasaran pasien 1 : Nyeri pada pasien tidak ada atau berkurang sampai

tingkat yang diterima oleh anak

Hasil yang diharapkan : anak tidak merasakan nyeri lagi

Intervensi / rasional

1. Beri aktivitas pengalihan yang sesuai dengan usia anak untuk

   menghilangkan nyeri yang dirasakan

2. Beri sedatif atau analgesif sesuai indikasi bila dipesankan untuk

   kegelisahan dan nyeri

Diagnosa Keperawatan V

Sasaran pasien 1 : Pasien mengalami menurunan rasa takut dan ansietas

Hasil yang diharapkan :

a. Anak berespon secar positif terhadap kenyamanan

b. Anak tetap tenang dan kooperatif

c. Orang tua tetap bersama anak dan memberikan kenyamanan.

Intervensi / Rasional

1. Jelaskan pada anak prosedur dan peralatan yang tidak dikenal

2. Gunakan perilaku tenang dan menyenangkan untuk mengurangi

   ansietas anak

3. Beri tindakan kenyamanan yang diinginkan

4. Dorong kehadiran orang tua dan bila mungkin keterlibatan mereka

   dalam perawatan.
                                                                        15




   Diagnosa Keperawatan VI

   Sasaran pasien (Keluarga) 1 : pasien (keluarga) mengalami penurunan

   ansietas.

   Hasil yang diharapkan : Orang tua mengajukan pertanyaan yang tepat,

   diskusikan kondisi anak dan perawatan dengan tenang, dan terlihat secara

   positif dalam perawatan anak.

   Intervensi / Rasional

   1. Kenali kekhawatiran dan kebutuhan orang tua akan informasi dan

      dukungan

   2. Jelaskan terapi dan perilaku anak

   3. Beri dukungan sesuai kebutuhan

   4. Dorong keluarga agar terlibat dalam perawatan anak



4. Implementasi

      Merujuk keintervensi yang akan dilakukan



5. Evaluasi

      Merujuk pada tujuan dan kriteria hasil yang telah direncanakan.
                                                                             16




                                   BAB III

                            TINJAUAN KASUS

       Asuhan keperawatan pada An. M dengan broncho pneumonia diruang

perawatan pade Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Langsa

dilakukan selama 3 (tiga) hari mulai dari tanggal 5 Agustus 2007 sampai dengan 7

Agustus 2007.

A. Pengkajian

   1. Identitas pasien

       a. Nama                    :       An. M

       b. Nama panggilan          :       Arif

       c. Tempat Tanggl Lahir     :       Alue Beurawe, 9 Juli 1999

       d. Jenis Kelamin           :               (laki-laki)

       e. Agama                   :       Islam

       f. Pendidkan               :       SD

       g. Suku / Bangsa           :       Jawa / Indonesia

       h. Bahasa yang digunakan :         Indonesia

       i. Nomor Register          :       242036

   2. Identitas Orang Tua

       a. Ayah

         1) Nama                      :    Tn. S

         2) Pendidikan                :    SD

         3) Pekerjaan                 :    Tani

         4) Agama                     :    Islam
                                                                  17




    5) Suku / Bangsa              :    Jawa / Indonesia

    6) Alamat                     :    Alue Beurawe

   b. Ibu

    1) Nama                       :    Ny. N

    2) Pendidikan                 :    SMP

    3) Pekerjaan                  :    IRT

    4) Agama                      :    Islam

    5) Suku / Bangsa              :    Aceh / Indonesia

    6) Alamat                     :    Alue Beurawe

3. Riwayat Kesehatan Masa Lalu

   a. Riwayat kehamilan dan kelahiran

      1) Antenatal

            a) Kesehatan ibu waktu hamil

               Ny. N mengatakan selama saya hamil saya tidak pernah

               mengalami penyakit seperti muntah-muntah, perdarahan,

               anemia dan lain-lain.

   b. Pemiriksaan kehamilan

      1) Ny. N mengatakan “selama hamil saya memeriksa kehamilan saya

            kebidan desa setiap 3 bulan sekali”.

      2) Ny. N mengatakan “Hasil pemeriksaan kehamilan saya tidak ada

            kelainan”.
                                                                      18




c. Riwayat pengobatan kehamilan

   Ny. N mengatakan “selama hamil saya pernah minum pil penambah

   darah yaitu sangobion”.

2) Masanatal

   a) Usia kehamilan

      Ny. N mengatakan “Anak saya lahir pada usia kehamilan saya 9

      bulan“.

   b) Cara persalinan

      Ny. N mengatakan “anak saya lahir normal dan ditolong oleh bidan

      desa”.

   c) Keadaan bayi saat lahir

      Ny. N mengatakan “Anak saya lahir dalam keadaan sehat dengan

      berat badan 2,5 kg panjang badan 60 cm lingkar kepala 40 cm”.

3) Neonatal

   a) Ny. N mengatakan “Anak saya tidak ada cacat bawaan”.

   b) Ny. N mengatakan “Anak saya tidak mengalami kejang”.

   c) Ny. N mengadakan “Anak saya tidak kaku”.

   d) Ny. N mengatakan “Anak saya lahir normal”.

   e) Ny. N mengatakan “Anak saya tidak mengalami penurunan berat

      badan dari sejak lahir sampai sebelum sakit ini”.

   f) Ny. N mengatakan “Sejak anak saya lahir saya memberikan ASI

      untuk anak saya”.
                                                                 19




c. Riwayat Pertumbuhan dan Perkembangan

       Ny. N mengatakan “Anak saya tidak ada mengalami gangguan

   dalam proses pertumbuhan dan perkembangan sama seperti anak orang

   lain”.

d. Penyakit Yang Pernah Diderita

        Ny. N mengatakan “Anak saya sering mengalami demam, dan

   kalau demam hanya minum obat parasetamol yang saya beli

   diwarung”.

e. Imunisasi

       Ny. N mengatakan “Anak saya dapat imunisasi tapi saya tidak

   ingat sudah lengkap apa belum”.

4) Riwayat Kesehatan Keluarga

   a. Susunan keluarga (genogram 3 generasi)

                          Skema 3.1.




                                       Klien
                                       9 tahun
                                                                               20




Keterangan :

          : Laki-laki

          : Perempuan

          : Klien

          : Laki-laki meninggal

          : Perempuan meninggal

          : Tinggal serumah

          b. Riwayat Penyakit Keluarga

                    Ny. N mengatakan dalam keluarga saya mengatakan tidak ada

               yang mengalami penyakit seperti penyakit hipertensi, DM, dll.

          c. Koping Keluarga

               Ny. N mengatakan “Saya takut kalau anak saya tidak sembuh”.

               Ny. N mengatakan       “Semua keluarga saya memberi semangat

               untuk saya agar tabah menghadapi cobaan ini”.

          d. Sistem Nilai

               Ny. N mengatakan “Bagi saya kesehatan paling penting agar

               kelaurga saya tidak sakit”.

          e. Spiritual

               Ny. N mengatakan “Saya hanya bisa berdoa semoga anak saya

               cepat sembuh”.

       5. Riwayat Kesehatan Lingkungan

          a. Resiko Bahaya Kecelakaan
                                                               21




      Rumah saya bukan rumah panggung, dan jauh dari jalan raya,

      halaman didepan rumah saya luas.

   b. Tempat Bermain

      Ny. N mengatakan “Anak saya hanya bermain di depan rumah dan

      dalam rumah bersama teman-teman dan adiknya”.

6. Riwayat Kesehatan Sekarang

   a. Riwayat penyakit sekarang

      1) Diagnosa medis : broncho pneumonia

      2) Tanggal mulai sakit : 4 Agustus 2007

      3) Terjadinya : dirumah Ny. N

      4) Keluhan utama ;

         Ny. N mengatakan “Anak saya batuk sudah 1 minggu dan

         pernah mengeluarkan darah”.
                                                                                    22




      7. Pola Kebiasaan Sehari-hari

No   Kebiasaan           Sebelum Sakit                Selama sakit
1              2                   3                                 4
1.   Nutrisi             Makan 3x sehari dengan Diet         MB,         makan     3x
     a. Makanan          diet MB, lauk pauk, sehari porsi makan yang
                         porsi       makanan yang ada        disediakan          tidak
                         disediakan dihabiskan.       dihabiskan         hanya    1/3
                         BB : 24 kg                   yang dihabiskan, makan
                                                      disuapin oleh ibunya.
                                                      BB : 22 kg


     b. Minum            Air putih 4-5 gelas/hari Air putih 2-3 gelas dan
                         An.     M     setiap    pagi teh manis. IVFD RL 10
                         minum susu dan teh.          tetes menit.


       Eliminasi         4-5x/hari warna kuning       5-6x/hari warna kuning
2.   a. BAK              bau anomiak BAB              jernih. Bau amonial BAB
                         1x/hari konsistensi lunak    1x/hari konsistensi lunak
                         bau aromatik, warna          bau aromatik, warna
                         kuning.                      kuning
3.   Aktivitas           Ny. N mengatakan             An. M hanya tidur
                         sebelum sakit anak saya      ditempat tidur dan
                         setiap hari sekolah          sesekali dibawah oleh
                         setelah itu anak saya        ibunya untuk duduk-
                         bermain dengan teman         duduk diteras ruangan.
                         dan adiknya.


4.   Personal Hygiene    Mandi 2x sehari              Hanya di seka oleh
                         memakai sabun, sampo,        ibunya pagi, sore
                         dan gosok gigi pakei
                                                                                   23




                          pepsodent.


5.     Istirahat          Tidur malam 7-8 jam            Tidur malam 6-7 jam,
                          setiap hari tidur siang 2-     tidur siang 1-2 jam, tidur
                          3 jam, setiap hari tidur       tidak nyenyak karena An.
                          nyenyak tidak ada              M selalu terbangun saat
                          gangguan.                      batuk.


6.     Rekreasi           Bermain dengan teman-          Hanya ditemani ibu /
                          temannya dan adik nya          ayahnya.
                          didepan halaman rumah.



  f. Pemeriksaaan Fisik

        a. Keadaan Umum : Lemah

        b. Tingkat Kesadaran : Compos Mentis

                                Nilai GCS : V : 5 E : 4 M : 6 = 15

        c. Vital Sign         : 1. Tekanan darah : -

                                2. Respirasi           : 24 x/menit

                                3. Denyut Nadi         : 80 x/menit

                                4. Temperatur          : 370 C

                                5. Tinggi Badan        : 100 cm

                                6. Berat Badan         : 24 kg

     g. Inspeksi

        1. Rambut       : Disrtribusi jarang, warna rambut coklat, rmbut pendek

        2. Kepala       : Kulit kepala bersih, tidak ada benjolan (KSI) tidak

                          ada ketombe dan kutu.
                                                                               24




   3. Wajah         : Simeteris, kulit wajah halus

   4. Mata          : Konjangtiva ar anemis, sklera non ikterik, pupil

                        isokor.

   5. Hidung        : Simetris mukosa bibir lembab

   6. Telinga       : Simetris, tidak ada serume, pendengaran baik

   7. Mulut         : Mukos bibir lembut, gigi lengkap lidah merah jambu.

   8. Leher         : Simteris antara kiri dan kanan

   9. Thorak        : Simetris antara kiri dan kanan

   10. Abdomen      : Tidak ada pembongkaran, tidak ada lesi

   11. Genetalia    : -

   12. Ext. Superior : Tangan sebelah kiri terpasang IFVD RL 20 tetes /

                        menit

   13. Ext. Inperior : Bisa digerakkan dengan bebas

h. Palpasi :

   1. Rambut        :     Halus, tidak rontok, tidak kotor

   2. Kepala        :     Tidak ada nyeri tekan, tidak ada masa

   3. Wajah         :     Kulit halus, tidak ada masa

   4. Mata          :     Nyeri tekan (-) Tio normal

   5. Hidung        :     Nyeri tekan (-) tidak ada polip

   6. Telinga       :     Nyeri tekan (-), tidak ada pembengkakan tulang

                          mastoid

   7. Mulut         :     Tidak ada nyeri tekan

   8. Leher         :     nyeri tekan (-), tekanan vena jugularis < 2 cm H20
                                                                              25




   9. Thorax           :   Nyeri tekan (-) fremitus taktil

   10. Abdomen         :   Tidak ada nyeri tekan

   11. Genetalia       :   Tidak ada dikaji

   12. Ext. Superior :     Tidak ada nyeri tekan

   13. Ext. inferior   :   Tidak ada nyeri tekan

i. Perkusi

   1. thorax           :   redup

   2. abdomen          :   tyimpani

   3. Ext. Superior :

      * Bisep              : reflek (+)

      * Trisep             : reflek (+)

   4. Ext. Inferior

      * Reflek patela      : baik

      * Reflek Achiles : baik

j. Auskultasi

   1. Thorak           :   Ronki basah dibagian paru kanan lobus atas

   2. Abdomen          :   Peristaltik usus 12x/hari

k. Pemeriksaan tingkat perkembangan

   1. Motorik kasar :      An.      M   sudah   dapat   menulis   tulisan   tegak

                           bersambung.

   2. Motorik halus :      An. M sudah dapat berlari dan meloncat.

   3. Bicara           :   An. M sudah dapat berbicara dengan lancar.

   4. Kemandirian      :   An. M sudah dapat berpakaian dengan lengkap
                                                                             26




E. Pemeriksaan Penunjang

   1. Leb belum dilakukan

   2. Radiologi : Broncho Pneumonia (+)

   3. Penatalaksanaan Terapi Medis

      - IVFD RL 20 tetes /menit

      - Diet MB TKTP

      - Injeksi dexametasone 250 mg/ 6 jam

      - ambroxol syrup 3 x 1

      - Sanbe 3 x 1



F. Resume

       An. M datang ke Rumah Sakit Umum Langsa dengan keluhan batuk

   sudah satu minggu dan mengeluarkan darah, kemudian An. M dibawa ke

   Ruang Pade untuk dilakukan perawatan yang lebih intensif.



G. Identifikasi Data

   1. Data Subjektif : Ny. N mengatakan anak saya masih batuk dan berdahak

                       : Ny. N mengatakan “Anak saya batuk sudah lebih kurang

                         1 minggu”.

                       : Ny. N mengatakan “Anak saya susah tidur karena batuk”.

                         Ny. N mengatakan “Anak saya tidak selera makan”.

   2. Data Objektif

      R/R : 24 x/menit
                                                               27




   Taktil fremitus sama kiri dan kanan

   Ekspansi dada simetris

   Suara nafas ronki basah di lobus atas paru sebelah kanan

   Pernafasan dangkal

   Bernafas menggunakan otot bantu pernafasan

   Klien terlihat lemas

   Porsi makan yang disediakan hanya 1/3 yang dihabiskan

   IVFD RL 20 tetes/menit

   Diet MB TKTP

   Injeksi dexametasone 250 mg/6 jam

   Ambroxol syrup 3 x 1

   Sanbe 3 x 1
                                                                           28




                             B. ANALISA DATA

                                 Tabel 3.1.

                                Analisa Data

No               Data                    Etiologi                Masalah
 1                 2                        3                        4
1. Ds :   - Ny. N mengatakan “ anak Peningkatan               Bersihan jalan

            saya        batuk    dan produksi          sekret nafas     tidak

            berdahak”                   pada bronkus          efektif

          - Ny. N mengatakan “

            anak saya batuk sudah

            satu minggu”



   Do :   - Pernafasaan 24 x/menit

          - Pulse 80 x/menit

          - Bunyi nafas ronki di

            lobus atas paru sebelah

            kanan

          - Ekspansi dada simetris

          - Taktil premitus, simetris

            kiri dan kanan

          - Batuk positif

          - Sputum positif
                                                                            29




2.   Ds :   - Ny. N mengatakan “ anak Intake nutrisi yang Perubahan

     Do :     saya tidak selera makan”        tidak adekuat   nutrisi   kurang

            - An. M tampak lemas                              dari kebutuhan

            - Porsi         makan      yang                   tubuh

              disedikan       hanya     1/3

              yang dihabiskan

            - Konjungtiva ananemis

            - BB sebelum sakit 24 kg

            - selama sakit 22 kg

            - Klien tidak nafsu makan

            - Lingkar lengan atas 11

              cm

3.   Ds :   - Ny. N mengatakan “ anak Manifestasi proses Gangguan pola

     Do :     saya tidak bisa tidur ”         penyakit        tidur

            - Ny. N mengatakan “anak

              saya batuk”

            - klien tampak lemas dan

              gelisah

4.   Ds :   - Ny.       N     menanyakan Prognosis penyakit   Kurang
              kepada         perawat      “
                                                              pengetahuan
              sebenarnya anak saya
              sakit apa?
     Do :   - Ny. N tampak cemas dan
              bingung
                                                                            30




c. Prioritas masalah

          Berdasarkan analisa data diatas maka penulis dapat dimerumuskan

   diagnosa keperawatan sebagai berikut :

   1. Bersihan jalan nafas tidak efektif berhubungan dengan peningkatan

      produksi sekret pada bronkus.

   2. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan

      intake nutrisi yang tidak adekuat.

   3. Gangguan pola tidur berhubungan dengan manifestasi proses penyakit.

   4. Kurang      pengetahuan       keluarga   tentang   proses     penyakit.
                                                                                                                                 31




C. Rencana Keperawatan

                                                            Tabel. 3.2.

                                                     Rencana Keperawatan

Nama (Inisial) : An. M                                                                       Ruang            : Anak / Pade

Umur           : 9 tahun                                                                     No. CM           : 242036

                                                                                             Diagnosa Medis : Bronchopneumonia

                                                                                           Perencanaan
                                    Tujuan / Kriteria Hasil
No     Diagnosa Keperawatan
                                                                             Intervensi                      Rasional

1                2                              3                                 4                              5

1    Bersihan jalan nafas tidak   Setelah dilakukan asuhan         1. Posisikan      anak     untuk   1. Agar dapat dengan
     efektif berhubungan dengan   keperawatan selama 3 x 24           mencegah aspirasi sekret           mudah    mengeluarkan
     peningkatan       produksi   jam diharapkan bersihan          2. bantu       anak       dalam       sekret
     sekret     pada    bronkus   jalan nafas tetap efektif           mengeluarkan sputum /           2. agar   An.     Merasa
     ditandai dengan              dengan kriteria hasil:              sekret.                            nyaman
                                   - pernafasan dalam batas        3. berikan An. Minum air           3. untuk    mengencerkan
                                       normal                         hangat                             dahak.
                                   - tidak terdapat sekret lagi.   4. lakukan fisioterapi dada        4. untuk     memudahkan
     DS :   -Ny. N mengatakan      - Suara nafas bersih                                                  mengeluarkan sekret
              “ anak saya batuk
                                                                                                                                  32




              dan berdahak”
            - Ny. N
              mengatakan “
              anaka saya batuk
              sudah satu
              minggu”

    DO :    - Pernafasaan 24
               x/menit
            - Pulse 80 x/menit
            - Bunyi nafas
              ronki di paru
              sebelah kanan
            - Ekspansi dada
              simetris
            - Taktil premitus,
              simetris kiri dan
              kanan
            - Batuk positif
            - Sputum positif
2   Perubahan nutrisi kurang        Setelah dilakukan asuhan      1. Jelaskan            pentingnya - kebutuhan kalori harian
    dari    kebutuhan      tubuh    keperawatan selama 3 x 24        mengkonsumsi             jumlah yang realitas dan adekuat
    berhubungan dengan intake       jam diharapkan kebutuhan         nutrisi yang cukup               sangat   penting    bagi
    nutrisi yang tidak adekuat      nutirisi dapat terpenuhi      2. berikan      makanan       yang pertahanan tubuh pasien
    diatndai dengan :               dengan keiteri hasil :           sesuai dengan kebutuhan          dsengan mengkonsumsi
    DS : -            Ny.      N     - Nafsu makan An. M          3. anjurkan klien makan dalam jumlah nutrisi yang cukup
               mengatakan       “      meningkat                     porsi kecil tapi sering.         - agar             dapat
               anak saya tidak       - Porsi    makan      yang   4. berikan kesempatan pada            menggantikan    nutrisi
                                                                                                                                  33




              selera makan ”         disediakan          dapat     klien      untuk    memilih       yang kurang dalam
                                     dihabiskan.                   makanan yang sesuai dengan        tubuh.
    DO :    - An. M tampak         - An.       M       tampak      selera jika memungkinkan.       - Tawarkan makan dalam
              lemas                  bersemangat saat makan                                          porsi kecil tapi sering
            - Porsi       makan                                                                    - Jika     memungkinkan
               yang disedikan                                                                        berikan       kesempatan
               hanya 1/3 yang                                                                        pada     klien       untuk
               dihabiskan                                                                            memilih makanan yang
            - Konjungtiva                                                                            dapat      menimbulkan
               ananemis                                                                              selera makan pasien
            - BB        sebelum
               sakit 24 kg
            - selama sakit 22
               kg
            - Klien tidak nafsu
               makan
3   Gangguan       pola    tidur   Setelah dilakukan asuhan       1. kurangi kebisingan          1. kebisingan merupakan
    berhubungan          dengan    keperawatan selama 3 x 24      2. batasi jumlah dan panjang      salah    satu     faktor
    manifestasi proses penyakit    jam diharapkan pola tidur         waktu       tidur      yang    penyebab pola tidur
    Ds :    -       Ny.       N    pasien terpenuhi dengan           berlebihan.                    terganggu
    Do :    mengatakan “ anak      kriteria hasil :               3. kaji    bersama     idividu 2. dengan       membatasi
            saya tidak bisa        2. pasien dapat beristirahat      keluarga atau orang tua        jumlah dan panjang
            tidur ”                   dengan tenang.                 terhadap waktu tidur rutin     waktu     tidur    yang
            -       Ny.       N    3. dapat          mencegah/    4. jelaskan ke individu dan       berlebihan diharapkan
            mengatakan “anak          menghambat tidur.              orang terdekat penyebab        pasien tahu berapa
            saya batuk”                                              lain dari gangguan tidur       lama pasien harus tidur
            - klien tampak                                           atau istirahat dan cara 3. saling          keterbukaan
            lemas dan gelisah                                        memungkinkan          untuk    antara perawat, pasien
                                                                                                                            34




                                                                menghindarinya.                 dan keluarga yang
                                                                                                merupakan salah satu
                                                                                                cara     agar4     dapat
                                                                                                membagi waktu yang
                                                                                                tepat                dan
                                                                                                mempermudah dalam
                                                                                                proses penyembuhan.
                                                                                           4.   banyak     faktor-faktor
                                                                                                pencetus             dari
                                                                                                terganggunya istirahat
                                                                                                atau tidur yang dapat
                                                                                                kita jelaskan pada
                                                                                                keluarga dan orang tua
                                                                                                atau orang terdekat.
4   Kurang                 Setelah dilakukan asuhan 1. Kaji fungsi normal paru, 1.
                   pengetahuan                                                                  meningkatkan
    tentang proses penyakitkeperawatan selama 3 x 24       patologi kondisi                     pemahaman         situasi
    berhubungan            jam diharapkan kurang 2. diskusikan
                         dengan                                                     aspek       yang ada dan penting
                           informasi dapat teratasi
    kurang informasi ditandai                              ketidakmampuan             dari      menghubungkan
    dengan :               dengan kriteria hasil :         penyakit,             lamanya        dengan          program
    Ds :    -Ny.           1. menyatakan
                               N                   hasil   penyembuhan dan harapan              pengobatan.
    Do. :    menanyakan       pemahaman kondisi            penyembuhan                     2.   informasi          dapat
             kepada perawar “
                           2. proses penyakit dan 3. berikan informasi dalam                    meningkatkan koping
             sebenarnya anak  pengobatan `                 berntuk tertulis dan verbal          dna           membantu
             saya sakit apa? ”                           4.tekankan            pentingnya       menurunkan ansietas
                                                           melanjutkan              batuk 3.    kelemahan dan depresi
            - Ny. N tampak                                 efektif/latihan pernafasan.          dpaat mempengaruhi
             cemas     dna                                                                      kemampuan          untuk
             bingung                                                                            mengasimilasi
                           35




   informasi/ mengikuti
   program medik.
4. selama    awal    6-8
   minggu setelah pulang
   pasien beresiko besar
   untuk kambuh dari
   pneumonia..
                                                                                 36




   D. Implementasi dan Evaluasi Keperawatan

                                  Tabel. 3.3.

                    Implementasi dan Evaluasi Keperawatan

   No
         Tanggal Jam         Implemantasi                evaluasi                 Paraf
diagnosa
    1        2     3              4                        5                          6
                      00
    1    05/08/07 09.    1.1. Menjelaskan        S : - Ny. N mengatakan

                              pada keluarga            “anak saya masih

                              manfaat                  batuk“.

                              dilakukan               - Ny.N      mengatakan

                              penghisapan              anak       saya   batuk

                              sekret                   sudah              satu

                   09.15 1.2. Mengkaji fungsi          minggu“.

                              nomor paru         O:   - Pernafasan         24

                              Menganjurkan               x/menit

                   09.20 1.3. pada orang tua          - Pulse 80 x/menit

                              pasien untuk            - Bunyi nafas ronki

                              memberi banyak          - Ekspansi         dada

                              minum air hangat           simetris

                              agar dapat              - Takstil      premitus

                              mengencerkan             simetris kiri dan

                              dahak                    kanan

                              Mengajarkan        A:   - Masalah      bersihan

                   09.20 1.4. Latihan nafas            jalan nafas belum
                                                                         37




                        dalam                    teratasi

             09.25 1.5. Mengajarkan        P:   - Intervensi

                        kepada keluarga          dilanjutkan dengan

                        An. M cara               kembali

                        melakukan                mengajarkan klien

                        fisioterapi dada         nafas dalam dan

             09.30 1.6. Memberikan               batuk efektif

                        posisi seperti

                        posisi semi

                        fowler

             09.40 1.7. Kolaborasi :

                        - Memberikan

                          obat ambroxol

                          syrup 3x1

2   05/08/07 09.00 1.1. Menjelaskan        S : - Ny. N mengatakan

                        pada anak dan            “ saya tidak selera

                        keluarga                 makan “ .

                        pentingnya         O:   - Porsi makan yang

                        jumlah nutrisi           disediakan      tidak

             09.15 1.2. Mengkaji status          dihabiskan      hanya

                        nutrisi An. M            1/3             yang

             09.20 1.3. Memberikan               dihabiskan

                        jenis makanan           - Klien        tampak
                                                                           38




                       yang sesuai                  lemas

                       dengan pasien       A:   - Masalah perubahan

                       Brocho                       nutrisi       belum

                       Pneumonia                    teratasi

             09.25 2.1. Menganjurkan       P:   - Interfensi

                       An. M makan                  dilanjutkan dengan

                       dalam porsi kecil            memberikan klien

                       tapi sering                  makan dalam porsi

             09.30 3.1. Memberikan                  kecil tapi sering

                       kesempatan pada

                       klien untuk

                       memilih

                       makanan yang

                       disukai.

3   05/08/07 11.00 1.1. Membatasi          S:   -     Ny.N

                       jumlah                         mengatakan

                       pengunjung                     “anaksaya

             11.15 2.1. Membatasi                     tidurnya

                       kebisingan                     terputus-putus“ .

             11.10 3.1. Membatasi          O:   - Tidur hanya 6-7

                       jumlah dan                   jam

                       panjang waktu       A:   - Masalah gangguan

                       tidur yang                   tidur belum teratasi
                                                                          39




                        berlebihan          P:   - Interfensi

             11.15 4.1. Menjelaskan               dilanjutkan dengan

                        pada orangtua             menghindarkan

                        penyebab                  pasien           dari

                        gangguan tidur            keramaian        dan

                        dan cara                  kebisingan.

                        menghindari

                        gangguan tidur

4   05/08/07 12.00 1.1. Mengkaji fungsi     S:   - Ny. N

                        normal paru                mengatakan “ saya

             12.05 2.1. Mendiskusikan              masih belum

                        dengan keluarga            mengerti tentang

                        tentang aspek              penyakit dan

                        penyakit                   perwatan anak

             12.10 3.1. Mengajarkan cara           saya “ .

                        perawatan           O:   - Ny. N tampak

                        penyakit                  bingung

                        pneumonia           A:   - Masalah kurang

             12.15 4.1. Memberikan                pengetahuan belum

                        informasi tentang         teratasi

                        pneumonia dalam     P:   - Interfensi

                        bentuk tertulis           dilanjutkan dengan

                        dan verbal                menjelaskan
                                                                       40




                                                 kembali tentang

                                                 pneumonia ajarkan

                                                 cara perawatannya.

1   06/08/07 09.00 1.1. Memberikan air     S:   - Ny. N

                        hangat pada               mengatakan “ anak

                        An.M untuk                saya masih batuk“.

                        mengencerkan            - Ny. N

                        dahak                     mengatakan anak

                   2.1. Mengajarkan               saya batuk sudah

                        latihan nafas             satu minggu “

                        dalam              O:   - Pernafasan 24

                   3.1. Mengajarkan cara           x/menit

                        batuk efektif           - Pulse 80 x/menit

                   4.1. Mengajarkan             - Bunyi nafas ronki

                        pada keluarga           - Ekspansi dada

                        An. M cara                simetris

                        melakukan               - Takstil premitus

                        fisioterapi dada         simetris kiri dan

                   5.1. Mengukur                 kanan

                        frekuensi          A:   - Masalah bersihan

                        pernafasan               jalan nafas belum

                                                 teratasi

                                                - intervensi
                                                                          41




                                                   dilanjutkan

                                             P:    kembali dengan

                                                   mengajarkan klien

                                                   nafas dalam dan

                                                   batuk efektif

2   06/08/07 10.00 1.1. Memberikan diet      S:   - Ny.N mengatakan

                        MB TKTP                     “ anak saya sudah

             10.05 2.1. Memberikan                  ada selera makan“.

                        makanan      yang    O:   - An. M masih lemas

                        disukai An. M             - Diet yang

             10.10 3.1. Mengobservasi              disediakan

                        ibu           saat         dihabiskan 2/4

                        memberikan                 porsi

                        makanan      yang         - Sudah ada nafsu

                        masih      hangat          makan

                        pada An. M                - BB 22 kg

             10.15 4.1. Memberi An. M        A:   - Masalah perubahan

                        makanan                    nutrisi dapat

                        tambahan seperti           teratasi sebagian

                        roti dan biskuit     P:   - Intervensi

             10.20 5.1. Menimbang       BB         dilanjutkan dengan

                        An. M kembali              beri porsi makan

                                                   sedikit tapi sering.
                                                                      42




                                                - Memberikan

                                                 makanan yang

                                                 masih hangat

                                                - Memberii makanan

                                                 yang disukai An.M

3   06/08/07 11.00 1.1. Membatasi          S:   - Ny.N mengatakan

                       jumlah                     “anak saya tidak

                       pengunjung yang            bisa tidur karena

                       masuk ke                   batuk“ .

                       ruangan             O:   - An. M batuk

             11.05 2.1. Mengurangi              - Sputum positif

                       kebisingan agak          - Tidur malam 6 jam

                       An. M dapat tidur   A:   - Gangguan pola

                       dengan tenang             tidur sedikit

             11.10 3.1. Menanyakan               teratasi

                       kembali pada Ny.    P:   - Intervensi

                       N cara mengatur           dilanjutkan dengan

                       jadwal tidur pada         menganjurakan

                       An. M                     kepada keluarag

             11.15 4.1. Menanyakan               untuk tetap

                       kembali pada Ny           membatasi

                       N cara                    pengunjung.

                       menghindari
                                                                                 43




                           gangguan tidur

                           pada An. M

4   06/08/07 12.00 1.1. Menjelaskan                S:   - Ny.N mengatakan

                           pada       keluarga            “saya sudah

                           tentang prognosis              mengerti tentang

                           penyakit                       penyakit dan cara

             12.05 2.1. Mendiskusikan                     perawatan dari

                           pada       keluarga            pneumonia“ .

                           tentang                 O:   - Ny. N tidak

                           pneumonia                     bingung lagi

             12.10 3.1. Mengajarkan cara           A:   - Masalah kurang

                           perawatan        dari         pengetahuan sudah

                           pneumonia                     teratasi

             12.15 4.1. Memberikan                 P:   - Intervensi

                           informasi tentang             dihentikan .

                           pneumonia dalam

                           bentuk       tertulis

                           dan verbal

1   07/08/07 09.00   1.1   Menganjurkan            S:   - Ny.N mengatakan

                           kepada     Ny.     N           “batuk anak saya

                           untuk      memberi             sudah          tidak

                           banyak       minum             berdahak lagi”

                           air hangat pada              - Suara napas bersih
                                                                                 44




                           An. M                  O:   - Pernapasan        24

             09.05   2.1   Mengobservasi                x/m

                           keluarga An. M              - Taktil       premitus

                           cara    melakukan            simetris

                           batuk efektif               - Ekspansi        dada

             09.00   3.1   Mengobservasi                simetris

                           ulang    keluarga           - Masalah bersihan

                           An.     M       cara   A:    jalan napas teratasi

                           melakukan                   - Intervensi

                           fisioterapi dada       P:    dihentikan

2   07/08/07 10.00   1.1   Memberikan diet        S:   - Ny. N

                           MB TKTP                      mengatakan “ anak

             10.05   2.1   Memberikan                   saya sudah ada

                           makanan yang                 nafsu makan”

                           disukai An. M          O:   - Diet yang

                                                        disediakan

             10.10   3.1   Mengobservasi                dihabiskan

                           Ny. N saat                  - An. M tampak

                           memberikan                   bersemangat saat

                           makanan yang                 makan

                           masih hangat                - BB 22 Kg

                           pada An. M             A:   - Masalah

             10.15   4.1   Memberikan                   perubahan nutrisi
                                                                           45




                           makanan dalam               dapat tepenuhi

                           porsi sedikit tapi    P:   - Intervensi

                           sering                      dihentikan

             10.20   5.1   Memberikan

                           makanan

                           tambahan kepada

                           An. M seperti roti

                           atau biskuit

             10.25   6.1   Menimbang

                           kembali BB An.

                           M

3   07/08/07 11.00   1.1   Membatasi             S:   - Ny. N

                           jumlah                      mengatakan “anak

                           pengunjung yang             saya masih batuk”

                           masuk keruangan       O:   - Batuk (+)

             11.05   2.1   Mengobservasi              - Sputum (-)

                           rutinitas tidur dan   A:   - Masalah

                           membantu An. M              gangguan tidur

                           dalam posisi tidur          teratasi sebagian

                           yang nyaman           P:   - Intervensi

                     3.1   Memberikan                  dihentikan

                           tempat tidur yang

                           nyaman     dengan
                           46




      merapikan tempat

      tidur

4.1   Menanyakan

      kembali     kepada

      Ny.     N     cara

      mengatur jadwal

      tidur An. M

				
DOCUMENT INFO
mr doen mr doen mr http://bineh.com
About just a nice girl