Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

ALAT KONTRASEPSI

VIEWS: 456 PAGES: 5

									..:: ALAT KONTRASEPSI ::..

Mereka yang tidak dianjurkan untuk menggunakan pil:

  Penderita sakit kuning.
  Penderita kelainan jantung.
  Penderita varises (urat kaki keluar).
  Pengidap tekanan darah tinggi.
  Pengidap kencing manis (diabetes).
  Penderita migrain (sakit kepala sebelah).
  Mereka yang mengalami pendarahan dari kemaluan tanpa sebab-sebab jelas.

SUNTIKAN
Suntikan termasuk dalam kelompok alat kontrasepsi hormonal. Sesuai dengan namanya, cara pemakaianya
dengan menyuntikkan zat hormonal ke dalam tubuh. Zat hormonal yang terkandung dalam cairan suntikan
dapat mencegah kehamilan dalam waktu tertentu. Biasanya efektif selama 1-3 bulan, tergantung pada
kandungan dan jenis zat dan yang ada. Apabila anda memutuskan untuk memilih metode ini, sebagai alat
kontrasepsi maka, seperti halnya penggunaan pil,
Hal pertama yang harus anda lakukan adalah memeriksakan kesehatan anda ke dokter. Ini juga untuk
memastikan apakah pilihan ini cocok untuk anda.
Hal kedua, apabila dokter menyatakan kecocokan, maka anda akan disuntikkan pada lengan atas atau
belakang anda.
Hal ketiga, karena efektifitas suntikan ini akan berkurang setelah 1-3 bulan, maka setelah waktu yang
ditentukan, anda biasanya diminta untuk kembali ke rumah sakit dan mendapatkan suntikan lagi. Untuk hasil
maksimal, datanglah sesuai tanggal yang telah ditentukan dokter atau bidan anda.

Kelebihan dari suntik hormonal:
Pertama, zat hormonal yang dikandung oleh cairan suntik ini direkomendasi karena tidak mengganggu
laktasi (produksi air susu ibu). Oleh karena itu suntikan dapat segera diberikan setelah 40 hari sejak ibu
melahirkan. Contoh suntikan yang aman, menurut data obat di Indonesia, edisi ke-8, 1992 adalah depo
provera. Juga, jika sewaktu-waktu ada keinginan untuk hamil kembali, maka suntikan dapat segera
dihentikan. Selain itu, suntik juga tidak menyebabkan kurang darah.

Kekurangan dari metode suntik hormonal:
Pada hari-hari pertama setelah disuntik, beberapa orang mengeluh mengalami pusing-pusing, mual, atau
pendarahan sedikit-sedikit (spoting). Selain itu, suntik juga biasanya akan mengubah siklus dan waktu
menstruasi. Pada beberapa orang, menstruasi bisa jadi berkurang atau bahkan berhenti sama sekali. Jika ini
terjadi anda tidak perlu khawatir, karena ini tidak membahayakan kesehatan. Kelemahan lain dari metode ini
adalah karena ini hanya efektif untuk jangka waktu tertentu dan sesudahnya harus diperbarui lagi-adalah
resiko gagal karena lupa. Keluhan senada juga dilontarkan oleh peserta group diskusi. Jadi sekali lagi
memeriksa diri dengan benar akan sangat membantu, selain berkonsultasi dengan ahlinya. Anda dianjurkan
untuk segera pergi ke rumah sakit/klinik/petugas kesehatan lainnya jika mengalami:
""namoR weN semiT" tp0.7:tnof"=elyts naps‫>ؼ‬           Pendarahan hebat (lebih banyak dibanding waktu haid)
tp0.7:tnof"=elyts naps‫" ؼ‬Times New Roman"">           Pusing atau rasa mual yang berlebihan
""namoR weN semiT" tp0.7:tnof"=elyts naps‫>ؼ‬           Penurunan atau penambahan berat badan yang
menyolok
tp0.7:tnof"=elyts naps‫" ؼ‬Times New Roman"">           Terlambat haid yang disertai tanda-tanda kehamilan,
seperti pusing, mual-mual, dan muntah (resiko kegagalan 1:1000)

Mereka yang tidak cocok memakai metode suntik:
naps‫ ؼ‬style="font:7.0pt "Times New Roman"">        Ibu-ibu yang sedang hamil.
naps‫ ؼ‬style="font:7.0pt "Times New Roman"">        Penderita tumor/kanker.
""namoR weN semiT" tp0.7:tnof"=elyts naps‫>ؼ‬        Penderita penyakit jantung.
semiT" tp0.7:tnof"=elyts naps‫ ؼ‬New Roman"">        Penderita penyakit hati.
naps‫ ؼ‬style="font:7.0pt "Times New Roman"">        Penderita darah tinggi.
""namoR weN semiT" tp0.7:tnof"=elyts naps‫>ؼ‬        Penderita penyakit kencing manis.
tp0.7:tnof"=elyts naps‫" ؼ‬Times New Roman"">        Penderita penyakit paru-paru.
""namoR weN semiT" tp0.7:tnof"=elyts naps‫>ؼ‬        Ibu-ibu yang mengalami pendarahan dari kemaluan yang
tidak diketahui sebabnya.
Mereka ini sebaiknya berhati-hati kalau memilih metode ini, atau sebaliknya mencari alternatif lain yang lebih
cocok.

Alat KB yang terdiri dari 6 tube kecil dari plastik dengan panjang masing-masing 3cm ini dikenal di Indonesia
dengan nama susuk KB. Hormon yang dikandung dalam susuk ini adalah progesterone, yakni hormon yang
berfungsi menghentikan suplai hormon estrogen yakni hormon yang mendorong pembentukan lapisan
dinding lemak dan, dengan demikian menyebabkan terjadinya menstruasi. Alat KB yang ditempatkan di
bawah kulit ini efektif mencegah kehamilan dengan cara mengalirkan secara perlahan-lahan hormon yang
dibawanya. Selanjutnya hormon akan mengalir ke dalam tubuh lewat pembuluh-pembuluh darah. Susuk KB
bekerja efektif selama 5 tahun. Jika dalam waktu tersebut si pemakai menginginkan kehamilan, maka susuk
dapat segera diangkat. Tapi jika tidak, si pemakai tidak perlu repot-repot lagi menggunakan alat KB lain.
Hanya sesekali ia perlu memeriksakan kesehatan ke dokter atau bidan yang memasangkan susuk
tersebut.ALAT KONTRASEPSI BAWAH KULIT (AKBK) ATAU SUSUK

Dibandingkan pil atau suntikan KB, hormon yang terkandung dalam susuk ini lebih sedikit. Namun demikian,
efek sampingan yang dibawanya tetap ada. Oleh karena itu, sebelumnya pemakai harus mengkonsultasikan
riwayat dan kondisi kesehatannya terlebih dulu kepada dokter. Selain itu hanya dokter dan petugas medis
yang terlatih, yang dapat memasangkan susuk KB ini. Beberapa hal yang perlu diketahui mengenai
pemasangan susuk KB ini adalah:

   1. AKBK atau susuk disusupkan dibawah kulit lengan kiri bagian atas. Hal ini tergantung pada kebiasaan
        kita yang umumnya lebih banyak menggunakan tangan kanan dibanding tangan kiri. Oleh karena itu,
        bagi mereka yang kidal dianjurkan untuk memasang susuk di bawah kulit lengan kanan bagian atas.
   2.   Karena cara menyusupkan susuk ini adalah dengan sedikit menyayat kulit, maka sebelumnya pemakai
        akan dibius lokal terlebih dahulu untuk mengurangi rasa sakit.
   3.   Susuk dipasang pada waktu menstruasi atau haid. Atau dapat juga setelah 40 hari melahirkan.
   4.   Setelah susuk dipasang, luka bekas sayatan harus dijaga tetap bersih dan kering, tidak boleh kena air
        selama 5 hari.
   5.   Pemeriksaan ulang dilakukan oleh dokter atau bidan terlatih; 1 minggu setelah susuk dipasang, dan
        setelah itu 1 tahun sekali selama pemakaian.
   6.   Sesudah 5 tahun, susuk harus diambil dan diganti dengan yang baru.

   Dengan memakai susuk, anda aman dari kemungkinan hamil utnuk jangka waktu yang relatif lama (5
   tahun). Selain itu, anda juga terhindar dari faktor lupa.

   Kekurangan dari metode susuk KB:
   Setelah pemasangan, beberapa orang mengalami pendarahan sedikit-sedikit diluar waktu menstruasi
   (spoting). Beberapa mengeluh jadwal menstruasi menjadi tidak teratur (berubah-uabh) dan bahkan
   berhenti menstruasi sama sekali. Mereka juga mengalami kenaikan berat badan. Semua ini adalah hal
   yang umum dialami oleh pemakai susuk KB. Jika yang bersangkutan tidak merasa terganggu, pemakaian
   boleh diteruskan. Tetapi untuk lebih amannya, ada baiknya pemakai memperhatikan catatan berikut ini.
   Anda dianjurkan untuk segera pergi kerumah sakit/klinik/petugas kesehatan lainnya jika:

        1.   Luka bekas pemasangan berdarah atau membengkak (infeksi).

        2.   Terjadi pendarahan yang banyak sekali, lebih hebat dari haid.

        3.   Sakit Kepala berat dan mata berkunang-kunang.

        4.    Terlambat haid disertai tanda-tanda kehamilan misalnya pusing, mual dan muntah-muntah
             (resiko kegagalan 2:1000).

Karena alat kontrasepsi ini digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama 4 sampai 5 tahun maka bagi
mereka yang menghendaki untuk hamil diantara waktu tersebut sebaiknya tidak menggunakan jenis alat
kontrasepsi ini.

   Susuk KB tidak cocok untuk mereka yang menderita:
   1. Tumor.
   2. Gangguan pada jantung.
   3. Gangguan pada hati.
   4. Darah tinggi.
   5. Kencing manis (diabetes).
   6. Berusia diatas 35 tahun.
   7. Pendarahan dari kemaluan yang tidak diketahui sebabnya.
   8. Belum mempunyai anak.

KONTRASEPSI MANTAP (KONTAP)
Kontrasepsi mantap adalah satu metode kontrasepsi yang dilakukan dengan cara mengikat atau memotong
saluran telur (pada perempuan) atau saluran sperma (pada lelaki). Kontap dijalankan dengan melakukan
operasi kecil pada organ reproduksi, baik untuk tubektomi bagi perempuan, maupun vasektomi bagi lelaki.
Dengan cara ini, proses reproduksi tidak lagi terjadi dan kehamilan akan terhindar untuk selamanya. Karena
sifatnya yang permanen, kontrasepsi ini hanya diperkenankan bagi mereka yang sudah mantap memutuskan
untuk tidak lagi mempunyai anak. Itulah sebabnya kontrasepsi ini disebut kontrasepsi mantap.

TUBEKTOMI
Pada tubektomi, tindakan operasi kecil untuk mencegah kehamilan dilakukan pada saluran telur perempuan.
Dengan memotong atau mengikat salah satu bagian saluran yang dilalui sel telur, diharapkan tidak terjadi
pembuahan (kehamilan).
Beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan sebelum melakukan KONTAP:
Sama seperti alat kontrasepsi lainnya, musyawarahkan dengan pasangan anda siapa diantara keduanya yang
akan menjalankan kontrasepsi mantap ini. Bilaa anda telah benar-benar mantap untuk melakukan tubektomi,
dan telah mendapat jaminan dari dokter bahwa tidak akan ada resiko setelah menjalaninya, maka yang perlu
anda pahami adalah hal-hal sebagai berikut:

   1. Dengan tubektomi saluran yang membawa sel telur ke rahim akan dipotong atau diikat. Lalu
        bagaimana dengan sel telur yang dihasilkan setiap bulannya? Anda tidak perlu khawatir, sebab sel
        telur yang dihasilkan tersebut akan diserap kembali oleh tubuh tanpa menimbulkan efek apa-apa
        terhadap tubuh.
   2.   Operasi ini memang tergolong operasi kecil. Meskipun demikian, ini hanya boleh dilakukan oleh dokter
        yang terlatih. Sebelumnya anda akan mendapatkan pembiusan (anestesi) lokal agar tidak merasa
        sakit.
   3.   Operasi ini dapat dilakukan kapan saja, yang penting anda tidak sedang hamil. Sebenarnya, akan
        lebih mudah bagi dokter bila operasi dilakukan pada masa-masa nifas yaitu setelah anda melahirkan.
        Mengapa? Karena pada waktu ini saluran sel telur (tuba fallopian) masih jelas terlihat.
   4.   Operasi tubektomi (begitu juga vasektomi) tidak ada pengaruhnya atau tidak ada hubungannya
        dengan menaiknya atau menurunnya gairah seksual seseorang. Akan tetapi karena sifatnya yang
        mantap menyebabkan orang tidak merasa khawatir hamil kembali. Keadaan ini membuat seseorang
        merasa aman secara psikologis sehingga dapat menciptakan hubungan yang lebih santai.

TIPS BILA ANDA SELESAI MENJALANI OPERASI TUBEKTOMI
1. Istirahat secukupnya, dan selama 7 hari dianjurkan tidak bekerja berat.
2. Bekas luka harus tetap bersih dan kering (tidak boleh kena air selama 7 hari).
3. Minumlah obat yang diberikan dokter sesuai petunjuk.
4. Senggama dapat dilakukan setelah 1 minggu.
5. Jangan lupa melakukan pemeriksaan ulang. Biasanya dokter menganjurkan pemeriksaan dilakukan
setelah 1 minggu, 1 bulan, 3 bulan, dan 1 tahun setelah operasi.

Kelebihan dari metode KONTAP:
Pertama, cara KB ini tidak akan mengganggu kelancaran air susu ibu. Selain itu, jarang sekali ada keluhan
tentang efek samping dari mereka yang memilih cara ini. Hal ini bisa dipahami karena memang tidak ada
obat yang harus diminum atau alat yang dikenakan pada tubuh. Dalam beberapa pertemuan, pertanyaan
yang sering muncul adalah kemana larinya sel telur, sementara saluran ke rahim telah dipotong atau
dihalangi? Seperti telah dijelaskan di atas, sel-sel telur yang diproduksi itu akan langsung diserap kembali
oleh tubuh tanpa membuat tubuh menjadi sakit atau terganggu.
Kedua, dengan cara kontrasepsi ini, resiko kehamilan bisa dihindari. Angka kegagalan hampir tidak ada.
Pertanyaan penting lain yang muncul adalah hubungan tubektomi dengan gangguan gairah seksual,
mengingat sudah tidak ada lagi sel telur yang keluar. Sebagaimana telah dijelaskan di atas, hilangnya gairah
seks akibat tubektomi ini hanyalah mitos belaka yang tidak ada kebenarannya. Seandainya ada keluhan, itu
biasanya disebabkan oleh faktor psikologis semata. Ini merupakan kelebihan ketiga dari cara kontrasepsi ini
yaitu tidak terpengaruhinya hubungan seks diantara keduanya yang disebabkan oleh tindakan vasektomi
atau tubektomi. Dengan kontrasepsi ini, efek samping yang pasti muncul hanyalah luka parut kecil bekas
operasi di bagian bawah perut. Meskipun demikian, beberapa hal di bawah perlu juga diperhatikan:

Segeralah menemui dokter apabila anda mengalami hal-hal berikut setelah operasi berlangsung:

   1.   Muntah-muntah yang hebat.
   2.   Nyeri perut yang sangat.
   3.   Sesak nafas.
   4.   Demam tinggi.
   5.   Terlambat haid yang disertai oleh tanda-tanda kehamilan seperti pusing, mual, dan muntah-muntah.

Beberapa orang yang dianggap tidak cocok dengan cara kontrasepsi ini adalah:

   1.   Pasangan yang belum mempunyai anak.
   2.   Penderita penyakit jantung.
   3.   Penderita penyakit paru-paru.
   4.   Penderita hernia.
   5.   Pernah dioperasi di daerah perut.
   6.   Pasangan yang masih ragu-ragu untuk menggunakan cara ini.

Dengan kata lain, kontrasepsi ini hanya dianjurkan untuk mereka yang tidak memiliki kecenderungan
penyakit tersebut diatas, atau tidak lagi berkeinginan menambah jumlah anak, atau yang memiliki masalah
berat lain sehingga kehamilan akan sangat berbahaya baginya.
Sebelum menjadi akseptor kontap, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi yaitu:

   1. Harus dilakukan secara sukarela, bukan karena paksaan pihak lain.
   2. Sudah mendapat keterangan dari dokter atau petugas kesehatan lain mengenai indikasi dan kontra-
        indikasi dari kontrasepsi ini.
   3.   Menandatangani persetujuan tertulis atas rencana operasi ini (informed consent).

   Satu hal yang sebaiknya diingat adalah sangat kecil kemungkinannya untuk tidak menyebut tidak ada
   peluang sama sekali orang bisa hamil lagi setelah operasi tubektomi. Oleh karenanya perlu
   dipertimbangkan dengan matang sebelum sampai pada keputusan menjadi akseptor kontrasepsi mantap
   ini.

VASEKTOMI
Prinsipnya sama dengan tubektomi pada perempuan, yaitu menutup saluran bibit laki-laki dengan melakukan
operasi kecil pada kantong zakar sebelah kanan dan kiri. Operasi ini tergolong ringan, bahkan lebih ringan
dari khitan (sunat) dan bisa dilakukan tanpa pisau. Seperti juga pada perempuan, bibit laki-laki yang tidak
keluar akan diserap kembali oleh tubuh tanpa menimbulkan efek apapun. Berikut adalah ilustrasi bagian
reproduksi pria yang diikat atau dipotong pada operasi vasektomi, agar sel mani atau bibit laki-laki tidak
keluar. Meskipun ringan, operasi ini memerlukan bius (anestesi) untuk mengurangi rasa sakit. Sebelumnya,
dokter yang akan menangani operasi akan memeriksa secara teliti kondisi kesehatan yang bersangkutan.
Operasi bisa dilakukan kapan saja dan boleh dokter yang betul-betul terlatih menangani masalah ini.

   Hal yang harus dilakukan setelah menjalani operasi:
   1. Istirahat secukupnya, dan selama 7 hari setelah operasi sebaiknya tidak bekerja berat.
   2. Bekas luka harus bersih dan tetap kering selama 7 hari.
   3. Minum obat yang diberikan oleh dokter sesuai aturan.
   4. Meski sudah boleh berhubungan intim dengan istri/pasangan setelah 7 hari tindakan operasi diambil,
   namun pasangan tersebut masih harus memakai alat kontrasepsi lain selama kurang lebih 3 bulan. Bagi
   pria, kira-kira pada 10-12 kali persenggamaan setelah operasi, dianjurkan memakai kondom. Hal ini
   dimaksudkan untuk mencegah kehamilan akibat sisa-sisa sperma yang terdapat dalam cairan mani.
   Sementara pasangannya menggunakan metode lain yang cocok. Setelah vasektomi, air mani tetap
   ada, tetapi tidak lagi mengandung bibit. Ini karena vasektomi tidak sama dengan pengebirian.
   5. Jangan lupa memeriksa ulang ke dokter: 1 minggu, 3 bulan, 6 bulan, dan 1 tahun setelah operasi.

          Seperti yang terjadi dengan sel telur perempuan, sperma yang diproduksi oleh tubuh pria juga
           akan diserap kembali oleh tubuh tanpa menyebabkan satu penyakit atau gangguan metabolisme
           apapun. Vasektomi adalah metode kontrasepsi dengan kemungkinan gagal sangat kecil.
           Disamping itu, hampir tidak ada efek samping yang muncul setelah operasi ini. Memang beberapa
           orang mengeluhkan tentang gangguan terhadap gairah seksual mereka. Tapi biasanya itu hanya
           bersifat psikologis, bukan gejala fisiologis. Namun bagaimanapun, resiko dari vasektomi masih ada
           yaitu infeksi karena operasi. Kalau ini terjadi, segeralah hubungi dokter untuk penanganan secara
           seksama.

        Mereka           yang           tidak          cocok          dengan            metode            ini:
        weN       semiT"       tp0.7:tnof"=elyts      naps‫ؼ‬       Roman"">             Penderita       hernia.
        tp0.7:tnof"=elyts naps‫" ؼ‬Times New Roman"">                 Penderita kencing manis (diabetes).
        elyts naps‫"=ؼ‬font:7.0pt "Times New Roman"">                Penderita kelainan pembekuan darah.
        nof"=elyts naps‫ؼ‬t:7.0pt "Times New Roman"">           Penderita penyakit kulit atau jamur didaerah
        kemaluan.
        ""namoR     weN     semiT"      tp0.7:tnof"=elyts    naps‫>ؼ‬         Tidak     tetap     pendiriannya.
        semiT" tp0.7:tnof"=elyts naps‫ ؼ‬New Roman"">        Memiliki peradangan pada buah zakar.

   Mereka yang dianggap cocok dengan cara ini adalah:
   weN semiT" tp0.7:tnof"=elyts naps‫ ؼ‬Roman""> Pasangan yang tidak lagi ingin menambah jumlah
   anak.
   of"=elyts naps‫ؼ‬nt:7.0pt "Times New Roman""> Pasangan yang istrinya sudah sering melahirkan,
   atau
   ps‫ؼ‬an style="font:7.0pt "Times New Roman""> Memiliki penyakit yang membahayakan kesehatan.
   weN semiT" tp0.7:tnof"=elyts naps‫ ؼ‬Roman""> Pasangan yang telah gagal dengan kontrasepsi lain.

Seperti juga pada operasi tubektomi, pria yang akan melakukan operasi vasektomi harus melakukannya
secara sukarela dan menandatangani surat persetujuan. Disamping itu mereka berhak mendapat keterangan
yang benar dan terperinci dari dokter atau petugas pelayanan KONTAP lainnya.

ANGGAPAN KELIRU MENGENAI CARA-CARA PENCEGAHAN KEHAMILAN:
Meskipun dewasa ini telah tersedia berbagai pilihan alat kontrasepsi, dan dengan tingkat keberhasilan yang
beragam, tidak sedikit orang yang masih keliru dalam memahami tentang cara pencegahan kehamilan secara
benar. Hal ini disebabkan, antara lain karena pemberian informasi (hak informasi) para akseptor tidak selalu
dipenuhi oleh para petugas kesehatan. Dengan anggapan bahwa masyarakat tidak butuh informasi
menyebabkan tidak sedikit munculnya mitos-mitos dan kekeliruan dalam pemahaman tentang cara menceah
kehamilan muncul dengan suburnya. Misalnya, anggapan bahwa "selama masa menyusui dan belum haid
kembali ibu tidak akan hamil". Anggapan ini sama sekali benar. Dengan tingkat gizi yang kian membaik dan
pola kerja kaum perempuan yang cenderung berubah sehingga intensitas penyusuan terganggu, maka
kemungkinan hamil dalam masa menyusui bisa terjadi.

Contoh anggapan keliru lainnya adalah menghambat laju sperma dengan cara melompat-lompat, jongkok
atau segera mencuci kemaluan sesaat setelah melakukan hubungan seks. Cara-cara seperti ini masih
dipercaya oleh sebagian masyarakat kita, terutama oleh kaum perempuan. Padahal daya kerja sperma yang
berjumlah ribuan dan menyemprot jauh di dalam rahim tidak akan keluar atau turun meskipun dengan cara
melompat, jongkok atau mencucinya. Tidak jarang, anggapan keliru itu bisa membahayakan kesehatan
perempuan itu sendiri. Misalnya meminum berbagai ramuan seperti ragi tapai, bir hitam atau parutan nanas
muda atau campuran berbagai obat-obatan yang di minum dengan minuman keras sesaat setelah disadari
menstruasinya terlambat. Pada kenyataannya, tidak ada bukti ilmiah yang dapat menjelaskan efektivitas
cara-cara ini dalam pencegahan kehamilan. Lebih berbahaya adalah praktek urut pijat yang oleh beberapa
kalangan masyarakat dipercaya dapat mencegah kehamilan dengan cara "membalik kandungan". Pada
kenyataannya bukannya mencegah kehamilan, cara ini dapat membahayakan kondisi organ perempuan yang
paling sensitif, yaitu rahim.

Cara pencegahan kehamilan yang tidak benar dapat menyebabkan, antara lain:
""namoR weN semiT" tp0.7:tnof"=elyts naps‫>ؼ‬        Kegagalan serta kehamilan yang tidak diharapkan. Kalau
terjadi, biasanya ibu tidak siap dan akan mencoba menggugurkan kandungan dengan cara-cara yang salah,
misalnya dengan minum jamu peluntur.
naps‫ ؼ‬style="font:7.0pt "Times New Roman"">        Kalau cara seperti di atas menemui kegagalan, maka ada
resiko bayi yang akan dilahirkan mengalami gangguan cacat (misalnya tidak lengkap anggota tubuhnya),
akibat pengaruh obat atau jamu peluntur yang diminum ibu. Belum lagi resiko ibu keracunan akibat obat
atau jamu tersebut.
""namoR weN semiT" tp0.7:tnof"=elyts naps‫>ؼ‬        Ibu mengalami pendarahan dan infeksi yang
menyebabkan keguguran, cacat, lahir muda, atau lahir mati. Implikasi dari cara-cara pencegahan kepada
perempuan sendiri apabila suatu ketika akan berpengaruh kepada perempuan sendiri apabila suatu ketika
menghendaki kehamilan kembali. Kerusakan organ reproduksi yang disebabkan cara penanganan yang
serampangan akan menyulitkan proses reproduksi yang pada gilirannya tak mustahil menimbulkan
kemandulan, selain bisa membahayakan nyawa ibu.

Karena itu, apabila telah positif hamil, jangan minum jamu terlambat bulan.
Jika anda benar-benar membutuhkan alat kontrasepsi, maka berkonsultasi dengan dokter dan jangan ragu-
ragu untuk bertanya secara rinci mengenai alat tersebut. Ini adalah hak setiap pengguna alat-alat
kontrasepsi yang telah dijamin sebagai bagian dari hak untuk sehat dalam bereproduksi. Yang paling penting
adalah anda dapat memenuhi keinginan anda untuk mengatur kelahiran dan dapat menggunakan alat yang
cocok dan sehat untuk anda. Aborsi bukanlah cara yang tepat untuk mencegah kehamilan. Karena,
bagaimanapun aborsi, bila dilakukan lebih dari tiga kali akan merusak kondisi rahim perempuan.

								
To top