Docstoc

ANNAKKU

Document Sample
ANNAKKU Powered By Docstoc
					8   Click
Anakku yang
kusayangi………
Pada suatu saat dikala kamu menyadari bahwa aku telah
 menjadi sangat tua, cobalah berlaku sabar dan cobalah
                     mengerti aku.
 Jika banyak makanan yang tercecer dikala aku makan….…
 Jika aku mendapat kesulitan dalam mengenakan pakaianku
                  sendiri……… sabarlah !
Kenanglah saat-saat dimana aku meluangkan waktuku untuk
mengajarimu tentang segala hal yang kau perlu tahu, ketika
                     kau masih kecil.
Jika aku mengulang
mengatakan hal yang
sama berpuluh kali,
jangan menghentikanku!
Dengarlah aku !




Ketika kau kecil, kau selalu
memintaku membacakanmu cerita
yang sama berulang-ulang, dari
malam yang satu ke malam yang
lain hinga kau tertidur. Dan aku
lakukan itu untukmu !
 Jika aku enggan mandi, jangan memarahiku dan jangan
        katakan kepadaku bahwa itu memalukan.


Ingatlah berapa banyak pengertian yang kuberikan padamu
            menyuruhmu mandi dikala kecilmu.
  Aku mengajarimu banyak hal …. Cara makan yang
baik……cara berpakaian yang baik…….berperilaku yang
   baik………..bagaimana menghadapi problem dalam
                  kehidupan…..
Jika terkadang aku menjadi pelupa dan aku tidak
dapat mengerti dan mengikuti pembicaraan, beri
 aku waktu untuk mengingat dan jika aku gagal
 melakukannya jangan sombong dan memarahiku,
 karena yang penting bagiku adalah….aku dapat
    bersamamu dan dapat berbicara padamu.
    Jika aku tak mau makan, jangan paksa aku !
Aku tahu bilamana aku lapar dan kapan aku tak lapar.
Ketika kakiku tak lagi mampu menyangga tubuhku,
      untuk bergerak seperti sebelumnya…..
  …Bantulah aku dengan cara yang sama ketika aku
merengkuhmu dalam tanganku, mengajarimu melakukan
           langkah-langkah pertamamu……
 Dan kala suatu saat nanti, ketika aku katakan padamu
 bahwa aku tak lagi ingin hidup…………, ketika aku ingin
mati….., jangan marah…, karena pada saatnya nanti kau
                 juga akan mengerti !
Cobalah untuk mengerti bahwa pada usia tertentu,
 kita tidak benar-benar “hidup” lagi, kita hanya
                  “tidak mati”.
  Suatu hari kelak kau akan mengerti bahwa di samping
semua kesalahan yang aku buat, aku selalu ingin apa yang
    terbaik bagimu dan bahwa aku siapkan dasar bagi
         perkembangan dan kehidupanmu kelak.
Kau tak usah merasa sedih, tidak beruntung atau gagal di
   hadapanku melihat kondisiku dan usia ku yang sudah
                    bertambah tua.

 Kau harus ada didekatku, mencoba mengerti aku bahwa
 hidupku adalah bagimu, bagi kesuksesanmu, seperti apa
          yang kulakukan pada saat kau lahir.
Bantulah aku untuk berjalan, bantulah aku pada
  akhir hidupku dengan cinta dan kesabaran.

Satu hal yang membuatku harus berterimakasih
padamu adalah senyum dan kecintanmu padaku.
Aku mencintaimu
anakku………

        Ayahmu, ibumu
  8       To close the music and leave this slide show.


I received this slide show of a person who asked me to
translate it into English. It was not signed; I ignore the
                          author.
I offer it to you to all because I found it really touching.
           It should be the same thing for you!

				
DOCUMENT INFO
mr doen mr doen mr http://bineh.com
About just a nice girl