Docstoc

Fisiologi Proses Persalinan Normal

Document Sample
Fisiologi Proses Persalinan Normal Powered By Docstoc
					Fisiologi Proses Persalinan Normal
       Oleh : NURUL 1.A
 Fisiologi Proses Persalinan Normal
  Adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat
  hidup, dari dalam uterus melalui vagina atau jalan lain ke
  dunia luar.
SEBAB TERJADINYA PROSES
PERSALINAN
 Penurunan fungsi plasenta : kadar progesteron dan estrogen
  menurun mendadak, nutrisi janin dari plasenta berkurang.
  (pada diagram, dari Lancet, kok estrogen meningkat ?)
 Tekanan pada ganglion servikale dari pleksus Frankenhauser,
  menjadi stimulasi (pacemaker) bagi kontraksi otot polos
  uterus.
 Iskemia otot-otot uterus karena pengaruh hormonal dan
  beban, semakin merangsang terjadinya kontraksi.
 Peningkatan beban / stress pada maternal maupun fetal dan
  peningkatan estrogen mengakibatkan peningkatan aktifitas
  kortison, prostaglandin, oksitosin, menjadi pencetus
  rangsangan untuk proses persalinan (DIAGRAM)
Tahapan PERSALINAN Normal :
 Partus dibagi menjadi 4 kala. Pada kala I serviks
  membuka sampai terjadi pembukaan 10 cm.
 Kala I dinamakan pula kala pembukaan.
 Kala II disebut pula kala pengeluaran, oleh karena berkat
  kekuatan his dan kekuatan mengedan janin didorong
  keluar sampai lahir.
 Dalam kala III atau kala uri plasenta
  terlepas dari dinding uterus dan
  dilahirkan.
 Kala IV mulai dari lahirnya plasenta dan
  lamanya 1 jam. Dalam kala itu diamati-
  amati, apakah tidak terjadi perdarahan
  postpartum.
Manfaat persalinan normal
 Dengan merasakan sakit sebentar saat melahirkan, ibu bisa memetik dampak
   positif seumur hidupnya. Berikut beberapa manfaat positif lain yang bisa Anda
   rasakan dengan melakukan persalinan normal:
1. Dengan melakukan persalinan normal, ibu bisa bebas bergerak, baik ke kamar
   kecil, berjalan atau mengubah posisi saat melahirkan. Berdasarkan temuan
   beberapa studi, penggunaan obat-obatan akan menyulitkan ibu mengubah posisi
   bahkan setelah melahirkan.
2. Dalam persalinan normal, ibu bisa merasakan refleks tubuh. Dengan begitu,
   ibu bisa mendorong dengan lebih baik dan biasanya lebih cepat. Pada faktanya,
   studi-studi telah menunjukkan bahwa penggunaan anestesi akan memperpanjang
   waktu mendorong.
3. Rasa sakit selama proses persalinan akan memandu ibu untuk menemukan
   posisi tertentu yang lebih tepat. Misalnya, jika punggungnya sakit, maka secara
   alamiah ibu akan mengangkat punggung. Ini justru akan membantu memutar
   posisi bayi. Mengalami sakit pinggang merupakan satu pertanda kalau posisi bayi
   posterior dan perlu dirotasi.
4.
4. Berdasarkan pengakuan para ibu yang melakukan persalinan alami, proses
   pemulihan mereka biasanya lebih cepat. Mereka bisa langsung berdiri dan
   berjalan serta mandi. Biasanya mereka juga langsung bisa makan dengan selera
   normal.
5. Pada persalinan normal terjadi sekresi endorphin yang ditemukan pada plasenta
   dan ari-ari. Hal ini berfungsi membantu bayi menyesuaikan diri di dunia luar
   serta membuat proses keluar lebih menyenangkan bagi bayi.
6. Penelitian telah menunjukkan, bayi yang lahir melalui persalinan normal lebih
   peka dan lebih tertarik melakukan tindakan pra menyusui seperti menghisap
   dan memijat payudara ibu.
7. Bayi yang dilahirkan dari persalinan normal biasanya lebih sehat. Dengan
   terlahir secara alami sebagaimana mestinya, mereka telah melalui masa yang
   diperlukan selama kehamilan.
8. Bayi-bayi yang dilahirkan melalui vagina mempunyai paru-paru yang lebih
   kuat berkaitan dengan proses pengangkutan oksigen ke jaringan-jaringan tubuh.
THANK YOU ………………………

				
DOCUMENT INFO
mr doen mr doen mr http://bineh.com
About just a nice girl