PRINSIP PENCEGAHAN INFEKSI by anamaulida

VIEWS: 2,832 PAGES: 2

									                  PRINSIP PENCEGAHAN INFEKSI
1. Beberapa definisi dalam pencegahan infeksi, antara lain adalah :
   a. Antisepsis
       Antisepsis adalah usaha mencegah infeksi dengan cara membunuh atau
       menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada kulit atau jaringan tubuh
       lainnya.
   b. Asepsis atau Teknik Aseptik
       Asepsis atau teknik aseptik adalah semua usaha yang dilakukan dalam
       mencegah masuknya mikroorganisme ke dalam tubuh yang mungkin akan
       menyebabkan infeksi. Caranya adalah menghilangkan dan atau menurunkan
       jumlah mikroorganisme pada kulit, jaringan dan benda - benda mati hingga
       tingkat aman.
   c. Dekontaminasi
       Dekontaminasi adalah tindakan yang dilakukan untuk memastikan bahwa
       petugas kesehatan dapat menangani secara aman benda-benda (peralatan
       medis, sarung tangan, meja pemeriksaan) yang terkontaminasi darah dan
       cairan tubuh. Cara memastikannya adalah segera melakukan dekontaminasi
       terhadap benda - benda tersebut setelah terpapar/terkontaminasi darah atau
       cairan tubuh
   d. Disinfeksi
       Tindakan     yang   dilakukan       untuk   menghilangkan   hampir   semua
       mikroorganisme penyebab penyakit pada benda – benda mati atau
       instrumen.
   e. Desinfeksi Tingkat Tinggi (DTT)
       Suatu proses yang menghilangkan mikro organisme kecuali beberapa
       endospora bakteri pada benda mati dengan merebus, mengukus, atau
       penggunaan desinfektan kimia.
   f. Mencuci dan membilas
       Suatu proses yang secara fisik menghilangkan semua debu, kotoran, darah,
       dan bagian tubuh lain yang tampak pada objek mati dan membuang
       sejumlah besar mikro organisme untuk mengurangi resiko bagi mereka


                                       1
       yang menyentuh kulit atau menangani benda tersebut (proses ini terdiri dari
       pencucian dengan sabun atau deterjen dan air, pembilasan dengan air bersih
       dan pengeringan secara seksama).
   g. Sterilisasi
       Sterilisasi adalah tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan semua
       mikroorganisme (bakteri, virus, jamur, parasit), termasuk endospora bakteri
       pada benda-benda mati atau instrumen.
2. Prinsip-prinsip pencegahan infeksi yang efektif berdasarkan :
   a. Setiap orang (ibu, bayi baru lahir, penolong persalinan) harus dianggap dapat
      menularkan penyakit karena infeksi yang terjadi bersifat asimptomatik
      (tanpa gejala).
   b. Setiap orang harus dianggap beresiko terkena infeksi.
   c. Permukaan tempat pemeriksaan, peralatan dan benda-benda lain yang akan
      dan telah bersentuhan dengan kulit tak utuh, selaput mukosa, atau darah
      harus dianggap terkontaminasi sehingga setelah selesai digunakan harus
      dilakukan proses pencegahan infeksi secara benar.
   d. Jika tidak diketahui apakah permukaan, peralatan atau benda lainnya telah
      diproses dengan benar, harus dianggap telah terkontaminasi.
   e. Resiko infeksi tidak bisa dihilangkan secara total tetapi dapat dikurangi
      hingga sekecil mungkin dengan menerapkan tindakan-tindakan pencegahan
      infeksi yang benar dan konsisten.
3. Tindakan-tindakan pencegahan infeksi meliputi :
   a. Cuci tangan
   b. Memakai sarung tangan
   c. Memakai perlengkapan pelindung
   d. Menggunakan asepsis atau teknik aseptik
   e. Memproses alat bekas pakai
   f. Menangani peralatan tajam dengan aman
   g. Menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan serta pembuangan sampah
      secara benar.




                                     2

								
To top