BAB I by anamaulida

VIEWS: 139 PAGES: 7

									                                  BAB I

                           PENDAHULUAN



A. Latar Belakang

          Cedera kepala adalah salah satu penyebab kematian dan kecacatan

   utama pada kelompok usia produksi dan sebagian terjadi akibat kecelakaan

   lalu lintas (Mansjoer dkk 2000).

          Cedera kepala kepala merupakan penyakit yang paling fatal

   dibandingkan dengan       penyakit-penyakit    dengan   gangguan system

   neurologis lainnya. Proposi epidemik sebagai akibat kecelakaan jalan raya

   diperkirakan 100.000 orang meninggal setiap tahunnya akibat cedera

   kepala, dan lebih dari 700.000 orang mengalami cedera kepala cukup berat

   yang memerlukan perawatan di rumah sakit, pada kelompok ini antara

   50.000 dan 90.000 orang mengalami penurunan intelektual atau tingkah

   laku yang menghambat mereka kembali menuju kehidupan normal

   (Brunner dan Suddarth, 2002).

          Pada umumnya dampak yang ditimbulkan pada penyakit cedera

   kepala adalah terjadinya kerusakan otak akibat pendarahan atau

   pembengkakan otak sebagai respon terhadap cedera dan menyebabkan

   terjadinya peningkatan tekanan intrakranial, adanya perubahan tanda-tanda

   vital, gangguan penglihatan, dan pendengaran, kejang otot, dan sakit

   kepala. Tindakan darurat secara cepat dan tepat pada cedera kepala adalah

   menilai kebersihan jalan nafas, sirkulasi otak yang rusak.
          Berdasarkan catatan medical record dibadan pelayanan kesehatan

   Rumah Sakit Umum Daerah Langsa, prevalensi penderita cedera kepala

   terhitung dari bulan ………….. sampai dengan ………….. berjumlah

   …….. orang atau ……..% dari seluruh penyakit dengan gangguan system

   neurologist, dan penyakit ini menempati urutan pertama dari penyakit

   neurologis yang ada.

          Dalam memenuhi kebutuhan dan mempertahankan kelangsungan

   hidup penderita cedar kepala, peran perawaat sangat penting dalam

   mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh perawat antara lain adalah

   asecara promotif dan preventif dilakukan melalui program pendidikan dan

   penyuluhan kesehatan yang berhubungan dengan factor resiko terjadinya

   kecelakaan lalu lintas maupun kecelakaan kerja, penggunaan sabuk

   pengaman, mentaati peraturan rambu-rambu lalu lintas dan berhati-hati

   dalam mengendarai kendaraan maupun bekerja. Secara preventif dan

   rehabilitatif dilakukan dengan memberikan asuhan keperawatan secara

   cepat dan tepat dalam mengatasi permasalahan, yang terjadi pada cedera

   kepala agar tidak terjadinya komplikasi yang berpengaaruh terhadap

   penurunan intelektualitas penderita atau timbulnya cacat permanent.



B. Tujuan Penulisan

      1. Tujuan Umum

      Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan mampu melakukan

      asuhan keperawatan secara konferehensif pada Ny. N dengan cedera
      kepala ringan di ruang Jarom Badan Pelayanan Kesehatan Rumah

      Sakit Umum Daerah Langsa.

      2. Tujuan Khusus

      a. Dapat melakukan pengkajian pada Ny. N dengan cedera kepala

         ringan

      b. Dapat menegakkan diagnosa keparawatan pada Ny. N dengan

         cedera kepala ringan

      c. Dapat menyusun rencana keperawatan pada Ny. N dengan cedera

         kepala ringan.

      d. Dapat melaksanakan asuhan keperawatan pada Ny. N dengan

         cedera kepala ringan

      e. Dapat melakukan evaluasi keperawatan pada Ny. N dengan cedera

         kepala ringan.



C. Metode dan Teknik Pengumpulan Data

         Dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini, penulis menggunakan

         metode deskriptif yaitu menggambarkan / memaparkan asuhan

         keperawatan secara teoritis melalui :

      1. Studi kepustakaan

                  Yaitu mempelajari teori-teori atau buku-buku referensi

      (Kedokteran Keperawaatan) dan buku-buku yang berkaitan dengan

      penyakit cedera kepala.

      2. Studi Kasus
                   Yaitu melaksanakan asuhan keperawatan secara langsung

      pada Ny. N dengan cedera kepala di ruang perawatan Jarom Badan

      Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Langsa.



          Adapun teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah :

              a. wawancara

                           yaitu komunikasi secara langsung dengan keluarga

              Ny. N tentang keluhan dan permasalahan kesehatan yang

              dialaminya.

              b. Pemeriksaan fisik

                           Yaitu pemeriksaan kesehatan Ny. N melalui

              inspeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi.

              c.    Dokumentasi keperawatan

                           Yaitu mempelajari status dan catatan medis serta

              catatan rawatan Ny. N yang ada di ruang rawatan

              d. Pemeriksaan Penunjang

                           Yaitu pemeriksaaan yang meliputi pemeriksaan

              Analisa Gas Darah (AGD), Urine, CT. Scan, Pemeriksaan

              Radiologi



D. Sistematika Penulisan

   Sistematika Penulisan karya tulis ini terdiri dari 5 (lima) bab, yaitu :
Bab I : Pendahuluan, yang terdiri dari latar belakang tujuan penulisan,

teknik pengumpulan data dan sistematika penulisan.

Bab II : Tinjauan Teoritis, yang mencakup konsep dasar, pada bagian ini

mengurangi tentang definisi, etiologi, pato fisiologi, tanda dan gejala

klinis, komplikasi pemeriksaan diagnostik dan piñata laksanaan. Dan

asuhan keperawaatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa, keperawatan,

perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

Bab III : Tinjauan kasus yang terdiri dari pengkajian, diagnosa,

keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

Bab IV : Pembahasan yaitu pembahasan permasalahan dan kesenjangan

yang terjadi pada asuhan keperawatan antara tinjauan teoritis dan tinjauan

kasus mulai dari tahap pengkajian sampai tahap evaluasi.

Bab V : Penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran.

								
To top