Docstoc

Contoh Proposal - Get as DOC

Document Sample
Contoh Proposal - Get as DOC Powered By Docstoc
					                                   PROPOSAL KEGIATAN
                PELATIHAN MEMBANGUN BANK SOAL BERBASIS ICT

                                        (E-LEARNING)
         DI SMP TERPADU RIYADLUL ULUM WADDA’WAH TASIKMALAYA




I. PENDAHULUAN

The next big killer application for the Internet is going to be education”

(John Chambers, CEO of Cisco Systems)

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat mendorong berbagai
lembaga pendidikan memanfaatkan sistem e-learning untuk meningkatkan efektivitas dan
fleksibilitas pembelajaran. Meskipun banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas
pembelajaran menggunakan sistem e-learning cenderung sama bila dibanding dengan
pembelajaran konvensional atau klasikal, tetapi keuntungan yang bisa diperoleh dengan e-
learning adalah dalam hal fleksibilitasnya. Melalui e-learning materi pembelajaran dapat
diakses kapan saja dan dari mana saja, disamping itu materi yang dapat diperkaya dengan
berbagai sumber belajar termasuk multimedia dengan cepat dapat diperbaharui oleh
pengajar.
Oleh karena perkembangan e-learning yang relatif masih baru, definisi dan implementasi
sistem e-learning sangatlah bervariasi dan belum ada standard yang baku. Berdasarkan
pengamatan dari berbagai sistem pembelajaran berbasis web yang ada di Internet,
implementasi sistem e-learning bervariasi mulai dari yang (1) sederhana yakni sekedar
kumpulan bahan pembelajaran yang ditaruh di web server dengan tambahan forum
komunikasi lewat e-mail atau milist secara terpisah sampai dengan yang (2) terpadu yakni
berupa portal e-learning yang berisi berbagai obyek pembelajaran yang diperkaya dengan
multimedia serta dipadukan dengan sistem informasi akademik, evaluasi, komunikasi,
diskusi dan berbagai educational tools lainnya.
Implementasi suatu e-learning bisa masuk kedalam salah satu kategori tersebut, yakni bisa
terletak diantara keduanya, atau bahkan bisa merupakan gabungan beberapa komponen
dari dua sisi tersebut. Hal ini disebabkan antara lain karena belum adanya pola yang baku
dalam implementasi e-learning, sumberdaya manusia baik pengembang maupun staf
pengajar dalam e-learning, keterbatasan perangkat keras maupun perangkat lunak,
keterbatasan beaya dan waktu pengembangan. Adapun dalam proses belajar mengajar yang
sesungguhnya, terutama di negara yang koneksi Internetnya sangat lambat, pemanfaatan
sistem e-learning tersebut bisa saja digabung dengan sistem pembelajaran konvesional yang
dikenal dengan sistem blended learning atau hybrid learning.
Istilah e-Learning mengandung pengertian yang sangat luas, sehingga banyak pakar yang
menguraikan tentang definisi e-Learning dari berbagai sudut pandang. Salah satu definisi
yang cukup dapat diterima banyak pihak misalnya dari Darin E. Hartley [Hartley, 2001] yang
menyatakan:

e-Learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya
bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan
komputer lain.

II. TUJUAN

Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah:

   1. Meningkatkan pemahaman peserta terhadap sistem pembelajaran berbasis ICT (E-
       Learning)

   2. Peserta mampu membuat bahan ajar berbasis E-Learning

   3. Peserta mampu membuat penugasan berbasis E-Learning

   4. Peserta mampu membuat bank soal berbasis E-Learning

III. PENGORGANISASIAN

Kegiatan Workshop E-Learning Sebagai Media Pembelajaran bagi Guru SMP Terpadu
Riyadlul Ulum Wadda’wah Tasikmalaya ini dilaksanakan dan dikoordinasikan oleh pengurus
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) SMP
Kota Tasikmalaya.




IV. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Kegiatan Workshop E-Learning Sebagai Media Pembelajaran bagi Guru SMP Terpadu
Riyadlul Ulum Wadda’wah Tasikmalaya dilaksanakan pada tanggal 8 – 9 Agustus 2010
bertempat di SMP Terpadu Riyadlul Ulum Wadda’wah Tasikmalaya.

V. PESERTA
Peserta kegiatan Workshop E-Learning Sebagai Media Pembelajaran bagi Guru adalah guru-
guru SMP Terpadu Riyadlul Ulum Wadda’wah Tasikmalaya.

VI. NARASUMBER DAN FASILITATOR

Narasumber dan fasilitator terdiri dari unsur Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, pengurus
MGMP TIK SMP Kota Tasikmalaya praktisi kompetensi di bidang E-Learning.

VII. STRUKTUR PROGRAM KEGIATAN

Kegiatan Workshop E-Learning Sebagai Media Pembelajaran bagi Guru se-Kota Tasikmalaya
dilaksanakan selama 2 hari mulai pukul 08.00 – 16.00 atau setara 16 Jam.

Struktur Program Kegiatan adalah sebagai berikut:

  No.                       Nama Kegiatan                           Durasi Waktu
   1.     Pembukaan                                             60 Menit
   2.     Pengantar E-Learning                                  180 Menit
   3.     Pembuatan Bahan Ajar Berbasis E-Learning              240 Menit
   4.     Pembuatan Penugasan Berbasis E-Learning               240 Menit
   5.     Membangun Bank Soal dengan E-Learning                 240 Menit
                         J UM L A H                             960 Menit (16 Jam)




VIII. PENUTUP

Demikian proposal kegiatan Workshop E-Learning Sebagai Media Pembelajaran bagi Guru
SMP Terpadu Riyadlul Ulum Wadda’wah Tasikmalaya disusun sebagai bahan pertimbangan
bagi pihak-pihak terkait.



                                            Tasikmalaya, 1 Agustus 2010

                                            Ketua panitia,




                                            Irwan Ridwan, S.Kom
         PROPOSAL KEGIATAN

PELATIHAN MEMBANGUN BANK SOAL BERBASIS ICT
               (E-LEARNING)




    YAYASAN TARBIYATUL ISLAMIYAH
SMP TERPADU RIYADLUL ULUM WADDA’WAH
            TASIKMALAYA
               2010

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:1044
posted:5/27/2011
language:Indonesian
pages:6