Konsep Dasar Matematika (Resume)

Document Sample
Konsep Dasar Matematika (Resume) Powered By Docstoc
					A. Mendiskripsikan Pernyataan dan bukan Pernyataan (Kalimat Terbuka).


1. Pernyataan
1.1. Pengertian Pernyataan .
      Pernyataan adalah kalimat yang hanya benar saja atau salah saja, akan tetapi tidak sekaligus benar dan
      salah.
   1.2. Lambang dan nilai kebenaran suatu pernyataan
               Dalam matematika , pernyataan-pernyataan dengan huruf kecil,seperti a , b ,
       p dan q.Perhatikan contoh berikut !
    1.3. Kalimat Terbuka.
               Kalimat terbuka adalah kalimat yang masih mengandung variabel, sehingga
        belum dapat ditentukan nilai kebenarannya (benar atau salah). Kalimat terbuka
        tersebut dapat diubah menjadi bentuk pernyataan, jika variabelnyadiganti dengan
        suatu konstanta.
B.1. Pernyataan Majemuk

1.2. Operasi Konjungsi
1.3. Operasi Disjungsi
1.4. Operasi Implikasi
1.5. Operasi Biimplikasi ( Bikondisional).
1.6. Menentukan Nilai Kebenaran Pernyataan Majemuk.
C. Mendeskripsikan Invers, Konvers Dan Kontraposisi
C.1. Negasi Pernyataan Majemuk
D. Menerapkan Modus ponens, modus tollens dan prinsip silogisme Dalam Menarik
   Kesimpulan

D.1. Modus Ponens
D.2. Modus Tollens




Segitiga Siku-Siku
Segitiga Sembarang
Dalil Phitagoras
c² = a² + b²
sin a = a/c
cos a = b/c
tg a = a/b
luas = 1/2 ab
Dalil Cos
c² = a² + b² - 2ab cos
luas = 1/2 a.b sin

rumus perbandingan
BC : DE = AB : AD = AC : AE

perbandingan luas
(AB)(CE) = (BC)(AD)

Rumus-Rumus Trigonometri
Secara umum :

sin n = 2 sin ½n cos ½n
cos n = cos2 ½n - 1
       = 2 cos2 ½n - 1
       = 1 - 2 sin2 ½n
tg n = 2 tg ½n
       1 - tg2 ½n

Matematika (dari bahasa Yunani: μαθηματικά - mathēmatiká) adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan.
Para matematikawan mencari berbagai pola,[2][3] merumuskan konjektur baru, dan membangun kebenaran melalui
metode deduksi yang kaku dari aksioma-aksioma dan definisi-definisi yang bersesuaian.[4]

Terdapat perselisihan tentang apakah objek-objek matematika seperti bilangan dan titik hadir secara alami, atau
hanyalah buatan manusia. Seorang matematikawan Benjamin Peirce menyebut matematika sebagai "ilmu yang
menggambarkan simpulan-simpulan yang penting".[5] Di pihak lain, Albert Einstein menyatakan bahwa "sejauh
hukum-hukum matematika merujuk kepada kenyataan, mereka tidaklah pasti; dan sejauh mereka pasti, mereka tidak
merujuk kepada kenyataan."[6]

Melalui penggunaan penalaran logika dan abstraksi, matematika berkembang dari pencacahan, perhitungan,
pengukuran, dan pengkajian sistematis terhadap bangun dan pergerakan benda-benda fisika. Matematika praktis
telah menjadi kegiatan manusia sejak adanya rekaman tertulis. Argumentasi kaku pertama muncul di dalam
Matematika Yunani, terutama di dalam karya Euklides, Elemen. Matematika selalu berkembang, misalnya di Cina
pada tahun 300 SM, di India pada tahun 100 M, dan di Arab pada tahun 800 M, hingga zaman Renaisans, ketika
temuan baru matematika berinteraksi dengan penemuan ilmiah baru yang mengarah pada peningkatan yang cepat di
dalam laju penemuan matematika yang berlanjut hingga kini. [7]

Kini, matematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting di berbagai bidang, termasuk ilmu alam, teknik,
kedokteran/medis, dan ilmu sosial seperti ekonomi, dan psikologi. Matematika terapan, cabang matematika yang
melingkupi penerapan pengetahuan matematika ke bidang-bidang lain, mengilhami dan membuat penggunaan
temuan-temuan matematika baru, dan kadang-kadang mengarah pada pengembangan disiplin-disiplin ilmu yang
sepenuhnya baru, seperti statistika dan teori permainan. Para matematikawan juga bergulat di dalam matematika
murni, atau matematika untuk perkembangan matematika itu sendiri, tanpa adanya penerapan di dalam pikiran,
meskipun penerapan praktis yang menjadi latar munculnya matematika murni ternyata seringkali ditemukan
terkemudian.[8]

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags:
Stats:
views:1251
posted:5/24/2011
language:Indonesian
pages:2