Docstoc

Presentasi Alkali Tanah

Document Sample
Presentasi Alkali Tanah Powered By Docstoc
					ALKALI TANAH
GOLONGAN IIA

  Tugas Kimia
    XII IA 2
Disusun Oleh :



Damar Anggit XII IA 2 / 9
Gusti Alif P   XII IA 2 / 20
M. Rizki Fajri XII IA 2 / 31
   Definisi Logam Alkali Tanah
• Logam alkali tanah terdiri dari 6 unsur yang
  terdapat di golongan IIA. Yang termasuk ke
  dalam golongan II A yaitu : Berilium (Be),
  Magnesium (Mg), Calcium (Ca), Stronsium (Sr),
  Barium (Ba), dan Radium (Ra). Di sebut logam
  karena memiliki sifat-sifat seperti logam. Disebut
  alkali karena mempunyai sifat alkalin jika
  direaksikan dengan air. Dan istilah tanah karena
  oksidasinya sukar larut dalam air, dan banyak
  ditemukan dalam bebatuan di kerak bumi. Oleh
  sebab itu, istilah “alkali tanah” biasa digunakan
  untuk menggambarkan kelompok unsur
  golongan II A.
• Tiap logam memiliki konfigurasi
  elektron sama seperti gas mulia atau
  golongan VIII A, setelah di tambah 2
  elektron pada lapisan kulit S paling
  luar. Contohnya konfigurasi elektron
  pada Magnesium (Mg) yaitu :
  1s22s22p63s2 atau (Ne) 3s2. Ikatan yang
  dimiliki kebanyakan senyawa logam
  alkali tanah adalah ikatan ionik. Karena,
  elektron paling luarnya telah siap untuk
  di lepaskan, agar mencapai kestabilan.
• Unsur alkali tanah memiliki reaktifitas
  tinggi, sehingga tidak ditemukan dalam
  bentuk monoatomik , unsur ini mudah
  bereaksi dengan oksigen, dan logam
  murni yang ada di udara, membentuk
  lapisan luar pada oksigen.
 Keberadaan Alkali Tanah di Alam
• Logam alkali tanah memilii sifat yang reaktif
  sehingga di alam hanya ditemukan dalam bentuk
  senyawanya. Berikut keberadaan senyawa yang
  mengandung logam alkali :

• Berilium. Berilium tidak begitu banyak terdapat di
  kerak bumi, bahkan hampir bisa dikatakan tidak ada.
  Sedangkan di alam berilium dapat bersenyawa
  menjadi Mineral beril [Be3Al2(SiO6)3], dan Krisoberil
  [Al2BeO4].

• Magnesium. Magnesium berperingkat nomor 7
  terbanyak yang terdapat di kerak bumi, dengan 1,9%
  keberadaannya. Di alam magnesium bisa
  bersenyawa menjadi Magnesium Klorida [MgCl2],
  Senyawa Karbonat [MgCO3], Dolomit [MgCa(CO3)2],
  dan Senyawa Epsomit [MgSO4.7H2O]
• Kalsium. Kalsium adalah logam alkali yang paling
  banyak terdapat di kerak bumi. Bahkan kalsium
  menjadi nomor 5 terbanyak yang terdapat di kerak
  bumi, dengan 3,4% keberadaanya. Di alam kalsium
  dapat membentuk senyawa karbonat [CaCO3],
  Senyawa Fospat [CaPO4], Senyawa Sulfat [CaSO4],
  Senyawa Fourida [CaF]

• Stronsium. Stronsium berada di kerak bumi dengan
  jumlah 0,03%. Di alam strontium dapat membuntuk
  senyawa Mineral Selesit [SrSO4], dan Strontianit

• Barium. Barium berada di kerak bumi sebanyak
  0,04%. Di alam barium dapat membentuk senyawa :
  Mineral Baritin [BaSO4], dan Mineral Witerit [BaCO3]
Cara Memperoleh Logam Alkali
          Tanah
1. Ekstraksi Berilium (Be)
a. Metode reduksi
  Untuk mendapatkan Berilium, bisa
  didapatkan dengan mereduksi BeF2.
  Sebelum mendapatkan BeF2, kita harus
  memanaskan beril [Be3Al2(SiO6)3] dengan
  Na2SiF-6 hingga 700 0C. Karena beril
  adalah sumber utama berilium.
  BeF-2 + Mg → MgF2 + Be
b. Metode Elektrolisis
  Untuk mendapatkan berilium juga kita
  dapat mengekstraksi dari lelehan BeCl2
  yang telah ditambah NaCl. Karena BeCl-2
  tidak dapat mengahantarkan listrik dengan
  baik, sehingga ditambahkan NaCl. Reaksi
  yang terjadi adalah :
  Katoda : Be2+ + 2e- → Be
  Anode : 2Cl- → Cl2 + 2e-
2. Ekstraksi Magnesium (Mg)
a.Metode Reduksi
  Untuk mendapatkan magnesium kita dapat
  mengekstraksinya dari dolomit [MgCa(CO3)2]
  karena dolomite merupakan salah satu sumber
  yang dapat menhasilkan magnesium. Dolomite
  dipanaskan sehingga terbentuk MgO.CaO. lalu
  MgO.CaO. dipanaskan dengan FeSi sehingga
  menghasilkan Mg.
  2[ MgO.CaO] + FeSi → 2Mg + Ca2SiO4 + Fe
b. Metode Elektrolisis
  Selain dengan ekstraksi dolomite magnesium
  juga bisa didapatkan dengan mereaksikan air
  alut dengan CaO. Reaksi yang terjadi :
  CaO + H2O → Ca2+ + 2OH-
  Mg2+ + 2OH- → Mg(OH)2
  Selanjutnya Mg(OH)2 direaksikan dengan HCl
  Untuk membentuk MgCl2
  Mg(OH)2 + 2HCl → MgCl2 + 2H2O
  Setelah mendapatkan lelehan MgCl2 kita dapat
  mengelektrolisisnya untuk mendapatkan
  magnesium
  Katode : Mg2+ + 2e- → Mg
  Anode : 2Cl- → Cl2 + 2e-
3. Ekstraksi Kalsium (Ca)
a. Metode Elektrolisis
  Batu kapur (CaCO3) adalah sumber utama
  untuk mendapatkan kalsium (Ca). Untuk
  mendapatkan kalsium, kita dapat
  mereaksikan CaCO3 dengan HCl agar
  terbentuk senyawa CaCl2. Reaksi yang terjadi
  :
  CaCO3 + 2HCl → CaCl2 + H2O + CO2

 Setelah mendapatkan CaCl2, kita dapat
 mengelektrolisisnya agar mendapatkan
 kalsium (Ca). Reaksi yang terjadi :
 Katoda ; Ca2+ + 2e- → Ca
 Anoda ; 2Cl- → Cl2 + 2e-
b. Metode Reduksi

 Logam kalsium (Ca) juga dapat
 dihasilkan dengan mereduksi CaO oleh
 Al atau dengan mereduksi CaCl2- oleh
 Na. Reduksi CaO oleh Al
 6CaO + 2Al → 3 Ca + Ca3Al2O6

 Reduksi CaCl2 oleh Na
 CaCl2 + 2 Na → Ca + 2NaCl
4. Ekstraksi Strontium (Sr)
  Metode Elektrolisis
  Untuk mendapatkan Strontium (Sr), Kita
  bisa mendapatkannya dengan elektrolisis
  lelehan SrCl2-. Lelehan SrCl2 bisa
  didapatkan dari senyawa selesit [SrSO4].
  Karena Senyawa selesit merupakan
  sumber utama Strontium (Sr). Reaksi yang
  terjadi ;
  katode ; Sr2+ +2e- → Sr
  anoda ; 2Cl- → Cl2 + 2e-
5. Ekstraksi Barium (Ba)
a. Metode Elektrolisis
  Barit (BaSO4) adalah sumber utama untuk
  memperoleh Barium (Ba). Setelah diproses
  menjadi BaCl2 barium bisa diperoleh dari
  elektrolisis lelehan BaCl2. Reaksi yang terjadi :
  katode ; Ba2+ +2e- → Ba
  anoda ; 2Cl- → Cl2 + 2e-

b. Metode Reduksi
  Selain dengan elektrolisis, barium bisa kita
  peroleh dengan mereduksi BaO oleh Al. Reaksi
  yang terjadi :
  6BaO + 2Al → 3Ba + Ba3Al2O6.
Sifat Fisika Logam Alkali Tanah
                             Beberapa Sifat Umum Logam Alkali Tanah
Sifat Umum                        Be                   Mg                   Ca                   Sr                   Ba
Nomor Atom                                 4                   12                   20                   38                   56
                                    2                    2                    2                    2                    2
Konfigurasi Elektron      [He] 2s              [Ne] 3s              [Ar] 4s              [Kr] 5s              [Xe] 6s

Titik Leleh                             1553                  923                 1111                 1041                  987
Titik Didih                             3043                 1383                 1713                 1653                 1913
Jari-jari Atom            1.12                 1.60                 1.97                 2.15                 2.22
    (Angstrom)

Jari-jari Ion             0.31                 0.65                 0.99                 1.13                 1.35
    (Angstrom)

Energi Ionisasi I (KJ                    900                  740                  590                  550                  500
        -1
   mol )
Energi Ionisasi II (KJ                  1800                 1450                 1150                 1060                  970
        -1
   mol )
Elektronegativitas        1.57                 1.31                 1.00                 0.95                 0.89

Potensial Elektrode       -1.85                -2.37                -2.87                -2.89                -2.90
   (V)

 2+
M     + 2e à M
                     -1
Massa Jenis (g mL )       1.86                 1.75                 1.55                 2.6                  3.6
Sifat Kimia Logam Alkali Tanah
Sifat Kimia (reaksi-reaksi) unsur Alkali Tanah.
    1. Reaksi dengan Air. Sifat reaksi dengan
    air dalam satu golongan dari atas ke bawah
    makin reaktif dan eksotermis (spt.gol I-A).
      Mg (s) + 2 H2O (l) → Mg(OH)2 (aq) + H2 (g) ,
    reaksinya lambat.
      Ca (s) + 2 H2O (l) → Ca(OH)2 (aq) + H2 (g) ,
    reaksi lebih cepat.
      Sr (s) + 2 H2O (l) → Sr(OH)2 (aq) + H2 (g) ,
    reaksi cepat.
2. Reaksi dengan Asam.
      Be (s) + HCl (aq) → BeCl2 (aq) + H2 (g)
      Mg (s) + H2SO4 (aq) → MgSO4 (aq) +
  H2 (g)
      Ca (s) + HBr (aq) → CaBr2 (aq) + H2 (g)


3. Reaksi dengan basa, hanya Be sebagai
  logam amphoter yaitu :
      Be (s) + NaOH (aq) → Na2BeO2 (aq) +
  H2 (g)
4. Reaksi Logam Alkali Tanah ( M = Be s.d Ba )
   dengan Udara.
   2 M (s) + O2 (g) → 2MO (s)
   3 M (s) + N2 (g) → M3N2 (s)
5. Reaksi Logam Alkali Tanah ( M ) dengan
   Halogen ( X2 ).
   M (s) + X2 (g) → MX2 (s)
   Contoh : Mg (s) + Br2 (g) → MgBr2 (s)
6. Reaksi Logam Alkali Tanah ( M ) dengan
   Hidrogen ( H2 )
   M (s) + H2 (g) → MH2 (s)
   Contoh : Ca (s) + H2 (g) → CaH2 (s)
 Kegunaan Logam Alkali Tanah
Berilium (Be)
  1. Berilium digunakan untuk memadukan logam
       agar lebih kuat, akan tetapi bermasa lebih
       ringan. Biasanya paduan ini digunakan pada
       kemudi pesawat Zet.
  2. Berilium digunakan pada kaca dari sinar X.
  3. Berilium digunakan untuk mengontrol reaksi
       fisi pada reaktor nuklir
  4. Campuran berilium dan tembaga banyak
       dipakai pada alat listrik, maka Berilium
       sangat penting sebagai komponen televisi.
Magnesium (Mg)
 1. Magnesium digunakan untuk memberi warna
     putih terang pada kembang api dan pada
     lampu Blitz.
 2. Senyawa MgO dapat digunakan untuk
     melapisi tungku, karena senyawa MgO
     memiliki titik leleh yang tinggi.
 3. Senyawa Mg(OH)2 digunakan dalam pasta
     gigi untuk mengurangi asam yang terdapat
     di mulut dan mencagah terjadinnya
     kerusakan gigi, sekaligus sebagai pencegah
     maag
 4. Mirip dengan Berilium yang membuat
     campuran logam semakin kuat dan ringan
     sehingga biasa digunakan pada alat alat
     rumah tangga.
Kalsium (Ca)

1. Kalsium digunakan pada obat obatan, bubuk pengembang kue dan
   plastik.

2. Senyawa CaSO4 digunakan untuk membuat Gips            yang berfungsi
    untuk membalut tulang yang patah.

3. Senyawa CaCO3 biasa digunakan untuk bahan bangunan seperti
    komponen semen dan cat tembok.Selain itu digunakan untuk
    membuat kapur      tulis dan gelas.

4. Kalsium Oksida (CaO) dapat mengikat air pada Etanol karena bersifat
    dehidrator,dapat juga mengeringkan gas dan mengikat
    Karbondioksida pada cerobong asap.

5. Ca(OH)2 digunakan sebagai pengatur pH air limbah dan juga sebagai
    sumber basa yang harganya relatif murah

6. Kalsium Karbida (CaC2) disaebut juga batu karbit merupakan bahan
    untuk pembuatan gas asetilena (C2H2) yang digunakan untuk
    pengelasan.

7. Kalsium banyak terdapat pada susu dan ikan teri yang berfungsi
    sebagai pembentuk tulang dan gigi.
Stronsium (Sr)
1. Stronsium dalam senyawa Sr(NO3)2
  memberikan warna merah apabila
  digunakan untuk bahan kembang api.
2. Stronsium sebagai senyawa karbonat
  biasa digunakan dalam pembuatan kaca
  televisi berwarna dan komputer.
Barium (Ba)
1. BaSO4 digunakan untuk memeriksa
  saluran pencernaan karena mampu
  menyerap sinar X.
2. BaSO4 digunakan sebagai pewarna pada
  plastic karena memiliki kerapatan yang
  tinggi dan warna terang.
3. Ba(NO3)2 digunakan untuk memberikan
  warna hijau pada kembang api.
     Dampak Pada Kehidupan
Dapat menimbulkan terjadinya air sadah

-Kesadahan Air dapat menurunkan efisiensi dari
  deterjen dan sabun.
-Kesadahan Air dapat menyebabkan noda pada bahan
  pecah belah dan bahan flat.
-Kesadahan Air dapat menyebabkan bahan linen
  berubah pucat.
-Mineral Kesadahan Air dapat menyumbat semburan
  pembilas dan saluran air.
-Residu Kesadahan Air dapat melapisi elemen
  pemanas dan menurunkan efisiensi panas.
-Kesadahan Air dapat menciptakan biuh logam pada
  kamar mandi shower dan bathtubs.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:3997
posted:5/23/2011
language:Indonesian
pages:27