Docstoc

pROSEDUR pENJUALAN inDOMARET

Document Sample
pROSEDUR pENJUALAN inDOMARET Powered By Docstoc
					Ali Farhan/0910230040
Prosedur Penjualan Indomaret-Pembayaran dengan Uang


1.Pembeli masuk ke dalam toko.
2.Pembeli berjalan ke dalam toko untuk melihat-lihat dan memilih barang.
3.Jika ada yang tidak diketahui oleh pembeli tentang letak barang,maka pembeli bisa
 menanyakannya kepada pegawai untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang letak
 barang.
4.Pembeli memberikan barang yang dipilih bagian kasir
5.Bagian kasir menscan Barcode pada barang dan menginformasikan jumlah uang yang harus
 dibayarkan pembeli kepada kasir.
6.Pembeli membayarkan uang kepada kasir,jika ada kelebihan pembayaran atas pembelian,maka
 pembeli berhak menerima pengembalian.
7.Setelah menerima uang dari pembeli,bagian kasir menginput transaksi penjualan tersebut ke
computer,bagian kasir kemudian memberikan struk penjualan beserta barang yang sudah dibeli
kepada pembeli.
8.Setelah menerima kembali barang pembeliannya beserta dengan struk penjualan pembeli pergi
meninggalkan toko.
9.Pada setiap pukul 08.00,di mana shift 1 di mulai,manajer keuangan memeriksa kas pada kasir
dan mencocokkan jumlahnya dengan data yang telah diinput pada komputer,setelah dilakukan
pengecekan,bagian kasir mencetak laporan kas masuk berdasarkan database komputer dan
memberikan laporan tersebut kepada manajer keuangan disertai dengan uang pada kasir.
10.Setelah menerima uang dari bagian kasir Manajer keuangan menyetor uang ke bank.
11.Setelah manajer keuangan menyetor uang ke bank,manajer keuangan memberikan slip setoran
bank kepada bagian akuntansi beserta dengan laporan kas masuk yang diberikan oleh kasir.
12.Berdasarkan kedua bukti transaksi tersebut bagian akuntansi membuat jurnal.
Prosedur Penjualan Indomaret-Pembayaran dengan Kartu Debet/Kredit


1.Pembeli masuk ke dalam toko.
2.Pembeli berjalan ke dalam toko untuk melihat-lihat dan memilih barang.
3.Jika ada yang tidak diketahui oleh pembeli tentang letak barang,maka pembeli bisa
 menanyakannya kepada pegawai untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang letak
 barang.
4.Pembeli memberikan barang yang dipilih bagian kasir
5.Bagian kasir menscan Barcode pada barang dan menginformasikan jumlah uang yang harus
 dibayarkan pembeli kepada kasir.
6.Pembeli memberikan kartu debit/kreditnya yang akan digunakan untuk membayar.
7.Jika pembelian yang dilakukan oleh pembeli kurang dari Rp.25.000 kasir harus memberitahu
bahwa transaksi dengan kartu kredit/debit tidak dapat dilakukan,jika transaksi minimal bernilai
Rp.25.000 pembayaran dengan kartu kredit boleh dilakukan.
8.Kasir menset-up mesin pembayaran dan kemudian meminta kartu kredit/debit yang digunakan
oleh pembeli untuk membayar transaksi tersebut
9.Kasir menggesekkan kartunya ke mesin pembayaran,kemudian mempersilahkan pembeli
memasukkan passwordnya.
10.Kasir menginput data ke komputer
11.Setelah dilakukan input data kasir mengembalikan kartu debit/kredit kepada pelanggan
disertai dengan struk penjualan dan barang yang telah dibeli.
12.Setelah melakukan transaksi pembeli keluar toko.
13.Pada setiap awal shift bagian kasir meberikan print out 2 rekap data penjualan dengan kartu
kredit/debit kepada manajer keuangan,yang pertama diarsip yang kedua untuk bank,sebagai bukti
penagihan.
14.Berdasarkan data tersebut manajer keuangan menagih kepada bank untuk mentransfer uang
ke rekening indomaret.
15.Manajer keuangan menerima slip setoran dari bank.
16.Manajer keuangan memberikan rekap data penjualan dengan kartu debit/kredit dan slip
setoran bank kepada bagian akuntansi.
17.Berdasarkan rekap data penjualan dengan kartu debit/kredit dan slip setoran bank bagian
akuntansi membuat jurnal




Analisis Kelemahan atau Kelebihan pada Prosedur yang sudah ada :


1.Tidak ada prosedur yang menanggulangi tindak pencurian (moral hazard) persediaan oleh
pelanggan.
       Indomaret merupakan sebuah perusahaan ritel yang menjual produk kebutuhan sehari-
hari,dimana orientasi bisnisnya adalah pelanggan dengan metode self service-nya,oleh
karenanya,kemungkinan kecurangan yang dilakukan oleh pelanggan akan selalu ada,namun hal
ini yang belum diantisipasi melaui prosedur penjualan.


2.Pemrosesan data transaksi tidak mencakup peng-update an jumlah persediaan.
       Sebagai sebuah perusahaan ritel dengan intensitas harian tinggi Indomaret tentu
membutuhkan informasi tentang jumlah persediaannya yang aktual sebagai kebutuhan
pengambilan keputusan untuk melakukan persediaan,namun hal tersebut belum bisa dipenuhi
melalui prosedur penjualan.


3.Desain layout Produksi
       Sebagai sebuah industri ritel dengan orientasi pelanggan,kenyamanan bagi pelanggan
tentu harus ditutamakan,seperti keramahan pegawai,keterjangkauan produk,ketersediaan produk
itu juga harus di jaga,namun prosedur pembelian belum memfasilitasi hal tersebut.


4.Tidak ada kebijakan yang mengatur pertanggung jawaban kas dan shift pegawai.
       Indomaret merupakan sebuah toko ritel yang menjual barang kebutuhan sehari-hari,yang
bekerja selama 24 jam dan oleh karenanya diperlukan kebijakan yang mengatur shift pekerja dan
pola pertanggungjawabannya.Pada prosedur penjualan hal tersebut tidak ditemukan,oleh
karenanya,hal tersebut akan diatur pada kebijakan manajemen.


Kebijakan Manajemen :
1.Dengan pola self service dan customer oriented nya,tentunya Indomaret dihadapkan pada
dilema antara kenyamanan pelanggan dan keamanan persediaannya,namun hal tersebut
sebenarnya dapat diantisipasi dengan :
       a.Pemasangan cermin/kamera CCTV (untuk CCTV diusahakan bentuknya disamarkan
       agar pelanggan tidak merasa diawasi)
       b.Penempatan beberapa karyawan di dalam toko,atau menempatkan karyawan di tiap
       gang antar etalase sebagai pengawas dan sekaligus dapat menghitung persediaan,hal ini
       kemudian akan sekaligus memenuhi kelemahan sistem peng-update-an.


2.Data persediaan yang kurang update tentu akan menjadi masalah ketika pihak manajemen
sewaktu-waktu membutuhkan informasi terkait pembelian dan persediaan,kebutuhan ini dapat di
penuhi dengan cara :
       a.Instalasi software komputer yang mendukung dengan sistem penjualan dan persediaan
       perusahaan.
       b.Perhitungan fisik,hal ini tentunya akan sedikit mengganggu operasional
       perusahaan,namun dapat diantisipasi dengan penempatan satu atau tiga orang di dalam
       toko untuk menghitung jumlah persediaan atau perhitungan jumlah persediaan
       juga dapat dilakukan di jam-jam dimana tingkat produktivitas paling rendah,sehingga
       pelanggan tidak akan terganggu.


3.Untuk dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan maka perusahaan harus
memenuhi keinginan pelanggan mengenai : kemudahan untuk mendapatkan produk yang
diinginkan,ketersediaan    produk,dan    kenyamanan      dalam     transaksi,perusahaan    dapat
mengakomodasi hal tersebut dengan menciptakan desain layout dan bekerjasama dengan suplier
untuk dapat memenuhi kebutuhan persediaan.Desain layout yang dsarankan : barang-barang
yang laris ditempatkan di tempat paling depan,disusul barang-barang kebutuhan sehari-
hari,barang-barang perawatan diri dapat ditempatkan diujung,karena menyangkut privacy yang
dinginkan tiap orang terkait kebutuhan dirinya yang bersifat khusus.Barang-barang perabotan
dapat ditempatkan di ujung,terkait dengan turnover barang-barang tersebut yang relatif rendah.
Untuk membuat palanggan merasa nyaman,tiap karyawan diharuskan memberikan 3S :
Senyum,Salam,Sapa,karyawan juga diharuskan berpakaian rapi dan bersih dan dapat
memberikan informasi terkait tata letak barang di dalam toko.


4.Pembagian Shift dibagi menjadi 3 :
       Shift 1 : 08.00-16.00
       Shift 2 : 16.00-24.00
       Shift 3 : 24.00-08.00
Untuk setiap pergantian shift supervisor pada setiap shift mengecek apakah ada selisih jumlah
uang antara database dan fisik,jika ditemukan ada kekurangan,maka kasir yang bekerja pada shift
tersebut yang bertanggung jawab menggantinya atau dipoong melalui gaji.


5.Karena ada penjualan yang dilakukan dengan kartu kredit maka pihak indomaret harus bekerja
sama dengan bank terkait,oleh karenanya pihak manajemen juga harus ikut mendukung jasa
perbankan yang turut serta dalam bisnis ini,untuk mengakomodasi hal tersebut maka untuk setiap
penjualan dengan kartu kredit bagian kasir juga harus menawarkan kepada konsumen apakah dia
ingin melakukan transaksi selain jual beli,seperti tarik tunai atau transfer uang.
Kebijakan Akuntansi :
Untuk keperluan laporan keuangan kepada pemilik seluruh penjualan dicatat pada net
valuenya,untuk keperluan manajerial dalam rangka inovasi produk terkait dengan layanan
penjualan dengan kartu kredit maka manajemen perlu mengikutsertakan akun-akaun terkait,oleh
karenanya jurnal yang diperlukan :
JURNAL STANDAR :


Kas                          xxx
Potongan Penjualan           xxx
       Penjualan                     xxx
Piutang pada bank            xxx
       Penjualan
       Dengan kartu kredit           xxx
HPP                          xxx
       Persediaan                    xxx

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:5450
posted:5/22/2011
language:Indonesian
pages:6