DELIVERING FUTURE

Reviews
Shared by: RobbiePaul
Stats
views:
339
rating:
not rated
reviews:
0
posted:
7/1/2009
language:
English
pages:
0
E M P OWE RING DELIVERING FUTURE L I FE P T S o r i n i A g ro A s i a C o r p o r in d o T b k A n n u a l R ep o r t L a p o r a n Ta h u n a n 2008 contents Introduction Pengantar Vision and Mission Visi dan Misi daftar isi 01 03 04 06 07 08 10 12 17 18 23 26 32 40 50 Audit Committee Report Laporan Komite Audit Biodata of Audit Committee Biodata Komite Audit Supporting Unit & Functions Unit Pendukung Risk Management Manajeman Resiko 53 55 56 61 BAPEPAM Cross Reference Referensi Peraturan BAPEPAM Sorini in Brief Profil Perusahaan Awards & Recognition Penghargaan & Pengakuan Product Highlights Produk Unggulan Financial Highlights Ikhtisar Keuangan President Commissioner’s Report Laporan Presiden Komisaris Biodata of Commissioners Biodata Singkat Dewan Komisaris President Director’s Report Laporan Presiden Direktur Biodata of Board of Director Biodata Singkat Direksi Operational Review Tinjauan Usaha Financial Review Tinjauan Keuangan Good Corporate Governance Tata Kelola Perusahaan Board of Commissioner’s Report Laporan Dewan Komisaris Human Resource Development 63 Pengembangan Sumber Daya Manusia Health, Safety, Security & Environment (HSSE) Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan Corporate Social Responsibility Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corporate Profile Profil Perusahaan Sorini Organization Structure Struktur Organisasi Sorini Shareholde Information Informasi Pemegang Saham Corporate Information Data Perusahaan BoC & BoD Appoval for The Annual Report Pengesahan Dewan Komisaris dan Direksi atas Laporan Tahunan Financial Statements Laporan Keuangan 69 73 75 78 79 82 83 84 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t em p o w er i ng delivering future Sorini is committed to deliver sustainable growth, create value for all its stakeholders while empowering the lives of the Tapioca farmers as well as the members of the neighbouring communities. Over the years, Sorini’s commitment is evident by its outstanding performance and growth, particularly in 2008. Sorini continues to scale new heights by capturing hidden value, increasing its production efficiencies, diversifying product and client portfolio to pursue its vision to be Asia’s leading producer of world class agro-based products. Sorini bertekad untuk mempertahankan pertumbuhan, menciptakan nilai serta manfaat kepada pemangku kepentingan serta meningkatkan taraf hidup petani dan masyarakat sekitar. Selama bertahun tahun komitmen Sorini telah terbukti dengan kinerja dan pertumbuhannya, terutama di Tahun 2008. Sorini senantiasa meningkatkan kinerja yang baik melalui pencapaian baru dengan mencari peluang dan ide baru, meningkatkan efisiensi produksi, meningkatkan keberagaman produk serta portofolio pelanggan untuk mewujudkan visi menjadi produsen produk berbasis agro yang berkelas dunia dan terdepan di Asia. l i f e 01 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E 02 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t vision To be Asia ’s leading producer of world class agro based products visi Menjadi produsen produk berbasis Agro yang berkelas dunia dan terdepan di Asia mission misi To become a trusted partner delivering superior value to all Stakeholders through sustainable growth Menjadi mitra terpercaya yang memberikan nilai lebih tinggi bagi seluruh pemegang kepentingan demi terdukungnya pertumbuhan Perusahaan secara berkelanjutan values S Superteam O Open mind & honest communication R Role model & trust worthy I Integrity & commitment N New ideas & innovation I Improvement through continuous learning nilai-nilai » » » » » » Tim yang hebat Pandangan luas & komunikasi yang jujur Menjadi panutan & dapat dipercaya Integritas & komitmen Gagasan & inovasi baru Peningkatan melalui belajar yang berkelanjutan 03 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Bapepam-LK mewajibkan perusahaan untuk menyampaikan informasi yang setara kepada otoritas pasar modal dan bursa efek, seperti ditetapkan dalam Peraturan Bapepam-LK Nomor X.K.7. Bagian ini memberikan referensi untuk Peraturan Bapepam-LK Nomor X.K.6 untuk menunjukkan kepatuhan terhadap persyaratan-persyaratan yang ada : Referensi untuk Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6 No. Hal-hal yang diwajibkan oleh Peraturan Bapepam-LK No.X.K.6 informasi dapat ditemukan pada halaman 1. Ikhtisar Data Keuangan Penting Ikhtisar Keuangan Informasi harga saham tertinggi, terendah dan penutupan serta jumlah saham yang diperdagangkan untuk setiap masa triwulan dalam dua tahun buku terakhir Informasi Pemegang Saham Harga saham sebelum perubahan permodalan terakhir yang disesuaikan karena pemecahan saham, dividen saham dan saham bonus Informasi Pemegang Saham Laporan Dewan Komisaris Laporan Dewan Komisaris Laporan Direksi Laporan Presiden Direktur Profil Perusahaan Profil Perusahaan a. Nama dan alamat Perusahaan Data Perusahaan b. Riwayat singkat Perusahaan Profil Singkat Perusahaan c. Bidang dan kegiatan usaha Perusahaan meliputi jenis produk dan atau jasa yang dihasilkan Produk Unggulan d. Struktur organisasi dalam bentuk bagan Struktur Organisasi Sorini e. Visi dan Misi Perusahaan Visi dan Misi f. Nama, jabatan dan riwayat hidup singkat anggota Dewan Komisaris Biodata Singkat Dewan Komisaris g. Nama, jabatan dan riwayat hidup singkat anggota Direksi Biodata Singkat Direksi h. Jumlah karyawan dan deskripsi pengembangan kompetensi Pengembangan Sumber Daya Manusia Uraian tentang nama Pemegang Saham dan persentase kepemilikannya Informasi Pemegang Saham a. Pemegang Saham yang memiliki 5% atau lebih saham perusahaan Informasi Pemegang Saham b. Direktur dan Komisaris yang memiliki saham Perusahaan Informasi Pemegang Saham 10 c. Kelompok Pemegang Saham masyarakat, yaitu kelompok Pemegang Saham yang masing-masing memiliki kurang dari 5% saham Perusahaan Informasi Pemegang Saham 8. 79 Besarnya persentase kepemilikan saham, bidang usaha dan status operasi pada anak Perusahaan dan perusahaan asosiasi Profil Perusahaan Kronologi pencatatan saham dan perubahan jumlah saham dari awal pencatatan hingga akhir tahun buku serta nama Bursa Efek dimana saham Perusahaan dicatatkan Kronologi Pencatatan efek lainnya dan peringkat efek Informasi Pemegang Saham 2. 79 3. 75 9. 79 4. 50 81 5. 18 10. Nama dan alamat Perusahaan pemeringkat efek Data Perusahaan 11. Nama dan alamat lembaga dan profesi penunjang pasar modal Data Perusahaan 12. Penghargaan dan sertifikat yang diterima Perusahaan baik yang berskala nasional maupun internasional Perolehan Penghargaan dan Anugerah 13. Nama dan alamat anak Perusahaan Data Perusahaan 14. Nama dan alamat kantor cabang atau kantor perwakilan Data Perusahaan 15. Analisa dan Pembahasan Manajemen Tinjauan Keuangan 16. Tata Kelola Perusahaan Tata Kelola Perusahaan a. Dewan Komisaris Tata Kelola Perusahaan • Uraian pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris Tata Kelola Perusahaan • Pengungkapan prosedur penetapan dan besarnya remunerasi anggota Dewan Komisaris Tata Kelola Perusahaan 82 6. 75 82 06 82 08 78 3 07 82 17 82 23 32 63 40 40 7. 79 51 80 51 80 04 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t No. Hal-hal yang diwajibkan oleh Peraturan Bapepam-LK No.X.K.6 informasi dapat ditemukan pada halaman • Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran Dewan Komisaris Tata Kelola Perusahaan Direksi Tata Kelola Perusahaan • Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab Direksi Tata Kelola Perusahaan • Pengungkapan prosedur penetapan dan besarnya remunerasi anggota Direksi Tata Kelola Perusahaan • Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran anggota Direksi Tata Kelola Perusahaan • Program pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi Direksi Program pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi Direksi Komite Audit Laporan Komite Audit • Nama, jabatan dan riwayat hidup singkat anggota Komite Biodata Anggota Komite Audit • Uraian tugas dan tanggung jawab Komite Laporan Komite Audit • Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran Komite Laporan Komite Audit • Uraian Pelaksanaan Kegiatan Komite Laporan Komite Audit Komite-komite lain yang dimiliki Perusahaan Unit Pendukung • Nama, jabatan dan riwayat hidup singkat anggota Komite Unit Pendukung • Independensi anggota Komite Independensi anggota Komite • Uraian tugas dan tanggung jawab, frekuensi pertemuan, tingkat kehadiran serta uraian pelaksanaan kegiatan Komite Unit Pendukung Sekretaris Perusahaan Unit Pendukung Uraian mengenai Sistem Pengendalian Internal yang diterapkan oleh perusahaan dan uraian mengenai pelaksanaan pengawasan internal (internal control & audit) Unit Pendukung Penjelasan mengenai risiko-risiko yang dihadapi perusahaan Manajemen Resiko h. Uraian mengenai aktifitas dan biaya yang dikeluarkan berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan i. Perkara penting yang dihadapi Perusahaan Unit Pendukung j. Tempat dan alamat yang dapat dihubungi pemegang saham atau masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai perusahaan Unit Pendukung 11. 49 Tanggung jawab Direksi atas laporan keuangan Pengesahan Dewan Komisaris dan Direksi atas Laporan Tahunan 47 40 b. 73 60 47 49 82 83 48 c. 53 12. Tanda tangan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Pengesahan Dewan Komisaris dan Direksi atas Laporan Tahunan 83 55 53 54 53 56 d. 56 56 60 57 e. f. 56 g. 61 05 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E we’re committed to delivering value and empowering lives of all our stakeholders sorini in brief kami berupaya untuk memberikan yang terbaik dan meningkatkan kehidupan para pemangku kepentingan PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk.didirikan pada tahun 1983 oleh keluarga Adikoesoemo. Perusahaan membangun fasilitas produksi Sorbitol yang modern di Gempol, Pasuruan, Jawa Timur pada tahun 1987 dengan kapasitas produksi awal Sorbitol cair sebesar 5.000 ton per tahun. Dalam kurun 20 tahun, Sorini mampu meningkatkan produksinya secara pesat menjadi 330.000 MT Sorbitol dan produk turunan tepung lainnya. Saat ini, Sorini adalah podusen Sorbitol dan Starch Sweetener terbesar di kawasan Asia Pasifik dan kedua terbesar di dunia. PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk. was founded in 1983 by Adikoesoemo family. The Company commissioned its first modern Sorbitol manufacturing facility in Gempol, Pasuruan, East Java in 1987 with initial capacity of 5,000 tons of liquid Sorbitol annually, which grew to 330,000 MT of Sorbitol and Starch sweetener within 20 years. Today, Sorini along with its affiliates is the largest producer of Sorbitol & Starch Sweeteners in the Asia Pacific region and the 2nd largest in the world. Sorini is engaged in the production of Sorbitol, starch sweetener products, known as polyols, which include Sorbitol, maltitol, dextrose monohydrate, maltose syrup, Sorbitol powder and maltodextrine. Among others, many industries like consumer goods, food, cosmetics, pharmaceuticals use the starch sweeteners as vital ingredients to produce their end products. In 1992 Sorini became a public listed company under the name of PT. Sorini Corporation Tbk. which was changed in 2007 to PT. Sorini Agro Asia Corporindo Tbk. 06 Sorini memproduksi Sorbitol tepung tapioka dan produk turunannya yang dikenal dengan polyols, yang meliputi Sorbitol, maltitol, dextrose monohydrate, maltose syrup, Sorbitol bubuk dan maltodextrine. Industri produk konsumen dan farmasi membutuhkan produkproduk ini untuk digunakan sebagai bahan baku utama bagi produk-produk yang diproduksi oleh industri tersebut. Pada tahun 1992, Sorini menjadi perusahaan terbuka dengan nama Sorini Corporation dan berubah menjadi PT. Sorini Agro Asia Corporindo Tbk. di tahun 2007. PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t awards and recognition In its quest for excellence, Sorini has been consistently recognized for its leadership, innovation, and its ability to provide superior products and services worldwide. Dalam upayanya untuk menjadi yang terbaik, Sorini telah diakui secara luas akan kepemimpinan, inovasi dan kemampuannya dalam penyediaan produk dan layanan yang unggul. 2008 Haryanto Adikoesoemo, President Director of Sorini, was awarded the ‘2008 Ernst & Young Indonesia Entrepreneur of the Year ’. Awarded the Investment Coordinating Board (BKPM) 2008 Award for Small and Medium Scale Domestic Companies. Haryanto Adikoesoemo, Presiden Direktur Sorini, memperoleh anugerah ‘2008 Ernst & Young Indonesia Entrepreneur of the Year ’ . Memperoleh penghargaan dari BKPM untuk “PMDN SKala Menengah-Kecil Terbaik)”. 2007 “Indosorb” – a brand of PT. Sorini Corporation Tbk – was awarded the ‘2007 Primaniyarta Award for Best Performing Exporter’ from the Indonesian Ministry of Trade. “Indosorb” – salah satu merek dari produk PT Sorini Corporation Tbk –memperoleh penghargaan “2007 Primaniyarta Award for Global Brand Developer’ yang diberikan oleh Departement Perdagangan Republik Indonesia. 2006 “Indosorb” – a brand of PT. Sorini Corporation Tbk – was awarded the “2006 Primaniyarta Award for Global Brand Developer’ by the Indonesian Ministry of Trade. Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) Certification for Food safety management system to PT. Sorini Towa Berlian Corporindo (PT.STBC – a subsidiary of the Company). “Indosorb” – salah satu merek dari produk PT Sorini Corporation Tbk –memperoleh penghargaan “2006 Primaniyarta Award for Global Brand Developer’ yang deberikan oleh Departement Perdagangan Republik Indonesia. Pemberian sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) untuk sistim pengelolaan keamana makanan kepada PT. Sorini Towa Berlian Corporindo (PT.STBC adalah merupakan anak perusahaan). 2005 Haryanto Adikoesoemo, President Director of Sorini, was awarded ‘Indonesia’s CEO of the Year for 2005’ from Bisnis Indonesia, Indonesia’s leading financial newspaper. Bisnis Indonesia awarded PT. Sorini Corporation Tbk as the ‘The Best Publicly Listed Company’ by the Jakarta Stock Exchange Development Board in 2005. Haryanto Adikoesoemo, Presiden Direktur Sorini memperoleh penghargaan sebagai ‘Indonesia’s CEO of the Year for 2005’ yang diberikan oleh Bisnis Indonesia, surat kabar keuangan terkemuka di Indonesia. Bisnis Indonesia menganugerahi PT Sorini Corporation Tbk sebagai ‘The Best Publicly Listed Company’ oleh Dewan Pengembangan Bursa Saham Indonesia pada tahun 2005. In addition to this, the Company has also secured various certifications including the ISO9001.2000 Certification, Kosher Certification, Halal Certification and the Zero Accident Awards. Sebagai tambahan, Perusahaan juga telah memperoleh berbagai sertifikasi termasuk sertifikasi ISO-9001.2000, sertifikasi kosher, sertifikasi halal dan Zero Accident Awards. 07 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E product highlights Glucose Syrup Glucose Syrup is a clear white to light yellow viscous liquid. Post partial hydrolysis of Starch, Glucose Syrup is produced containing dextrose, dextrin, maltose, and water. This product is highly used in the confectionery industry in varying proportions of water content. Sorbitol Syrup Sorbitol Syrup is a low calorie sugar content substance with a pleasant sweet taste which is often used as an alternative sweetener as well as a moisture control agent. It is the main ingredient for Tooth Paste and vitamin C. It promotes the synthesis of vitamins and absorption of amino acids and minerals in the human body. Sorbitol Syrup, merupakan gula rendah kalori memiliki rasa yang manis dan kerap digunakan sebagai bahan pemanis alternatif dan juga berfungsi sebagai bahan yang dapat mencegah kekeringan. Produk ini merupakan bahan baku utama bagi pembuatan pasta gigi dan Vitamin C. Sorbitol Syrup juga dapat membantu mempercepat proses sintesis vitamin serta proses penyerapan asam amino dan mineral dalam tubuh manusia. Sirup Glukosa, berbentuk cairan kental serta berwarna bening hingga bening kekuningan. Sirup glukosa, yang merupakan hasil hidrolisis tepung terdiri dari unsur dextrose, dextrin, maltose, dan air. Produk ini terutama banyak digunakan pada industri kembang gula, dengan menambahkan sejumlah air kedalamnya. Sorbitol Powder Sorbitol Powder is scientifically called monosaccharide polyhydric alcohol, a hexitol. This powder demonstrates effective cooling properties while maintaining high purity levels. This product has a wide range of applications spanning across oral care, pharmaceuticals, vitamin C, confectioneries; fishery industry. Sorbitol Bubuk, atau secara ilmiah dikenal dengan nama monosaccharide polyhydric alcohol atau hexitol. Produk ini memiliki kegunaan sebagai pendingin yang efektif sekaligus mengandung tingkat kemurnian yang tinggi. Sorbitol Bubuk memiliki kegunaan yang beragam, seperti digunakan pada pembuatan produk perawatan mulut dan gigi - pasta gigi; farmasi – vitamin C, produk kembang gula dan industri perikanan. 08 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Maltodextrine Maltodextrine is a spray dried starch syrup, which is derived after a partial hydrolysis of Starch using enzymes and finds application in the processed food industry like milk powder and other processed food products. Dextrose Monohydrate Dextrose Monohydrate is scientifically called saccharide D-glucose in its pure commercial crystallized form. It is a white powder which readily dissolves in water and the human body metabolizes this product rapidly. Post yeast fermentation, this product is used in the bakery and confectionery industries. Dextrose Monohydrate atau secara ilmiah dikenal sebagai sakarida D-glukosa yang dimurnikan dan berbentuk kristal. Bahan ini berbentuk bubuk, berwarna putih, larut dalam air dan dapat dengan mudah dicerna oleh tubuh manusia secara cepat. Produk ini kerap digunakan pada industri roti/kue dan juga kembang gula. Maltodextrine, merupakan sirup yang terbuat dari tepung yang diolah melalui proses hidrolisis parsial dengan tambahan enzim. Penggunaan produk ini banyak dijumpai pada industri makanan seperti susu bubuk dan juga produk olahan lainnya. Maltitol Maltitol is basically hydrogenated maltose, it is commonly used in food products consumed by diabetic consumers and used in tooth friendly & sugar free products by health conscious consumers. Maltitol merupakan produk hidrogenasi maltose yang merupakan bahan dasar utama pembuatan produk makanan bagi penderita diabetes serta produkproduk bebas-gula lainnya. Produk ini aman dan tidak berbahaya bagi kesehatan gigi dan banyak diminati oleh konsumen yang memiliki tingkat kesadaran kesehatan yang tinggi. Tapioca Starch Tapioca Starch is produced from a modern process of separation and drying of the cassava roots. It contains low amounts of fat as well as protein content. Tapioca starch is used in a multitude of industries like paper, textiles, food etc. Tepung tapioka adalah hasil olahan ubi kayu/singkong melalui proses pemisahan dan pengeringan yang modern. Tepung ini memiliki kadar lemak rendah dan juga mengandung protein. Tepung tapioka banyak digunakan pada beragam industri, antara lain pad industri kertas, tekstil, makanan dan lain-lain. 09 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E financial highlights 2008 2007 2006 2005 2004 1,493,211 461,923 289,305 142,496 902 158.15 735,391 375,709 1,111,100 439,741 76,975 516,716 50,624 543,759 1,111,100 295,650 1,042,452 301,913 160,920 94,185 900 104.65 552,895 289,610 842,505 305,834 58,856 364,690 36,494 441,320 842,505 247,060 806,580 159,056 43,118 27,784 900 30.87 368,436 273,879 642,315 212,376 45,684 258,060 26,673 357,582 642,315 156,061 711,114 167,138 64,959 35,582 900 39.54 351,493 245,149 596,642 212,420 14,595 227,015 29,029 340,598 596,642 139,073 575,684 160,429 72,378 35,379 900 39.31 258,484 275,392 533,876 174,258 16,445 190,703 30,958 312,215 533,876 84,226 Consolidated Financial Statement Laporan Keuangan Konsolidasi Revenues Pendapatan Gross Profit Laba Kotor Income (Loss) from Operation Laba Usaha Net Income (Loss) Laba Bersih Total Shares (million) Jumlah Saham Beredar (juta saham) Earnings Per Share Laba Bersih per saham (dalam jumlah penuh) Total Current Assets Jumlah Aktiva Lancar Total Non Current Assets Jumlah Aktiva Tidak Lancar Total Assets Jumlah Aktiva Total Current Liabilities Jumlah Kewajiban Lancar Total Non Current Liabilities Jumlah Kewajiban Tidak Lancar Total Liabilities Jumlah Kewajiban Minority Interests In Net Assets Of Subsidiaries Hak Minoritas atas Aktiva Bersih Anak Perusahaan Total Equity Total Ekuitas Total Liabilities & Equity Total Kewajiban Dan Ekuitas Net Current Assets Aktiva Lancar Bersih Financial Ratios (%) Rasio Keuangan (%) Total Current Assets / Total Current Liabilities Jumlah Aktiva Lancar / Jumlah Kewajiban Lancar Total Liabilities / Equity Jumlah Kewajiban / Ekuitas Total Liabilities / Total Assets Jumlah Kewajiban / Jumlah Aktiva Operating Ratios (%) Rasio Usaha (%) Gross Margin Marjin Kotor Operating Margin Marjin Usaha Net Margin Marjin Bersih Return On Equity ROE Return On Assets ROA Growth Ratios (%) Rasio Pertumbuhan (%) Revenues Pendapatan Gross Profit Pendapatan Kotor Income from Operations Laba Usaha (in million Rupiah, except Earnings /(Loss) per Share and Financial Ratios) (dalam jutaan rupiah, kecuali Laba Bersih per Saham dan Rasio Keuangan) 167.23 95.03 46.50 180.78 82.64 43.29 173.48 72.17 40.18 165.47 66.65 38.05 148.33 61.08 35.72 30.9 19.4 9.5 26.2 12.8 29.0 15.4 9.0 21.3 11.2 19.7 5.3 3.4 7.8 4.3 23.5 9.1 5.0 10.4 6.0 27.9 12.6 6.1 11.3 6.6 43.24 53.00 79.78 29.24 89.82 273.21 13.42 (4.84) (33.62) 23.53 4.18 (10.25) 17.23 84.68 280.44 010 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t R ev enue ( in b i l l i on r up i ah) Pe ndapata n ( dalam m iliar r upiah) 1,49 3 Gross Profi t (in billion rupiah) 500 450 400 Laba Kotor (dalam miliar rupiah) 462 1600 1400 1200 1000 800 600 400 200 0 576 806 711 1,042 350 300 250 200 150 100 50 160 167 159 302 2004 2005 2006 2007 2008 0 2004 2005 2006 2007 2008 O p er at ional In c o m e ( i n b i l l i on r up i ah) L aba Usah a ( dalam m iliar r upiah) 160 140 2 50 120 2 00 161 N et Income (in billion rupiah) Laba Bersih (dalam miliar rupiah) 142 3 00 289 100 80 60 94 1 50 1 00 50 0 72 65 43 40 20 35 36 28 2004 20 0 5 2006 2007 2008 0 2004 2005 2006 2007 2008 011 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E presid ent co mmis s ion e r ’s report It is indeed my pleasure to infor m you that in the year 2008, Sorini has delivered exceptional results honoring its commitment towards sustainable growth Soegiarto Adikoesoemo President Commissioner Presiden Komisaris 012 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menyampaikan bahwa pada tahun 2008 Sorini berhasil mempertahankan komitmennya dalam meraih pendapatan serta laba yang berkelanjutan Dear Shareholders, It is indeed my pleasure to inform you that in the year 2008, Sorini has delivered exceptional results honoring its commitment towards sustainable growth. Without a doubt, 2008 was an unprecedented year. The challenges of the business environment were tough to overcome and required innovative thinking and execution to achieve this performance efficient and above the growth achieved in 2007. Para Pemegang Saham Yang Terhormat, Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menyampaikan bahwa pada tahun 2008 Sorini berhasil mempertahankan komitmennya dalam pertumbuhan yang berkelanjutan. Seperti kita ketahui, tahun 2008 merupakan tahun yang penuh tantangan. Tantangan-tantangan tersebut telah banyak memberi tekanan pada lingkungan usaha dan telah mendorong perusahaan untuk melakukan langkah dan pemikiran inovatif guna mencapai kinerja yang dapat melampaui pertumbuhan yang kita raih di tahun 2007. Pada tahun 2008, Sorini berhasil mencatat rekor pendapatan penjualan sebesar Rp 1.493 miliar dibandingkan dengan Rp 1.042 miliar pada tahun 2007. Pencapaian ini didorong oleh peningkatan volume penjualan dan juga harga penjualan ratarata produk-produk Sorini. Kami mencatat pertumbuhan penjualan baik di pasar ekspor maupun domestik. Pendapatan operasional perusahaan di tahun 2008 naik sebesar 80% menjadi Rp 289 miliar, dibandingkan dengan Rp 160 miliar pada tahun 2007. Pertumbuhan juga terjadi pada perolehan laba bersih di tahun 2008 sebesar 142 miliar atau tumbuh 51% dibanding dengan Rp 94 miliar pada tahun 2007. Pada tahun 2008, Perusahaan membayarkan dividen sebesar Rp 32 untuk saham biasa untuk kinerja tahun 2007 serta dividen interim sebesar Rp 15 per saham biasa untuk kinerja 2008. Perusahaan juga terus melaksanakan Management Stock Option Plan (MSOP) yang telah memasuki tahun kedua. Sorini memasok produk tepung dan pemanis kepada industri barang-barang konsumsi yang memproduksi barang-barang yang tidak mengenal musim, sehingga walaupun terjadi penurunan kondisi perekonomian, permintaan konsumen tidak banyak mengalami perubahan. Kami memasok Sorbitol dan bahan pemanis lainnya ke perusahaan- In 2008, Sorini achieved all time high sales revenue of Rp 1,493 billion in 2008 as compared to Rp 1,042 billion in 2007. This is attributed to the increase in volume as well as higher average selling prices of Sorini’s products. Growth was seen in international as well as the domestic markets. The Company’s operating income jumped by 80% equaling Rp 289 billion in 2008 as compared to Rp 160 billion in 2007. Net profit witnessed a growth of 51% rising to Rp 142 billion in 2008 from Rp 94 billion in 2007. During the year 2008, the Company continued its dividend payout policy and paid a dividend of Rp 32 per ordinary share for the 2007 performance and also an interim dividend of Rp 15 per ordinary share for 2008 performance. The Company also continued its Management Stock Option Plan (MSOP) for the 2nd year running. Sorini supplies its products to the consumer goods industry and these consumer goods witness minimal cyclical behavior in adverse economic conditions as the consumers don’t change their basic way of life. We supply Sorbitol and other sweeteners to multinational companies that in turn produce consumer goods like 013 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Revenues b y P rod uct s 2008 Pe n da pa t a n Pro d u k 2 0 0 8 43.2% Net sales So rbi to l 74% Starch Sw eetener 16% Tapi o ca Starch 10% increase toothpaste, confectionery, food & beverages, pharmaceuticals, cosmetics, toiletries etc. This enables Sorini to predict and plan its operations with minimal variability and harness a robust business model in tough economic conditions. perusahaan multinasional yang memproduksi barang-barang konsumsi seperti pasta gigi, kembang gula, makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, produk-produk kebersihan dan lainnya. Hal ini telah membuat Sorini mampu untuk memproyeksikan serta merencanakan operasional serta mampu menerapkan model usaha yang tangguh dalam berbagai situasi perekonomian. Dengan terjadinya fluktuasi di pasar keuangan dunia, harga bahan baku yang dibutuhkan Sorini juga mengalami fluktuasi sepanjang tahun 2008. Pada pertengahan tahun pertama, harga bahan baku utama yaitu tepung tapioka mengalami lonjakan, demikian juga bahan baku lainnya. Akan tetapi, Sorini telah menjamin ketersediaan pasokan bahan baku pada waktu yang tepat, sehingga Sorini dapat memanfaatkan rendahnya harga bahan baku dan dapat mengurangi dampak kenaikan harga bahan baku tersebut. Dalam triwulan terakhir tahun 2008 terjadi penurunan harga atas bahan baku, biaya pengiriman, dan pengepakan secara signifikan sebagai akibat dari keadaan ekonomi global. Penurunan ini mengimbangi turunnya harga jual di pasar. Seperti yang telah saya sampaikan dalam Laporan tahun lalu, Sorini mempertahankan usahanya yang berbasis pertanian melalui peningkatan komitmen kami terhadap pengembangan perkebunan di daerah Lampung dan Jawa Timur. Komitmen ini mencerminkan strategi integasi vertikal yang dilaksanakan di tahun 2007 dan diharapkan berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai upaya dalam meningkatkan kapasitas in house produksi tepung sekaligus mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap pasokan dari luar serta pengendalian biaya bahan baku yang lebih baik. Given the fluctuations in the world financial markets, Sorini saw its raw material costs fluctuate throughout 2008. During the first half the main raw material: Starch prices went up significantly along with other material prices. Since Sorini secures its raw material supply at strategic timing – Sorini could capitalize on lower price raw materials and could reduce the impact of higher raw material prices. During the last quarter of 2008 the raw material as well as other costs like freight, packing etc reduced significantly reflecting the global economic slowdown thus reducing impact of falling selling prices. In continuation of my letter to you in 2007 report, Sorini continues to endeavor into agro based business by increasing its commitment to plantations in Lampung and East Java regions. This is inline with the vertical integration strategy employed in 2007, which is expected to continue in years to come to increase the in-house starch producing capacity and reduce its dependence on the external starch suppliers and better control its cost of raw material. 014 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Future Growth Sorini currently exports to 70 countries around the world, it enjoys dominant market positions in domestic as well as in several countries, providing sorbitol and other starch sweeteners to multinational clients with leading brand recognition. The Company is also exploring new markets around the world to diversify its client portfolio. The Company has also started focusing on non-sorbitol products for its export markets. Pertumbuhan Kedepan Pada saat ini Sorini mengekspor ke 70 negara di seluruh dunia dan menempati posisi dominan di pasar domestik dan juga beberapa negara lainnya. Kami mamasok Sorbitol dan Starch Sweetener lainnya kepada pelanggan multinasional yang telah dikenal dunia. Disamping itu, Perusahaan juga berupaya mencari pasar baru di seluruh dunia untuk mendiversifikasi portfolio pelanggan. Perusahaan juga telah memulai membidik pasar ekspor untuk penjualan produk-produk non-Sorbitol. Sejalan dengan visi untuk menjamin tercapainya pertumbuhan yang berkelanjutan, perusahaan telah mengembangkan kapasitas produksi Maltose dan Maltodextrine untuk meningkatkan pertumbuhan di pasar Starch Sweetener. Perusahaan juga melakukan upaya-upaya penghematan biaya dan perbaikan kinerja di seluruh lini operasi kami. Beberapa upaya-upaya penekanan biaya yang dilakukan tersebut adalah Steam Reformer, Hydrogen Plant, Coal fired boiler sedang dalam tahap penyelesaian. Seluruh upaya-upaya tersebut diatas diharapkan dapat diselesaikan dan meyumbangkan keuntungan di tahun 2009 dan tahun-tahun selanjutnya. Tata Kelola Perusahaan Tata kelola perusahaan yang baik merupakan bagian integral dari budaya kerja Sorini. Perusahaan menerapkan praktik-praktik GCG terbaik di setiap tingkatan organisasi. Upaya-upaya ini membutuhkan suatu lingkungan yang mendukung penerapan kontrol, checks and balances, serta pengelolaan risiko yang ketat di lingkungan perusahaan secara menyeluruh. Komite Audit yang bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris mengawasi pelaporan keuangan yang disampaikan kepada otoritas terkait baik untuk Laporan Tahunan maupun interim yang sesuai dengan standar akuntansi Indonesia, aksi perusahaan serta perubahan-perubahan In line with vision of ensuring sustainable growth the Company is increasing its product capacity namely Maltose and Maltodextrine to capture the growth in lucrative starch sweeteners market. The Company is also implementing cost saving measures and improving underlying performance across our operations. Among others several cost cutting measures like Steam Reformer, Hydrogen Plant, Coal fired boiler, are underway to reduce costs. All the above initiatives are expected to complete and contribute to the bottom line of 2009 and beyond. Good Corporate Governance Good Corporate Governance is an integral part of Sorini’s work culture. Best practices are maintained at all levels of the organization. This fosters an environment of comprehensive controls, checks and balances, and stringent risk management across the company. The Audit Committee which reports to the board of Commissioners, supervised the financial reporting to the relevant authorities for both interim reports & full year reports inline to the prevailing Indonesian accounting standards (PSAK), corporate actions and any material changes to the Company’s business operations. The BoC and the BoD periodically reviewed the 015 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E performance of the Company to compare it against the business plans set forth at the beginning of the year and also provided guidelines for the upcoming 2009 business plans. Regular meetings with the Board of Directors and Audit Committee were held to ensure compliance with laws and regulations applicable. material dari pelaksanaan usaha perusahaan. Dewan Komisaris dan Direksi secara rutin melakukan kajian atas kinerja perusahaan dan membandingkannya dengan rencana usaha yang telah disusun di awal tahun, sekaligus memberikan panduan bagi rencana usaha tahun 2009. Pertemuan rutin diantara Direksi dan Komite Audit dilaksanakan untuk menjamin kepatuhan terhadap undangundang dan peraturan yang berlaku. Kami juga bangga dengan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan. Program CSR kami mencerminkan komitmen jangka panjang Perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Upaya-upaya yang kami laksanakan meliputi kemitraan dengan petani lokal untuk meningkatkan hasil panen mereka, pemberian beasiswa kepada siswa yang berhak, perbaikan jalan di beberapa desa, mendorong inisiatif kewirausahaan di kalangan muda serta memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat sekitar yang memenuhi persyaratan. Kami dapat menarik kesimpulan bahwa Sorini berada dalam kondisi keuangan yang sehat dan siap untuk menghadapi tantangan di tahun 2009. Masa ini merupakan waktu untuk kami berkonsolidasi dimana kami akan memetik keuntungan atas besarnya investasi yang telah kami tanam dalam beberapa tahun terakhir ini, guna meningkatkan volume dan produktifitas. Melalui kesempatan ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direksi, karyawan, pelanggan, dan pemegang saham untuk dukungan yang telah diberikan terhadap keberhasilan Perusahaan. We are also proud of our track record in Corporate Social Responsibility. Our Corporate Social Responsibility program includes keeping our long-term commitments made to the communities we work in. Our community initiatives include working with the local farmers to improve their crop yield, providing scholarships to the deserving pupils, developing roads connecting villages, promoting business initiatives in the community youth as well as providing employment opportunities to the eligible members of the neighboring community. We can say with confidence that Sorini is in sound financial health and ready to face the challenges approaching in 2009. We see this as a period of consolidation during which we will capitalize on the high-value investments we have made in recent years to improve our productivity and boost volumes. I would like to thank our Board of Directors, employees, customers and shareholders for their continued support contributing to the success of the Company. For and on behalf of the Board of Commissioners Untuk dan Atas Nama Dewan Komisaris Soegiarto Adikoesoemo President Commissioner Presiden Komisaris 016 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Soegiarto Adikoesoemo President Commissioner Presiden Komisaris Soegiarto Adikoesoemo was appointed as the President Commissioner of the Company in 1990. He is a founder of the AKR Group and concurrently serves as the President Commissioner of PT AKR Corporindo Tbk, Sorini’s parent company. Over the years, Soegiarto Adikoesoemo has previously held several key positions such as President Director, President Commissioner, Director in diverse companies. His principal responsibilities as President Commissioner is to ensure that the principles and processes of the BoC are duly maintained, to set the agendas for the BoC meetings with specific emphasis on overseeing strategic direction and performance, to lead the Board in assessing Management’s performance, to speak and act on behalf as well as to represent the BoC before the shareholders, and to maintain relationship between the BoC and the President Director of the Company. Soegiarto Adikusumo ditunjuk sebagai Presiden Komisaris pada tahun 1990. Beliau merupakan salah satu pendiri kelompok usaha AKR dan pada saat ini menjabat sebagai Presiden Komisaris PT AKR Corporindo Tbk, perusahaan induk PT Sorini. Soegiarto Adikusumo sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur Perusahaan (1982-1992) dan sekarang memegang jabatan sebagai Presiden Komisaris PT Arjuna Utama Kimia, PT Andahanesa Abadi dan PT Saritanam Pratama, Wakil Presiden Komisaris PT Sorini Towa Berlian Corporindo, Ketua dan Kuasa Hukum untuk Khalista (Liuzhou) Chemical Industries Ltd, Guangxi Guigang AKR Container Port Co, AKR (Guigang) Port Co Ltd, AKR (Guigang) Transshipment Co., Ltd dan AKR (Guangxi) Coal Trading Co Ltd. Ir. Airlangga, MMT., MBA Commissioner Komisaris Ir. Airlangga joined the Board of Commissioners of the Company in 2004. He is also a Member of the Indonesian Parliament for the period of 2004-2009. He has a degree in Mechanical Engineering from the Gajah Mada University in Jogjakarta as well as a Masters Degree in Management Technology from the Melbourne Business School University, Australia and an MBA from Monash University, Australia. Ir. Airlangga bergabung dalam Dewan Komisaris Perusahaan pada tahun 2004. Beliau merupakan anggota DPR dari tahun 2004 – 2009. Beliau meraih gelar kesarjanaan di bidang Teknik Mesin dari Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta dan mendapatkan gelar Marster di bidang Teknologi Manajemen dari Melbourne Business School University, Australia dan MBA dari Monash University, Austalia. Drs. Ngurah Gede, SH., MM., MH. Independent Commissioner Komisaris Independen Drs. Ngurah Gede was appointed as the Company’s Independent Commissioner in 2004 and is principally responsible for ensuring that corporate governance practices within the Company are aligned with the prevailing regulations while, at the same time, represent the interests of the Company’s minority shareholders. He is also the Chairman of the Company’s Audit Committee. Drs. Ngurah Gede has a Law degree from the Gajah Mada University, Jogjakarta as well as an Economics degree from UNINUS Bandung and a Masters of Law degree from STIH IBLAM in Jakarta. Drs. Ngurah Gede ditunjuk menjadi Komisaris Independen Perusahaan pada tahun 2004 dan bertanggung jawab terhadap pengawasan pelaksanaan tata kelola perusahaan dan kepatuhannya terhadap ketentuan dan undang-undang yang berlaku, sementara pada saat yang sama, mewakili kepentingan pemegang saham minoritas melalui jabatannya sebagai Ketua Komite Audit Perusahaan. Drs. Ngurah Gede meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta serta UNINUS Bandung dan meraih gelar Masters of Law Degree dari STIH IBLAM di Jakarta. 017 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E p r e s i d e n t d i r e c t o r ’s report Sorini continued its successful perfor mance in 2008 with all time high sales and net profit. Sorini continued to generate shareholder value leveraging its strong business model developed over the years and proven in tough economic situations prevailing in the end of 2008 Haryanto Adikoesoemo President Director Presiden Direktur 018 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Pada tahun 2008, Sorini berhasil mempertahankan keberhasilan kinerjanya dengan mencatatkan penjualan serta laba bersih tertinggi yang pernah kami capai. Sorini senantiasa meningkatkan nilai bagi pemegang saham sebagai hasil dari penerapan model usaha yang tangguh yang kami kembangkan bertahun-tahun dan terbukti efektif dalam menghadapi situasi ekonomi di akhir tahun 2008. Dear Shareholders, As I write to you the Global economy is experiencing considerable disruption. There is considerable uncertainty and anxiety amongst Governments and businesses as to where we are headed in the near and medium term. Global economy lost momentum in the second half of the year while the trends in the growth markets of Latin America, Africa, Asia and Eastern Europe were still predominantly positive but with lower growth. I am happy to report to you that 2008 was an exceptional year despite these difficult conditions; Sorini continued to deliver strong results, as we had been doing in 2007, with Sales revenue rising 43% and sales volumes grew 17% on top of the growth achieved in 2007. Pemegang Saham Yang Terhormat, Pada saat laporan ini disampaikan, kondisi ekonomi dunia masih terhadang oleh tantangan yang berat. Ketidakpastian dan kehawatiran yang dialami baik oleh pemerintah maupun pelaku usaha telah menciptakan keraguan yang besar terhadap arah ekonomi untuk jangka waktu menengah dan panjang. Perekonomian dunia kehilangan momentum pada paruh kedua tahun 2008, namun pertumbuhan pasar di Amerika Latin, Afrika, Asia dan Eropa Timur masih menunjukkan tren dan pertumbuhan rata-rata yang positif meskipun dengan tingkat laju yang rendah. Dengan bangga saya sampaikan bahwa tahun 2008 merupakan tahun yang membanggakan bagi Perusahaan walaupun diwarnai dengan kondisi yang menyulitkan. Kesuksesan yang dicapai Perusahaan sejak tahun 2007 tercermin dari meningkatnya pendapatan penjualan sebesar 43% dan kenaikan volume penjualan sebesar 17% dibandingkan dengan tahun 2007. Strategi yang kami kembangkan untuk pasar domestik terbukti berhasil, yang tercermin dari peningkatan pendapatan penjualan sebesar 58%, menjadi Rp 562 miliar dibanding dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 357 miliar. Keberhasilan ini juga diikuti dengan peningkatan pendapatan penjualan ekspor sebesar Rp 940 miliar atau 36% lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2007 yang tercatat sebesar Rp 684 miliar. Pasar penjualan domestik memberikan kontribusi sebesar 38% dari total keseluruhan pendapatan penjualan, sementara sisanya sebesar 62% disumbang oleh pasar ekspor. Kami juga mencatat perbaikan harga penjualan pada 6 bulan pertama seiring dengan naiknya harga tepung tapioka dan biaya lainnya. Namun menuju akhir tahun 2008, tren menunjukkan keadaan sebaliknya. Our strategy to develop local markets proved successful where domestic sales revenue increased 58% to reach Rp 562 billion in 2008 as compared to Rp 357 billion in 2007. While export sales revenues increased by 36% to Rp 930 billion compared to Rp 684 billion in 2007. Overall domestic sales accounted for 38% while exports accounted for 62% of total sales revenue. Selling prices have improved during the first 6 months in line with the increase in the Starch prices and other cost, while the same trend reversed towards the end of 2008. 019 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Sa le s Volume by Produc t ( MT) Vo lu m e Pe n ju a la n Pro d u k ( M T ) 51% 2008 So r b it o l 6 7 % St a rc h Sw e e t e n e r 1 9 % Ta p io c a St a rc h 1 4 % Net profit increase Gross Profit increased 53% in 2008 to Rp 462 billion despite sharp increases in raw materials, energy related costs and other costs. Gross Profit margin was 31% of net sales revenue. Operating income grew 80% to Rp 289 billion in 2008 as compared to Rp 160 billion in 2007, while net profit was 51% higher at Rp142 billion in 2008 as compared to Rp 94 billion in 2007. Walaupun terjadi kenaikan harga bahan baku, biaya bahan bakar serta biaya-biaya lainnya, Perusahaan mampu mencatat peningkatan laba kotor sebesar Rp 462 miliar atau 53% lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Marjin laba kotor tercatat sebesar 31% dari pendapatan bersih. Laba Usaha di tahun 2008 tercatat sebesar Rp 289 miliar atau meningkat 80% dibanding Rp 160 miliar di tahun 2007. Sementara itu laba bersih tahun 2008 tercatat sebesar Rp 142 miliar atau meningkat sebesar 51% dibanding Rp 94 miliar di tahun 2007. Secara keseluruhan landasan usaha Sorini menunjukkan pertumbuhan yang pesat dengan beberapa rasio utama bergerak ke arah yang lebih baik. Kesuksesan yang kami capai mencerminkan keberhasilan atas implementasi strategi oleh Manajemen dalam memanfaatkan potensi pertumbuhan pasar, menjalankan operasional yang efisien, penerapan program penghematan serta pemantapan fokus untuk mempertahankan laba. Bersiap Untuk Masa Depan Hal yang mendasari peningkatan kinerja Sorini adalah komitmen kami dalam melaksanakan berbagai inisiatif strategis seperti: 1. Perluasan jangkauan pemasaran yang menembus lebih banyak negara serta fokus terhadap pertumbuhan pasar 2. Perhatian yang kuat terhadap pengembangan manajemen serta meningkatkan kepemimpinan dalam Perusahaan 3. Melakukan program penghematan serta meningkatkan efisiensi 4. Meningkatkan kapasitas produksi untuk produk-produk penghasil laba tinggi 5. Integrasi vertikal serta meningkatkan produksi tepung tapioka in house. Permintaan Sorbitol di pasar Asia Pasifik, Amerika Latin dan Afrika dapat dipertahankan, sementara permintaan untuk pasar Eropa dan Amerika Utara mengalami penurunan, Sorini tetap optimis mengingat masih kuatnya keberadaan Perusahaan di pasar dunia, portfolio produk, efisiensi produksi dan kontrol biaya guna mempertahankan posisi global Perusahaan sebagai produsen berbiaya rendah. Overall Sorini’s fundamentals are strong and getting stronger, with all the key ratios moving in the right direction. The results reflect the success of the strategies adopted by the Management to capture the market growth, implement efficiency in operations, cost cutting programs and also increased emphasis on sustaining the margins in the business. Well Prepared For The Future Underlying Sorini improvement in performance is the ongoing commitment to various strategic initiatives: 1. 2. Increasing global reach to enter more countries and focussing on growth markets Strong focus on management development and strengthening leadership within the Company Cost control and improvement in efficiency Increasing production capacity for higher margin products Vertical integration and increasing inhouse tapioca starch production 3. 4. 5. Demand for Sorbitol in the Asia Pacific, Latin American, African markets continues to be sustained, while the demand in European and North American markets would be weak; Sorini remains confident based on its world wide market presence, portfolio of products, efficiency in production and cost control to maintain its global position as a low cost producer. 020 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t During the year, operations in Lampung continued to gather steam and the Company was able to increase in-house production of Tapioca starch which gives the Company better control on its raw material prices as well integrates the Company’s operations vertically. We have started several initiatives in Lampung in cooperation with our partners to increase the area of land under Plasma tapioca cultivation which will further strengthen our position in the years to come. Various investments made during the year are expected to be completed in the year 2009. These projects not only will result in increased capacity of production of starch sweeteners like Maltose and Maltodextrine but also lower cost of energy and hydrogen costs. The initiatives in Tapioca starch plantations will also result in lower inventory level and reduced borrowings; also the Company continues to re-evaluate all its spending to reduce it to a minimum. Higher attention is being paid to working capital management and maintaining liquidity in the Company coupled with lower investments will result in lower debt levels. Pada tahun 2008, kegiatan Perusahaan di Lampung menunjukkan kinerja yang baik dan Perusahaan mampu meningkatkan produksi tepung tapioka mandiri sehingga Perusahaan memiliki kendali atas harga bahan baku disamping menjalankan integrasi secara vertikal di lingkungan Perusahaan. Kami telah memulai beberapa kegiatan usaha di Lampung bekerjasama dengan berbagai mitra usaha dalam memperluas daerah perkebunan plasma tapioka yang akan memperkuat posisi Perusahaan di masa-masa yang akan datang. Berbagai investasi yang dilakukan pada tahun 2008 diharapkan dapat diselesaikan pada tahun 2009. Proyek investasi selain akan meningkatkan kapasitas produksi Starch Sweetener seperti Maltose dan Maltodextrine, juga akan menekan biaya penggunaan bahan bakar dan hidrogen. Upaya perusahaan yang dilakukan melalui perkebunan singkong akan membawa dampak positif pada tingkat persediaan bahan baku sekaligus memperkecil pinjaman. Perusahaan juga senantiasa mengkaji kembali seluruh pengeluaran, sehingga mampu melakukan upaya penghematan yang maksimal. Disamping itu, kami juga memberikan perhatian lebih pada pengelolaan modal kerja serta berupaya mempertahankan likuiditas pelaksanaan investasi. Upaya-upaya ini diharapkan akan dapat menekan jumlah pinjaman oleh Perusahaan. Dalam rangka mempertahankan pertumbuhan dan menjadikan Perusahaan berkelas dunia, kami telah melakukan upaya untuk memperkuat kepemimpinan di seluruh unit Perusahaan. Pelatihan dan pembinaan merupakan bagian yang tidak terlepas dari pelaksanaan kerja, untuk mengembangkan keahlian karyawan serta memenuhi tuntutan usaha pada masa sekarang. Berdasarkan pertimbangan tersebut, struktur organisasi telah mengalami perampingan di seluruh komponen Perusahaan dan kami mendorong setiap individu untuk fokus berkontribusi terhadap kinerja Perusahaan. In order to sustain the growth and also to become a world class company, we are strengthening the leadership in all our units. Emphasis on training and development has been made an integral part of the working not only to build the employee skills but also to meet the business needs of today. Organization structure has been made flat across the Company and individual’s focus is towards contributions to the Company performance. 021 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Environmental And Social Responsibility Sorini always stands by its environmental and social responsibilities and continues to invest in and monitor the operations to comply with all the applicable Environmental laws; it is also actively engaged with the communities in the areas surrounding the plants by offering them employment, providing them byproducts and conducting health camps and supporting children education. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sorini senantiasa memiliki kepedulian terhadap tanggung jawab lingkungan dan sosial dan terus melakukan investasi serta melakukan pengawasan operasional agar tetap patuh dengan undang-undang Lingkungan yang berlaku. Kami juga secara aktif terlibat dengan masyarakat yang berada di lingkungan Perusahaan melalui penyediaan lapangan kerja, pembagian produk sampingan, serta mengadakan kegiatan kesehatan dan mendukung peningkatan pendidikan anak. Pada area perkebunan plasma, pelaksanaan tanggung jawab tersebut kami wujudkan dalam bentuk peningkatan produktifitas, mengupayakan berbagai metode serta pembelian hasil panen dengan harga yang wajar sekaligus memberikan bantuan pendanaan untuk meningkatkan hasil tanaman. Menatap Kedepan Sorini telah berhasil mengakhiri tahun 2008 dengan perolehan kinerja keuangan serta momentum usaha yang sangat memuaskan. Kami berhasil menjalankan strategi yang tepat dan berfokus pada integrasi vertikal, pertumbuhan volume, efisiensi yang lebih baik dalam menekan biaya serta meningkatkan produktifitas. Tahun 2009 tidak dapat dipungkiri merupakan tahun yang penuh tantangan walaupun Pemerintah telah mencanangkan berbagai program penanggulangan. Namun kami percaya bahwa industri dan permintaan pasar akan tetap bertahan, oleh karenanya kami bertekad untuk mempertahankan kinerja yang telah kami capai pada tahun ini. Ke depan, kami akan semakin mendorong jajaran manajemen dan karyawan untuk bekerja lebih keras lagi, mengingat keadaan pasar dunia yang masih diwarnai dengan tantangan dan berbagai perubahan. Melalui kesempatan ini, kami sampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh karyawan atas komitmen serta dedikasi yang telah disumbangkan terhadap keberhasilan Perusahaan di tahun 2008. Kami juga menghaturkan penghargaan kepada para pelanggan, pemasok, bankir, agen serta seluruh pemegang saham atas dukungan yang selama ini diberikan kepada Perusahaan. In the Plasma plantations cultivated by the Company, emphasis is paid on improving productivity, employing comprehensive means and compensating the farmers in a fair manner at the same time providing financing channels for cultivating the crop. Looking Ahead Sorini ended 2008 with excellent financial results and business momentum. We have a clearly defined strategy in place, with focus on upward integration, product volume growth and better efficiency to reduce costs & improve productivity. 2009 will undoubtedly be a difficult year despite the various Governmental programs declared. However it is clear that the Industry and markets we serve will continue to be resilient in terms of demand and the Company is expected to maintain its performance in this year. As we move forward in today’s challenging and rapidly changing global market place, greater demands will be placed on Management and employees at all levels. We wish to thank all Sorini employees for their commitment and efforts for the excellent performance achieved in the year 2008. We wish to express appreciation for our customers, suppliers, bankers, agents and shareholders for their support. On behalf of the board of directors, Atas nama Dewan Direksi Haryanto Adikoesoemo President Director Presiden Direktur 022 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t board of directors 023 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Haryanto Adikoesoemo President Director Presiden Direktur Haryanto Adikoesoemo is the Company’s President Director since 1990 is currently the Group President Director of PT AKR Corporindo Tbk since 1992. As the President Director of the Company, Haryanto Adikoesoemo plays a vital role in leading and providing strategic direction for the Company while ensuring that the corporate goals are aligned with stakeholder expectations. He is also responsible for engaging in partnerships and alliances while effectively leading and directing the Board of Directors. In addition to this, the President Director oversees and ensures that effective financial and investment decisions are made and Good Corporate Governance practices are applied throughout the organization. Haryanto Adikoesoemo concurrently holds the position as the Chairman of Khalista Chemical Industry Ltd., China since 2003. He has completed the Executive Management Program from the prestigious Harvard Business School in the US (1991-1993) and has a Bachelor of Sciences degree from the University of Bradford in the UK (1983). Haryanto Adikoesoemo is also active in the business and social networks through his role as the Deputy Chairman of the Indonesian PubliclyListed Companies Association (2005-2011) (AEI), a member of the Indonesian Chapter of the Young President’s Organization, a member of the Young Presidents International Organization, and as an Executive Committee Member of the Business Office Ministry since 2003. Haryanto Adikoesoemo menjabat sebagai Presiden Direktur Perusahaan dan juga CEO Kelompok Usaha AKR sejak tahun 1992. Beliau menjalankan peranan yang penting dalam perusahaan dan telah berhasil membawa perusahaan ke arah perkembangan bisnis global dan menjadi pemain terbesar di Asia Pasifik, sekaligus menjadi perusahaan manufaktur Sorbitol kedua terbesar di dunia. Sebagai Presiden Direktur Perusahaan, Haryanto Adikoesoemo memegang peran kunci dalam memimpin dan mengendalikan arahan strategis perusahaan dan memastikan keselarasan arahan tersebut dengan harapan pemegang saham. Beliau juga bertanggung jawab untuk memupuk kerjasama serta aliansi tersebut dan pada saat yang bersamaan memimpin jajaran Direksi. Lebih jauh lagi, Presiden Direktur juga mengawasi serta memastikan bahwa keputusan keuangan dan investasi yang diambil merupakan keputusan yang efektif dan bermanfaat serta tunduk pada prinisip-prinsip tata kelola perusahaan. Beliau juga bertanggunggung jawab untuk mengembangkan dan memupuk kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh para pemangku kepentingan, sekaligus, memastikan perkembangan kemampuan sumber daya manusia yang berkesinambungan. Haryanto Adikoesoemo, pada saat ini memegang jabatan sebagai Presiden Komisaris Khalista Chemical Industry Ltd., China sejak tahun 2003. Beliau menyelesaikan Executive Management Program di Harvard Business School di Amerika Serikat (1991-1993) dan meraih gelar Bachelor of Sciences dari University of Bradford, UK pada tahun 1983. Beliau juga aktif dalam jaringan bisnis dan sosial melalui peran dan jabatannya sebagai Wakil Ketua Asosiasi Perusahaan Terbuka Indonesia (2005-2011), anggota dari Young President International Organization, dan sebagai anggota Komite Eksekutif dari Business Council Ministry sejak tahun 2003. Kanwarlal Motilal Chopra Director Direktur Kanwarlal Motilal Chopra was appointed to the Board of Directors in 2006 and is the Chief Executive Officer (CEO) of the Company. He was a member of the Board of Directors of PT AKR Corporindo Tbk (1997-2006) and has over 30 years of experience in industry and has worked in Senior Management positions in Indonesia since 1989. He previously served as a Senior Vice President and nominated Joint CEO with PT Indo Bharat Rayon, Indonesia (1989-1997). Kanwarlal Motilal Chopra has a degree in Commerce and Law and an MBA from the prestigious University of Chicago’s Graduate School of Business in the USA where he graduated with honors. Kanwarlal Motilal Chopra is a member of the Institute of Chartered Accountants of India and is lifetime member of Beta Gamma Sigma, an International Honor Society that is accredited by the Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB). Kanwarlal Motilal Chopra diangkat sebagai anggota Direksi pada tahun 2006 dan pada saat ini menjabat sebagai CEO dan Managing Director Perusahaan. Sebelumnya beliau menjabat sebagai CFO kelompok perusahaan dan merupakan anggota Dewan PT AKR Corporindo Tbk (1997-2006). Beliau memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman dalam industri ini dan telah menjabat berbagai posisi Manajemen Senior di Indonesia sejak tahun 1989. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Senior Vice President dan dinominasikan untuk menjadi CEO gabungan pada PT Indo Bharat Rayon, Indonesia (1989-1997). Kanwarlal Motilal Chopra meraih gelar kesarjanaan pada bidang Perdagangan dan Hukum dan memiliki gelar MBA dari Graduate School Of Business, University of Chicago, USA yang mana beliau lulus dengan pujian. Kanwarlal Motilal Chopra adalah anggota dari The Institute of Chartered Accountants of India dan merupakan anggota seumur hidup Beta Gamma Sigma, sebuah International Honor Society yang mendapatkan pengesahan dari Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB) 024 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t F.A Winarno Iwan Sutejo Director Direktur F.A. Winarno Iwan Sutejo was appointed to the Board of Directors in 2007 and previously served as a Commercial Division Head. He brings to the Board valuable expertise and experience in marketing through his previous senior managerial positions which include Head of Marketing for both Sampoerna Bank and Subentra Bank prior to joining AKR in 1994 as a Special Projects Officer. He has a degree in Geophysics and Meteorology from the Bandung Institute of Technology (ITB). F.A. Winarno Iwan Sutejo is designated as the Company’s Marketing Director. F.A. Winarno Iwan Sutejo diangkat sebagai anggota Direksi pada tahun 2007 yang mana sebelumnya Beliau menjabat sebagai Kepala Divisi Commercial . Beliau menyumbangkan keahlian serta pengalaman yang bermanfaat sebagai anggota Direksi melalui pengalamannya sebagai Head of Marketing Bank Sampoerna dan Bank Subentra sebelum bergabung dengan AKR pada tahun 1994 sebagai Special Project Officer. Beliau meraih gelar Sarjana di bidang Geofisika dan Meteorologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB). F.A. Winarno Iwan Sutejo menjabat sebagai Direktur Pemasaran perusahaan. Moeljono Tedjo Director Direktur Moeljono Tedjo joined the Board of Directors in 2007 and concurrently is the Head of the Manufacturing Division. He brings to the Board valuable experience and expertise in manufacturing and had previously worked as a Production Manager and Plant Manager for PT Sorini Towa Berlian Corporindo till 2006. He began his career with Sorini since 1995 as a Production Supervisor and has a degree in Chemical Engineering from the Nara National College of Technology in Japan (1994). Moeljono Tedjo is the Director responsible for the Company’s Techno-Commercial activities. Moeljono Tedjo bergabung sebagai anggota Direksi pada tahun 2007 dan pada saat ini menjabat sebagai Kepala Divisi Manufacturing. Beliau membawa pengalaman serta keahlian yang bermanfaat bagi perusahaan dan sebelumnya menjabat sebagai Manajer Produksi dan Manajer Pabrik Sorini Towa Corporindo sampai pada tahun 2006. Beliau memulai karirnya bersama Sorini sejak tahun 1995 sebagai Supervisor Produksi. Beliau meraih gelar keserjanaan dalam bidang Teknik Kimia dari Nara National College of Technology in Japan (1994). Moeljono Tedjo sekarang bertanggung jawab atas kegiatan TechnoCommercial Perusahaan. Dhoka Sunit Kumar Director Direktur Dhoka Sunit Kumar joined the Board of Directors in 2007. Prior to this, he served as the Group Advisor for Sorini Corporation from 2001 up to 2007. His previous experience included being the Head of Finance and Commerce for Prilla 2000 Ltd based in South Africa and as Finance Manager for Elegant Textile Industry in 1994-1998. He has a degree in Commerce from the University of Rajasthan in India (1987) and has an MBA from the University of Leicester in the UK (2006). He is also a member of the Institute of Chartered Accountants of India since 1991. Dhoka Sunit Kumar is designated as Company’s finance director. Dhoka Sunit Kumar bergabung sebagai anggota Direksi pada tahun 2007. Sebelumnya, Beliau menjabat sebagai Group Advisor untuk Sorini Corporation dari tahun 2001 sampai pada tahun 2007 dan juga sebagai Kepala Keuangan dan Perdagangan untuk Prilla 2000 Ltd yang berbasis di Afrika Selatan, juga sebagai Manajer Keuangan di Elegant Textile Industry pada tahun 1994-1998. Beliau meraih gelar dalam bidang Perdagangan dari University of Rajasthan di India pada tahun 1987, dan memiliki gelar MBA dari University of Leicester in the UK (2006). Beliau juga merupakan anggota Institute of Chartered Accountant India sejak tahun 1991. Dhoka Sunit Kumar sekarang menjabat sebagai Direktur Keuangan Perusahaan. 025 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E operational review operating income +80% In the year 2008, Sorini delivered record sales and profit, even as a global economic slowdown began to take hold 026 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Walaupun dihadapkan pada krisis ekonomi global, Sorini mencatatkan rekor penjualan dan profit tertinggi pada tahun 2008 c o m m i t t ed operat iona l e x c e lle n c e TINJAUAN Walaupun dihadapkan pada krisis ekonomi global, Sorini mencatatkan rekor penjualan dan profit tertinggi pada tahun 2008. Penjualan Starch Sweeteners Sorini pada tahun tersebut mencatat penjualan volume tertinggi dengan peningkatan profit sebesar 51% dibandingkan 2007, menjadi Rp 142,5 miliar di tahun 2008. Peningkatan kinerja ini didorong oleh kenaikan volume, kenaikan harga jual dan pengendalian biaya. Tinjauan Pasar Sorini terus memasok produk-produknya ke industri penghasil barang barang kebutuhan konsumsi. Indutri tersebut tidak terlalu banyak mengalami perubahan permintaan pasar. Upaya Sorini dalam menitikberatkan pengembangan pasar domestik telah membawa hasil yang positif, dimana pendapatan penjualan domestik tahun 2008 meningkat sebesar 58%, menjadi Rp 562 miliar, dibandingkan dengan Rp 357 miliar pada tahun 2007. Sorini juga melakukan upaya pengembangan ekspor, dimana pendapatan penjualan ekspor tahun 2008 meningkat sebesar 36% menjadi Rp 930 miliar, dibandingkan dengan Rp 684 miliar pada tahun 2007. Secara keseluruhan, penjualan domestik dan ekspor masing-masing memberikan kontribusi sebesar 38% dan 62% dari total pendapatan penjualan. Volume penjualan tahun 2008 meningkat menjadi 287.587 MT, dibandingkan dengan 246.138 MT pada tahun 2007. Penjualan tepung kepada pihak ketiga juga meningkat secara signifikan yang mana hal ini merupakan sumber baru pendapatan bagi Perusahaan. t o OVERVIEW In the year 2008, Sorini delivered record sales and profit, even as a global economic slowdown began to take hold. Sorini’s starch sweeteners were sold in record volumes, while profit increased substantially by 51% to Rp 142.5 billion in 2008 over 2007. This performance improvement is mainly due to increase volume, higher selling price and cost controls. Market Review Sorini supplies its products to the consumer goods manufacturers, who in turn face negligible demand variations in adverse market situations. Sorini’s emphasis on further developing the domestic market showed positive results where domestic sales revenue increased 58% to reach Rp 562 billion in 2008 as compared to Rp 357 billion in 2007. Also continuing its export efforts, export sales revenues increased by 36% to Rp 930 billion compared to Rp 684 billion in 2007. Overall domestic sales accounted for 38% while exports accounted for 62% of total sales revenue. The sales volume increased to 287,587 MT in 2008 as compared to 246,138 MT in 2007. Also the Company’s starch sales to external parties has been growing significantly, proving to be a new source of earnings. 027 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Dom es tic & E x p o r t S a l e s Vo l u m e Penjualan D om e st i k & E k spor Region Wilayah Domestic Domestik Export Sales Ekspor Total Sales Jumlah Penjualan 2008 125,234 2007 94,348 33% 162,353 151,790 7% 287,587 246,138 17% Demand for Sorini’s key product, Sorbitol, grew both in the core export markets and in Indonesia. The Company exported its goods to more than 70 countries in 2008 and this number is expected to grow. The Company has been focusing to broaden its reach to diversify its client portfolio by approaching new clients in different parts of the world. The Company has increased its presence from the Middle Eastern to South American markets to capture better value for its products. Permintaan terhadap produk utama Sorini, Sorbitol, mencatat pertumbuhan baik di pasar ekspor utama maupun di Indonesia. Perusahaan telah mengekspor ke lebih dari 70 negara pada tahun 2008, dan angka ini diharapkan akan terus bertambah. Perusahaan berfokus pada perperluasan pemasaran dalam rangka diversifikasi portofolio pelanggan melalui upayaupaya pendekatan Perusahaan dengan pelanggan-pelanggan baru di bagian dunia lain. Perusahaan juga telah meningkatkan keberadaannya, mulai dari pasar Timur Tengah hingga ke Amerika Selatan dengan tujuan untuk menangkap peluang yang lebih baik dalam pemasaran produk-produknya. Investasi Pengembangan Kapasitas dan Penghematan Biaya Untuk meningkatkan kapasitas dari produkproduk bernilai tinggi seperti Starch Sweeteners, manajemen melakukan upaya perluasan kapasitas produk Maltose dan Maltodextrine dengan membangun pabrik baru. Pabrik ini diharapkan sudah mulai berproduksi pada semester kedua 2009 dan mampu melipatgandakan produksi Maltose dan Maltodextrine. Disisi pengadaan bahan baku, Perusahaan telah membuka satu perkebunan singkong yang baru guna meningkatkan kapasitas bahan baku pembuat tepung. Total pengeluaran belanja modal tahun 2008 adalah Rp 87 miliar, yang terdiri dari dari berbagai proyek untuk menunjang efisiensi produksi serta penambahan kapasitas atas berbagai produk bernilai tinggi, akuisisi lahan untuk perkebunan baru dan perbaikan-perbaikan lainnya pada fasilitas produksi lainnya. Pada tahun 2009, Perusahaan akan mampu mendanai program perluasannya sekaligus melakukan pemangkasan biaya, mengingat seluruh sumber keuangan dan pendanaan telah tersedia. Capacity Expansion & Cost Saving Investments To increase capacity of high value products like Starch Sweeteners, the management undertook capacity expansion of its Maltose & Maltodextrine products by setting up a new plant. This plant is expected to come onstream by second half of 2009 and double the current production capacity of these products. On its raw material procurement side, the Company is setting up a new Cassava plantation company to increase its in-house starch sourcing capacity. The total capital expenditure for 2008 was a total Rp 87 billion which comprised of the ongoing production efficiency projects as well as capacity expansion of high value products, land acquisition for a new plant and other improvements in the existing manufacturing facilities. In 2009 the Company will be able to fund its expansion programs as well as cost cutting initiatives with its internal accrual and funding already arranged. 028 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Sa le s C o m p o si t i o n b y P ro d u c t (M T ) Ko mposis i P e n j u a l a n 2008 Sorbitol & Starch Sweeteners Sorbitol & Starch Sweeteners Tapioca Starch Tepung Tapioka Starch Sweetener Turunan Tepung Lainnya Total Sales Volume Jumlah Penjualan Volume 193,793 2007 178,362 9% 39,537 22,588 75% 54,257 45,188 20% 287,587 246,138 17% Coal boiler installation to reduce steam cost already installed and expected to be operational by early 2009. Steam Reformer plant to get cheaper hydrogen is expected to finish by end of 2009. Pemasangan coal boiler yang bertujuan untuk mengurangi biaya steam telah selesai dipasang dan diharapkan dapat mulai beroperasi pada awal tahun 2009. Fasilitas Steam reformer yang bertujuan untuk memperoleh hidrogen yang lebih murah diharapkan selesai sebelum akhir 2009. Perusahaan juga terus melakukan upayaupaya untuk de-bottlenecking untuk meningkatkan efisiensi produksi serta menerapkan langkah-langkah penurunan biaya. Perluasan kapasitas dilakukan tanpa perlu menambah tenaga kerja dari jumlah pekerja yang sudah ada saat ini. Efisiensi Biaya Lain Perusahaan mengekspor 62% hasil produksinya ke lebih dari 70 negara diseluruh dunia pada tahun 2008. Perusahaan memetik keuntungan dari krisis ekonomi yang terjadi dimana biaya pengiriman international baik untuk harga ekspor dan harga impor tepung tapioka mengalami penurunan secara siginifikan. Dengan tingginya volume ekspor dan impor, Perusahaan melakukan negosiasi dengan perusahaan pelayaran untuk mendapatkan tarif terbaik bagi biaya pengiriman. Disamping itu, harga kemasan juga menurun karena rendahnya permintaan dan harga komoditas, sehingga Sorini dapat memetik keuntungan dari rendahnya harga tersebut. Bahan Baku Pada tahun 2008, ketika pasar keuangan mengalami fluktuasi, harga tepung tapioka, bahan baku utama bagi Sorini, juga ikut terimbas. Dengan pemilihan waktu yang tepat dan pembelian dengan volume yang tinggi, Sorini memiliki posisi tawar yang tinggi, sehingga harga bahan baku yang dibutuhkan dapat ditekan rebih rendah jika dibandingkan dengan harga pasaran, Seperti telah disebutkan diatas, Sorini akan terus The Company continues to employ several de-bottlenecking exercises to improve production efficiency and also implemented efforts to reduce cost to a minimum. The capacity expansions are being carried out without adding any significant manpower to the existing workforce. Other Cost Efficiencies The Company exports 62% of goods to over 70 countries in the world in 2008. The Company benefited from the economic slowdown as the international freights costs for both exports as well as Tapioca Starch imports reduced significantly. The Company negotiated with shipping lines to leverage its high volume exports and imports to avail the best quotes for its cargo. Also the packaging prices reduced due to lower demand and lower commodity prices and Sorini benefited from these lower prices. Raw Material In 2008, as the financial markets witnessed significant fluctuations, the key raw material for Sorini: Tapioca starch prices were also affected. In view of its better timing and higher volume purchases, the cost of raw material for Sorini, given its high bargaining power, has been lower than prevailing market prices. This has contributed positively towards Sorini’s performance, as mentioned above, Sorini continued on its vertical 029 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E integration strategy of increasing its in-house starch production capacity and planning construction of a new Tapioca starch plant in Lampung, to add 250MT/day to its inhouse capacity. This plant is expected to be operational by second half of 2010. The existing starch plants contributed 37% of the total starch requirement of Sorini and its subsidiaries. melaksanakan integrasi vertikal terpadu guna meningkatkan kapasitas produksi in house tepung dan merencanakan pembangunan pabrik tepung tapioka yang baru di Lampung untuk menambah kapasitas produksi internal sebesar 250 MT/hari. Pabrik ini diharapkan sudah dapat beroperasi pada semester kedua 2010. Pabrik tepung yang ada saat ini menyumbangkan 37% dari total kebutuhan tepung bagi Sorini dan anak-anak perusahaannya. Dalam rangka mendukung pabrik-pabrik tepung ini, Perusahaan mengupayakan berbagai skema perkebunan untuk menjamin ketersediaan pasokan singkong yang dibutuhkan untuk memproduksi tepung tapioka. Skema tersebut adalah: Inti (nucleus), perkebunan plasma dan bagi hasil. Sorini berharap untuk dapat memenuhi sekitar 50% dari kebutuhan singkong melalui perkebunan plasma atau perkebunan sendiri. Secara keseluruhan, Sorini akan memanfaatkan sekitar 7.000 hektar lahan penanaman singkong pada akhir 2009 dengan berbagai macam skema. Sorini juga terus mengembangkan kerjasama dengan masyarakat petani setempat untuk meningkatkan hasil tepung tapioka yang dilakukan melalui bantuan pendanaan, pengetahuan teknis, perlengkapan perkebunan seperti bibit, pupuk, peralatan dan juga menjamin pembelian panen produksi mereka dengan harga yang wajar. Strategi ini pada akhirnya akan membantu Sorini menkean biaya produksi dan mengurangi ketergantungan kepada pemasok tepung. In order to support these starch plants, the Company employed several farming schemes to secure the cassava roots supply necessary to produce Tapioca starch. The schemes are: Inti (Nucleus), Plasma Farming, Profit Sharing. Sorini expects to have approximately 50% of its cassava needs from its own plasma / plantation sources. In total Sorini will have about 7,000 hectares of land for Cassava cultivation at the end of 2009 under various schemes. Sorini also continued to develop cooperation with local farming communities to enhance the yield of Tapioca starch by providing financing, technical know-how, farming supplies like seed, fertilizers, equipments as well as secured procurement orders at fair market prices for their produce. This strategy in turn helps Sorini to reduce its production cost as well as reduce its reliance on external starch suppliers. 030 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Through this continuous vertical integration with plantation projects, Sorini expects to maintain its competitive advantage for both domestic and international markets. Sorini continues to work with leading academic institutions to identify new techniques of farming, soil fertility enhancements, identifying soil erosion prevention measures as well as increase the yield of cassava crops for the farmers. Melalui integrasi vertikal yang berkesinambungan dalam berbagai proyek perkebunan, Sorini berharap dapat menjaga keunggulan daya saing, baik untuk pasar domestik dan luar negeri. Sorini terus bekerja sama dengan lembaga pendidikan terkemuka untuk mencari teknik perkebunan baru, peningkatan kesuburan tanah, mengidentifikasi upaya pencegahan erosi tanah, peningkatan hasil panen singkong bagi para petani serta menerapkan metode terbaik di perkebunan. 031 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E financial review net income + 51% Sorini had a successful year in 2008 despite the prevailing economic condition 032 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Dengan kondisi perekonomian saat ini, Sorini tetap dapat meraih sukses sepanjang tahun 2008 c o m m i t t ed t o delivering sustainable growth Sorini delivered sustainable growth in terms of sales revenue and margins while reenforcing its position as a leading exporter of starch products and sweeteners on the world stage. Sorini along with its affiliated companies is the largest Sorbitol producer in the Asia Pacific region and second largest in the world. Sorini supplies to various multinational companies in over 70 countries. In 2008, the Company booked net profit Rp 142.5 billion, representing a growth of 51% over 2007. Revenue Consolidated sales increased to Rp 1,493.2 billion in 2008 from RP 1,042.5 billion in 2007 or growth of 43%. Sales volume grew by 17%, to 287,587MT in 2008 from 246,138MT in 2007. The average selling price of Sorini’s products increased 23% in 2008 to reach Rp 5,192/kg from Rp 4,235/kg in 2007. Sales revenue in domestic and international markets increased by 58% and 36% respectively. Sales revenue from exports accounted for 62% i.e. Rp 930,5 billion and 38% i.e. Rp 562.7 billion from domestic sales. Sorbitol sales increased 9% by volume and 37% by value to Rp 1,099.5 billion. Sorbitol was the largest contributor, 73%, to total sales revenue in 2008, while the combined revenues from starch and its other sweetener contributed 27% to total sales or Rp 393.7 billion. The higher sales growth in starch and starch sweetener was the result of increasing focus on domestic market and consistent demand in the pharmaceutical, food & beverages, baby food and other industries and tapping new markets for exports. Sorini terus mempertahankan pertumbuhan pendapatan penjualan dan laba penjualan serta memantapkan posisinya sebagai eksportir produk starch dan starch sweeteners utama di dunia. Sorini beserta perusahaan afiliasinya merupakan produsen Sorbitol terbesar di Asia Pasifik dan terbesar kedua di dunia, Sorini memasok ke berbagai perusahaan multi-nasional di 70 negara. Di tahun 2008, Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 142,5 miliar, tumbuh 51% dari tahun 2007. Pendapatan Penjualan konsolidasi tahun 2008 tumbuh sebesar 43% menjadi Rp 1.493,2 miliar dari Rp 1.042,5 miliar di tahun 2007. Volume penjualan tahun 2008 tumbuh sebesar 17% menjadi 287,587MT dari 246,138MT di tahun 2007. Harga jual rata-rata produk Sorini meningkat 23% di tahun 2008 mencapai Rp 5,192/kg dari Rp 4,235/kg di tahun 2007. Pertumbuhan pendapatan penjualan di pasar domestik meningkat sebesar 58% sementara di pasar internasional meningkat sebesar 36%. Pendapatan penjualan dari hasil ekspor tercatat sebesar 62% yaitu sebesar Rp 930,5 miliar dan 38%, Rp 562,7 miliar dari penjualan domestik. Volume penjualan Sorbitol tumbuh sebesar 9% dan nilai penjualan meningkat 37% menjadi Rp 1.099,5 miliar. Sorbitol merupakan kontributor terbesar, menyumbang 73% dari total pendapatan penjualan di tahun 2008, sementara pendapatan dari produk starch dan turunannya memberikan kontribusi 27% dari total penjualan yaitu sebesar Rp 393,7 miliar. Pertumbuhan penjualan produk starch dan turunannya dihasilkan atas fokus penjualan di pasar domestik serta adanya permintaan tetap dari industri farmasi, makanan dan minuman, makanan bayi serta industri lainnya dan penambahan pasar baru untuk ekspor. 033 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E R ev enue ( in b illio n r u p ia h ) p end ap a ta n ( dalam m iliar r upiah) 1600 1400 1200 1000 800 600 400 200 0 57 6 711 806 1,042 1,49 3 Sal es Vol ume (MT) Vol ume Penj ual an ( M T ) 300 250 200 150 100 50 184 193 246 215 288 20 04 2005 2006 2007 20 0 8 0 2004 2005 2006 2007 2008 The other products that showed considerable improvement were Maltose syrup and Maltodextrine which saw a growth in volume of 28% each and value growth of 30% and 52% respectively. These are the high value products used for confectionary and other food products where Indonesia has significant market potential for these products. Hence Sorini is in the process of increasing its manufacturing capacity for both Maltose and Maltodextrine products. Produk lain yang juga menunjukkan peningkatan adalah Maltose syrup dan Maltodextrine yang membukukan pertumbuhan volume masing-masing sebesar 28% dan pertumbuhan penjualan masingmasing sebesar 30% dan 52%. Produk ini banyak digunakan dalam kembang gula serta produk makanan lainnya dan Indonesia merupakan pasar yang potensial untuk produk ini. Saat ini, Sorini sedang dalam proses peningkatan kapasitas manufaktur untuk kedua produk Maltose dan Maltodextrine. Harga Pokok Penjualan Sepanjang tahun 2008, Perusahaan telah melakukan berbagai usaha untuk mempertahankan laba kotor dengan meningkatkan efisiensi produksi, pembelian bahan baku utama seperti starch dan bahan kimia lainnya pada waktu yang tepat. Harga pokok penjualan tumbuh menjadi Rp 1.031,3 miliar di tahun 2008 dari Rp 740,5 miliar di tahun 2007. Laba kotor membukukan pertumbuhan sebesar 53% di tahun 2008 meningkat dibandingkan di tahun 2007. Marjin laba kotor meningkat menjadi 31% dari 29% di tahun 2007. KINERJA USAHA Laba Usaha Laba usaha di tahun 2008 meningkat signifikan menjadi Rp 289,3 miliar atau naik sebesar 80% dari tahun 2007, sebagai akibat dari kontrol yang baik atas beban penjualan dan skala ekonomi. Peningkatan laba usaha ini didukung oleh turunnya biaya kargo. Beban Umum dan administrasi meningkat sesuai dengan remunerasi yang didasarkan pada kinerja yang berdampak pada peningkatan gaji dan upah. Cost Of Goods Sold (COGS) During 2008, there was considerable effort from the Company to sustain the gross margin by increasing the production efficiencies, timing the purchase of major raw materials like Starch and necessary chemicals. The COGS Increased to Rp 1,031.3 billion in 2008 from Rp 740.5 billion in 2007. Gross profit saw an increase of 53% in 2008 over 2007 performance. The Gross margin for 2008 experienced a slight increase to 31% compared to 29% of 2007. OPERATING PERFORMANCE Operating Income Operating Income in 2008 rose significantly higher to Rp 289.3 billion or 80% higher than 2007, due to better control on selling expenses and availing of economies of scale. Operating income increase was aided by the reduction in transportation freight charges. General and Administration expenses rose in view of performance based remunerations contributing to the salaries and wages expenses increase. 034 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Ex ch an ge Ra t e I D R Nilai Tuka r ID R Rp Per USD SGD JPY EUR December 31, 2008 10,950 7,607 121 15,432 December 31, 2007 9,419 6,502 83 13,760 16% 17% 46% 12% OTHER INCOME (EXPENSES) Interest Income (Expenses) Sorini interest expenses increased significantly reflecting the borrowings to fund the working capital requirements as well as the fixed asset investments for capacity expansion and cost saving investments. The net interest expense amounted to Rp 28.8 billion in 2008 as compared to Rp 9.1 billion in 2007. Gain (Loss) On Foreign Exchange – Net Due to the global economic situation, the Indonesian rupiah depreciated significantly towards the end of 2008. Sorini converted most of its foreign exchange loans into local currency anticipating volatility in the financial markets just before the significant depreciation of the Indonesian rupiah. Though a significant portion of Sorini’s earnings is in US Dollars, one of Sorini’s subsidiaries had foreign exchange exposure in terms of short term loans, which resulted in unrealized Foreign exchange loss. The Indonesian rupiah depreciated to Rp 10,950/ US Dollar on 31 December 2008 from Rp 9.419/US Dollar on 31 December 2007. Other Income Income in 2008 increased Rp 6.9 billion in 2008 over Rp 5.3 billion in 2007. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN Pendapatan (Beban) Bunga Beban bunga Sorini meningkat secara signifikan sebagai akibat dari pinjaman untuk pendanaan modal kerja serta investasi aktiva tetap dalam upaya peningkatan kapasitas produksi dan penghematan biaya. Jumlah beban bunga bersih adalah sebesar Rp 28,8 miliar di tahun 2008 dibandingkan tahun 2007 sebesar Rp 9,1 miliar. Laba (Rugi) Selisih Kurs - bersih Menghadapi situasi perekonomian global, kurs mata uang Rupiah turun signifikan hingga akhir tahun 2008. Sebelum hal ini terjadi, Sorini mengkonversi hampir seluruh pinjaman dalam mata uang asing kedalam mata uang lokal sebagai antisipasi menghadapi ketidakstabilan di pasar uang. Salah satu anak perusahaan Sorini yang memiliki pinjaman jangka pendek dalam mata uang asing mengalami jatuhnya nilai tukar yang cukup signifikan. Pada 31 Desember 2008, turunnya kurs mata uang rupiah sampai Rp 10.950/US Dollar dari Rp 9.419/US Dollar pada 31 Desember 2007. Pendapatan Lain Pendapatan lain-lain Perusahaan pada tahun 2008 naik 30%, mencapai Rp 6,9 miliar atau meningkat Rp 5,3 miliar dibandingkan tahun 2007. Pendapatan Bersih Pendapatan Bersih setelah pajak dan hak minoritas mengalami kenaikan menjadi Rp 142,5 miliar di tahun 2008 dari Rp 94,2 miliar dibadingkan dengan tahun 2007. Menunjukkan peningkatan sebesar 51% dari tahun 2007 dalam situasi perekonomian saat ini. Net Income Net income after tax and minority interest increased to Rp 142.5 billion in 2008 as compared to Rp 94.2 billion in 2007.This represents an increase of 51% over 2007 performance in the prevailing economic conditions. 035 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Earnings Per Share (EPS) The basic EPS for Sorini went up by 51% to Rp 158.15 in 2008 as compared to Rp 104.65 in 2007 reflecting the strong growth in earnings by Sorini. BALANCE SHEET Current Assets Cash And Cash Equivalent Cash balances as at 31st December 2008 stood at Rp 51.9 billion as compared to Rp 51.5 billion as at 31st December 2007. The Company is continuously putting in efforts to manage its Cash funds in the most ideal and effective manner. Trade Account Receivables Trade receivables increased 18.6% to Rp 174.6 billion as at 31st December 2008 as compared to Rp 147.2 billion as at 31st December 2007, reflecting an increase in business activities. The Days Of Sales Outstanding (DSO) was reduced from 51.5 days in 2007 to 42.7 days in 2008 reflecting the effectiveness of receivables collection and tighter credit policy implementation. Laba per Saham Laba per saham-Dasar Sorini meningkat 51% menjadi Rp 158,15 di tahun 2008 dari Rp 104,65 dibandingkan tahun 2007, yang menunjukkan pertumbuhan laba Sorini. NERACA Aktiva Lancar Kas dan Setara Kas Posisi kas pada 31 Desember 2008 sebesar RP 51,9 miliar dibandingkan dengan 31 Desember 2007 yaitu Rp 51,5 miliar. Perusahaan terus berupaya mengelola dana dalam bentuk kas secara ideal dan efektif. Piutang Dagang Pada 31 Desember 2008 piutang dagang Perusahaan mengalami peningkatan sebesar 18,6% menjadi Rp 174,6 miliar dari Rp 147,2 miliar dibandingkan pada 31 Desember 2007, yang merupakan akibat dari peningkatan aktifitas usaha. Hari rata-rata piutang berkurang dari 51,5 hari di tahun 2007 menjadi 42,7 hari mencerminkan efektifitas dari penagihan piutang dan pengetatan pengelolaan kredit. C u r re n t R a t i o (R p b i l l i o n ) Rasio Lanc a r ( Rp m i l i a r) December 31, 2008 Current Assets Aktiva Lancar Current Liabilities Kewajiban Lancar Current Ratio (times) Rasio Lancar (kali) 735.4 439.7 1.67 December 31, 2007 552.9 305.9 1.81 33% R e v e nue s by Produc t s Pe n d a p a t a n b e rd a s a r k a n Pro d uk 2008 44% Sorbitol 74% Starch Sweetener 16% Tapioca Starch 10% 2007 Sorbitol 78% Starch Sweetener 17% Tapioca Starch 5% 036 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Inventories To cater to the sales orders in hand, Sorini secures its raw material in a timely manner during the harvest season which results in higher inventory levels in the procurement period. The inventory increased to Rp 476.7 billion as at 31st December 2008 from Rp 299.3 billion as at 31st December 2007. These inventory level allowed Sorini to manage its raw material cost during the year. The Company during the first semester of 2009 shall reduce its inventory levels. Persediaan Untuk memenuhi pesanan yang ada, Sorini menjaga ketersediaan bahan baku yang berakibat meningkatnya persediaan dan memastikan ketepatan waktu dalam pembelian starch. Posisi persediaan mengalami peningkatan yang signifikan di 31 Desember 2008 yakni sebesar Rp 476.7 miliar dibanding tahun sebelumnya Rp 299.3 miliar. Dengan posisi persediaan ini Sorini mampu menjaga biaya bahan baku dibawah harga pasar sepanjang tahun. Di akhir tahun 2008, Perusahaan berupaya menurunkan posisi persediaan dan hasil yang signifikan diharapkan tercapai pada awal tahun 2009. Rasio Lancar Perusahaan mampu mempertahankan rasio lancar untuk memastikan likuiditas operasional dan memenuhi kewajiban jangka pendek. Rasio Lancar untuk tahun 2008 adalah 1,67. Total Aktiva Total aktiva per 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp 1,111 miliar, peningkatan 32% dibanding Rp 842,5 miliar yang tercatat pada 31 Desember 2007. Kenaikan ini terjadi akibat bertambahnya kebutuhan modal kerja Perusahaan, termasuk persediaan dan tambahan dana untuk penambahan kapasitas produksi serta penghematan biaya. Rasio perputaran aktiva pada tahun 2008 tercatat sebesar 1,34 x sementara pada tahun 2007 tercatat 1,24 x. Sa le s Volume by Produc t ( MT) Current Ratio The Company maintained a healthy current ratio to ensure liquidity in its operations and meet its obligations. The current ratio for 2008 was 1.67. Total Assets Total assets as of December 31, 2008 stood at Rp 1,111 billion, an increase of 32% compared to Rp 842.5 billion as of December 31, 2007. This increase represents higher working capital employed, including inventory as well as investment in fixed assets to increase capacity and enhance cost savings. Total assets turnover ratio in 2008 was 1.34 x compared to 1.24 x in 2007. Tr ad e Ac c o u n t s R e c e i v a b l e (R p b i l l i o n) Piut ang Daga n g ( Rp m i l i a r) December 31, 2008 Trade Receivable - third parties Piutang Dagang – pihak ketiga Trade Receivable Affiliated parties Piutang Dagang Afiliasi Total Receivables Piutang Dagang 154.4 Vo lu m e Pe n ju a la n b e rd a s a r k a n Pro d u k (M T ) December 31, 2007 97.1 59% 2008 Sorbitol 67% 20.2 50.1 (60%) Starch Sweetener 19% Tapioca Starch 14% 174.6 147.2 19% 2007 Sorbitol 72% Starch Sweetener 18% Tapioca Starch 9% 037 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E CURRENT LIABILITIES Trade Accounts Payable & Other Payables The trade accounts payable decreased by 42% to Rp 39.4 billion as at 31st December 2008 as compared to Rp 68.1 billion as at 31st December 2007, Short-Term Bank Loans Short-term bank loans as at 31st December 2008 increased to Rp 290.6 billion over Rp 142.6 billion as at 31st December 2007. These loans were drawn to fund the additional working capital requirements in terms of starch inventory and increased sales volume. Sorini realigned its short term obligations and converted some of US Dollars into Indonesia Rupiah loans to hedge against foreign exchange volatility. KEWAJIBAN LANCAR Hutang Dagang Penurunan hutang dagang sebesar 42% menjadi Rp 39,4 miliar pada 31 Desember 2008 dibandingkan Rp 68,1 miliar pada 31 Desember 2007. Pinjaman Bank Jangka Pendek Jumlah pinjaman bank jangka pendek pada 31 Desember 2008 tercatat meningkat menjadi Rp 290,6 miliar dari Rp 142,6 miliar pada 31 Desember 2007. Pinjaman ini merupakan fasilitas modal kerja untuk pembelian persediaan starch dan peningkatan volume penjualan. Sorini menata ulang kewajiban jangka pendek dan mengkonversi pinjaman dalam US Dollar menjadi mata uang rupiah untuk mengatasi gejolak kurs mata uang asing. Pinjaman Bank Jangka Panjang Pinjaman bank jangka panjang pada 31 Desember 2008 tercatat mengalami penurunan menjadi Rp 24,7 miliar dari Rp 40,9 miliar pada 31 Desember 2007, menurun sebesar 40% dari 2007. Pinjaman bank jangka panjang ini digunakan untuk mendanai penambahan kapasitas produk maltose dan maltodextrine. Perusahaan berhasil mendapatkan sale & lease back jangka panjang untuk mesin dan peralatan yang telah dibeli demi meningkatkan efisiensi biaya. Sedangkan perjanjian pinjaman leasing jangka panjang tercatat sebesar Rp 29,9 miliar pada 31 Desember 2008. Long-Term Bank Loans & Lease Long-term bank loans as at 31st December 2008 reduced to Rp 24.7 billion as compared to 40.9 billion as at 31st December 2007 representing a drop of 40% over 2007 levels. The long-term bank loan was used to fund capacity expansion for Maltose and Maltodextrine products coal fired boiler and other equipment. The Company secured long term sale & lease back for some of its machinery and equipment in order to improve its financial portfolio. The long term lease commitments were recorded at Rp 29.9 billion as at 31st December 2008. Deb t Eq ui t y R a t i o a n d Ne t Ge a r i n g Rasio Hut a n g Te rh a da p E k u i t a s & Ne t G e a r in g 2008 Total Loan & Lease (Rp billion) Jumlah Pinjaman & Leasing (Rp miliar) Net Equity (Rp billion) Modal Bersih (Rp miliar) Debt Equity Ratio Rasio Hutang-Ekuitas Cash Balance (Rp billion) Saldo Kas (Rp miliar) Net Gearing Ratio (times) Rasio Net Gearing (kali) 374.5 2007 204 543.7 441.3 0.69 0.46 51.9 51.5 0.59 0.35 038 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t The total long term bank loan and lease amounted to Rp 54.7 billion as at 31st December 2008 as compared Rp 40.9 billion as at 31st December 2007. Debt equity ratio and net gearing With a current debt-equity ratio of 0.69 in 2008 as compared to 0.46 in 2007 reflecting the increasing in borrowing and net gearing of 0.59 in 2008 from 0.35, in 2007 the balance sheet remains strong and capable of servicing the Company commitments in the year 2009. Cash Flow As at 31st December 2008 net cash flow of Rp 42.9 billion was generated from operating activities, while Rp 130.4 billion was utilizied in investment activities and Rp 86.5 billion was generated from financing activities. These funds were employed to fund the working capital requirements, project financing as well as meet the financial obligations such interest, tax and dividend payments. L oan Pos i t i o n (R p b i l l i o n ) Posisi Hut a n g ( Rp m i l i a r) Short Term Loan Hutang Jangka Pendek Sorini STBC SIP Total Short Term Loan Hutang Jangka Pendek Long Term Loan Hutang Jangka Panjang Sorini Total Long Term Loan Total Hutang Jangka Panjang Total Bank Loans Total Hutang Total pinjaman Bank jangka panjang dan leasing adalah sebesar Rp 54,7 miliar pada 31 Desember 2008 dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 40,9 miliar. Rasio Hutang Terhadap Ekuitas Dan Net Gearing Dengan rasio hutang terhadap modal 0,69 di tahun 2008 dibandingkan 0,46 di tahun 2007 yang mencerminkan penambahan pinjaman, dan net gearing 0,59 di tahun 2008 dari 0,35 di tahun 2007, neraca keuangan tetap kuat dan mampu memenuhi kewajiban Perusahaan di tahun 2009. Arus Kas Pada 31 Desember 2008 arus kas bersih tercatat sebesar Rp 42,9 miliar dihasilkan dari kegiatan usaha, sementara sebesar Rp 130,4 miliar digunakan untuk kegiatan investasi dan Rp 86,5 miliar diperoleh dari aktivitas pendanaan. Dana-dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja, pendanaan proyek, serta memenuhi kewajiban keuangan seperti bunga, pajak dan pembayaran dividen. Sa le s Volume by Ma r ke t ( MT) Vo lu m e Pa n g s a Pa s a r Pe n ju a la n ( M T ) 2008 188 100 3 291 2007 72 71 0 143 2008 Do mesti c 44% Ex po rt 56% 2008 25 25 2007 41 41 2007 Do mesti c 38% Ex po rt 62% 315 184 C ap it a l E xp e n d i t u re s (Rp b i l l i o n ) Belanja Moda l ( Rp m i l i a r) 2008 Total Capital Expenditures Total Belanja Modal 87.8 2007 46.5 039 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E good corporate governance Sorini fir mly believes that applying Good Corporate Gover nance (GCG) principles throughout the organization and its business activities does not only enhance the value of its stakeholders and the Company but also is an effective means to achieve sustainable long-ter m growth 040 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t c o mm i t t e d building stakeholder value Sorini yakin bahwa dengan menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik ke seluruh komponen serta kegiatan perusahaan, tidak hanya dapat menambah nilai pemangku kepentingan serta perusahaan, namun juga dapat menjadi sarana yang efektif untuk mencapai pertumbuhan yang berkesinambungan. t o GCG provides clarity in terms of decisionmaking and promotes sound, effective business practices throughout the organization. Sorini’s Good Governance Report provides an update in regards to GCG implementation within the Company and comprises of the Corporate Governance structure, Shareholder Engagement and Rights (including resolutions passed within the Annual General Meeting of Shareholders and the Extraordinary General Meeting of Shareholders), the Management Stock Option Plan, the composition, duties, and meetings of the Board of Commissioners and Board of Directors, the duties and responsibilities of the Audit Committee, corporate activities and communications, information disclosure and compliance, corporate ethics, and an overview of risk management. The Company’s Governance structure comprises of its Shareholders, the Board of Commissioners, the Board of Directors, and the Audit Committee that reports to the Board of Commissioners. This governance structure is in compliance with prevailing Indonesian GCG regulations and standards as well as corporate best practices. Tata kelola perusahaan yang baik memberikan kejelasan dalam pengambilan keputusan serta menunjang praktik usaha yang efektif dan sehat di seluruh komponen perusahaan. Laporan tata kelola perusahaan Sorini berisikan laporan penerapan tata kelola perusahaan terkini yang dilaksanakan oleh Perusahaan yang terdiri dari struktur tata kelola perusahaan, keterlibatan serta hak pemegang saham (yang termasuk didalamnya resolusi Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa), Management Stock Option Plan, komposisi, tugas serta rapat Dewan Komisaris dan Direksi, tugas dan tanggung jawab Komite Audit, kegiatan perusahaan dan komunikasi, keterbukaan informasi dan kepatuhan terhadap peraturan, kode etik perusahaan dan kajian manajemen risiko. Struktur tata kelola perusahaan Sorini terdiri dari pemegang saham, Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Audit yang bertanggung jawab langsung kepada Dewan Komisaris. Stuktur tata kelola ini telah mengikuti aturan yang ditetapkan oleh regulasi dan standar tata kelola perusahaan Indonesia serta sejalan dengan semangat pelaksanaan usaha perusahaan yang terbaik. 041 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E A. Shareholder Engagement The highest decision-making body is its shareholders. Sorini’s shareholders, in accordance with prevailing rules, regulations and Articles of Association, are duly authorized to perform the following: a. b. c. d. e. f. To appoint and/or terminate the Commissioners and Directors; To determine the amount of remuneration and benefits accorded to the Commissioners and Directors; To assess the Company’s performance; To determine the use or allocation of the Company’s profits; To determine dividend payments; and To amend/revise the Company’s Articles of Association. A. Keterlibatan Pemegang Saham Di dalam kerangka tata kelola perusahaan Sorini, pengambil keputusan yang tertinggi adalah pemegang saham PT Sorini, yang mempunyai wewenang seperti yang telah diatur di dalam peraturan yang berlaku serta ketentuan yang telah ditetapkan pada Anggaran Dasar Perusahaan, sebagai berikut: a. Menunjuk dan/atau memberhentikan Komisaris dan Direksi b. Menentukan jumlah remunerasi serta tunjangan yang diterima oleh Komisaris dan Direksi c. Mengkaji kinerja perusahaan d. Menentukan penggunaan serta pengalokasian laba Perusahaan e. Menentukan pembayaran dividen; dan f. Merubah atau merevisi Anggaran Dasar Perusahaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Para pemegang saham melaksanakan hak serta wewenangnya terhadap Perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diadakan setahun sekali secara rutin . Pada tahun 2008, Sorini mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 13 Mei 2008, dengan hasil keputusan sebagai berikut: a. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perusahaan tahun 2007 b. Mengesahkan Laporan Keuangan Perusahaan yang diaudit tahun 2007 c. Menyetujui pengalokasian Laba Bersih Perusahaan di tahun 2007 yang mencapai Rp 94.184.632.000 untuk hal-hal berikut ini: I. Pembayaran tunai dividen kepada para pemegang saham di tahun 2007 (dengan jumlah sebesar Rp 28.862.720.000) II. Mencadangkan dana seperti yang telah diatur pada Pasal 70 dalam UndangUndang Perseroan Terbatas Republik Indonesia (jumlah Rp 100.000.000) dan III. Dana yang tersisa akan dicadangkan sebagai laba ditahan dan digunakan untuk kebutuhan pengembangan Perusahaan (dengan jumlah sebesar Rp 65.221.192.000) d. Menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik PURWANTONO, SARWOKO, & SANDJAJA (anggota Ernst & Young Global) untuk melakukan audit terhadap Laporan Annual General Meeting of Shareholders The shareholders exercise their rights and authority over the Company through the Annual General Meeting of Shareholders (AGM) that is routinely convened once a year. For 2008, Sorini convened an Annual General Meeting of Shareholders on May 13, 2008, whose decisions are as follows: a. b. c. Approved and endorsed the Company’s 2007 Annual Report Endorsed the Company’s 2007 Audited Financial Statements Approved the allocation of the Company’s 2007 Net Profits, amounting to Rp 94,184,632,000, for the following: I. Cash dividend payments awarded to shareholders for 2007 (amounting to Rp 28,862,720,000), II. Reserve funds in accordance with Article 70 of the Indonesian Limited Liability Company Law (amounting to Rp 100,000,000), and III. The remaining amount is to be booked as retained earnings that is to be used for the Company’s growth requirements (amounting to Rp 65,221,912,000) Approved the appointment of the public accounting firm of PURWANTONO, SARWOKO, & SANDJAJA (a member of Ernst & Young Global) to audit the d. 042 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t e. Company’s Financial Statement for FY 2008 and delegate the authority to the Directors to determine the amount of honorarium and conditions to be applied to the external auditor. Approved to delegate its authority to the Board of Commissioners on matters pertaining to the Company’s additional issued/paid-up capital in line with the implementation of a Management Stock Option Plan including adjusting the amount of option in accordance with the share’s nominal amount and amending that determined in Article 4 section 2 of the Company’s Articles of Association with the stipulation that the delegation of authority is valid up to 13 May 2009. e. Keuangan Perusahaan tahun fiskal 2008 dan memberikan kuasa kepada Direksi untuk menentukan jumlah honorarium serta syaratsyarat yang diberlakukan kepada auditor eksternal. Menyetujui pendelegasian tanggung jawab kepada Dewan Komisaris untuk hal-hal yang berkenaan dengan tambahan modal yang disetor sejalan dengan pemberlakuan Opsi Manajemen yang meliputi penyesuaian nilai opsi terhadap jumlah nominal saham serta merubah apa yang telah di tetapkan pada Pasal 4 Ayat 2 pada Anggaran Dasar Perusahaan yang mengatur pendelegasian tanggung jawab tersebut dapat dilakukan sampai pada tanggal 13 Mei 2009. Extraordinary General Meeting of Shareholders To deliberate urgent matters that require resolution beyond the timeframe or agenda prescribed for the AGM, the shareholders may convene an Extraordinary General Shareholders Meetings (EGM) at any time. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Untuk mempertimbangkan serta mendiskusikan perihal yang berada diuar dari apa yang telah ditetapkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, pemegang saham dapat mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang dapat dilaksanakan kapan saja dan pada saat dibutuhkan. Sorini mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 13 Mei 2008, yang menyetujui hal-hal di bawah ini: a. Merubah maksud, tujuan dan kegiatan usaha Perusahaan untuk melibatkan usaha perhutanan yang termasuk didalamnya penanaman hutan, konservasi hutan, forestry credit plantation, konsesi perhutanan, perhutanan dan usaha perkebunan terkait lainnya yang melibatkan kegiatan transaksi termasuk pendistribusiaan, produksi dan penjualan. b. 1) Menyetujui perubahan pada Anggaran Dasar Perusahaan untuk mencerminkan perubahan yang diatur oleh Undang Undang No. 40 mengenai Perusahaan Terbatas sesuai dengan “ Ajuan Konsep Anggaran Dasar Perusahaan PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk” yang diajukan dalam rapat. 2) Memberikan hak substitusi kepada Direksi untuk melakukan kembali perubahan pada Anggaran Dasar Perusahaan melalui akte notaris dengan menggaris bawahi perubahan Sorini convened an EGM on 13 May 2008, which approved the following: a. Amend the purposes, objectives and business activities of the Company to include operating a forestry business that includes industrial forestry plantations, forestry conservation, forestry credit plantations, forestry concessions, forestry and other related plants that can be transacted including its distribution, processing, and sales. b. 1) Approved amendments to the Articles of Association to reflect changes required by the Indonesian Law No. 40 year 2007 concerning the Limited Liability Company in accordance with “the Proposed Concept of PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk’s Articles of Association” that was presented in the Meeting. 2) Provide the rights of substitution to the Company’s Board of Directors to restate the amendments to the Articles of Association through a Notarial Deed that reflects the notes to the changes 043 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E provided by the duly authorized institution; for this purpose to appear in the presence of the Notary so as to formulate and sign these amendments to the Articles of Association, to request the endorsement of the Minister of Laws and Human Rights of The Republic of Indonesia and subsequently register and announce these changes with the Corporate Registry and State Gazette of the Republic of Indonesia respectively. Management Stock Option Plan (MSOP) To enhance alignment between the Company employees’ goals and the Company’s objectives, Sorini has launched a Management Stock Option Plan (MSOP) in year 2007. The MSOP encourages and motivate its eligible employees and is a mechanism that rewards and retains qualified employees by granting the recipients (which includes Non-independent Commissioners, Directors, and key employees) the opportunity to possess company shares. Qualified recipients of the MSOP are those whose decisions and performance directly affects the Company’s performance. MSOP provides recipients with Option Rights whereby the holder of each Option Right has the right to acquire one MSOP share upon the expiry of the required waiting period. The execution of the MSOP Options Rights is in full compliance with the terms and conditions as prescribed by the MSOP committee as well as prevailing laws and regulations. The Company offered a maximum of 45,000,000 option rights that can be exchanged for 45,000,000 shares or representing 5% of the Company’s total paid up shares capital which is to be offered gradually from 2007 until 2012. This option can only be exercised after going through the vesting period as from the date of Option distribution. For example, Key employees that were granted options in year 2007 (MSOP I), they can only exercise their option to acquire shares 20% in April and/or October 2008, 30% in April and/or October 2009 and 50% in April and/or October 2010. tersebut yang telah ditetapkan oleh lembaga berwenang ; untuk tujuan ini diperlukan seorang Notaris untuk merumuskan dan menyetujui perubahan Anggaran Dasar tersebut yang kemudian diajukan untuk mendapat pengesahan dari Departemen Hukum dan HAM Republik Indonesia untuk kemudian perubahan tersebut didaftarkan dan diumumkan pada Lembar Berita Acara Negara. Management Stock Option Plan (MSOP) Dalam rangka menyelaraskan tujuan karyawan terhadap perusahaan, Sorini telah meluncurkan Management Stock Option Plan (MSOP) yang dimaksudkan untuk mendorong serta memotivasi karyawan yang berhak dalam rangka memberikan penghargaan, menganugerahi serta mempertahankan karyawan yang memenuhi persyaratan tersebut (termasuk didalamnya adalah Komisaris non-indenpenden, Direksi, dan karyawan penting) kesempatan untuk memiliki saham perusahaan. Penerima program MSOP adalah mereka yang mempunyai kewenangan serta keahlian yang berpengaruh secara langsung terhadap kinerja perusahaan. Program MSOP memberikan hak opsi kepada penerimanya dimana pemegang hak opsi tersebut dapat memiliki hak untuk mendapatkan saham MSOP pada saat yang telah ditentukan. Hak opsi MSOP ini ditetapkan dengan mengacu pada syarat dan ketentuan yang telah diatur oleh komite MSOP serta hukum dan peraturan yang berlaku. Perusahaan menawarkan maksimum 45.000.000 hak opsi yang dapat ditukar dengan 45.000.000 saham atau 5% dari jumlah modal saham yang disetorkan yang akan ditawarkan secara bertahap dari tahun 2007 sampai 2012. Opsi ini hanya dapat diambil setelah melalui tahap tertentu sebelum berhak memperoleh opsi. Sebagai contoh, karyawan kunci yang diberi hak opsi pada tahun 2007, mereka baru dapat menggunakan hak opsinya untuk memperoleh saham sebesar 20% di bulan April dan/atau Oktober 2008, 30% di bulan April dan/atau Oktober 2009 dan 50% sisanya di bulan April dan/ atau Oktober 2010. 044 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t The MSOP Committee granted 10,100,000 Option Rights under the MSOP Phase I (2007) Program on September 25th 2007, in which each option right is granted to the holder to purchase shares at a predetermined exercise price of Rp 428.20 (full amount) per share. In April and October 2008, Key employees that were granted options under the MSOP Phase I (2007) have exercised 20% of their stock and 2,030,000 new shares were issued by the Company to the employees. In addition to this, the MSOP Committee granted 9,410,000 under the MSOP Phase II (2008) Program on May 9th 2008, in which each option right is granted to the holder to purchase shares at a predetermined exercise price of Rp 1,219.68 (full amount) per share. The stock options can be exercised in 20% in April and/or October 2009, 30% in April and/or October 2010 and 50% in April and/or October 2011. B. Senior Management And Supervision In accordance with the prevailing Limited Liability Company Law, the Company’s senior management framework comprises of a twotier Board system. This system comprises of a Board of Commissioners (BoC) and a Board of Directors (BoD). The BoC is a supervisory and advisory body that is mandated by the shareholders, among others, to oversee and evaluate the BoD’s performance. Most importantly, the BoC is the body within the organization that represents the interest and secures the rights of the Company’s shareholders. On the other hand, the effective dayto-day leadership and management of the Company’s operations is the main responsibility of the BoD. The Company also has a supervisory support function in the form of the Audit Committee, which is directly responsible to the BoC and is specifically created to provide the BoC with a clear line of sight on specific areas of interest. The Audit Committee provides the BoC with its recommendations in regards to the management performance and direction as compared to its stated business plan and budget. Komite MSOP telah memberikan 10.100.000 hak opsi dibawah program MSOP fase I (2007) pada tanggal 25 September 2007 dimana setiap hak opsi diberikan kepada pemegang untuk membeli saham pada harga yang telah ditetapkan sebelumnya seharga Rp 428.20 (harga penuh) per saham. Pada bulan April dan Oktober 2008, karyawan kunci yang diberikan opsi di dalam MSOP fase I (2007) telah menggunakan 20% saham mereka dan 2.030.000 saham baru sudah diterbitkan oleh Perusahaan kepada karyawan. Lebih jauh lagi, Komite MSOP telah menerbitkan 9.410.000 di dalam fase II Program MSOP (2008) pada tanggal 9 Mei 2008, yang mana setiap hak opsi diberikan kepada pemegangnya untuk dibeli pada harga yang telah ditentukan sebelumnya yaitu Rp 1.219.68 (harga penuh) per saham. Saham opsi ini dapat digunakan sebanyak 20% pada tahun 2009, 30% pada tahun 2010 dan 5% pada tahun 2011. B. Jajaran Senior Dan Pengawasan Sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas, Perusahaan memberlakukan sistem dua-tingkatan Dewan, yakni Dewan Komisaris dan Direksi. Dewan Komisaris bertugas untuk mengawasi dan mengevaluasi kinerja Direksi, sekaligus bertindak sebagai badan yang mewakili kepentingan serta hak pemegang saham. Sementara itu, Direksi bertugas untuk memimpin serta menjalankan kegiatan harian operasional perusahaan. Perusahaan juga memiliki fungsi pengawasan pembantu dalam bentuk Komite Audit, yang bertanggung jawab langsung kepada Dewan Komisaris dan dibentuk secara khusus untuk memberikan dan memperjelas beberapa bidang yang menjadi perhatian. Komite Audit juga bertanggung jawab untuk memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris dalam hal pengambilan keputusan serta kinerja perusahaan berdasarkan kepada rencana usaha serta anggaran yang telah ditetapkan. 045 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Sorini’s leadership structure in 2008 comprise of the following: Board of Commissioners: • Soegiarto Adikoesoemo President Commissioner • Ir. Airlangga, MMT, MBA Commissioner • Drs. Ngurah Gede, SH, MM, MH Commissioner (Independent) The short bio of BoC is on page 17 Struktur kepemimpinan Sorini pada tahun 2008 adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris • Soegiarto Adikoesoemo Presiden Komisaris • Ir, Airlangga, MMT, MBA Komisaris • Drs. Ngurah Gede, SH, MM, MH Komisaris Independen Profil singkat Dewan Komisaris terdapat di halaman 17 Tugas dan Fungsi Dewan Komisaris Dewan Komisaris berfungsi sebagai badan yang mewakili kepentingan dan hak pemegang saham, dan oleh karenanya mempunyai kewajiban terhadap para pemegang saham. Dewan Komisaris, dalam fungsi pengawasannya, dirancang secara khusus sebagai alat untuk mendorong penciptaan nilai untuk para pemegang saham dengan cara menerapkan serta mempromosikan praktik-praktik tata kelola perusahaan kepada seluruh komponen organisasi. Dewan Komisaris PT Sorini bertugas untuk memonitor arah strategis perusahaan serta mengkaji kinerja usaha serta keuangan perusahaan terhadap rencana usaha yang diformulasikan oleh Dewan Direksi. Dewan Komisaris juga memantau dan secara berkala mengkaji kinerja Direksi serta memberikan petunjuk serta rekomendasi kepada Direksi. Pada tahun 2008, Dewan Komisaris Perusahaan terdiri dari tiga anggota yang termasuk didalamnya adalah Presiden Komisaris serta dua Komisaris Anggota, yang salah satunya adalah Komisaris Independen. Dewan Komisaris berkewajiban untuk melaksanakan rapat yang dipimpin oleh Presiden Komisaris dan selama tahun 2008, telah menjalankan rapat sebanyak 9 kali. Dewan Komisaris juga melakukan rapat bersama sebanyak 9 kali dengan Dewan Direksi serta Komite Audit. Dewan Komisaris Perusahaan senantiasa berupaya untuk menjalankan fungsinya secara profesional, cermat dan hati-hati serta selalu mengedepankan kepentingan perusahaan dan pemegang saham. Roles & Functions Of The Board Of Commissioners The BoC represent the rights and interests of all of the Company’s shareholders and is, therefore, accountable to the shareholders. Through its supervisory role, the BoC serves as the value creation driver for its shareholders by effectively applying and promoting good governance practices throughout the organization. Sorini’s BoC monitors the Company’s strategic direction and assesses business and financial performance with respect to the business plans formulated by the Board of Directors. The Commissioners also monitor and periodically assess the BoD’s performance and provide the Directors with their advice and recommendations. In 2008, the Company’s BoC comprised of three members that includes the President Commissioner and two other Commissioners, one of whom is an Independent Commissioner. The Board of Commissioners convenes meetings that are chaired by the President Commissioner and in 2008 9 meetings were convened. The BoC also convened 9 joint meetings with the BoD and the Audit Committee throughout 2008. Sorini’s BoC consistently operates in a professional, prudent, and diligent manner. The Board works in the best interest of both the Company and its shareholders. 046 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t The Commissioners attendances within the BoC meetings is given on this page below. Independent Commissioner In accordance with the GCG principles of independence, transparency, fairness, accountability, responsibility as well as in compliance with prevailing Capital Market rules and regulations that stipulates that at least 30 percent of the Board of Commissioners composition should be an independent member, the Company is pleased to report that it has fulfilled this requirement through the inclusion of an Independent Commissioner that is Drs. Ngurah Gede, SH, MM, MH The Independent Commissioner operates in the best interests of the Company’s minority shareholders through its supervisory capacity as a Commissioner as well as his concurrent position as Chairman of the Audit Committee. He is also responsible for ensuring that good corporate governance practices are effectively applied throughout the Company. The Company’s current Independent Commissioner is neither affiliated nor related with any of the shareholders, Commissioners, or Directors of the Company. Moreover, his previous professional experience and expertise provides the Company with valuable professional knowledge and insight. Kehadiran anggota dalam rapat tersebut dijabarkan seperti di bawah ini. Komisaris Independen Sesuai dengan komitmennya terhadap prinsipprinsip utama tata kelola perusahaan yaitu independensi, transparansi, kesetaraan, akuntabilitas dan pertanggungjawaban dan dalam upaya mematuhi peraturan yang berlaku yang ditetapkan oleh Pasar Modal yang mengatur bahwa setidaknya 30% dari komposisi Dewan Komisaris harus dipegang oleh Komisaris Independen, Perusahaan melaporkan bahwa ketentuan tersebut telah dipenuhi melalui penunjukan Komisaris Independen, yaitu Drs. Ngurah Gede, SH, MM, MH Penunjukan Komisaris Independen ini dilaksanakan untuk mewakili kepentingan pemegang saham minoritas baik dalam kapasitasnya sebagai Komisaris sekaligus juga sebagai Ketua Komite Audit. Komisaris Independen juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa praktik tata kelola perusahaan telah dijalankan secara efektif di seluruh komponen perusahaan. Pada saat ini, Komisaris Independen perusahaan tidak mempunyai afiliasi atau hubungan apapun, baik dengan pemegang saham, Komisaris maupun Direksi. Lebih jauh lagi, pengalaman profesional serta keahlian yang dimiliki oleh Komisaris Independen telah memberikan masukan profesional yang bermanfaat bagi perusahaan. Direksi Jajaran Direksi berfungsi sebagai pemimpin pelaksana kegiatan perusahaan yang anggotanya ditunjuk dan diberhentikan oleh pemegang saham melalui resolusi yang ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham. The Board Of Directors The Board of Directors (BoD) effectively serves as the executive leadership arm of the Company. Its members are appointed and terminated through a shareholder resolution. Sorini’s BoD is responsible for leading and BoC Meeting Attendance Kehadiran Rapat Dewan Komisaris BoC Members Dewan Komisaris Soegiarto Adikoesoemo Ir. Airlangga, MMT., MBA Drs. Ngurah Gede SH, MM, Members Attendance Kehadiran Anggota 9 9 9 047 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E managing the overall performance of the Company as well as the management of all of its assets. The Board currently comprises of five members, of which one is appointed as the President Director of the Company. The other members of the Board function as Directors who are delegated specific areas of responsibility based on their expertise. The BoD formulates and is accountable for the Company’s business policy and strategic direction approved by the BoC. In 2008, the BoD formally convens a regular meeting every 2 weeks and has also convened 9 joint meetings with the BoC and the Audit Committee, whose attendances are provided on page 49. The BoD Meetings discussed matters pertaining to annual business plan, investment decisions, operational review, and other significant matters. The Board also routinely convenes, on a monthly basis, meetings with key management personnel comprising of General Managers and Department Heads to discuss matters pertaining to operations and strategy, prevailing market and industry conditions, policy developments and other pertinent issues. The composition and profile of the Board of Directors are as follows: • Haryanto Adikoesoemo President Director • Kanwarlal Motilal Chopra Director • F.A. Winarno Iwan Sutejo Director • Moeljono Tedjo Director • Dhoka Sunit Kumar Director The short biodata of BoD is on page 23-25 Jajaran Direksi PT Sorini diberi mandat untuk memimpin dan mengelola perusahaan beserta kekayaannya. Saat ini, Direksi Perusahaan terdiri dari lima anggota yang salah satunya memangku jabatan sebagai Presiden Direktur. Anggota Direksi lainnya memegang fungsi jabatan yang didelegasikan sesuai dengan bidang tanggung jawab sesuai dengan keahlian masing-masing. Direksi bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan usaha serta arahan strategis perusahaan untuk disetujui oleh Dewan Komisaris. Pada tahun 2008, Direksi menyelenggarakan pertemuan setiap dua minggu sekali dan telah melakukan pertemuan dengan Dewan Komisaris Komite Audit sebanyak 9 kali, yang mana kehadirannya pada rapat dipaparkan pada halaman 49. Rapat Direksi membahas mengenai masalahmasalah yang berkenaan dengan rencana usaha tahunan, keputusan investasi, kajian operasional, dan hal-hal terkait lainnya. Direksi juga mengadakan pertemuan bulanan dengan pemegang jabatan kunci Manajemen seperti General Manager dan Kepala Departemen untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan operasi dan strategi, kondisi pasar dan industri yang berlaku, pengembangan kebijakan serta hal-hal terkait lainnya. Komposisi serta Profil dari Direksi adalah sebagai berikut: • Haryanto Adikoesoemo Presiden Direktur • Kanwarlal Motilal Chopra Direktur • F.A. Winarno Iwan Sutejo Direktur • Moeljono Tedjo Direktur • Dhoka Sunit Kumar Direktur Profil singkat Direksi terdapat di halaman 23-25 048 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Review And Remuneration Of The Board Of Commissioners And Board Of Directors The performance of the members of the Boards of Commissioners and Directors is routinely reviewed and assessed against their respective preset targets and objectives. In terms of remuneration, the members of the BoC & the BoD, receive salaries and allowances that are commensurate with their respective performances and functions. The amount of remuneration accorded to the members of the Board of Directors and Board of Commissioners in 2008, in the form of salaries and allowances, amounts to Rp 12,972,023,000. Kajian dan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Kinerja anggota Dewan Komisaris dan Direksi dikaji secara rutin dan ditelaah berdasarkan target serta tujuan perusahaan yang telah ditetapkan. Dalam hal pemberian remunerasi, anggota Dewan Komisaris & Direksi perusahaan, menerima gaji dan tunjangan yang jumlahnya di sesuaikan dengan kinerja serta fungsi masing-masing individu. Jumlah remunerasi yang disetujui untuk Dewan Komisaris dan Direksi pada tahun 2008 dalam bentuk gaji dan tunjangan adalah Rp 12.972.023.000. BoD Meeting Attendance Kehadiran Rapat Direksi BoD Members Direksi Haryanto Adikoesoemo Kanwarlal Motilal Chopra F.A. Winarno Iwan Sutejo Moeljono Tedjo Dhoka Sunit Kumar Members Attendance Kehadiran Anggota 35 35 35 35 35 049 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E board of commissioners report 050 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t On behalf of the Board of Commissioners of PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk, I am pleased to announce that the Board of Commissioners has, throughout 2008, worked closely with management in the best interests of both the Company and its stakeholders. Mewakili Dewan Komisaris PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk, saya dengan bangga menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2008, kami telah bekerjasama secara erat dengan manajemen dalam menjunjung tinggi kepentingan baik Perusahaan dan pemangku kepentingan This level of cooperation is clearly evident through the rapport as well as the numerous discussions and consultations that were held between members of the Board of Commissioners and the Board of Directors. In accordance with our stated mandate, the Board of Commissioners also took great strides to supervise management’s performance and the strategic direction of the Company to ensure its competitiveness and viability. The Board of Commissioners also provided valuable insights and numerous recommendations to the Board of Directors, through the support of the Audit Committee. The Board of Commissioners is pleased to report that, despite the daunting challenges faced due to the global economic downturn in 2008, Sorini successfully sustained its competitive advantage as one of the leaders in Sorbitol manufacturing worldwide. Sorini successfully strengthened its foundation in 2008 by ensuring growth in its business operations as well as in its sales and profitability. Net Sales Revenue grew by 43% in 2008 while Net Profit After Tax increased 51% year-on-year in 2008 despite higher growth recorded in 2007. This level of growth clearly indicates the Company’s ability to successfully maintain its competitiveness. Jenjang kerjasama yang erat ini jelas nampak tercermin pada berbagai diskusi serta konsultasi yang dilaksanakan antara anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Sesuai dengan mandat yang telah dipercayakan kepada kami, Dewan Komisaris juga melakukan upaya-upaya untuk mengawasi kinerja Manajemen serta arahan strategis Perusahaan untuk memastikan kemampuan bersaing serta kelayakan perusahaan. Dewan Komisaris juga memberikan masukan serta rekomendasi kepada Direksi, melalui dukungan dari Komite Audit. Bersama ini Kami juga menyampaikan bahwa PT Sorini berhasil mempertahankan daya saingnya sebagai salah satu yang terdepan dalam produksi Sorbitol untuk wilayah Asia Pasifik walaupun dihadapkan pada tantangan yang timbul sebagai dampak dari penurunan ekonomi global. Sorini telah berhasil memperkuat pijakan di tahun 2008 dengan memastikan perkembangan, penjualan dan keuntungan usaha yang dijalankannya. Pendapatan penjualan bersih kami melonjak 43% di tahun 2008, sementara Laba Bersih setelah Pajak kami meningkat sebesar 51% dibanding tahun 2007 meskipun Perusahaan mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi pada tahun sebelumnya. Tingkat pertumbuhan ini jelas mencerminkan keberhasilan Perusahaan dalam mempertahankan daya saingnya. 051 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E The Board of Commissioners continued to play a vital role in 2008 by ensuring Sorini’s full compliance with all prevailing laws and regulations. Sorini operates in full compliance of the Capital Market Regulations established by both Bapepam and the Indonesia Stock Exchange particularly in regards to information disclosure, submission of financial statements as well as all prevailing rules and regulations. We would like to take this opportunity to accord our appreciation to the Board of Directors for their direction in the face of the challenges posed by the global economic conditions as well as intense market situations experienced in the later part 2008. The Board of Commissioners firmly believes that the Board of Director’s performance in 2008 is indeed satisfactory and is in accordance with the Company’s overall strategic direction and business plan adequately reviewing the risk involved in the business and taking necessary measures to address the same. In conclusion, we would like to assure our stakeholders that the Board of Commissioners remains committed to work closely and diligently with the Company’s Management to enhance value and create sustainable growth and profitability for our shareholders. We are confident that, despite the challenges posed by the impact of the current global recession, Sorini’s competitive edge will continue in the years to come to enhance value for all stakeholders. Dewan Komisaris senantiasa menjalankan peran pentingnya sepanjang tahun 2008 dengan memastikan bahwa seluruh Undang-Undang dan peraturan telah dipatuhi oleh perusahaan. Sorini telah mematuhi peraturan Pasar Modal yang disyaratkan oleh Bapepam&LK dan Bursa Efek Indonesia, khususnya terkait penyampaian informasi, penyerahan Laporan Keuangan dan seluruh ketentuan serta peratiuran yang berlaku. Dalam kesempatan ini, Kami bermaksud untuk menyampaikan rasa terima kasih kami yang sedalam-dalamnya kepada Direksi untuk arahan yang mereka laksanakan dalam menghadapi tantangan penurunan ekonomi global dan kondisi pasar yang ketat di periode akhir tahun 2008. Kami percaya bahwa kinerja Direksi di tahun 2008 ini sesuai dengan arahan strategis dan rencana usaha keseluruhan dan telah mempertimbangkan segala risiko terkait dan telah merumuskan langkah yang diperlukan untuk mengurangi risiko tersebut. Sebagai penutup, perkenankan kami memberikan keyakinan kepada para pemegang saham atas komitmen Dewan Komisaris dalam bekerja secara erat dan cermat bersama Direksi untuk meningkatkan nilai serta menciptakan pertumbuhan dan profitabilitas yang berkesinambungan bagi para pemangku kepentingan. Kami yakin bahwa daya saing Sorini akan terus berlanjut di masa yang akan datang sehingga mampu meningkatkan nilai bagi para pemangku kepentingan, walaupun dihadapkan oleh tantangan yang timbul dari krisis ekonomi global. On behalf of the Board of Commissioners Atas Nama Dewan Komisaris, Soegiarto Adikoesoemo President Commissioner Presiden Komisaris 052 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t audit committee report Mewakili Komite Audit, kami dengan bangga menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2008, Komite Audit telah berperan penting dalam mendukung Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasannya. Komite Audit secara efektif telah menjalankan mandat yang ditugaskan untuk mengkaji Manajemen dalam pelaksanaan usaha, operasional, keuangan dan keputusan strategisnya, dan memastikan bahwa mereka telah melaksanakan kegiatannya sesuai dengan prinsip akuntabilitas, independensi, kesetaraan, transparansi dan pertanggung jawaban. Tugas ini merupakan tanggung jawab bagi komite Audit dalam memastikan penerapan praktek tata kelola di seluruh perusahaan. Sepanjang tahun 2008, Komite Audit secara langsung terlibat dan bekerjasama dengan erat bersama Manajemen dan auditor eksternal dengan dibantu oleh auditor internal. Komite Audit telah secara cermat mengkaji Laporan Keuangan Perusahaan untuk memastikan bahwa Laporan tersebut disiapkan sesuai dengan standar Akuntansi Keuangan Umum Indonesia. Komite Audit juga memastikan bahwa semua informasi yang disampaikan kepada masyarakat bersifat lengkap dan akurat sebelum dipublikasikan kepada umum. Kami dengan bahagia menyampaikan bahwa kajian serta rekomendasi yang kami berikan telah didasarkan pada konsultasi yang kami lakukan bersama Direksi, membantu mengenali masalah potensial dan memberikan solusi yang diperlukan sebelum Laporan Keuangan tersebut dipublikasikan. Berdasarkan dengan rekomendasi yang diterima dari Komite Audit, Direksi kemudian memberikan persetujuan untuk mempublikasikan Laporan Keuangan. Komite Audit juga mengkaji kinerja auditor eksternal yang ditunjuk untuk melakukan audit terhadap laporan keuangan di tahun sebelumnya. On behalf of the Audit Committee, we are pleased to report that throughout 2008, the Audit Committee was instrumental in supporting the Board of Commissioners supervisory functions. The Audit Committee diligently carried out its mandate in assessing Management’s business, operational, financial, and strategic decisions to ensure that they were indeed accountable, independent, fair, transparent, and responsible. This task is a critical element, as the Company’s Audit Committee is instrumental in ensuring the implementation of GCG practices throughout the Company. Throughout 2008, the Audit Committee directly engaged and worked closely with the members of management and the external auditors with the assistance of the internal auditors. The Audit Committee duly assessed the Company’s financial statements to ensure that the financial statements were prepared in accordance with the Indonesian General Financial Accounting Standards (PSAK). The Audit Committee also ensured that all information disclosed to the public was both complete and accurate prior to its publication. We are pleased to report that the Audit Committee’s assessment and recommendations made in consultation with the Directors, helped identify the potential issues and provide adequate solutions prior to the financial statement’s publication. As a result of the Audit Committee’s recommendations, the Board of Commissioners subsequently provided its endorsement to publish the financial statements. The Audit Committee also reviewed the performance of the external auditor that was duly appointed to audit the previous year’s financial statement. 053 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Audit Committee Meeting Attendance Kehadiran Rapat Komite Audit Audit Committee Members Anggota Komite Audit Hanadi Rahardja Soesanto Loekman Drs. Ngurah Gede, SH, MM, MH Members Attendance Kehadiran Anggota 9 9 9 The Audit Committee is responsible to the Board of Commissioners and currently comprises of three members. In accordance with the Audit Committee Charter, the Audit Committee is chaired by an Independent Commissioner of the Company and two members who are externally recruited. A profile of the members of the Audit Committee is given on the next page. The members of the Audit Committee are: • • • Mr. Drs. Ngurah Gede, SH, MM, MH Independent Commissioner & Chairman Hanadi Rahardja Member Soesanto Loekman Member Komite Audit bertanggung jawab langsung kepada Dewan Komisaris dan pada saat ini terdiri dari tiga anggota. Sesuai dengan ketentuan dalam Piagam Komite Audit, Komite Audit diketuai oleh Komisaris Independen Perusahaan dan dua anggota lainnya yang direkrut dari luar lingkungan Perusahaan. Profil Komite Audit terdapat pada halaman berikut. Para Anggota Komite Audit adalah sebagai berikut: • • • Mr. Drs. Ngurah Gede, SH, MM, MH Komisaris Independen dan Ketua Hanadi Rahardja Anggota Soesanto Loekman Anggota Throughout 2008, the Audit Committee formally convened 9 meetings, which discussed matters pertaining to internal control issues, financial results, internal and external audit matters, business control, governance and compliance as well as other related matters. Sepanjang tahun 2008, Komite Audit telah mengadakan pertemuan sebanyak 9 kali, dengan melakukan diskusi-diskusi mengenai masalah-masalah yang berkenaan dengan kontrol internal, hasil keuangan, pelaksanaan audit internal maupun eksternal, kontrol usaha, tata kelola serta kepatuhan dan masalah-masalah terkait lainnya Komite Audit juga mengadakan pertemuan dengan auditor eksternal guna membicarakan rencana audit dan hal-hal yang berhubungan. The audit committee also held meetings with the external auditors often during the year 2008 in order to discuss the audit plan and related matters. On behalf of the Audit Committee, Atas Nama Komite Audit Drs. Ngurah Gede, SH., MM., MH. Independent Commissioner and Chairman of the Audit Committee Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit 054 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t bio d ata o f aud it c ommit t e e members (1) (2) (3) Mr. Drs. Ngurah Gede, SH., MM., MH (1) Independent Commissioner and Chairman Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit Drs. Ngurah Gede was appointed as the Company’s Independent Commissioner in 2004 and is principally responsible for ensuring that corporate governance practices within the Company are aligned with the prevailing regulations while, at the same time, represent the interests of the Company’s minority shareholders. He is also the Chairman of the Company’s Audit Committee. Drs. Ngurah Gede has a Law degree from the Gajah Mada University, Jogjakarta as well as an Economics degree from UNINUS Bandung and a Masters of Law degree from STIH IBLAM in Jakarta. Drs. Ngurah Gede ditunjuk menjadi Komisaris Independen Perusahaan pada tahun 2004 dan bertanggung jawab terhadap pengawasan pelaksanaan tata kelola perusahaan dan kepatuhannya terhadap ketentuan dan undang-undang yang berlaku, sementara pada saat yang sama, mewakili kepentingan pemegang saham minoritas melalui jabatannya sebagai Ketua Komite Audit Perusahaan. Drs. Ngurah Gede meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta serta UNINUS Bandung dan meraih gelar Masters of Law Degree dari STIH IBLAM di Jakarta. Hanadi Rahardja (2) Member Anggota Mr. Hanadi Rahardja completed his Masters in Accounting from the University of Indonesia. He has been actively involved in this industry for 39 years, either as a public accountant, a main partner, a Chairman or a senior advisor of a public accounting firm up to 2003. Presently, he is a member of the Board of Commissioners and an Independent member of the audit committees in several public companies. Hanadi Rahardja yang merupakan Anggota Komite Audit Perusahaan meraih gelar Master di bidang Akuntansi dari Universitas Indonesia. Beliau telah berperan aktif dalam industri ini selama 39 tahun, baik sebagai akuntan publik, partner utama, maupun sebagai Ketua atau Penasehat senior di Kantor Akuntan Publik hingga tahun 2003. Pada saat ini, beliau adalah anggota Dewan Komisaris dan juga menjabat sebagai anggota Komite Audit Independen di beberapa perusahaan publik lainnya. Soesanto Loekman (3) Member Anggota Mr. Soesanto Loekman graduated from the University of Indonesia, majoring in financial management and accountancy. Previously he was a Senior Tax Advisor at Deloitte Touche (1999-2002), Advisor to the Executive Committee at KPMG (1997-1999), President Commissioner of KPMG Sudjendro Soesanto Management Consultant, Chairman of KPMG Hanadi Sudjendro & Rekan (1992- 1997), and Managing Partner of KPMG Hanadi Sudjendro & Rekan (1987-1992). Soesanto Lukman menyelesaikan Studi S1 Jurusan Manajemen Keuangan dan Akuntansi di Universitas Indonesia. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Penasihat Senior Pajak di Deloitte Touche (1999-2002), Penasehat untuk Komite Eksekutif KPMG (1997-1999) dan Presiden Komisaris KPMG Sudjendro Soesanto Management Consultant, Ketua KPMG Hanadi Sudjendro & Rekan (1992- 1997), serta Managing Partner KPMG Hanadi Sudjendro & Rekan (1987- 1992). 055 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E supporting units and functions Internal Audit Internal Audit Perusahaan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Direktur dan bekerja secara erat dengan Komite Audit dan auditor eksternal. Internal Audit bertanggung jawab untuk memastikan keefektifan perusahaan dalam menangani kontrol internal, tata kelola serta proses manajemen risiko melalui konsultasi dan pemberian rekomendasi yang bertujuan untuk meningkatkan nilai dan memperbaiki pelaksanaan usaha perusahaan secara sistematis. Internal Audit terdiri dari 3 anggota dan pada tahun 2008 telah mengkaji beberapa hal di bawah ini: a. Kepatuhan unit usaha Perusahaan kepada Standar Prosedur Operasional dan ketentuan serta peraturan yang berlaku b. Proses kontrol internal c. Efektifitas penggunaan aktiva perusahaan dan mekanisme kontrol pengeluaran d. Proses pengambilan keputusan e. Informasi keuangan dan operasional; dan f. Hal-hal terkait lainnya Rekomendasi, rencana serta temuan Audit internal dilaporkan dan dikaji oleh Presiden Direktur dan Komite Audit dan sepanjang tahun 2008, tim audit internal telah melaksanakan audit terhadap semua unit operasi perusahaan dan departemen serta menindak lanjuti penemuan yang telah dilaporkan tersebut. Audit Eksternal Laporan Keuangan Perusahaan seperti yang telah disyaratkan oleh peraturan yang berlaku dan Anggaran Dasar Perusahaan, diaudit oleh Kantor Akuntansi Publik yang juga merupakan auditor eksternal yang ditunjuk oleh pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham. Pada Rapat Umum Pemegang Saham yang dilaksanakan pada 13 Mei 2008, para pemegang saham menyetujui untuk menunjuk Kantor Akuntasi Publik Purwantono, Sarwoko & Sandjaja (anggota Ernst & Young Global) untuk mengaudit Laporan Keuangan konsolidasi Perusahaan untuk tahun fiskal yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 sebagaimana yang diusulkan oleh Direksi dan Komite Audit. Internal Audit Sorini’s Internal Audit is directly reporting to the President Director and works closely with the Audit Committee and the External Auditors. Internal Audit ensures the effectiveness of the Company’s internal controls, governance, as well as the risk management processes by thorough consultations and providing recommendations that enhance value and systematically improve the Company’s operations. The Internal Audit team comprised of 3 personnel and in 2008 reviewed, among others, the following: a. Compliance by other units within the organization to existing Standard Operating Procedures and prevailing rules and regulations, b. Internal control processes, c. The effectiveness of assets and expense control mechanisms, d. Internal decision-making processes, e. Financial and operational information, and f. Others The Internal Audit team’s plans, recommendations, and findings are duly reported and assessed by the President Director and the Audit Committee throughout 2008; the Internal Audit team audited all existing operations and departments as well as followed up on findings previously reported. External Audit The Company’s financial statements are in accordance with the prevailing regulations and the Company’s Articles of Association, audited by an external auditor in the form of a Public Accounting Firm that is appointed by the Company’s shareholders at the Annual General Meeting (AGM). At its AGM held on May 13th 2008, the shareholders approved to appoint the public accounting firm of Purwantono, Sarwoko & Sandjaja (a member of Ernst & Young Global) to independently audit the Company’s Consolidated Financial Statements for the year ended on 31st December 2008 as proposed by the Board of Directors and the Audit Committee. 056 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t V. Sure sh Corporate Secretary Sekretaris Perusahaan The external auditor reports directly to the Audit Committee and its performance is assessed and closely monitored by the Audit Committee. Corporate Secretary PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk., Corporate Secretary serves as a vital link between the Company and its external stakeholders. The Corporate Secretary actively liaises with the capital market regulator (Bapepam) and with the Indonesia Stock Exchange where the Company has listed its shares. In addition to this, the Corporate Secretary serves as an important source for corporate information that is required by its external stakeholders which includes the public, capital market regulators, and other related parties. Auditor eksternal bertanggung jawab langsung kepada Komite Audit yang bertugas untuk mengkaji serta mengawasi secara ketat kinerja Audit Eksternal. Sekretaris Perusahaan Sekretaris Perusahaan PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk. mempunyai peran yang penting sebagai jembatan penghubung Perusahaan dengan pemangku kepentingan ekternal. Sekretaris Perusahaan secara aktif bekerjasama dengan regulator kebijakan Pasar Modal (Bapepam&LK) dan Bursa Efek Indonesia, dimana saham Perusahaan terdaftar. Lebih jauh lagi, Sekretaris Perusahaan juga bertindak sebagai sumber pemberi informasi yang penting yang dibutuhkan oleh para pemangku kepentingan eksternal Perusahaan, seperti masyarakat umum, pembuat kebijakan Pasar Modal, dan pihak-pihak terkait lainnya. Sekretaris Perusahaan juga mempunyai peran yang penting di dalam Perusahaan sebagai penghubung antara Manajemen dan unit atau fungsi usaha lain di lingkungan perusahaan. Dalam peranan internalnya, Sekretaris Perusahaan bertugas untuk memberikan rekomendasi kepada Manajemen guna memastikan kepatuhan terhadap Anggaran Dasar Perusahaan dan ketentuan serta peraturan yang berlaku. Sekretaris Perusahaan juga bertanggung jawab dalam mengkoordinasi rapat Dewan Komisaris, Direksi, rapat bersama antara Dewan Komisaris dan Direksi, Rapat Komite Audit dan juga Rapat Umum Pemegang Saham. Sekretaris Perusahaan bekerjasama dengan unit-unit lain yang berada dalam organisasi seperti unit Legal, Keuangan, dan Hubungan Investor. Secara tanggung jawab, Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Direktur Perusahaan. Sekretaris Perusahaan PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk. pada saat ini dijabat oleh Suresh Vembu yang mulai memegang jabatan tersebut sejak bulan Juni 2007. Suresh merupakan anggota Institute of Chartered Accountants of India. Beliau meraih Sarjana bidang Komersial dari Bangalore University. Sebelum menjabat 057 The Corporate Secretary also has an important role within the Company as being the link between Management and other units or functions within the organization. Internally, the Corporate Secretary provides recommendations to Management to ensure compliance with the Articles of Association and prevailing rules and regulations. The Corporate Secretary is also responsible for coordinating meetings of the Board of Commissioners, the Board of Directors, the Joint meeting of the Board of Commissioners and Directors, the Audit Committee meetings, as well as the Company’s Shareholders meetings. The Corporate Secretary works closely with other units within the organization such as Legal, Finance, and Investor Relations. In terms of its reporting line, the Corporate Secretary is directly accountable to the Company’s President Director. PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk. Corporate Secretary is Suresh Vembu who was appointed to the position since June 2007. Suresh is a Member of the Institute of Chartered Accountants of India and holds a Bachelor of Commerce degree from Bangalore University and prior to his E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E appointment, he had previously worked for over 22 years in various publicly listed companies in Indonesia and India, he brings to the Company a wealth of experience and networks. sebagai Sekretaris Perusahaan, beliau telah berkarir selama lebih dari 22 tahun di berbagai perusahaan publik di Indonesia maupun India. Beliau telah banyak berkontribusi kepada Perusahaan melalui sumbangan pengalaman maupun jaringan kerja yang beliau miliki. Dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik, terutama mengenai hal-hal memerlukan penerapan akuntabilitas serta transparansi, Sekretaris Perusahaan menerapkan usaha penyediaan informasi perusahaan yang transparan dan akuntabel, jelas, relevan dan mudah untuk didapat. Melalui penerapan prinsip ini, maka Perusahaan dapat mempertahankan dan memperkuat posisi serta kepercayaannya di mata para pemangku kepentingan. Keterbukaan Informasi dan Hubungan Investor Dalam menjalankan komitmennya untuk melaksanakan praktik tata kelola perusahaan yang baik dan dalam rangka mematuhi ketentuan dan peraturan Pasar Modal, maka Perusahaan selalu berupaya untuk dapat menyediakan informasi yang akurat dan relevan mengenai kegiatan serta kinerja Perusahaan, untuk dilaporkan kepada regulator kebijakan Pasar Modal dan Bursa Efek Indonesia dan juga masyarakat umum. Terkait dengan keterbukaan informasi, dan sebagai bagian dari komitmen Perusahaan dalam mewakili kepentingan para pemegang sahamnya, termasuk komunitas investasi, Perusahaan senantiasa memberikan perhatian lebih terkait penyediaan akses informasi yang relevan atas perkembangan-perkembangan terkini Perusahaan kepada para investor dan komunitas keuangan. Pada tahun 2008, Perusahaan turut serta secara aktif dalam beberapa kegiatan Hubungan Investor yang diwujudkan dalam bentuk roadshow, konferensi investasi, pertemuan analis, yang terdiri dari berbagai kegiatan seperti berikut ini: In view of the high regard that the Company places on GCG principles, specifically that related to transparency and accountability, the Corporate Secretary implements efforts that are aimed at delivering corporate information that is both transparent, accountable, clear, relevant, and accessible. Through this function, the Company is able to maintain and even enhance its position and trust in the eyes of all of its stakeholders. Information Disclosure and Investor Relations As part of its commitment towards Good Corporate Governance and in accordance with Capital Market regulations, the Company provides its stakeholders with relevant and accurate information concerning its activities and performance that is duly reported to the Capital Market regulator and the Indonesia Stock Exchange as well as the public. In terms of information disclosure, and as part of its commitment to serve the interests of its shareholders which includes the investment community, the Company places specific emphasis on providing investors and the financial community with access to relevant and the most recent developments that are taking shape within the Company. In 2008, the Company was actively involved in a number of investor relation activities in the form of roadshows, investment conferences, and analyst gatherings which comprised of the following: 058 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t 1. Participated in a roadshow organized by Trimegah Securities in Singapore and Hong Kong on 18-21 February 2008 Participated in The UBS Conference held in Jakarta on 3 March 2008 Participated in an Investment Roadshow organized by DBS, Singapore, 12-15 March 2008 Organized an Analyst Meeting on 14 May 2008 Participated in Indonesia Corporate Day that was organized by Deutsche Bank in New York, USA, 22-23 May 2008 1. 2. 3. 4. 5. Participated in the ABN Amro Small Cap Conference in Singapore, 23-24 June 2008 7. Participated in the Bahana Investor Day in Jakarta on 24 July 2008 8. Participated in the Indonesia Corporate Day organized by CIMB in Bali on 13-15 August 2008 9. Participated in the UBS Conference in Singapore and Hong Kong on 21 August 2008 10. Participated in the Citi Conference in Jakarta on 25 August 2008 11. Participated in Trimegah Investor Day held in Jakarta on 26 August 2008 12. Organized a public expose event and PT. Sorini Agro Asia Corporindo in Jakarta on 16th December 2008 Mr Suresh Vembu, Corporate Secretary and Head of Investor Relations was adjudged Best Investor Relations Officer – Indonesia in the Corporate Governance Poll conducted by Asia Money Magazine, Hong Kong for the year 2008. 6. Partisipasi dalam roadshow ke Singapura dan Hongkong yang diselenggarakan oleh Trimegah Securities tanggal 18-21 Februari 2008 2. Menghadiri Konferensi UBS yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 3 Maret 2008 3. Ikut serta dalam Investment Roadshow yang diselenggarakan oleh DBS Singapura pada tanggal 12-15 Maret 2008 4. Mengadakan pertemuan analis pada tanggal 14 Mei 2008 5. Menghadiri “Corporat Day Indonesia” yang diselenggarakan oleh Deutsche Bank di New York, USA pada tanggal 2223 Mei 2008 6. Menghadiri ABN Amro Small Cap Conference di Singapura pada tanggal 23-24 Juni 2008 7. Berpartisipasi pada Hari Investor Bahana di Jakarta pada tanggal 24 Juli 2008 8. Berpartisipasi dalam Indonesia Corporate Day yang diselenggarakan oleh CIMB di Bali pada tanggal 13-15 Agustus 2008 9. Menghadiri Konferensi UBS di Singapura dan HongKong pada tanggal 25 Agustus 2008 10. Menghadiri Citi Conference di Jakarta pada tanggal 25 Agustus 2008 11. Berpartisipasi pada Trimegah Investor Day yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 26 Agustus 2008 12. Menyelenggarakan Paparan Publik bagi dan PT Sorini Agro Asia Corporindo di Jakarta pada tanggal 16 Desember 2008 Mr. Suresh Vembu yang menjabat Sekretaris Perusahaan dan Kepala Hubungan Investor memperoleh penghargaan sebagai Best Investor Relations Officer – Indonesia pada poling Tata Kelola Perusahaan yang diselenggarakan oleh Asia Money Magazine, Hongkong untuk tahun 2008. Situs Perusahaan Dan Komunikasi Antara Pemangku Kepentingan Dalam upaya untuk meyediakan akses real time atas data finansial dan data perusahaan kepada para pemangku kepentingan, Sorini memiliki situs Perusahaan yang komprehensif yang memuat, laporan keuangan yang telah diaudit, laporan tahunan dan informasi serta pengumuman lainnya bagi para pengunjungnya. Situs Perusahaan dapat dilihat di www.sorini.co.id Corporate Website and Stakeholder Communications In its efforts to provide its stakeholders real time access to the latest financial and corporate data, Sorini maintains a comprehensive website that provides visitors access to company profile, organization profile, audited financial statements, annual reports, analyst reports, major corporate activities, press releases and other information and announcements regarding the Company. The website address is: www.sorini.co.id 059 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Public Expose Sorini also informs its stakeholders conducting a Public Expose event at least once a year to inform the public of the latest developments within the Company. The Company held a Public Expose on the 16th December 2008. Paparan Publik Sorini juga senantiasa memberikan informasi secara langsung kepada pemangku kepentingan melalui paparan publik yang diadakan minimal satu kali dalam setahun guna menyampaikan perkembangan informasi Perusahaan terkini. Perusahaan terakhir kali mengadakan paparan publik pada 16 Desember 2008. Hubungan Investor Sejalan dengan komitmen Perusahaan terhadap transparansi, departemen Hubungan Investor menyediakan akses bagi para pemangku kepentingan melalui situs, investor gatherings, pertemuan langsung dan berbagai contact points lainnya sehingga mereka dapat memperoleh investor newsletter, laporan analis dan lain-lainnya. Hubungan Investor mempunyai peranan yang penting dalam membangun dukungan pemangku kepentingan sekaligus meningkatkan nilai pemangku kepentingan melalui penyediaan akses informasi Perusahaan yang jelas dan terkini. Perusahaan secara aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan seperti non deal roadshow, konferensi, analyst gathering yang berttujuan memberikan informasi terkini mengenai perusahaan industri dan situasi pasar. Pada tahun 2008, Sorini menghadiri 12 konferensi invesmen dan berpartisipasi dalam road show. Perusahaan juga secara teratur mengorganisasi kunjungan ke pabrik dan mengadakan pertemuan dengan para analis dan investor untuk memperkenalkan fasilitas dan perkebunan perusahaan secara langsung. Tata Perilaku Perusahaan Tata Perilaku Perusahaan merupakan dasar arahan perilaku bagi para karyawan baik di lingkungan Perusahaan dan dengan pihak luar. Peraturan ini, yang diberlakukan bagi seluruh karyawan dan kontraktor, berfungsi sebagai dasar dari penerapan Tata Kelola Perusahaan dan secara terus menerus menanamkan nilai dasar perusahaan dan perilaku bisnis tanpa adanya konflik kepentingan. Investor Relations In line with its commitment towards transparency, the Company’s investor relations department provides its stakeholders access through the website, investor gatherings, one on one meetings, and other contact points. Investor relations plays a crucial role in building stakeholder support and enhancing stakeholder value by providing access to clear and up to date information regarding the Company. The Company, has been actively involved in a number of investor relations activities in the form of Non deal roadshows, investor conferences, and analyst gatherings that are aimed at updating investors and answering their queries about the Company, the industry and market sectors. In 2008, Sorini attended 12 investment conferences and roadshows. The Company also regularly organizes visits to its plant for analysts and investors to have a first hand view of the manufacturing facilities and plantations of the company and the developments taking place. Code of Conduct The Company’s Code of Conduct provides its employees with a guideline to conduct their day to day activities in a professional and standardized manner while interacting both within the Company and with external parties. This code, which is applicable to all employees and contractors, serves as the basis for GCG implementation while simultaneously instilling the Company’s corporate values and business conduct that is both ethical and devoid of conflict of interest. Outstanding Legal Issues The Company was not involved in any outstanding legal cases or issues of significance at the time of this report writing. 060 Masalah Hukum yang Belum Tuntas Perusahaan tidak sedang terlibat dalam kasus hukum atau masalah penting lainya pada saat laporan ini dibuat. PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t risk management Sorini meyakini bahwa salah satu komponen vital yang dapat menjamin pertumbuhan operasional dan keuangan berkelanjutan dari suatu perusahaan terletak pada kemampuan perusahaan untuk secara efektif mengenali, mengelola dan mengurangi risiko. Seperti lainnya, Sorini juga usaha menghadapi berbagai bentuk risiko. Untuk itu, manajemen risiko memainkan peranan yang penting dalam strategi dan operasional perusahaan secara umum. Risiko-risiko potensial yang mungkin dihadapi oleh sebuah perusahaan seperti Sorini dapat berupa risiko internal maupun eksternal, seperti : 1. Dampak kondisi perekonomian domestik dan global yang secara langsung mengakibatkan fluktuasi indeks ekonomi utama seperti inflasi, nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing, suku bunga dan lain lain. 2. Perubahan peraturan pemerintah yang muncul dari kebijakan-kebijakan yang diadopsi oleh negara-negara maju guna meminimalkan ketergantungan produk dan bahan baku yang dihasilkan oleh negara produsen dengan biaya murah. 3. Pengurangan pasokan serta fluktuasi harga bahan mentah akibat meningkatnya permintaan. Dampak dari risiko seperti tersebut diatas dapat diminimalisir secara efektif jika dari awal Perusahaan mampu mengambil langkah-langkah penting untuk mengenali, mengelola dan mengurangi risiko-risiko ini. Guna mengantisipasi dampak risiko tadi, Perusahaan telah merumuskan strategi dan prosedur melalui peningkatan kesadaran risiko di seluruh organisasi dan operasinya. Risiko Utama Diantara berbagai resiko yang ada, perusahaan telah mengidentifikasi sejumlah risiko yang dapat berdampak pada keseluruhan operasi dan kelanjutan perusahaan dan untuk itu, perusahaan telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengurangi risiko risiko yang telah teridentifikasi ini: Risiko Nilai Mata Uang Asing Sebagai eksportir Sorbitol sekaligus importir bahan mentah yang besar, Sorini menghadapi risiko yang berhubungan dengan fluktuasi mata uang. Mengingat sebagian besar Sorini believes that a vital component to ensure sustainable operational and financial growth for a Company lies with its ability to effectively identify, manage, and mitigate its risks. Like any other business, Sorini is susceptible to various forms of risks. Therefore, risk management plays a crucial role in the Company’s overall strategy and operations. The potential risks that a Company such as Sorini may encounter involves both internal and external risks that include: 1. The impact from global financial conditions that directly results in the fluctuations of the Rupiah’s exchange rate against major foreign currencies, interest rates and others. Government regulatory changes that arise from policies adopted by the developed countries to minimize their dependence on products and raw materials developed by low cost producing countries. Reduction in raw material supply and the fluctuation in the price of raw materials due to increased demand. 2. 3. The impact from such risks can be effectively minimized if the necessary measures are implemented to identify, manage, and mitigate these risks in advance. To minimize the impact from such risks, the Company has formulated strategies and procedures, which enhance the level of risk awareness throughout the organization and facilitate decision making. Key risks Among other risks, the Company has identified the following risks that can potentially impact the Company’s overall performance as well as operations and has put in place the necessary mechanisms to counter the prevailing risks: Foreign Currency Exposure Risk As a major exporter of Sorbitol and importer of raw materials, Sorini is susceptible to the foreign exchange fluctuations. Since Sorini’s major sales revenue is denominated in major 061 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E foreign currencies while a significant portion of its expenses are in Indonesian rupiah, providing a natural hedge to the Company to some extent. To mitigate these risks, Sorini continues to monitor its Net Open Position and hedge its foreign currency exposure by undertaking fixed contracts for different terms as and when required. Execution Risk The Company exports to over 70 countries and has developed the trust to become a preferred supplier of various multinational companies, hence the Company is susceptible to execution risk i.e. the risk that lies with its ability to deliver goods to its clients on time. The Company has taken measures to mitigate execution risks stemming from the supply of raw materials by increasing its in-house starch production, the development of cassava plantations with local farmers, and the management of starch purchase. Sorini has developed close relationships with its multinational clients to ensure their continued trust and loyalty. The Company implements high standards of hygiene, quality assurance and on time delivery to meet stringent client requirements. Company also maintains minimum inventory and access to its group company plants to ensure supply of finished product to its customers in case of any disturbances. Commodity Price Risk As a leading player, Sorini is susceptible to the impact of commodity price fluctuations while sourcing its raw materials. To optimize raw material costs, Sorini sources its external Starch on the best prevailing spot market price. Company quotes its selling price on a predefined time interval contractual basis to mitigate impact from such risks. Sorini also manages its net open position while regularly reviewing its raw material purchasing policy and timing. pendapatan Sorini dalam bentuk mata uang asing sementara sejumlah besar biaya dibayarkan dengan Rupiah, maka Perusahaan memiliki risiko atas perubahan nilai tukar mata uang. Untuk mengurangi risiko ini, Sorini senantiasa mengawasi Net Open Position dan melakukan hedge kebutuhan mata uang asing melalui kontrak tetap untuk jangka waktu yang berbeda-beda jika dibutuhkan. Risiko Pelaksanaan Dengan ekspor ke lebih dari 70 negara dan predikat pemasok terpercaya bagi berbagai perusahaan multinasional, Perusahaan menghadapi risiko pelaksanaan atau risiko dalam kemampuan menjaga ketepatan waktu pengiriman ke pasar atau pelanggannya. Untuk mengurangi risiko ini, Perusahaan juga telah mengambil langkah untuk mengurangi risiko pelaksanaan atas pasokan bahan mentah dengan meningkatkan produksi tepung tapioka, pengembangan perkebunan singkong bersama petani lokal, dan pengelolaan pembelian tepung tapioka. Sorini telah membina hubungan yang erat dengan pelanggan multinasional guna mempertahankan kesetiaan dan kepercayaan mereka. Perusahaan menerapkan standar kebersihan yang tinggi, jaminan kualitas serta waktu pengiriman yang tepat bagi pelanggan. Perusahaan juga mengelola persediaan secara minimal sekaligus memiliki akses ke pabrik yang berada di bawah kelompok usaha guna menjamin pasokan produksi bagi pelanggan jika dibutuhkan. Risiko Harga Komoditas Sebagai produsen terdepan, Sorini juga menghadapi dampak fluktuasi harga komoditas. Untuk mengurangi dampak ini, Perusahaan melakukan pembelian tepung tapioka dengan harga on the spot yang terbaik. Perusahaan juga menentukan harga jual yang berlaku untuk waktu tertentu, guna menghindari risiko ini. Sorini juga mengelola net open position dan dengan teratur mengkaji kebijakan dan waktu pembelian. 062 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t human resource development To keep pace with our business growth, Sorini continues to put its people and their development as a major par t of its core Strategy. 063 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Guna mengimbangi pengembangan usaha kami, Sorini meletakkan sumber daya manusia dan pengembangannya bagian penting dari strategi utama Sorini Sorini firmly believes that people development will lead to business development, with this in mind, the Company implements several initiatives pertaining to this development through capability building of all level of employees through comprehensive and focused coaching & trainings; professional recruitments; internal human resource system enhancement as well as effective internal relationships and communications. Sorini yakin bahwa dengan pengembangan sumber daya manusia akan membawa pengembangan usaha, berpijak pada pemikiran tersebut, Perusahaan melaksanakan berbagai kegiatan pengembangan kemampuan karyawan di seluruh tingkatan melalui pelatihan yang terfokus dan komprehensif, rekrutmen profesional, perbaikan sistim sumber daya manusia internal serta hubungan dan komunikasi internal yang efektif. Sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia, Sorini terus fokus dengan berbagai upaya seperti di bawah ini 1. Struktur organsisasi yang mendatar, untuk memastikan keputusan dapat diambil secara cepat dan mengembangkan potensi sumber daya manusia 2. Setiap individu memiliki fokus yang jelas mengenai kinerja masing masing 3. Penerapan Strategi dan rencana kerja di seluruh bagian perusahaan Perusahaan telah melihat hasil yang positif atas upaya upaya tersebut dari kinerja perusahaan dan akan melanjutkan upaya upaya yang telah dilakukan. Selain upaya-upaya tersebut, Perusahaan juga senantiasa mendorong seluruh karyawan untuk selalu menegakkan nilainilai perusahaan yang berlaku di lingkungan Sorini Nilai-nilai Perusahaan Guna memperoleh manfaat dari perbaikan yang berkelanjutan serta tercapainya kinerja karyawan yang efisien serta kinerja Perusahaan secara umum, jajaran manajemen dan karyawan Sorini memiliki komitmen untuk selalu menegakkan nilai-nilai utama Sorini yang berfungsi sebagai landasan bagi setiap langkah dan keputusan yang diambil oleh setiap individu di lingkungan Perusahaan. Nilai-nilai tersebut adalah Super Team, Open minded and honest communication, Role model and trustworthy, Integrity and committment, New Ideas and innovation, and Improvement through continuous learning. As part of putting our people development at the fore front, Sorini continues to focus on folllowing major initiatives: 1. Flat organization structure across company to ensure faster decision making and people development 2. 3. Each individual to have clear focus, ownership of their performance Planned & strategic working across the company The Company clearly sees the result and positive impact of these initiatives on its performance and will continue in this direction. On top of these initiatives implementation, the Company always encourages the employees to uphold the core Corporate values of Sorini. Corporate Values To realize the benefits of sustainable development and efficient performance of human resources and the overall Company, the management and all employees of Sorini are committed to upholding the core values of Sorini which serve as foundation for every step and decision taken by the Company’s personnel. These values are – Super Team, Open mind and honest communication, Role model and trustworthy, Integrity and committment, New Ideas and innovation, and Improvement through continuous learning. 064 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Training Program Sorini continues to invest in development and skills upgrading of its personnel. Sorini’s management strives to promote a conducive and supportive learning environment, and continue to find new ways to keep the training aligned with the best international work practices. This is implemented through both in-house and external trainings Program Pelatihan Sorini dari waktu ke waktu melakukan investasi dalam pengembangan dan peningkatan keahlian karyawannya. Manajemen Sorini selalu berupaya mendukung teruwujudnya lingkungan belajar yang mendukung dan kondusif serta terus melakukan upaya-upaya pembaharuan dalam hal pelatihan yang sesuai dengan pratikpratik kerja internasional yang terbaik. Program-program ini dilaksanakan baik secara internal maupun melalui pelatihan eksternal Dengan pemikiran tersebut, pada tahun 2008 AKR telah menyelenggarakan sebanyak 71 pelatihan internal, 21 pelatihan teknis, 1 pelatihan kelompok dan 2 pelatihan eksekutif di luar negeri kepada para karyawannya, Pelatihan ini meliputi aspek-aspek yang berhubungan dengan aspek produk maupun operasional Perusahaan, mulai dari indikator proses utama Sorbitol hingga keuangan dan perpajakan, good microbiological laboratory dan juga bahasa Inggris Pada tahun 2008, total partisipasi dari karyawan dalam pelatihan internal, pelatihan teknis, pelatihan kelompok dan pelatihan eksekutif di luar negeri ini masing-masing berjumlah 1.553; 32; 46; dan 2. Data pelatihan terdapat pada halaman 67. To that end, in 2008 Sorini arranged and provided the employees with 71 in-house trainings, 21 technical trainings, 1 group training and 2 overseas executive trainings, on both product and operation-related areas, spanning from Sorbitol key process indicators to finance and taxation, good microbiological laboratory and safety behaviour, as well as the english language. In 2008, the total participation of the employees in internal training programs, external technical training, external group training and external overseas executive programs were 1,553; 32; 46; and 2 respectively. The training detail are given on the page number 67 Internal Relationships and Communications To promote a sound and open relationship between the Company and employees, Sorini also runs an employee development program beyond the training program. The management continues to put efforts towards nurturing the culture of learning at Sorini and conducts an annual Management Growth Conference, a forum/platform designed to hold direct discussions with all departments, entailing target, performance, people development, obstacles and so forth. This forum also provides opportunities for employees to convey their aspirations and constructive feedback to the Company. Hubungan dan Komunikasi Internal Untuk meningkatkan hubungan yang sehat dan terbuka diantara Perusahaan dan para karyawan disamping pemberian program pelatihan, Sorini juga menjalankan program pengembangan karyawan. Manajemen terus menerus mendukung terciptanya budaya belajar di lingkungan Sorini dan menyelenggarakan Management Growth Conference tahun, yang merupakan forum yang bertujuan untuk berdiskusi langsung dengan seluruh departemen, membahas target, kinerja, pengembangan sumber daya manusia, hambatan dan lainnya. Forum ini juga memberikan kesempatan bagi para karyawan untuk menyampaikan masukan secara konstruktif bagi Perusahaan. 065 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E In addition, Sorini also provides the employees with facilities which enables them to pursue several recreational acitivities enhancing the personnel morale & spirits such as sports, music, information bulletins and tours. A series of continuous inhouse and external training on personal development is also held for individuals and groups. Lebih jauh lagi, Perusahaan juga menyediakan berbagai fasilitas rekreasi bagi karyawan yang diharapkan dapat meningkatkan semangat dan moral masing-masing, seperti fasilitas olah raga, hiburan, buletin informasi dan melakukan darmawisata. Beberapa pelatihan internal maupun pelatihan umum juga diberikan kepada karyawan perseorangan maupun kelompok. Management Stock Option Plan (MSOP) Sorini’s management strongly believes that fostering a sense of ownership amongst permanent employees will contribute positively to their individual performance and in turn to the Company’s performance. With this in mind, Sorini provides its employees with the opportunity to own the Company’s share in addition to the regular remuneration. This scheme is accorded through Management Stock Option Plan (MSOP) that was launched in 2007 and is exercised under the supervision of the MSOP Committee. The eligible employees are those whose decisions & performance directly impacts Company’s performance. In addition to being an employee retention and attraction strategy, the MSOP also serves to further align employee’s and Company objectives. Management Stock Option Plan (MSOP) Sorini yakin bahwa rasa ikut memiliki Perusahaan yang dipunyai karyawan akan menjadi salah satu faktor yang positif bagi tercapainya kinerja Perusahaan. Dengan pemikiran tersebut, Perusahaan memberikan kesempatan bagi para karyawan untuk ikut memiliki saham Perusahaan, diluar remunerasi yang biasa diterima. Skema kepemilikan saham ini difasilitasi melalui program yang diluncurkan pada tahun 2007 yakni Management Stock Option Plan (MSOP) yang pelaksanaannya berada dibawah pengawasan komite MSOP. Karyawan yang berhak ikut serta dalam program ini adalah karyawan yang tanggung jawab serta kinerjanya secara langsung ikut menentukan arah pertumbuhan Perusahaan. Disamping merupakan salah bagian dari program retensi karyawan, MSOP juga bertujuan untuk menjadi penyelaras tujuan yang dimiliki karyawan dan Perusahaan. 066 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Performance Indicators The Company places great emphasis on Key Performance Indicators (KPI) as they reflect the employee’s accountability to the Company’s performance. To better monitor individual performance, identify talent and address areas for improvements, KPIs are devised and implemented for all employees to encourage them to fully understand their targets, roles and expectations at work, so that they can generate a more comfortable, productive and efficient work environment to achieve better performance. Indikator Kinerja Perusahaan memandang penting diterapkannya Key Performance Indocators (KPI), sebagai cerminan akuntabilitas manajemen terhadap kinerja Perusahaan Guna meningkatkan pengawasan kinerja dari setiap individu karyawan serta mengidentifikasi kemampuan dasar dan membuat upaya perbaikan, Perusahaan menerapkan KPI bagi seluruh karyawan, agar mereka semakin terpacu untuk memahami target dan peran yang diharapkan, sehingga hal-hal tersebut akan mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih nyaman dan produktif untuk mencapai kinerja yang lebih baik. Kinerja karyawan diawasi dengan seksama untuk memastikan bahwa pelatihan yang telah diberikan membawa hasil yang efektif dan evaluasi dilakukan pada tingkatan individu maupun departemen Sumber Daya Manusia Hingga tanggal 31 Desember 2008, Perusahaan memiliki 778 karyawan, Secara rinci, sumber daya manusia yang dimiliki oleh Sorini dapat dilihat pada tabel pada halaman berikut. Employee performance is thoroughly monitored to ensure training effectiveness, and is evaluated regularly at both individual and departmental levels. Our Human Resource Force The total number of Sorini’s employees as of December 31, 2008 is 778. The details of the work force at Sorini and its subsidiaries are on the next page. Training Details Pe la tih a n Type of Training Tipe Pelatihan In-House External - Technical External – Group Overseas Total Sessions Jumlah sesi 71 21 1 2 Participants Peserta 1553 32 46 2 Total Hours Jumlah Jam 120 541.5 8 56 067 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Employee Table of Sorini Ta b e l K a r y a wa n S o r i n i Level/ Tingkat Director/ Direksi Division Head/ Kepala Divisi Dept. Head/ Kepala Departmen Asst Dept Head/ Asisten Kepala Departmen Sect Head/ Kepala Seksi Staff/Foreman/ Staf/Foreman Operator/ Operator Total/ Jumlah Status/ Status Permanent/ Permanen Probation/ Masa Percobaan Total/Jumlah Gender/ Jenis Kelamin Male/ Pria Female/ Wanita Total/Jumlah Age/ Usia ≤ 25 26-32 33-39 40-46 47-55 > 55 Total/ Jumlah Education/ Pendidikan Elementary School/ SD Junior High School/ SLTP Senior High School/ SLTA Diploma/ Sarjana Muda Undergraduate / S1 Post Graduate/Master/ S - 2 Doctorate/Phd. / S - 3 Total/ Jumlah 28 80 446 25 182 17 0 778 29 82 441 23 154 17 1 747 113 207 225 182 48 3 778 87 236 243 148 31 2 747 780 70 778 687 60 747 631 147 778 579 168 747 2008 5 11 31 17 70 212 432 778 2007 5 4 31 11 50 201 445 747 068 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t h e a l t h , s a f e t y, s e c u r i t y & environment (HSSE) zero accident Sorini maintains a strong committment of compliance with Health, Safety, Security and Environment (HSSE) standards as well as its own stringent internal safety and quality adherence mechanism. 069 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Sorini Agro Asia senantiasa mempertahankan komitmen tinggi terhadap standar, penerapan serta sosialisasi atas program-program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (HSSE) dan ramah lingkungan In 2008, the HSSE program was enforced through rigorous ongoing daily inspections of plants, distribution networks, equipment and facilities to ensure the highest possible standards. In 2008, the company experienced no health or safety violations. Major inspections are carried out by a dedicated HSSE team. Sorini enforces adherence to these standards by requiring all employees to follow the highest safety practices. This means wearing protective equipment to safeguard against any eventuality abiding by HSSE standards, practising work safety procedures in day to day work and familiarize personnel with internal safety procedures. Pada tahun 2008, program sosialisasi dilakukan melalui inspeksi harian yang dilakukan secara rutin pada lingkungan pabrik, jaringan distribusi, peralatan dan fasilitas untuk memastikan standar tinggi yang telah ditetapkan di tahun 2008 tidak terjadi pelanggaran kesehatan maupun keselamatan pekerja. Kegiatan patroli dilakukan oleh tim khusus HSSE. Penertiban dan penegakan disiplin HSSE lebih dipertegas dan ditingkatkan lagi, khususnya terkait penerapan pemakaian alat pelindung diri, ketertiban kerja sesuai standar HSSE, prosedur pekerjaan selamat serta pendekatan HSSE terhadap karyawan untuk lebih peduli, lebih sadar dan lebih memahami penerapan dan pelaksanaan HSSE di setiap tempat kerja. Untuk memastikan penerapan yang efekif, perusahaan melakukan evaluasi tugas dan audit HSSE melalui Audit QSP dan Audit internal HSSE. Disamping itu, Perusahaan juga terus melakukan pembaruan dan pembenahan terhadap identifikasi bahaya ditempat kerja, baik kepada karyawan, mesin maupun prosedur kerja yang aman melalui penerapan dan sosialisasi Job Safety Analysis (JSA). Laporan Quality Standard Procedures (QSP) disampaikan secara teratur dan terdokumentasi dengan baik. Lebih jauh lagi, Perusahaan menjalankan sistem pengamanan dan perlindungan bahaya kebakaran yang lebih baik, yaitu melalui pemantauan dan kontrol rutin atas sistim PMK, Hidran beserta kelengkapannya, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), agar selalu memenuhi standar PMK dan siap dipergunakan. Pada tahun 2008, kami mulai menerapkan aturan secara ketat yang diberlakukan terhadap seluruh karyawan outsourcing, kontraktor, vendor maupun tamu perusahaan sehingga mereka pun dapat memahami, To ensure an effective implementaton, Sorini conducts an evaluation and audit of HSSE requirements through QSP Audit and HSSE Internal Audit. In addition, improvements have been made in potential danger identification in all operational areas; employees, machinery and work safety procedure. This is done through a comprehensive system of Job Safety Analysis (JSA). Quality Standard Procedures (QSP) are reported and welldocumented regularly. Sorini has also enforced a better system on fire safety and protection through routine control and monitoring of Fire Protection System (PMK) pumps, fire hydrants fire extinguishers to ensure its compliance with PMK standards and readiness for use. In 2008, Sorini raised its internal safety standards for outsourced employees, contractors, vendors and other visitors. This enforcement is done through Safety Awareness and introduction briefings 070 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t prior to entering Sorini work premises and requiring them to sign a “Contractor Letter of Statement to Acknowledge The Responsibilities on HSSE within the premises of Sorini. Safety Awareness and introduction is part of moral obligation to nurture the HSSE culture within the company and reduce risks to all parties. All HSSE violations are taken seriously to ensure healthy and safe work culture. peduli dan sadar terhadap pelaksanaan dan penerapan HSSE. Hal ini diterapkan melalui Safety Awareness and Introduction sebelum mereka memasuki area dan bekerja di lingkungan perusahaan. Safety Awareness and Introduction merupakan suatu tanggung jawab moral untuk ikut membudayakan HSSE di perusahaan dan mengurangi resiko kepada semua pihak. Pelanggaran HSSE akan ditindak secara tegas guna mempertahankan budaya kerja yang sehat dan aman. Atas penerapan HSSE di seluruh bagian perusahaan, yakni area pabrik, gudang dan lingkungan lainnya, Perusahaan berhasil meraih penghargaan untuk tingkat nasional atas Kecelakaan Kerja Nihil dari Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, dimana hingga akhir Oktober 2008, perusahaan telah mencatatkan 6.854.127 jam selamat murni. Oleh karena itu, perusahaan akan terus menanamkan arti pentingnya HSSE kepada seluruh karyawan, sehingga HSSE akan menjadi bagian dari budaya kerja. Di tahun 2008 juga, Perusahaan telah meningkatkan serta memperketat keamanan melalui pelatihan rutin dan terkoordinasi untuk meningkatkan kualitas prosedur Kerja, baik secara internal maupun eksternal, melalui update procedure secara periodik (QWI). Cross audit juga dilakukan pada sistem antisipasi dini terhadap segala penyimpangan kondisi dan prosedur, yang terjadi di dalam maupun diluar perusahaan. Masih terkait dengan upaya pengamanan, Perusahaan juga menerapkan pengawasan yang ketat, terutama di area-area rawan seperti gudang, WWTP, tempat penyimpanan Limbah B-3, Loading HCL/NaOH, maupun fasilitas Hydrogen Plant. Selain itu, perusahaan juga memberlakukan pengecekan terhadap semua karyawan baik internal maupun outsourcing, kontraktor, maupun vendor. Pengawasan area pabrik secara keseluruhan dilakukan dengan memonitor CCTV secara terus menerus. The company’s efforts to implement an exemplary safety culture throughout Sorini, including manufacturing and other premises, earned the company a national recognition award. In 2008, the Ministry for Labor and Transmigration gave Sorini an Award for “Kecelakaan Kerja Nihil” (Zero Work Accident). By end October 2008, Sorini had logged 6,854,127 working hours with zero accidents, an excellent recognition highlighting Sorini’s commitment to maintaining the highest standards of worker safety adhering to HSSE. In 2008, Sorini intensified and tightened security through routine and coordinated training courses to improve day to day work procedures, internally or externally through regular procedure updates (QWI). Also cross audit was performed on early recognition system for abnormal situations and procedures which occur both internally or externally. To further boost security, Sorini increased monitoring of sensitive areas, such as warehouse, WWTP, B-3 Waste Tank. HCL/ NaOH loading area and Hydrogen Plant facility. In addition, Sorini implemented enhanced identification processes for all employees, internal or outsourced, contractors and vendors. Closed circuit terminals (CCTV) are monitored continuously throughout the plants. 071 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Security personnel undergo routine training on emergency situation management. In addition to the HSSE routine program, they also receive training on apprehension techniques of self defense, fire fighting and training on intelligence and instinct development to improve their effectiveness in anticipating irregularities and security threats. They are also actively involved in sports and parade as part of their show-off force activities. Personil keamanan juga secara teratur melakukan latihan penanggulangan keadaan darurat. Selain kegiatan rutin terkait HSSE, mereka juga mendapatkan pelatihan bela diri, pelatihan pemadam kebakaran, serta pelatihan antisipasi dan inteligen untuk meningkatkan intuisi dalam antisipasi terhadap penyimpangan dan pengamanan. Disamping itu, mereka diwajibkan pula melakukan kegiatan olah raga, barisberbaris untuk menunjukkan kemampuan dan kesiapan tim dalam pengamanan perusahaan. Perusahaan juga memberikan perhatian yang besar atas usaha peningkatan kualitas lingkungan hidup, baik di dalam maupun di sekitar pabrik melalui program penghijauan, budidaya tanaman dan, pembuatan taman. Dengan melakukan pengujian mutu air limbah di laboratorium, Sorini mampu mempertahankan mutu limbah sesuai dengan peraturan. Fasilitas pengolahan limbah yang dimiliki oleh Sorini merupakan salah satu pengolahan limbah yang ramah lingkungan yang ada. Upaya pemantauan dan pengendalian juga dilaksanakan terhadap kegiatan operasional pabrik yang memiliki dampak langsung terhadap lingkungan, diawasi dan dikendalikan dengan pengujian yang dilakukan secara dengan internal maupun eksternal untuk memastikan bahwa kegiatan usaha tidak membawa dampak negatif terhadap ekosistem yang ada dan memenuhi ketentuan pemerintah mengenai HSSE. Perusahaan dengan bangga melaporkan bahwa semua ketentuan pemerintah mengai HSSE telah dipenuhi dan ditaati oleh perusahaan. Significant attention has been paid to environmental preservation in and around factories by planting trees and building nurseries. By employing regular waste water lab tests on discharges, Sorini maintains the chemical contents in the discharged material well within the levels stipulated by the authorities. Sorini’s liquid waste management systems are among the most environmentally friendly available in the industry. Sorini’s operational activities that directly impact the environment are all monitored and controlled through both internal and external inspections to cause minimum damage to the surrounding ecosystems and meet HSSE government requirements. Sorini is proud to report that all government requirements on HSSE have been & are being met. 072 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t corporate social responsibility In line with Good Corporate Governance practices, Corporate Social Responsibility has developed into an integral part of the Company’s overall strategy to maintain sustainable business growth 073 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Sejalan dengan semangat pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang terbaik saat ini, Perusahaan mengembangkan tanggung jawab sosial perusahaan sebagai bagian dari strategi Perusahaan untuk menjaga kelangsungan usaha yang berkesinambungan Sorini consistently strives to be a good corporate citizen by supporting many community initiatives in the areas of community empowerment, education, health, and safeguarding the environment. These policies particularly impact the inhabitants of the surrounding communities of Sorini’s operations. Sorini believes that loyalty and support should not merely derive from its employees and principals but also from the surrounding communities whose livelihoods are closely tied to the Company. Over the years, the Company has provided funding, technology, and technical support to improve the crop yield of the Tapioca farmers and eventually contribute towards improving the farmers’ standard of living. In addition to this, the Company also provided inhabitants access to improved road facilities that link villages nearby Sorini factories. Sorini also worked extensively with various universities in both Indonesia and abroad to find viable ways to improve the farmers’ tapioca yields, enhance soil fertility, and improve production process and identify new product applications. Access to proper education, food, and employment is a vital requirement for most people. The Company provided scholarships to 27 pupils from the surrounding community of the Pandaan facility to contribute towards their prospective future. Sorini also distributed food parcels for the underprivileged members of the adjacent communities during religious festive occassions. At the same time, the Company consistently hires its workers from the local community. Secara konsisten, Sorini bekerja keras untuk menjadi warga korporasi yang baik melalui bantuan yang diberikan bagi pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan dan lingkungan demi kepentingan masyarakat, khususnya penduduk lingkungan sekitar. Sorini meyakini bahwa kesetiaan dan dukungan tidak semata diberikan oleh karyawan saja melainkan juga dari masyarakat yang kehidupannya dipengaruhi dan bergantung kepada Perusahaan. Selama bertahun-tahun, Perusahaan menyediakan pendanaan, dan bantuan teknis guna meningkatkan hasil panen, yang pada akhirnya akan meningkatkan standar kehidupan para petani. Sebagai tambahan, Perusahaan juga menyediakan akses bagi penduduk melalui peningkatan fasilitas jalan yang menghubungkan desa. Sorini juga bekerja sama secara ekstensif dengan berbagai universitas, baik di Indonesia dan luar negri sebagai upaya dalam mencari metode yang layak untuk meningkatkan hasil produksi tapioka petani, meningkatkan kesuburan tanah, dan meningkatkan proses produksi dan kegunaan produk. Ketersedian fasilitas pendidikan yang baik, makanan dan lapangan kerja merupakan kebutuhan vital bagi kebanyakan orang. Perusahaan telah memberikan beasiswa kepada 27 karyawan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Karyawankaryawan ini berasal dari masyarakat sekitar pabrik di Pandaan. Sorini juga mendistribusikan bingkisan makanan bagi anggota masyarakat yang membutuhkan selama bulan-bulan perayaan agama. Disamping itu, Perusahaan secara konsisten menyediakan kesempatan kerja bagi masyarakat di lingkungan setempat. Perusahaan juga berusaha untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan kualitas lingkungan. Sorini telah membangun pengolahan air limbah untuk mengendalikan dan memproses air pembuangan guna memenuhi syarat untuk mewujudkan lingkungan dan kehidupan yang berkelanjutan. Lebih jauh lagi, Perusahan juga bekerja sama dengan karang taruna setempat untuk membersihkan sampah/limbah yang dihasilkan pabrik dan menyediakan peralatan guna memproses dan menjual sampah/limbah tersebut untuk didaur ulang. Sorini akan senantiasa menyediakan kesempatan dan akses bagi anggota masyarakat sekitarnya agar mereka meningkatkan taraf hidup melalui sumbangan keahlian dan sumber daya. The Company also strives to safeguard the environment. Sorini has created waste water treatment plants to control and process the effluent discharge to meet the regulatory criteria for a sustainable environment. In addition to this, the Company works closely with the youth of the community to help clear the waste from the facilities and provide them a means of livelihood. Sorini will continue to provide the opportunities to the members of the adjacent communities to improve their livelihoods by sharing its expertise and resources. 074 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t corporate profile PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk (SAAC) didirikan di Surabaya pada tahun 1983, dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1992. Sorini, yang mulai berproduksi pada tahun 1987 dengan kapasitas 5.000MT per tahun, pada saat ini merupakan produsen Sorbitol terbesar di Asia Pasifik dan kedua terbesar di dunia dengan kapasitas 330.000MT per tahun. SAAC adalah bagian dari kelompok usaha AKR, salah satu perusahaan perdagangan dan distribusi terbesar di Indonesia, yang pada saat ini melakukan ekspor ke lebih dari 70 negara. Pabrik Sorini berlokasi di Pasuruan dan Beji, Jawa Timur dan memiliki pabrik tepung tapioka di Ponorogo, Jawa Timur dan Lampung, Sumatra. Kantor pusat SAAC berlokasi di Jakarta, Sorini merupakan bagian dari divisi manufaktur Kelompok Usaha AKR yang berbasis di Indonesia dimana AKR memiliki 69.75% saham Sorini. Anak-anak perusahaan Sorini mempunyai beberapa anak perusahaan yakni : • PT Sorini Towa Berlian Corporindo, • PT Saritanam Inti Pratama, • PT Agro Asia Manunggal PT Sorini Towa Berlian Corporindo (STBC) (Kepemilikan Saham SAAC 50.1%) STBC merupakan pabrik yang memproduksi sorbitol dan tepung sorbitol yang berlokasi di Surabaya. STBC didirikan pada tahun 1994. Perusahaan ini merupakan perusahaan patungan dengan Mitsubishi Shoji Foodtech Co. Ltd, Jepang dan merupakan anak perusahaan SAAC dengan kepemilikan saham sebesar 50.1% Fokus utama Perusahaan adalah ekspor ke Jepang. PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk (SAAC) was established in Surabaya in 1983 and was publicly listed with the Indonesia Stock Exchange in 1992. Sorini, began production in 1987 with a capacity of 5,000 MT per year, is currently the leading producer of Sorbitol in Asia Pacific and the world’s second largest with capacity of 330,000 MT per year. SAAC is part of the AKR Group of Companies, one of Indonesia’s largest trading and distribution Companies, and Sorini currently exports to over 70 countries. Sorini’s Sorbitol factories are located in Pandaan and Beji, East Java and has starch plants in Ponorogo, East Java and in Lampung, Sumatra. SAAC’s head office is in Jakarta. Sorini is part of the AKR Group’s Indonesian-based manufacturing arm, where AKR owns 69.75% of Sorini’s shares Subsidiaries The Company’s subsidiaries include : • PT Sorini Towa Berlian Corporindo, • PT Saritanam Inti Pratama, • PT Agro Asia Manunggal PT Sorini Towa Berlian Corporindo (STBC) (50.1% SAAC Ownership) PT Sorini Towa Berlian Corporindo (STBC) is an East Java-based joint venture company which was formed to produce sorbitol and sorbitol powder. STBC is a partnership between Sorini and Mitsubishi Shoji Food Tech of Japan. Sorini owns a 50.1% stake in the Company which mainly exports to Japan. 075 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Sorini Towa Berlian Corporindo PT Saritanam Pratama (SIP) (70% SAAC) PT Saritanam Inti Pratama (SIP) is a joint venture between Sorini (70%) and AKR (30% ownership) to produce tapioca starch, used as the main raw material for both Sorini and STBC. SIP is based in Ponorogo, East Java and was established in 1993. The factory is strategically situated close to the Cassava plantations that are used to produce Tapioca Starch, a main ingredient used to produce Sorbitol. PT Saritanam Pratama (SIP) (Kepemilikan Saham SAAC 70%) SIP adalah perusahaan yang memproduksi tepung dan berlokasi di Ponorogo, Jawa Timur Indonesia. Perusahaan ini merupakan perusahaan patungan antara Sorini dengan kepemilikan saham sebesar 70% sedangkan sisanya dimiliki oleh AKR Corporindo. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1993 dan menghasilkan tepung tapioka yang akan digunakan sebagai bahan baku utama yang dibutuhkan oleh SAAC dan STBC untuk memproduksi Sorbitol. PT Agro Asia Manunggal (AAM) (Kepemilikan Saham SAAC 65%) AAM merupakan anak perusahaan Sorini dengan kepemilikan saham Sorini sebesar 65%. dan akan menjalankan usaha perkebunan singkong di Lampung guna memenuhi kebutuhan pabrik Sorini di Lampung. Diharapkan mulai beroperasi di tahun 2009. Anak Perusahaan Lainnya PT Sulawesi Agro Resouces and PT Sultra Agro Industri belum beroperasi dan Perusahaan belum melakukan penempatan modal pada kedua perusahaan ini. PT Agro Asia Manunggal (AAM) (65% SAAC Ownership) PT Agro Asia Manunggal (AAM) is a new subsidiary in which Sorini owns a 65% stake in. AAM was recently established in September 2008 and it will operate in cassava plantation business in Lampung to serve starch manufacturing plant of Sorini. It is expected to start operations in 2009. Other Subsidiaries PT Sulawesi Agro Resouces and PT Sultra Agro Industri are not yet operational and no funding has been made by Sorini to these companies. Sorini Agro Asia Corporindo Sorini Towa Berlian Corporindo 50.1% Saritanam Inti Pratama 70% Agro Asia Manunggal 65% Sulawesi Agro Resources 99.99% Sultra Argo Industri 99.99% not operational belum beroperasi 076 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Sorini Starch plant in Lampung Parent Company AKR is an integrated petroleum and chemical distribution and logistics company. The Company was formally established in Surabaya, East Java in 1977; however, its origins can be traced back to the 1960’s where it initially operated as a chemical trading company. Perusahaan Induk AKR adalah perusahaan yang terintegrasi bergerak di dalam bidang distribusi BBM dan bahan kimia serta logistik. Perusahaan ini secara resmi didirikan pada tahun 1977 di Surabaya, Jawa Timur. Namun, sejarah panjang AKR sebenarnay dimualai pada tahun 1960-an ketika perusahaan memulai usahanya sebagai perusahaan yang bergerak dalam perdagangan bahan kimia. Kelompok usaha AKR merupakan salah satu grup terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang jasa perdagangan dan distribusi; dan melalui anak perusahaan manufakturnya, merupakan salah satu produsen Sorbitol dan produk turunan tepung terbesar di dunia. Kelompok perusahaan ini memiliki fasilitas manufaktur di Indonesia dan China yang mengekspor produk berkualitas tinggi kepada berbagai perusahaan multi nasional di dunia. AKR memberikan pelayanan logistik yang handal dengan infrastruktur yang efektif untuk bahan curah dan berbagai komoditas. Perusahaan telah melakukan investasi yang signifikan di pelabuhan Sungai di Guigang, yang terletak di delta Pearl River di China Selatan. AKR tercatat di Bursa Efek Indonesia. AKR group is one of Indonesia’s largest trading and distribution companies. Through its manufacturing subsidiaries, AKR is one of the World’s largest manufacturers of Sorbitol and starch sweeteners. The Group has manufacturing plants in Indonesia and China which supplies high quality products to Multi National Companies (MNC) worldwide. AKR offers reliable, effective infrastructure, logistics and cargo management services for bulk liquids and commodities. It has also made significant investments in river ports of Guigang located in the upstream of the fast growing Pearl river delta in South China. AKR is a public-listed in the Indonesia Stock Exchange. 077 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E 078 Board of Commissioners Audit Committee sorini organization structure Board of Directors Pandaan Factory Head FInance Director Marketing Director Starch Purchase, Capex & spares Head Lampung Starch Plant Head Purchase Head Logistics & Consumables Corporate Secretary / Investor Relations Head HR Development Head New Projects Head Financial Controller Department Head Assistant Manager Head of Treasury Regional Sales Head Assist. Manager Assist. Manager Assist. Manager Assist. Manager Head of IT PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t shareholder Share Highlights Particulars Keterangan information 2008 2007 11,437 8,228,320 902,030,000 811 158.15 2,716 3,304,356 900,000,000 1,125 104.65 Ikht isar Ha rga S a h a m Average Daily Trade in Shares - in terms of value (Rp) - in terms of volume (shares) Number of Shares Outstanding at Year End Market Capitalization 31st Dec 2008 (Rp billion) Net Income Per Share (Rp) Quarterly Share Highlights Quarter Kuartal 2007 Quarter I Quarter II Quarter III Quarter IV 2008 Quarter I Quarter II Quarter III Quarter IV Ikht isar Ha rga S a h a m pe r K u a rt a l highest tertinggi 420 510 800 1,270 lowest terendah 340 380 700 800 volume volume 2,971,500 11,242,000 336,332,500 462,325,500 1,970 1,520 1.420 1,250 1,150 1,230 950 630 528,892,000 1,108,583,000 318,766,500 35,012,000 Sorini Share Price & Volume Perbandinga n Ha rga & Vol u m e S a h a m 60,000,000 2000 1800 50,000,000 1600 1400 1200 30,000,000 1000 800 20,000,000 600 400 200 10/1/07 11/1/07 12/1/07 10/1/08 11/1/08 12/1/08 40,000,000 10,000,000 0 1/1/07 2/1/07 3/1/07 4/1/07 5/1/07 6/1/07 7/1/07 8/1/07 9/1/07 0 1/1/08 2/1/08 3/1/08 4/1/08 5/1/08 6/1/08 7/1/08 8/1/08 price 9/1/08 volume 079 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E Dividends The Company’s dividend policy specifies that the decision on the payment of dividends is a matter that will be determined within the Annual General Meeting of Shareholders (AGM). On the basis of the decision made within the AGM dated 13 May 2008, the shareholders approved cash dividend payments for 2007 amounting to Rp 32 per share. The Company also approved an interim cash dividend for its shareholders of Rp 15 per share to be allocated from the 2008 net income, this interim dividend was paid on 17 November 2008. Shareholder Composition as of 31 December 2008 Shareholders Name Nama Pemegang Saham PT AKR Corporindo Tbk UOB Kay Hian Private Ltd. Haryanto Adikoesoemo Kanwarlal Motilal Chopra Moeljono Tedjo F.A. Winarno Iwan Sutejo Dhoka Sunit Kumar Public (below 5% ownership each) Masyarakat (masing-masing dibawah 5% kepemilikan) Total Jumlah Dividen Kebijakan dividen perusahaan menetapkan bahwa keputusan mengenai pembayaran dividen meruakan keputusan yang diambil dan ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Berdasarkan keputusan yang dibuat dalam RUPS pada tanggal 13 Mei 2008, para pemegang saham menyetujui pembayaran dividen tunai untuk tahun 2007 sebesar Rp 32 per saham. Perusahaan juga menyetujui pembagian dividen interim tunai bagi para pemegang saham sebesar Rp 15 per saham yang akan dialokasikan dari laba bersih tahun 2008 dan telah dibayarkan pada tanggal 17 November 2008. Komposisi Pemegang Saham sampai dengan 31 Desember 2008 Number of Shares Jumlah Saham 629,166,945 138,594,000 881,225 500,000 100,000 100,000 100,000 132,587,830 902,030,000 Percentage of Ownership Persentase Kepemilikan 69.75% 15.36% 0.10% 0.06% 0.01% 0.01% 0.01% 14.70% 100.00% Dividend Payments (in rupiah) Fiscal Year Tahun Fiskal Pembagian Dividen (dalam rupiah) Cash Dividend Rp per share Dividen Tunai Rp per saham 25 40 60 60 32 Total Shares Jumlah Saham 180,000,000 180,000,000 180,000,000 180,000,000 900,000,000 Total Amount Paid (Rp) Jumlah yang Dibayarkan (Rp) 4,500,000,000 7,200,000,000 10,800,000,000 10,800,000,000 28,862,720,000 Net Income (billion rupiah) Pendapatan Bersih (miliar rupiah) 33.06 35.38 35.58 27.78 94.18 Payout Ratio Rasio Pembayaran 13.6% 20.4% 30.4% 38.9% 30.6% 2003 2004 2005 2006 2007 *2008 Interim Dividend of Rp 15 paid on 17th November 2008 Dividen Interim untuk tahun 2008 dibayarkan pada tanggal 17 November 2008 sebesar Rp 15 080 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Corporate Action Sorini’s recent corporate action involves the issuance of the Management Stock Option Plan (MSOP), amounting to 9,000,000 options (or 45,000,000 after the stock split), which was approved by its shareholders at the AGM held on 13 May 2007. The MSOP program, which will be gradually offered in phases from 2007 to 2012, is aimed as a means to motivate employees to achieve the Company’s targets as well as retain the Company’s key talent and expertise. The Company has granted 10,100,000 (after stock split) rights which allows them the right to convert their options into shares at a pre-determined exercise price which can be exercised in 2008 at 20%, 30% in 2009, and 50% at 2010. Aksi Korporasi Aksi korporasi yang dijalankan oleh Sorini baru-baru ini mencakup pelaksanaan Management Stock Option Plan (MSOP), sejumlah 9.000.000 opsi (atau 45.000.000 setelah stock split), yang telah disetujui oleh para pemegang saham didalam RUPS yang diselenggarakan pada tanggal 13 Mei 2007. Program MSOP yang akan ditawarkan secara bertahap mulai tahun 2007 sampai 2012 ini ditujukan sebagai sarana untuk memotivasi karyawan untuk berhasil mencapai sasaran Perusahaan, serta sebagai upaya Perusahaan untuk dapat mempertahankan keberadaan mereka di Perusahaan. Sorini telah memberikan 10.100,000 (setelah stock split) yang memungkinkan mereka memiliki hak untuk mengubah opsi/pilihan mereka menjadi saham pada harga yang telah ditentukan, yang dapat dilaksanakan pada tahun 2008 sebesar 20%, kemudian sebesar 30% pada tahun 2009, dan sebesar 50% di tahun 2010. Terdapat 2.030.000 saham baru yang dikeluarkan oleh Sorini pada bulan April dan Oktober 2008 dimana jajaran penting Perusahaan telah melakukan hak opsi mereka untuk mengambil 20% atas saham. Rincian aksi korporasi dalam beberapa tahun terakhir dapat dilihat di bawah ini: 2,030,000 new shares were issued by the Company as of April and October 2008 wherein key employees that were granted option rights opted to exercise 20% of the stock. Details of the Company’s corporate actions in recent years are detailed below: Share Listing Chronology Pe n c a ta t a n S a h a m Date of Listing Tanggal Pencatatan Efektif April 2008 and October 2008 Corporate Action Tindakan Korporasi New Share Issuance Penerbitan Saham Baru Stock Split Pemecahan Saham Bonus Share Saham Bonus Stock Split Pemecahan Saham Rights Issue HMETD Bonus Share Saham Bonus IPO Penawaran Perdana First Issue Penerbitan Pertama Increase or Decrease Number of Shares Penambahan/Pengurangan Jumlah Saham 2,030,000 22 Agustus 2007 12 September 1996 19 Agustus 1996 14 Desember 1994 29 November 1993 03 Agustus 1992 03 Agustus 1992 720,000,000 100,000,000 40,000,000 10,000,000 15,000,000 11,500,000 3,500,000 081 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E corporate information Subsidiaries PT. SORINI TOWA BERLIAN CORPORINDO (STBC) Date of Establishment March 5th 1994 Line of Business Producer of Sorbitol and Starch derivatives Office & Factory Desa Cangkringmalang, Beji Kabupaten Pasuruan, East Java, Indonesia 67154 T. +62 343 656 656 F. +62 343 656 370 W. www.stbc.co.id Shareholding Pt Sorini Agro Asia Corporindo Tbk. 50.1% Product Sorbitol, Maltose, Glucose, Dextrose Monohydrate, Maltodextrine, Maltitol PT SARITANAM INTI PRATAMA (SIP) Date of Establishment September 12th 1993 Line of Business Producer of Tapioca Starch Office & Factory PO Box 168 Desa Tajug Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo East Java Indonesia T. +62 352 461 600 F. +62 352 482 533 Shareholding Pt Sorini Agro Asia Corporindo Tbk. 70% Pt Akr Corporindo Tbk 30% Product Tapioca Starch PT AGRO ASIA MANUNGGAL (AAM) Date of Establishment September 2008 Line of Business Cassava Plantation Office & Factory Kampung Bakti Jaya Gunung Terang-Tulangbawang Lampung Indonesia Shareholding Pt Sorini Agro Asia Corporindo Tbk. 65% Product Cassava Roots PT SULAWESI AGRI RESOURCES Not Operational PT SULTRA AGRO INDUSTRI Not Operational Head Office PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk (SAAC) Wisma AKR 3rd Floor #307 Jl. Panjang No. 5 Kebon Jeruk Jakarta Barat 11530 Indonesia T. +62 21 531 1155 F. +62 21 531 1025 W. www.sorini.co.id PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk (SAAC) Date of establishment Febuary 7th 1983 Office & Factory Jl Raya Gempol-Pandaan, Kec. Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur T. +62 343 631 776 F. +62 343 631 779 W. www.sorini.co.id Listing on Indonesia Stock Exhange August 1992 Branch Office-Surabaya Jl. Sumatera 45 Surabaya 60281 T. +62 31 295 0300 F. +62 31 295 0326 Branch Office-Lampung Desa Tambah Subur Kec. Way Bungur Lampung Timur 34192 Sumatera T. +62 725 752 3002 F. +62 725 752 3011 Supporting Institutions NOTARY OFFICE DR. PARTOMUAN POHAN, S.H., LLM. Jl Wolter Monginsidi No 7 Kebayoran Baru Jakarta 12110 Indonesia T. +62 21 720 8675, 725 4252, 726 5048, 726 5049 F. +62 21 726 1532 E. appohan@centrin.net.id SHARE REGISTRY PT SIRCA DATAPRO PERDANA Wisma Sirca Jl Johar No. 18 Menteng Jakarta 10340 Indonesia T. +62 21 390 0645, 390 5240, 314 0032 F. +62 21 390 0652, 315 0845, 390 0671 E. sirca@centrin.net.id INDEPENDENT AUDITOR PURWANTORO, SARWOKO & SANDJAJA A member firm of Ernst & Young Global Limited Indonesia Stock Exchange Building Tower 2, 7th floor Jl Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190 Indonesia T. +62 21 5289 5000 F. +62 21 5289 4100 W. www.ey.com 082 PT Sor ini Ag ro Asia Cor por indo Tbk laporan t ahunan 2008 an n u al rep o r t Th i s 2 008 a n n u a l re p ort h as been appro ved by t he Bo ard o f C om m i ssi on e rs a nd Th e B o ard o f D irect o r s. L a p o r an tahunan 2008 ini telah disetujui oleh para anggota D e w a n Komisaris dan para anggota Direksi. Board of Commisioners Board of Directors Soegiarto Adikoesoemo President Commissioner Presiden Komisaris Haryanto Adikoesoemo President Director Presiden Direktur Ir. Airlangga, MMT., MBA Commisioner Komisaris Kanwarlal Motilal Chopra Director Direktur Drs. Ngurah Gede, SH., MM., MH. Independent Commisioner Komisaris Independen F.A Winarno Iwan Sutejo Director Direktur Moeljono Tedjo Director Direktur Dhoka Sunit Kumar Director Direktur 083 E MP O WE R I N G L I F E D E L I V E R I NG FUTUR E fi nanc ia l laporan keuangan st atemen ts P T S o r in i A g ro A s i a C or p o r i ndo T bk 3 1 s t De ce mb e r 2 0 0 8 a n d 2 0 0 7 3 1 De ce mb e r 2 0 0 8 d a n 2 0 0 7 084 PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk dan anak perusahaan/and subsidiaries Laporan keuangan konsolidasian beserta laporan auditor independen tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007/ Consolidated financial statements with independent auditors’ report years ended December 31, 2008 and 2007 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 31 DESEMBER 2008 DAN 2007 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS WITH INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT YEARS ENDED DECEMBER 31, 2008 AND 2007 Halaman/ Page Daftar Isi Laporan Auditor Independen Neraca Konsolidasian ………………………………. Laporan Laba Rugi Konsolidasian ………………… Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian ……… Laporan Arus Kas Konsolidasian …………………. Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian ... 1-3 4 5 6-7 8 - 62 Table of Contents Independent Auditors’ Report ……………………… Consolidated Balance Sheets ………………. Consolidated Statements of Income …. Consolidated Statements of Changes in Equity ………….. Consolidated Statements of Cash Flows …. Notes to the Consolidated Financial Statements ************************* The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASIAN 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Catatan/ Notes PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED BALANCE SHEETS December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2008 ASET ASET LANCAR Kas dan setara kas Dana yang terbatas penggunaannya Piutang usaha Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Piutang lain-lain Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Persediaan, setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai sebesar Rp4.385.392 pada tahun 2008 dan Rp388.832 pada tahun 2007 Pajak dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka Aset lancar lainnya JUMLAH ASET LANCAR ASET TIDAK LANCAR Aset pajak tangguhan, bersih Aset tetap, setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp624.251.567 pada tahun 2008 dan Rp610.055.712 pada tahun 2007 Taksiran tagihan pajak Aset lain-lain JUMLAH ASET TIDAK LANCAR JUMLAH ASET 51.938.812 20.228.644 154.432.278 404.532 6.181.123 2007 ASSETS 2e,3,30 2f,4,30 2g,5,30 2d,27 51.544.321 473.340 50.140.343 97.089.728 207.668 5.136.208 CURRENT ASSETS Cash and cash equivalents Restricted funds Trade receivables Related parties Third parties Other receivables Related parties Third parties Inventories, net of allowance for decline in value of Rp4,385,392 in 2008 and Rp388,832 in 2007 Prepaid taxes Prepaid expenses Other current assets TOTAL CURRENT ASSETS NON-CURRENT ASSETS Deferred tax assets, net Property, plant and equipment, net of accumulated depreciation of Rp624,251,567 in 2008 and Rp610,055,712 in 2007 Estimated claims for tax refund Other assets TOTAL NON-CURRENT ASSETS TOTAL ASSETS 2d 476.710.942 3.038.316 12.055.992 10.400.374 735.391.013 2h,6 2p,7a 2i,8 9 299.380.334 9.663.344 7.073.994 32.185.796 552.895.076 19.419.690 2p,7d 24.424.735 350.442.639 5.846.256 375.708.585 1.111.099.598 2j,2l,10 2p,7e 2k,11 255.130.549 3.389.461 6.664.868 289.609.613 842.504.689 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements. 1 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASIAN (lanjutan) 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Catatan/ Notes PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED BALANCE SHEETS (continued) December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2008 KEWAJIBAN DAN EKUITAS KEWAJIBAN LANCAR Hutang bank Hutang usaha Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Hutang lain-lain Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Hutang pajak Biaya yang masih harus dibayar Uang muka pelanggan Hutang bank jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun Kewajiban sewa pembiayaan jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun JUMLAH KEWAJIBAN LANCAR KEWAJIBAN TIDAK LANCAR Kewajiban pajak tangguhan, bersih Hutang bank jangka panjang, setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun Kewajiban imbalan pasca kerja Kewajiban sewa pembiayaan, setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun Laba ditangguhkan atas transaksi jual dan sewa balik, bersih JUMLAH KEWAJIBAN TIDAK LANCAR HAK MINORITAS ATAS ASET BERSIH ANAK PERUSAHAAN 290.666.964 2.445.563 30.503.005 205.522 6.312.080 41.056.200 38.092.742 1.296.233 18.283.022 10.880.407 439.741.738 2007 LIABILITIES AND EQUITY CURRENT LIABILITIES Bank loans Trade payables Related parties Third parties Other payables Related parties Third parties Taxes payable Accrued expenses Advances from customers Current maturities of long-term bank loans Current maturities of long-term finance lease payable TOTAL CURRENT LIABILITIES NON-CURRENT LIABILITIES 12 13,30 2d,27 142.629.137 2.147.457 54.814.164 11.149.955 29.433.528 38.503.940 6.674.610 20.481.499 2d 30 2p,7b 14,27 15 16 305.834.290 24.784.294 21.371.823 29.921.431 897.348 76.974.896 50.624.248 2p,7d 15 2o,26 16 35.610 40.910.718 17.909.662 Deferred tax liabilities, net Long-term bank loans, net of current maturities Post-employment benefits obligation Long-term finance lease payable, net of current maturities Deferred gain on sale and lease back transaction, net TOTAL NON-CURRENT LIABILITIES MINORITY INTEREST IN NET ASSETS OF SUBSIDIARIES 58.855.990 17a 36.494.055 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements. 2 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASIAN (lanjutan) 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2008 EKUITAS Modal saham Modal dasar - 3.600.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh) per saham Modal ditempatkan dan disetor 902.030.000 saham pada tahun 2008 dan 900.000.000 saham pada tahun 2007 Agio saham Opsi saham Saldo laba: Ditentukan penggunaannya Tidak ditentukan penggunaannya JUMLAH EKUITAS JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS Catatan/ Notes PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED BALANCE SHEETS (continued) December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2007 EQUITY Share capital Authorized - 3,600,000,000 shares with par value of Rp100 (full amount) per share Issued and fully paid 902,030,000 shares in 2008 and 900,000,000 shares in 2007 Additional paid-in capital Share options Retained earnings: Appropriated Unappropriated TOTAL EQUITY TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 90.203.000 1.302.814 1.183.196 375.000 450.694.706 543.758.716 1.111.099.598 18 2n,19 90.000.000 353.982 275.000 350.691.372 441.320.354 842.504.689 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements. 3 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Catatan/ Notes PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF INCOME Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2008 PENJUALAN BERSIH BEBAN POKOK PENJUALAN LABA KOTOR BEBAN USAHA Penjualan Umum dan administrasi Jumlah beban usaha LABA USAHA PENDAPATAN (BEBAN) LAINLAIN Kerugian kurs mata uang asing, bersih Pendapatan bunga Beban bunga Lain-lain, bersih Jumlah beban lain-lain, bersih LABA SEBELUM MANFAAT (BEBAN) PAJAK MANFAAT (BEBAN) PAJAK Pajak kini Pajak tangguhan Jumlah Beban pajak, bersih LABA SEBELUM HAK MINORITAS ATAS LABA BERSIH ANAK PERUSAHAAN HAK MINORITAS ATAS LABA BERSIH ANAK PERUSAHAAN LABA BERSIH LABA BERSIH PER SAHAM (dalam Rupiah penuh) Dasar Dilusian 2007 1.042.452.321 (740.539.346) 301.912.975 93.714.587 47.278.089 140.992.676 160.920.299 NET SALES COST OF SALES GROSS MARGIN OPERATING EXPENSES Selling General and administrative Total operating expenses OPERATING INCOME OTHER INCOME (EXPENSES) 1.493.210.885 2m,20,27 (1.031.288.188) 2m,21,27 461.922.697 104.765.272 2m,22,27 67.852.128 2m,23,27 172.617.400 289.305.297 (23.411.902) 3.590.383 (32.455.035) 6.915.469 (45.361.085) 243.944.212 2c (3.017.219) 2.927.087 (12.056.690) 5.309.311 (6.837.511) 154.082.788 Loss on foreign exchange, net Interest income Interest expense Others, net Total other expenses, net INCOME BEFORE TAX BENEFIT (EXPENSE) TAX BENEFIT (EXPENSE) Current tax Deferred tax Total Tax expense, net INCOME BEFORE MINORITY INTEREST IN NET INCOME OF SUBSIDIARIES MINORITY INTEREST IN NET INCOME OF SUBSIDIARIES NET INCOME EARNINGS PER SHARE (in full Rupiah) Basic Diluted 2p,7c (75.757.742) (4.969.435) (80.727.177) (49.118.841) 1.520.241 (47.598.600) 163.217.035 (20.720.718) 142.496.317 2s,24 158,15 156,54 17b 106.484.188 (12.299.556) 94.184.632 104,65 104,51 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements. 4 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES EQUITY Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) Catatan/ Notes Saldo per 1 Januari 2007 Dividen tunai Opsi saham Cadangan umum Laba bersih tahun 2007 Saldo per 31 Desember 2007 Pelaksanaan opsi saham Opsi saham Dividen tunai Cadangan umum Laba bersih tahun 2008 Saldo per 31 Desember 2008 25 25 Saldo laba/Retained earnings Agio saham/ Ditentukan Tidak ditentukan Additional Opsi saham/ penggunaannya/ penggunaannya/ Share Modal disetor/ paid-in options Share Capital capital Appropriated Unappropriated 90.000.000 90.000.000 203.000 90.203.000 1.302.814 1.302.814 353.982 353.982 (636.568) 1.465.782 1.183.196 247.000 28.000 275.000 100.000 375.000 267.334.740 (10.800.000) (28.000) 94.184.632 350.691.372 (42.392.983) (100.000) 142.496.317 450.694.706 Jumlah ekuitas/ Total equity 357.581.740 (10.800.000) 353.982 94.184.632 441.320.354 869.246 1.465.782 (42.392.983) 142.496.317 543.758.716 Balance as of January 1, 2007 Cash dividends Share options Statutory reserve Net income for 2007 Balance as of Desember 31, 2007 Exercise share options Share options Cash dividends Statutory reserve Net income for 2008 Balance as of December 31, 2008 25 25 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements. 5 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2008 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan kas dari pelanggan Pembayaran kas kepada pemasok, karyawan dan lainnya Kas dihasilkan dari operasi Pembayaran bunga Penerimaan dari restitusi pajak Pembayaran pajak Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Hasil penjualan aset tetap Perolehan aset tetap Uang muka pembelian aset tetap Penerimaan bunga Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Pembayaran dividen tunai Penambahan hutang bank jangka pendek Pembayaran hutang bank jangka pendek Penerimaan hutang bank jangka panjang Pembayaran hutang bank jangka panjang Penempatan dana yang terbatas penggunaannya Penerimaan atas penjualan dan sewa balik pembiayaan aset tetap Pembayaran kewajiban sewa pembiayaan Penerbitan saham Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan 2.724.596 (87.816.986) (46.164.162) 889.280 (130.367.272) PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2007 CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES Cash receipts from customers Cash paid to suppliers, employees and others Cash generated from operations Interest paid Tax refund received Tax paid Net cash provided by operating activities CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES Proceeds from sale of property, plant and equipment Acquisitions of property, plant and equipment Advance payment for purchase of property, plant and equipment Interest received Net cash used in investing activities CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES Cash dividends paid 1.591.600.665 (1.437.188.152) 154.412.513 (34.036.585) 28.474.951 (105.886.534) 42.964.345 1.107.201.755 (1.005.466.666) 101.735.089 (15.932.809) 16.284.796 (53.394.741) 48.692.335 409.699 (46.476.580) (1.476.411) 1.539.529 (46.003.763) (50.515.447) 1.009.457.005 (898.455.478) (19.365.200) 462.501 42.431.527 (2.719.789) 5.244.246 86.539.365 (13.011.039) 322.407.026 Proceeds from short-term bank loans (323.631.341) 29.643.198 (6.471.352) 7.614.879 Payment of short-term bank loans Proceeds from long-term bank loans Payment of long-term bank loans Placement of restricted funds Proceed from sales and lease back financing of property, plant and equipment Payment of finance lease obligations Share issuance Net cash provided by financing activities 16.551.371 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements. 6 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (lanjutan) Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2008 KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN Dampak perubahan kurs KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS (continued) Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2007 NET INCREASE (DECREASE) IN CASH AND CASH EQUIVALENTS CASH AND CASH EQUIVALENTS AT BEGINNING OF YEAR Effect of foreign exchange rate changes CASH AND CASH EQUIVALENTS AT END OF YEAR (863.562) 51.544.321 1.258.053 19.239.943 32.160.090 144.288 51.938.812 51.544.321 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements. 7 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 1. UMUM a. Pendirian dan Informasi Umum PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk (“Perusahaan”) didirikan dalam rangka Undang-undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968 yang diubah dengan Undang-undang No. 12 tahun 1970 dan Undang-undang No. 25 tahun 2007, berdasarkan akta No. 11 tanggal 7 Februari 1983 dari Sastra Kosasih, S.H., notaris di Surabaya. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. C26815.HT.01.01.Th.85 tanggal 25 Oktober 1985 dan telah diumumkan dalam Berita Negara No. 97, Tambahan No. 1473 tertanggal 3 Desember 1985. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, dimana perubahan pada tahun 2008 adalah sebagai berikut: - Perubahan berdasarkan akta notaris No 21 tanggal 9 Juni 2008 dari Amrul Partomuan Pohan, S.H., LLM, notaris di Jakarta, mengenai perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perusahaan dan perubahan anggaran dasar Perusahaan dalam rangka penyesuaian dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007. Perubahan ini telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-44792. AH.01.02 Tahun 2008 tanggal 25 Juli 2008. Perubahan berdasarkan akta notaris No. 3 tanggal 5 Mei 2008 dan akta notaris No. 11 tanggal 16 Oktober 2008 dari Amrul Partomuan Pohan, S.H., LLM, notaris di Jakarta, mengenai persetujuan peningkatan modal ditempatkan/ disetor Perusahaan hasil pelaksanaan MSOP sebesar Rp203.000 sehingga modal ditempatkan/disetor Perusahaan yang semula Rp90.000.000 menjadi Rp90.203.000. Perubahan ini telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-AH.01.10-13833 tanggal 3 Juni 2008 dan Surat Keputusannya No. AHUAH.01.10-23870 tanggal 20 November 2008 perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 1. GENERAL a. Establishment and General Information PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk (the “Company”) was established under of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970, and Law No. 25 year 2007, based on the notarial deed No. 11, dated February 7, 1983 of Sastra Kosasih, S.H., notary in Surabaya. The deed of establishment was approved by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia in its decision letter No. C26815.HT.01.01.Th.85 dated October 25, 1985 and was published in the State Gazette No. 97, Supplement No. 1473 dated December 3, 1985. The Articles of Association has been amended several times whereby the recent changes in 2008 are as follows: - The amendment of which was made through notarial deed No 21 dated June 9, 2008 of Amrul Partomuan Pohan S.H., LLM, notary in Jakarta concerning the change of scope of its activities and change in the articles of association of the Company pursuant to Law No. 40 Year 2007. The deeds were approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on its decision letter No. AHU-44792.AH.01.02 dated July 25, 2008. - The amendment of which were made through notarial deed No. 3, dated May 5, 2008 and notarial deed No. 11, dated October 16, 2008 of Amrul Partomuan Pohan, S.H., LLM, notary in Jakarta, concerning the increase in the Company’s issued/paid up capital due to MSOP exercise amounting to Rp203.000 which resulted in increase in the issued/paid up capital of the company from Rp90,000,000 to become Rp90,203,000. These changes have been approved by the Minister of Law and Human Rights, Republic of Indonesia based on its decision letter No AHU-AH.01.10-13833 dated June 3, 2008 and decision letter No AHU-AH.01.1023870 dated November 20, 2008 concerning the acknowledgment receipt of the changes to the Articles of Association of the Company. 8 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 1. UMUM (lanjutan) a. Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan) Perusahaan dan pabriknya berdomisili di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Daerah Tingkat II Pasuruan, Jawa Timur, dan memiliki pabrik tepung tapioka berlokasi di Lampung dan telah beroperasi secara komersial pada bulan Mei 2007. Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama meliputi bidang industri sorbitol, dextrose monohydrate, maltodextrine, maltose, hydrogen dan menyediakan fasilitas produksi, pemrosesan dan fasilitas lainnya yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan sejenis serta memasarkan hasil industri tersebut ke dalam dan luar negeri, termasuk tapi tidak terbatas dalam menjalankan usaha sebagai distributor pupuk, termasuk pupuk bersubsidi serta menjalankan usaha agroindustri yang berhubungan dengan industri bioetanol. Perusahaan mulai berproduksi secara komersial pada tahun 1987. Jumlah karyawan Perusahaan adalah 463 dan 404 karyawan masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (tidak diaudit). Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha (grup) yang dimiliki oleh PT AKR Corporindo Tbk. Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 1. GENERAL (continued) a. Establishment (continued) and General Information The Company’s office and factory are domiciled in Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Daerah Tingkat II Pasuruan, East Java. Currently, the Company also has a starch plant located in Lampung and already started its commercial operations in May 2007. In accordance with article 3 of the Company’s Articles of Association, the scope of its activities is mainly to operate its business in sorbitol, dextrose monohydrate, maltodextrine, maltose, hydrogen industry and in connection thereof, to provide facility of production, processing and any other facilities in connection with similar activities and to market the above mentioned industrial products for local as well as international market, including but not limited to the activities of acting as distributor of fertilizer including subsidized fertilizer and to operate in agroindustry business related with bioethanol industry. The Company started its commercial operations in 1987. The number of employees of the Company totaled 463 and 404 employees for the years ended on December 31, 2008 and 2007, respectively (unaudited). The Company is one of the group of companies owned by PT AKR Corporindo Tbk. The Company’s management as of December 31, 2008 and 2007 consists of the following: 2008 dan/and 2007 Komisaris Utama Komisaris Komisaris Independen Presiden Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur : : : : : : : Soegiarto Adikoesoemo Airlangga Hartarto Ngurah Gede Haryanto Adikoesoemo Kanwarlal Motilal Chopra F.A. Winarno Iwan Sutejo Moeljono Tedjo Dhoka Sunit Kumar : : : : : : : President Commissioner Commissioner Independent Commissioner President Director Director Director Director Director Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: Ketua Anggota Anggota : : : Ngurah Gede Hanadi Rahardja Soesanto Loekman 9 The Company’s audit committee as of December 31, 2008 and 2007 consists of the following: : : : Chairman Member Member The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 1. UMUM (lanjutan) a. Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan) Gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada Komisaris dan Direksi Perusahaan sebesar lebih kurang sebesar Rp12.972.023 pada tahun 2008 dan Rp10.788.099 pada tahun 2007. b. Anak Perusahaan Yang Dikonsolidasi Perusahaan memiliki saham anak perusahaan sebagai berikut: PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 1. GENERAL (continued) a. Establishment (continued) and General Information Salaries and other compensation benefits incurred for the Company’s commissioners and directors amounted to approximately Rp12,972,023 in 2008 and Rp10,788,099 in 2007. b. Consolidated Subsidiaries The Company has ownership interest in the following subsidiaries: Tahun operasi Persentase kepemilikan/ komersial/ Start of Percentage of commercial ownership operations 70,0% 50,1% 65,0% 1996 1996 Stage of development Jumlah aset sebelum eliminasi 31 Desember 2008/ Total assets before elimination as of December 31, 2008 33.283.937 203.056.029 12.584.360 Anak Perusahaan/ Subsidiary PT Saritanam Pratama (SIP) PT Sorini Towa Berlian Corporindo (STBC) PT Agro Asia Manunggal (AAM) Domisili/ Domicile Ponorogo Pasuruan Lampung Jenis usaha/ Nature of business Industri tepung tapioka/ Starch industry Industri sorbitol/ Sorbitol industry Industri perkebunan/ Plantation industry Pada tanggal 23 Juli 2007, Perusahaan mendirikan dua Anak Perusahaan yang berlokasi di Kendari, Sulawesi, yaitu PT Sultra Agro Industri dan PT Sulawesi Agri Resources yang akan bergerak di bisnis perkebunan. Sampai pada tanggal penyajian laporan keuangan, belum ada setoran modal maupun transaksi yang dilakukan oleh kedua Anak Perusahaan tersebut. Pada tanggal 1 September 2008, Perusahaan mendirikan PT Agro Asia Manunggal yang berlokasi di Lampung, Sumatera Selatan, yang akan bergerak di bidang perkebunan. c. Penawaran Umum Efek Perusahaan Pada tanggal 3 Juli 1992, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) dengan suratnya No. S-1051/PM/1992 untuk melakukan penawaran umum kepada masyarakat atas 2.500.000 saham baru dan 1.000.000 saham lama dengan nilai nominal Rp1.000 (Rupiah penuh) setiap saham. Pada tanggal 3 Agustus 1992 saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta dan Surabaya). 10 c. On July 23, 2007, the Company established two Subsidiaries located in Kendari Sulawesi Island, namely PT Sultra Agro Industri and PT Sulawesi Agri Resources which will engage in plantation business. Up to date of financial statements, there is no capital contribution yet or transactions conducted by the Subsidiaries. On September 1, 2008, the Company established PT Agro Asia Manunggal located in Lampung, South Sumatera, which will engage in plantation business. Public Offering of Shares of the Company On July 3, 1992, the Company obtained the notice of effectivity from the Chairman of the Capital Market Supervisory Agency (BAPEPAM) in his letter No. S-1051/PM/1992 for its public offering of 2,500,000 new shares and 1,000,000 existing shares with a par value of Rp1,000 (full amount) per share. On August 3, 1992, these shares were listed on the Indonesia Stock Exchange (formerly the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges). The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 1. UMUM (lanjutan) c. Penawaran (lanjutan) Umum Efek Perusahaan PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 1. GENERAL (continued) c. Public Offering of Shares of the Company (continued) On November 18, 1994, the Company obtained the notice of effectivity from the Chairman of BAPEPAM in his letter No. 1874/PM/1994 for its first limited offering of 10,000,000 shares through rights issue to shareholders, where each shareholder owning three (3) shares may obtain one (1) new share. These shares were listed in the Indonesia Stock Exchanges (formerly Jakarta and Surabaya Stock Exchanges) on November 24, 1994. Pada tanggal 18 November 1994, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua BAPEPAM dengan suratnya No. 1874/ PM/1994 untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas I dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah 10.000.000 saham baru dimana para pemegang saham yang memiliki tiga (3) lembar saham berhak untuk mendapat satu (1) lembar saham baru. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta dan Surabaya) pada tanggal 24 November 1994. Berdasarkan akta No. 125 tanggal 17 April 1996 dari Untung Darnosoewirjo, S.H., notaris di Surabaya, Rapat Umum Pemegang Saham telah memutuskan perubahan nilai nominal saham (stock split) dari Rp1.000 (Rupiah penuh) per saham menjadi Rp500 (Rupiah penuh) per saham dan menyetujui pembagian saham bonus sebesar Rp50.000.000 yang diambil dari agio saham penawaran umum terbatas pertama tahun 1994 dengan ketentuan bahwa setiap pemegang empat (4) saham lama berhak mendapat lima (5) saham bonus. Pembagian saham bonus ini dilakukan pada tanggal 19 September 1996, sehingga modal ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan meningkat menjadi Rp90.000.000 yang terdiri dari 180.000.000 lembar saham. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 31 Mei 2007, para pemegang saham menyetujui hal-hal berikut: § Pemecahan saham (stock split) yang menurunkan nilai nominal saham dari Rp500 (Rupiah penuh) menjadi Rp100 (Rupiah penuh) per saham. Pemecahan saham tersebut meningkatkan jumlah saham beredar dari 180.000.000 lembar saham menjadi 900.000.000 lembar saham. Pemecahan saham ini menjadi efektif pada tanggal 22 Agustus 2007 sebagaimana dinyatakan dalam Surat Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta dan Surabaya) tanggal 7 Agustus 2007 Nomor S-0815/BEJ-PSJ/08-2007 dan tanggal 2 Agustus 2007 Nomor JKT020/ETDR/BES/VIII/2007. Based on notarial deed No. 125, dated April 17, 1996, of public notary Untung Darnosoewirjo, S.H., notary in Surabaya, it was agreed in the General Meeting of Shareholders to split the nominal value of share from Rp1,000 (full amount) per share to Rp500 (full amount) per share and to distribute bonus shares amounting to Rp50,000,000 which was taken from additional paid-in capital from the first public offering in 1994 with the condition that four (4) old shares will get five (5) bonus shares. The bonus shares were distributed on September 19, 1996, thus the subscribed and fully paid capital increased to Rp90,000,000 divided into 180,000,000 shares. At the Extraordinary General Shareholders’ Meeting, held on May 31, 2007, the shareholders approved the following: § The stock split which resulted in the par value of the shares being reduced from Rp500 (full amount) to Rp100 (full amount) per share. Accordingly, as a result of the stock split, the number of outstanding shares increased from 180,000,000 shares to 900,000,000 shares. The stock split was effective on 22 Agustus 2007 as noted in the letter of the Indonesia Stock Exchanges (formerly Jakarta and Surabaya Stock Exchanges) dated 7 August 2007 No. S-0815/BEJPSJ/08-2007 and dated 2 August 2007 No. JKT-020/ETDR/BES/VIII/2007. 11 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 1. UMUM (lanjutan) c. Penawaran (lanjutan) § Umum Efek Perusahaan PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 1. GENERAL (continued) c. Public Offering of Shares of the Company (continued) § Increase in the subscribed capital through the mechanism of increase of capital without right issue, of 9,000,000 share options (before stock split or 45,000,000 respectively after stock split) by granting the key employees of the Company share options via Management Stock Option Plan (MSOP) (Note 19). Peningkatan modal disetor melalui mekanisme penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak 9.000.000 opsi saham (sebelum pemecahan nominal saham atau 45.000.000 setelah pemecahan nominal saham) melalui program pemberian opsi saham kepada karyawan kunci Perusahaan atau Management Stock Option Plan (MSOP) (Catatan 19). 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI a. Penyajian laporan keuangan konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan prinsip dan praktek akuntansi yang berlaku umum di Indonesia yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK). Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian dan beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang Rupiah. 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES a. Consolidated presentation financial statement The consolidated financial statements have been prepared using accounting principles and reporting practices generally accepted in Indonesia which are based on Indonesian Statements of Financial Accounting Standards (“PSAK”) and the regulation of the Capital Market and Financial Institution Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK). The consolidated financial statements have been prepared on the accrual basis using the historical cost concept, except for the consolidated statements of cash flows and certain accounts which are measured on the bases described in the related accounting policies. The consolidated statements of cash flows are prepared using the direct method with classifications of cash flows into operating, investing and financing activities. The reporting currency used in the preparation of the consolidated financial statements is the Indonesian Rupiah. 12 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) b. Prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan laporan keuangan seluruh anak perusahaan yang berada di bawah pengendalian Perusahaan. Suatu pengendalian dianggap ada bilamana Perusahaan menguasai lebih dari 50%, baik langsung maupun tidak langsung, hak suara di anak perusahaan; atau Perusahaan dapat menentukan kebijakan keuangan dan operasi dari anak perusahaan; atau mempunyai kemampuan untuk memberhentikan atau menunjuk mayoritas anggota direksi di anak perusahaan. Dalam hal pengendalian terhadap anak perusahaan dimulai atau diakhiri dalam suatu tahun tertentu, maka hasil usaha anak perusahaan yang diperhitungkan kedalam laporan keuangan konsolidasian hanya sebatas hasil pada saat pengendalian tersebut mulai diperoleh atau hingga saat pengendalian atas anak perusahaan tersebut berakhir. Penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan anak perusahaan agar kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh Perusahaan. Saldo dan transaksi antar perusahaan, termasuk keuntungan/kerugian yang belum direalisasi, dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil usaha Perusahaan dan Anak Perusahaan sebagai satu kesatuan usaha. Hak minoritas atas laba/rugi bersih dan ekuitas anak perusahaan dinyatakan sebesar proporsi pemegang saham minoritas atas laba/rugi bersih dan ekuitas anak perusahaan tersebut. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) b. Principles of consolidation The consolidated financial statements include the Company’s financial statements and the financial statements of all subsidiaries that are controlled by the Company. Control is presumed to exist where more than 50% of a subsidiary's voting power is directly or indirectly controlled by the Company; or the Company is able to govern the financial and operating policies of a subsidiary; or control the removal or appointment of a majority of a subsidiary's board of directors. Where an entity either began or ceased to be controlled during the year, the results are included in the consolidated financial statements only from the date control commenced or up to the date control ceased Where necessary, adjustments are made to the financial statements of the subsidiaries to bring the accounting policies used in line with those used by the Company. Inter-company balances and transactions, including unrealized income/loss, have been eliminated to present the financial position and results of operations of the Company and Subsidiaries as a single company entity. Minority interest in net income/loss and equity of the subsidiaries is presented on a proportional basis with the right of minority shareholders over net income/loss and equity of the subsidiaries. 13 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) c. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Perusahaan dan anak Perusahaan menyelenggarakan pembukuannya dalam Rupiah. Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal neraca, aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing disesuaikan berdasarkan kurs tengah akhir tahun dari Bank Indonesia yang terakhir dipublikasikan. Laba atau rugi selisih kurs yang terjadi, dikreditkan atau dibebankan pada laba rugi tahun berjalan. Kurs yang digunakan pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: Mata uang EUR1 US$1 SIN$1 JPY1 d. 2008 15.432,40 10.950,00 7.607,36 121,22 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) c. Foreign balances currency transactions and The Company and its subsidiaries maintain its accounting records in Rupiah. Transactions involving foreign currencies are recorded at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At balance sheet date, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted using the latest year end published rate of Bank Indonesia middle rate of exchange. The resulting net foreign exchange gains or losses are credited or charged to current year’s statements of income. The rates of exchange used as of December 31, 2008 and 2007 are as follows: 2007 13.759,76 9.419,00 6.502,38 83,07 d. Transactions with related parties Related parties consist of the following: 1) companies that directly, or indirectly through one or more intermediaries, control, or are controlled by, or are under common control with, the Company (including holding companies, subsidiaries and fellow subsidiaries); associated companies; individuals owning, directly or indirectly, an interest in the voting power of the Company that gives them significant influence over the Company, and close members of the family of any such individuals (close members of the family are those who can influence or can be influenced by such individuals in their transactions with the Company); Foreign currency EUR1 US$1 SIN$1 JPY1 Transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak-pihak yang istimewa adalah: 1) mempunyai hubungan Perusahaan baik langsung maupun melalui satu atau lebih perantara, mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau berada di bawah pengendalian bersama, dengan Perusahaan (termasuk holding companies, subsidiaries dan fellow subsidiaries); perusahaan asosiasi; perorangan yang memiliki, baik secara langsung maupun tidak langsung, suatu kepentingan hak suara di Perusahaan yang berpengaruh secara signifikan, dan anggota keluarga dekat dari perorangan tersebut (yang dimaksudkan dengan anggota keluarga dekat adalah mereka yang dapat diharapkan mempengaruhi atau dipengaruhi perorangan tersebut dalam transaksinya dengan Perusahaan); 2) 3) 2) 3) 14 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) d. yang Transaksi dengan pihak-pihak mempunyai hubungan istimewa (lanjutan) 4) karyawan kunci, yaitu orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin dan mengendalikan kegiatan Perusahaan, yang meliputi anggota dewan komisaris, direksi dan manajer dari Perusahaan serta anggota keluarga dekat orang-orang tersebut; dan perusahaan di mana suatu kepentingan substansial dalam hak suara dimiliki baik secara langsung maupun tidak langsung oleh setiap orang yang diuraikan dalam butir (3) atau (4), atau setiap orang tersebut mempunyai pengaruh signifikan atas perusahaan tersebut. Ini mencakup perusahaan-perusahaan yang dimiliki anggota dewan komisaris, direksi atau pemegang saham utama dari Perusahaan dan perusahaan-perusahaan yang mempunyai anggota manajemen kunci yang sama dengan Perusahaan. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) d. Transactions (continued) 4) with related parties key management personnel who have the authority and responsibility for planning, directing and controlling the Company’s activities, including commissioners, directors and managers of the Company and close members of their families; and companies in which a substantial interest in the voting power is owned, directly or indirectly, by any person described in (3) or (4) or over which such a person is able to exercise significant influence. This includes companies owned by commissioners, directors or major stockholders of the Company and companies which have a common key member of management as the Company. 5) 5) Semua transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa, baik yang dilakukan dengan atau tidak dengan persyaratan dan kondisi yang sama sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga, diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasi. e. Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya. f. Dana yang terbatas penggunaannya Dana yang tersimpan dalam deposito berjangka yang digunakan sebagai jaminan, diklasifikasikan sebagai dana yang terbatas penggunaannya dan dinyatakan sebesar nilai nominal. g. Penyisihan piutang ragu-ragu Perusahaan menetapkan penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan penelaahan terhadap masing-masing akun piutang pada akhir tahun. g. f. e. All transactions with related parties, whether or not made at similar terms and conditions as those done with third parties, are disclosed in the consolidated financial statements. Cash and cash equivalents Cash and cash equivalents consist of cash on hand and in banks and all unrestricted investments with maturities of three months or less from the date of placement. Restricted funds The balance in time deposits which are used as collateral are classified as restricted funds and stated at nominal value. Allowance for doubtful accounts Allowance for doubtful accounts is provided based on a review of the status of the individual receivable accounts at the end of the year. 15 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) h. Persediaan Persediaan dinyatakan menurut nilai terendah antara harga perolehan dan nilai realisasi bersih. Harga perolehan ditetapkan berdasarkan metode rata-rata yang meliputi harga pembelian, biaya konversi dan biaya-biaya lainnya yang terjadi untuk memperoleh persediaan tersebut, serta membawanya ke lokasi dan kondisinya yang sekarang. Termasuk dalam nilai persediaan barang jadi dan barang dalam proses adalah bahan baku, upah langsung dan biaya overhead pabrik tetap maupun variabel. Penyisihan atas persediaan usang dan penurunan nilai persediaan, jika ada, dibentuk untuk mengurangi nilai tercatat persediaan menjadi nilai realisasi bersih. Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual yang wajar setelah dikurangi dengan taksiran biaya untuk menyelesaikan dan menjual barang jadi yang dihasilkan. i. Biaya dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus. j. Aset tetap Sebelum tanggal 1 Januari 2008, aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan (kecuali tanah yang tidak disusutkan). Efektif tanggal 1 Januari 2008, Perusahaan menerapkan PSAK No. 16 (Revisi 2007), “Aset Tetap”, yang menggantikan PSAK No. 16 (1994), “Aktiva tetap dan Aktiva Lainlain” dan PSAK No. 17 (1994), “Akuntansi Penyusutan”, dimana Perusahaan telah memilih model biaya. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) h. Inventories Inventories are stated at the lower of cost or net realizable value. Cost is determined using the average method which comprises all costs of purchase, costs of conversion and other costs incurred in bringing the inventory to its present location and condition. Finished goods and work in process include fixed and variable factory overhead in addition to direct materials and labor. Allowance for inventory obsolescence and decline in the value of inventories, if any, is provided to reduce the carrying value of inventories to its net realizable value. Net realizable value is the estimated selling price in the ordinary course of business, less estimated costs of completion and the estimated costs necessary to make the sale. i. Prepaid expenses Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-line method. j. Property, plant and equipment Prior to January 1, 2008, property, plant and equipment were stated at cost less accumulated depreciation (except for land that is not depreciated). Effective January 1, 2008, the Company applied PSAK No. 16 (Revised 2007), “Fixed Assets”, which supersedes PSAK No. 16 (1994), “Fixed Assets and Other Assets”, and PSAK No. 17 (1994), “Accounting for Depreciation”, whereby the Company has chosen the cost model. 16 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) j. Aset tetap (lanjutan) Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (“carrying amount”) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya. Penyusutan dihitung sejak bulan ketika aset digunakan dengan menggunakan metode garis lurus dengan taksiran masa manfaat sebagai berikut: Tahun/ Years 20 4 – 10 5 5 5 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) j. Property, plant and equipment (continued) Property, plant and equipment are stated at cost less accumulated depreciation and impairment losses. Such cost includes the cost of replacing part of property, plant and equipment when that cost is incurred, if the recognition criteria are met. Likewise, when a major inspection is performed, its cost is recognized in the carrying amount of property, plant and equipment as a replacement if the recognition criteria are satisfied. All other repairs and maintenance costs that do not meet the recognition criteria are recognized in profit or loss as incurred. Depreciation is calculated starting from the month at the assets are placed in service using the straight-line method over the estimated useful lives of the assets as follows: Bangunan Mesin dan peralatan Kendaraan Inventaris Timbangan dan peralatan bengkel Buildings Machinery and equipment Vehicles Furniture and fixtures Weighing equipment and workshop equipment An item of property, plant and equipment is derecognized upon disposal or when no future economic benefits are expected from its use or disposal. Any gain or loss arising on derecognition of the asset (calculated as the difference between the net disposal proceeds and the carrying amount of the asset) is included in profit or loss in the year the asset is derecognized. The asset’s residual values, useful lives and methods of depreciation are reviewed, and adjusted prospectively if appropriate, at each financial year end. Construction-in-progress is stated at cost. The accumulated cost will be transferred to the respective fixed assets when the construction is completed and the asset is ready for its intended use. k. Deferred charges Expenses related to the legal processing of landrights are deferred and amortized using the straight-line method over the legal term of the landright. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya. Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan direview, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar harga perolehan. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing Aset tetap pada saat pekerjaan selesai dan aset tersebut siap untuk digunakan. k. Beban ditangguhkan Biaya yang terjadi sehubungan dengan pengurusan legal hak atas tanah ditangguhkan dan diamortisasi dengan metode garis lurus sepanjang umur hukum hak atas tanah. 17 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) l. Sewa Sebelum tanggal 1 Januari 2008, transaksi sewa guna usaha diakui dengan menggunakan metode capital lease jika memenuhi seluruh kriteria sebagai berikut: · Lessee memiliki hak opsi untuk membeli aset yang disewagunausahakan pada akhir masa sewa guna usaha dengan harga yang telah disetujui bersama pada saat dimulainya perjanjian sewa guna usaha. Seluruh pembayaran berkala yang dilakukan oleh lessee ditambah dengan nilai sisa mencakup pengembalian biaya perolehan barang modal yang disewagunausahakan serta bunganya, merupakan keuntungan lessor (full payout lease). Masa sewa guna usaha minimum 2 (dua) tahun. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) l. Lease Prior to January 1, 2008, lease transactions is recognized as capital lease, if all of the following criteria are met: · The lessee has the option to purchase the leased asset at the end of the lease period at a price mutually agreed upon at the commencement of the lease agreement. Total periodic payments paid by a lessee plus residual value shall fully cover the acquisition cost of leased capital goods plus interest thereon which is the lessor’s profit (full payout lease). · · · · The lease period shall be a minimum of 2 (two) years. Transaksi sewa yang tidak memenuhi salah satu kriteria tersebut di atas dibukukan dengan menggunakan metode sewa menyewa biasa (operating lease method) dan pembayaran sewa diakui sebagai beban dalam laporan laba rugi dengan dasar garis lurus selama masa sewa guna usaha. Efektif tanggal 1 Januari 2008, PSAK No. 30 (Revisi 2007), “Sewa” menggantikan PSAK No. 30 (1990), ”Akuntansi Sewa Guna Usaha”. Berdasarkan PSAK No. 30 (Revisi 2007), penentuan apakah suatu perjanjian merupakan perjanjian sewa atau perjanjian yang mengandung sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada tanggal awal sewa dan apakah pemenuhan perjanjian tergantung pada penggunaan suatu aset dan perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk menggunakan aset tersebut. Menurut PSAK revisi ini, sewa yang mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset, diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Selanjutnya, suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi, jika sewa tidak mengalihkan secara substantial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Lease transactions that do not meet any of the above criteria are reported using the operating lease method, and lease payments are recognized as an expense in the income statement on a straight-line basis over the lease term. Effective January 1, 2008, the Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) No. 30 (Revised 2007), “Leases” supersedes PSAK No. 30 (1990), “Accounting for Leases”. Based on PSAK No. 30 (Revised 2007), the determination of whether an arrangement is, or contains a lease is based on the substance of the arrangement at inception date and whether the fulfillment of the arrangement is dependent on the use of a specific asset and the arrangement conveys a right to use the asset. Under this revised PSAK, leases that transfer substantially to the lessee all the risks and rewards incidental to ownership of the leased item are classified as finance leases. Moreover, leases which do not transfer substantially all the risks and rewards incidental to ownership of the leased item are classified as operating leases. 18 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) l. Sewa (lanjutan) Berdasarkan PSAK No. 30 (Revisi 2007), dalam sewa pembiayaan, Perusahaan mengakui aset dan kewajiban dalam neraca pada awal masa sewa, sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum, jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar. Pembayaran sewa dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan dan bagian yang merupakan pelunasan kewajiban sewa. Beban keuangan dialokasikan pada setiap periode selama masa sewa, sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo kewajiban. Rental kontinjen dibebankan pada periode terjadinya. Beban keuangan dicatat dalam laporan laba rugi. Aset sewaan (disajikan sebagai bagian aset tetap) disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset sewaan dan periode masa sewa, jika tidak ada kepastian yang memadai bahwa Perusahaan akan mendapatkan hak kepemilikan pada akhir masa sewa. Dalam sewa operasi, Perusahaan mengakui pembayaran sewa sebagai beban dengan metode garis lurus (straight-line method) selama masa sewa. Pada saat penerapan PSAK revisi ini, Perusahaan memilih untuk menerapkan PSAK revisi ini secara prospektif. Perusahaan menentukan saldo yang terkait dengan transaksi sewa pembiayaan yang sudah ada sebelum tanggal 1 Januari 2008 telah tepat. Seluruh perjanjian yang ada pada awal periode sajian, dievaluasi oleh Perusahaan untuk menentukan klasifikasi mereka berdasarkan PSAK revisi ini. Jika memenuhi kriteria sebagai sewa pembiayaan, dan jika Perusahaan bertindak sebagai lessee, maka Perusahaan akan mengakui aset dan kewajiban sewa pembiayaan, seolah-olah kebijakan akuntansi yang baru telah berlaku sejak tanggal 1 Januari 2007 (awal periode sajian), terhadap semua perjanjian yang mengandung unsur sewa yang telah ada pada tanggal awal periode sajian tersebut. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) l. Lease (continued) Based on PSAK No. 30 (Revised 2007), under a finance lease, the Company shall recognize assets and liabilities in its balance sheets at amounts equal to the fair value of the leased property or, if lower, the present value of the minimum lease payments, each determined at the inception of the lease. Minimum lease payments is apportioned between the finance charge and the reduction of the outstanding liability. The finance charge is allocated to each period during the lease term so as to produce a constant periodic rate of interest on the remaining balance of the liability. Contingent rents are charged as expenses in the periods in which they are incurred. Finance charges are reflected in profit and loss. Capitalised leased assets (presented under the account of property, plant and equipment) are depreciated over the shorter of the estimated useful life of the assets and the lease term, if there is no reasonable certainty that the Company will obtain ownership by the end of the lease term. Under an operating lease, the Company recognized lease payments as an expense on a straight-line method over the lease term. At the application of this revised PSAK, the Company has chosen to apply this revised PSAK prospectively. The Company determined the outstanding balances related to the financing leases that had existed prior to January 1, 2008 were appropriate. All arrangements that existed at the beginning of the earliest period presented, were evaluated by the Company to determine their classification in accordance with this revised PSAK. When they meet the criteria as financing lease, and the Company is acting as a lessee, the Company recognized the assets and liabilities as if the revised accounting policy had been applied since January 1, 2007 (the beginning of the earliest period presented) for all arrangements containing a lease that existed at the beginning of the earliest period presented. 19 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) l. Sewa (lanjutan) Penerapan PSAK revisi ini tidak menimbulkan dampak yang signifikan terhadap laporan keuangan Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007. Laba atau rugi atas transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale-and-leaseback transactions) ditangguhkan dan diamortisasi selama masa sewa aset yang bersangkutan dengan menggunakan metode garis lurus. Hutang sewa pembiayaan disajikan sebesar nilai tunai dari seluruh pembayaran sewa pembiayaan. m. Pengakuan pendapatan dan beban Perusahaan dan anak perusahaan mengakui penjualan lokal pada saat penyerahan barang kepada pelanggan, sedangkan penjualan ekspor pada saat barang dikapalkan (FOB Shipping Point). Beban diakui sesuai manfaatnya pada tahun yang bersangkutan (accrual basis). n. Opsi saham Perusahaan memberikan opsi saham kepada Direksi dan karyawan kunci dalam Program Management Stock Option Plan (MSOP). Jumlah biaya kompensasi saham dihitung pada tanggal diberikannya opsi saham dengan menggunakan nilai wajar dari opsi saham tersebut dan diakui pada akun “Gaji, Upah dan Kesejahteraan Karyawan” selama periode opsi saham berdasarkan program hak bertingkat (graded vesting scheme). Akumulasi biaya kompensasi dari opsi saham disajikan dalam akun “Opsi Saham” pada bagian Ekuitas. Nilai wajar dari opsi saham ditentukan berdasarkan hasil penilaian aktuaria independen dengan menggunakan metode Black Scholes. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) l. Lease (continued) The adoption of this revised PSAK did not result in a significant effect in the Company’s financial statements for the year ended December 31, 2007. Gains or losses on sale-and-leaseback transactions are deferred and being amortized over the lease period of the leased assets using the straight-line method. Obligations under finance lease are presented at the present value of the lease payments. m. Revenue and expense recognition The Company and its subsidiaries recognize local sales when the goods are delivered to the customers while export sales are recognized when the goods are shipped (FOB Shipping Point). Expenses are recognized when incurred (accrual basis). n. Share options The Company granted share options to the Board of Directors and key employees via the Management Stock Option Plan (MSOP). The compensation cost of the option is calculated at the grant date of the option using the fair value and is recorded under account “Salaries, Wages and Employee Benefits” during the vesting period. The accumulation of the compensation cost of the option is presented under the account “Share Options” in the Equity section. The fair value of the option is computed based on the calculation of an independent actuary using the Black Scholes method. 20 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) o. Imbalan kerja karyawan Perusahaan dan anak perusahaan mengakui kewajiban atas imbalan kerja karyawan yang tidak didanai sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003 (“UU”). Perusahaan dan anak perusahaan menerapkan PSAK No. 24 (Revisi 2004), “Imbalan Kerja”, untuk metode akuntansi atas imbalan kerja karyawan. Sesuai PSAK No. 24 (Revisi 2004), perhitungan estimasi kewajiban untuk imbalan kerja karyawan berdasarkan Undang-undang Ketenagakerjaan Tahun 2003 ditentukan dengan menggunakan metode aktuarial “Projected Unit Credit”. Keuntungan dan kerugian aktuaria diakui sebagai penghasilan atau beban apabila akumulasi keuntungan dan kerugian aktuaria bersih yang belum diakui pada akhir tahun pelaporan sebelumnya melebihi 10% dari jumlah yang lebih besar antara nilai kini imbalan pasti dan nilai wajar aset program pada tanggal neraca. Keuntungan dan kerugian aktuaria ini diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan rata-rata sisa masa kerja karyawan. Kemudian, biaya jasa lalu yang timbul akibat penerapan program imbalan pasti atau perubahan program imbalan pasti yang terhutang, diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus sampai imbalan tersebut menjadi hak karyawan (vested). p. Pajak penghasilan Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Aset dan kewajiban pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara aset dan kewajiban untuk tujuan komersial dan untuk tujuan perpajakan setiap tanggal pelaporan. Manfaat pajak di masa mendatang, seperti saldo rugi fiskal yang belum digunakan, diakui sejauh besar kemungkinan realisasi atas manfaat pajak tersebut. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) o. Employee benefits The Company and its subsidiaries recognize an unfunded employee benefits liability in accordance with Labor Law No. 13/2003 dated March 25, 2003 (“the Law”). The Company and its subsidiaries applied PSAK No. 24 (Revised 2004), “Employee Benefits”, for the accounting method of its employee benefits. Under PSAK No. 24 (Revised 2004), the calculation of estimated liability of employee benefits based on the Labor Law of 2003 is determined using the “Projected Unit Credit” actuarial method. Actuarial gains and losses are recognized as income or expense when the net cumulative unrecognized actuarial gains and losses at the end of the previous reporting year exceeded the greater amount between 10% of the present value of the defined benefit obligation and the fair value of any plan assets at balance sheet dates. These gains or losses are amortized on a straightline method over the expected average remaining working lives of the employees. Further, past service costs arising from the introduction of a defined benefit plan or changes in the existing defined benefit plan, are amortized using the straight-line method until such benefit become vested. p. Income tax Current tax expense is provided based on the estimated taxable income for the year. Deferred tax assets and liabilities are recognized for temporary differences between the financial and the tax bases of assets and liabilities at each reporting date. Future tax benefits, such as the carry-forward of unused tax losses, are also recognized to the extent that realization of such benefits is probable. 21 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) p. Pajak penghasilan (lanjutan) Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal neraca. Perubahan nilai tercatat aset dan kewajiban pajak tangguhan yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada tahun berjalan, kecuali untuk transaksitransaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas. Kewajiban pajak disesuaikan bila surat ketetapan pajak diterima dan atau putusan banding telah diterbitkan dalam hal Perusahaan mengajukan keberatan. q. Penurunan nilai aset Sesuai dengan PSAK No. 48, “Penurunan Nilai Aktiva”, nilai aset ditelaah untuk penurunan dan kemungkinan penurunan ke nilai wajar aset apabila adanya suatu kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tidak dapat direalisasikan seluruhnya. r. Informasi segmen Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian. Segmen usaha adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan suatu produk atau jasa (baik produk atau jasa individual maupun kelompok produk atau jasa terkait) dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen lain. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) p. Income tax (continued) Deferred tax is calculated at the tax rates that have been enacted or substantively enacted at balance sheet date. Changes in the carrying amount of deferred tax assets and liabilities due to a change in tax rates is charged to current year operations, except to the extent that it relates to items previously charged or credited to equity. Amendments to tax obligations are recorded when an assessment is received and or, if appealed against by the Company, when the result of the appeal is determined. q. Impairment of asset value In compliance with PSAK No. 48, ”Impairment of Asset Value”, asset values are reviewed for any impairment and possible write-down to fair values whenever events or changes in circumstances indicate that their carrying values may not be fully recovered. r. Segment information Segment information is prepared using the accounting policies adopted for preparing and presenting the consolidated financial statements. A business segment is a distinguishable component of an enterprise that is engaged in providing an individual product or service or a group of related products or services and that is subject to risks and returns that are different from those of other business segments. 22 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) r. Informasi segmen (lanjutan) Segmen geografis adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk atau jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomi tertentu dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang beroperasi pada lingkungan (wilayah) ekonomi lain. Informasi segmen Perusahaan dan anak perusahaan disajikan berdasarkan segmen geografis. s. Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan. Laba per saham dilusian dihitung setelah melakukan penyesuaian yang diperlukan terhadap jumlah rata-rata tertimbang saham beredar pada tahun yang bersangkutan dengan asumsi bahwa semua opsi saham dilaksanakan pada saat penerbitan (Catatan 24). t. Penggunaan estimasi Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum mengharuskan manajemen membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban yang dilaporkan dan pengungkapan aset dan kewajiban kontinjensi pada tanggal laporan keuangan konsolidasian serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi. u. Revisi pernyataan keuangan standar akuntansi PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) r. Segment information (continued) A geographical segment is a distinguishable component of an enterprise that is engaged in providing products of services within a particular economic environment and that is subject to risks and returns that are different from those of components operating in other economic environments. Segment information of the Company and its subsidiaries are presented based on geographical segment. s. Earnings per Share Basic earnings per share is computed by dividing net income by the weighted average number of shares outstanding during the year. Diluted earnings per share is computed after the adjustments made to the weighted average number of shares outstanding during the year with the assumption that the share options were exercised at the grant date (Note 24). t. Use of estimates The preparation of consolidated financial statements in conformity with generally accepted accounting principles requires management to make estimates and assumptions that affect the reported amounts of assets and liabilities and disclosure of contingent assets and liabilities at the dates of the consolidated financial statements and the reported amounts of revenues and expenses during the reporting period. Actual results could be different from these estimates. u. Revised statements of financial accounting standards The following the revised Statements of Financial Accounting Standards (PSAK) which were recently issued by the Indonesian Institute of Accountants: Berikut ini ikhtisar revisi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang baru-baru ini diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia: 23 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) u. Revisi pernyataan keuangan (lanjutan) standar akuntansi PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) u. Revised statements of financial accounting standards (continued) PSAK No. 50 (Revised 2006), “Financial Instruments: Presentation and Disclosures” contains the requirements for the presentation of financial instruments and identifies the information that should be disclosed. The presentation requirements apply to the classification of financial instruments, from the perspective of the issuer, into financial assets, financial liabilities and equity instruments; the classification of related interests, dividends, losses and gains; and the circumstances in which financial assets and financial liabilities should be offset. This standard requires the disclosure, among others, of information about factors that affect the amount, timing and certainty of an entity’s future cash flows relating to financial instruments and the accounting policies applied to those instruments. PSAK No. 50 (Revised 2006) supersedes PSAK No. 50, “Accounting for Certain Investments in Securities” and is applied prospectively for the periods beginning on or after January 1, 2009 (which was subsequently revised to become effective on or after January 1, 2010). Earlier application is permitted and should be disclosed. PSAK No. 50 (Revisi 2006), “Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan”, berisi persyaratan penyajian dari instrumen keuangan dan pengidentifikasian informasi yang harus diungkapkan. Persyaratan penyajian tersebut diterapkan terhadap klasifikasi instrumen keuangan, dari perspektif penerbit, dalam aset keuangan, kewajiban keuangan, dan instrumen ekuitas; pengklasifikasian yang terkait dengan suku bunga, dividen, kerugian dan keuntungan, dan keadaan dimana aset keuangan dan kewajiban keuangan akan saling hapus. Pernyataan ini mensyaratkan pengungkapan, antara lain, informasi mengenai faktor yang mempengaruhi jumlah, waktu dan tingkat kepastian arus kas masa datang yang terkait dengan instrumen keuangan dan kebijakan akuntansi yang diterapkan untuk instrumen tersebut. PSAK No. 50 (Revisi 2006) ini menggantikan PSAK No. 50, ”Akuntansi Investasi Efek Tertentu” dan diterapkan secara prospektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2009 (yang selanjutnya direvisi menjadi pada atau setelah tanggal 1 Januari 2010). Penerapan lebih dini diperkenankan dan harus diungkapkan. PSAK No. 55 (Revisi 2006), “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”, mengatur prinsip-prinsip dasar pengakuan dan pengukuran aset keuangan, kewajiban keuangan, dan kontrak pembelian dan penjualan item non-keuangan. Pernyataan ini, antara lain, memberikan definisi dan karakteristik terhadap derivatif, kategori dari instrumen keuangan, pengakuan dan pengukuran, akuntansi lindung nilai dan penetapan dari hubungan lindung nilai. PSAK No. 55 (Revisi 2006) ini menggantikan PSAK No. 55, “Akuntansi Instrumen Derivatif dan Aktivitas Lindung Nilai”, dan diterapkan secara prospektif untuk laporan keuangan yang mencakup periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2009 (yang selanjutnya direvisi menjadi pada atau setelah tanggal 1 Januari 2010). PSAK No. 55 (Revised 2006), “Financial Instruments: Recognition and Measurement” establishes the principles for recognising and measuring financial assets, financial liabilities, and some contracts to buy or sell non-financial items. This standard provides for the definitions and characteristics of a derivative, the categories of financial instruments, recognition and measurement, hedge accounting and determination of hedging relationships, among others. PSAK No. 55 (Revised 2006) supersedes PSAK No. 55, “Accounting for Derivative Instruments and Hedging Activities”, and is applied prospectively for financial statements covering the periods beginning on or after January 1, 2009 (which was subsequently revised to become effective on or after January 1, 2010). 24 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) u. Revisi pernyataan keuangan (lanjutan) standar akuntansi PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) u. Revised statements of financial accounting standards (continued) PSAK No. 14 (Revised 2008), "Inventories" prescribes the accounting treatment for inventories, and supersedes PSAK No. 14 (1994). This revised PSAK provides guidance on the determination of inventory cost and its subsequent recognition as an expense, including any write-down to net realisable value, as well as guidance on the cost formulas used to assign costs to inventories. This revised PSAK is effective for financial statements beginning on or after January 1, 2009. Earlier application is permitted and should be disclosed. The Company is presently evaluating and has not yet determined the effects of these revised PSAKs on its consolidated financial statements. 3. CASH AND CASH EQUIVALENTS 2007 993.976 2.203.390 52.585 404.148 41.397 287.913 71.922 779.307 60.900 738.370 4.466.767 1.094.199 557.145 263.967 933.972 202.860 13.152.818 Cash on hand Cash in banks Rupiah PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Permata Tbk Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ Standard Chartered Bank PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk Others U.S. Dollar Standard Chartered Bank PT Bank Central Asia Tbk The Royal Bank of Scotland (formerly ABN AMRO Bank N.V.) Deutsche Bank PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ PT Bank DBS Indonesia Total – c/f PSAK No. 14 (Revisi 2008), "Persediaan" mengatur perlakuan akuntansi untuk persediaan, dan menggantikan PSAK No. 14 (1994). PSAK revisi ini menyediakan panduan dalam menentukan biaya persediaan dan pengakuan selanjutnya sebagai beban, termasuk setiap penurunan menjadi nilai realisasi neto, dan juga memberikan panduan rumus biaya yang digunakan untuk menentukan biaya persediaan. PSAK revisi ini berlaku untuk laporan keuangan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2009. Penerapan lebih dini diperkenankan dan harus diungkapkan. Perusahaan sedang mengevaluasi dampak dari PSAK revisi tersebut dan belum menentukan dampaknya terhadap laporan keuangan konsolidasiannya. 3. KAS DAN SETARA KAS 2008 Kas Bank Rupiah PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Permata Tbk Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ Standard Chartered Bank PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk Lain-lain Dolar Amerika Serikat Standard Chartered Bank PT Bank Central Asia Tbk The Royal Bank of Scotland (d/h ABN AMRO Bank N.V.) Deutsche Bank PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ PT Bank DBS Indonesia Jumlah – dipindahkan 1.606.700 1.273.974 804.386 251.112 127.437 120.952 77.579 6.124 226.310 9.690.618 3.031.432 2.855.365 2.641.304 669.255 107.868 44.791 2.265 23.537.472 25 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) 2008 Jumlah – pindahan Euro Standard Chartered Bank Yen Jepang Standard Chartered Bank Deposito berjangka Rupiah PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank DBS Indonesia Standard Chartered Bank Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Resona Perdania Dolar Amerika Serikat PT Bank Permata Tbk Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ Standard Chartered Bank Euro Standard Chartered Bank PT Bank DBS Indonesia Jumlah 23.537.472 34.874 - PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 3. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued) 2007 13.152.818 437.986 50.398 Total – b/f Euro Standard Chartered Bank Japanese Yen Standard Chartered Bank Time deposits Rupiah PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank DBS Indonesia Standard Chartered Bank Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Resona Perdania U.S. Dollar PT Bank Permata Tbk Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ Standard Chartered Bank Euro Standard Chartered Bank PT Bank DBS Indonesia Total 8.000.000 5.528.090 693.800 150.000 10.950.000 1.900.610 1.143.966 51.938.812 1.500.000 8.167.960 2.866.880 11.010.610 3.001.108 2.511.604 3.767.600 1.883.800 1.129.562 2.063.995 51.544.321 Tingkat bunga deposito jangka pendek pada tahun 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 Rupiah US$ Euro 4. 6,00% - 11,5% 0,5% - 3,5% 1,5% - 2,35% Annual rates of interest for short-term deposits in 2008 and 2007 were as follows: 2007 3,00% – 13,00% 1,40% – 5,10% 3,44% 4. RESTRICTED FUNDS 2007 Rupiah US$ Euro DANA YANG TERBATAS PENGGUNAANNYA 2008 PT Bank Central Asia Tbk (US$50.253) Jumlah - 473.340 473.340 PT Bank Central Asia Tbk (US$50,253) Total Tingkat bunga deposito dalam Dolar Amerika Serikat pada tahun 2008 dan 2007 masing-masing sebesar 1,00% - 3,50% dan 1,25% - 3,50%. Dana pada PT Bank Central Asia Tbk berupa deposito berjangka yang digunakan sebagai jaminan pembukaan L/C impor dari PT Bank Central Asia Tbk dengan fasilitas kredit modal kerja maksimum US$20.000.000, jangka waktu 12 bulan atau sama dengan jatuh tempo L/C (Catatan 12). 26 Annual rates of interest of time deposits in US Dollar in 2008 and 2007 were 1.00% - 3.50% and 1.25% - 3.50%, respectively. The funds in PT Bank Central Asia Tbk consist of time deposits which are used as collateral for opening import L/C from PT Bank Central Asia Tbk under credit facility with maximum credit limit of US$20,000,000, for working capital purposes for a period of 12 months or up to the due date of the L/C (Note 12). The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 5. PIUTANG USAHA a. Berdasarkan pelanggan: 2008 Pihak yang mempunyai hubungan istimewa PT AKR Corporindo Tbk Mitsubishi Shoji Food - tech Co., Ltd Mitsubishi Corporation Jumlah Pihak ketiga Jumlah piutang usaha, bersih b. Berdasarkan umur: 2008 Belum jatuh tempo Jatuh tempo: 1 - 30 hari 31 - 60 hari Lebih dari 60 hari Jumlah piutang usaha, bersih c. Berdasarkan mata uang: 2008 Rupiah Dolar Amerika Serikat Euro Jumlah piutang usaha, bersih 48.471.171 125.567.822 621.929 174.660.922 130.975.659 41.819.537 1.604.117 261.609 174.660.922 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 5. TRADE RECEIVABLES a. By debtor 2007 Related parties PT AKR Corporindo Tbk Mitsubishi Shoji Food - tech Co., Ltd Mitsubishi Corporation Total Third parties Total trade receivables, net 20.228.644 20.228.644 154.432.278 174.660.922 47.503.630 2.636.713 50.140.343 97.089.728 147.230.071 b. By age 2007 120.375.207 24.554.276 1.787.041 513.547 147.230.071 c. By currency 2007 38.662.091 108.567.980 147.230.071 Rupiah U.S. Dollar Euro Total trade receivables, net Not yet due Past due: 1 - 30 days 31 - 60 days More than 60 days Total trade receivables, net Manajemen berpendapat bahwa seluruh piutang usaha dapat ditagih sehingga tidak membentuk penyisihan piutang ragu-ragu. Management believes that all such receivables are collectible, thus no allowance for doubtful accounts was provided. 27 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 6. PERSEDIAAN 2008 Barang jadi Tanaman belum menghasilkan Perkebunan singkong Barang dalam proses Bahan baku Bahan pembantu Bahan kemasan Bahan bakar dan pelumas Suku cadang dan lain-lain Jumlah Penyisihan penurunan nilai persediaan Jumlah persediaan, bersih 87.089.594 3.205.193 14.418.818 334.257.686 14.708.042 3.998.294 1.656.714 21.761.993 481.096.334 (4.385.392) 476.710.942 nilai PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 6. INVENTORIES 2007 74.571.979 434.179 10.748.000 177.618.430 12.103.164 2.298.987 2.212.216 19.782.211 299.769.166 (388.832) 299.380.334 Finished goods Immature plantation Cassavas plantation Work in process Raw materials Indirect materials Packing materials Fuel and lubricant Spare parts and others Total Allowance for decline in value Total inventories, net Mutasi akun penyisihan penurunan persediaan adalah sebagai berikut: 2008 Saldo awal Penyisihan tahun berjalan Penghapusan tahun berjalan Saldo akhir The movement in the allowance for decline in value of inventorie are as follows: 2007 138.000 250.832 388.832 Beginning balance Provision during the year Written-off during the year Ending balance 388.832 4.000.000 (3.440) 4.385.392 Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai persediaan tersebut adalah cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian persediaan. Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, seluruh persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kerugian akibat kebakaran, pencurian dan risiko lainnya berdasarkan paket polis dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar US$54.436.309 dan US$25.051.447. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang dialami Perusahaan dan anak perusahaan. 7. PERPAJAKAN a. Pajak dibayar dimuka Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, pajak dibayar dimuka terdiri dari Pajak Pertambahan Nilai masing-masing sebesar Rp3.038.316 dan Rp9.663.344. 7. Management believes that the allowance for decline in value of inventories is adequate to cover possible losses on inventories. At December 31, 2008 and 2007, all inventories were insured against losses from fire, theft and other risks under blanket policies amounting to US$54,436,309 and US$25,051,447, respectively. Management believes that the insurance coverage is adequate to cover possible losses to the Company and its subsidiaries. TAXATION a. Prepaid taxes As of December 31, 2008 and 2007, prepaid tax consists of Value Added Tax amounting to Rp3,038,316 and Rp9,663,344, respectively. 28 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 7. PERPAJAKAN (lanjutan) b. Hutang pajak 2008 Pajak penghasilan Pasal 4(2) Pasal 21 Pasal 23 Pasal 25 Pasal 26 Pasal 29 (Catatan 7c) Pajak pertambahan nilai Jumlah hutang pajak c. Beban pajak 2008 Perusahaan Kini Tangguhan (57.920.352) (6.366.699) (64.287.051) Anak Perusahaan Kini Tangguhan (17.837.390) 1.397.264 (16.440.126) Konsolidasi Kini Tangguhan (75.757.742) (4.969.435) (80.727.177) Rekonsiliasi antara laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian dan taksiran laba kena pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 60.580 4.568.906 161.316 2.724.754 16.767 32.821.322 702.555 41.056.200 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 7. TAXATION (continued) b. Taxes payable 2007 48.290 3.413.489 164.742 1.635.309 23.286.430 885.268 29.433.528 c. Tax expense Income taxes Article 4(2) Article 21 Article 23 Article 25 Article 26 Article 29 (Note 7c) Value added tax Total taxes payable 2007 (34.470.436) (1.770.494) (36.240.930) (14.648.405) 3.290.735 (11.357.670) (49.118.841) 1.520.241 (47.598.600) The reconciliation between income before tax benefit (expense) as shown in the consolidated financial statements and the estimated taxable income for the years ended December 31, 2008 and 2007 is as follows: Consolidated Current Deferred Subsidiaries Current Deferred The Company Current Deferred 29 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 7. PERPAJAKAN (lanjutan) 2008 Laba sebelum manfaat (beban) pajak menurut laporan laba rugi konsolidasian Laba sebelum beban pajak anak perusahaan Jumlah laba sebelum pajak Perusahaan Perbedaan temporer: Perbedaan penyusutan antara komersial dan fiskal Cadangan imbalan kerja karyawan Penyisihan penurunan nilai persediaan Perbedaan transaksi sewa pembiayaan antara komersial dan fiskal Jumlah Perbedaan tetap: Kesejahteraan karyawan Perjamuan, hadiah dan sumbangan Pendapatan bunga kena pajak final Jumlah Jumlah laba fiskal 7. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) TAXATION (continued) 2007 Income before tax benefit (expense) per consolidated statements of 154.082.788 income Income before tax of the subsidiaries 37.694.331 116.388.457 Income before tax of the Company Temporary differences: Difference between commercial and fiscal depreciation (8.328.683) 2.427.037 Provision for employee benefits Allowance for decline in value of inventory Difference between commercial and fiscal for leasing transaction Total Permanent differences: Employee welfare Entertainment, gift and donation Interest income subject to final tax Total Total taxable income Computation of corporate income tax: 10% x Rp50,000 15% x Rp50,000 30% x Rp193,026,170 30% x Rp 114,859,792 Total current income tax 243.944.212 61.075.180 182.869.032 (2.449.904) 2.525.848 4.000.000 (884.920) 3.191.024 7.178.109 149.432 (261.427) 7.066.114 193.126.170 (5.901.646) 4.856.713 238.295 (622.027) 4.472.981 114.959.792 Perhitungan pajak penghasilan: 10% x Rp50.000 15% x Rp50.000 30% x Rp193.026.170 30% x Rp114.859.792 Jumlah beban pajak kini Dikurangi pembayaran pajak dimuka: Pasal 22 Pasal 23 Pasal 25 dan fiskal luar negeri Jumlah Hutang pajak kini Perusahaan Anak perusahaan Jumlah hutang pajak kini (Catatan 7b) (5.000) (7.500) (57.907.852) (57.920.352) (5.000) (7.500) (34.457.936) (34.470.436) 11.328.871 493.666 19.639.086 31.461.623 26.458.729 6.362.593 32.821.322 8.738.106 458.152 9.599.269 18.795.527 15.674.909 7.611.521 23.286.430 Less prepaid taxes: Article 22 Article 23 Article 25 and travel tax Total Current year tax payable The Company Subsidiaries Total current year tax payable (Note 7b) 30 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 7. PERPAJAKAN (lanjutan) Rekonsiliasi antara beban pajak dengan hasil perkalian laba sebelum pajak penghasilan Perusahaaan dengan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut: 2008 Laba sebelum manfaat (beban) pajak menurut laporan laba rugi konsolidasian Laba sebelum beban pajak anak perusahaan Laba sebelum beban pajak Perusahaan Beban pajak dihitung dengan tarif pajak maksimum (30%) Pengaruh pajak atas perbedaan tetap: Kesejahteraan karyawan Perjamuan, hadiah dan sumbangan Pendapatan bunga kena pajak final Penurunan tarif pajak Penyesuaian sehubungan dengan perubahan atas pemulihan aset pajak tangguhan yang diharapkan Pengaruh tarif pajak bertingkat Jumlah Jumlah Beban Pajak Perusahaan Anak perusahaan Jumlah beban pajak 7. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) TAXATION (continued) The reconciliation between tax expense and the theoretical tax amount on the Company’s income before tax is as follows: 2007 Income before tax benefit (expense) per consolidated statements of income 154.082.788 Income before tax of the subsidiaries 37.694.331 Income before tax of the Company Income tax expense at maximum tax (34.916.536) rate of 30% 116.388.457 Tax effect of permanent differences: Employee welfare Entertainment, gift and donation Interest income subject to final tax Reduction on tax rate Adjustment due to change in the expected recovery of deferred tax asset Effect of graduated tax rates Total Total Tax Expense of the Company Subsidiaries Total tax expense 243.944.212 61.075.180 182.869.032 (54.860.710) (2.153.433) (44.830) 78.428 (2.312.912) (1.457.014) (71.488) 186.608 - (5.011.094) 17.500 (9.426.341) (64.287.051) (16.440.126) (80.727.177) 17.500 (1.324.394) (36.240.930) (11.357.670) (47.598.600) 31 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 7. PERPAJAKAN (lanjutan) d. Pajak tangguhan Rincian dari aset dan kewajiban tangguhan Perusahaan dan perusahaan adalah sebagai berikut: pajak anak 7. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) TAXATION (continued) d. Deferred tax The details of the Company and its subsidiaries’ deferred tax assets and liabilities are as follows: Dikreditkan (dibebankan) ke laporan laba rugi/ Credited (charged) to income for the year 1 Jan. 2007/ Jan.1, 2007 Aset pajak tangguhan: Perusahaan Penyusutan Imbalan pasca kerja Penurunan nilai persediaan Investasi Transaksi sewa guna usaha 12.662.024 3.173.325 41.400 3.825.000 19.701.749 19.701.749 3.966.312 23.668.061 Dikreditkan (dibebankan) ke laporan laba rugi/ Credited (charged) to income for the year 31 Des. 2007/ Dec. 31, 2007 31 Des. 2008/ Dec. 31, 2008 Deferred tax assets: Company (2.498.604) 728.112 (1.770.492) (1.770.492) 2.527.166 756.674 10.163.420 3.901.437 41.400 3.825.000 17.931.257 17.931.257 6.493.478 24.424.735 (734.970) 757.754 1.200.000 (265.476) 957.308 (7.324.006) (6.366.698) 1.361.653 (5.005.045) 9.428.450 4.659.191 1.241.400 3.825.000 (265.476) 18.888.565 (7.324.006) 11.564.559 7.855.131 19.419.690 Depreciation Post-employment benefits Allowance for decline in value of inventory Investment Leasing transaction Cadangan penurunan aset pajak tangguhan Allowance for decline in deferred tax assets Anak Perusahaan Jumlah Kewajiban pajak tangguhan Anak perusahaan Jumlah Subsidiaries Total Deferred tax liabilities Subsidiaries Total (799.178) (799.178) 763.568 763.568 (35.610) (35.610) 35.610 35.610 - e. Taksiran tagihan pajak Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar dari Direktur Jenderal Pajak No. 00154/406/06/054/08 tanggal 20 Juni 2008, terdapat kelebihan pajak penghasilan badan tahun 2006 sebesar Rp3.367.959 dan telah diterima Perusahaan di tahun 2008. Perbedaan dengan catatan Perusahaan sebesar Rp21.502 telah dicatat sebagai beban lain-lain pada laporan laba rugi tahun berjalan. e. Estimated claims for tax refund Based on the Tax Assessment of Tax Overpayment from the Directorate General of Taxes No.00154/406/06/054/08 dated June 20, 2008, the overpayment of corporate income tax for the year 2006 amounted to Rp3,367,959 and has been received by the Company in 2008. The difference with the Company’s record of Rp21,502 has been recorded as other expense in the statements of income for the year. 32 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 7. PERPAJAKAN (lanjutan) Hutang pajak penghasilan dihitung oleh wajib pajak sendiri. Pihak fiskus dapat memeriksa hutang pajak dalam jangka waktu 10 tahun setelah tanggal terhutang pajak atau akhir tahun 2013, mana yang lebih dulu. Berdasarkan Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan yang berlaku mulai 2008, pihak fiskus dapat memeriksa hutang pajak dalam batas waktu lima tahun sejak tanggal terhutangnya pajak. Pada tanggal 23 September 2008, Undangundang No. 7 Tahun 1983 mengenai “Pajak Penghasilan” diubah untuk keempat kalinya dengan Undang-undang No. 36 Tahun 2008. Perubahan tersebut juga mencakup perubahan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya menggunakan tarif pajak bertingkat menjadi tarif tunggal yaitu 28% untuk tahun fiskal 2009 dan 25% untuk tahun fiskal 2010 dan seterusnya. Perusahaan mencatat dampak perubahan tarif pajak tersebut sebesar Rp2.312.912 sebagai bagian dari beban pajak pada tahun berjalan. 8. BIAYA DIBAYAR DIMUKA 2008 Bahan pembantu Sewa Provisi bank Asuransi Lain-lain Jumlah biaya dibayar dimuka 5.203.904 2.527.062 1.837.366 1.218.474 1.269.186 12.055.992 8. 7. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) TAXATION (continued) The company submits tax returns on the basis of self assessment. The tax authorities may assess or amend taxes within 10 years from the date when the tax was payable, or until the end 2013, whichever is earlier. Based on general tax provisions and procedures which applicable since 2008, the tax authorities may assess or amend taxes within five years of the time the tax becomes due. On September 23, 2008, Law No. 7 Year 1983 regarding “Income Tax” has been revised for the fourth time with Law No. 36 Year 2008. The revised Law stipulates changes in corporate tax rate from a marginal tax rate to a single rate of 28% for fiscal year 2009 and 25% for fiscal year 2010 onwards. The Company recorded the impact of the changes in tax rates which amounted to Rp2,312,912 as part of tax expense in the current year operations. PREPAID EXPENSES 2007 3.540.781 838.824 548.844 670.707 1.474.838 7.073.994 Indirect material Rent Bank provision Insurance Others Total prepaid expenses 9. ASET LANCAR LAINNYA 2008 Pembayaran dimuka Aset lancar lainnya Jumlah aset lancar lainnya 10.158.732 241.642 10.400.374 9. OTHER CURRENT ASSETS 2007 31.751.616 434.180 32.185.796 Advance payments Other current assets Total other current assets Pembayaran dimuka merupakan pembayaran untuk pembelian persediaan bahan baku dan lainnya. Advance payments represent payment for purchasing of raw material and other supporting materials. 33 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 10. ASET TETAP PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 10. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT 1 Januari 2008/ January 1, 2008 Perubahan di tahun 2008 Nilai perolehan Tanah Bangunan Mesin dan peralatan Kendaraan Inventaris Timbangan dan peralatan bengkel Aset dalam penyelesaian Aset sewa pembiayaan Pelepasan/ Penambahan/ Reklasifikasi Reklasifikasi Deductions/ Additions/ Reclassifications Reclassifications 31 Des. 2008/ Dec. 31, 2008 Movements in 2008 Cost Land Buildings Machinery and equipment Vehicles Office equipment Weighing equipment and workshop equipment Construction in progress Assets under finance lease 17.854.343 111.807.299 693.137.043 20.094.406 13.222.411 269.815 856.385.317 8.800.944 865.186.261 865.186.261 12.735.531 4.080.476 15.140.177 5.106.789 5.934.462 135.903 43.133.338 91.561.979 134.695.317 43.521.627 178.216.944 375.000 2.039.525 62.911.309 2.194.704 1.188.461 68.708.999 68.708.999 68.708.999 30.214.874 113.848.250 645.365.911 23.006.491 17.968.412 405.718 830.809.656 100.362.923 931.172.579 43.521.627 974.694.206 Akumulasi penyusutan Bangunan Mesin dan peralatan Kendaraan Inventaris Timbangan dan peralatan bengkel Aset sewa pembiayaan 44.714.311 548.433.450 8.625.894 8.036.474 245.583 610.055.712 610.055.712 5.765.853 22.385.226 3.576.480 1.584.138 256.911 33.568.608 2.214.310 35.782.918 20.311.040 1.053.495 220.838 1.690 21.587.063 21.587.063 50.480.164 550.507.636 11.148.879 9.399.774 500.804 622.037.257 2.214.310 624.251.567 350.442.639 Accumulated Depreciation Buildings Machinery and equipment Vehicles Office equipment Weighing equipment and workshop equipment Assets under finance lease Nilai buku bersih 255.130.549 Net book value 34 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 10. ASET TETAP (lanjutan) PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 10. PROPERTY, (continued) PLANT AND EQUIPMENT 1 Januari 2007/ January 1, 2007 Perubahan di tahun 2007 Nilai perolehan Tanah Bangunan Mesin dan peralatan Kendaraan Inventaris Timbangan dan peralatan bengkel Aset dalam penyelesaian Penambahan/ Pelepasan/ Reklasifikasi Reklasifikasi Additions/ Deductions/ Reclassifications Reclassifications 31 Des. 2007/ Dec. 31, 2007 Movements in 2007 Cost Land Buildings Machinery and equipment Vehicles Office equipment Weighing equipment and workshop equipment Construction in progress 14.381.819 87.478.693 647.123.376 12.664.623 8.883.314 294.758 770.826.583 38.254.257 809.080.840 3.472.524 24.413.606 46.119.402 9.152.489 4.391.963 72.893 87.622.877 16.407.409 104.030.286 85.000 105.735 1.722.706 52.866 97.836 2.064.143 45.860.722 47.924.865 17.854.343 111.807.299 693.137.043 20.094.406 13.222.411 269.815 856.385.317 8.800.944 865.186.261 Akumulasi penyusutan Bangunan Mesin dan peralatan Kendaraan Inventaris Timbangan dan peralatan bengkel 39.703.448 513.970.042 7.323.791 6.846.162 283.226 568.126.669 5.040.613 34.569.143 2.566.111 1.242.785 60.193 43.478.845 29.750 105.735 1.264.008 52.473 97.836 1.549.802 44.714.311 548.433.450 8.625.894 8.036.474 245.583 610.055.712 255.130.549 Accumulated depreciation Buildings Machinery and equipment Vehicles Office equipment Weighing equipment and workshop equipment Nilai buku bersih 240.954.171 Net book value Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: 2008 Beban pokok penjualan Beban usaha: Penjualan (Catatan 22) Umum dan administrasi (Catatan 23) Jumlah 29.776.797 645.391 5.360.730 35.782.918 Depreciation expense was allocated as follows: 2007 40.179.402 645.454 Cost of sales Operating expenses: Selling (Notes 22) 2.653.989 General and administration (Notes 23) 43.478.845 Total Aset dalam penyelesaian berupa bangunan dan mesin beserta peralatannya dengan tingkat penyelesaian sekitar 45% yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2009. Construction in progress represents building under construction and machinery and its equipment with percentage of completion approximately 45% that is estimated to be completed in 2009. 35 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 10. ASET TETAP (lanjutan) Perusahaan dan anak perusahaan memiliki beberapa bidang tanah yang terletak di Desa Ngerong, Gempol, Pasuruan, Desa Cangkring Malang, Beji, Pasuruan dan di Desa Tambah Subur, Way Bungur, Lampung Timur, Lampung dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan yang berjangka waktu 20 (dua puluh) tahun, 25 (dua puluh lima) tahun, dan 30 (tiga puluh) tahun yang akan jatuh tempo antara tahun 2009 dan 2037. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai. Sebagian aset mesin dan aset proyek pabrik tepung tapioka di Lampung yang didanai PT Bank Central Asia Tbk. digunakan sebagai jaminan hutang bank jangka panjang (Catatan 15). Seluruh aset tetap kecuali tanah telah diasuransikan terhadap risiko kerusakan material dan interupsi usaha dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar Rp14.355.297 dan US$164.891.049 pada tanggal 31 Desember 2008; dan Rp17.323.400 dan US$128.959.619 pada tanggal 31 Desember 2007. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan. Berdasarkan analisa manajemen, tidak terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang mungkin menimbulkan indikasi penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 10. PROPERTY, (continued) PLANT AND EQUIPMENT The Company and its subsidiaries own several parcels of land located in Desa Ngerong, Gempol, Pasuruan, Desa Cangkring Malang, Beji, Pasuruan and Desa Tambah Subur, Way Bungur, East Lampung, Lampung with Building Use Rights (Hak Guna Bangunan or HGB) for a period of 20, 25, and 30 years or until 2009 to 2037. Management believes that there will be no difficulty in the extension of the landrights since all the land were acquired legally and supported by sufficient evidence of ownership. Some of the Company’s machinery and property, plant and equipment of the starch plant in Lampung which were financed by PT Bank Central Asia Tbk. are used as collateral for long-term bank loans (Note 15). All property, plant and equipment, except land, were insured against material damage and business interruption for Rp14,355,297 and US$ 164,891,049 as of December 31, 2008, and Rp17,323,400 and US$128,959,619 as of December 31, 2007. Management believes that the insurance coverage is adequate to cover possible losses on the assets insured. Based on management’s review, there are no significant events that may result to any impairment in the carrying value of property, plant and equipment as of December 31, 2008 and 2007. 36 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 11. ASET LAIN-LAIN 2008 Uang jaminan Beban tangguhan hak atas tanah, bersih Uang muka pembelian aset tetap Aset lain-lain Jumlah aset lain-lain 1.540.471 1.209.258 3.096.527 5.846.256 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 11. OTHER ASSETS 2007 1.724.275 211.362 4.729.231 6.664.868 Refundable deposits Deferred charges for landrights, net Advance for purchase of fixed assets Other assets Total other assets 12. HUTANG BANK 2008 Perusahaan PT Bank Central Asia Tbk (Rp180.826.981 pada tahun 2008 dan US$2.620.000 dan Rp10.229.953 pada tahun 2007) PT Bank Internasional Indonesia Tbk (US$685.321 pada tahun 2008 dan US$3.936.607 pada tahun 2007) STBC Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ (US$9.100.000 pada tahun 2008 dan US$7.500.000 pada tahun 2007) SIP PT Bank Central Asia Tbk Jumlah hutang bank 12. BANK LOANS 2007 The Company PT Bank Central Asia Tbk (Rp180,826,981 in 2008 and US$2,620,000 and Rp10,229,953 in 2007) 34.907.733 PT Bank Internasional Indonesia Tbk (US$685,321 in 2008 and US$3,936,607 in 2007) STBC Bank of Tokyo - Mitsubish UFJ (US$9,100,000 in 2008 and (US$7,500,000 in 2007) SIP PT Bank Central Asia Tbk Total bank loans 180.826.981 7.504.266 37.078.904 99.645.000 2.690.717 290.666.964 70.642.500 142.629.137 Tingkat bunga per tahun selama tahun berjalan adalah sebagai berikut: 2008 US$ Rupiah 1,15% - 8,00% 10,75% -13,39% Interest rates per annum during the year were as follows: 2007 4,64% - 7,84% 10,25% US$ Rupiah 37 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 12. HUTANG BANK (lanjutan) Perusahaan: PT Bank Internasional Indonesia Tbk Pada tanggal 26 September 2003, Perusahaan menandatangani perjanjian kredit dengan PT Bank Internasional Indonesia Tbk untuk memperoleh fasilitas Import L/C Line dan Forex Line dengan limit kredit masing-masing sebesar US$6.000.000 dan US$1.000.000. Pada tanggal 26 September 2006 Perusahaan memperoleh perpanjangan fasilitas kredit untuk fasilitas import L/C line, negosiasi, dan diskonto wesel/dokumen ekspor serta Forex Line dengan jumlah maksimum kredit masing-masing US$10.000.000, US$2.000.000, dan US$2.000.000 yang jatuh tempo pada tanggal 26 September 2007. Pada tanggal 26 September 2007, Perusahaan memperoleh perpanjangan fasilitas kredit sementara untuk fasilitas import L/C line, negosiasi, dan diskonto wesel/dokumen ekspor serta Forex Line yang jatuh tempo pada tanggal 14 Januari 2008. Pada tanggal 14 Januari 2008, Perusahaan memperoleh perpanjangan dan peningkatan fasilitas dengan jumlah maksimum masing-masing US$18.000.000, US$2.000.000 dan US$2.000.000 yang jatuh tempo pada tanggal 26 September 2008 dan mendapat perpanjangan sampai dengan 26 Desember 2009. Fasilitas ini dijamin dengan jaminan tunai sebesar 0% dari L/C yang diterbitkan dan jaminan aset secara paripassu. Saldo pinjaman terhutang pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 masing-masing adalah sebesar US$685.321 dan US$3.936.607. PT Bank Central Asia Tbk a. Perusahaan memperoleh Kredit Modal Kerja dari PT Bank Central Asia Tbk dengan jumlah maksimum sebesar US$6.000.000 yang terdiri dari pinjaman berdasarkan waktu, fasilitas LC lokal, fasilitas kredit lokal dan bank garansi masing-masing sebesar US$1.000.000, US$3.000.000, Rp9.000.000 dan Rp9.000.000. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 12. BANK LOANS (continued) The Company: PT Bank Internasional Indonesia Tbk On September 26, 2003, the Company entered into a loan agreement with PT Bank Internasional Indonesia Tbk to obtain Import L/C line facility, and Forex Line facility, with maximum credit of US$6,000,000 and US$1,000,000, respectively. On September 26, 2006, the Company entered into renewal of loan agreement to obtain Import L/C line facility, negotiation, and discount line/facility and Forex line facility with maximum amount US$10,000,000, US$2,000,000, and US$2,000,000, respectively, which, matures on September 26, 2007. On September 26, 2007, the Company entered into temporary renewal facility Import L/C line facility, negotiation, and discount line/facility and Forex line facility. The loan mature on January 14, 2008. On January 14, 2008, the Company entered into renewal of loan agreement with total maximum amount of US$18,000,000, US$2,000,000 and US$2,000,000 which matured on September 26, 2008 and has been extended until December 26, 2009. The facility is collateralized by cash of 0% of the L/C issued and negative pledge of assets on paripassu basis. The outstanding amount under this facility as of December 31, 2008 and 2007 was US$685,321 and US$3,936,607, respectively. PT Bank Central Asia Tbk a. The Company obtained working capital credit facility from PT Bank Central Asia Tbk with credit limit totaling US$6,000,000 which consist of time loan, local LC, local credit and bank guarantee amounting to US$1,000,000, US$3,000,000, Rp9,000,000 and Rp9,000,000, respectively. 38 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 12. HUTANG BANK (lanjutan) Perusahaan (lanjutan): PT Bank Central Asia Tbk (lanjutan) Pada tanggal 28 Mei 2007, Perusahaan memperoleh perpanjangan fasilitas dengan perubahan jumlah maksimum sebesar US$12.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 5 Februari 2008. Pada tanggal 17 Desember 2007, Perusahaan memperoleh perpanjangan dan peningkatan fasilitas sehingga jumlah maksimum kredit menjadi sebesar US$20.000.000 dan fasilitas bank garansi sebesar US$1.000.000. Fasilitas kredit ini akan jatuh tempo pada tanggal 5 Februari 2009 dan telah diperpanjang sampai dengan 5 Mei 2009. Pada tanggal 14 Mei 2008, sebagian dari Kredit Modal Kerja dari PT Bank Central Asia Tbk dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah sejumlah US$16.221.150 menggunakan kurs Rp9.293. Dengan demikian saldo fasilitas Kredit Modal Kerja pada tanggal konversi dari PT Bank Central Asia Tbk menjadi Rp150.743.146 dan US$3.778.850. Saldo pinjaman pada tanggal 31 Desember 2008 and 2007 masing-masing adalah dan sebesar Rp165.202.033 US$2.620.000 (ekuivalen dengan Rp24.677.780). b. Pada tanggal 28 Mei 2007 Perusahaan memperoleh fasilitas kredit lokal untuk pabrik tapioka di Lampung sebesar Rp10.000.000. Pada tanggal 17 Desember 2007 Perusahaan memperoleh perpanjangan dan peningkatan fasilitas kredit lokal menjadi Rp20.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 5 Februari 2009 dan telah diperpanjang sampai dengan 5 Mei 2009. Saldo pinjaman terhutang pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 masing-masing adalah sebesar Rp15.624.948 dan Rp10.229.953. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 12. BANK LOANS (continued) The Company (continued): PT Bank Central Asia Tbk (continued) On May 28, 2007, the Company obtained an extention of loan agreement with maximum credit of US$12,000,000 and will mature on February 5, 2008. On December 17, 2007, the Company obtained an extention of loan agreement with maximum amount to be US$20,000,000 and for bank guarantee US$1,000,000. This facility will mature on February 5, 2009 and has been extended up to May 5, 2009. On May 14, 2008, part of working capital credit facility from PT Bank Central Asia Tbk amounting to US$16,221,150 has been converted into Indonesian Rupiah by using exchange rate Rp9,293. Subsequent to the working capital loan facility from PT Bank Central Asia Tbk on the date of conversion is Rp150,743,146 and US$3,778,850. The outstanding amount under this facility as of December 31, 2008 and 2007 was Rp165,202,033 and US$2,620,000 (equal to Rp24,677,780), respectively. b. On May 28, 2007, the Company obtained local credit facility for tapioca project in Lampung with maximum amount Rp10,000,000. On December 17, 2007, the Company obtained an extention and increase of loan agreement with maximum amount Rp20,000,000 and will mature on February 5, 2009 and has been extended up to May 5, 2009. The outstanding amount under this facility as of December 31, 2008 and 2007 was Rp15,624,948 and Rp10,229,953, respectively. 39 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 12. HUTANG BANK (lanjutan) STBC: Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ STBC memperoleh fasilitas kredit dari Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ, berupa kredit modal kerja dalam Dolar Amerika Serikat dengan fasilitas cerukan maksimum sebesar US$9.500.000. Kredit ini dijamin oleh Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd. sebesar 60% dan Mitsubishi Corporation sebesar 40% (Catatan 28). Fasilitas kredit ini berlaku dari 31 Maret 2008 hingga 30 Juni 2008, yang kemudian telah diperpanjang dari 1 Juli 2008 hingga 30 Juni 2009. Pada tanggal 1 Juli 2008 berdasarkan perubahan atas perjanjian penjaminan, fasilitas kredit ini dijamin sepenuhnya oleh Mitsubishi Shoji Foodtech Co. Ltd. Fasilitas kredit ini jatuh tempo pada tanggal 30 June 2009. Suku bunga per tahun sebesar 0,50% diatas SIBOR untuk periode bunga yang bersangkutan. Perjanjian kredit tersebut di atas mencakup persyaratan tertentu yang antara lain, harus dengan pemberitahuan tertulis kepada bank, jika anak perusahaan mengubah komposisi pemegang saham, mengumumkan atau membayar dividen, memberikan atau memperoleh pinjaman dari pihak lain serta membeli atau menyewakan aset anak perusahaan kecuali dalam transaksi normal anak perusahaan. Harus dengan persetujuan tertulis dari bank, jika anak perusahaan, antara lain, melakukan merger dengan pihak lain, menjadi penjamin bagi kewajiban pihak lain, menjual, menyewakan ataupun mengalihkan aset anak perusahaan kecuali dalam transaksi normal anak perusahaan. Saldo pinjaman terhutang pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 masing-masing adalah sebesar US$9.100.000 dan US$7.500.000. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 12. BANK LOANS (continued) STBC: Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ STBC obtained the loan from Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ, that represents revolving working capital loan facility in U.S. Dollar currency with maximum credit of US$9,500,000. This loan is secured by corporate guarantees from Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd. for 60% and Mitsubishi Corporation for 40% of the facility (Note 28). This facility and available from March 31, 2008 until June 30, 2008 which has been extended from July 1, 2008 until June 30, 2009. On July 1, 2008 based on amendment to the letter of guarantee, this loan facility is fully secured by corporate guarantee from Mitsubishi Shoji Foodtech Co. Ltd. This loan facility will mature on June 30, 2009. The annual interest rate is 0.50% above the SIBOR for the relevant interest period. The loan agreement relating to the above credit facility contains covenants which, required the Subsidiary to send prior written notice to the bank before the Subsidiary can, among others, change the composition of its shareholders, declare or pay dividends, lend loan to or obtain a loan from other party and acquire or lease any assets except in the ordinary course of its business. Furthermore, prior written consent from the bank shall be obtained by the Subsidiary before the Subsidiary can, among others, merge with other parties, act as guarantor against any third party’s obligation, sell, lease or transfer its substantial assets except in its ordinary course of business. The outstanding amount under this facility as of December 31, 2008 and 2007 was US$9,100,000 and US$7,500,000, respectively. 40 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 12. HUTANG BANK (lanjutan) SIP: PT Bank Central Asia Tbk Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman rekening koran dari PT Bank Central Asia Tbk dengan plafon sebesar Rp20.000.000. Fasilitas pinjaman ini jatuh tempo pada tanggal 19 Februari 2009 dan diperpanjang sampai dengan tanggal 19 Mei 2009 dan dijamin dengan tanah, mesin dan peralatan SIP. Tingkat suku bunga per tahun sebesar 10,75%. Saldo terhutang pada tanggal 31 Desember 2008 atas fasilitas kredit ini adalah Rp2.690.717. 13. HUTANG USAHA a. Berdasarkan pemasok: 2008 Pihak yang mempunyai hubungan istimewa PT AKR Corporindo Tbk PT Arthakencana Rayatama Mitsubishi Shoji Foodtech Co.,Ltd. Jumlah Pihak ketiga Jumlah hutang usaha b. Berdasarkan mata uang: 2008 Rupiah Dolar Amerika Serikat Euro Yen Jepang Dolar Singapura Jumlah hutang usaha 29.380.872 3.315.425 28.596 160.774 62.901 32.948.568 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 12. BANK LOANS (continued) SIP: PT Bank Central Asia Tbk The Company has overdraft facility from PT Bank Central Asia Tbk, with a maximum limit of Rp20,000,000. This facility mature on February 19, 2009 and has been extended up to May 19, 2009 and is secured by the landrights, machinery and equipment of SIP. The loan bears annual interest rate at 10.75%. The outstanding availments from this facility as of December 31, 2008 was Rp2,690,717. 13. TRADE PAYABLES a. By creditor 2007 Related parties PT AKR Corporindo Tbk PT Arthakencana Rayatama Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd. Total Third parties Total trade payables 1.235.489 1.210.074 2.445.563 30.503.005 32.948.568 2.076.528 70.929 2.147.457 54.814.164 56.961.621 b. By currency 2007 42.152.359 11.781.538 2.351.798 74.706 601.220 56.961.621 Rupiah U.S. Dollar Euro Japanese Yen Singapore Dollar Total trade payables Jangka waktu kredit yang timbul dari pembelian bahan baku utama dan pembantu, baik dari pemasok dalam maupun luar negeri berkisar 1 sampai 60 hari. Purchases of raw and indirect materials, both from local and overseas suppliers, have credit terms between 1 to 60 days. 41 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 14. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 2008 Transportasi Gaji dan bonus Telepon, listrik dan air Potongan penjualan Beban bunga Biaya administrasi Lain-lain Jumlah biaya masih harus dibayar 15.333.664 11.543.711 3.409.460 3.000.509 1.797.942 17.429 2.990.027 38.092.742 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 14. ACCRUED EXPENSES 2007 16.405.710 8.364.574 651.731 5.246.416 456.947 92.228 7.286.334 38.503.940 Transportation Salary and bonus Telephone, electricity and water Sales discount Interest expenses Administration expenses Others Total accrued expenses 15. HUTANG BANK JANGKA PANJANG 2008 Dolar Amerika Serikat PT Bank Central Asia Tbk (US$537.993 pada tahun 2008 dan US$1.255.316 pada tahun 2007) Rupiah PT Bank Central Asia Tbk Dikurangi bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun Hutang bank jangka panjang, bersih 15. LONG-TERM BANK LOANS 2007 U.S. Dollar PT Bank Central Asia Tbk (US$537,993 in 2008 and US$1,255,316 in 2007) Rupiah PT Bank Central Asia Tbk Less current maturities Long-term bank loans, net 5.891.022 37.176.294 (18.283.022) 24.784.294 11.823.821 49.568.396 (20.481.499) 40.910.718 Tingkat bunga per tahun selama tahun berjalan adalah sebagai berikut: 2008 US$ Rupiah 8,00% 13,39% Interest rates per annum during the year were as follows: 2007 8,00% 10,25% US$ Rupiah Pada tanggal 3 Mei 2006, Perusahaan menandatangani perjanjian kredit dengan PT Bank Central Asia Tbk dengan fasilitas-fasilitas sebagai berikut: Fasilitas kredit investasi I untuk pembelian mesin Coal Fire Boiler dengan jumlah maksimum US$1.000.000. Jangka waktu pinjaman tiga tahun dengan tingkat bunga per tahun sebesar 0,5% dibawah suku bunga Dolar Amerika Serikat yang berlaku. Fasilitas kredit investasi II untuk pembelian mesin maldex dengan jumlah maksimum US$1.500.000. Jangka waktu pinjaman tiga tahun dengan tingkat bunga per tahun sebesar 0,5% dibawah suku bunga Dolar Amerika Serikat yang berlaku. On May 3, 2006, the Company entered into credit agreement with PT Bank Central Asia Tbk for the following facilities: Investment credit facility I for purchase of Coal Fire Boiler machinery with maximum amount of US$1,000,000. The loan has term of three years with annual interest rate at prime lending rate U.S. Dollar minus 0.5%. Investment credit facility II for purchase of maldex machinery with maximum amount of US$1,500,000. The loan has term of three years and annual interest rate of prime lending rate U.S. Dollar minus 0.5%. - - 42 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 15. HUTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) Fasilitas kredit investasi III untuk pembangunan pabrik tepung tapioka di Lampung dan pembelian mesin pabrik tepung tapioka dengan jumlah maksimum US$5.500.000. Jangka waktu pinjaman adalah lima tahun dengan tingkat bunga per tahun sebesar 0,5% dibawah suku bunga Dolar Amerika Serikat yang berlaku. Pada tanggal 21 Oktober 2007, saldo pinjaman yang ada dikonversikan menjadi pinjaman dalam mata uang Rupiah dengan tingkat bunga per tahun sebesar SBI ditambah 2,25%. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 15. LONG-TERM BANK LOANS (continued) Investment credit facility III for construction of starch plant in Lampung and purchase of machinery of starch plant with maximum amount of US$5,500,000. The loan has term of five years and annual interest rate of prime lending rate U.S Dollar minus 0.5%. On October 21, 2007, the facility was converted into Rupiah with annual interest rate of SBI plus 2.25%. Fasilitas kredit tersebut dijamin dengan mesin boiler, mesin maldex, sebidang tanah atas proyek tepung tapioka seluas 521.367 m2, bangunan, dan aset lainnya yang berada di atas tanah tersebut serta mesin-mesin yang dibeli untuk pabrik tepung tapioka di Lampung (Catatan 10). Perjanjian kredit tersebut mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perusahaan, tanpa persetujuan tertulis dari bank antara lain memperoleh pinjaman uang atau kredit baru; meminjamkan uang, termasuk tetapi tidak terbatas kepada afiliasinya, kecuali dalam rangka menjalankan usahanya sehari-hari; melakukan merger atau akuisisi; mengurangi struktur modal dan hal lain sebagaimana disyaratkan dalam perjanjian kredit tersebut. 16. KEWAJIBAN SEWA PEMBIAYAAN Pada tanggal 15 Agustus 2008, Perusahaan menandatangani perjanjian jual dan beli sewa pembiayaan dengan PT ABN Amro Finance Indonesia untuk mesin dan peralatan Perusahaan dengan jumlah Rp43.521.626 selama 4 tahun sampai dengan tahun 2012. Sewa pembiayaan ini dikenakan bunga sebesar cost of fund per kuartal ditambah margin 2,1 % per tahun. Perusahaan juga menandatangani perjanjian sewa pembiayaan sebesar US$14.500.000 untuk periode sewa pembiayaan selama 5 tahun yang berlaku penarikannya selama 1 tahun dan ditingkatkan menjadi US$16.700.000 pada tanggal 1 Desember 2008. Sampai dengan 31 Desember 2008 Perusahaan belum melakukan penarikan atas fasilitas sewa pembiayaan ini. The credit facilities are secured by boiler machine, maldex machine, starch project-land of 521,367 square meter, building, and other assets which are located on starch project-land and the machineries purchased for starch plant in Lampung (Note 10). The credit agreement contains covenants which, among others, it shall be with prior written notice to the bank for the Company to obtain any additional credit facilities; to provide any loan, included but not limited to related party except in the ordinary course of business; to enter into any merger or acquisition; reduce capital structure and other conditions that have to be observed as required in the credit agreement. 16. FINANCE LEASE PAYABLE On August 15, 2008, the Company signed sales and leaseback agreements with PT ABN Amro Finance Indonesia for lease of machinery and equipment of the Company amounting to Rp43,521,626 with lease term of 4 years until 2012. The lease is subject to interest equal to quarterly cost of fund plus a margin of 2.1% per year. The Company also entered into lease facility agreement for US$14,500,000 with lease term of 5 years with availability period of 1 year and this was increased to US$16,700,000 on December 1, 2008. The Company has not drawndown this facility up to December 31, 2008. 43 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 16. KEWAJIBAN SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) Pembayaran sewa minimum masa datang dalam perjanjian penjualan dan sewa pembiayaan kembali (sales and leaseback) adalah sebagai berikut: 2008 Kurang dari satu tahun Lebih dari satu tahun Jumlah pembayaran sewa pembiayaan di masa mendatang Dikurangi: Beban bunga di masa mendatang Nilai sekarang kewajiban sewa pembiayaan Dikurangi: Hutang sewa pembiayaan yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun Hutang sewa pembiayaan jangka panjang 17.057.558 37.506.381 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 16. FINANCE LEASE PAYABLE (continued) Future minimum lease payments under the sales and leaseback agreement are as follows: 2007 Less than one year Above one year 54.563.939 13.762.101 40.801.838 10.880.407 29.921.431 - Total future lease payment Less: Future interest expense Current obligation under finance lease Less: Current maturities of obligation under finance lease Long term portion of obligation under finance lease 17. HAK MINORITAS PADA ANAK PERUSAHAAN a. Hak minoritas Perusahaan atas aset bersih 2008 PT Sorini Towa Berlian Corporindo PT Saritanam Pratama PT Agro Asia Manunggal Jumlah 38.900.073 7.354.457 4.369.718 50.624.248 anak 17. MINORITY INTEREST IN SUBSIDIARIES a. 2007 31.482.948 5.011.107 36.494.055 PT Sorini Towa Berlian Corporindo PT Saritanam Pratama PT Agro Asia Manunggal Total Minority interest Subsidiaries in net assets of 44 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 17. HAK MINORITAS PADA ANAK PERUSAHAAN (lanjutan) b. Hak minoritas atas laba (rugi) bersih Anak Perusahaan 2008 PT Sorini Towa Berlian Corporindo PT Saritanam Pratama PT Agro Asia Manunggal Jumlah 18.382.650 2.343.350 (5.282) 20.720.718 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 17. MINORITY INTEREST (continued) b. IN SUBSIDIARIES Minority interest in net income (loss) of Subsidiaries 2007 11.029.548 1.270.008 12.299.556 PT Sorini Towa Berlian Corporindo PT Saritanam Pratama PT Agro Asia Manunggal Total 18. MODAL SAHAM 18. SHARE CAPITAL 2008 Nama pemegang saham PT AKR Corporindo Tbk UOB Kay Hian Private Limited Haryanto Adikoesoemo (Direktur Utama) Kanwarlal Motilal Chopra (Direktur) Moeljono Tedjo (Direktur) F.A. Winarno Iwan Sutejo (Direktur) Dhoka Sunit Kumar (Direktur) Masyarakat (masing-masing kurang dari 5%) Jumlah modal saham Jumlah saham/ Number of shares 629.166.945 138.594.000 881.225 500.000 100.000 100.000 100.000 132.587.830 902.030.000 Persentase Jumlah modal kepemilikan/ disetor/ Percentage Total paid-up of ownership capital 69,75% 15,36% 0,10% 0,06% 0,01% 0,01% 0,01% 14,70% 100,00% 2007 Name of shareholders PT AKR Corporindo Tbk UOB Kay Hian Private Limited Haryanto Adikoesoemo (President Director) Kanwarlal Motilal Chopra (Director) Moeljono Tedjo (Director) F.A. Winarno Iwan Sutejo (Director) Dhoka Sunit Kumar (Director) Public (below 5% each) Total share capital 62.916.695 13.859.400 88.122 50.000 10.000 10.000 10.000 13.258.783 90.203.000 Nama pemegang saham PT AKR Corporindo Tbk Haryanto Adikoesoemo (Direktur Utama) Masyarakat (masing-masing kurang dari 5%) Jumlah modal saham Jumlah saham/ Number of shares 629.166.945 351.225 270.481.830 900.000.000 Persentase Jumlah modal kepemilikan/ disetor/ Percentage Total paid-up of ownership capital 69,91% 0,04% 30,05% 100,00% 62.916.695 35.122 27.048.183 90.000.000 Name of shareholders PT AKR Corporindo Tbk Haryanto Adikoesoemo (President Director) Public (below 5% each) Total share capital 45 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 18. MODAL SAHAM (lanjutan) Sesuai dengan program kompensasi manajemen berbasis saham (Catatan 19), yang telah meningkatkan modal saham Perusahaan tanpa melalui Hak Memesan terlebih dahulu, Perusahaan telah memberikan opsi saham sebesar 10.100.000 (setelah stock split) melalui MSOP Tahap I pada tahun 2007 dengan tingkat harga yang telah ditetapkan yaitu Rp428,2 (angka penuh) per saham. Pelaksanaan atas MSOP Tahap I dibagi menjadi 3 tahap dari periode 2008 sampai dengan 2010. Pada pelaksanaan pertama eksekusi MSOP Tahap I di bulan April dan Oktober 2008, karyawan yang mempunyai opsi telah mengeksekusi sebesar 2.030.000 opsi saham dengan hasil keseluruhan penerimaan sebesar Rp869.246. Jumlah saham baru yang diterbitkan berdasarkan jumlah hak opsi yang digunakan sebesar 2.030.000 saham adalah Rp203.000. Selisih antara hasil keseluruhan penerimaan sebesar Rp869.246 dengan nilai nominal saham yang dieksekusi sebesar Rp1.302.814 disajikan sebagai bagian “Tambahan Modal Disetor”. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 18. SHARE CAPITAL (continued) In accordance with the Company’s Management Stock Option Plan (Note 19), which increases the Company’s capital stock without Pre-emptive rights, the Company has granted options up to a maximum of 10,100,000 share options (after stock split) under MSOP Phase I during the year 2007, whereby each option right granted the holder the right to purchase shares at a pre-determined exercise price of Rp428.2 (full amount) per share. The implementation of MSOP Phase I was divided into 3 exercise periods from 2008 until 2010. During the first MSOP exercise in the period of April and October 2008, qualified employees exercised a total of 2.030,000 share options yielding total proceeds amounting to Rp869,246. The number of new shares issued in connection with the said exercise of the option totaled 2,030,000 shares, with nominal value of Rp203,000. The difference between the total proceeds received amounting to Rp869,246 and the nominal value of the shares paid, amounting to Rp1,302,814 is presented as part of “Additional Paid-In Capital”. 19. MANAGEMENT STOCK OPTION PLAN (MSOP) Based on the Extraordinary General Shareholders’ Meeting held on May 31, 2007, the shareholders of the Company approved the issuance of Management Stock Option Plan (MSOP). The purpose of the MSOP program is to encourage and motivate the employees to achieve the Company’s target and to attract and retain high performance management and key employees. 19. PROGRAM KOMPENSASI BERBASIS SAHAM (MSOP) MANAJEMEN Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diadakan pada tanggal 31 Mei 2007, para pemegang saham Perusahaan menyetujui penerbitan program kompensasi manajemen berbasis saham (MSOP). Tujuan program MSOP ini adalah untuk mendorong dan memotivasi para karyawan untuk mencapai target Perusahaan dan untuk menarik dan mempertahankan manajemen dan karyawan kunci yang berprestasi. 46 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) KOMPENSASI MANAJEMEN 19. PROGRAM BERBASIS SAHAM (MSOP) (lanjutan) Jumlah opsi yang ditawarkan oleh Perusahaan 9.000.000 lembar opsi saham (sebelum pemecahan nominal saham atau 45.000.000 setelah pemecahan nominal saham). Keseluruhan opsi ini akan diberikan dalam beberapa tahap secara bertahap mulai dari tahun 2007 sampai dengan 2012. Umur opsi saham dari setiap tahap adalah tiga tahun sejak diberikan (grant). Pada tanggal 25 September 2007, Komite MSOP Perusahaan memberikan 10.100.000 (setelah stock split) melalui MSOP Tahap I (2007) dengan tingkat harga yang telah ditetapkan yaitu Rp428,2 (angka penuh) per saham. Opsi ini dapat dieksekusi sebesar 20% pada tahun 2008, 30% pada tahun 2009 dan 50% pada tahun 2010. Pada bulan April 2008 dan Oktober 2008, karyawan yang mempunyai opsi telah mengeksekusi 20% dari stock dan 2.030.000 lembar saham baru telah diterbitkan dari Perusahaan untuk karyawan. Pada tanggal 9 Mei 2008, Komite MSOP Perusahaan memberikan 9.410.000 (setelah stock split) melalui MSOP Tahap II (2008) dengan tingkat harga yang telah ditetapkan yaitu Rp1.219,68 (angka penuh) per saham. Opsi ini dapat dieksekusi sebesar 20% pada tahun 2009, 30% pada tahun 2010, dan 50% pada tahun 2011. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 19. MANAGEMENT STOCK OPTION PLAN (MSOP) (continued) The number of options offered by the Company 9,000,000 options (before stock split or 45,000,000 respectively after stock split) respectively. The total options will be granted gradually in several phases from year 2007 until 2012. The stock option period from each phase is three years from the grant date. On September 25, 2007, the MSOP Committee of the Company has granted 10,100,000 (after stock split) under MSOP-Phase I (2007) whereby each option right granted the holder the right to purchase shares at a pre-determined exercise price of Rp428.2 (full amount) per share. The stock options can be exercised in 2008 at 20%, 30% in 2009 and 50% in 2010. During April 2008 dan October 2008, key employees who were granted options have exercised 20% of the stock and 2,030,000 new shares have been issued by the Company to the employees. On May 9, 2008, the MSOP Committee of the Company has granted 9,410,000 (after stock split) under MSOP-Phase II (2008), whereby each option right granted the holder the right to purchase shares at a pre-determined exercise price of Rp1,219.68 (full amount) per share. The stock options can be exercised in 2009 at 20%, 30% in 2010 and 50% in 2011. The compensation cost is determined based on Beban kompensasi ditentukan berdasarkan nilai the fair value at the grant date calculated by wajar pada tanggal pemberian opsi yang dihitung PT Sentra Jasa Aktuaria, an independent oleh PT Sentra Jasa Aktuaria, aktuaris actuary, using the “Black - Scholes” option independen, dengan menggunakan metode pricing model in its valuation report dated February penentuan harga opsi “Black - Scholes” dalam 17, 2009 with the following assumptions: laporan penilaiannya tanggal 17 Februari 2009 dengan asumsi sebagai berikut: 2008 dan/and 2007 Suku bunga bebas risiko Ekspektasi ketidakstabilan harga Ekspektasi periode opsi Ekspektasi opsi gagal diperoleh 8,75% 6,80% 3 tahun/years 2,97% (2007: 0,00%) Risk free interest rate Expected share volatility Expected option period Expected forfeited option Rata-rata tertimbang nilai wajar dari opsi Perusahaan adalah Rp118,23 (Rupiah penuh) per opsi untuk tahap I dan Rp281,22 (Rupiah penuh) per opsi untuk tahap II . Beban kompensasi saham yang diakui Perusahaan pada tahun 2008 adalah Rp1.465.782 dan dicatat sebagai bagian akun gaji, upah dan kesejahteraan kayawan pada laporan laba rugi konsolidasian dan saldo opsi saham disajikan pada bagian Ekuitas. The weighted average fair value of the option of the Company is Rp118.23 (full amount) per option for Plan I and Rp281.22 (full amount) per option for Plan II. Share compensation expense recognized by the Company in 2008 amounted to Rp1,465,782 and is recorded as part of salaries, wages and employee benefits account in the consolidated statement of income and the share option balance is presented under the Equity section. 47 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 20. PENJUALAN BERSIH 2008 Lokal Ekspor Jumlah penjualan bersih 562.672.119 930.538.766 1.493.210.885 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 20. NET SALES 2007 357.458.946 684.993.375 1.042.452.321 Local Export Total net sales Penjualan yang dilakukan dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa merupakan 17,09% dan 40,74% dari jumlah penjualan masing-masing pada tahun 2008 dan 2007 (Catatan 27). Penjualan kepada pelanggan dimana jumlah penjualan Perusahaan dan Anak Perusahaan melebihi 10% dari jumlah penjualan bersih masingmasing tahun adalah sebagai berikut: 2008 Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd. Mitsubishi Corporation PT AKR Corporindo Tbk Jumlah 137.663.635 117.479.331 255.142.966 Sales made to related parties represent 17.09% in 2008 and 40.74% in 2007 of the total sales (Note 27). Sales to customers to which the Company and Subsidiaries have sales of goods of more than 10% of net sales in each respective years are as follows: 2007 143.997.592 280.695.505 424.693.097 Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd. Mitsubishi Corporation PT AKR Corporindo Tbk Total 21. BEBAN POKOK PENJUALAN 2008 Bahan baku Tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik Pemakaian bahan kemasan Jumlah biaya produksi Persediaan barang dalam proses Awal tahun Akhir tahun Beban pokok produksi Persediaan barang jadi Awal tahun Contoh, susut dan rusak Akhir tahun Jumlah beban pokok penjualan 704.424.111 297.414.597 56.521.632 1.058.360.340 21. COST OF SALES 2007 497.676.551 238.738.640 45.748.711 782.163.902 Raw material Direct labor and factory overhead Packing material used Total manufacturing cost Work in prosess At beginning of year At end of year Cost of goods manufactured Finished goods At beginning of year Sample, shrinkage and damage At end of year Total cost of sales 10.748.000 (14.418.818) 1.054.689.522 74.571.979 (584.775) (97.388.538) 1.031.288.188 9.748.541 (10.748.000) 781.164.443 34.038.322 (91.440) (74.571.979) 740.539.346 48 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 21. BEBAN POKOK PENJUALAN (lanjutan) Pembelian bahan pembantu yang dilakukan dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa merupakan 48,26% dan 50,37% dari jumlah pembelian bahan pembantu masingmasing pada tahun 2008 dan 2007 (Catatan 27). Pembelian bahan baku dari pemasok dimana jumlah pembelian Perusahaan dan Anak Perusahaan melebihi 10% dari jumlah penjualan bersih masing-masing tahun adalah sebagai berikut: 2008 ROI Et Group, Thailand PT Sungai Budi Jumlah 302.131.357 121.142.864 423.274.221 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 21. COST OF SALES (continued) Purchases of indirect materials from related parties represent 48.26% in 2008 and 50.37% in 2007 of the total purchase of indirect materials (Note 27). Suppliers from which the Company and Subsidiaries have purchases of raw materials of more than 10% of net sales in each respective years are as follows: 2007 300.272.660 133.542.569 433.815.229 ROI Et Group, Thailand PT Sungai Budi Total 22. BEBAN PENJUALAN 2008 Pengangkutan (Catatan 27) Sewa (Catatan 27) Gaji dan tunjangan Perjalanan dinas Iklan dan promosi Transportasi Administrasi bank Penyimpanan Penyusutan (Catatan 10) Lain-lain Jumlah beban penjualan 83.865.318 6.043.465 2.068.930 2.117.126 1.990.747 1.544.061 1.230.359 1.036.247 645.391 4.223.628 104.765.272 22. SELLING EXPENSES 2007 76.428.583 6.402.079 1.964.399 1.107.753 662.835 368.958 2.531.738 829.591 645.454 2.773.197 93.714.587 Freight (Note 27) Rent (Note 27) Salaries and benefits Travelling Advertising and promotion Transportation Bank charges Storage expense Depreciation (Note 10) Others Total selling expenses 49 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 23. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 2008 Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan Penyusutan (Catatan 10) Administrasi bank Perjalanan dinas Transportasi Perbaikan dan pemeliharaan Perlengkapan kantor Sewa (Catatan 27) Program pengembangan komunitas Imbalan kerja karyawan (Catatan 26) Telepon, teleks dan faksimili Pajak dan lisensi Biaya keamanan Lain-lain Jumlah beban umum dan administrasi 38.307.330 5.360.730 3.123.711 2.718.482 1.894.848 1.789.850 1.772.974 1.667.298 1.506.909 1.397.394 1.253.962 1.145.341 1.051.613 4.861.686 67.852.128 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 23. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES 2007 25.666.878 2.653.989 1.842.154 3.571.733 939.696 1.249.360 1.422.955 829.018 51.362 1.951.838 1.085.094 988.840 759.718 4.265.454 47.278.089 Salaries, wages and employee benefits Depreciation (Note 10) Bank charges Travelling Transportation Repairs and maintenance Office supplies Rent (Note 27) Social development program Provision for employee benefits (Note 26) Telephone, telex and facsimile Taxes and license Security Others Total general and administrative expenses 24. LABA BERSIH PER SAHAM Berikut adalah data yang digunakan perhitungan laba per saham dasar: 2008 Laba bersih tahun berjalan Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa - dasar Penyesuaian dilusi saham MSOP Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa - dilusian Laba bersih per saham (dalam Rupiah penuh) Dasar Dilusian 142.496.317 900.992 9.288 910.280 untuk 24. EARNINGS PER SHARE The computation of basic earnings per share is based on the following data: 2007 94.184.632 900.000 1.204 901.204 Net income for the current year Weighted average number of common shares Adjustment on dilutive common shares – MSOP Weighted average number of common shares Earnings per share (full amount) Basic Diluted 158,15 156,54 104,65 104,51 50 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 24. LABA BERSIH PER SAHAM (lanjutan) Jumlah rata-rata tertimbang saham dasar dihitung setelah mempertimbangkan pemecahan nominal saham (stock split) pada tanggal 27 Juli 2007 (Catatan 1c) seolah-olah telah terjadi sejak awal tahun yang disajikan. Jumlah rata-rata tertimbang saham dilusian dihitung setelah mempertimbangkan efek dari MSOP yang diberikan pada tahun 2007 dan 2008 (Catatan 19). PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 24. EARNINGS PER SHARE (continued) The basic weighted-average number of outstanding shares is computed after reflecting the stock split on July 27, 2007 (Note 1c) as if it took effect from the beginning of the year presented. Diluted weighted-average number of outstanding shares is computed after reflecting the effect from the MSOP granted in 2007 and 2008 (Note 19). 25. DIVIDEN TUNAI DAN CADANGAN UMUM Berdasarkan Rapat Dewan Direksi pada tanggal 13 Oktober 2008, diputuskan untuk membagikan dividen tunai interim kepada para pemegang saham dari laba bersih untuk tahun buku 2008 sebesar Rp13.530.263 atau Rp15 (Rupiah penuh) per saham untuk para pemegang saham yang tercatat pada tanggal 10 November 2008. Dividen telah dibayarkan kepada pemegang saham pada tanggal 17 November 2008 sebagai bagian dividen tunai (final) yang akan dibagikan berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Tahunan yang akan datang. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana tercantum dalam akta notaris No. 15 tanggal 13 Mei 2008 dari notaris Amrul Partomuan Pohan, S.H., LLM., pemegang saham menetapkan cadangan umum sebesar Rp100.000 dari laba tahun 2007 dan pembagian dividen tunai sebesar Rp28.862.720 atau Rp32 (Rupiah penuh) per lembar saham. Dividen dibayarkan kepada pemegang saham pada tanggal 15 Juni 2008. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana tercantum dalam akta notaris No. 4 tanggal 5 Juni 2007 dari notaris Amrul Partomuan Pohan, S.H., LLM., pemegang saham menetapkan cadangan umum sebesar Rp28.000 dari laba tahun 2006 dan pembagian dividen tunai sebesar Rp10.800.000 atau Rp60 (Rupiah penuh) per lembar saham. Dividen dibayarkan kepada pemegang saham pada tanggal 16 Juli 2007. 25. CASH DIVIDENDS AND STATUTORY RESERVE Based on the Board of Directors Meeting held on October 13, 2008, the board of directors approved the distribution of interim cash dividends from the 2008 net income amounting to Rp13,530,263 or Rp15 (full amount) per share to the shareholders listed as at November 10, 2008. The interim dividend amount has been paid to shareholders on November 17, 2008 as part of final dividend which will be distributed based on the next Annual Shareholders’ General Meeting. Based on the Annual Shareholders’ General Meeting as stated in notarial deed No.15 dated May 13, 2008 of Amrul Partomuan Pohan, S.H., LLM., the shareholders approved to appropriate Rp100,000 for statutory reserve from 2007 earnings and distribute cash dividends amounting to Rp28,862,720 or Rp32 (full amount) per share. The dividends were paid to shareholders on June 15, 2008. Based on the Annual Shareholders’ General Meeting as stated in notarial deed No. 4 dated June 5, 2007 of Amrul Partomuan Pohan, S.H., LLM., the shareholders approved to appropriate Rp28,000 for statutory reserve from 2006 earnings and distribute cash dividends amounting to Rp10,800,000 or Rp60 (full amount) per share. The dividends were paid to shareholders on July 16, 2007. 51 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 26. IMBALAN PASCA KERJA Perusahaan dan Anak Perusahaan membukukan imbalan pasca kerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003. Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pasca kerja tersebut adalah 712 karyawan di tahun 2008 dan 657 karyawan di tahun 2007. Perusahaan Perhitungan imbalan pasca kerja dihitung oleh aktuaris independen. Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian aktuarial adalah sebagai berikut: Tahun perhitungan Usia pensiun normal Kenaikan gaji Tingkat bunga diskonto PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 26. POST-EMPLOYMENT BENEFITS The Company and Subsidiaries provide postemployment benefits for its qualifying employees in accordance with Labor Law No. 13/2003. The number of employees entitled to the benefits is 712 in 2008 and 657 in 2007. The Company The cost provided for post-employment benefits was calculated by an independent actuary. The actuarial valuation was carried out using the following key assumptions: Valuation year Normal pension age Salary increase Discount rate 2008 dan/and 2007 55 tahun/55 years 8% 12% (2007 : 10%) Pada tahun 2008 dan 2007, manfaat karyawan Perusahaan masing-masing dihitung oleh PT Sentra Jasa Aktuaria, aktuaris independen; dengan menggunakan metode projected unit credit. STBC Pada tahun 2008 dan 2007, imbalan pasca kerja STBC dihitung oleh PT Bumi Dharma Aktuaria dengan menggunakan metode Projected Unit Credit. Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian aktuarial adalah sebagai berikut: Tahun perhitungan Usia pensiun normal Kenaikan gaji Tingkat bunga diskonto In 2008 and 2007, the provision for employee benefits of the Company was calculated by PT Sentra Jasa Aktuaria, an independent actuary; using the projected unit credit method. STBC In 2008 and 2007, the cost provided for postemployment benefits of STBC was calculated by PT Bumi Dharma Aktuaria, using the Projected Unit Credit method. The actuarial valuation was carried out using the following key assumptions: Valuation year Normal pension age Salary increase Discount rate 2008 dan/and 2007 55 tahun/55 years 8% 12% (2007 : 10%) SIP Pada tahun 2008 dan 2007, imbalan pasca kerja SIP dihitung oleh PT Sentra Jasa Aktuaria menggunakan metode Projected Unit Credit. Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian aktuarial adalah sebagai berikut: Tahun perhitungan Usia pensiun normal Kenaikan gaji Tingkat bunga diskonto SIP In 2008 and 2007, the cost provided for postemployment benefits of SIP was calculated by PT Sentra Jasa Aktuaria, using the Projected Unit Credit method. The actuarial valuation was carried out using the following key assumptions: Valuation year Normal pension age Salary increase Discount rate 2008 dan/and 2007 55 tahun/55 years 8% 12% (2007 : 10%) 52 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 26. IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) Beban imbalan pasca kerja yang diakui di laporan laba rugi konsolidasian adalah: 2008 Perusahaan Beban jasa kini Amortisasi kewajiban masa lalu Beban bunga (Laba)/rugi bersih aktuarial yang diakui Sub-jumlah Anak perusahaan STBC SIP Sub-jumlah Jumlah 999.514 (112.318) 1.145.495 564.713 2.597.404 1.280.241 260.475 1.540.716 4.138.120 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 26. POST-EMPLOYMENT BENEFITS (continued) Amounts recognized in income in respect of these post-employment benefits are as follows: 2007 1.402.253 (112.318) 945.511 425.058 2.660.504 1.051.201 193.693 1.244.894 3.905.398 The Company Current service cost Amortization of past service cost Interest cost Net actuarial (gain)/loss recognized Sub-total Subsidiaries STBC SIP Sub-total Total Jumlah dari manfaat pensiun karyawan yang dibebankan pada operasi tahun 2008 dan 2007 masing-masing sebesar Rp4.138.120 dan Rp3.905.398 dan disajikan sebagai bagian dari beban produksi tidak langsung dan beban usaha pada laporan laba rugi konsolidasian. Kewajiban imbalan pasca kerja di neraca adalah sebagai berikut: 2008 Nilai kini kewajiban yang tidak didanai Keuntungan aktuarial yang belum diakui Biaya jasa lalu yang belum diakui Kewajiban bersih 17.327.386 5.300.882 (1.256.445) 21.371.823 The amount of employee benefits charged to operations in 2008 and 2007 amounted to Rp4,138,120 and Rp3,905,398, respectively, and are presented as part of indirect cost in the manufacturing cost and operating expenses in the consolidated statements of income. Post-employment benefit in the balance sheets are as follows: 2007 17.454.430 1.723.296 (1.268.064) 17.909.662 Present value of unfunded obligations Unrecognized actuarial gains Unrecognized past service cost Net liability Mutasi kewajiban bersih di neraca adalah sebagai berikut: 2008 Kewajiban pada awal tahun Beban manfaat karyawan tahun berjalan Pembayaran tahun berjalan Kewajiban pada akhir tahun 17.909.662 4.138.120 (675.959) 21.371.823 Movements in the net liability recognized in the balance sheets are as follows: 2007 14.301.783 3.905.398 (297.519) 17.909.662 Beginning balance Employee benefits cost for the year Payment for the year Ending balance 53 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 27. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAKPIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA Pihak hubungan istimewa dan sifat hubungan adalah sebagai berikut: Pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa/ Related parties PT AKR Corporindo Tbk Mitsubishi Shoji Foodtech Co.,Ltd. Mitsubishi Corporation PT Arthakencana Rayatama PT Union Perkasa Wisesa PT Usaha Era Pratama Nusantara PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 27. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES The related parties and the nature of relationship are as follows: Sifat Hubungan/Nature of Relationship Pemegang saham/Shareholder of the Company Pemegang saham STBC/Shareholder of STBC Pemegang saham STBC pada tahun 2007/Shareholder of STBC for the year 2007 Pemegang saham PT AKR Corporindo Tbk./ Shareholder of PT AKR Corporindo Tbk. Sebagian besar dimiliki oleh pemegang saham utama Perusahaan/Majority owned by the Company’s majority shareholder Sebagian besar dimiliki oleh PT AKR Corporindo Tbk. serta sebagian pengurus sama dengan Perusahaan dan STBC/Majority owned by PT AKR Corporindo Tbk., and with partly same management as the Company and STBC. Transaction With Related Parties In the normal course of business, the Company and its subsidiaries entered into certain transactions with related parties, including the following: a. The details of sales to related parties are as follows: Transaksi Hubungan Istimewa Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan dan Anak Perusahaan melakukan transaksi tertentu dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa, yang meliputi antara lain: a. Rincian penjualan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa sebagai berikut: 2008 Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd Mitsubishi Corporation PT AKR Corporindo Tbk. Jumlah 137.663.635 117.479.331 255.142.966 2007 143.997.592 280.695.505 424.693.097 Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd Mitsubishi Corporation PT AKR Corporindo Tbk. Total Penjualan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa merupakan 17,09% dan 40,74% dari jumlah penjualan masing-masing pada tahun 2008 dan 2007 di mana menurut manajemen, penjualan dilakukan dengan tingkat harga dan syarat-syarat normal sebagaimana halnya bila dilakukan dengan pihak ketiga (Catatan 20). Pada tanggal neraca, piutang atas penjualan tersebut dicatat sebagai bagian dari piutang usaha yang meliputi 1,83% dan 5,94% dari jumlah aset masing-masing pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. Sales to related parties accounted for 17.09 % in 2008 and 40.74% in 2007 of the total sales which, according to management, were made at normal terms and conditions as those done with third parties (Note 20). At balance sheet dates, the receivables from these sales were presented as “trade receivables” which constituted 1.83% and 5.94% of the total assets as of December 31, 2008 and 2007, respectively. 54 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 27. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAKPIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan) Transaksi Hubungan Istimewa (lanjutan) b. Pembelian dari pihak yang mempunyai hubungan istimewa sebagai berikut: 2008 PT AKR Corporindo Tbk. 15.076.809 PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 27. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES (continued) Transaction With Related Parties (continued) b. The purchases from a related party is as follows: 2007 17.170.189 PT AKR Corporindo Tbk. Pembelian dari PT AKR Corporindo Tbk merupakan 48,26% dan 50,37% dari jumlah pembelian bahan pembantu masing-masing pada tahun 2008 dan 2007, dimana menurut pendapat manajemen dilakukan dengan tingkat harga dan syarat-syarat normal sebagaimana halnya bila dilakukan dengan pihak ketiga. Pada tanggal neraca, saldo hutang atas pembelian tersebut dicatat sebagai bagian dari hutang usaha yang meliputi 0,87% dan 1,09% dari jumlah kewajiban masing-masing pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. c. Pada tahun 2008 dan 2007, STBC menggunakan jasa pengangkutan dari PT AKR Corporindo Tbk sebesar Rp1.219.456 dan Rp1.073.819 serta jasa sewa tangki dari PT AKR Corporindo Tbk masing-masing sebesar Rp6.489.294 dan Rp3.974.575. Pada tahun 2007, STBC juga mencatat jasa sewa tangki dari PT Usaha Era Pratama Nusantara sebesar Rp3.070.016. Pada tanggal neraca, hutang yang timbul dari transaksi tersebut disajikan sebagai bagian dari akun “biaya yang masih harus dibayar”. Pada tahun 2008 dan 2007, Perusahaan menggunakan jasa pengangkutan dari PT AKR Corporindo Tbk sebesar Rp2.637.045 dan Rp3.789.806 serta jasa sewa gudang dan tangki masing-masing sebesar Rp0 dan Rp2.594.686 dan menggunakan jasa pengangkutan dari PT Usaha Era Pratama Nusantara sebesar Rp7.486.395 pada tahun 2008 dan Rp4.567.206 pada tahun 2007. Pada tanggal neraca hutang yang timbul dari transaksi tersebut disajikan sebagai bagian dari akun “biaya yang masih harus dibayar”. c. Purchases from PT AKR Corporindo Tbk. accounted for 48.26% and 50.37% in 2008 and 2007, which according to management, were made at normal terms and conditions as those done with third parties. At balance sheet dates, the liabilities for these purchases were presented as “trade payables”, which constituted 0.87%. and 1.09% of the total liabilities as of December 31, 2008 and 2007, respectively. STBC engaged PT AKR Corporindo Tbk. for transportation services in 2008 and 2007 which amounted to Rp1,219,456 and Rp1,073,819 respectively, and also engaged PT AKR Corporindo Tbk. for tank rental that amounted to Rp6,489,294 and Rp3,974,575, respectively. In 2007, STBC also engaged PT Usaha Era Pratama Nusantara for tank rental that amounted Rp3,070,016. At balance sheet dates, the outstanding liabilities for these services were presented as part of “accrued expenses”. In 2008 and 2007, the Company engaged PT AKR Corporindo Tbk for transportation services which amounted to Rp2,637,045 and Rp3,789,806, respectively, and also warehouse and tank rental which amounted to Rp.nil and Rp2,594,686 in 2008 and 2007, respectively, and also engaged PT Usaha Era Pratama Nusantara for transportation services which amounted to Rp7,486,395 and Rp4,567,206 in 2008 and 2007, respectively. At balance sheet date the outstanding liabilities for these services are presented as part of “accrued expenses”. d. d. 55 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 27. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAKPIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan) Transaksi Hubungan Istimewa (lanjutan) e. Perusahaan menyewa ruang perkantoran dari PT Union Perkasa Wisesa, dengan biaya sewa masing-masing sebesar Rp721.035 dan Rp332.824 pada tahun 2008 dan 2007. Biaya sewa tersebut disajikan sebagai beban usaha. Perjanjian penting dan ikatan sehubungan dengan transaksi di atas dan transaksi lainnya dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dijelaskan dalam Catatan 28. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 27. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES (continued) Transaction With Related Parties (continued) e. The Company leased office space from PT Union Perkasa Wisesa for which rental expense incurred amounted to Rp721,035 and Rp332,824 in 2008 and 2007, respectively. The rental expense was presented as part of operating expenses. Significant agreements and commitments in relation to the above transactions and other transactions with related parties is disclosed in Note 28. AGREEMENTS AND f. f. 28. PERJANJIAN PENTING DAN IKATAN Perusahaan a. Untuk memasarkan hasil produksinya yang berupa Sorbitol Liquid, Sorbitol Powder, Malto Dextrine, Dextrose Monohydrate, Glucose serta Maltose Syrup, Perusahaan telah mengadakan perjanjian penyaluran barang pada tanggal 29 September 1990 dengan PT AKR Corporindo Tbk dan menunjuk sebagai penyalur tunggal untuk produk-produk Perusahaan di seluruh wilayah Indonesia. Perjanjian ini telah diperpanjang pada tanggal 3 Oktober 2005 dan berlaku selama 5 tahun. Sebagai kompensasi untuk perjanjian tersebut, terhitung mulai tanggal 2 Januari 2007, PT AKR Corporindo Tbk mendapatkan potongan sebesar 2,5% dari harga penjualan bersih untuk produk Sorbitol Liquid, Sorbitol Powder, Malto Dextrine, Dextrose Monohydrate, Glucose dan Maltose Syrup. Pada tanggal 28 Desember 2007, Perusahaan menyatakan mengakhiri perjanjian dengan PT AKR Corporindo Tbk sebagai penyalur tunggal untuk produk-produk Perusahaan di Indonesia sejak tanggal 31 Desember 2007. 28. SIGNIFICANT COMMITMENTS The Company a. To market the Company’s products, such as Sorbitol Liquid, Sorbitol Powder, Malto Dextrine, Dextrose Monohydrate, Glucose and Maltose Syrup, the Company entered into an agreement with PT AKR Corporindo Tbk on September 29, 1990 as the sole distributor for the Company’s products in Indonesia. This agreement was extended on October 3, 2005 and is valid for 5 years. Under such agreement, commencing January 2, 2007, PT AKR Corporindo Tbk receives a discount of 2.5% from the net selling price of Sorbitol Liquid, Sorbitol Powder, Malto Dextrine, Dextrose Monohydrate, Glucose and Maltose Syrup. On December 28, 2007, the Company terminated the agreement with PT AKR Corporindo Tbk as the sole distributor for the Company’s products in Indonesia effective on December 31, 2007. 56 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 28. PERJANJIAN (lanjutan) PENTING DAN IKATAN PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 28. SIGNIFICANT AGREEMENTS COMMITMENTS (continued) The Company (continued) b. In order to assure to have sufficient supply of cassava for Lampung Tapioca Starch Plant operation, the Company has entered into agreements with several cassavas supplier companies, which will be valid until the year of 2011 and 2012. On July 1, 2008, the Company agreed with Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd. (Shoji) to share the responsibility of the corporate guarantee provided to STBC in proportion to then Company’s share ownership in STBC. The corporate guarantee is provided by Shoji in relation to the loan obtained by STBC from the Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ. With this shared responsibility, the Company is entitled to receive the guarantee fee payment from STBC proportionate to its ownership percentage. This fee has been eliminated in the consolidated financial statements. AND Perusahaan (lanjutan) b. Untuk memastikan kecukupan pasokan singkong segar untuk keperluan operasional Pabrik Tepung Tapioca di Lampung, Perusahaan menandatangani perjanjian dengan beberapa perusahaan pemasok singkong segar, yang akan berlaku sampai dengan tahun 2011 dan 2012. Pada tanggal 1 Juli 2008, Perusahaan bersepakat dengan Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd. (Shoji) untuk ikut menjadi penjamin korporasi (corporate guarantee) atas pinjaman STBC sesuai dengan proporsi kepemilikan Perusahaan di STBC. Corporate guarantee ini diberikan Shoji sehubungan dengan pinjaman STBC dari Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ. Dengan ikut menjadi corporate guarantor ini, Perusahaan berhak menerima pembayaran atas guarantee fee dari STBC sesuai dengan persentase kepemilikannya. Guarantee fee ini telah dieliminasi dalam laporan keuangan konsolidasian. c. c. STBC a. Pada tanggal 19 Januari 1996, STBC telah menandatangani perjanjian ikatan jual beli dengan Mitsubishi Shoji Foodtech Co.,Ltd., Mitsubishi Corporation dan Perusahaan yang menyatakan bahwa Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd. setuju membeli Sorbitol Liquid dan Sorbitol Powder produksi STBC melalui Mitsubishi Corporation dan Perusahaan setuju untuk membeli Sorbitol Powder produksi STBC. STBC telah menandatangani perjanjian pembayaran biaya jaminan kepada Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd. sehubungan dengan diperolehnya jaminan atas fasilitas kredit dari Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ. Pada tanggal 1 Januari 2002, STBC menandatangani perjanjian dengan PT AKR Corporindo Tbk. berkaitan dengan fasilitas penyimpanan berupa 1 (satu) unit tangki besi untuk penyimpanan sorbitol dengan kapasitas 1.500 KL yang bertempat di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Januari 2002 sampai dengan 31 Desember 2007. Namun, sejak tanggal 1 Desember 2007 perjanjian ini tidak berlaku lagi dengan adanya perjanjian baru antara STBC dan PT AKR Corporindo Tbk. 57 STBC a. On January 19, 1996, STBC entered into an agreement with Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd., Mitsubishi Corporation and the Company, whereas Mitsubishi Shoji Foodtech Co.,Ltd. agreed to purchase STBC’s liquid and powder sorbitol products through Mitsubishi Corporation and the Company agreed to purchase powder sorbitol products from STBC. STBC entered into an agreement on payment of guarantee fee to Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd. as guarantors for bank loan facility availed by STBC from Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ. On January 1, 2002, STBC entered into an agreement with PT AKR Corporindo Tbk regarding rental of storage facilities of 1 (one) unit of stainless steel storage tank for sorbitol with the capacity of 1,500 KL at Tanjung Perak Harbor, Surabaya. This agreement is effective from January 1, 2002 until December 31, 2007. However, this agreement was terminated on December 1, 2007 when this was replaced by a new agreement between Company and PT AKR Corporindo Tbk dated December 1, 2007. b. b. c. c. The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 28. PERJANJIAN (lanjutan) STBC (lanjutan) Pada tanggal 5 September 2007 STBC menandatangani perjanjian dengan PT AKR Corporindo Tbk. berkaitan dengan fasilitas penyimpanan berupa 2 (dua) unit tangki besi untuk penyimpanan sorbitol dengan kapasitas 1.270 KL untuk masing-masing tangki yang bertempat di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal 5 September 2007 sampai dengan 8 Januari 2008. Namun, sejak tanggal 1 Desember 2007 perjanjian ini tidak berlaku lagi dengan adanya perjanjian baru pada tanggal tersebut. d. Pada tanggal 1 Desember 2007, STBC menandatangani perjanjian dengan PT AKR Corporindo Tbk. berkaitan dengan fasilitas penyimpanan berupa 3 (tiga) unit tangki besi untuk penyimpanan sorbitol dengan kapasitas 1.270 KL untuk 2 tangki dan 600 KL untuk satu tangki lainnya yang bertempat di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Desember 2007 sampai dengan 30 November 2010 dan dibuat untuk menggantikan semua perjanjian sewa yang ada. Berdasarkan akta notaris No. 27 tanggal 7 Maret 2007 dari notaris Rusdi Muljono, S.H., STBC mengadakan perjanjian hutang dengan PT Bank Central Asia, Tbk., Jakarta. Bank memberikan fasilitas Letter of Credit untuk transaksi impor dengan batas pemakaian maksimum sebesar US$2.000.000. Fasilitas ini berlaku mulai 7 Maret 2007 hingga 7 Maret 2008. Fasilitas ini diperpanjang dari 8 Maret 2008 hingga 7 Maret 2009 dengan batas pemakaian maksimum sebesar US$5.000.000. Pada tahun 2008 STBC menggunakan jasa bongkar muat pelabuhan dari PT Usaha Era Pratama Nusantara dan mencatat beban tersebut sebesar Rp698.268.558. Pada tanggal neraca, hutang yang timbul dari transaksi tersebut disajikan sebagai bagian dari akun “Hutang - Lain-lain”. PENTING DAN IKATAN PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 28. SIGNIFICANT AGREEMENTS COMMITMENTS (continued) STBC (continued) On September 5, 2007, STBC entered into an agreement with PT AKR Corporindo Tbk regarding storage facilities of 2 (two) unit of stainless steel storage tank for sorbitol with the capacity of 1,270 KL at Tanjung Perak Harbor, Surabaya. This agreement is effective from September 5, 2007 until January 8, 2008. However, this agreement was terminated on December 1, 2007 when this was replaced by a new agreement on that date. AND d. On December 1, 2007, STBC entered into an agreement with PT AKR Corporindo Tbk regarding rental of storage facilities of 3 (tiga) units of stainless steel storage tank for sorbitol with the capacity of 1,270 KL for 2 tanks and 600 KL for another one tank, placed at Tanjung Perak Harbor, Surabaya. This agreement is effective from December 1, 2007 until November 30, 2010 and superseded the previous rental agreements entered into with the same party. Based on the notarial deed No. 27 dated March 7, 2007 of Rusdi Muljono, S.H., STBC entered into a Credit Agreement with PT Bank Central Asia, Tbk., Jakarta. The bank has provided Letter of Credit Facility for import transaction with maximum amount of US$2,000,000. This facility is available from March 7, 2007 until March 7, 2008. This Facility is already extended from March 8, 2008 until March 7, 2009 with maximum amount of US$5,000,000. STBC engaged PT Usaha Era Pratama Nusantara and incured harbor lumsum services expenses in 2008 amounting to Rp698,268,558. At the balance sheet dates, the outstanding liabilities for this service is presented as part of Other Payable. e. e. f. f. 58 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 28. PERJANJIAN (Lanjutan) SIP a. Perusahaan menyewa lahan seluas 27 hektar di Bekiring, Kecamatan Pulung, Ponorogo selama dua tahun, bisa diperpanjang tiga tahun lagi, untuk perkebunan singkong. Untuk memastikan kecukupan pasokan singkong segar untuk keperluan operasional Pabrik Tepung Tapioka, pada tahun 2007 dan 2008 SIP menandatangani perjanjian dengan beberapa pihak ketiga, sehubungan dengan kerja sama perkebunan dan pendanaan. Perjanjian ini berlaku selama 5 tahun. PENTING DAN IKATAN PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 28. SIGNIFICANT AGREEMENTS COMMITMENTS (continued) SIP a. The Company rented 27 hectares of land area at Bekiring, Kecamatan Pulung, Ponorogo for two years with a provision to extended futher by three years, for the purpose of cassava cultivation. In order to ensure sufficient supply of cassava for continuous Tapioca Starch Plant operation, SIP has entered into agreements with several third parties in 2007 and 2008 in connection with the plantation and financing collaboration. These agreements will be valid for 5 years. AND b. b. 29. INFORMASI SEGMEN Segmen usaha Perusahaan dan Anak Perusahaan menghasilkan produk tepung tapioka dan turunannya, seperti sorbitol (likuid dan powder), maltose syrup, dextrose monohydrate dan sebagainya, yang tidak mempunyai karakteristik yang berbeda signifikan baik dalam proses produksi, golongan pelanggan, pendistribusian produk maupun lingkungan ekonomi sehingga Perusahaan dan Anak Perusahaan hanya mempunyai satu segmen usaha. Segmen geografis Perusahaan dan Anak Perusahaan beroperasi di Jawa Timur, Indonesia dan saat ini Perusahaan telah membangun pabrik tepung tapioka di Lampung, Sumatera - Indonesia. 29. SEGMENT INFORMATION Business segment The Company and Subsidiaries produce starch and its derivatives, such as sorbitol (liquid and powder), maltose syrup and dextrose monohydrate, etc., which have no significant different characteristics in production process, customer classification and product distribution with each other, thus the Company and its Subsidiaries have only one business segment. Geographical segments The Company and Subsidiaries’ operations are located in East Java, Indonesia and the Company also has starch plant located in Lampung, Sumatera - Indonesia. 59 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 29. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) Segmen informasi Perusahaan Perusahaan adalah sebagai berikut: dan Anak PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 29. SEGMENT INFORMATION (continued) The Company and its subsidiaries' segment information is as follows: Secondary Reporting - Geographical Segment 2008 Bentuk Pelaporan Sekunder - Segmen Geografis Jawa Timur Rp '000 Pendapatan Hasil segmen Beban usaha Laba usaha Beban lain-lain, bersih Hak minoritas atas laba bersih Anak Perusahaan Laba bersih Aset dan Kewajiban Segmen Aset Segmen Kewajiban Segmen 1.402.783.137 419.505.816 157.770.301 261.735.515 (5.246.432) 179.868.592 1.079.883.270 428.431.509 Lampung Rp '000 138.677.233 33.484.958 17.511.113 15.973.845 (4.604.380) 7.262.778 101.807.167 94.544.389 2007 Eliminasi/ Elimination Rp '000 (48.249.485) 8.931.923 (2.664.014) 11.595.937 (35.510.272) (20.720.718) (44.635.053) (70.590.839) (6.259.264) Bersih/ Net Rp '000 1.493.210.885 461.922.697 172.617.400 289.305.297 (45.361.085) Revenues Segment results Operating expenses Income from operations Other expenses, net Minority interests in the net (20.720.718) earnings of the Subsidiaries 142.496.317 1.111.099.598 516.716.634 Net Income Segment Assets and Liabilities Segment Assets Segment Liabilities Jawa Timur Rp '000 Pendapatan Hasil segmen Beban usaha Laba usaha Beban lain-lain, bersih Hak minoritas atas laba bersih Anak Perusahaan Laba bersih Aset dan Kewajiban Segmen Aset Segmen Kewajiban Segmen 1.038.937.127 293.713.072 136.409.078 157.303.994 17.916.343 127.621.737 804.532.169 275.506.878 Lampung Rp '000 34.292.488 2.463.763 7.174.944 (4.711.181) (2.389.263) (7.100.444) 96.401.490 104.310.657 Eliminasi / Elimination Rp '000 (30.777.294) 5.736.140 (2.591.346) 8.327.486 (22.364.591) (12.299.556) (26.336.661) (58.428.970) (15.127.255) Bersih / Net Rp '000 1.042.452.321 301.912.975 140.992.676 160.920.299 (6.837.511) Revenues Segment results Operating expenses Income from operations Other expenses, net Minority interests in the net (12.299.556) earnings of the Subsidiaries 94.184.632 842.504.689 364.690.280 Net Income Segment Assets and Liabilities Segment Assets Segment Liabilities 60 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 30. ASET DAN KEWAJIBAN DALAM MATA UANG ASING Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, Perusahaan dan Anak Perusahaan memiliki aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing sebagai berikut: 2008 Mata Uang Asing/ Foreign Currencies ASET Kas dan setara kas Dana yang terbatas penggunaannya Piutang usaha Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Jumlah US$ JPY EUR US$ US$ US$ EUR 2.741.105 565.047 199.550 11.467.381 40.301 30. ASSETS AND CURRENCIES LIABILITIES IN FOREIGN At December 31, 2008 and 2007, the Company and Subsidiaries had monetary assets and liabilities in foreign currencies as follows: 2007 Ekuivalen Rupiah/ Equivalent in Rupiah 30.015.099 68.495 3.079.450 125.567.822 621.929 159.352.795 Mata Uang Asing/ Foreign Currencies 1.478.319 606.695 385.555 50.253 3.357.490 8.168.997 - Ekuivalen Rupiah/ Equivalent in Rupiah 13.924.291 50.398 3.631.544 473.333 31.624.195 76.943.785 126.647.546 ASSETS Cash and cash equivalents Restricted fund Trade receivables Related parties Third parties Total KEWAJIBAN Hutang bank Hutang usaha Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga US$ US$ US$ EUR JPY SG$ US$ US$ US$ 9.785.321 141.293 161.486 1.853 1.326.300 8.269 25.037 225.992 537.993 107.149.266 1.547.159 1.768.266 28.596 160.774 62.901 274.155 2.474.612 5.891.022 119.356.751 39.996.044 14.056.607 293.227 957.600 170.919 899.345 92.462 1.032.174 188.362 1.255.316 132.399.181 2.761.901 9.019.637 2.351.798 74.706 601.220 9.722.046 1.774.178 11.823.821 170.528.488 43.880.942 LIABILITIES Bank loans Trade payables Related parties Third parties Hutang lain-lain Biaya yang masih harus dibayar Hutang bank jangka panjang Jumlah KEWAJIBAN, BERSIH Other payables Accrued expenses Long-term bank loans Total LIABILITIES, NET 31. INFORMASI LAINNYA Perusahaan memegang surat sanggup PT Hutama Karya (Persero) dengan nilai nominal sebesar Rp15.000.000 yang diperoleh dengan harga Rp12.750.000 pada tahun 1997 dan telah jatuh tempo pada tanggal 5 September 1998. Perusahaan telah menghapusbukukan surat sanggup tersebut pada tahun 1998, sehubungan dengan ketidakpastian atas tertagihnya surat sanggup tersebut dan kesulitan keuangan yang dihadapi oleh debitur. Sampai saat ini belum ada pelunasan atas surat sanggup tersebut. Manajemen Perusahaan masih menindaklanjuti penyelesaian surat sanggup tersebut diatas. Jumlah yang mungkin dapat diterima dari surat sanggup tersebut akan dibukukan pada saat Perusahaan menerimanya. 31. OTHER INFORMATION The Company has promissory notes from PT Hutama Karya (Persero) with nominal value of Rp15,000,000 and purchase cost of Rp12,750,000 acquired in 1997, with maturity due on September 5, 1998. The Company wrote-off the above promissory notes in 1998 due to uncertainty of collectibility and the financial difficulty faced by the debtor. Until to date, there has been no settlement yet of the promissory notes. The management of the Company has been closely following-up the recovery of the above promissory notes. Any amount that will be realized on the settlement of the above promissory notes will be recognized in the books of the Company upon receipt of the amount. 61 The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language. PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 Dan 2007 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 32. PENYELESAIAN KONSOLIDASIAN LAPORAN KEUANGAN PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2008 And 2007 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 32. COMPLETION OF THE FINANCIAL STATEMENTS CONSOLIDATED Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang telah diselesaikan pada tanggal 28 Februari 2009. The management of the Company is responsible for the preparation of the consolidated financial statements that were completed on February 28, 2009. 62 PT So rini Ag ro As i a Co r p o r i n d o T b k Jl. Ray a G e m p o l , P a n d a a n , Ke c . Ge mpo l, K a b P a s u ru a n Jawa T im ur 67155, I n d o n e s i a Te l . 6 2 343 631 77 6 - 8 Fax. 62 343 631 779 w ww.s o r ini. c o . id

Related docs
premium docs
Other docs by RobbiePaul
Cry of My Heart
Views: 269  |  Downloads: 4
Sources in US History Online: Civil War
Views: 321  |  Downloads: 2
Be Strong and Courageous
Views: 219  |  Downloads: 1
Reading List for the College Bound
Views: 630  |  Downloads: 15
f2553
Views: 195  |  Downloads: 0
Magnet Geometry Review
Views: 656  |  Downloads: 26
Contracts Outline -- Alford
Views: 241  |  Downloads: 0
de265
Views: 180  |  Downloads: 0
dv140
Views: 190  |  Downloads: 0
ch125
Views: 98  |  Downloads: 0
dv210infoc
Views: 94  |  Downloads: 0
The Joy of the Lord
Views: 289  |  Downloads: 3
52_CORP OUTLINE
Views: 358  |  Downloads: 20
Holy is the Lord
Views: 283  |  Downloads: 4
English-Spanish Legal Glossary
Views: 5834  |  Downloads: 155