Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

Kelangkaan Ekonomi

VIEWS: 327 PAGES: 15

									                                                                          1



A. Pengertian Kelangkaan menurut Ilmu Ekonomi

          (Pengertian Kelangkaan menurut Ilmu Ekonomi) – Apa yang

   terbersit di benak kalian ketika mendengar istilah kelangkaan?

   Apakah mengenai hilangnya kedelai di pasaran? Ataukah mengenai

   minyak tanah atau elpiji yang mendadak lenyap di pasar sehingga

   membuat banyak ibu-ibu/bapak-bapak harus mengantri di penyalur-

   penyalur   minyak     tanah   atau     elpiji?Kedua   contoh   di   atas

   menggambarkan bentuk kelangkaan. Manusia dalam memenuhi

   kebutuhan hidupnya tidak pernah ada puasnya. Kebutuhan manusia

   beraneka ragam dan terus-menerus ada.

          Hari ke hari kebutuhan manusia semakin bertambah banyak

   baik jumlah, mutu, dan coraknya. Pertambahannya itu tidak

   sebanding dengan sumber daya yang tersedia. Oleh karena itu, akan

   ada sebagian orang yang tidak mendapatkan alat pemuas kebutuhan

   yang   diinginkan,    entah   karena     tidak   mampu   mengeluarkan

   pengorbanan yang disyaratkan (biaya tidak terjangkau) atau karena

   barang sudah habis.

          Kondisi di atas dapat disebut sebagai kelangkaan. Jadi

   kelangkaan dapat diartikan situasi atau keadaan di mana jumlah
                                                                     2



   sumber daya yang ada dirasakan kurang atau tidak cukup untuk

   memenuhi kebutuhan manusia.

   Menurut ilmu ekonomi, kelangkaan mempunyai dua makna, yaitu:

   a) Terbatas,   dalam   arti   tidak   cukup   dibandingkan   dengan

      banyaknya kebutuhan manusia.

   b) Terbatas, dalam arti manusia harus melakukan pengorbanan

      untuk memperolehnya.



B. KEBUTUHAN, KELANGKAAN DAN MASALAH EKONOMI

1. Kebutuhan Manusia

           Apabila kita amati dalam kegiatan sehari-hari akan

     nampak aktivitas manusia yang begitu kompleks, seperti pergi

     kekantor, bertani, berjualan, belajar dan lain sebagainya, semua

     kegiatan tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan.

         Coba amati beberapa gambar kegiatan dibawah ini!




                    Gambar kegiatan ekonomi
                                                                        3



Dari gambar tersebut ada beberapa pertanyaan:

a. untuk apa mereka bekerja atau beraktifitas?

b. Apa yang mereka cari ?

c. Bisakah kebutuhan mereka terpenuhi ?

         Dengan beberapa pertanyaan diatas maka muncullah pokok

   permasalahan    yaitu    bagaimana   dengan     sumber-sumber    yang

   terbatas manusia mampu memenuhi kebutuhannya yang banyak dan

   beraneka ragam. Nah untuk mengatasi pokok permasalahan itu,

   manusia melakukan kegiatan ekonomi dan sistem ekonomi yang

   berbeda-beda. Sebelum membahas kegiatan dan sistem ekonomi,

   kita akan kaji mengenai kebutuhan dan alat pemuas kebutuhan. Apa

   yang dimaksud dengan kebutuhan?

         KEBUTUHAN : perasaan kekurangan yang menimbulkan

   keinginan untuk dipenuhi.


2. Macam-macam Kebutuhan

            Kebutuhan manusia itu banyak dan beraneka ragam bahkan

      selalu terus menerus bertambah dan tidak ada habisnya. Satu

      kebutuhan    dipenuhi    kebutuhan    lain   muncul   dan    begitu

      seterusnya. Namun demikian kita dapat golongkan kebutuhan itu

      menjadi beberapa klasifikasi yaitu:
                                                                4



a) Menurut intensitasnya/ tingkatan

   Kebutuhan Primer yaitu kebutuhan yang muntlak dipenuhi

   untuk kita tetap hidup, seperti kebutuhan akan makan,

   pakaian, tempat tinggal dan sebagainya.

   Kebutuhan     Sekunder   yaitu    kebutuhan   penunjang   atau

   kebutuhan yang bersifat cultural artinya bahwa kebutuhan

   itu muncul seiring dengan meningkatnya peradaban manusia,

   seperti kebutuhan akan makan yang lbih enak, pakaian yang

   lbih bagus, perabot/ accecoris yang lebih bagus dll.

   Kebutuhan Tertier yaitu kebutuhan yang ditujukan untuk

   kesenangan/                                        kebanggaan

   seseorang,seperti rumah mewah,mobil mewah, perhiasan

   mewah, barang koleksian dll

      Namun dewasa ini banyak kebutuhan yang bergeser

tingkatanya    dari    mewah        menjadi   sekunder    seperti

telpon,komputer demikian juga dengan kesehatan dan pendidikan

yang sekarang ini merupakan kebutuhan primer mengingat

semakin tinggi dan pentingnya tuntutan dalam kebutuhan hidup

manusia.
                                                                      5



           Sifatnya yang dilihat dari dampak atau pengaruh terhadap

     jasmani dan rohani manusia : Jasmani contohnya makan, minum,

     pakaian dll, Rohani contohnya musik, rekreasi, ibadah dll.

           Waktu dapat dibedakan menjadi : Sekarang merupakan

     kebutuhan yang tidak bisa di tunda artinya kebutuhan yang harus

     dipenuhi saat itu/sekarang, contoh makan waktu lapar, obat-

     obatan waktu sakit dll.

           Yang akan datang merupakan kebutuhan yang bisa ditunda

     dan direncanakan, contoh tabungan, asuransi dll.

           Wujud kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang dilihat

     menurut kasat mata. Konkrit yaitu kebutuhan yang bisa dilihat

     atau diraba seperti material, pakaian, berabotan dll.

           Abstrak yaitu kebutuhan yang tidak bisa dilihat tetapi

     bisa dirasakan, hal ini berkaitan dengan hati/ perasaan/rohani,

     seperti hiburan, keagamaan dll.

           Subyek kebutuhan yang dilihat dari tujuan/ kepentingan

     yang meliputi: Individu/ perorangan, Kelompok/kolektif/Sosial.



3. Faktor Yang Mempengaruhi Kebutuhan

           Sekarang coba kalian amati, mengapa kebutuhan masing

     orang berbeda-beda?
                                                                     6



           Banyak faktor yang mempengaruhi kebutuhan antara lain:

     Keadaan    Alam   perbedaan     ini   mempengaruhi     kebutuhan

     individunya seperti masyarakat yang tinggal didaerah kutub atau

     daerah yang cenderung dingin sangat membutuhkan sekali

     mantel/jaket/kayu bakar dll dan ini berbeda dengan mereka

     yang tinggal didaerah panas.

           Tingkat Peradaban semakin tinggi peradaban manusia

     semakin tinggi pula pola hidupnya, coba kita amati kehidupan

     masyarakat primitif dan masyarakat modern.

           Adat Istiadat dan tradisi masyarakat berpengaruh

     terhadap kebutuhan masyarakatnya, missal tradisi upacara

     perkawinan,   tradisi   mudik   lebaran   dll   yang   semua   ini

     menyebabkan beraneka ragamnya kebutuhan.

           Pendapatan merupakan faktor yang mendasar untuk

     mempengaruhi kehidupan seseorang dimana semakin tinggi

     pendapatan akan semakin banyak pula kebutuhan. Kebijakan

     pemerintah dll.



4. Alat Pemuas Kebutuhan

        Setelah kita amati bagimana banyak dan beraneka ragamnya

   kebutuhan, bagaimana dengan kamu? Coba hitung apa saja yang
                                                                    7



kamu perlukan? (catat dalam daftar) Setelah tahu apa yang kita

perlukan maka muncul yang disebut pakaian, buku, motor, TV dll (

alat pemuas ) yang dalam ilmu ekonomi disebut barang dan

pendidikan, rekreasi, dokter,listrik dll yang juga sebagai alat

pemuas yang lazim disebut Jasa. Dalam pengklasifikasiannya barang

dapat digolongkan menjadi:

1. Cara Perolehannya dilihat dari pengorbanan yang di gunakan

  dalam memperoleh barang tersebut,

     Barang bebas ( air dilaut,udara dll) Barang ekonomi ( baju,

      buku, air dalam kemasan dll)

2. Kegunaan

  Barang    konsumsi merupakan       barang   yang   dapat   langsung

  digunakan ( baju, buah-buahan dll)

3. Barang     produksi/   modal   merupakan   barang    yang   dapat

  diguanakan mengahasilkan/ memproduksi lagi barang lain ( mesin-

  mesin produksi, mesin jahit, computer dll) Sekarang coba kita

  amati mengenai kegunaan (utility), mengapa barang itu berguna?

4. Barang itu berguna karena mampu memenuhi atau dapat

  bermanfaat bagi kebutuhan manusia, banyak kita lihat barang-
                                                                      8



   barang bekas yang tadinya dibuang sekarang berubah dan

   memiliki nilai guna/ berguna, hal ini karena ada pengelolahan.

5. Marilah   kita   amati   macam-macam      kegunaan    benda      itu.

   Guna Dasar ( Elementary Utility ), adalah kegunaan benda karena

   benda itu merupakan bahan untuk membuat benda lain contoh :

   Kapas menjadi kain Minyak bumi menjadi premium

6. Guna Bentuk ( Form Utility ), kegunaan benda terjadi karena ada

   perubahan bentuk dari benda tersebut. contoh : Kayu menjadi

   kursi

   Kain menjadi baju

7. Guna Tempat ( Place Utility ), kegunaan benda terjadi karena

   benda tersebut dipindahkan ketempat yang lebih membutuhkan.

   contoh : Ikan di Laut dipindahkan ke pasar ikan pasir di sungai

   dipindahkan ke toko material

8. Guna Waktu ( Time Utility ), kegunaan benda ini terjadi karena

   adanya waktu. contoh :Payung waktu hujan. Tabungan saat ada

   kebutuhan mendesak

9. Guna Milik ( Possesion/Ownership Utility ), kegunaan benda ini

   karena ada yang memiliki benda tersebut. contoh : kacamata
                                                                    9



   minus bagi orang yang matanya minus kursi roda bagi orang yang

   lumpuh

10. Guna Pelayanan ( service utility ), kegunaan ini berkaitan dengan

   produk jasa pelayanan yang diberikan. contoh : jasa dokter bagi

   orang sakit jasa guru bagi pendidikan

11. Hubungan dengan benda lain. Barang Subtitusi atau barang

   pengganti yaitu mampu menggantikan fungsi barang lain,seperti

   jagung dapat menggantikan fungsi beras sebagai bahan makan,

   margarine dan mentega, jasa bus dan kereta api dll. Barang

   Komplementer atau pelengkap yaitu barang yang melengkapi

   barang lain sehingga berfungsi, seperti mobil dengan bensin,

   kompor dengan sumbu/gas dll.

12. Proses. Barang mentah/ bahan baku yaitu barang yang didapat

   langsung dari alam seperti hasil tambang,hutan dll. Barang

   setengah jadi barang yang sudah mengalami proses seperti kulit

   untuk sepatu, kopra untuk minyak goreng dll. Barang jadi/ siap

   pakai merupakan barang yang dapat langsung digunakan (

   meja,kursi,sepatu dll)

13. Kelangkaan Alat Pemuas. Penciptaan dan pengelolahan benda

   hingga lebih berguna untuk memenuhi kebutuhan manusia
                                                                     10



  memerlukan usaha atau produksi, dengan mencurahkan bahan

  dasar, tenaga, pikiran, waktu, peralatan, uang dan keahlian yang

  kesemuanya itu disebut sumber          daya produksi ( Faktor

  Produksi).

14. Sumber Daya Alam/ ALAM : benda dan kekuatan yang disediakan

  oleh alam baik secara langsung maupun tidak langsung dapat

  digunakan untuk memnuhi kebutuhan hidup manusia, missal :

  tanah, air, sinar matahari, hasil bumi dll. Sumber Daya Manusia/

  Tenaga Kerja : meliputi jasmani dan rohani yang diperlukan untuk

  mengambil dan mengolah sumber alam hingga menjadi benda yang

  lebih berguna.

15. Sumber Daya Modal : merupakan barang atau sarana yang dapat

  digunakan    untuk   menghasilkan    barang    lain   seperti   uang,

  peralatan dl Modal Lancar dan Tetap ) Wirausaha/Skill :

  merupakan sumber daya manusia yang mampu menyatukan ketiga

  sumber (Alam, SDM dan Modal) dan bertanggung jawab atas

  kelancaran produksi. Jika kita renungkan sumber daya diatas

  sangatlah terbatas jika dibandingkan dengan kebutuhan manusia

  yang tidak ada habisnya, terbukti dengan sulitnya manusia

  memperoleh       sumber   daya      tersebut    untuk     memenuhi
                                                                     11



      kebutuhannya. Seseorang akan memperoleh sumber daya jika

      ada suatu pengorbanan, bahkan terjadi dengan pengorbananpun

      sulit untuk memeperolehnya. Hal ini bisa disebabkan karena

      habis / terbatas, atau pengorbanan yang belum sesuai dengan

      yang disyaratkan, keadaan ini yang disebut dengan Kelangkaan



   16. Jadi kelangkaan alat pemuas disebabkan oleh:

      a. Terbatasnya persediaan sumber alam

      b. Terbatasnya kemampuan manusia untuk mengolah

      c. Keserakahan manusia untuk memenuhi kebutuhannya

      d. Meningkatnya     kebutuhan    manusia   yang   semakin   tinggi

         dibanding dengan kemampuan manusia untuk menghasilkan

         atau ditemukannya sumber-sumber baru.

      Nah..... kelangkaan alat pemuas tersebut akan mendorong

manusia untuk rela melakukan pengorbanan berupa materi (uang)

maupun non materi (tenaga,waktu atau peluang yang hilang) yang dalam

konsep ini disebut Biaya. Artinya bahwa setiap orang yang melakukan

pemenuhan kebutuhan akan mengeluarkan biaya, baik biaya langsung

(direct cost) maupun biaya tidak langsung (indirect cost).
                                                                   12



      Biaya langsung adalah biaya yang dikeluarkan secara langsung

untuk keperluan sehari-hari, sedangkan biaya tidak langsung merupakan

keuntungan yang hilang dalam bentuk biaya kesempatan yang hilang

yang sering disebut biaya peluang (opportunity cost)

      Biaya peluang akan muncul dalam kegiatan ekonomi yang

dilakukan oleh pelaku ekonomi pada saat dihadapakan pada beberapa

pilihan kebutuhan, misalnya Si A mempunyai uang Rp 25.000,00 ingin

membeli tas dan sepatu, dengan keterbatasan modal yang A punyai

maka A harus mengorbankan satu pilihan untuk dia tentukan. Dengan

demikian biaya peluang 1 buah tas sama dengan satu buah sepatu.

Begitu juga dengan seorang produsen, saat terjadi kelangkaan sumber

daya agar dapat melakukan produksi maka harus dapat menentukan

produksi apa yang tepat untuk diproduksi. Dari pilihan tersebut maka

ada yang dikorbankan untuk tidak diproduksi, inilah yang menyebabkan

timbulnya biaya peluang bagi produsen.

      Dalam kaitannya dengan inti masalah pokok ekonomi, kita

dihadapkan dengan 3 kegiatan ekonomi untuk dapat mengatasi

permasalahan tersebut yaitu Konsumsi, Produksi, dan Distribusi

      Konsumsi, menyangkut kegiatan menghabiskan atau mengurangi

kegunaan suatu benda. Produksi, menyangkut masalah usaha atau
                                                                        13



kegiatan mencipta atau Menambah kegunaan suatu benda Distribusi,

menyangkut kegiatan menyalurkan produk dari produsen kepada

konsumen

      Dari Pokok masalah ekonomi oleh aliran ekonomi modern

diperluas menjadi, apa dan berapa, bagaimana dan untuk siapa barang

diproduksi.

       Apa dan Berapa (What ) Masalah ini menyangkut persoalan jenis

dan jumlah produk (barang/jasa) yang perlu diproduksi agar sesuai

dengan kebutuhan masyarakat.; apakah itu berupa barang atau jasa.

      Bagaimana ( How ) Setelah mengetahui jenis dan jumlah yang

diproduksi selanjutnya mengenai bagaimana memproduksinya ? -siapa

yang memproduksi ? – sumber daya apa yang digunakan ? – teknologi

apa yang digunakan ? Untuk

      siapa ( for Whom ) Permasalahan selanjutnya yang harus

dipecahkan adalah untuk siapa diproduksi ? – siapa yang menikmati

produk tersebut ?

      Menghadapi masalah pokok ekonomi tersebut, bagaimana kita

memecahkan pokok persoalan itu ? Secara garis besar kita mengenal

beberapa sistem ekonomi yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan

situasi, kondisi dan ideologi negara. Sistem ekonomi tersebut adalah,
                                                                    14



        - Sistem ekonomi tradisional, merupakan sistem yang dijalankan

bersama/ gotong royong untuk kepentingan bersama seperti yang

dianut oleh nenek moyang.

        Masyarakat   berusaha    secara   bersama    untuk    memenuhi

keprluannya, lalu bagaimana dengan Pemerintah/penguasa? Pemerintah

hanya      sebatas    memberikan      perlindungan    dalam     bentuk

mempertahankan dan menjaga ketertiban umum. Dengan kata lain

masalah menegenai apa dan berapa, bagaimana dan untuk siapa

diproduksi semuanya diatur oleh masyarakat sendiri. Sistem ini banyak

dianut oleh negara yang belum maju dan sekarang sistem ini banyak

ditinggalkan.

        Sistem ekonomi pasar, pada sistem ini kehidupan masyarakatnya

aktif dan bebas sesuai dengan mekanisme pasar yang ada. Siapa saja

bebas menentukan kegiatannya tanpa ada campur tangan pemerintah,

sehingga produsen dapat memperoleh laba sebesar-besarnya jika

produknya laku dipasaran.

        Terdapat persaingan, dan ini menyebabkan yang kuat semakin

kuat dan yang lemah akan tertindas. Hal ini diperlukan campur tangan

pemerintah dalam bentuk pembuatan aturan perundang-undangan yang
                                                                  15



dianggap perlu sehingga sistem ekonomi ini bukan lagi sistem pasar

yang bebas sebebasnya tapi bebasterkendali.

      Negara yang banyak menganut sistem ini adalah negara-negara

Eropa Sistem ekonomi terpusat, dalam sistem ini yang bertindak aktif

adalah pemerintah, segala kebutuhan hidup termasuk keamanan dan

pertahanan direncanakan pemerintah secara terpusat. Pelaksanaan di

daerah-daerah dibawah satu komando dari pusat.

      Dengan demikian masalah apa dan berapa, bagaimana dan untuk

siapa barang diproduksi semuanya diatur oleh pemerintah sehingga

kebebasan individu dan kreatifitas tidak berkembang.

      Pada umumnya sistem ini banyak dianut oleh negara-negara yang

pahamnya komunis. Sistem ekonomi campuran, dalam sisem ini antara

pemerintah dan sektor swasta sama-sama diakui. Pemerintah selaku

perencana berjalan seiring dengan sektor swasta menuju kearah

perkembangan ekonomi. Sistem ini merupakan perpaduan dari sistem

ekonomi pasar dan terpusat sistem ini banyak dianut oleh negara-

negara berkembang.

								
To top