Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

lap.akhir tahun 2010

VIEWS: 300 PAGES: 4

									                                                    Laporan   TPM   Akhir Tahun 2010




                           I. PENDAHULUAN




  Latar Belakang
    Pemberdayaan masyarakat adalah suatu proses yang berjalan terus
menerus dalam meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat
serta meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat serta
meningkatkan taraf hidupnya. Dalam proses tersebut masyarakat bersama-
sama mengidentifikasi dan mengkaji permasalahan dan potensinya,
menyusun      rencana      kegiatan     kelompok   berdasarkan       hasil   kajian,
menerapkan rencana tersebut dan secara terus menerus memantau dan
mengkaji proses dan hasil kegiatannya.
    Begitupun dengan pengelolaan sumberdaya air yang merupakan input
paling mendasar dalam pembangunan pertanian diperlukan suatu proses
pemberdayaan dan partisipasi masyarakat. Maka terwujudlah salah-satu
kebijakan dalam pengelolaan sumberdaya air yaitu Program Participatory
Irrigation Sector Project atau disingkat PISP. Participatory Irrigation Sector
Project (PISP) adalah program pemberdayaan masyarakat yang diarahkan
untuk   membantu          Pemerintah     Daerah     dalam      pengelolaan      dan
pengembangan bidang keirigasian secara partisipatif, dengan tujuan pokok
adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kemiskinan
petani. Untuk itu diperlukan prasarana dari berbagai sektor yang
mendukung program tersebut, salah satunya dalam pendampingan
masyarakat yaitu dengan ditunjuknya seorang Tenaga Pendamping
Masyarakat (TPM).
    Dalam pelaksanaan kegiatannya program PISP perlu disosialisasikan
kepada masyarakat sebagai sarana masyarakat dalam pelaksanaan
pengelolaan    irigasi,   baik   dari    segi   kelembagaan,     rehabilitasi   dan
peningkatan jaringan irigasi. Dari segi kelembagaan Perkumpulan Petani
Pemakai Air (P3A) yang merupakan himpunan bagi petani pemakai air
yang bersifat sosial, ekonomi, budaya dan berwawasan lingkungan
diharapkan menjadi suatu organisasi yang berstatus badan hukum dan


                                                                                   1
                                                       Laporan   TPM    Akhir Tahun 2010




mampu mengelola sistem irigasi secara mandiri dalam upaya keberlanjutan
sistem irigasi.
      Lingkup     dari    kegiatan    Pemberdayaan        P3A    adalah     penguatan
kelembagaan        P3A/GP3A/IP3A           agar   berstatus     badan     hukum     dan
peningkatan kemampuan sumberdaya manusia di bidang organisasi, teknis
dan keuangan untuk mampu mengelola suatu sistem irigasi secara mandiri
dalam upaya keberlanjutan sistem irigasi. Kegiatan Pemberdayaan
P3A/GP3A/IP3A dilakukan dengan cara Pembentukan dan Revitalisasi
P3A/GP3A/IP3A,           diberikan   wewenang       hak   dan     kewajiban       dalam
pengelolaan irigasi sesuai dengan wilayah kerjanya dan menentukan Iuran
Pengelolaan Irigasi (IPAIR).
      Pengelolaan jaringan irigasi yang tidak memberdayakan masyarakat
petani (P3A/GP3A/IP3A) secara partisipatif, baik dalam kegiatan operasi
dan    pemeliharaan,        rehabilitasi    dan    peningkatan     jaringan      irigasi,
mengakibatkan sistem pengelolaan irigasi tidak berjalan sesuai dengan
yang diharapkan serta menurunnya kondisi fisik dan fungsi jaringan irigasi,
sehingga kinerja jaringan irigasi tidak akan optimal. Oleh karena itu, dengan
kegiatan       Pemberdayaan          P3A/GP3A/IP3A        akan     terbentuk      suatu
kelembagaan yang dapat melakukan pengelolaan irigasi secara lebih
efisien, efektif, dapat mensejahterakan anggotanya, mempunyai otoritas,
mandiri dan tercapainya suatu kejelasan pembagian tugas dan tanggung
jawab dari masing-masing lembaga yang bergerak didalam bidang
keirigasian.




  Maksud dan Tujuan
      Maksud dan tujuan dari program PISP secara umum adalah agar
masing-masing pihak Komisi Pengelolaan Irigasi (KPI) baik pusat maupun
daerah termasuk masyarakat petani pemakai air (P3A/ GP3A) dapat
berperan aktif dalam penyelenggaraan irigasi. Tujuan secara tidak langsung
adalah :
 a. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kemiskinan
      penduduk desa.


                                                                                        2
                                                      Laporan   TPM   Akhir Tahun 2010




 b. Desentralisasi pengelolaan sistem irigasi yang berkelanjutan dan
      meningkatkan hasil produksi produksi pertanian di lahan beririgasi.
 c. Membantu Pemerintah Kabupaten / Kota dalam memformulasikan
      kebijakan       dan   peraturan     sesuai   dengan    peraturan     kebijakan
      pengelolaan umber daya air dan irigasi yang berlaku.
 d. Penguatan kapasitas kelembagaan pengelola irigasi di kabupaten/
      kota.
 e. Membangun           dan     melaksanakan       rencana      pengelolaan    irigasi
      partisipatif.
      Sedangkan Tujuan dari kegiatan-kegiatan PISP yang dilakukan TPM di
lapangan yaitu:
 a. Masyarakat dapat mengetahui program PISP pada tahun 2010.
 b. Pembinaan dan Evaluasi Program P3A
 c. Masyarakat         P3A/GP3A         dapat   melaksanaan       manajemen      dan
      administrasi kelembagaan secara baik.
 d. Terdampinginya P3A dalam pelaksanaan fisik tahun 2010 (Daerah
      Irigasi Cisande Hilir).
 e. Terjalinnya kerjasama antara TPM dengan Instansi terkait mengenai
      kegiatan PISP di lapangan.
 f.   Terkoordinasinya kegiatan-kegiatan KPIU (Bapeda, Dinas Sumber
      Daya Air dan Pertambangan (SDAP) dan Dinas Pertanian) di lapangan
      dalam lingkup masyarakat P3A/GP3A.




  Hasil Yang Diharapkan
      Hasil yang diharapkan dari kegiatan pada tahun 2010 yaitu
terwujudnya kesadaran dan kemauan masyarakat untuk berpartisipasi
secara aktif dalam pengelolaan irigasi melalui kelembagaan P3A/GP3A
menuju kelembagaan yang aktif dan mandiri, terwujudnya sinkronisasi
program keirigasian antara lembaga pengelola irigasi terkait di daerah
irigasi dan terwujudnya kinerja pengelolaan irigasi yang efisien, efektif dan
akuntabel.



                                                                                     3
                                                 Laporan   TPM   Akhir Tahun 2010




  Ruang Lingkup Kegitan dan Daerah Irigasi
       Ruang lingkup kegiatan TPM untuk mencapai tujuan dan hasil yang
diharapkan yaitu :
a. Sosialisasi program PISP
   Mensosialisasikan program PISP kepada masyarakat P3A/GP3A yang
   ada di wilayah Daerah Irigasi.
b. Pemberdayaan kelompok P3A/GP3A, meliputi:
        Pembinaan dan pembenahan administrasi P3A/GP3A di wilayah
         Daerah Irigasi.
        Penguatan kelembagaan P3A/GP3A tahun 2010.
        Pelaksanaan SP3 (pembangunan fisik) di Daerah Irigasi Cisande
         Hilir.
        Memotivasi kepengurusan P3A/GP3A.




       Sedangkan     Ruang    Lingkup   Daerah      irigasi      yang   menjadi
pendampingan TPM yaitu Daerah Irigasi Cisande Hilir sebagai daerah
pendampingan utama TPM.




                                                                                4

								
To top