langsa by anamaulida

VIEWS: 56 PAGES: 6

									PROFIL KABUPATEN / KOTA




      KOTA LANGSA

NANGGROE ACEH DARUSSALAM
                                                                   KOTA LANGSA

ADMINISTRASI
Profil Wilayah
Setelah Kota Langsa lepas dari Kabupaten Aceh Timur tahun 2001, struktur
perekonomian dibnagun atas perdagangan, industri, dan pertanian. Sejak lama
Langsa dikenal sebagai pusat perdagangan dan jasa, khususnya hasil bumi dari
Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan paling banyak dari Medan, Sumut.

Kota Langsa merupakan kota pesisir yang memiliki garis pantai 16 km. Penduduk
yang sangat heterogen –Aceh, Jawa, melayu, Gayo Batak, dan karo- hanya berjarak
246 km dari Kota Medan, menyebabkan Langsa memiliki banyak kemiripan dengan
Medan.
Langsa merupakan kota kecil dengan keramaian yang terpusat di dua titik. Jalan
Teuku Umar sebagai pusat pertokoan dan pasar tradisional selalu ramai sejak pagi
sampai malam hari. Demikian juga Jalan Ahmad Yani, jalan protokol dua jalur yang
membelah kota ini selalu dipadati warga.

Udang windu yang kemudian dibekukan ini sebagian diperoleh dari tambak udang
yang tersebar di seluruh kecamatan dan sebagian didatangkan dari tambak pesisir di
Aceh Timur dan Aceh Tamiang. Tahun 2003 luas tambak produktif di Kota Langsa
sekitar 4.647 Ha.

Kondisi perikanan Kota Langsa cukup potensial dikembangkan, Selain udang windu
dibudidayakan pula udang putih dan udang api-api. Langsa juga membudidayakan
ikan jenis ekonomis tinggi seperti ikan kerapu yang tahun 2001 mencapai 90.000
benih. Benih-benih ini dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan ekspor ikan kerapu
ke Singapura dan Malaysia.

          Tabel 1. LUAS WILAYAH KOTA LANGSA
No.            Kecamatan            Luas (Km²)                     Kota Langsa terdiri dari 3 kecamatan
                                                                   yaitu   Kecamatan      langsa   Kota,
 1. Langsa Kota                                            51,86   Kecamatan     Langsa     Barat,  dan
 2. Langsa Barat                                           89,31   kecamatan Langsa Timur seluas
 3. Langsa Timur                                          121,24   262,41 km2 dengan jumlah penduduk
Total                                                     262,41   keseluruhan sejumlah 113.837 jiwa.
      Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Timur, 2003


Kecamatan dengan luas wilayah terbesar yaitu Kecamatan Langsa Timur sedangkan
kecamatan dengan luas terkecil yaitu Kecamatan Langsa Kota.
Orientasi Wilayah

                                                               Secara geografis wilayah Kota Langsa
                                                               mempunyai luas wilayah 262,41 km2
                                                               dengan batas-batas sebagai berikut :
                                                                     Batas Utara : Kabupaten Aceh
                                                                     Timur dan Selat Malaka
                                                                     Batas Selatan : Kabupaten Aceh
                                                                     Timur dan Kabupaten Aceh
                                                                     Tamiang
                                                                     Batas Timur : Kabupaten Aceh
                                                                     Tamiang
                                                                     Batas Barat : Kabupaten Aceh
                                                                     Timur


PENDUDUK
Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk

           Tabel 2. LUAS WILAYAH KOTA LANGSA
    No.              Kecamatan          Jumlah (jiwa)                          Jumlah penduduk terbanyak di
                                                                               Kota Langsa terdapat di
     1. Langsa Kota                                              43.653
                                                                               Kecamatan Langsa Kota, yaitu
                                                                               sejumlah      43.653    jiwa,
     2. Langsa Barat                                             33.088
                                                                               sedangkan penduduk terkecil
     3. Langsa Timur                                             37.096        terdapat di Kecamatan Langsa
    Total                                                       113.837        Barat, yaitu sebanyak 33.088
                                                                               jiwa.
   Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Timur, 2003


Jumlah penduduk Kota Langsa dari data terbaru yang didapat adalah 141.138 jiwa
(Badan Pusat Statistik)

Sebaran dan Kepadatan Penduduk

                         Tabel 3. SEBARAN DAN KEPADATAN PENDUDUK
                                   DI KOTA LANGSA TAHUN 2002
                No.        Kecamatan                        Penduduk
                                                Jumlah (Jiwa)       Kepadatan
                                                                     (Jiwa/Km²)
                 1. Langsa Kota                          43.653                 842
                 2. Langsa Barat                         33.088                 370
                 3. Langsa Timur                         37.096                 306
                Total                                   113.837              1.518
                   Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Timur, 2003


Kecamatan dengan tingkat kepadatan tertinggi yaitu Kecamatan Langsa Barat (842
jiwa/km²) sedangkan kecamatan dengan tingkat kepadatan terendah yaitu
Kecamatan Langsa Timur (306 jiwa/km²).

Jumlah penduduk Kota Langsa dari data terbaru yang didapat adalah 141.138 jiwa
(Badan Pusat Statistik)
 EKONOMI
 Kondisi Perekonomian Daerah
 Kegiatan perekonomian yang utama di kota ini adalah dari sektor perdagangan
 senilai 28,87%. Kemudian terbesar kedua adalah dari sektor industri pengolahan,
 senilai 23,45%. Industri pengolahan yang terdapat pada Kota Langsa ini adalah
 industri pengolahan kayu, dimana bahan baku industri perkayuan didatangkan dari
 lokasi penebangan hutan seperti Kabupaten Aceh Timur, Aceh Singkil, Aceh Utara,
 Aceh tengah, Aceh Tenggara dan Pidie.


                                                                                       Dari data tahun 2000,
              DISTRIBUSI PERSENTASE KEGIATAN EKONOMI KOTA                              kontribusi yang cukup
                            LANGSA TAHUN 2000                                                       signifikan
                   Industri                                Pertambangan                          membangun
              ; Pengolahan                                ; dan Penggalian             perekonomian      Kota
                23,45%                                        0,44%
                                                                                       Banda Aceh yaitu
                                                                                       sektor perdagangan,
                                                                                       hotel dan restoran
                                                                      , Perdagangan    (28,87%), kemudian
Pertanian; 18,31%
                                                                        Hotel, dan     diikuti oleh sektor
                                                                                       industri pengolahan
                                                                    Restoran; 28,87%
                                                                                       (23,45%), dan sektor
                                                                                       pertanian (18,31%).
                                                                                       Sedangkan       sektor
   ; Jasa – jasa                                                                       lainnya      (29,37%)
                                                               Bangunan; 9,86%         meliputi        sektor
      6,75%
                                                                                               pertambangan,
                                     Pengangkutan dan                                  pengangkutan        dan
                                                         Listrik Gas, dan
                                       ; Komunikasi                                    komunikasi, jasa-jasa,
    Keuangan; 3,51%                                     Air Bersih; 0,56%              bangunan, listrik, dan
                                          8,26%
                                                                                       keuangan.
   Sumber : Badan Pusat Statistik Banda Aceh, 2001




 Pada tahun 2000 industri pengolahan kayu sempat mengalami penurunan dalam
 kontribusinya, sehingga turun sampai 15,9%. Namun setahun kemudian secara
 keseluruhan, perekonomian Kota Langsa tumbuh 1,73%.

 Melemahnya industri pengolahan kayu kemudian digantikan oleh perdagangan besar
 dan eceran. Titik pergeseran perubahan peranan antara industri pengolahan dengan
 perdagangan mulai terjadi tahun 2000. Pada tahun tersebut sektor perdagangan
 memberikan kontribusi paling besar bagi kegiatan perekonomian Kota Langsa. Dan 2
 tahun kemudian, perdagangan membukukan nilai Rp 178 miliar dari total kegiatan
 ekonomi Rp 646,8 miliar.

 Potensi ekonomi di Kota Langsa masih belum tertangani dengan baik. Sementara ini
 Pemkot Langsa masih memprioritaskan diri pada peningkatan kulaitas SDM, baik
 masyarakat maupun aparatur pemerintah. Hal ini dapat dilihat dari realisasi belanja
 pembangunan tahun 2002, pendidikan (23%), aparatur pemerintahan (22%), dan
 perumahan (10%) menjadi sektor dengan alokasi dana paling besar. Sedangkan
 perdagangan sebagai sektor potensial unggulan mendapat alokasi 3,75%.
Keuangan Daerah

                               Tabel 4. APBD KOTA LANGSA TAHUN 2003
      PENERIMAAN                                                             JUMLAH (Rp)
        1. Bagian Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Lalu                               0
        2. Bagian Pendapatan Asli Daerah                                       1.808.467.310
        3. Bagian Dana Perimbangan                                            88.598.744.155
        4. Bagian Pinjaman Daerah                                                          -
        5. Bagian Lain-lain Penerimaan yang Sah                               22.226.396.307
      TOTAL                                                                  112.633.607.772
      PENGELUARAN
        1. Belanja Rutin                                                      73.717.240.197
               Pos DPRD                                      4.975.660.572
        2. Belanja Pembangunan                                                57.051.644.035
      TOTAL                                                                  130.768.884.232
       Sumber : Pemda Kota Langsa, 2003


Potensi ekonomi di Kota Langsa masih belum tertangani dengan baik. Sementara
Pemkot Langsa masih memprioritaskan diri pada peningkatan kualitas SDM, baik
masyarakat maupun aparatur pemerintahan. Hal ini dapat dilihat dari realisasi
belanja pembangunan tahun 2002. Pendidikan (25%), aparatur pemerintahan (22%),
dan perumahan (10%) menjadi sektor dengan alokasi dana paling besar. Sedangkan
perdagangan sebagai sektor potensial unggulan mendapat alokasi 3,75%.


SARANA DAN PRASARANA PERMUKIMAN
Komponen Air Bersih
Data yang didapatkan di kota ini relatif kurang sehingga tidak dapat dianalisis lebih
lanjut, dan tidak dapat diketahui pula kondisi sektor air bersih di kota ini. Namun dari
jumlah penduduk yang diketahui, bisa dihitung perkiraan kebutuhan air Kota Langsa
untuk klasifikasi kota sedang.

Dengan jumlah penduduk sebanyak 141.138 jiwa, maka dibutuhkan air (kebutuhan
ideal untuk klasifikasi kota sedang sebesar 100 lt/org/hr) sebesar 14.113.800
lt/org/hr. Namun karena tidak diketahui kapasitas produksinya, maka tidak dapat
diketahui seberapa besar produksi air dari kota ini, sehingga tidak dapat diketahui
pula seberapa besar kekurangan atau mungkin kelebihan produksi air yang sudah
ada.

Komponen Persampahan
Dengan asumsi timbulan sampah untuk kota sedang sebesar 3 liter/orang/hari, maka
kebutuhan komponen persampahan Kota Langsa disajikan dalam tabel berikut.

                   Tabel 5. KEBUTUHAN KOMPONEN SAMPAH KOTA LANGSA
                            Timbulan
                                        Perkiraan Timbulan Sampah yang
       Jumlah Penduduk       Sampah                                                Selisih
                                          Sampah Total      Terangkut
            (jiwa)        Kota Sedang                                              (m3/hr)
                                              (m3//hr)       (m3/hr)
                            (lt/org/hr)
           141.138                3            423,41           -                      -
          Sumber: Analisis


Sesuai dengan standar kota sedang, yaitu tingkat timbulan sampah sebanyak 3
liter/orang/hari, Kota Langsa dengan jumlah penduduk 141.138 jiwa, menghasilkan
423,41 m3/hr timbulan sampah. Jumlah ini didapatkan dari jumlah penduduk
dikalikan 3/1000 (m3/hr). Namun data yang didapatkan kurang lengkap sehingga
tidak dapat diketahui sudah seberapa jauh pelayanan yang sudah dicapai oleh
pemerintah Kota Langsa.

Komponen Sanitasi / Limbah Cair
Untuk produksi limbah, setiap manusia diasumsikan memproduksi limbah cair
sejumlah 0,2 lt/org/hr. Angka ini merupakan kebutuhan ideal dari setiap penduduk
pada kelas kota sedang. Sehingga didapatkan asumsi produksi limbah di Kota
Langsa ini sejumlah 28.228 lt/hr dari hasil perhitungan kebutuhan ideal produksi
limbah setiap manusia dikalikan dengan jumlah penduduk Kota Langsa.

Komponen Drainase
Pengelolaan drainasedi kota ini dikelola oleh Sub Dinas Cipta Karya Kota Langsa.
Karena data yang didapatkan kurang lengkap maka tidak diketahui pula bagaimana
kondisi jalan yang ada di kota ini.

Komponen Jalan
Pengelolaan jalan di kota ini dikelola oleh Sub Dinas Bina Marga Kota Langsa.
Karena data yang didapatkan kurang lengkap maka tidak diketahui pula bagaimana
kondisi jalan yang ada di kota ini.

								
To top