Tanasul Ed 04 - KaromahKritis demi Kespro Kita, Siapa Takut?

Document Sample
Tanasul Ed 04 - KaromahKritis demi Kespro Kita, Siapa Takut? Powered By Docstoc
					EDISI 04 | Desember 2010 - Januari 2011




   Kritis
  demi Kespro Kita,
   Siapa
   Takut?

   Ponpes Al-Aisyah Kempek:

   Menjunjung Amanah Mengharap Karomah
                                          1
    Salam sahabat TANASUL,

           Tidak terasa telah memasuki tahun baru                                                                    Sapa Redaksi - 2
    lagi, yaitu tahun 2011. Padahal baru beberapa
    ‘pertemuan’ kita saling mengenal. Rasanya waktu                                                                           Mawqifuna
    berjalan begitu cepat. Di tahun ini apakah sahabat                                  Kesehatan Reproduksi adalah HAK! - 3
    sudah membangun ‘mimpi-mimpi’ baru? Atau
    mungkin ada mimpi di tahun sebelumnya yang                                                                             Kabar Santri
    akan diwujudkan di tahun 2011 ini? Hmm...yang                                                             Kritis demi Kespro Kita,
    pasti TANASUL yakin sahabat sedang berusaha                                                                        Siapa Takut? - 4
    mewujudkan mimpi-mimpinya.                                                                  Kritis Saat Masa Pubertas Tiba - 6
           Ngomong-ngomong tentang ‘pertemuan’ kita                                                     Mengenal Menorrhagia dan
    sebelumnya di edisi 3, pastinya sahabat sudah mulai                                                           Amenorrhea - 6
    memahami tentang hak kita untuk mendapatkan
    informasi tentang kesehatan reproduksi (Kespro).                                                                  Pesantren Kita
    Mendapatkan informasi tentang Kespro bukan hanya                                                     Ponpes Al-Aisyah Kempek:
    dari sosialisasi saja, tapi juga dari buku yang kita baca,                                                Menjunjung Amanah
    majalah, buletin, buku saku dan media lainnya. Tapi                                                    Mengharap Karomah - 8
    kita jangan sekadar mengetahui saja, kita juga harus
    kritis berkaitan informasi Kespro yang kita terima.                                                                   Munadhoroh
           Lalu apa yang dimaksud dengan berpikir kritis?                                         Hak Kespro, Hak Asasi Kita - 10
    Eit...sabar dulu, untuk memuaskan keingintahuan
    sahabat, TANASUL sudah menyediakan informasi                                                                          Bahtsul Kitab
    tentang kritis pada Kespro kita di “Kabar Santri” edisi
                                                                                            Ta’lim al-Muta’allim Thariq at-Ta’allum;
    ini. Kami juga gak bosan-bosan berbagi pengetahuan                                    Ilmu tanpa Bedakan Jenis Kelamin- 11
    tentang Kespro di “Munadhoroh” dan “Bahtsul
    Kitab”. Yang tidak pernah ketinggalan juga, kami                                                                            Khazanah
    selalu bersemangat berbagi cerita pengalaman kami
                                                                                                     Puisi karya Paus Amorfati - 12
    berkunjung ke salah satu pesantren. Yap! Sahabat
    bisa membaca cerita kami di “Pesantren Kita” edisi                                           Puisi karya Ridwan Priyanto - 13
    ini. Di “Rihlah” dan “Galeri Santri”, sahabat juga                                                           Santri Bertanya,
    bisa rehat sejenak membaca kabar baik dari salah
                                                                                                                Tanasul Menjawab
    satu sahabat kita yang baru saja mendapatkan
    penghargaan.                                                                         Keputihan Menyebabkan Kanker? - 14
           Sebelum beranjak ke halaman berikutnya,
    silahkan sahabat membayangkan bagaimana berpikir                                                                                 Rihlah
    kritis akan memberikan dampak bagi kehidupan kita.                                                   Penghargaan Aktivis Muda
                                                                                                                  dari Ashoka - 15
    Selamat membaca…
    Redaktur                                                                                                    Dunia Tanasul - 15

        PEnAnggUngJAwAb            rEDAKTUr AhlI                                              rEDAKTUr PElAKSAnA PEnErbIT
        KH. Husein Muhammad        Lies Marcoes-Natsir, MA. (fahmina-institute),             Komala Dewi, Masyithoh,
                                   Faqihuddin Abdul Kodir, MA. (fahmina-institute),           Pipih Indah Permatasari,
             PEmImPIn UmUm         KH. Mufid Dahlah (PP. Istiqomah Buntet),                 Azwar Anas AS, Lili Faridah   Jl Suratno No. 37
                 Marzuki Wahid     Ny Hj Roudhoh (PP. As Sai’diyyah Gedongan),                      Turisih Widiyowati,   Cirebon Jawa Barat
                                   Ny. Hj. Thoyyibah (PP. al-Salafiyah Bode),                           Shofie Habibie,   Indonesia 45124
                                   Ny. Hj. Afwah Mumtazah (PP. Kempek),                                  Sanusi Ahmad,    Telp./Fax. (0231) 203789
           PEmImPIn rEDAKSI
                                   Ny. Hj. Fuaidiyah (PP. Dar al-Tauhid Arjawinangun),                 Firman Setiana,    website:
                        Alimah
                                   Ny. Hj. Masriyah Amva (PP. Jambu Babakan),                   Ima Khusnul Khotimah      www.fahmina.or.id,
                                   Ny. Hj. Izzah Syatori (PP. Bappenpori Babakan),
             DEwAn rEDAKSI                                                                     PEnyElArAS bAhASA          e-Mail:
                                   KH. Syakur Yasin, Lc, MA (PP. Candang Pinggan),
     Rozikoh, Alifatul Arifiati,                                                                         Marzuki Wahid    fahmina@fahmina.or.id
                                   KH. Hidayah Tamam (PP. Al-Ghazali Rajagaluh),
          Maemunah Mudjahid,       KH. Maman Immanul Haq (PP. Al Mizan Majalengka),
            Satori, Obeng NR,                                                                       SETTIng lAyoUT        didukung oleh
                                   KH. Aminuddin Aziz (PP. Roudhatul Mubtadiin Majalengka),
    Nurul Huda, Ade Duryawan,                                                                                    an@nd
                                   KH. Affandi Ismail (PP. Al Sakinah Indramayu),
                Erlinus Thahar     KH. Aziz (PP. Nurul Huda Kuningan),                                       PrInTIng
                                   KH. Cucun Mansur (PP. Miftahuttholibin Kuningan)              CV. Teguh Gumilang



2
                    Kesehatan Reproduksi
                    adalah HAK!
Alifatul Arifiati




K
       ekuatan kehidupan adalah pengetahuan.
                                                          Tingginya angka kematian ibu dan
       Jika yang terjadi adalah sebaliknya,               bayi bukan hanya persoalan medis,
       ketidaktahuan, maka kehidupan                             tapi persoalan ketidakadilan
hanyalah ritual belaka, tidak memiliki nilai.
Sedangkan pengetahuan harus diupayakan dan
                                                                     gender (suami dan istri)
diperjuangkan, karena pengetahuan tidak akan          melenggang ke angka tertinggi untuk kematian
datang dengan sendirinya, secara serta merta,         ibu dan bayi, yaitu 1,2 juta jiwa (Kabar Cirebon,
pun dengan kesehatan reproduksi (Kespro).             13 Desember 2010). Lalu kita mau bicara apa?
Masyarakat akan memahami dan mengamalkan              Sedangkan dalam Tujuan Pembangunan Millenium
hidup sehat–dalam perspektif kesehatan                (MDGs-Millenium Development Goals) issue
reproduksi—kalau mereka telah diberikan               kesehatan reproduksi didengungkan pada tujuan
pengetahuan, pendidikan, dan penyadaran               keempat yaitu mengurangi tingkat kematian anak,
tentang kesehatan reproduksi.                         dan tujuan kelima yaitu meningkatkan kesehatan
     Upaya penyadaran terhadap hak Kespro             ibu.
memang masih harus menempuh perjalanan                      Tingginya angka kematian ibu dan bayi bukan
panjang, karena pencapaian hak bukan hanya            hanya persoalan medis, tapi persoalan ketidakadil-
masyarakat yang menjadi subjek, yang lebih            an relasi gender (suami dan istri). Misalnya, karena
penting adalah bagaimana pemerintah melakukan         pengambilan keputusan adalah kepala keluarga
upaya pemenuhan hak tersebut. Bicara hak juga         -yang notabene adalah laki-laki- maka seorang ibu
tak hanya menyoal sosialisasi, seolah hanya           yang akan melahirkan harus menunggu keputusan
dengan beberapa jam saja masyarakat sudah             dari suami apakah akan dilarikan ke rumah sakit
melek Kespro, juga bukan melulu himbauan              atau tidak, sedangkan suami sedang tidak ada di
tentang menjaga alat-alat kesehatan reproduksi.       rumah, akhirnya sang ibu mengalami pendarahan
Lebih dari itu, hak terkait dengan fasilitas, akses   hebat dan terlambat dibawa ke rumah sakit. Con-
informasi dan pendidikan, juga pemenuhan              toh lain, seringkali ibu hamil banyak dijejali mitos-
sumber daya manusia demi pelayanan kesehatan          mitos tentang kehamilan, dilarang mengkonsumsi
yang memadai.                                         jenis makanan tertentu yang sebenarnya berman-
     Sebenarnya, dalam Undang-undang No. 36           faat bagi kesehatan ibu dan bayi, sehingga mereka
tahun 2009 tentang Kesehatan sudah tercantum          (ibu dan bayi) tidak memiliki gizi yang memadai,
bagaimana pemerintah mempunyai tanggung               akhirnya membahayakan salah satu dari mereka,
jawab yang tidak sederhana menuju tercapainya         bahkan keduanya.
hak kesehatan tersebut, ini jelas disebutkan dalam          Tanasul sendiri adalah salah satu upaya
7 pasal yaitu dari pasal 14 sampai pasal 20, yang     yang dilakukan Fahmina-institute –organisasi
menyebutkan bahwa pemerintah bertanggung              non-pemerintah—untuk memberikan penyadaran
jawab atas kesediaan sumber daya, fasilitas,          dan pengetahuan kritis tentang kesehatan
dan akses terhadap informasi, edukasi demi            reproduksi, yang seharusnya menjadi tanggung
meningkatkan dan memelihara derajat kesehatan         jawab pemerintah, tapi sebagai lembaga yang
yang setinggi-tingginya.                              memang concern pada isu kesehatan reproduksi,
     Jika pemerintah dan masyarakat tidak             Fahmina merasa terpanggil dan berkewajiban
mengindahkan upaya pemenuhan hak Kespro,              melakukannya, sehingga seluruh elemen
maka jangan kaget jika banyak terjadi kasus           masyarakat sadar bahwa kesehatan reproduksi
kematian ibu dan bayi, sekarang saja Jawa Barat       adalah hak setiap warga negara! []



                                                                                                              3
    Kritis demi Kespro Kita,
    Siapa Takut?
          Sahabat TANASUL pernah mendengar
                                                    “Kalau sakit banget sampai nangis dan panas
                                                    dingin, baru dibawa ke Puskesmas naik becak.
                                                      Tapi tidak pernah periksa rutin, kalau sakit
                                                                               saja.” (Santriwati)
    tentang cara menyembuhkan rasa sakit              “Kalau sakit karena haid, biasanya tiduran
    karena haid? Atau mungkin karena keputihan        dan diikat pakai kerudung supaya sakitnya
    yang berlebihan dan tidak wajar, sehingga                               hilang” (Santriwati)
    menyebabkan gatal-gatal atau penyakit
    yang berhubungan dengan kesehatan                 “Untuk mengurangi rasa sakit karena haid,
    reproduksi (Kespro) kita? Atau setidaknya       biasanya nangis atau nungging seperti sedang
                                                         sujud untuk meredakan sakit. Selain itu
    bagaimana cara merawat alat reproduksi
                                                      minum Kiranti atau Feminax. Gak ada yang
    kita? Apakah kita sudah tahu kepada siapa
                                                          ke dokter, kecuali sudah sakit banget.”
    kita akan bertanya, berkonsultasi, minimal
                                                                                     (Santriwati)
    menceritakan masalah Kespro kita?
          Beberapa kutipan tersebut adalah          “Kalau ada masalah dengan keputihan seperti
    jawaban dari sejumlah santriwati ketika           gatel-gatel, biasanya tidak makan makanan
    Fahmina-institute melakukan focused group            yang menyebabkan keputihan berlebihan.
    discussion (FGD) di sejumlah Pondok                     Nggak pergi ke dokter, soalnya malu.”
    Pesantren (Ponpes) Kabupaten Cirebon,                                             (Santriwati)
    Indramayu, dan Majalengka. Artinya selain                   “Kalau alat kelamin sakit, gak tau
    pernyataan tersebut, masih banyak lagi              penyebabnya karena apa. Tapi kalau perut
    jawaban-jawaban sahabat kita yang belum         sakit banget karena haid, biasanya njengking-
    tertuang di sini.                                     njengking, kalau tidak dengan air panas
          Di edisi ketiga kita sudah mengetahui         yang dimasukin ke botol untuk dikompres.
    tentang hak kita untuk mendapatkan                 Ada juga yang minum Kiranti, jamu kunyit,
    informasi, terutama seputar Kespro kita.          sprite, dan minum kelapa muda. Gak pernah
    Tapi jangan sekadar mengetahui, mulai saat          ke Puskesmas karena jaraknya jauh 3 kilo
    ini juga kita harus mulai kritis pada hal-hal                 meteran dan harus naik angkot”
    yang berkaitan dengan Kespro kita. Karena                                         (Santriwati)
    bisa jadi, pengetahuan kita selama ini belum
    sampai pada kesadaran kritis.

4
Belum pada Tingkat Kesadaran
      Berdasarkan hasil penelitian Fahmina-institute di 15 Ponpes Wilayah Cirebon yang
menyatakan bahwa, selama ini di kalangan santri, pengetahuan hanya menjadi pengetahuan
semata. Santri tidak memaknai pengetahuannya sebagai sesuatu yang penting bagi
kehidupannya, sehingga
pengetahuan yang tepat mengenai
kesehatan reproduksi tidak diiringi
dengan perubahan perilaku yang
sehat.                                           Kurangnya Memanfaatkan Layanan
      Salah satu contohnya                       Kesehatan
mengenai istihadloh (perdarahan
di luar haid dan nifas) yang banyak                      Contoh lain yang menunjukkan
dialami oleh santri. Meskipun                    santri belum memiliki kesadaran kritis
telah dijelaskan pada waktu                      terhadap kesehatan reproduksinya adalah
mengaji bahwa darah istihadloh
                                                 pengetahuan santri terhadap akses
adalah darah penyakit, akan tetapi
ketika mengalaminya santri tidak                 layanan kesehatan yang sangat terjangkau
melakukan tindakan apapun. Istilah               dari pesantren tempat santri tinggal.
“darah penyakit” yang digunakan                  Jarak layanan kesehatan ini cukup dekat.
dalam beberapa kitab fikih tidak
                                                 Santri cukup berjalan kaki dan naik becak,
mempengaruhi kesadaran santri
untuk melakukan tindakan medis                   bahkan salah satu pesantren memfasilitasi
pada saat mengalaminya. Bahkan                   sebuah motor yang dapat digunakan santri
di dalam salah satu kasus, seorang               untuk ke Puskesmas.
santri mengalami perdarahan yang
                                                         Jarak terjauh dari layanan kesehatan
tidak berhenti selama hampir dua
bulan dan dia tidak melakukan                    dari 13 pesantren yang diteliti, hanya
apapun. Ia baru memeriksakan                     berjarak 3 km, itupun dapat ditempuh
ke tenaga medis pada bulan                       dengan menggunakan kendaraan umum
berikutnya ketika kondisinya sudah
                                                 yang tidak jauh dari pesantren. Namun
semakin parah.
      Demikian juga pada                         akses terhadap layanan kesehatan ini
banyaknya kasus keputihan                        hampir tidak dimanfaatkan oleh santri
yang sampai berbau dan gatal,                    yang mengalami berbagai persoalan
kebanyakan santri menganggap
                                                 kesehatan reproduksi.
sesuatu yang biasa dan tidak
melakukan tindakan medis.                                Kebanyakan alasan yang diungkapkan
Pernyataan santri berikut ini dapat              santri adalah karena apa yang mereka
memberi gambaran kepada kita                     alami adalah suatu yang biasa, bukan
bahwa pengetahuan santri tentang
kesehatan reproduksi masih belum
                                                 sesuatu yang penting untuk diperhatikan,
sampai pada kesadaran, “pernah                   atau sesuatu yang gawat sehingga harus
baca buku (tentang keputihan), tapi              diperiksa oleh tenaga medis.
gak dipraktekin.”

Masih Malu
     Selain itu, ajaran agama dan
pelayanan medis yang menjadi
pranata sosial yang berperan menentukan pengembangan seksualitas perempuan lebih
menimbulkan rasa malu, rasa takut, dan rasa menyalahkan diri. Desain layanan kesehatan
yang tidak friendly bagi santri muda bisa saja menjadi salah satu faktor penyebab santri tidak
memanfaatkan fasilitas ini, sehingga semakin menjauhkan santri dari pusat layanan kesehatan
yang secara fisik berada sangat dekat dengan santri.


                                                                                                 5
    Kritis Saat Masa Pubertas Tiba
                                                                                                  dak              lus
                                                                                          asa ti           ng sik
                                                                                  r nya r n sepanja diatasi.
    Menstruasi                                                             bena             ka               h
                                                                   wa se kita rasa pat muda di
                                                             h bah            g                a               i
          Sahabat TANASUL, inilah yang terjadi       Tah uka      gka n yan ernyata d kan situas lebih
                                                            enan           b ut t            f aat            ang
    pada tubuh kita, beberapa hari menjelang          meny uasi terse a meman k hal-hal y
                                                                               s
    menstruasi tak hanya fisik. Psikis pun ternyata      enstr ita pun bi               t unt
                                                                                               u
                                                       m                           ebu               eluh.           lah;
    juga mengalami gangguan. Payudara membesar Bah          kan k iklus ters dar meng ukan ada ng
                                                               ja ng s        as  eka            ita lak         tla h ya
    dan tulang rasanya seperti mau patah. Belum         sepan a daripad lu harus k t. Istiraha micu
    lagi emosi kita yang ikut-ikutan terganggu. Kita      be rgun      yan  g per fisik bera truasi me
                                                                Jadi, aktivitas                reme
                                                                                                      ns
    tiba-tiba menjadi pemarah, lebih sensitif serta                  dari               ala p                          atkan
                                                                                                                             ,
                                                                 Hin          ba  b gej psikis.                hang
    mudah tersinggung. Serta masih banyak hal-hal          ;
                                                                  cuk  up se sik dan                 ng meng mint.
    yang dirasakan selama menstruasi berlangsung.                          han fi            an ya           daun           uk
                                                                   kelela lah minum h dengan in B6 unt
    Entah itu sakit perut, bengkak pada perut                               m                 te              m
                                                                    Minu jahe atau E atau vita
    bagian bawah, kejang otot atau sakit kepala                ;             ti               in
                                                                     seper lah vitam               MS.              uk
    berkepanjangan.                                                    Min  um          gej ala P ditasi unt ik turun.
                                                                ;              d akan atau me                    n g na          h
          Hal itu disebabkan karena pada hari                           mere
                                                                                   n yog
                                                                                          a               da ya ulan adala
                                                                                                    si An          b
    pertama hingga kelima menstruasi, kadar                              L akuka ilkan emo u datang                        p  uan
                                                                   ;              tab              ata               perem         leh
    estrogen dan progesteron yang rendah memicu                           mens tau haid am tubuh ngaruhi o al
    kelenjar pituitary untuk melepas Follicle                               tru  asi a logis dal                  d ipe         la mh
                                                                    Mens han fisio                        a dan enting da
                                                                                                    erkal
    Stimulating Hormone (FSH), agar segera bekerja
                                                                     per  uba         i sec  ara b riode ini p
    untuk mematangkan sel telur berikutnya dan                                terjad oduksi. Pe
                                                                       yang           pr
    menyiapkan lapisan pelindung dalam rahim.                                   on re
                                                                        horm ksi.
                                                                                 du
                                                                         repro



    Mengenal Menorrhagia dan Amenorrhea




           Tidak sedikit perempuan yang bermasalah                   Penyebab dan pencegahan
    saat menstruasi. Mulai dari darah menstruasi yang                menorrhagia
    terlalu sedikit, menstruasi yang datang terlambat
    sampai nyeri perut yang luar biasa. Secara                       Penyebab
    klinis gangguan tersebut timbul karena siklus                          Menorrhagia disebabkan karena
    menstruasi melibatkan hormon penting dalam                       faktor-faktor berikut: 1) Ketidak seimbangan
    tubuh, yang sangat rentan mengalami masalah.                     hormon. Siklus haid yang normal terjadi karena
    Salah satu keluhan yang sering dialami perempuan                 keseimbangan hormon estrogen dan progesteron.
    adalah volume darah menstruasi berlebihan dan                    2) Uterine Fibroid: Keberadaan tumor jinak ini
    memakan waktu lebih lama dibanding menstruasi                    bisa menyebabkan perdarahan menstruasi yng
    pada umumnya perempuan. Dalam istilah medis,                     cukup berat dan lama. 3) Polip: Polip di rahim
    kondisi ini disebut menorrhagia. Dan ada pula                    juga bisa menjadi penyebabnya. Biasanya,
    perempuan yang mengalami menstruasi sangat                       terjadi pada perempuan di usia reproduksi. 4)
    sedikit bahkan tidak keluar darah saat menstruasi,               Kista Ovarium: Kista indung telur atau ovarium
    kondisi ini disebut amenorrhea.                                  terkadang bisa menyebabkan darah menstruasi


6
berlebihan. 5) Adenomyosis:
Adenomyosis adalah gangguan
                                      Pencegahan
yang terjadi di dinding rahim yang          Saat kita menyadari gangguan menstruasi berupa
menyebabkan perdarahan serta          volume darah yang berlebihan setiap bulan, saat itulah
nyeri yang hebat saat menstruasi.     waktu yang tepat untuk memeriksakan diri ke dokter.
6) Penggunaan IUD/AKDR:               Terutama bagi mereka yang sudah berusia 18 tahun
Pemakaian alat kontrasepsi dalam      ke atas atau perempuan yang telah memasuki masa
rahim, (AKDR) terkadang menjadi       menopause. Dokter biasanya akan melakukan serangkaian
penyebab volume darah menstruasi      pemeriksaan, seperti pemeriksaan darah,tes pap smear,
berlebihan. 7) Kanker: Kanker         biopsy rahim, pemeriksaan USG, histeroskoi, serta
rahim, mulut rahim, dan indung        pemeriksaan lain.
telur juga merupakan penyebab               Setelah didapatkan diagnosa adanya menorrhagia
darah menstruasi yang berlebihan.     serta penyebabnya, barulah dokter melakukan
8) Pemakaian obat tertentu: Obat-     penanganan selanjutnya. Untuk perawatan sendiri di
obatan, terutama yang digunakan       rumah, kita yang mengalami gangguan ini sebaiknya lebih
untuk mencegah pembekuan              banyak beristirahat. Juga hindari aspirin karena obat
darah serta obat antiradang, dapat    tersebut justru malah memperparah keadaan yang ada.
menjadi penyebab menstruasi yang      Jangan lupa pula untuk mengganti pembalut secara teratur
berlebihan.                           paling sedikit hingga delapan jam sekali.


Amenorrhea adalah gangguan dalam sistem reproduksi wanita, sehingga
membuatnya tidak mengalami menstruasi secara rutin setiap bulannya.


Penyebab
      Amenorrhea disebabkan
karena beberapa faktor berikut:
Penurunan berat badan secara
drastis; obesitas yang ekstrim;
penyakit kronis yang diderita
dalam jangka waktu yang lama;
abnormalitas organ genital wanita
(tidak adanya uterus, vagina,
septum vagina, stenosis servikal,    Pencegahan
dan selaput dara yang terlalu
tebal); tubuh mengalami kelainan     1.   Jika amenorrhea terjadi karena penyakit bawaan
seperti hipoglikemia (kadar gula          seperti sindrom turner dan sindrom sawyer atau
darah secara abnormal rendah);            karena abnormalitas organ genital, maka penyakit
wanita yang pernah mengalami              ini tidak dapat dicegah
kelainan penyakit polikistik         2.   Menjaga keseimbangan berat badan agar tidak
ovarium mempunyai resiko tinggi           terlalu gemuk (obesitas) atau terlalu kurus
terhadap penyakit amenorrhea;        3.   Melakukan pola hidup yang sehat baik cara
adanya penyakit akibat kelainan           mengonsumsi makanan yang sehat, melakukan
kromosom seeprti Sindrom Turner           olahraga secara teratur, dan hidup dengan bahagia.
atau Sindrom Sawyer; kadar           4.   Jauhi penyebab stress.
hormone proklaktin di dalam tubuh
cukup tinggi (hiperprolaktinemia);
kehamilan; stress; dan karena                                            (Artikel di atas diambil
ketidakseimbangan mekanisme                               dari berbagai sumber tentang Kespro)
sistem hormon reproduksi wanita.



                                                                                                    7
    Ponpes Al-’Aisyah Kempek Cirebon:

    Menjunjung Amanah
    Mengharap Karomah

                           K
                                    ali ini kami (Reporter TANASUL) berkunjung ke
                                    Pondok Pesantren (Ponpes) Al-’Aisyah Kempek
                                    Cirebon. Suasana lengang di tengah siang mendung
                           menyambut kedatangan kami untuk kali pertama di Ponpes
                           Al-Aisyah. Sesekali hanya ada santri yang melintas di
                           sekitar pintu masuk depan komplek Pesantren Al-’Aisyah.
                           Ya, Rabu (22/12) siang itu cuaca tidak secerah biasanya.
                                  Tidak lama kemudian salah saorang santri puteri
                           menyambut kami dan mengantarkan menemui Nyai Hj
                           Afwah Mumtazah—akrab disapa Yu Afwah—, pengasuh
                           Ponpes Al-’Aisyah Kempek. Yu Afwah adalah isteri KH.
                           Muhammad Nawawi—disapa Kang Nawawi—putera
                           dari Almaghfurlah KH. Umar. Selain bersama suaminya
                           mengasuh Ponpes Al-’Aisyah, perempuan khafidhoh yang
                           kini tengah menyelesaikan studi S2-nya di IAIN Syeikh Nur
                           Jati, ini juga aktif mengajar sebagai dosen di Institut Studi
                           Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

                           Awalnya Khusus Santri Putera
                                  “Awalnya Pondok Pesantren Kempek hanya ada
                           pondok putera,” ungkap Yu Afwah mengawali obrolan
                           kami. “Dulu, setelah beberapa tahun Bapak Kiai Yusuf
                           mesantren di Krapyak Jogjakarta dan dinikahkan dengan
                           puteri KH. Munawir, Kiai Ponpes Krapyak Jogjakarta yang
                           bernama Nyai Hindun,” paparnya perlahan.
                                  Lalu, lanjutnya, sepulang dari Krapyak dengan
                           membawa sang istri kemudian mendirikan pondok di
                           Kempek sekitar tahun 1950-an. Setelah Kiai Yusuf wafat,
                           Nyai Hindun tidak diperkenankan untuk kembali ke Krapyak
                           tempat asalnya, tetapi dinikahkan dengan adik Kiai Yusuf,
                           yaitu Kiai Umar.
                                  “Istilah Cirebonnya adalah ‘turun ranjang’. Karena
                           sebelumnya Bapak Kiai Umar sudah meminang Ibu Nyai
                           Aisyah puteri dari Bapak Kiai Syatori Arjawinangun, maka
                           Bapak Kiai Umar menikahi Ibu Nyai Aisyah.”
                                  Nama Ponpes Al-’Aisyah sendiri diambil dari nama
                           isteri Kiai Umar. Selain karena banyaknya permintaan dari
                           masyarakat setempat, nama Al-’Aisyah juga menjadi alasan
                           untuk diadakannya Ponpes puteri. Ya, di awal berdirinya,
                           Ponpes ini hanya mengkhususkan santri putera saja.
                                  “Dari sinilah awal mula pondok pesantren Al-’Aisyah


8
mulai berkembang. Sampai estafet yang ke dua         keterampilan-keterampilan sebagai bekal ketika
dari tahun 1994 yaitu Bapak KH. Muhammad             santri keluar dari pondok.
Nawawi, akhirnya pondok pesantren ini semakin              “Semua itu terwujud, alhamdulillah, seperti
maju hingga sekarang,” jelas Yu Afwah.               ada barokah dan karomah tersendiri dari Kiai
      Kini Ponpes Al-’Aisyah memiliki 400 santri     mungkin. Walaupun kami tidak mempunyai
puteri yang diasuh oleh Yu Afwa sejak tahun 1994     banyak dana untuk membeli peralatan
dan 500 santri putera yang diasuh oleh kang          keterampilan, tetapi ada saja alumni yang mau
Nawawi.                                              menyumbangkan rizkinya untuk keperluan itu”.
                                                           Sampai sekarang Ponpes Al-’Aisyah sudah
Mencetak Santri Terampil                             memiliki beberapa komputer dan beberapa mesin
       Seiring perkembangan zaman, Ponpes Al-        jahit sebagai fasilitas keterampilan para santri.
’Aisyah pun terus melakukan terobosan-terobosan      Ponpes Al-’Aisyah juga memiliki 4 kelas takhasus
baru. Kendati demikian tidak menghilangkan           yang standar tingkatan kelasnya dilihat dari
tradisi kepesantrenan dan ciri khas Al-’Aisyah       tingkatan mengajinya. Sejumlah fasilitas tersebut
yang telah banyak menyetak para Hafidz dan           diakui salah seorang santri puteri, Ainun (16
Hafidzoh. Bukan hanya itu PP Al-’Aisyah juga turut   Tahun), sangat menguntungkan santri.
memberikan biaya pesantren gratis bagi para                “Jika melihat dari tingkatan ngaji kitab-
santri yang tidak mampu dan yang memang benar-       kitab, untuk kelas 1 kitab fiqihnya Sulamun Najah,
benar ingin belajar Ilmu agama.                      kelas 2 kitabnya Sulamun Taufiq, kelas 3 kitabnya
       Menurut Yu Afwa, pemberian biaya gratis       Riyadul Badi’ah, kelas 4 kitabnya Fathul Qorib.
tersebut sebagai bentuk ta’dhim dan menjalankan      Sedangkan pembelajaran Bahasa Arab diberikan
amanah KH. Umar sebelum wafatnya. “Pesantren         kepada kelas 1 dan 2 saja.”
tidak boleh membebani para santri dan kalau bisa
pesantren yang membantu santri”. Itulah yang         Memahami Kespro dari Curhat dan Buku
dimaksud dengan amanah KH. Umar.                            Bagi santri Al-’Aisyah, menyoal kesehatan
       “Saya ingin membesarkan dan                   reproduksi (Kespro) dalam forum ngaji kitab
mengembangkan Ponpes Al-’Aisyah,” ungkapnya          kuning maupun sekadar Curhat (curahan hati)
yang terus berupaya mewujudkan mimpinya              kini sudah menjadi hal biasa. Hal tersebut terlihat
tersebut. Salah satu upaya yang dilakukannya         dari obrolan mereka ketika kami menyinggung
adalah dengan melakukan study banding ke             soal Kespro-nya. Karena selain bertanya langsung
berbagai Ponpes di Jawa Timur, seperti Ponpes        kepada ustadzah, mereka juga tak jarang
Lirboyo dan Ponpes Krapyak Jogjakarta.               menceritakan persoalan pribadinya seperti
       Sejak awal tahun 2000, Al-’Aisyah juga        masalah Kespro-nya kepada Yu Afwa.
menerapkan metode pembelajaran Active                       “Saya sering memberikan pengarahan dan
Learning. Sehingga dalam mengikuti program-          menanyakan langsung kepada santri soal Kespro-
program di Ponpes, santri bukan hanya                nya mulai dari hal-hal yang selama ini dianggap
mempelajari ilmu agama atau hafalan al-Qur’an        sepele, seperti mengganti pembalut, menjaga dan
saja tetapi mereka juga memiliki life skills.        merawat alat reproduksinya. Terutama ketika mer-
       “Kini dalam metode pembelajaran, kami         eka Curhat masalah pribadinya,” tukas Yu Afwa.
terus mengembangkan metode pembelajaran                     Selain itu, lanjutnya, santri juga
santri aktif, di mana santri aktif untuk berdialog   diperkenalkan soal Kespro melalui buku-buku yang
dan berdiskusi sehingga tidak monoton, namun         tersedia di perpustakaan Ponpes Al-’Aisyah.
ada take and give antara santri dan ustadzah,”              Hal yang sama diungkap santri puteri Al-
jelasnya.                                            ’Aisyah, Mau’idhoh (15 Tahun). Baginya, belajar
       Metode tersebut diakuinya cukup memberi       tentang Kespro sudah menjadi kebutuhan,
dampak yang signifikan di mana santri berani         terutama setelah mengikuti pelatihan Kespro yang
tampil di depan public dan menumbuhkan sikap         digelar Fahmina-institute Cirebon beberapa bulan
kritis santri.                                       lalu.
       Baginya, menjunjung amanah sesepuh                   “Sekarang belajar Kespro tidak terlalu
Ponpes bukan berarti hanya meneruskan apa            sulit, apalagi sumber-sumber bacaan tentang
yang sudah ada, tetapi juga mengembangkan            Kespro juga tersedia di perpustakaan pesantren.
pembelajaran para santri dengan menanamkan           Koleksinya cukup lengkap tentang bacaan Kespro,”
kemandirian. Di antaranya dengan memberikan          ujarnya. (Reporter: Masyithoh/Asih)


                                                                                                           9
                                    Hak Kespro,
                                  Hak Asasi Kita
                                                                                        Masyithoh adalah mahasiswi
                                                         Oleh : Masyithoh Anwar*        Institute Studi Islam Fahmina
                                                                                       (ISIF) Cirebon. Perempuan asal

              Pemerintah bertugas menggerakan peran serta                                Indramayu, ini juga menjadi
                                                                                        salah satu penulis dalam buku
           masyarakat dalam penyelenggaraan dan pembiayaan                             Kespro bersama tim penulis dari
                                                                                       forum diskusi Bayt al-Hikmah.
         kesehatan, dengan memperhatikan fungsi sosial sehingga
            pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang kurang
                         mampu tetap terjamin.




 B
         eberapa waktu lalu, ada seorang ibu muda          tanpa terkecuali. Di tingkat nasional ada ketentuan
         hendak melahirkan. Bersama sang suami,            yang mengatur tentang kesehatan, yaitu Undang-
         ia tak henti merintih di atas becak saat          undang No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.
 menuju rumah sakit (RS). Sayangnya sesampai di RS               Tentu saja kasus di atas sangat tidak sesuai
 bukannya mendapat perawatan, namun dipertan-              dengan ketentuan Undang-undang No. 36 tahun
 yakan uang muka (DP). Dengan jumlah cukup besar,          2009 bab III pasal 5. Pasal tersebut menyatakan,
 jelas sang suami tidak sanggup membayar saat itu          “Setiap orang mempunyai hak yang sama dalam
 juga. Alhasil mereka kembali lagi ke rumah dan me-        memperoleh akses atas sumber daya di bidang
 minta bantuan dukun bayi terdekat.                        kesehatan”.
       Penggalan kisah di atas adalah nyata, satu dari
 sekian rakyat yang tidak mendapat pelayanan kese-         Aspek Penunjang Kesehatan
 hatan. Lebih-lebih kesehatan reproduksi (Kespro),               Selama ini meningkatnya kesehatan lebih
 yang jelas-jelas bagian dari hak atas kesehatan uni-      diidentikkan dengan adanya pembangunan rumah
 versal. Kespro adalah hak asasi setiap individu.          sakit yang megah. Memang sarana ini mendukung
                                                           akses kesehatan, namun hak atas kesehatan yang
 Saatnya Bicara Hak Kespro                                 sebenarnya mencakup berbagai faktor yang dapat
        Manusia tidak bisa terlepas dari hak asasinya.     mendukung tercapainya tujuan kesehatan. Komisi
 Hak asasi manusia (HAM) meliputi hak hidup, hak           Hak-hak Ekonomi, Sosial dan Budaya, badan yang
 berkeluarga, hak keadilan, hak berkomunikasi, hak         bertanggung jawab untuk memantau Kovenan
 keamanan, hak kemerdekaan, hak untuk hidup se-            Internasional, mengidentifikasi “determinan
 jahtera dan lain sebagainya. Semuanya itu melekat         kesehatan yang pokok”.
 pada diri individual manusia, secara kodrati dan                Determinan itu di antaranya mencakup: per-
 abadi sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.               tama, sanitasi dan air minum yang aman. Kedua,
        Di Indonesia ketentuan HAM terdapat dalam          pangan dan gizi yang mencukupi. Ketiga, kondisi
 Konstitusi UUD 1945 Tap. No. XVII/MPR/1998                lingkungan dan pekerjaan yang sehat. Kelima,
 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan UU No. 39             informasi kesehatan yang terjangkau. Keenam,
 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. HAM yang            kesetaraan jender. Semua aspek tersebut sangat
 kita kenal sekarang berasal dari sejarah panjang          menunjang tercapainya kehidupan yang sehat.
 kemanusiaan, yang muaranya pada Universal                       Sedangkan kesehatan reproduksi adalah
 Declaration of Human Rights, yang ditandatangani          kondisi dan keadaan fisik, mental, dan sosial yang
 PBB pada 10 Desember 1948.                                utuh dan sejahtera. Keadaan itu bukan berarti
        Ketika berbicara tentang hak, tentu terdapat       tidak mempunyai penyakit atau cacat dengan
 suatu kewajiban. Hak setiap warga adalah                  sistem reproduksi dan fungsi-fungsi serta proses-
 kewajiban bagi negara. Negara mempunyai                   prosesnya. Dalam kaitannya dengan hak, kesehatan
 kewajiban untuk melindungi ( to protect),                 reproduksi juga terdapat ruang kesehatan seksual
 menghargai ( to respect) dan memenuhinya (to              dan reproduksi, bebas dari paksaan, diskriminasi
 fulfil). Setiap negara memiliki kewajiban utama           dan kekerasan. Jika sehat adalah hak, maka
 memberikan kebijakan atas kesehatan setiap warga          kesehatan reproduksi adalah hak asasi kita.[]


10
                                                                Bi l lahi K aitsra ‘A isyi
                                   adalah Guru Madrasah Tahsinul Akhlaq Salafiyah (MTAS)
                     di Pondok pesantren Kebon Jambu al-Islamy Babakan Ciwaringin Cirebon.




Ta’lim al-Muta’allim Thariq at-Ta’allum;

                        Ilmu tanpa Bedakan
                           Jenis Kelamin
      Salah satu kitab klasik yang masih dibaca               kitab yang sistematis. Secara umum isi dari kitab
(baca: dikaji) hingga kini di pesantren-pesantren             tersebut bermuara pada moral religius, di mana
tradisional di Indonesia adalah Ta’lim Muta’allim.            etika dan nilai-nilai religius menjadi syarat juga
Pada tingkatan tertentu, kitab ini menjadi bacaan             metode berhasilnya suatu proses belajar. Metode
wajib para santri. Kitab tersebut adalah salah satu           yang ditawarkan dibagi menjadi 13 fashal yaitu;
karya klasik di bidang pendidikan, sebuah karya               Hakikat dan keutamaan ilmu. Niat saat belajar.
genial dan monumental az-Zarnuji. Ia merupakan                Memilih ilmu, guru, teman dan kemantapan atas
seorang ulama abad pertengahan bermadzhab                     pilihannya. Memuliakan ilmu dan ahlinya (ulama).
Hanafi, yang mana subur tersebar di daerah                    Sungguh-sungguh, kontinuitas dan penuh antu-
Turkistan, Afghanistan, Pakistan dan lain-lain.               sias. Permulaan dan ukuran belajar. Tawakal. Saat
      Tak heran bila az-Zarnuji mengandalkan ra’y             yang baik untuk belajar. Kasih sayang dan nasihat.
(pikir) dan qiyas (analogi) dalam berargumen,                 Dapat mengambil pelajaran. Wara’ di waktu bela-
termasuk analisis dan kritik pendidikan yang                  jar. Hal-hal yang menyebabkan memudahkan hafal
dilakukannya. Oleh sebab itu, ia pun disebut                  dan lupa. Dan Hal-hal yang menyebabkan bertam-
filosof muslim yang tidak diketahui nama dan                  bah dan berkurangnya rejeki dan umur.
masa hidupnya, kecuali hanya perkiraan. Di antara                   Az-Zarnuji menawarkan metodenya pada
nama yang ada adalah Burhan al-Islam az-Zarnuji,              para pencari ilmu dengan tanpa membedakan
ada pula yang menyebutnya Burhanuddin az-                     jenis kelamin biologis. Ia tidak mengkhususkan
Zarnuji, yang lebih dikenal dengan az-Zarnuji                 bagi laki-laki atau perempuan, meski banyak
sesuai dengan daerah asalnya, Zaradj.                         menggunakan lafadz mudzakar itu hanya
      Az-Zarnuji mencoba menawarkan solusi                    kebutuhan gramatikal Arab. Seperti dalam fashal
bagaimana menciptakan metode pendidikan, yang                 tentang memilih guru, ia mengatakan “hendaklah
tidak hanya berhenti pada keduniawian melainkan               berguru pada yang lebih ‘alim (professional)”. Dari
berorientasi pada akhirat. Ta’lim Muta’allim                  sana bisa dimaknai bahwa untuk menjadi guru
lahir dari proses kegelisahan az-Zarnuji melihat              tidak dilihat dari jenis kelamin biologis melainkan
fenomena yang terjadi masa itu. Di mana para                  dari profesionalitas dan kapabilitas seseorang.
pelajar hanya mendapatkan banyak ilmu, tapi                   Dengan demikian para pelajar (santri) laki-laki
tidak memperoleh kemanfaatan dan buah dari                    belajar kepada ustadzah atau nyai tidaklah
ilmu yaitu pengamalan dan penyebarannya. Ilmu                 menjadi problem, meski hal ini belum banyak
yang mereka peroleh hanya berhenti pada tataran               terjadi di lingkungan pesantren.
pengetahuan tidak sampai pada aplikasi, terlebih                    Dari sekian banyak fashal yang terangkum
ketika mereka harus berinteraksi dan berbaur                  dalam kitab tersebut pendekatan yang digunakan
bersama masyarakat. Menurutnya hal itu terjadi                az-Zarnuji dalam penulisan kitabnya yaitu metode
karena kesalahan yang dilakukan oleh pencari ilmu             etik dan metode strategi. Selain itu az-Zarnuji pun
serta syarat yang tidak dipenuhi oleh mereka.                 banyak mengutip al-Qur’an, hadits serta gubahan
      Dari permenungannya lahirlah sebuah                     syair-syair untuk menguatkan karyanya sehingga
metode belajar yang tertuang dalam sebuah kitab               pembaca tidak merasa jenuh meski membacanya
bernama Ta’lim Al-Muta’allim Thariq At-Ta’allum               berulang-ulang. Sebuah tawaran metode yang
atau bisa kita sebut “Learning How to Learn”.                 masih relevan bila dibaca secara kontekstual,
      Meski klasik Ta’lim Al-Muta’allim termasuk              bukan?[]


                                                                                                                11
         Puisi karya Paus Amorfati
                                       Perempuan Cemara
                                       Seperti pucuk cemara yang tak pernah lelah
                                       setiap subuh memunguti embun yang tumpah
                                       dari rahim ufuk. Lalu, di siang hari dengan sukarela
                                       memberikannya pada cahaya matahari yang kelelahan
                                       meladeni ulah pengisi bumi
                                       Aku tak akan berkedip menatap matahari, juga gelap
                                       sebelum jiwaku berkeringat malaikat
                                       sebelum aku berpijak di puncak tursina
                                       lalu melangkah dari kawah ke kawah di setiap benua
                                       Kubangunkan matahari menjelang malam
                                       lalu, kusuguhkan secangkir minuman
                                       ramuan para ruh di lembah sorga
                                       agar ia tak pernah redup menemani jiwa


         Perempuan
         “Pernahkah kau berkaca pada kurus ranting
         dihinggapi merpati, atau pada lekuk tubuh senja
         yang letih dibebani cahaya dan angin buatan,” katamu
         “Seperti engkau pernah berkata, tanyakan padaku
         tentang laki laki karena kau telah mempelajarinya sejak kecil.”
         “Maka,” lanjutmu
         “Tanyakan pula padaku tentang perempuan, bukankah
         sungai-sungai damai di pelukan bunda samudera!”
         Dan aku menyelami telaga yang menggantung
         di ujung jentik bulu matamu.




     *) Paus Amorfati adalah alumni pelatihan kesehatan reproduksi (Kespro) II.




12
       Puisi karya Ridwan Priyanto
                                 Senyummu
                                 Kau tak pernah tau
                                 bagaimana saat kujaga namamu dalam hati ini
                                 Kuhembuskan nafas do’a,
                                 kuuraikan kata cinta
                                 Untukmu kulakukan apapun itu
                                 Untukmu kupersembahkan semuanya
                                 Begitu indah kurasakan dalam hati
                                 Bukan tanpa sebab,
                                 karena kaulah alasan
                                 di mana kuukir sebuah nama
                                 tuk sebuah cerita
                                 Yang kuinginkan dalam setiap waktu,
                                 kau tersenyum selalu tuk meraih mimpi itu
                                 Sesulit kadang kujadikan apapun yang kau inginkan
                                 Berharap sangat kau mampu terlelap dalam hati terdalamku.

 Harapku
 Terjatuh sudah air mata ke dunia permai
 meresap perlahan pada hati terdalam kini
 dengan jelas kusaksikan cinta itu
 dan kurasakan oleh tangan yang terbatas ini
 usai kini perjalanan cerita yang indah kurasa
 bertahta perih terbalut risau
 terbelenggu takut tuk menatap langkah di depan
 akan kurindukan di hari nanti tawa mu
 yang mampu mengubah arah kehidupanku ini
 tau kah kamu...
 betapa ingin kuhapus segala perihmu
 dan kuusap air mata itu hingga kau lelap di atas mimpiku.



*) Ridwan Priyanto adalah alumni pelatihan Kespro II,
saat ini masih nyantri di salah satu Ponpes di Kabupaten Cirebon




                                                                                             13
           Keputihan Menyebabkan Kanker?
 Assalamu’alaikum Wr. Wb.
      Salam bu dokter, saya sering mengalami keputihan yang bisa dibilang berlebihan. Saya
 khawatir apakah keputihan yang terus menerus itu dapat menyebabkan kanker? Sebelumnya
 terima kasih atas penjelasan Ibu.
 Wassalamu’alaikum Wr. Wb
                                                                                                           Alief
                                                                                                 di Kota Cirebon
 Jawaban:
 Assalamu’alaikum Wr. Wb. mbak Alif di Cirebon,             Jadi, apabila kita merasa mengalami keputihan, hal
       Terima kasih atas pertanyaannya. Yang paling         terbaik adalah pergi ke dokter (tidak perlu dokter
 penting adalah mengetahui dengan benar apakah              kandungan, dokter umum juga bisa) yang memiliki
 itu keputihan. Sering sekali perempuan mengira dia         fasilitas laboratorium sehingga kita bisa meminta
 mengalami keputihan (padahal sebenarnya tidak),            pemeriksaan dengan mikroskop untuk mengetahui
 kemudian melakukan pembersihan vagina yang                 dengan pasti penyebab infeksi dan mendapatkan
 berlebihan atau meminum obat tanpa resep dokter,           pengobatan yang tepat.
 yang justru lebih membahayakan. Hari-hari menjelang               Sehubungan dengan kanker, infeksi tertentu
 ovulasi (masa subur), leher rahim mengeluarkan lendir      memang bisa menyebabkan kanker saluran
 yang lebih banyak (bahkan pada beberapa wanita bisa        reproduksi. Yang sudah diketahui dengan baik adalah
 sangat banyak) dan berwarna putih susu kental yang         infeksi Human Papilloma Virus (HPV). HPV memiliki
 membuat sensasi basah dan lembab sehingga terasa           banyak tipe virus, sebagian besar di antaranya tidak
 sedikit tidak nyaman.                                      berbahaya jika menginfeksi manusia. Namun, sebagian
       Banyak sekali wanita yang mengira itu adalah         kecil virus bertipe risiko rendah dapat menyebabkan
 keputihan, padahal sebenarnya itu merupakan                kutil kelamin. Sebagian kecil lagi merupakan virus
 hal yang normal. Sebagian wanita mengira dirinya           HPV berisiko tinggi yang paparan kroniknya dapat
 mengalami keputihan ketika membaui noda lendir             menyebabkan kanker leher rahim (serviks).
 di celana dalamnya dan merasa baunya agak asam.                   Faktor-faktor yang meningkatkan risiko
 Perlu dicatat, lendir yang sehat pun berbau agak asam      seseorang untuk terkena kanker leher rahim adalah:
 dan khas namun baunya tidak tajam. Oleh karena             terinfeksi HPV secara kronik, merokok, kekebalan
 itu, penting untuk mengetahui yang normal sehingga         tubuh turun (misalnya pada seseorang yang terinfeksi
 kita akan tahu segera jika sesuatu yang tidak normal       HIV), kurang konsumsi sayur dan buah, merokok,
 terjadi pada tubuh kita. Bagaimana caranya? Yaitu          perempuan yang berhubungan seksual aktif sebelum
 dengan mengamati lendir vagina secara teratur.             umur 16 tahun, memiliki riwayat keluarga menderita
       Memang perempuan lebih rentan terkena                kanker leher rahim.
 infeksi alat reproduksi dibandingkan lelaki. Keputihan,           Gejala yang dihubungkan dengan kanker leher
 dalam bahasa medis bisa disebut infeksi vagina. Infeksi    rahim:
 vagina bisa disebabkan oleh bakteri, jamur, atau virus.    •      Cairan vagina yang tidak biasa dan berbau (bisa
 Beberapa infeksi penting menular melalui hubungan                 berupa bercak perdarahan selain darah haid).
 seksual. Kita bisa curiga adanya infeksi vagina jika       •      Perdarahan setelah hubungan seksual.
 terjadi, di antaranya: Perubahan warna, sifat, atau        •      Nyeri ketika berhubungan seksual.
 jumlah cairan vagina yang tidak normal; Rasa gatal,               Jika sudah mengalami gejala di atas, biasanya
 nyeri, ketidaknyamanan, atau adanya ruam pada              kanker-nya sudah sampai tahap lanjut. Karena kondisi
 vagina; Rasa terbakar ketika buang air kecil; Adanya       pra-kanker biasanya tidak bergejala apapun. Sehingga
 darah di luar hari haid; Cairan vagina berwarna            memang sangat disarankan agar setelah aktif secara
 kekuningan, kehijauan, atau keabu-abuan yang berbau        seksual (rutin berhubungan seksual), perempuan
 busuk; serta cairan vagina yang seperti keju cottage       rutin melakukan Pap smear. Gadis remaja juga bisa
 (seperti gumpalan susu yang terkena asam).                 mendapatkan vaksin HPV, namun harganya sampai
       Namun, ada juga infeksi vagina yang tidak            saat ini masih mahal (750 ribu hingga 1 juta sekali
 bergejala sama sekali. Infeksi yang sering terjadi pada    suntik). Selain itu, vaksinasi belum 100 % melindungi
 perempuan adalah: 1) vaginosis bakterial; 2) infeksi       dari kanker, sehingga strategi yang paling tepat
 ragi/jamur; 3) trikomoniasis. Diagnosis infeksi tersebut   memang menjalani Pap-smear secara teratur sesuai
 hanya bisa didapatkan dari pemeriksaan mikroskop.          anjuran dokter.[]


14
                                                Penghargaan Aktivis
                                                Muda dari Ashoka
                                                          disapa Asih—, ini mendapat penghargaan sebagai
                                                          komunitas yang telah membuka ruang berbagi dan
                                                          kontribusi pemuda di bidang Kespro.




S
                                                                Menurut Asih, isu yang ditawarkan di
       uasana Ball Room Museum Bank Mandiri               antaranya Human Right (Hak Asasi Manusia
       terlihat meriah, para kaum muda dari               (HAM)), Health (Kesehatan), Education
       berbagai negera Asia Tenggara berkumpul.           (Pendidikan), Environment (Lingkungan) dan
Di antaranya Indonesia, India, Thailand, China,           Economic Development (Pembangunan Ekonomi)
Singapura, dan Vietnam. Mereka hadir mengikuti                  “Dalam momen ini, semua menjadi fasilitator
acara scholarship dan penghargaan anak muda               dan saling berbagi pengalaman masing-masing
yang melakukan pembaruan dalam civil society              komunitas. Begitu pun dengan shcolarship yang
yang digelar YCM Ashoka Indonesia, pada Kamis             notabene diikuti oleh mahasiswa dan aktivis dari
(9-11/12), di Hotel Sanno dan Museum Bank                 berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM)
Mandiri Jakarta Utara.                                    se–Indonesia,” papar Asih yang mengaku bahagia
      Dari sekitar 100 aktivis, ada 10 aktivis dari       berada di tengah aktivis dari berbagai negara di
Indonesia yang mendapatkan penghargaan dan                Asia.
ikut dalam beasiswa scholarship Asian Youth-                    Apalagi, lanjut Asih, malam puncak
Preneurship Summit. Salah satunya aktivis yang            penerimaan penghargaan semakin seru dengan
mewakili komunitas forum diskusi Bayt al-Hikmah           penampilan berbagai atraksi seperti enggrang yang
Fahmina Cirebon.                                          dimainkan oleh Moksa Surabaya. Pentas budaya
      Bayt al-Hikmah adalah salah satu forum              dari komunitas jalanan Jakarta, tarian India oleh
diskusi yang diinisiasi Fahmina-institute Cirebon.        Kritika India, serta tarian khas Thailand oleh kaum
Salah satu isu perempuan yang menjadi fokus               muda Thailand. Acara puncak adalah penghargaan
utama komunitas ini adalah isu Kespro remaja.             dari Ashoka kepada aktivis yang diserahkan Mira
Forum yang diketuai oleh Turisih Widyowati—akrab          Kusumarini, Direktur Ashoka. (a5)




RAHiM ATAu KAndungAn:                                     vAginA ATAu LiAng KeMALuAn:
Tempat janin tumbuh dan berkembang. Setiap bulan,         Vagina bentuknya memanjang seperti tabung. Saat
rahim menyiapkan diri dengan melapisi dindingnya          berhubungan seks, penis masuk ke dalam vagina.
dengan lapisan khusus untuk menerima bayi. Kalau          Darah haid juga keluar lewat vagina, demikian juga
tidak jadi hamil, maka lapisan khusus itu runtuh          saat perempuan melahirkan.
berupa darah haid. Kalau perempuan hamil, lapisan
                                                          KLiToRiS:
khusus itu tidak diruntuhkan lagi, tetapi dipakai untuk
menghidupi janin sehingga perempuan tidak haid saat       Pusat saraf yang sangat sensitif; biasa disebut juga
hamil.                                                    klentit atau itil. Ini adalah area rangsangan saat
                                                          foreplay (pemanasan sebelum berhubungan seks).
SeRviKS ATAu MuLuT RAHiM:                                 Perempuan sangat menikmati sentuhan di bagian
Serviks memisahkan rahim dengan liang senggama.           klitorisnya. Walaupun tidak semua perempuan senang
Bermanfaat menjaga agar kotoran dan kuman tidak           dirangsang klitorisnya, organ ini memiliki peran
mudah masuk ke dalam rahim. Juga, ia bermanfaat           penting dalam menciptakan orgasme perempuan.
untuk menyangga kepala bayi saat perempuan hamil.         Klitoris berada di bagian atas di antara bibir kelamin.
Kalau perempuan terkena Infeksi Menular Seksual           Bentuknya seperti biji kacang. Klitoris mempunyai
(IMS), meskipun tidak tampak dari luar, infeksi           syaraf yang sangat banyak sehingga sangat peka
biasanya dapat diperiksa atau dilihat di mulut rahim.     terhadap rangsangan.[]


                                                                                                                15
Galery
                    “KENALI TUBUH TANPA HARUS MELUKAI”
                     Out Bound Kespro bersama Bayt Al-Hikmah fahmina-institute
                                  Majalengka, 26 Desember 2010




                   fahmina institute
                    Jl Suratno No. 37 Cirebon
       Jawa Barat Indonesia 45124 Telp./Fax. (0231) 203789
    website: www.fahmina.or.id, e-Mail: fahmina@fahmina.or.id

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:185
posted:5/18/2011
language:Indonesian
pages:16