Docstoc

Cara seting DNS dan Webserver

Document Sample
Cara seting DNS dan Webserver Powered By Docstoc
					                                    BAB I
                               PENDAHULUAN


1.1 LATAR BELAKANG
       Dalam beberapa tahun belakangan ini kita mungkin tidak merasa kalau
perkembangan teknologi dan komunikasi yang kian lama kian maju. Entah sadar
atau tidak sadar kita sudah menggunakan teknologi yang sudah meranjak lebih
jauh, terutama computer yang dewasa ini sangat cepat perkembangannya. Di
zaman ini apabila kita ingin maju kita di tuntut untuk dapat menguasai berbagai
macam teknologi yang banyak berkembang, terutama computer yang saat ini
banyak sekali digunakan di dunia industri maupun di dunia usaha.


       Perkembangan yang sangat cepat dalam teknologi komputer telah
memunculkan keperluan untuk dapat bertukar informasi secara cepat di
manapun kita berada. Hal ini lah yang kemudian menjadi latar belakang
bersatunya dunia komputer dengan dunia telekomunikasi. Implementasi penting
dalam konsep ini adalah Komunikasi Data dan Jaringan Komputer.


       Instansi Badan Kepegawaian Negara adalah Pegawai Negeri yang
berada di bawah pemerintah Republik Indonesia dan sebagian lagi berada di
bawah pemerintah Hindia Belanda.


1.2 Maksud Dan Tujuan


       Ada pun maksud dan tujuan atas diadakannya PSG ( Praktek Sistem
Ganda ) ini adalah salah satu dari persyaratan untuk ikut dalam ujian nasional
yang akan di adakan tahun 2009. Dan juga sebagai persyaratan dari Instanasi
Badan Kepegawaian Negara yang telah bersedia mengizinkan saya untuk dapat
melaksanakan PSG di perusahaan tersebut.


       Kami juga dituntut untuk dapat meng-implementasikan hasil pembelajaran
dari ilmu yang saya dapatkan di perusahaan tersebut. Dan saya setidaknya
dapat mengetahui bagaimana lingkungan di dunia usaha.




                                                                            1
1.3 Metode Penulisan
    Penyusunan laporan Kerja Praktek ini dilaksanakan dengan beberapa
metode dan format susunan yang terbagi ke dalam beberapa bab, yang terdiri
dari :
BAB I : Pendahuluan
          Berisi tentang beberapa hal umum tentang pelaksanaan Kerja Praktek di
         Instansi Badan Kepegawaian Negara, yang terdiri dari latar belakang
         pelaksanaan Kerja Praktek di Instansi Badan Kepegawaian Negara,
         maksud dan tujuan pelaksanaan Kerja Praktek, obyek pengamatan dalam
         pelaksanaan Kerja Praktek ini, metode pelaksanaan dan penulisan
         laporan,
         serta sistematika dalam menyusun laporan.


    1. BAB II : TEORI JARINGAN KOMPUTER
         Berisikan tentang penjelasan mengenai berbagai pengetahuan tentang
         jaringan komputer yang sering digunakan dalam pembuatan jaringan saat
         ini. Semua yang ada dalam BAB II meliputi pengertian komputer, jenis –
         jenis jaringan dan topologi atau arsitektur jaringan yang ada dalam dunia
         “Networking” komputer.


    2. BAB III : SERVER LINUX
         Berisikan    tentang   macam-macam       server,pengertian      server,web
         server,DNS    server,Linux   server   ,instalasi   sistem,instalasi   paket
         DNS,instalasi paket WEB Server
    3. BAB IV : MEMBANGUN DNS DAN WEB SERVER PADA LINUX
         REDHAT 9.0
         Berisikan tentang kelebihan dan kekurangan DNS dan WEB server pada
         linux REDHAT 9.0,langkah pembuatan DNS server,WEB server pada
         linux REDHAT 9.0,Penggunaan DNS dan WEB server pada linux
         REDHAT 9.0


    4. BAB V : KESIMPULAN dan SARAN
         Berisi tentang kesimpulan dari semua yang telah dipelajari dan
         dilaksanakan selama Kerja Praktek dan penulisan laporan. Serta berisi



                                                                                 2
        saran-saran untuk pelaksanaan Kerja Praktek dan tentang implementasi
        jaringan komputer ini di masa mendatang.


1.4 WAKTU dan TEMPAT
Pelaksanaan Kerja Praktek ini dilaksanan dalam kurun waktu dan tempat :
Waktu            : 8 Juni 2008 sampai dengan 30 Juni 2008
Tempat           : Instansi Badan Kepegawaian Negara di Jalan Letjend Sutoyo
                 no.12 Cililitan-Kramat Jati Jakarta Timur


PROFIL dan SEJARAH
INSTANSI Badan Kepegawaian Negara


1.5 Sejarah BKN
        Instansi Badan Kepegawaian Negara adalah Lembaga Pemerintah Pusat
    yang dibentuk untuk melaksanankan tugas pemerintahan tertentu dari
    Presiden.
        BKN berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada
    Presiden & dalam pelaksanaan tugas operasionalnya dikoordinasikan oleh
    Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara .

        BKN mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang
     manajemen kepegawaian negara sesuai denganketentuan peraturan
     perundang-undangan yang berlaku . BKN menyelengarakan fungsi sebagai
     berikut :


   1. Pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional dibidang kepegawaian &.
        Penyelengaraaan koordinasi identifikasi kebutuhan pendidikan dan
        pelatihan ,pengawasan dan pengendalian pemanfaatan pendidikan dan
        pelatihan sumber daya manusia Pegawai Negeri Sipil
   2. Penyekengaraan administrasi kepegawaian pejabat negara dan mantan
        pejabat negara
   3. Penyelegaraan administrasi dan sistem informasi kepegawaian dan
        mutasi antar propinsi & Penyelengaraan koordinasi penyusunan norma
        standar dan prosedur




                                                                          3
4. Penyelengaraan bimbingan teknis pelaksanaan peraturan perundang-
   undangan     dibidang      kepegawaian      kepada     instansi    pemerintah      &
   Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas BKN
5. Pelancaran     kegiatan      instansi     pemerintah     dibidnag        administrasi
   kepegawaian .
6. Penyelengaraan pembianaan dan pelayanan administrasi umum dibidang
   perencanaan     umum        ketatausahaan     organisasi    dan     tata     laksana
   kepegawaian keuangan kearsipan persandian perlengkapan dan rumah
   tangga .
7. Penyusunan rencana nasional secara makro dibidangnya & . Perumusan
   kebijakan dibidangnnya untuk mendukung pembangunan secara makro .
8. Penetapan sistem informasi dibidangnnya
9. Pelaksanaan mutasi kepegawaian antar propinsi & Perumusan dan
   pelaksanaan kebijakan tertentu dibidang kepegawaian
10. Penyusunan norma standar dan prosedur kepegawaian negara dan
   pengendaliannya & Penyusunan program kepegawaian secara nasional
   sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan pemerintah .
11. Penyelengaraan administrasi mutasi kepegawaian antar propinsi serta
   perumusan standar dan prosedur mengeani perencaan pengangkatan
   pemindahan      pemberhentian         penetapan      pensiun      gaji     tunjangan
   kejsejahteraan hak dan kewajiban serta kedudukan hukum PNS
12. Penyelengaraan        administrasi     kepegawaian     secara      nasional     dan
   perencanaan kebijakan dan pemantaun pemanfaatan pendidikan dan
   pelatihan struktural
13. Pengawasan     dan       pengendalian      norma      standar    dan       prosedur
   kepegawaian




                                                                                     4
Sejarah Singkat BKN
KANTOR URUSAN PEGAWAI
       Dari situasi pada saat itu sebagaimana digambarkan di atas, sebagian
Pegawai Negeri yang berada di bawah pemerintah Republik Indonesia dan
sebagian lagi berada di bawah pemerintah Hindia Belanda. Keadaan seperti itu
menyebabkan pembinaannyapun dilakukan oleh dua lembaga, yaitu :
       Kantor Urusan Pegawai Negeri yang dibentuk dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 11 Tahun 1948 tanggal 30 Mei 1948, berkedudukan di
ibukota pemerintahan di Yogyakarta dan dipimpin oleh seorang Kepala yaitu
Raden Pandji Soeroso. Pada tahun yang sama Pemerintah juga menetapkan
pembentukan perwakilan KUP untuk wilayah Indonesia bagian timur yang
berkedudukan di Makasar. Dalam perkembangan selanjutnya, Kantor Urusan
Pegawai (KUP) inilah yang menjadi cikal bakal BAKN, sehingga tanggal 30 Mei
1948 ditetapkan sebagai tanggal lahirnya BAKN.
       Dienst voor Algemene Personele (DAPZ) yang lebih dikenal dengan
DUUP (Djawatan Umum Urusan Pegawai) yang dibentuk dengan Keputusan
Gubernur Jenderar Hindia Belanda Nomor 13 tanggal 9 Juni 1948, dikepalai oleh
Mr. J.W. Van Hoogstraken dan berkedudukan di Jakarta.
       Tugas pokok KUP adalah mengurus            segala   sesuatu mengenai
kedudukan dan gaji Pegawai Negeri serta mengawasi supaya peraturan-
peraturan itu dijalankan dengan tepat. KUP dipimpin oleh seorang Kepala yang
diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Perdana Menteri dan
langsung berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Perdana Menteri
       Kebijakan pemerintah yang dipandang cukup penting pada masa itu
adalah dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1948 tentang
Peraturan Gaji Pegawai yang dikenal dengaqn nama PGP-48. Dalam peraturan
pemerintah ini, gaji permulaan golongan terendah adalah Rp. 45,- sebulan. Gaji
pokok seorang pegawai dengan isteri dan seorang anak tidak akan kurang dari
Rp. 65,- sebulan. Azas-azas peraturan penghargaan pengalaman bekerja mulai
berlaku pada PGP-48 ini. Ijazah sekolah tidak mempunyai arti penting tetapi
hanya sebagai ukuran derajat atau kepandaian. Untuk menentukan kedudukan
pegawai selanjutnya salah satu syarat adalah kecakapannya. Sistem penggajian
yang dianut dalam PGP-48 adalah sistem horizontal dan masa kerja yang




                                                                           5
berhubungan dengan gaji lama dihitung serta untuk kenaikan gaji berikutnya
dalam pangkat baru.
       Peraturan Gaji pegawai kemudian diatur kembali dengan PGPN-1955
yang berlaku mulai tahun 1955. Dalam PGPN-1955 dikenal sembilan golongan
dan 31 ruang gaji. Selain gaji pokok, untuk kesejahteraan pegawai juga diberikan
tunjangan-tunjangan yaitu tunjangan keluarga, tunjangan anak, tunjangan
kemahalan setempat, kemahalan umum, kemahalan daerah, tunjangan tangung
jawab keuangan, perwakilan, ujian dinas, tunjangan jabatan dan uang pengganti,
serta tunjangan bahaya.
       Sejak pembubaran RIS dan pembentukan Negara Kesatuan Republik
Indonesia tanggal 15 Agustus 1950, pemerintah memandang perlu untuk
memusatkan urusan kepegawaian yang sebelumnya diselenggarakan oleh KUP
di Yogyakarta dan DUUP di Jakarta. Untuk maksud tersebut ditetapkanlah
Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 tanggal 15 Desember 1950.
Dengan Peraturan Pemerintah tersebut, KUP di Yogyakarta dan DUUP di
Jakarta digabungkan menjadi satu.
       Meskipun KUP berkedudukan di Jakarta, dalam pelaksanaan tugasnya
masih ada unit kerja yang berkedudukan di daerah, yaitu Bagian Tata Usaha
Kepegawaian (Biro TUK) di Yogyakarta dan Bagian Pensiun dan Tunjangan (Biro
P&T) di Bandung.


LAHIRNYA BKN
       Sesuai dengan perkembangan, dimana peran aparatur pemerintah
semakin dirasakan, pemerintah menganggap perlu menetapkan kembali
kedudukan, fungsi, tugas, dan organisasi KUP. Pandangan ini sebagaimana
diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 beserta peraturan
pelaksanaannya yang dimaksud dalam Keputusan Perdana Menteri RI Nomor
30/PM/1951 tanggal 7 April 1951.
       Untuk maksud tersebut, maka KUP yang merupakan institusi yang
bertugas   melakukan      pembinaan   kepegawaian    diubah    menjadi   Badan
Administrasi Kepegawaian Negara (BAKN) dengan Peraturan Pemerintah Nomor
32 Tahun 1972. Penetapan Peraturan Pemerintah ini adalah juga sebagai
pelaksanaan dari Undang-undang Nomor 18 Tahun 1961.




                                                                             6
        Dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1972, maka kedudukan,
fungsi, tugas, susunan dan tata kerja institusi yang mengelola kepegawaian,
semakin dikembangkan.
        Berdasarkan Peraturan Pemerintah tersebut, BAKN ditetapkan sebagai
sebuah lembaga pemerintah non departemen yang berkedudukan langsung
dibawah dan bertanggung jawab kepada Presiden, mempunyai fungsi untuk
menyempurnakan, memelihara dan mengembangkan administrasi negara di
bidang kepegawaian sehingga tercapai kelancaran jalannya pemerintahan.
Untuk dapat menyelenggarakan fungsinya, BAKN mempunyai tugas sebagai
berikut :
a.Merencanakan pembinaan kepegawaian sesuai dengan kebijaksanaan
  Presiden;
b.Merencanakan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian;
c.Menyelenggarakan tata usaha kepegawaian dan tata usaha pensiun;
d.Menyelenggarakan pengawasan, koordinasi dan bimbingan terhadap
 pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian dan
pensiun pada departemen-departemen dan lembaga-lembaga negara
 atau Lembaga-lembaga Pemerintah Nondepartemen.
Sedangkan susunan organisasi BAKN, terdiri dari :
a.Kepala;
b.Sekretariat;
c.Biro-biro;
d.Staf Ahli.


        BAKN dipimpin oleh seorang Kepala yang dalam melaksanakan tugasnya
bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Sekretariat BAKN merupakan
unsur pembantu pimpinan dan mempunyai tugas untuk menyelenggarakan
administrasi umum meliputi :
1.tata usaha kantor dan urusan dalam;
2.tata kepegawaian (personalia);
3.tata peralatan; dan
4.tata keuangan




                                                                         7
       Sekretariat BKN terdiri dari bagian-bagian sebanyak-banyaknya 5(lima)
bagian, dan bagian-bagian terdiri dari sub-sub bagian, masing-masing sebanyak-
banyaknya 5(lima) Sub Bagian.
Biro-biro merupakan unsur pelaksana yang terdiri dari :
1.Biro Perencanaan;
2.Biro Kepegawaian Umum;
3.Biro Kepangkatan dan Penggajian;
4.Biro Tata Usaha Kepegawaian;
5.Biro Pensiun dan Tunjangan;
6.Biro pengawasan.


       Tiap-tiap   Biro   terdiri   atas   bagian-bagian,   masing-masing   bagian
sebanyak-banyaknya 5(lima) bagian dan bagian-bagian terdiri atas sub-sub
bagian, masing-masing sebanyak-banyaknya 5 (lima) sub bagian. Anggaran
Belanja BAKN menurut Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1972 ini
dibebankan kepada Anggaran Belanja Sekretariat Negara/Sekretaris Kabinet.
       Dengan berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1972 maka
penataan, pembinaan dan pengembangan administrasi kepegawaian sebagai
bagian dari pembinaan aparatur pemerintah, dapat dilaksanakan secara lebih
berdayaguna dan berhasil guna.


1.6 Logo Instansi Badan Kepegawaian Negara




1.7 Visi Instansi Badan Kepegawaian Negara


        Visi Badan Kepegawaian Negara mewujudkan Pegawai Negeri Sipil
        yang dan sejahtera




                                                                               8
1.8 MISI Instansi Badan Kepegawaian Negara


     Misi   Badan    Kepegawaian          Negara   mewujudkan   menyelenggarakan
     manajemen Pegawai Negeri Sipil berbasis kompetensi profesional dan
     sejahtera.


1.1 Struktur Organisasi
Deputi Bidang Pengendalian Kepegawaian mempunyai tugas
melaksanakan perumusan kebijakan dibidang pengawasan dan pengendalian
kepegawaian adapaun fungsinya sebagai berikut ;
a. Perumusan kebijakan pengawasan dan pengendalian kepegawaian
b. Pelaksanaan sebagian fungsi pengawasan dan pengendalian pelaksanaan
peraturan perundang-undangan dibidang kepegawaian yang didelegasikan oleh
Presiden
c.    Melakukan     tindakan   korektif    terhadap   penyimpangan   pelaksananaan
peraturan perundang-undangan dibidang kepegawaian
d. Pelaksanaan koordinasi ,bimbingan dan atau petunjuk teknis tentang
pelaksanaan peraturan perundang-undangan dibidang kepegawaian kepada
pejabat pengelola kepegawaian pada instansi pemerintah Pusat Dan Daerah .
e. Pelaksanaan koordinasi bimbingan dan atau petunjuk teknis tentang
pelaksanaan pengawasaan dan pengendalian kepegawaian kepada aparat
pengawasan kepegawaian pada instansi pemerintah Pusat dan Daerah
f. Pemberian petunjuk penyelesaian permasalahan kepegawaian dan atau tindak
lanjut adminstratif terhadap penyimpangan pelaksanaan peraturan perundang-
undangan dibidang kepegawaian .
g. Pengembangan sistem pengawasan dan pengendalian kepegawaian
h. Penyusunan laporan dan evaluasi hasil pengawasan dan pengendalian secara
nasional




                                                                               9
10
                                          BAB II
                              JARINGAN KOMPUTER


2.1 TEORI JARINGAN KOMPUTER
1. Pengertian
       Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan
peralatan lainnya yang saling terhubung. Informasi dan data bergerak melalui
kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling
bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama
sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap
komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan.jaringan disebut node.
       Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling
berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya
misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling
berkomunikasi     secara    elektronik.     Komputer   yang   terhubung   tersebut,
dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang
radio, satelit, atau sinar infra merah.


2. Jenis-Jenis jaringan
Menurut skala dan jarak yang dapat di jangkau oleh suatu jaringan maka tipe
jaringan dapat di bedakan menjadi tiga jenis yaitu :


   a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.
       Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil,
umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah
gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.
Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di jadikan sebuah file
server. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software)
yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat
digunakan oleh komputerkomputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-
komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut
dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file
server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk



                                                                                11
jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan
antara satu komputer dengan komputer lainnya.


   b. MAN (Metropolitan Area Network)


       Metropolitan Area Network (MAN) pada dasarnya merupakan versi LAN
yang berukuran lebih besar dan biasanya masih menggunakan teknologi yang
sama dengan LAN. MAN merupakan pilihan untuk membangun jaringan
komputer antar kantor dalam suatu kota. MAN dapat mencakup perusahaan
yang memiliki kantor-kantor yang letaknya sangat berdekatan dan MAN mampu
menunjang data dan suara, bahkan bisa disambungkan dengan jaringan televisi
kabel. Jaringan ini memiliki jarak dengan radius 10-50 km. Didalam jaringan MAN
hanya memiliki satu atau dua buah kabel yang fungsinya untuk mengatur paket
data melalui kabel output.


   c. WAN (Wide Area Network / Jaringan area Skala Besar)


       Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya
sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh
keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di
Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di
Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya
dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks,
menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke
dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN,
MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup
areanya saja yang berbeda satu diantara yang lainnya.


2.2 Topologi/Bentuk Jaringan
       Tujuan dari jaringan komputer adalah untuk menghubungkan jaringan-
jaringan yang ada dalam jaringan tersebut sehingga informasi dapat ditransfer
dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Karena suatu perusahaan memuliki
keinginan/kebutuhan yang berbeda-beda maka terdapat berbagai cara jaringan




                                                                            12
terminal-terminal dapat dihubungkan. Struktur Geometric                     ini disebut dengan
LAN Topologies.
       Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah
node atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan
yang umum dipakai adalah : Bintang (Star), Bus, dan Cincin (Ring).
   a. Topologi Jaringan Bintang (Star)

                                                Laptop


                         Computer


                                                         Computer




                                         Hub

                Server

                                                         Computer




                                     Computer


       Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral
pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai tingkat
kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih
ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian
kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.
   b. Topologi Jaringan Bus



       Server             Komputer                          computer




                                                 PC                    PC



       Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada
medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari
suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda
sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada
kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral
secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk
interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan
komputer.




                                                                                           13
   c. Topologi Jaringan Cincin (Ring)

                                 Laptop
                      Computer




                                                 Computer


           Computer




                                                   Laptop




                      Computer
                                      Computer



       Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri
satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup.Dalam
sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral
yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan
switching ke berbagai arah sentral.
Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan
rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral
maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem.Yang paling
banyak digunakan dalam jaringan komputer.


2.5 Lapisan OSI
Lapisan-lapisan Model OSI


   1. Physical Layer


   Physical Layer berfungsi dalam pengiriman raw bit ke channel komunikasi.
Masalah desain yang harus diperhatikan disini adalah memastikan bahwa bila
satu sisi mengirim data 1 bit, data tersebut harus diterima oleh sisi lainnya
sebagai 1 bit pula, dan bukan 0 bit. Pertanyaan yang timbul dalam hal ini adalah :
berapa volt yang perlu digunakan untuk menyatakan nilai 1? dan berapa volt pula
yang diperlukan untuk angka 0?. Diperlukan berapa mikrosekon suatu bit akan
habis? Apakah transmisi dapat diproses secara simultan pada kedua arahnya?
Berapa jumlah pin yang dimiliki jaringan dan apa kegunaan masing-masing pin?
Secara umum masalah-masalah desain yang ditemukan di sini berhubungan




                                                                               14
secara mekanik, elektrik dan interface prosedural, dan media fisik yang berada di
bawah physical layer.




   2. Data Link Layer


   Tugas utama data link layer adalah sebagai fasilitas transmisi raw data dan
mentransformasi data tersebut ke saluran yang bebas dari kesalahan transmisi.
Sebelum diteruskan kenetwork layer, data link layer melaksanakan tugas ini
dengan memungkinkan pengirim memecag-mecah data input menjadi sejumlah
data frame (biasanya berjumlah ratusan atau ribuan byte). Kemudian data link
layer mentransmisikan frame tersebut secara berurutan, dan memproses
acknowledgement frame yang dikirim kembali oleh penerima. Karena physical
layer menerima dan mengirim aliran bit tanpa mengindahkan arti atau arsitektur
frame, maka tergantung pada data link layer-lah untuk membuat dan mengenali
batas-batas frame itu. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membubuhkan bit
khusus ke awal dan akhir frame. Bila secara insidental pola-pola bit ini bisa
ditemui pada data, maka diperlukan perhatian khusus untuk menyakinkan bahwa
pola tersebut tidak secara salah dianggap sebagai batas-batas frame.


Terjadinya noise pada saluran dapat merusak frame. Dalam hal ini, perangkat
lunak data link layer pada mesin sumber dapat mengirim kembali frame yang
rusak tersebut. Akan tetapi transmisi frame sama secara berulang-ulang bisa
menimbulkan     duplikasi    frame.     Frame     duplikat    perlu   dikirim       apabila
acknowledgement frame dari penerima yang dikembalikan ke pengirim telah
hilang. Tergantung pada layer inilah untuk mengatasi masalah-masalah yang
disebabkan    rusaknya,     hilangnya   dan     duplikasi    frame.   Data   link     layer
menyediakan beberapa kelas layanan bagi network layer. Kelas layanan ini
dapat dibedakan dalam hal kualitas dan harganya.

Masalah-masalah lainnya yang timbul pada data link layer (dan juga sebagian
besar layer-layer di atasnya) adalah mengusahakan kelancaran proses




                                                                                        15
pengiriman data dari pengirim yang cepat ke penerima yang lambat. Mekanisme
pengaturan lalu-lintas data harus memungkinkan pengirim mengetahui jumlah
ruang buffer yang dimiliki penerima pada suatu saat tertentu. Seringkali
pengaturan aliran dan penanganan error ini dilakukan secara terintegrasi.

Saluran yang dapat mengirim data pada kedua arahnya juga bisa menimbulkan
masalah. Sehingga dengan demikian perlu dijadikan bahan pertimbangan bagi
software data link layer. Masalah yang dapat timbul di sini adalah bahwa frame-
frame acknoeledgement yang mengalir dari A ke B bersaing saling mendahului
dengan aliran dari B ke A. Penyelesaian yang terbaik (piggy backing) telah bisa
digunakan; nanti kita akan membahasnya secara mendalam.


Jaringan broadcast memiliki masalah tambahan pada data link layer. Masalah
tersebut adalah dalam hal mengontrol akses ke saluran yang dipakai bersama.
Untuk mengatasinya dapat digunakan sublayer khusus data link layer, yang
disebut medium access sublayer.


       Masalah mengenai data link control akan diuraikan lebih detail lagi pada
bab tiga.




   3. Network Layer


       Network layer berfungsi untuk pengendalian operasi subnet. Masalah
desain yang penting adalah bagaimana caranya menentukan route pengiriman
paket dari sumber ke tujuannya. Route dapat didasarkan pada table statik yang
“dihubungkan ke” network. Route juga dapat ditentukan pada saat awal
percakapan misalnya session terminal. Terakhir, route dapat juga sangat
dinamik, dapat berbeda bagi setiap paketnya. Oleh karena itu, route pengiriman
sebuah paket tergantung beban jaringan saat itu.


       Bila pada saat yang sama dalam sebuah subnet terdapat terlalu banyak
paket, maka ada kemungkinan paket-paket tersebut tiba pada saat yang




                                                                            16
bersamaan. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya bottleneck. Pengendalian
kemacetan seperti itu juga merupakan tugas network layer.


       Karena operator subnet mengharap bayaran yang baik atas tugas
pekerjaannya. seringkali terdapat beberapa fungsi accounting yang dibuat pada
network layer. Untuk membuat informasi tagihan, setidaknya software mesti
menghitung jumlah paket atau karakter atau bit yang dikirimkan oleh setiap
pelanggannya. Accounting menjadi lebih rumit, bilamana sebuah paket melintasi
batas negara yang memiliki tarip yang berbeda.


       Perpindahan paket dari satu jaringan ke jaringan lainnya juga dapat
menimbulkan masalah yang tidak sedikit. Cara pengalamatan yang digunakan
oleh sebuah jaringan dapat berbeda dengan cara yang dipakai oleh jaringan
lainnya. Suatu jaringan mungkin tidak dapat menerima paket sama sekali karena
ukuran paket yang terlalu besar. Protokolnyapun bisa berbeda pula, demikian
juga dengan yang lainnya. Network layer telah mendapat tugas untuk mengatasi
semua masalah seperti ini, sehingga memungkinkan jaringan-jaringan yang
berbeda untuk saling terinterkoneksi.

   4. Transport Layer


   Fungsi dasar transport layer adalah menerima data dari session layer,
memecah data menjadi bagian-bagian yang lebih kecil bila perlu, meneruskan
data ke network layer, dan menjamin bahwa semua potongan data tersebut bisa
tiba di sisi lainnya dengan benar. Selain itu, semua hal tersebut harus
dilaksanakan secara efisien, dan bertujuan dapat melindungi layer-layer bagian
atas dari perubahan teknologi hardware yang tidak dapat dihindari.


Dalam keadaan normal, transport layer membuat koneksi jaringan yang berbeda
bagi setiap koneksi transport yang diperlukan oleh session layer. Bila koneksi
transport memerlukan throughput yang tinggi, maka transport layer dapat
membuat koneksi jaringan yang banyak. Transport layer membagi-bagi
pengiriman data ke sejumlah jaringan untuk meningkatkan throughput. Di lain
pihak, bila pembuatan atau pemeliharaan koneksi jaringan cukup mahal,
transport layer dapat menggabungkan beberapa koneksi transport ke koneksi




                                                                           17
jaringan yang sama. Hal tersebut dilakukan untuk membuat penggabungan ini
tidak terlihat oleh session layer.


Transport layer juga menentukan jenis layanan untuk session layer, dan pada
gilirannya jenis layanan bagi para pengguna jaringan. Jenis transport layer yang
paling populer adalah saluran error-free point to point yang meneruskan pesan
atau byte sesuai dengan urutan pengirimannya. Akan tetapi, terdapat pula jenis
layanan transport lainnya. Layanan tersebut adalah transport pesan terisolasi
yang tidak menjamin urutan pengiriman, dan membroadcast pesan-pesan ke
sejumlah tujuan. Jenis layanan ditentukan pada saat koneksi dimulai.


Transport layer merupakan layer end to end sebenarnya, dari sumber ke tujuan.
Dengan kata lain, sebuah program pada mesin sumber membawa percakapan
dengan program yang sama dengan pada mesin yang dituju. Pada layer-layer
bawah, protokol terdapat di antara kedua mesin dan mesin-mesin lain yang
berada didekatnya. Protokol tidak terdapat pada mesin sumber terluar atau
mesin tujuan terluar, yang mungkin dipisahkan oleh sejumlah router. Perbedaan
antara layer 1 sampai 3 yang terjalin, dan layer 4 sampai 7 yang end to end. Hal
ini dapat dijelaskan seperti pada gambar 2-1.


Sebagai tambahan bagi penggabungan beberapa aliran pesan ke satu channel,
transport layer harus hati-hati dalam menetapkan dan memutuskan koneksi pada
jaringan. Proses ini memerlukan mekanisma penamaan, sehingga suatu proses
pada sebuah mesin mempunyai cara untuk menerangkan dengan siapa mesin
itu ingin bercakap-cakap. Juga harus ada mekanisme untuk mengatur arus
informasi, sehingga arus informasi dari host yang cepat tidak membanjiri host
yang lambat. Mekanisme seperti itu disebut pengendalian aliran dan memainkan
peranan penting pada transport layer (juga pada layer-layer lainnya).
Pengendalian aliran antara host dengan host berbeda dengan pengendalian
aliran router dengan router. Kita akan mengetahui nanti bahwa prinsip-prinsip
yang sama digunakan untuk kedua jenis pengendalian tersebut.

   5. Session Layer




                                                                             18
   Session layer mengijinkan para pengguna untuk menetapkan session dengan
pengguna lainnya. Sebuah session selain memungkinkan transport data biasa,
seperti yang dilakukan oleh transport layer, juga menyediakan layanan yang
istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu. Sebuah session digunakan untuk
memungkinkan seseorang pengguna log ke remote timesharing system atau
untuk memindahkan file dari satu mesin kemesin lainnya.


Sebuah layanan session layer adalah untuk melaksanakan pengendalian dialog.
Session dapat memungkinkan lalu lintas bergerak dalam bentuk dua arah pada
suatu saat, atau hanya satu arah saja. Jika pada satu saat lalu lintas hanya satu
arah saja (analog dengan rel kereta api tunggal), session layer membantu untuk
menentukan giliran yang berhak menggunakan saluran pada suatu saat.


Layanan session di atas disebut manajemen token. Untuk sebagian protokol,
adalah penting untuk memastikan bahwa kedua pihak yang bersangkutan tidak
melakukan operasi pada saat yang sama. Untuk mengatur aktivitas ini, session
layer menyediakan token-token yang dapat digilirkan. Hanya pihak yang
memegang token yang diijinkan melakukan operasi kritis.


Layanan session lainnya adalah sinkronisasi. Ambil contoh yang dapat terjadi
ketika mencoba transfer file yang berdurasi 2 jam dari mesin yang satu ke mesin
lainnya dengan kemungkinan mempunyai selang waktu 1 jam antara dua crash
yang dapat terjadi. Setelah masing-masing transfer dibatalkan, seluruh transfer
mungkin perlu diulangi lagi dari awal, dan mungkin saja mengalami kegagalan
lain. Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya masalah ini, session layer dapat
menyisipkan tanda tertentu ke aliran data. Karena itu bila terjadi crash, hanya
data yang berada sesudah tanda tersebut yang akan ditransfer ulang.

   6. Pressentation Layer


   Pressentation layer melakukan fungsi-fungsi tertentu yang diminta untuk
menjamin penemuan sebuah penyelesaian umum bagi masalah tertentu.
Pressentation Layer tidak mengijinkan pengguna untuk menyelesaikan sendiri
suatu masalah. Tidak seperti layer-layer di bawahnya yang hanya melakukan




                                                                              19
pemindahan bit dari satu tempat ke tempat lainnya, presentation layer
memperhatikan syntax dan semantik informasi yang dikirimkan.


Satu contoh layanan pressentation adalah encoding data. Kebanyakan
pengguna tidak memindahkan string bit biner yang random. Para pengguna
saling bertukar data sperti nama orang, tanggal, jumlah uang, dan tagihan. Item-
item tersebut dinyatakan dalam bentuk string karakter, bilangan interger,
bilangan floating point, struktur data yang dibentuk dari beberapa item yang lebih
sederhana. Terdapat perbedaan antara satu komputer dengan komputer lainnya
dalam memberi kode untuk menyatakan string karakter (misalnya, ASCII dan
Unicode), integer (misalnya komplemen satu dan komplemen dua), dan
sebagainya.   Untuk    memungkinkan     dua    buah   komputer     yang   memiliki
presentation yang berbeda untuk dapat berkomunikasi, struktur data yang akan
dipertukarkan dapat dinyatakan dengan cara abstrak, sesuai dengan encoding
standard yang akan digunakan “pada saluran”. Presentation layer mengatur
data-struktur abstrak ini dan mengkonversi dari representation yang digunakan
pada   sebuah    komputer menjadi representation        standard   jaringan,   dan
sebaliknya.

   7. Application Layer


   Application layer terdiri dari bermacam-macam protokol. Misalnya terdapat
ratusan jenis terminal yang tidak kompatibel di seluruh dunia. Ambil keadaan
dimana editor layar penuh yang diharapkan bekerja pada jaringan dengan
bermacam-macam terminal, yang masing-masing memiliki layout layar yang
berlainan, mempunyai cara urutan penekanan tombol yang berbeda untuk
penyisipan dan penghapusan teks, memindahkan sensor dan sebagainya.


Suatu cara untuk mengatasi masalah seperti di ata, adalah dengan menentukan
terminal virtual jaringan abstrak, serhingga editor dan program-program lainnya
dapat ditulis agar saling bersesuaian. Untuk menangani setiap jenis terminal,
satu bagian software harus ditulis untuk memetakan fungsi terminal virtual
jaringan ke terminal sebenarnya. Misalnya, saat editor menggerakkan cursor
terminal virtual ke sudut layar kiri, software tersebut harus mengeluarkan urutan




                                                                                20
perintah yang sesuai untuk mencapai cursor tersebut. Seluruh software terminal
virtual berada pada application layer.


Fungsi application layer lainnya adalah pemindahan file. Sistem file yang satu
dengan yang lainnya memiliki konvensi penamaan yang berbeda, cara
menyatakan baris-baris teks yang berbeda, dan sebagainya. Perpindahan file
dari sebuah sistem ke sistem lainnya yang berbeda memerlukan penanganan
untuk mengatasi adanya ketidak-kompatibelan ini. Tugas tersebut juga
merupakan pekerjaan appication layer, seperti pada surat elektronik, remote job
entry, directory lookup, dan berbagai fasilitas bertujuan umum dan fasilitas
bertujuan khusus lainnya.

2.4 Protocol TCP/IP


Pengertian TCP/IP


       Pada dasarnya komunikasi data merupakan proses pengiriman data dari
satu komputer ke komputer yang lain. Untuk dapat mengirimkan data, pada
komputer harus ditambahkan alat khusus, yang dikenal sebagai network
interface (interface jaringan). Jenis interface jaringan ini bermacam-macam,
bergantung pada media fisik yang digunakan untuk mentransfer data tersebut.
Dalam proses pengiriman data ini terdapat beberapa masalah yang harus
dipecahkan. Pertama, data harus dapat dikirimkan ke komputer yang tepat,
sesuai tujuannya, dan data harus dalam keadaan utuh tanpa kerusakan
(terjadinya kerusakan data dapat terjadi jika ada interferensi sinyal dari luar atau
komputer tujuan berada jauh secara jaringan). Karenanya perlu ada mekanisme
yang mencegah rusaknya data ini, dan dibuatlah beberapa aturan yang saling
bekerja sama satu sama lainnya.          Sekumpulan aturan untuk mengatur proses
pengiriman data ini disebut
       sebagai protokol komunikasi data. Protokol ini diimplementasikan dalam
bentuk program komputer       (software) yang terdapat pada komputer dan
peralatan komunikasi lainnya.TCP/IP adalah sekumpulan protocol yang
didesain untuk melakukan fungsi-fungsi komunikasi data tersebut.




                                                                                 21
 Cara kerja TCP/IP
        Untuk mengetahui cara kerja TCP/IP, marilah kita tinjau pengiriman
sebuah email.Dalam pengiriman email ada beberapa prinsip dasar yg harus
dilakukan. Pertama, mencakup hal-hal umum berupa siapa yg mengirim email,
siapa yg menerima email tersebut serta isi dari email tersebut. Kedua,
bagaimana cara agar email tersebut sampai pada tujuannya.Dari konsep ini kita
dapat     mengetahui   bahwa   pengirim   email    memerlukan    "perantara"   yg
memungkinkan emailnya sampai ke tujuan (seperti layaknya pak pos). Dan ini
adalah tugas dari TCP/IP. Antara TCP dan IP ada pembagian tugas masing-
masing.


   a. TCP merupakan connection-oriented, yg berarti bahwa kedua komputer
        yg ikut serta dalam pertukaran data harus melakukan hubungan terlebih
        dulu sebelum pertukaran data ( dalam hal ini email) berlangsung. Selain
        itu TCP juga bertanggung jawab untuk menyakinkan bahwa email
        tersebut sampai ke tujuan, memeriksa kesalahan dan mengirimkan error
        ke lapisan atas hanya bila TCP tidak berhasil melakukan hubungan (hal
        inilah yg membuat TCP sukar untuk dikelabuhi). Jika isi email tersebut
        terlalu besar untuk satu datagram * , TCP akan membaginya kedalam
        beberapa datagram.
   b. IP bertanggung jawab setelah hubungan berlangsung, tugasnya adalah
        untuk meroute data packet . didalam network. IP hanya bertugas sebagai
        kurir dari TCP dalam penyampaian datagram dan "tidak bertanggung
        jawab" jika data tersebut tidak sampai dengan utuh (hal ini disebabkan IP
        tidak memiliki informasi mengenai isi data yg dikirimkan) maka IP akan
        mengirimkan pesan kesalahan (error message) kembali ke sumber data.


              Karena IP "hanya" mengirimkan data "tanpa" mengetahui mana
        data yg akan disusun berikutnya menyebabkan IP mudah untuk
        dimodifikasi daerah "sumber dan tujuan" datagram. Hal inilah penyebab
        banyak paket hilang sebelum sampai kembali ke sumber awalnya. (jelas !
        sumber dan tujuannya sudah dimodifikasi)

        Keunggulan – Keunggulan TCP/IP




                                                                               22
       Berikut ini keunggulan – keunggulan yang di miliki oleh TCP/IP sehingga
di gunakan dalam jaringan global hingga saat ini, antara lain :

   a. Perkembangan protokol TCP/IP menggunakan standar protokol
       terbuka    sehingga        tersedia   secara    luas.     Semua    orang   bisa
       mengembangkan         perangkat       lunak    untuk     dapat    berkomunikasi
       menggunakan protokol ini. Hal ini membuat pemakaian TCP/IP meluas
       dengan sangat cepat, terutama dari sisi pengadopsian oleh berbagai
       sistem operasi dan aplikasi jaringan.

   b. Tidak tergantung pada perangkat keras atau sistem operasi jaringan
       tertentu

       sehingga TCP/IP cocok untuk menyatukan bermacam macam network,
       misalnya Ethernet, token ring, dial-up line, X-25 net dan lain lain.

   c. Cara pengalamatan bersifat unik dalam skala global

       memungkinkan komputer dapat mengidentifikasi secara unik komputer
       yang lain dalam seluruh jaringan, walaupun jaringannya sebesar jaringan
       worldwide Internet. Setiap komputer yang tersambung dengan jaringan
       TCP/IP (Internet) akan memiliki address yang hanya dimiliki olehnya.

   d. TCP/IP memiliki fasilitas routing

       TCP/IP memiliki fasilitas routing dan layanan – layanan lainnya sehingga
       memungkinkan          di        terapkanpada           jaringan    internetwork




                                                                                   23
2.3 MEDIA IMPLEMENTASI JARINGAN
       Hardware (Perangkat keras) yang dibutuhkan untuk membangun sebuah
jaringan komputer yaitu,     Komputer, kabel, Card Network, Hub, dan segala
sesuatu yang berhubungan dengan koneksi jaringan seperti: Printer, CDROM,
Scanner, Bridges, Router dan lainnya yang dibutuhkan untuk process
transformasi data didalam jaringan. Berikut beberapa media jaringan yang biasa
di gunakan di dalam membangun sebuah jaringan, yaitu:


   1. Kabel
       Jaringan     komputer     pada     dasarnya   adalah   jaringan     kabel,
menghubungkan satu sisi dengan sisi yang lain dengan menggunakan kabel.
Seiring dengan perkembangan teknologi, penghubung antar komputerpun
mengalami perubahan serupa.Teknologi jaringan komputer bisa menggunakan
teknologi kabel coaxial seperti 10BASE2 hingga fiber optik.
       Setiap jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasi yang berbeda,
ada tiga jenis kabel yang dikenal secara umum yaitu, twisted pair (UTP), coaxial
kabel, dan Fiber Optik. sedangkan yang banyak digunakan di KPPTI untuk
membuat jaringan adalah UTP kabel (khususnya CAT 5) serta fiber optik.


   A. Twisted Pair
       Twisted pair merupakan kabel yang di susun secara berpasangan (twist)
di mana bertujuan untuk menghilangkan efek crosstalk, banyak di gunakan untuk
jaringan LAN karena mampu mengirim bandwidth dalam jumlah besar. Kabel
twisted pair terbagi menjadi dua jenis yaitu, UTP(Unshielded Twisted Pair) dan
STP(Shielded Twisted Pair). Namun dari kedua jenis kabel twisted pair tersebut
yang paling sering dan umum di gunakan dalam membangun jaringan adalah
kabel UTP. Oleh karena itu di sini kami hanya akan membahas mengenai kabel
UTP saja.


       Sesuai      dengan       namanya      kabel    UTP     tidak      memiliki
pelindung(Unshielded). UTP terdiri dari 4 pasang (twist). Kabel UTP yang umum
di gunakan di dalam jaringan adalah UTP CAT 5 yang mampu melewatkan data
dengan bandwidth 100 Mbps
Kategori untuk twisted pair, yaitu



                                                                              24
Standar Internasional
1. Straight Cable
               Kabel Straight
               Ujung Pertama           Ujung Kedua
               N       Warna           NoKabel       Warna
               o.
               K
               ab
               el
               1       Putih Orange    1         PutihOrange

               2       Orange          2             Orange
               3       Putih Hijau     3         Putih Hijau
               4       Biru            4             Biru
               5       Putih Biru      5         Putih Biru
               6       Hijau           6             Hijau
               7       Putih Coklat    7         Putih Coklat
               8       Coklat          8             Coklat


Susunan kabel UTP staright biasanya digunakan untuk menghubungkan antara
PC ke Swicth




                                                                     25
2. CrossOver Cable
             Kabel Crossover
             Ujung Pertama             Ujung Kedua
             N       Warna             No.Kabel         Warna
             o.
             K
             ab
             el
             1    PutihOrange          1                Putih Hijau
             2       Orange            2                Hijau
             3       Putih Hijau       3                Putih Orange
             4       Biru              4                Biru
             5       Putih Biru        5                Putih Biru
             6       Hijau             6                Orange
             7       Putih Coklat      7                PutihCoklat
             8       Coklat            8                Coklat




Susunan kabel crossover biasanya digunakan untuk hubungan peer to peer
(menghubungkan antara PC ke PC).




       Pemberian kategori 1/2/3/4/5/6 merupakan kategori spesifikasi untuk
masing-masing kabel tembaga dan juga untuk jack. Masing-masing merupakan
seri revisi atas kualitas kabel, kualitas pembungkusan kabel (isolator) dan juga




                                                                             26
untuk kualitas “belitan” (twist) masing-masing pasang kabel. Selain itu juga untuk
menentukan besaran frekuensi yang bisa lewat pada sarana kabel tersebut, dan
juga kualitas isolator sehingga bisa mengurangi efek induksi antar kabel (noise
bisa ditekan sedemikian rupa).Perlu diperhatikan juga, spesifikasi antara CAT5
dan CAT5 enchanced mempunyai standar industri yang sama, namun pada
CAT5e sudah dilengkapi dengan insulator untuk mengurangi efek induksi atau
electromagnetic     interference.   Kabel   CAT5e     bisa    digunakan     untuk
menghubungkan network hingga kecepatan 1Gbps.
   B. Coaxial
       Kabel Coaxial adalah jenis kabel yang memiliki bendwidth yang lebih
lebar jika di bandingkan dengan kabel UTP, sehingga sering di gunakan pada
instalasi jaringan broadband.
       Untuk coaxial cable, dikenal dua jenis, yaitu thick coaxial cable
(mempunyai diameter lumayan besar) dan thin coaxial cable (mempunyai
diameter lebih kecil).


   1. Thick coaxial cable (Kabel Coaxial “gemuk”)


               Kabel coaxial jenis ini dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE
       802.3 10BASE5, dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm,
       dan biasanya diberi warna kuning; kabel jenis ini biasa disebut sebagai
       standard ethernet atau thick Ethernet, atau hanya disingkat ThickNet,
       atau bahkan cuman disebut sebagai yellow cable.
       Kabel Coaxial ini (RG-6) jika digunakan dalam jaringan mempunyai
       spesifikasi dan aturan sebagai berikut:
     a. Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm (dianjurkan
     menggunakan terminator yang sudah dirakit, bukan menggunakan satu
           buah
     resistor 50-ohm 1 watt, sebab resistor mempunyai disipasi tegangan yang
     lumayan lebar).
     b. Maksimum 3 segment dengan peralatan terhubung (attached devices)
           atau
     berupa populated segments.
     c. Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan (external



                                                                               27
 transceiver).
 d. Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk
      dalam
 hal ini repeaters.
 e. Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (atau sekitar
      500
 meter).
 f. Maksimum jarak antar segment adalah 4.920 feet (atau sekitar 1500
 meter).
 g. Setiap segment harus diberi ground.
 h. Jarang maksimum antara tap atau pencabang dari kabel utama ke
 perangkat (device) adalah 16 feet (sekitar 5 meter).
 i. Jarang minimum antar tap adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter).


2. Thin coaxial cable (Kabel Coaxial “Kurus”)
             Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio
   amatir, terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya
   yang besar. Untuk digunakan sebagai perangkat jaringan, kabel coaxial
   jenis ini harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dimana diameter
   rata-rata berkisar 5mm dan biasanya berwarna hitam atau warna gelap
   lainnya. Setiap perangkat (device) dihubungkan dengan BNC T-
   connector. Kabel jenis ini juga dikenal sebagai thin Ethernet atau
   ThinNet.Kabel coaxial jenis ini, misalnya jenis RG-58 A/U atau C/U, jika
   diimplementasikan dengan T-Connector dan terminator dalam sebuah
   jaringan, harus mengikuti aturan sebagai berikut:
 a. Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.
 b. Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185 meter) per
 segment.
 c. Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat
 jaringan
 (devices)
 d. Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver yang onboard,
 tidak perlu
 tambahan transceiver, kecuali untuk repeater.



                                                                        28
     e. Maksimum ada 3 segment terhubung satu sama lain (populated
     segment).
     f. Setiap segment sebaiknya dilengkapi dengan satu ground.
     g. Panjang minimum antar T-Connector adalah 1,5 feet (0.5 meter).


     h. Maksimum panjang kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet
     (555 meter).
     i. Setiap segment maksimum mempunyai 30 perangkat terkoneksi.




   3. Fiber Optic


       Fiber optik adalah sebuah kaca murni yang panjang dan tipis serta
berdiameter sebesar rambut manusia. Dan dalam pengunaannya beberapa fiber
optik dijadikan satu dalam sebuah tempat yang dinamakan kabel optik dan
digunakan untuk mengantarkan data digital yang berupa sinar dalam jarak yang
sangat jauh.

Bagian-bagian fiber optik




          a. Core adalah kaca tipis yang merupakan bagian inti dari fiber optic
               yang dimana pengiriman sinar dilakukan.
          b. Cladding adalah materi yang mengelilingi inti yang berfungsi
               memantulkan sinar kembali ke dalam inti(core).
          c. Buffer Coating adalah plastic pelapis yang melindungi fiber dari
               kerusakan.




                                                                            29
Cara Kerja Fiber Optik




       Sinar dalam fiber optik berjalan melalui inti dengan secara memantul dari
cladding, dan hal ini disebut total internal reflection, karena cladding sama sekali
tidak menyerap sinar dari inti. Akan tetapi dikarenakan ketidakmurnian kaca
sinyal cahaya akan terdegradasi, ketahanan sinyal tergantung pada kemurnian
kaca dan panjang gelombang sinyal.

   4. NIC(Network Interface Card)
       Sebuah perangkat yang menghubungkan sebuah titik koneksi jaringan
seperti sebuah kompuetr atau sebuah printer jaringan ke sebuah kabel transmisi
jaringan dinamakan Network Interface Units (NIU) atau Network Interface Card
(NIC), sebuah NIU untuk sebuah komputer tunggal biasanya sebuah papan
sirkuit tercetak, atau kartu terhubung secara langsung atau dimasukkan didalam
sebuah slot dalam sistem bus. Sebuah perangkat drive sistem operasi
mengontrol NIU dan menunjukkan aksi hardware yang memindahkan paket
antara NIU dan penyimpanan utama. Sebuah NIU untuk sebuah perangkat
pendukung seperti sebuah printer lebih kompleks karena tidak bisa meneruskan
pada proses dan sumber penyimpanan dari sistem komputer secara lengkap
dalam sebuah network bus, NIU memeriksa tujuan dari alamat dari semua paket




                                                                                 30
dan mengindahkan yang tak teralamatkan.
       Ketika teralamatkan secara benar paket diterima, NIU menyimpan paket
dalam sebuah buffer dan membuat sebuah interupt dalam bus sistem. NIU juga
mengimplementasikan     fungsi   protokol   Media   Access   Control,   termasuk
mendengarkan untuk aktivitas transmisi, mendekati collisions dan mengirim
Ulang paket – paket data dalam jaringan CSMA/CD dan menerima lalu
meneruskan token dalam jaringan token passing.
   5. HUB
       Hub merupakan titik knoeksi pertama antara sebuah titik koneksi jaringan
dalam sebuah LAN. Variasi Hub sangat luas dalam fungsi dan kapabilitasnya.
Hub yang paling sederhana tidak lebih dari koneksi pemasangan terpusat pada
titik tunggal dan bisanya dinamakan Wiring Concentrators.
       Jaringan hub sesuai dengan perkembangan teknik mutakhir lebih tidak
dapat bekerja sama dengan fungsi routing, bridges dan switching. Hubs untuk
token ring LAN lebih sophisticated dari hub untuk tipe LAN karena mereka harus
mengenerate sebuah token ketika jaringan dimulai atau jika token asli hilang dan
sekitar jalur transmisi ulang terputus atau gagal terhubung. Jalur transmisi yang
dihubungkan ke sebuah NIU atau jaringan hub dengan standar konektor.
Konektor RJ-45 seperti      konektor telepon RJ-11 kecuali lebih besar dan
menghubungkan 8 kabel, ada beberapa standard untuk konektor fiber optik
termasuk ST, SC, LT, and MT-RJ. Standar MT-RJ telah mendukung peralatan
vendor termasuk Cisco dan 3com.


   6. Bridges


       Sebuah bridge, biasanya disebut sebagai sebuah repeater mengcopy
atau mengulan paket dari satu segment jaringan ke yang lainnya. Kompleksitas
dari sebuah bridges dan fungsi pasti bergantung pada perbedaan antara
segement jaringan yang terkoneksi. Bridges yang sederhana mengkoneksi
segment jaringan yang menggunakan identik kecepatan transmisi, tipe paket dan
protokol. Bridge yang lebih komplek menghubungkan segment jaringan yang
tidak sama dan menterjemaahkan format paket dan protokol jaringan .
       Sebuah bridge memeriksa paket pada setiap jaringan untuk tujuan alamat
dari titik koneksi pada jaringan lain dan mencopy paket tersebut kepada jaringan



                                                                              31
lain. Pada saat jaringan bridge memeriksa paket juga memeriksa pada sumber
alamat dan mengupdate tabel internal dari alamat titik koneksi pada setiap
segment jaringan. Bridge biasanya digunakan untuk :
- Membangun sebuah virtual LAN dari dua LAN yang terpisah.
- Membagi sebuah LAN ke dalam segment untuk meminimalkan
 kesempitan pada jaringan.
          Design dari sebuah jaringan biasanya dibutuhkan untuk membangun
sebuah LAN yang lebih besar dari standar design yang diperbolehkan. Sebagai
contoh, 100-Mbps Ethernet LAN tidak bisa lebih panjang dari 210 meter. Jika
300-meter LAN dibutuhkan, maka 2 LAN yang lebih pendek bisa digabungkan
dengan sebuah bridge. LAN bridge biasanya disebut Virtual LAN.
          Jika sebuah LAN secara rutin dipenuhi dengan trafik, keluarannya bisa
ditingkatkan dengan membagi LAN menjadi 2 atau lebih segment dan
menggabungkan segmen dengan bridge. Titik koneksi yang mempunyai volume
komunikasi yang tinggi satu dengan yang lainnya terhubung dalam satu segment
jaringan dengan meminimalkan jumlah paket yang dibutuhkan untuk melewati
bridge.


   7. Router


          Sebuah Router menjalankan fungsi yang sama spt sebuah bridge tapi
dilakukannya pengartian yang lebih baik. Sebuah Router secara konstan
memeriksa jaringan untuk memonitor pola dari traffic dan penambahan dari titik
koneksi, modifikasi, dan penghapusan. Router mengunakan informasi ini untuk
membangun sebuah “peta” internal dari jaringan. Router secara periodik
menukar informasi dalam internal tabel dengan router lain untuk mendapatkan
pengetahuan dari jaringan sesudahnya yang secara langsung terkoneksi.
Mereka menggunakan informasi ini untuk meneruskan paket data dari titik
koneksi lokal ke penerima yang jauh dan membuat keputusan yang terbaik ketika
ada kemungkinan router yang ganda ke sebuah penerima.
          Sebuah router yang berdiri sendiri intinya adalah spesial kegunaan
komputer      dengan   prosessor   dan   penyimpanan.   Fungsi   routing   dapat
ditambahkan didalam perangkat lain seperti LAN Hub atau kegunaan computer
secara umum.



                                                                             32
       Beberapa system komputer dengan NIU ganda yang terkoneksi ke
segment yang berbeda atau jaringan bisa sebuah router jika software yang
sesuai dipasang. Software routing biasanya adalah sebuah komponen system
operasi jaringan yang standard dan mungkin atau tidak mungkin bisa difungsikan
oleh server administrator. Fungsi routing biasanya diaktifkan pada server dalam
LAN kecil untuk menghindari pengeluaran yang bertambah dari sebuah
dedicated router.
       Routing bukan sebuah tugas penghitungan yang komplek, tetapi
membutuhkan kapabilitas I/O yang luas. Setiap paket jaringan hrs diperiksa dan
diteruskan.   Dalam     sebuah    jaringan    yang     sibuk,    volume    paket    dapat
menghabiskan kebanyakan atau semua dari kapasitas bus dari sebuah
kegunaan kompuetr secara dasar. Seperti sebuah load yang besar bias
meninggalkan ketidakcukupan bus atau kapasitas jaringan I/O untuk melakukan
fiungsi server transfer file dan sharing printer.


   8. Switch


       Sebuah switch mengkombinasikan fungsi dari sebuah bridge dan sebuah
hub. Seperti sebuah hub, sebuah switch umumnya mempunyai selusin                     atau
lebih koneksi input untuk komputerdan titik koneksi jaringan lainnya. Setiap
koneksi input diberlakukan sebagai sebuah LAN yang terpisah. Sebuah switch
memeriksa alamat tujuan dari setiap paket yang datang dan menghubungkan
jalur transmisi pada pengirim ke jalur transmisi ke penerima.
       Switch menciptakan sebuah virtual LAN yang baru untuk setiap paket
dan menghancurkan virtual LAN setelah paket mencapai tujuannya. Switch
secara dramatis meningkatkan performance jaringan karena :
- Switching dilakukan didalam hardware
- Setiap virtual LAN hanya mempunyai satu titik koneksi pengiriman dan
 penerimaan, oleh karena itu menghilangkan kepadatan.


       Switching biasanya berguna untuk LAN yang menggunakan CSMA/CD.
Switch pada internal segment LAN, mengurangi atau menghilangkan collisions
dan transmisi ulang. Switch juga bisa digunakan pada bridge menggabungkan
LAN    dengan       segmen   ganda.    Seperti      bridge,     design   jaringan   harus



                                                                                      33
menggabungkan jaringan titik koneksi ke dalam LAN berdasarkan pada
pembagian traffik dalam meminimalkan jumlah dari paket yang harus direplikasi
melewati LAN. Tidak seperti briges, switch bisa berkoneksi lebih dari 2 LAN,
menciptakan virtual LAN yang lebih besar.




                                                                          34
                                    BAB III
                                  SERVER LINUX


3.1 PENGERTIAN SERVER


Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu
dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang
bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi
khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating
system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol
akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti
halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada
workstation anggota jaringan. Umumnya, di atas sistem operasi server terdapat
aplikasi-aplikasi yang menggunakan arsitektur klien/server. Contoh dari aplikasi
ini adalah DHCP Server, Mail Server, HTTP Server, FTP Server, DNS Server
dan lain sebagainya. Setiap sistem operasi server umumnya membundel
layanan-layanan tersebut atau layanan tersebut juga dapat diperoleh dari pihak
ketiga. Setiap layanan tersebut akan merespons terhadap request dari klien.
Sebagai contoh, klien DHCP akan memberikan request kepada server yang
menjalankan server DHCP; ketika sebuah klien membutuhkan alamat IP, klien
akan memberikan perintah/request kepada server, dengan bahasa yang
dipahami    oleh   server   DHCP,     yakni   protokol   DHCP      itu   sendiri.


Contoh sistem operasi server adalah Windows NT 3.51, dan dilanjutkan dengan
Windows NT 4.0. Saat ini sistem yang cukup populer adalah Windows 2000
Server dan Windows Server 2003, kemudian Sun Solaris, Unix, dan GNU/Linux.


Server biasanya terhubung dengan client dengan kabel UTP dan sebuah
Network Card. Kartu jaringan ini biasanya berupa kartu PCI atau ISA.


Fungsi server sangat banyak, misalnya untuk situs internet, ilmu pengetahuan,
atau sekedar penyimpanan data. Namun yang paling umum adalah untuk
mengkoneksikan komputer client ke Internet. Server adalah suatu komputer yang
menjadi pengelola dan pusat bagi komputer lainnya.



                                                                              35
3.2 Macam – Macam Server


   1. Samba server
   2. FTP Server
   3. DNS Server
   4. Web Server
   5. Mail Server
   6. Proxy Server

Samba Server


Samba merupakan implementasi dari protokol SMB (Server Message Block)
pada sistem UNIX. Protokol ini digunakan MS Windows NT untuk file dan Printing
Sharing Service. Dengan mengaktifkan samba pada mesin Linux, maka suatu
jaringan komputer dapat berbagi file dan printer dengan Windows 95/98 atau pun
Windows NT. Dengan kata lain, dengan menjalankan samba maka server Linux
dapat tampak seperti Windows NT Server bagi mesin Windows lainnya. Pada
Linux dapat me-mounting direktori yang di-share pada Windows dan juga dapat
mengakses secara langsung direktori tersebut. Sedangkan pada Windows, juga
dapat melihat direktori yang di-share berupa icon yang terdapat dalam Network
Neighborhood.


FTP Server


FTP server merupakan suatu server yang menyediakan layanan pengaksesan
file dengan format seperti pada DOS. Pada FTP Server terdapat beberapa
direktori yang setiap direktori berisi beberapa file.

DNS Server


DNS Server bertugas menerjemahkan IP Address ke sebuah nama alamat dan
sebaliknya dari nama alamat ke IP Address. DNS Server memberikan nama
sebuah komputer dalam suatu jaringan komputer, sedangkan dalam internet
nama yang diterjemahkan oleh DNS Server merupakan IP Address dimana web
dapat diakses.




                                                                           36
Web Server


Web Server bertugas untuk menyediakan web yang berisi bermacam-macam file
untuk diakses oleh komputer-komputer yang berada dalam suatu jaringan.

Mail server


Mail     Server     adalah   program   daemon     yang    bekerja    menampung        dan
mendistribusikan email dalam suatu jaringan. Protokol yang umum digunakan
antara lain protokol SMTP, POP3 dan IMAP. SMTP (Simple Mail Transfer
Protocol) digunakan sebagai standar untuk menampung dan mendistribusikan
email, sedangkan POP3 (Post Office Protocol v3) dan IMAP (Internet Mail
Application Protocol) digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email
secara remote yaitu tidak perlu login ke dalam sistem shelll mesin mail server
tetapi      cukup    menguhubungi      port   tertentu   dengan     mail   client     yang
mengimplementasikan protocol POP3 dan IMAP.

Proxy Server


Proxy Server menyediakan layanan untuk menerima permintaa akses data dari
client lalu meneruskannya ke alamat yang dituju, kemudian menyimpan data dari
alamat tersebut. Apabila client ingin mengakses data yang sama dari alamat
yang sama maka proxy server tidak perlu meneruskan ke alamat yang dituju
akan tetapi cukup sampai pada data dari alamat yang sudah disimpan
sebelumnya

3.3 PENGERTIAN WEB SERVER


World wide web mendapat perhatian publik yang sangat besar yang tidak dapat
disamai oleh aplikasi internet lainnya. Pada tahun 1995, www menggantikan FTP
sebagai aplikasi internet yang bertanggungjawab atas sebagian besar lalu lintas
internet.    Web     telah   menjadi sedemikian      terkenalnya    sehingga        kadang
dicampuradukkan dengan istilah internet itu sendiri meskipun pengertian “di
Web” dan “di Internet” sebenarnya tidaklah sama.




                                                                                        37
Web adalah sistem pengiriman dokumen tersebar yang berjalan di internet. Web
dikembangkan di CERN (European Center for Nuclear Research), suatu
lembaga bagi penelitian fisika energi tinggi di Geneva, Swiss. Tujuan semula dari
lembaga ini adalah untuk membantu para fisikawan di berbagai lokasi yang
berbeda dalam bekerja sama dan berbagi material penelitian.


Web dengan cepat berkembang ke luar lingkup masyarakat fisika energi tinggi.
Pada tahun 1993, terdapat 130 server web di internet. Setahun kemudian
jumlahnya meningkat menjadi 2.738, dan pada bulan Juni 1995 terdapat 23.500
server web.


Sekarang ini web telah memiliki pemirsa dalam jumlah yang sangat besar di luar
lingkup akademis : kurang lebih 30% dari server web yang tengah beroperasi
saat ini berada di komputer dalam domain komersial, dan di sebagian industri, di
mana keberadaaan perusahaan web sama pentingnya dengan memiliki telpon
atau faks bagi tujuan komunikasi bisnis. Web sekarang telah menjadi media yang
sangat penting bagi periklanan dan alamat web sekarang sudah umum dijumpai
pada majalah, surat kabar, dan iklan televisi.

3.4 PENGERTIAN DNS


       Domain Name System (DNS) Adalah sebuah aplikasi service di internet
yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address dan salah satu jenis
system yang melayani permintaan pemetaan IP address ke FQPN (Fany
Qualified Domain Name) dan dari FQDN ke IP address. DNS biasanya
digunakan pada aplikasi yang berhubungan ke internet sererti Web Browser atau
e-mail, Dimana DNS membantu memetakan host name sebuah computer ke IP
address. Selain digunakan di internet DNS juga dapat di implementasikan ke
private network atau internet.

   1. FUNGSI DNS


   A. Kerangka Peraturan pengiriman secara kontroversi menggunakan
       keuntungan jenis rekod DNS, dikenal sebagai rekod TXT.




                                                                              38
  B. Menyediakan keluwesan untuk kegagalan computer,Beberapa server DNS
      memberikan perlindungan untuk setiap domain. Tepatnya,Tiga belas
      server akar (root server)digunakan oleh seluruh dunia.

   2. KEUNGGULAN DNS


   A. DNS mudah untuk di implementasikan di protocol TCP/IP
   B. DNS server mudah untuk di konfigurasikan(Bagi admin)
   C. User tidak lagi di repotkan untuk mengingat IP address

   3. KEKURANGAN DNS


   A. DNS tidak mudah untuk di implementasikan
   B. Tidak konsisten
   C. Tidak bias membuat banyak nama domain.




3.5 Linux Server


   Instalasi Linux Redhat 9.0


   1. Persiapan Instalasi
             Beberapa hal yang patut anda catat sebelum memulai instalasi
             adalah
       a. Siapkan 1 buah PC lengkap minimum PC Pentium III
       b. Siapkan CD instalasi Linux Redhat 9.0
   2. Memulai Instalasi
         Masukkan Disk 1 dari 3 CD Instal RedHat. Kemudian pilih OK lalu
         Enter . Beberapa saat akan muncul
         opsi pemilihan bahasa selama proses instalasi seperti gambar berikut




                                                                           39
Pilihlah   bahasa yang anda     inginkan   lalu   pilih   Next.   Kemudian anda
akan disuruh memilih layout keyboard.Seperti berikut, pilih next .




Selanjutnya Si Instaler akan meminta kita untuk memilih jenis Mouse yang
sedang anda gunakan itu,tadi
diawal udah dijelaskan , nah cek sekarang lalu pilih, apakah model mouse anda
ps/2 kah atau serial dan
jangan lupa melihat jumlah tombol di mouse anda. Pilih Next



                                                                             40
Lalu muncullah gambar seperti ini :
Disini kita diminta memilih : Upgrade atau Instal. Pilih Perform a New Red Hat
Linux Instalasion pilih Next untuk melanjutkan ke proses berikutnya




                                                                           41
Ada tiga opsi disana :
           1. Personal Desktop
              Ini cocok untuk anda yang akan menggunakan Red Hat untuk
              office plus multimedia. Tidak terlalu
              banyak paket yang di instal dan ini tentu makin meningkatkan
              performa komputer anda. Untuk tipe ini,
              butuh paling sedikit 1,8 GB space di hardisk anda. Ini udah
              termasuk paket office dan multimedia.
           2. Workstation
              Pilih tipe instalasi yang satu untuk komputer anda jika anda ingin
              merencakan komputer tersebut sebagai
              komputer kerja. Siapa tau anda seorang developer atau programer
              yang ingin beralih ke linux, pilihlah
              tipe ini. Minimal butuh 2,1 GB space.
           3. Server
              Untuk instalasi tipe ini, anda butuh 5 GB lebih spasi di hardisk.
              Kecuali anda tidak tertarik untuk instal
              xwindows, maka spasi yang dibutuhkan hanya 1,5 GB.
           4. Custom
              Ini maksudnya,anda memilih sendiri paket apa yang akan anda
              instal. Instalasi minimal membutuhkan
              ruang sebesar 500 MB. Sediakan ruang sebesar 5 GB lebih untuk



                                                                             42
             instalasi semua paket yang ada di CD
             instal   RedHat.   Beberapa   paket    yang   ada   di   CD     instal,
             tergantung dengan paket lainnya.
              Karna kita ingin membuat server maka kita pilih yang “server
              Pilih Next dan anda akan dibawa ke metode pembagian
             pembagian partisi seperti gambar berikut :




Pada gambar berikut pilih yang manual


Membuat Partisi Secara Manual
          Jika pada gambar 6 anda memilih opsi Manually partitioning with Disk
          Druid, tampilan yang muncul adalah
          sebagai berikut :




                                                                                 43
Karna anda telah mnyiapkan satu partisi kosong untuk linux maka,
tugas kita hanya membuat partisi baru.
Keterangan tombol pada gambar diatas adalah sebagai berikut :


New: Untuk Menambah partisi baru, ini wajib hukumnya kita isi. Klik
tombol ini untuk menambah partisi
baru. Kemudian akan tampil layar sebagai berikut :




                                                                44
Kolom mount point berarti, partisi anda akan di akses dari mana kelak
setelah di Red Hat terinstal. Penjelasan
untuk ini terkait dengan system direktori di linux. Bahwa di Linux ada
beberapa direktori sebagai berikut :
   1. / [root direktori] disinilah seluruh file linux di simpan, kalau di
   ibaratkan di windows seperti drive
        C:
   2.                  /bin – File-file perintah linux di simpan disini,
   seperti ls, mkdir dsb (lihat article ttg. Dasar-dasar
        linux, di Ilmukomuter.com)
   3.                  /sbin – File-file perintah system disimpan disini
   seperti shutdown.
   4.                  /mnt – Tempat menyimpan file-file device
   system. Ingat, di linux tidak dikenal istilah drive, semua
        hardware dikenal sebagai file. Jadi misalkan anda mau
        mengakses disket, maka anda tidak dapat
        menemukan floppy. Untuk mengakses device yg ada di system
        komputer linux, kita akeses
        (mounting) dari direktori ini. Misalnya untuk mengakses floppy
        disk caranya : moun /mnt/floppy.
   5. dsb.
Jadi langkah pertama, pada kolom mount point buat : /swap lalu pada
File Sistem Type pilih linux swap.
Untuk Kolom Size (MB) Isikan sebesar dua kali memory komputer.
Misalkan memori komputer anda 128
maka rumus untuk siza partisi swap adalah 256 MB. Nilai ini adalah
nilai minimal, anda boleh membuat lebih
dari 256 MB.Pada kolom AllowableDrives terdapat list hardisk
yang terinstal di komputer anda. Jika
misalnya di komputer anda terdapat dua hardisk, dan anda memilih
hda maka partisi yang akan dibuat ini
(partisi /swap) akan di instal di hda1.Jika komputer anda hanya



                                                                      45
memiliki satu hardisk pilih hda.
 Opsi Additional Size Option seperti terlihat pada gambar pilih Fix
Size. Anda bisa mencoba opsi yang lain.
Tidak terlalu bemasalah. Untuk opsi yang lain seperti Force to be a
primary partition, jika anda pilih ini
maka partisi /swap ini akan dijadikan partisi utama, sedang jika anda
tidak memilih nya maka partisi /swap
akan menjadi partisi logical. Saran saya, beri tanda centang pada opsi
ini. Chek for bad block boleh anda
pilih atau tidak, up to you ;),namun sebaiknya pilih opsi ini.Lalu tekan
OK. Kemudian kita buat satu partisi. Pada linux, penamaan hardisk
adalah dengan memberi letter dan huruf tertentu. Misal anda punya 2
hardik yang terinstal di komputer maka hardiks pertama akan di kenal
sebagai hda sedang partisi pertama dari hardisk pertama di beri kode
1. Sehingga arti dari hdb3 adalah partisi ketiga dari hardisk kedua.
lagi. Pilih tombol NEW pada kotak dialog Partitioning. Lalu isikan di
kolom Mount Point “/” (tanpa quota
tentunya). Untuk file system, pilih Linux Native. Isikan kolom size sisa
dari hardisk anda yang masih kosong.
Jadi, misalnya anda punya hardisk 10 GB, maka sisa dari hardisk
yang masih kosong adalah total size dari
hardisk anda dikurangi size partisi swap dan size partisi windows (jika
windows telah ada di hardisk anda).
Lalu pilih OK kemudian pilih Next. Anda di bawa ke tampilan sebagai
berikut :




                                                                     46
Disini anda akan menginstal Boot Loader. Boot loader adalah program
yang pertama kali dijalankan ketika
komputer di hidupkan (lihat keterangan sebelumnya). Biarkan nilai
default jika anda bingung, tidak terlalu
bermasalah. Lalu pilih Next, sehingga muncul tampilan sebagai
berikut :




Jika anda berencana menghubungkan komputer ke jaringan, isikan
data yang diminta. Jika tidak biarkan



                                                                47
         kosong.     Pilih   Next,   kemudian   muncul     kotak   konfigurasi
         firewall.   Biarkan    kosong   jika   anda     tidak menghubungkan
         komputer dengan jaringan.




Pilih Next , muncul tampilan berikut yang meminta anda mengisikan jenis bahasa
yang akan digunakan oleh RedHat nantinya.




                                                                           48
Pilih Next untuk melanjutkan. Sehingga tampil setting waktu.




Lalu lanjutkan dengan memilih Next. Muncul layar berikut yang
mengharuskan anda mengisi passowrd root.
Root merupakan Super user. Root lah yang bisa menambah dan
menghapus account user. Root adalah nama
lain dari administrator sistem di Linux.




                                                               49
Kemudian akan muncul tampilan berikutnya :




Pilih Next jika tidak ingin menghubungkan komputer dengan jaringan.
Berikutnya anda akan memili paket-
paket apa yang akan di instal sebagai berikut jika sebelumnya anda
memilih tipe instalasi Personal Desktop
Ada   dua   optional   disini, Accept     the   current   package   list



                                                                     50
dan Customize the set of packages to be
installed.


Accept the current package list artinya anda menerima paket-paket
default sesuai dengan tipe instalasi yang
anda pilih. Jika anda ingin memilih sendiri paket-paket yang akan di
instal maka pilih Customize the set of
packages to be installed. Pilih Next untuk melanjutkan, jikaanda
memilih Customize the set of packages to
be installed muncul tampilan sebagai berikut :




Silahkan memilih paket-paket apa yang hendak anda instal. Karna
kita ingin membuat web server dan DNS server maka paket DNS dan
WEB server wajib di install Untuk memilih komponen-komponen dari
paket,
klik chek box yang ada disamping kiri nama paket, lalu klik   Details
untuk memilih dan menghilangkan
(select dan unselect) komponen-komponen dari paket yang tersebut.
Setelah proses pemilihan paket selesai



                                                                  51
maka dilayar komputer kesayangan anda akan pemberitahuan bahwa
installer akan mulai menginstal paket-
paket yang anda pilih. Setelah beberapa saat, paket-paket yang anda
pilih akan mulai di instal oleh installer
RedHat 9.0




Ini memakan waktu agak lama, tergantung berapa banyak paket yang
anda pilih. Jika anda pilih semua paket,
bisa 1-2 jam. Setelah beberapa lama proses instalasi berjalan, anda
diminta memasukan CD instalasi RedHat
9.0 yang kedua dan yang ketiga. Jadi sering-seringlah memperhatikan
CD-ROOM anda :) Setelah itu, muncul
tampilan berikutnya yang meminta anda membuat Disket Boot.
Terserah anda mau membuat disket boot atau
tidak, no problem lo!! Tetapi alangkah baiknya anda membuat disket
boot. Jika suatu saat komputer anda
tidak bisa booting maka disket boot lah solusinya.




                                                                52
Berikutnya installer akan meminta anda memilih konfigurasi Video
Card. Umumnya, installer mengenali jenis
video card yang ada. Dan juga anda diminta memilih jumlah RAM
video card tersebut. Seperti terlihat pada
gambar berikut :




Jika video card yang anda miliki tidak terdapat di daftar tersebut, maka
pilih Unlisted Card. Dan Jangan



                                                                     53
pilih Skip x configuration, karna jika anda memilih ini, anda tidak
akan bisa menikmati indahnya desktop di
Linux RedHat, cuma tampilan teks doang. Lalu pilih Next yang akan
membawa anda ke konfigurasi monitor
dan resolusi monitor. Setelah anda memasukan dengan benar, maka
selesai sudah instalasi Linux RedHat 9.0. Jika video card yang anda
miliki tidak terdapat di daftar tersebut, maka pilih Unlisted Card. Dan
Jangan
pilih Skip x configuration, karna jika anda memilih ini, anda tidak
akan bisa menikmati indahnya desktop di
Linux RedHat, cuma tampilan teks doang. Lalu pilih Next yang akan
membawa anda ke konfigurasi monitor
dan resolusi monitor. Setelah anda memasukan dengan benar, maka
selesai sudah instalasi Linux RedHat 9.0.




                                                                    54
                                    BAB IV
MEMBANGUN DNS DAN WEB SERVER PADA LINUX REDHAT 9.0


4.1 Kelebihan dan Kekurangan Pada DNS dan WEB Server
   A. Web server Apache mempunyai kelebihan yaitu :


   1. Apache termasuk dalam kategori freeware.
   2. Apache mudah sekali proses instalasinya jika dibanding web server
      lainnya
   3. seperti NCSA, IIS, dan lain-lain.
   4. Mampu beroperasi pada berbagai paltform sistem operasi.
   5. Mudah mengatur konfigurasinya. Apache mempunyai hanya empat file
      konfigurasi.
   6. Mudah dalam menambahkan peripheral lainnya ke dalam platform web
      servernya.


   B. Fasilitas atau ciri khas dari web server Apache adalah :


   1. Dapat dijadikan pengganti bagi NCSA web server.
   2. Perbaikan terhadap kerusakan dan error pada NCSA 1.3 dan 1.4.
   3. Apache merespon web client sangat cepat jauh melebihi NCSA.
   4. Mampu di kopilasi sesuai dengan spesifikasi HTTP yang sekarang.
   5. Apache menyediakan feature untuk multihomed dan virtual server.
   6. Kita dapat menetapkan respon error yang akan dikirim web server
      dengan
      menggunkan file atau skrip.
   7. Server apache dapat otomatis berkomunikasi dengan client browsernya
      untuk menampilkan tampilan terbaik pada client browsernya. Misalnya,
      browser ingin menampilkan dalam bahasa spanyol, maka web server
      apache
      otomatis mencari dalam servicenya halaman-halaman dengan bahasa
      spanyol.
   8. Web server Apache secara otomatis menjalankan file index.html,
      halaman



                                                                        55
   utamanya, untuk ditampilkan secara otomatis pada clientnya.
9. Web server Apache mempunyai level-level pengamanan.
10. Apache mempunyai komponen dasar terbanyak di antara web server lain.
11. Ditinjau dari segi sejarah perkembangan dan prospeknya, Apache web
   server
   mempunyai prospek yang cerah. Apache berasal dari web server NCSA
   yang
   kemudian dikembangkan karena NCSA masih mempunyai kekurangan di
   bidang kompatibilitasnya dengan sistim operasi lain. Sampai saat ini, web
   server Apache terus dikembangkan oleh tim dari apache.org.
12. Performasi dan konsumsi sumber daya dari web server Apache tidak
   terlalu
   banyak, hanya sekitar 20 MB untuk file-file dasarnya dan setiap
   daemonnya
   hanya memerlukan sekitar 950 KB memory per child.
13. Mendukung transaksi yang aman (secure transaction) menggunakan SSL
   (secure socket layer).
14. Mempunyai dukungan teknis melalui web.
15. mempunyai kompatibilitas platform yang tinggi.
16. mendukung third party berupa modul-modul tambahan.


C. Kelebihan DNS Server
       1. Mudah, DNS sangat           mudah karena user tidak lagi
             direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer,
             cukup host name.
       2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa saja berubah,
             tapi host name tidak harus berubah.
       3. Simple, DNS server mudah untuk dikonfigurasikan (bagi
             admin).


D. Kekurangan DNS
       1. User tidak dapat menggunakan nama banyak untuk mencari
             nama domain baik di internet maupun di intranet.



                                                                         56
4.2 Langkah- Langkah Pembuatan DNS Server
1. Konfigurasi Server DNS (BIND 9)

   Server DNS digunakan untuk memetakan pertejemahan Alamat FQDN (Fully
   Qualified Domain Name) ke IP Address atau sebaliknya, dengan adanya
   Server DNS Anda tidak harus menghapalkan semua IP Address dari alamat
   situs yang biasa Anda buka. Sebagai contoh ketika Anda memasukkan
   sebuah alamat situs      http://www.yahoo.com   , sebenarnya ada beberapa proses
   yang dilalui hingga halaman web ditampilkan di Web Browser Anda. Dimana
   ketika Anda memasukkan alamat tersebut, terlebih dahulu nama alamat akan
   dikirimkan ke Server DNS yang menangani host dan domain alamat itu untuk
   dicari berapa sebenarnya alamat IP yang digunakan, karena sebenarnya
   semua komputer di Internet menggunakan IP Address untuk berkomunikasi
   dan bukan nama, setelah menemukan alamat IP barulah kemudian halaman
   website yang diminta dikirimkan ke Web Browser. Jadi Anda harus berterima
   kasih kepada Server DNS yang membuat Anda tidak harus menghapalkan
   semua alamat IP dari alamat situs yang biasa Anda buka, cukup dengan
   memasukkan alamat situs yang mudah diingat maka Server DNS akan
   berkerja untuk Anda.



   a. Mengecek hasil instalasi peket BIND, gunakan peritah berikut :



      #rpm –qa |grep bind

      #rpm –qa |grep bind-devel

      #rpm –qa |grep bind-utils

      #rpm –qa |grep caching-nameserver



      Jika semua paket di atas telah ada, berarti paket Server DNS telah
   terinstal dengan baik.




                                                                                57
b. Konfigurasi Server DNS, dalam contoh ini saya akan membuat domain
   dengan nama “masrebo.co.id” tanpa tanda kutip dengan alamat IP
   192.168.10.254, ada beberapa file yang harus Anda konfigurasi agar
   Server DNS dapat berjalan dengan baik, yaitu :



   a. File /etc/named.conf, berikut contoh konfigurasinya, edit file ini
        menggunakan program vi, pico atau mcedit :



        #vi /etc/named.conf

        #pico /etc/named.conf

        #mcedit /etc/named.conf




   option        {



                 directory “/var/named”;



                 //baris di atas memberitahukan kepada Server BIND
   dimana file-file zona disimpan



   };

   controls      {



                 inet 127.0.0.1 allow { localhost; } keys { rndckey;
   };




                                                                     58
            //baris di atas menyatakan yang berhak mengontrol
server named adalah localhost



};



zone “.” IN {

            type hint;

            file “named.ca”;

};



zone “localhost” IN {

            type master;

            file “localhost.zone”;

            allow-update { none; };

};



zone “0.0.127.in-addr.arpa” IN {

            type master;

            file “named.local”;

            allow-update { none; };

};



zone “masrebo.co.id” IN {




                                                           59
              type master;

              file “masrebo.zone”;

};

//baris di atas untuk penterjemahan FQDN ke IP Address (Forward
Zone) dengan domain masrebo.co.id



zone “10.168.192.in-addr.arpa” IN {

              type master;

              file “192.168.10.zone”;

};

//baris di atas untuk penterjemahan IP Address ke FQDN (Reverse
Zone)



include “/etc/rndc.key”;




c. Membuat    file   /var/named/masrebo.zone   (Forward   Zone)   dan
     /var/named/192.168.10.zone (Reverse Zone), untuk membuatnya
     silahkan menggunakan salah satu program teks editing, dalam
     hal ini saya menggunakan mcedit :



                 1. Buat file /var/named/masrebo.zone



        #mcedit /var/named/masrebo.zone




                                                                  60
Isi file tersebut sebagai berikut :




$TTL86400

@    IN     SOA   ns.masrebo.co.id.   root.masrebo.co.id
(

                                      1         ; Serial



                                      28800     ;
                                      Refresh

                                      14400     ;   Retry

                                      3600000 ;     Expire

                                      86400         )       ;
                                      Minimum



            IN    NS    ns.masrebo.co.id.

            IN    MX    mail.masrebo.co.id.



            IN    A            192.168.10.254

ns          IN    A            192.168.10.254




                                                           61
www            IN     CNAME           ns

mail           IN     CNAME           ns

pop3           IN     CNAME           ns

smtp           IN     CNAME           ns

imap           IN     CNAME           ns

ftp            IN     CNAME           ns

ssh            IN     CNAME           ns



            2. Buat file /var/named/192.168.10.zone



#mcedit /var/named/192.168.10.zone



Isi file tersebut sebagai berikut :



$TTL86400

@      IN      SOA    ns.masrebo.co.id.     root.masrebo.co.id (

                                            1       ; Serial



                                            28800     ; Refresh

                                            14400     ; Retry

                                            3600000 ; Expire

                                            86400 ) ; Minimum



               IN     NS      ns.masrebo.co.id.




                                                                  62
        254          IN      PTR            ns.masrebo.co.id.




d. Menjalankan Server DNS, dapat dilakukan dengan cara :



          ii. Menggunakan perintah service :



    #service named start



          iii. Membuat file Symbolic Link di /etc/rc.d/rc3.d



    #ln –s /etc/init.d/named /etc/rc.d/rc3.d/S60named



    Anda sangat disarankan untuk membuat file Symbolic Link di atas,
    agar setiap kali komputer boot service named (Server DNS) akan
    selalu dijalankan, pada init 3 (Linux Mode Teks).



e. Mengecek keberhasilan pembuatan Server DNS



Setelah melakukan konfigurasi dan menjalankan server DNS, sangat
penting bagi kita untuk memastikan apakah Server DNS telah berjalan
dengan baik, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan :

         iv. Mengecek dengan menggunakan nslookup :



    #nslookup –sil ns.masrebo.co.id




                                                                 63
          Selanjutnya akan muncul :



          Server           : 192.168.10.254

          Address          : 192.168.10.254#53



          Name             : ns.masrebo.co.id

          Address          : 192.168.10.254



                 v. Mengecek port 53 apakah sudah terbuka :



          #nmap 192.168.10.254



               vi. Melakukan tes ping :



          #ping masrebo.co.id



          #ping www.masrebo.co.id



     Jika muncul pesan reply, saya ucapkan selamat karena Anda telah
   berhasil membuat Server DNS.


4.3 Langkah-Langkah Pembuatan WEB Server


  1. Konfigurasi Web Server (Apache 2)



   Membangun sebuah Web Server sebenarnya tidak susah-susah banget koq,
   kalau ditahu ya to…! Anda biasa melakukan Browsing situs? misalnya




                                                                    64
http://www.ilmukomputer.com   , Anda bisa membuka halaman webnya karena adanya
Web Server yang memproses halaman-halaman web pada situs tersebut,
proses menyimpan halaman-halaman web sebuah situs biasa dikenal
dengan Web Hosting, biasanya kita menyimpan file-file web di Web Server
salah satu ISP yang terkoneksi langsung ke jaringan Internet agar orang
diseluruh dunia bisa membuka website kita. Web Server yang kita buat
hanya akan diakses secara lokal oleh semua komputer yang terkoneksi ke
jaringan Intranet, tapi pada prinsipnya sama saja dengan Web Server yang
terkoneksi dengan jaringan Internet, hanya berbeda dari segi ruang lingkup
jaringannya saja.



Web Server nantinya akan bekerja sama dengan DNS Server, karena nama
alamat situs yang akan dibuat nantinya kan diambil dari FQDN yang
disediakan oleh DNS Server yaitu          www.masrebo.co.id,   sehingga nantinya pada
Web Browser Client cukup dengan memberikan nama tersebut dan tidak
perlu memasukkan IP Address dari Web Servernya. Berikut langkah-langkah
pembuatan Web Server :



     a. Mengecek paket instalasi Apache, yang dikemas dalam paket
         bernama httpd :



     #rpm –qa |grep httpd



     b. Bagian-bagian             yang    perlu       dikonfigurasi      pada      file
         /etc/httpd/conf/httpd.conf         ,     lakukan        pengeditan     dengan
         menggunakan program edit teks vi, pico atau mcedit:



     #mcedit /etc/httpd/conf/httpd.conf



     #Email Web Administrator server ini.




                                                                                    65
ServerAdmin     webmaster@masrebo.co.id




#Nama Server ini.

ServerName       www.masrebo.co.id




#Direktori Root dimana file-file web diletakkan, yang perlu #diperhatikan
direktori masrebo sebelumnya sudah dibuat.

DocumenRoot “var/www/masrebo”

#Agar direktori masrebo dapat diakses dari manapun.

<Directory “/var/www/masrebo”>

        Option Indexes FollowSymLinks

        AllowOverride None

        Order allow,deny

        Allow from all

</Directory>



#Daftar file index yang akan dibuka.

DirectoryIndex index.html index.htm index.php



c. Untuk      mengecek       apakah       Modul   PHP   telah   terinstal   dan
     terkonfigurasi dengan baik, silahkan buat file PHP dengan dengan
     nama info.php dan letakkan pada direktori /var/www/masrebo
     dengan isi file sebagai berikut :

<?

        phpinfo();

?>




                                                                             66
        Jika sudah simpan file tersebut dan berikan hak akses 755 dengan
        perintah chmod.



        Untuk        mengetesnya            silahkan    pada      Browser     ketikkan
        www.masrebo.co.id/info.php   jika kemudian muncul jendela yang berisi data-data
        tentang Modul PHP, berarti Modul PHP telah bekerja dengan baik.




                                            BAB V
                                 Kesimpulan Dan Saran


V.I Kesimpulan


        Dengan teknologi PEER TO PEER                  pada    Windows XP kita dapat
membuat workstation sebagai resource dan server tidak perlu terpusaat. Kita
juga dapat mengurangi kemungkinan adanya penyusup / snipper yang mungkin
akan merugikan sistem jaringan dan data – data yang penting dalam
jaringan,karena security ada pada workstation dan setiap workstation dapat
menjalankan software yang sama. Setiap user juga mempunyai account
database yang sama. Selain itu murah dan mudah untuk membuat group dalam
skala kecil.


V.II Saran – saran.




                                                                                    67
         Saran-saran yang dapat kami berikan kepada Instansi Badan
Kepegawaian Negara sebagai salah satu perusahaan nasional yang bergerak di
bidang Teknologi Informasi adalah sebagai berikut:
   a. Mengembangkan konfigurasi jaringan yang lebih handal dan reliable,
        guna menghindari berbagai masalah yang mungkin terjadi kapan saja,
        mengingat perkembangan teknologi jaringan yang semakin maju.
   b. Mengembangkan sistem pengawasan dan pengendalian kepegawaian
        dalam Bidang Pengendalian Kepegawaian menjadi lebih baik.
   c. Diharapkan untuk tetap berinovasi dalam menjalankan fungsinya sebagai
        badan pemerintah sehingga dapat melayani masyarakat dengan baik dan
        demi kemajuan bangsa dan negara.




   Daftar Pustaka


   1. WikipediaIndonesia,JaringanKomputerhttp://id.wikipedia.org/wiki/Jaring
   an_komputer
   2.
   3.
   Wikipedia Indonesia, Local Area Network
   http://id.wikipedia.org/wiki/LAN
   Wikipedia Indonesia, Wide Area Network
   http://id.wikipedia.org/wiki/Wide_area_network
   Winaldi blog, 26 Februari 2007, Apakah TCP/IP itu ?
   http://my.opera.com/winaldi/blog/2007/02/26/apakah-tcp-ip-itu
   http://smk.adisanggoro.or.id/download/Operating%20System/Reference/zulkh
   aery-linux.pdf



                                                                         68
http://rumahijo.wordpress.com/2007/07/27/7-layer-osi/
http://tary02.wordpress.com/2008/07/25/pengertiankekurangankelebihan-dan-
fungsi-dari-dns-server/
http://tary02.wordpress.com/2008/07/25/pengertiankekurangankelebih
an-dan-fungsi-dari-dns-server/




                                                                       69

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:577
posted:5/17/2011
language:Indonesian
pages:69
Description: disini dibahas tentang bagaimana caranya melakukan seting DNS dan Web Server