Docstoc

osmosis melalui membran

Document Sample
osmosis melalui membran Powered By Docstoc
					                                        Kajian Teori

                                oleh John Andreson Keo
                               email: yandriskeo@rocket mail.co m
                                     facebook: Yandris Keo
                                      twitter: Yandris_Keo




        Osmosis adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang
lebih encer ke bagian yang lebih pekat. Membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh
pelarut, tapi tidak oleh zat terlarut, yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran.
Osmosis merupakan suatu fenomena alami, tapi dapat dihambat secara buatan dengan
meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian
dengan konsentrasi yang lebih encer. Osmosis akan berhenti apabila konsentrasi kedua zat
sama(isotonis).

       Misalnya,sel darah merah ditempatkan di lauran yang lebih encer maka air akan akan
masuk ke dalam sel darah merah, sehingga sel darah merah akan menggembung atau pecah.
Namun kalau darah ditempatkan di larutan yang lebih pekat, misalkan garam, maka sel darah
merah akan mengerut karena air di dalam darah akan tersedot keluar.

        Dalam Osmosis molekul yang masuk akan menambah volume dan tekanan , tekanan
ini diebut tekanan osmosis karena ditimbulkan oleh pergerakan air dengan cara osmosis.
Pergerakan air dalam sistem osomosis dikendalikan energi bebas pelarut.Sehingga makin
pekat larutan, makin kecil energi bebas. Air bergerak dari larutan yang berenergi bebas lebih
besar atau encer ke larutan yang lebih pekat. Tekanan Osmosis terhadap dinding sel
dinamakan tekanan turgor.

         Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa osmosis adalah proses perpindahan
larutan dari larutan dengan konsentrasi zat terlarut rendah menuju larutan dengan konsentrasi
zat terlarut lebih tinggi sampai terjadi kesetimbangan konsentrasi. Osmosis merupakan suatu
fenomena alami, tetapi aliran larutan dapat diperlambat, dihentikan, dan bahkan dapat
dibalikkan (hal ini dikenal dengan istilah “Reverse Osmosis”). Reverse osmosis dilakukan
dengan cara memberikan tekanan pada bagian larutan dengan konsentrasi tinggi menjadi
melebihi tekanan pada bagian larutan dengan konsentra si rendah. Sehingga larutan akan
mengalir dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Proses perpindahan larutan terjadi
melalui sebuah membran yang semipermeabel dan tekanan yang diberikan adalah tekanan
hidrostatik. (Anna Fadliah Rusydi, ST.)



Sumber

http://www.geotek.lipi.go.id/?p=262

http://whatiscell.wordpress.com/2010/04/25/transportasi-zat- melalui- membran/

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:110
posted:5/14/2011
language:Malay
pages:1