Docstoc

Laporan hasil pengamatan lapangan

Document Sample
Laporan hasil pengamatan lapangan Powered By Docstoc
					Tulisan ini disumbangkan oleh :
      John Andreson Keo
   email: yandriskeo@rocketmail.com
         facebook: Yandris Keo
          twitter: Yandris_Keo
                Laporan Hasil Pengamatan Lapangan
                            Mata Kuliah : Ekologi Hewan

                            Nama           : John Andreson Keo

                            NIM            : 0801040204



Kondisi Lapangan :

 A. Komponen yang ada:

     Tumbuhan:
      Mahino        : 10 pohon (8 hidup; 2 mati)
      Kaliandra     : 21 pohon
      Angsana       : 17 pohon (16 hidup; 1 mati)
      Gamal         : 26 pohon
      Kosambi       : 1 pohon
      Lontar        : 1 pohon
      Tridax sp.    : 37 pohon
      Anggur hutan: 6 pohon
      Rumput teki : 2 rumpun
      Tanaman W : 18 pohon
      Tanaman X : Tak terhitung
      Tanaman Y : 1 pohon
      Tanaman Z : 1 pohon

     Hewan:
      Koloni Semut : Tak terhitung
      Capung       : 1 ekor
      Kupu-kupu : 4 ekor

     Komponen tak hidup:
      Sampah plastik: Tak terhitung
      Sampah ranting: Tak terhitung
      Sampah daun : Tak terhitung
      Tiang Listrik : Satu tiang
      Batu karang : Tak terhitung
     * Pada bentangan atas plot didominasi oleh gamal, sedangkan pada bentangan bawah didominasi oleh
       tanaman X.


 B. Tanah : Kering berbatu (batu karang), ada sampah plastik dan kertas juga ranting serta daun
    kering.
    Juga dijumpai tiang listrik pada lokasi pengamatan.

Pertanyaan Penuntun:
 1. Hidup sendirikah organisme tersebut ? Jelaskan jawaban anda !
 2. Jika tidak hidup sendiri, dimanakah hidupnya ? Jelaskan apa arti pengamamtanmu !
 3. Ada saling interaksikah ? Jelaskan jawabanmu !
 4. Kalau begitu, apa arti interaksi ?
 5. Lengkapi pekerjaan anda dengan foto apa yang anda amati dan foto tentang dirimu saat
     pengamatan !
 6. Lengkapi tugas anda dengan bahan dari internet tentang interaksi, termasuk di dalamnya
     materi tentang model-model simbiosis ?

Jawaban Pertanyaan Penuntun :

   1. Dari hasil pengamayan yang dilakukan, pengamat melihat bahwa organism yang ada
      pada plot pengamatan tidak hidup sendiri melainkan hidup secara bersama-sama baik
      dengan organism sejenis maupun dengan orgnisme lainnya serta dengan lingkungannya.
      Hubungan yang dimaksudkan di sini adalah interaksi, yang secara sederhana diartikan
      sebagai hubungan timbal balik.
   2. Semua komponen yang teramati tadi hidup pada suatu tempat yang disebut Lingkungan.
      Dari sini dapat kita lihat adanya saling keterkaitan antara komponen yang
      hidup/komponen biotik (organisme yang ada) dengan komponen yang tak
      hidup/komponen abiotik(lingkungan)
   3. Dari penjelasan sebelumnya, sudah dapat dipastikan bahwa pada lokasi pengamatan ada
      saling hubungan, atau dengan kata lain ada interaksi. Interaksi yang tejadi di sini ada
      bermacam-macam, mulai dari interaksi yang saling menguntungkan maupun ada yang
      saling merugikan.
   4. Interaksi adalah suatu jenis tindakan atau aksi yang terjadi sewaktu dua atau lebih objek
      mempengaruhi atau memiliki efek satu sama lain.
      Atau secara sederhana diartikan bahwa interaksi merupakan hubungan timbale balik
      antara komponen-komponen yang ada pada suatu ekosistem.
   5. Foto Pengamatan …. (terlampir>>)
   6. Tinjauan Pustaka …. (terlampir>>)
Lampiran : Tinjauan Pustaka

                              Interaksi Mahluk Hidup
Interaksi antarkomponen ekologi dapat merupakan interaksi antarorganisme, antarpopulasi, dan
antarkomunitas.

A. Interaksi antar organisme

   Semua makhluk hidup selalu bergantung kepada makhluk hidup yang lain. Tiap individu
   akan selalu berhubungan dengan individu lain yang sejenis atau lain jenis, baik individu
   dalam satu populasinya atau individu-individu dari populasi lain. Interaksi demikian banyak
   kita lihat di sekitar kita.

   Interaksi antar organisme dalam komunitas ada yang sangat erat dan ada yang kurang erat.
   Interaksi antarorganisme dapat dikategorikan sebagai berikut.

   a. Netral

       Hubungan tidak saling mengganggu antarorganisme dalam habitat yang sama yang
       bersifat tidak menguntungkan dan tidak merugikan kedua belah pihak, disebut netral.
       Contohnya : antara capung dan sapi.

   b. Predasi

       Predasi adalah hubungan antara mangsa dan pemangsa (predator). Hubungan ini sangat
       erat sebab tanpa mangsa, predator tak dapat hidup. Sebaliknya, predator juga berfungsi
       sebagai pengontrol populasi mangsa. Contoh : Singa dengan mangsanya, yaitu kijang,
       rusa,dan burung hantu dengan tikus.

   c. Parasitisme

       Parasitisme adalah hubungan antarorganisme yang berbeda spesies, bilasalah satu
       organisme hidup pada organisme lain dan mengambil makanan dari hospes/inangnya
       sehingga bersifat merugikan inangnya.

       Contoh : Plasmodium dengan manusia, Taeniasaginata dengan sapi, dan benalu dengan
       pohon inang. Perhatikan Gambar 6.15

   d. Komensalisme

       Komensalisme merupakan hubunganantara dua organisme yang berbeda spesies dalam
       bentuk kehidupan bersama untuk berbagi sumber makanan; salah satu spesies
       diuntungkan dan spesies lainnya tidak dirugikan. Contohnya anggrek dengan pohon yang
       ditumpanginya.
   e. Mutualisme

      Mutualisme adalah hubungan antara dua organisme yang berbeda spesies yang saling
      menguntungkan kedua belah pihak. Contoh, bakteri Rhizobium yang hidup pada bintil
      akar kacang-kacangan.

B. Interaksi Antarpopulasi

   Antara populasi yang satu dengan populasi lain selalu terjadi interaksi secara langsung atau
   tidak langsung dalam komunitasnya.Contoh interaksi antarpopulasi adalah sebagai berikut.

   Alelopati merupakan interaksi antarpopulasi, bila populasi yang satu menghasilkan zat yang
   dapat menghalangi tumbuhnya populasi lain. Contohnya, di sekitar pohon walnut (juglans)
   jarang ditumbuhi tumbuhan lain karena tumbuhan ini menghasilkan zat yang bersifat toksik.
   Pada mikroorganisme istilah alelopati dikenal sebagai anabiosa.Contoh, jamur Penicillium
   sp. dapat menghasilkan antibiotika yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu.

   Kompetisi merupakan interaksi antarpopulasi, bila antarpopulasi terdapat kepentingan yang
   sama sehingga terjadi persaingan untuk mendapatkan apa yang diperlukan. Contoh,
   persaingan antara populasi kambing dengan populasi sapi di padang rumput.

C. Interaksi Antar Komunitas

   Komunitas adalah kumpulan populasi yang berbeda di suatu daerah yang sama dan saling
   berinteraksi. Contoh komunitas, misalnya komunitas sawah dan sungai. Komunitas sawah
   disusun oleh bermacam-macam organisme, misalnya padi, belalang, burung, ular, dan gulma.
   Komunitas sungai terdiri dari ikan, ganggang, zooplankton, fitoplankton, dan dekomposer.
   Antara komunitas sungai dan sawah terjadi interaksi dalam bentuk peredaran nutrien dari air
   sungai ke sawah dan peredaran organisme hidup dari kedua komunitas tersebut.

   Interaksi antarkomunitas cukup komplek karena tidak hanya melibatkan organisme, tapi juga
   aliran energi dan makanan. Interaksi antarkomunitas dapat kita amati, misalnya pada daur
   karbon. Daur karbon melibatkan ekosistem yang berbeda misalnya laut dan darat.

D. Interaksi Antarkomponen Biotik dengan Abiotik

   Interaksi antara komponen biotik dengan abiotik membentuk ekosistem. Hubunganantara
   organisme dengan lingkungannya menyebabkan terjadinya aliran energi dalam sistem itu.
   Selain aliran energi, di dalam ekosistem terdapat juga struktur atau tingkat trofik,
   keanekaragaman biotik, serta siklus materi.

   Dengan adanya interaksi-interaksi tersebut, suatu ekosistem dapat mempertahankan
   keseimbangannya. Pengaturan untuk menjamin terjadinya keseimbangan ini merupakan ciri
   khas suatu ekosistem. Apabila keseimbangan ini tidak diperoleh maka akan mendorong
   terjadinya dinamika perubahan ekosistem untuk mencapai keseimbangan baru.
Pola Interaksi Makhluk Hidup ( Simbiosis )

Simbiosis berasal dari bahasa Yunani sym yang berarti dengan dan biosis yang berarti
kehidupan. Simbiosis merupakan interaksi antara dua organisme yang hidup berdampingan.

Simbiosis merupakan pola interaksi yang sangat erat dan khusus antara dua makhluk hidup yang
berlainan jenis. Makhluk hidup yang melakukan simbiosis disebut simbion.

Semua makhluk hidup dipengaruhi oleh makhluk hidup lainnya. Tidak ada satu pun makhluk
hidup yang hidup tanpa makhluk hidup lain. Makhluk hidup akan berinteraksi satu sama lain.
Pada dasarnya terdapat tiga jenis simbiosis, yaitu mutualisme, komensalisme, dan parasitisme.

   a. Simbiosis mutualisme (mutual = saling)

       Pada hubungan jenis ini kedua belah pihak sama-sama mendapatkan keuntungan.
       Hubungan antara kupu-kupu dengan bunga merupakan salah satu contoh simbiosis
       mutualisme. Kupu-kupu mendapatkan nektar dari bunga, sedangkan bunga terbantu
       penyerbukannya. Dalam ekosistem banyak terdapat simbiosis mutualisme, misalnya
       antara semut dan tumbuhan, antara tumbuhan polongpolongan dan bakteri pengikat
       nitrogen, serta antara manusia dan bakteri yang hidup di usus besar.

       Makhluk hidup yang melakukan simbiosis mutualisme akan menderita kerugian jika
       tidak bersimbiosis. Misalnya, antara bunga dan lebah. Tanpa bersimbiosis bunga tidak
       bisa melakukan penyerbukan sehingga tidak bisa menghasilkan biji untuk berkembang
       biak, sedangkan lebah tidak bisa mendapatkan nektar untuk makanannya.

   b. Simbiosis komensalisme (co = bersama; mensa = meja)

       Pada simbiosis tipe ini salah satu pihak mendapatkan manfaat, sedangkan pihak lainnya
       tidak terpengaruhi. Hubungan antara tumbuhan paku atau anggrek yang hidup menempel
       di pohon merupakan salah satu contoh yang jelas. Tumbuhan paku atau anggrek
       mendapatkan tempat hidup sehingga ia mampu mendapatkan cahaya, sedangkan pohon
       tersebut tidak mendapatkan keuntungan atau kerugian

   c. Simbiosis parasitisme (para = dekat; sitos = makanan)

       Pada simbiosis tipe ini salah satu pihak mendapatkan keuntungan dari organisme yang
       menjadi pasangannya. Organisme yang mendapatkan makanan (keuntungan) biasanya
       berukuran lebih kecil dibandingkan dengan orga nisme yang diambil makanannya
       (dirugikan). Organisme yang mengambil makanan disebut parasit. Adapun organisme
       yang diambil makanannya disebut inang. Hubungan antara tumbuhan dengan beberapa
       jamur pengganggu dan hubungan antara pohon dengan benalu merupakan contoh-contoh
       simbiosis parasitisme. Dalam hubungan tersebut, benalu mendapatkan keuntungan
       sedangkan tumbuhan menderita kerugian.
        Simbiosis memainkan peran yang sangat penting bagi ekosistem, sebab simbiosis
        merupakan salah satu mekanisme untuk menjaga struktur ekosistem. Adanya simbiosis
        mutualisme menjaga kelangsungan hidup organisme dalam ekosistem. Apa yang akan
        terjadi apabila semua serangga habis dibasmi? Tumbuhan-tumbuhan yang
        penyerbukannya bergantung pada bantuan serangga tidak akan dapat menghasilkan biji
        sehingga lambat laun mulai punah. Hal ini tentu akan mengganggu keseimbangan
        ekosistem.



*Sumber:
   1.   http://id.shvoong.com/exact-sciences/biology/2052427-bentuk-interaksi-makhluk-hidup/
   2.   http://gurumuda.com/bse/tag/ekosistem-dan-hubunganya-antarkomponen

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:3042
posted:5/14/2011
language:Indonesian
pages:7