Docstoc

Pengaturan Kepemilikan Senjata Api dan Senjata Replika _Airsoftgun_

Document Sample
Pengaturan Kepemilikan Senjata Api dan Senjata Replika _Airsoftgun_ Powered By Docstoc
					                                                                                       Penulis : Esha Satya Satwika
                                                                                                   Fakultas : Hukum
                                                                                        Program Studi : Ilmu Hukum
                                                                                                           IPK : 3.19
                                                                    Pembimbing I : Bambang Suheryadi, S.H., M. Hum
                                                                                                    Pembimbing II :


Pengaturan Kepemilikan Senjata Api dan Senjata Replika (Airsoftgun)
Abstrak :

  ABSTRAKSejak sekitar tahun 1999 senjata replika masuk ke Indonesia. Hal tersebut lama-kelamaan
  menjadi suatu tren dan permainan baru. Para peminat senjata replika berasal dari orang-orang yang
  memiliki hobi di dunia kemiliteran atau biasa disebut dengan military madness. Permainan dengan
  menggunakan senjata replika yang memiliki skala 1:1 dengan senjata asli membuat permainan semakin
  seru serta menggunakan perlengkapan militer layaknya seorang tentara yang sesungguhnya. Namun,
  dalam perkembangannya timbul permasalahan mengenai legalitas kepemilikan senjata replika karena
  belum ada hukum positif yang mengaturnya. Di dalam Undang-Undang Nomor 12 Darurat Tahun 1951
  Tentang Senjata Api tidak disebutkan mengenai hal tersebut. Pengaturan mengenai kepemilikan senjata
  replika dituangkan di dalam Surat Keputusan Kapolri Nomor 82/II/2004 Tentang Pengawasan dan
  Pengendalian Senjata Api Non-Organik TNI/POLRI. Namun di dalam Surat Keputusan tersebut tidak
  diatur mengenai sanksi melainkan hanya pengaturan administrasi perizinan. Berbeda halnya dengan
  senjata api yang telah memiliki hukum positifnya.Apabila ditemukan penyalahgunaan (ditunjukkan di muka
  umum) maka polisi hanya dapat menyita senjata replika tersebut berdasarkan wewenang diskresi dan
  pemiliknya akan dimintai keterangan mengenai senjata tersebut, kecuali senjata replika tersebut
  digunakan untuk melakukan tindak pidana.




                                                 Page 1

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:184
posted:5/14/2011
language:Indonesian
pages:1