Docstoc

KEGIATAN KONSULTASI KARYA ILMIAH

Document Sample
KEGIATAN KONSULTASI KARYA ILMIAH Powered By Docstoc
					                  KEGIATAN KONSULTASI KARYA ILMIAH



Nama Mahasiswa      : YORINA ENI


NIM                 : 12 07 053


Judul               : Asuhan Kebidanan Pada NY “B” Akseptor IUD CUT-

                     380A dengan Spotting di Rumah Sakit Stellamaris

                     Makassar Tanggal 18 dan 24 Juli 2010.


Pembimbing KTI      : (Bakhri,S.ST)



                                                                     Paraf
No      Tanggal     Materi yang Dikonsul    Saran Pembimbing
                                                                   Pembimbing




                                                    Mengetahui :

                                                Ketua STIK GIA MKS




                                           H. Sukarddin Makka, SKM, M.Kes
b. Medicated IUD seperti Cu T dan Cut 7 sebagainya merupakan pilihan baik

   untuk ibu yang menyusui karena tampak tidak mempengaruhi kualitas dan

   kwantitas ASI.

c. Yang paling penting pada pemakaian IUD post partum adalah

   penempatan IUD setinggi mungkin dalam fundus uteri sehingga

   mengurangi kemungkinan ekspulsi.
  b. Efek samping yang paling sering adalah haid ireguler bahkan sampai

     amenorhoe.

  c. Implant merupakan metode kontrasepsi lainnya bila ibu yang

     mempunyai banyak anak tidak bersedia mengutamakan kontrasepsi

     yang mantap untuk wanita.

2. Metode suntikan

   a. Kontrasepsi suntikan di Indonesia merupakan salah satu kontrasepsi

      yang popular, seperti Noretisteron Enantat (NETEN), Depomendroksi

      progesterone acetat (DMPA) dengan nama dagang depo-provera.

   b. Suntikan diberikan pada hari 3,5 pasca persalinan, segera setelah

      keguguran dan pada masa interval sebelum hari kelima haid.

   c. Kontra indikasi kontrasepsi suntikan kurang lebih sama dengan

      kontrasepsi hormone lainnya.

3. Matode barrier

   Metode barrier seperti kondom, diafragma, kap vagina atau spons, tidak

   mempunyai efek pada laktasi dan dapat digunakan dengan aman pada

   post partum.

4. IUD

   a. Non medicated (NM) seperti lippes loop, kemungkinan besar tidak

      mempengaruhi laktasi, mungkin hanya timbul kram rahim yang ringan

      selama laktasi tetapi tidak mempengaruhi laktasi sendiri.
     PENDOKUMENTASIAN HASIL ASUHAN KEBIDANAN PADA NY
            “B” AKSEPTOR IUD CUT-380 A DENGAN SPOTTING
            DI RUMAH SAKIT STELAMARIS MARIS MAKASSAR
                         TANGGAL 18 JULI 2010


No. Register       : 86411


Tgl. Pengkajian    : 24 Juli 2010


A. Identitas Ibu/Suami

   Nama            : Ny “B”/Tn F”F

   Umur            : 38 tahun/48 tahun

   Nikah/lamanya : 1 kali/15 tahun

   Suku            : Manggarai/Manggarai

   Agama           : Kristen/Kristen

   Pendidikan      : S1/S1

   Pekerjaan       : PNS/PNS

   Alamat          : Manggarupi



B. Subjektif (S)

   1. Ibu menjadi akseptor KB sejak tanggal 10 April 2008.

   2. Ibu mengatakan haid terakhirnya mulai tanggal 20 April 2008.

   3. Ibu merasakan nyeri haid sejak menjadi aksepor IUD.
                                      BAB III

                             TINJAUAN KASUS

    ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. “B” AKSEPTOR IUD-CUT 380A

          DENGAN SPOTTING DI RUMAH SAKIT STELAMARIS

               MAKASSAR TANGGAL 18 DAN 24 JULI 2010



No. Register       : 86411


Tgl. Pengkajian    : 24 Juli 2010


A. Langkah I : Pengumpulan Data/Analisa Data Dasar

   1. Identitas Ibu/Suami

      Nama                  : Ny “B”/Tn F”F

      Umur                  : 38 tahun/48 tahun

      Nikah/lamanya         : 1 kali/15 tahun

      Suku                  : Manggarai/Manggarai

      Agama                 : Kristen/Kristen

      Pendidikan            : S1/S1

      Pekerjaan             : PNS/PNS

      Alamat                : Manggarupi
  e. Rasa nyeri saat menstruasi

  f. Badan kurus karena kebanyak mengeluarkan keputihan (Manuaba,

     1999, hal 214)




     Gambar 3. Cooper T 380 A


     (sumber : klinik obgyin update 18 Juni 2010)


3. Mekanisme kerja

  a. IUD merupakan benda asing dalam rahim sehingga menimbulkan

     raeksi benda asing dengan timbunan leukosit, makrofag dan limfosit.

  b. IUD menimbulkan perubahan pengeluaran cairan, prostaglandin yang

     menghalangi kapasitas spermatozoa.

  c. Pemadatan endometrium oleh leukosit, makrofag, dan limposit

     menyebabkan blastokist mungkin dirusak oleh makrofag, dan

     makrofag dan balstokis tidak mampu berimplantasi.

  d. Ion Cu yang dikeluarkan IUD menyebabkan gangguan gerak

     spermatozoa sehingga mengurangi kemampuan untuk terjadinya

     konsepsi (Manuaba, 1998, hal 455).
                                 BAB II


                         TINJAUAN PUSTAKA


A. Tinjauan Tentang Kontrasepsi

  1. Pengertian

     a. Kontrasepsi ialah alat atau obat-obatan yang diberikan dalam

        upaya      mencegah   terjadinya   kehamilan   baik   yang   bersifat

        sementara maupun yang bersifat permanen. (Prawirohardjo, 1999,

        hal 903)

     b. Kontrasepsi adalah alat dan bahan yang diberikan untuk mengatur

        jumlah kelahiran agar jumlah keluarga dapat direncanakan.

        (diakses 17 juni 2010)

     c. Kontrasepsi adalah alat dan bahan yang digunakan untuk

        mengatur jumlah kelahiran sehingga tercapat keluarga yang sehat,

        maju, mandiri, dan memiliki jumlah anak yang idela. (Prawirohardjo,

        2003, hal V)

     Dari ketiga pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa kontrasepsi

     adalah alat dan bahan yang digunakan untuk menunda dan mengatur

     jarak kelahiran.
2. Kerugian

  a. Efek samping meliputi : menorahgia, dismenore, perdarahan

     intermenstruasi dan pengeluaran bercak darah.

  b. Resiko infeksi pelvis dan kehamilan ektopik (Henderson, 2006, hal

     1000).




     Gambar 1. IUD lippes loop (sumber : klinik obgyin online update 18

     Juni 2010)

  c. IUD yang mengandung obat, yakni hormone steroid seperti IUD

     progesasetat yang mengandung progesterone dan yang baru

     dikembangkan, IUD levo nova yang mengandung levonorgestrel.

     1. Keuntungan

        a. Efektif, mudah, refersible.

        b. Terkait dengan morbiditas dan mortalitas yang rendah.

        c. Tidak mengganggu hubungan seksual.

				
DOCUMENT INFO