Gelombang Elektromagnetik SMA kelas X

					    Disusun oleh :
Nama : Nizra Ayu Sarah
Kelas : X-7
 Teori mengenai gelombang
 elektromagnetik pertama kali ditemukan
 oleh James Clerk Maxwell
 Perubahan medan magnetik dapat
 menimbulkan medan listrik maka
 sebaliknya perubahan medan listrik
 akan dapat menimbulkan medan
 magnetik
λ
    Menurut perhitungan Maxwell,
     kecepatan perambatan
     gelombang elektromagnetik
     hanya bergantung pada dua
     besaran, yaitu :
     1.) Permitivitas listrik ( )
     2.) Permeabilitas magnetik (   )
    = Permitivitas ruang hampa
       (8,85 x 10-12 C2/Nm2 )
    = Permeabilitas ruang
      hampa (4π x 10-7 Wb/Am)
    = Cepat rambat gelombang
      ( 3 x 108 m/s)
8
 Eksperimen Hertz sendiri berupa
 pembangkitan gelombang
 elektromagnetik dari sebuah dipol listrik
 (dua kutub bermuatan listrik dengan
 muatan yang berbeda, positif dan negatif
 yang berdekatan) sebagai pemancar dan
 dipol listrik lain sebagai penerima.
1. Dapat merambat dalam ruang
    hampa.
2. Merupakan gelombang transversal
3. Merambat dalam arah lurus
4. Dapat mengalami pembiasan
    (refraksi)
5. Dapat mengalami pemantulan
  (refleksi)
6. Dapat mengalami perpaduan
  (interferensi)
7. Dapat mengalami pelenturan
  (difraksi)
8. Dapat mengalami pengkutuban
  (polarisasi)
 Radiasi elektromagnetik adalah kombinasi medan
  listrik dan medan magnet yang berosilasi dan
  merambat lewat ruang dan membawa energi dari satu
  tempat ke tempat yang lain.

 Setiap muatan listrik yang memiliki percepatan
  memancarkan radiasi elektromagnetik
 Spektrum elektromagnetik adalah rentang
 semua radiasi elektromagnetik yang mungkin.
 Spektrum elektromagnetik dapat dijelaskan
 dalam panjang gelombang, frekuensi, atau
 tenaga per foton.
  Jenis Gelombang   Panjang gelombang
Gelombang radio             >103
Gelombang mikro         10-3 - 10-1
Sinar inframerah     7 x 10-7 - 7 x 10-3
Cahaya tampak        4 x 10-7 - 7 x 10-7
Sinar ultraviolet      10-8 - 4 x 10-7
Sinar-X               5 x 10-11 - 10-8
Sinar gamma              <5 x 10-11
 Gelombang radio adalah satu bentuk dari radiasi
  elektromagnetik, dan terbentuk ketika objek
  bermuatan listrik dimodulasi (dinaikkan
  frekuensinya) pada frekuensi yang terdapat dalam
  frekuensi gelombang radio (RF) dalam suatu
  spektrum elektromagnetik, dan radiasi
  elektromagnetiknya bergerak dengan cara osilasi
  elektrik maupun magnetik.
 Pada 1878 David E. Hughes adalah orang
 pertama yang mengirimkan dan menerima
 gelombang radio ketika dia menemukan bahwa
 keseimbangan induksinya menyebabkan
 gangguan ke telepon buatannya. Dia
 mendemonstrasikan penemuannya kepada
 Royal Society pada 1880 tapi hanya dibilang itu
 cuma merupakan induksi.
 Gelombang radio dapat dibedakan ke dalam 3
 daerah sebagai berikut.


   Daerah Gelombang        Rentang Panjang
         Radio              Gelombang (m)

  Gelombang Radio Pendek       10 – 100

     Gelombang Radio
        Menengah
                             100 - 1000

 Gelombang Radio Panjang       > 1000
 Gelombang mikro merupakan
 gelombang radio dengan frekuensi
 paling tinggi (SHF=Super High
 Frequency), yaitu 3 GHz.

 Gelombang mikro dihasilkan oleh
 peralatan elektronika khusus,
 misalnya tabung klystron.
 Gelombang mikro dimanfaatkan
 dalam proses kerja oven (microwave
 oven) untuk memasak makanan
 dengan cepat dan lebih ekonomis.

 Gelombang mikro juga dimanfaatkan
 pada pesawat radar (radio detection
 and ranging).
Cara kerja microwave oven :
  Rumus jarak sasaran ke pusat
  radar



s = jarak sasaran ke pusat radar (m)
  = selang waktu antara pengiriman
     pulsa ke sasaran dan penerimaan
     pulsa pantulan dari sasaran (s)
 Inframerah adalah radiasi
 elektromagnetik dari panjang
 gelombang lebih panjang dari cahaya
 tampak, tetapi lebih pendek dari
 radiasi gelombang radio.

 Radiasi inframerah memiliki
 jangkauan tiga "order" dan memiliki
 panjang gelombang antara 700 nm
 dan 1 mm.
Sejarah penemuan sinar inframerah :

 Inframerah ditemukan secara tidak
 sengaja oleh Sir William Herschell,
 astronom kerajaan inggris ketika ia
 sedang mengadakan penelitian
 mencari bahan penyaring optik yang
 akan digunakan untuk mengurangi
 kecerahan gambar matahari dalam
 tata surya teleskop
Sinar inframerah dapat dibedakan
ke dalam 3 daerah seperti pada
tabel berikut.

                       Rentang Panjang
   Daerah Inframerah
                         Gelombang

   Inframerah dekat    7,8 x 10-7 - 3 x 10-6

   Inframerah sedang    3 x 10-6 - 3 x 10-5

                          3 x 10-5 - 10-3
   Inframerah jauh
   Karakteristik sinar
   inframerah :
 tidak dapat dilihat oleh manusia
 tidak dapat menembus materi yang tidak
  tembus pandang
 dapat ditimbulkan oleh komponen yang
  menghasilkan panas
 Panjang gelombang pada inframerah memiliki
  hubungan yang berlawanan atau berbanding
  terbalik dengan suhu.
 Spektrum optik (cahaya atau spektrum
 terlihat atau spektrum tampak) adalah
 bagian dari spektrum elektromagnetik
 yang tampak oleh mata manusia. Radiasi
 elektromagnetik dalam rentang panjang
 gelombang ini disebut sebagai cahaya
 tampak.
Cahaya tampak juga dapat dihasilkan dari
perpindahan elektron dalam atom dari keadaan
berenergi tinggi ke keadaan berenergi rendah.

Cahaya yang berbeda frekuensi atau panjang
gelombangnya akan menyebabkan terjadinya
perbedaan sensasi pada mata sehingga
menimbulkan warna yang berbeda.
Spektrum warna cahaya
berdasarkan urutan kenaikan
panjang gelombang

Spektrum       Panjang        Spektrum warna
 warna     Gelombang (nm)
 Ungu         390 – 455
 Biru         455 – 492
 Hijau        492 – 577
Kuning        577 – 597
Jingga        597 – 622
Merah         622 - 780
 Sinar Ultraviolet (UV) adalah sinar tidak
  tampak yang merupakan bagian energi
  yang berasal dari matahari.

 Sinar ultraviolet memiliki daerah
  frekuensi 1015 atau 1016 Hz. Jenis
  gelombang elektromagnetik ini dihasilkan
  oleh atom dan molekul dalam loncatan
  atau nyala listrik.
 Sinar UV dapat membakar mata, rambut, dan
 kulit jika bagian tubuh tidak dilindungi, atau
 jika mereka terlalu banyak terkena sinar
 matahari. Meskipun demikian, sinar UV sangat
 berguna dalam ekosistem kita.

 Sinar ultraviolet dapat digunakan untuk
 memendarkan barium platina sianida,
 menghitamkan plat foto yang berlapis perak
 bromida, dan membunuh kuman.

 Sumber sumber sinar ultraviolet : busur
 karbon, lampu merkuri dan sinar marahari.
 Sinar-X memiliki panjang gelombang
 antara 10 -11 m sampai 10-8 m dan
 frekuensi antara 1016 sampai 1020
 Hz. Dengan energi tersebut, sinar-X
 memiliki daya tembus yang sangat
 kuat dengan cara menembakkan
 elektron berkecepatan beberapa ribu
 hingga puluhan ribu elektron volt
 terhadap logam.
Sejarah penemuan sinar-X :

 Sinar-X ditemukan oleh W. Rontgen
 pada tahun 1895 dengan menembakkan
 elektron berkecepatan tinggi pada
 logam. Pada saat elektron menumbuk
 logam, dipancarkan sinar-X.
Manfaat sinar-X :

1. Mendiagnosis adanya gejala penyakit
   dalam tubuh, seperti kedudukan
   tulang-tulang gigi.
2. Mengidentifikasi bahan atau alat
   deteksi keamanan.
3. Menganalisis struktur atom dari
   kristal.
Contoh alat rontgen dalam dunia
medis yang cara kerjanya
menggunakan sinar-X
 Sinar gamma merupakan gelombang
 elektromagnetik yang mempunyai
 frekuensi tertinggi dalam spektrum
 gelombang elektromagnetik, yaitu antara
 1020 Hz sampai 1025 Hz. Panjang
 gelombangnya berkisar antara 10-5 nm
 sampai 10-1 nm.
 Sinar gamma berasal dari radioaktivitas nuklir,
    memiliki daya tembus yang sangat kuat sehingga
    mampu menembus logam yang memiliki
    ketebelan beberapa sentimeter.

 Dalam hal ionisasi, radiasi gama berinteraksi
    dengan bahan melalui tiga proses utama: efek
    fotoelektrik, penyebaran compton, dan produksi
    pasangan

 Sinar gama memang kurang mengionisasi
 dari sinar alfa atau beta. Namun, mengurangi
 bahaya terhadap manusia membutuhkan
 perlindungan yang lebih tebal. Mereka
 menghasilkan kerusakan yang mirip dengan
 yang disebabkan oleh sinar-X, seperti
 terbakar, kanker, dan mutasi genetika.
Manfaat sinar gamma :

1. Untuk mengawetkan atau sterilisasi
   makanan sehingga makanan tahan lebih
   lama.
2. Dapat membunuh sel kanker dalam tubuh
   dengan cara radioterapi (pengobatan yang
   menggunakan sinar radiasi pengion).
3. Dapat mengontrol ketebalan dua sisi suatu
   logam sehingga memiliki ketebalan yang
   sama.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:7383
posted:5/5/2011
language:Indonesian
pages:38