Docstoc

DASAR-DASAR ILMU EKONOMI B

Document Sample
DASAR-DASAR ILMU EKONOMI B Powered By Docstoc
					JAFRI ANDRE
PERMINTAAN (DEMAND)
1. Yang dimaksud dengan Permintaan (Demand) adalah keinginan
  konsumen untuk membeli suatu barang pada berbagai tingkat harga
  selama periode tertentu.

2. Permintaan mengacu pada keinginan konsumen atau pembeli untuk
   memperoleh sejumlah barang dan jasa, yang didukung oleh
   ketersediaan atau kemampuan untuk membeli dan membayar
   barang dan jasa pada harga tertentu dalam suatu jangka waktu yang
   diberikan atau ditentukan.
HUKUM PERMINTAAN (LAW OF DEMAND)

Semakin tinggin harga suatu barang, semakin rendah jumlah
permintaan barang; dan semakin rendah harga suatu barang,
semakin tinggi jumlah permintaan barang

(the higher price of a good, the lower the quantity that will be
demanded of the good; the lower the price of a good, the higher the
quantity that will be demanded of the good)
    PERMINTAAN (DEMAND)

           Harga (P)   Jumlah (Q)
O             50           0
P             40           2
Q             30           4
R             20           6
S             10           8
T              0          10
P D




      D

 0        Q
FUNGSI PERMINTAAN (DEMAND FUNCTION)
Fungsi Permintaan (Demand Function) adalah permintaan yang
dinyatakan dalam hubungan matematis dengan faktor-faktor
yang mempengaruhinya.

                    Qd = a - bP


Skedul Permintaan (Demand Schedule) adalah daftar hubungan
antara harga suatu barang dengan tingkat permintaan barang
tersebut.
          PERMINTAAN (DEMAND)
Contoh :
1. Fungsi permintaan Qd = 36 – 4P. Hitunglah jumlah
   permintaan pada harga yang berbeda untuk tabel berikut ini
   :

               P (RM)              Q
                  1
                  2
                  3
                  4
Penyelesaian :
a = 36; b = 4; dan P = 0
Demikian,
Qd = 36 – 4P
    = 36 – 4 (0)
Qd = 36 Unit
Namun, jika Qd = 0, maka
Qd = 36 – 4P
0 = 36 – 4P
-4P = -36P; P = -36/-4; P = 9
Bila harga adalah 0, maka jumlah permintaan adalah 36 unit; bila
jumlah permintaan adalah 0, maka harga adalah RM 9.

Bila P =RM 1
Qd = 36 – 4 (1)
    = 36 – 4
Qd = 32 unit.
Bila P = RM 2
Qd = 36 – 4 (2)
    = 36 – 8
Qd = 28 unit
Bila P = RM 3
Qd = 36 – 4 (3)
                  P (RM)   Q
    = 36 – 12
                     1     32
Qd = 24 unit
                     2     28
Bila P = RM 4
                     3     24
Qd = 36 – 4 (4)      4     20
    = 36 – 16
Qd = 20 unit
Fungsi P – P1 = (P2 – P1) / (Q2 – Q1) x (Q – Q1)


              P (RM)               Qd (Unit)
                 1                    30
                 2                    28
                 3                    26
                 4                    24
Qd = a + bP
30 = a + 1b………..(1)
28 = a + 2b………..(2)
Persamaan (2) kurangi persamaan (1)
-2 = 0 + b
2 =0+b
Sehingga, b = 2
Substitusikan b = 2 ke persamaan (1)
30 = a – 1 (2)
30 = a – 2; a = 30 + 2; a = 32. Jadi, fungsi permintaan Qd = a + bP adalah
Qd = 32 – 2P.
    P
                           original demand

                               increase in demand

decrease in demand

                                 D1
                     D2   D0

0                                            Q
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan (Determinants of
Demand), antara lain :

1. Harga barang itu sendiri (price of goods).
   Jika harga barang semakin murah, maka permintaan terhadap
   barang itu bertambah. Begitu juga sebaliknya. Hal itu membawa
   kita kepada hukum permintaan, yang menyatakan bahwa bila
   harga barang naik, maka jumlah barang yang diminta akan
   berkurang dan sebaliknya.
2. Harga barang lain yang terkait (price of other goods).
   - Barang substitusi (substitute goods) adalah barang yang dapat
     menggantikan fungsi barang lain.
   -Barang komplementer (complementary goods) adalah barang yang
    digunakan bersama denga barang lain untuk melengkapi fungsi
    dari suatu barang.
3. Tingkat pendapatan per kapita.
   Tingkat pendapatan per kapita dapat mencerminkan daya beli.
   Semakin tinggi tingkat pendapatan, daya beli semakin kuat,
   sehingga permintaan terhadap suatu barang meningkat.
4. Selera dan / atau kebiasaan.
   Selera atau kebiasaan juga dapat mempengaruhi permintaan suatu
   barang.
5. Jumlah penduduk.
6. Perkiraan harga di masa mendatang.
   Bila kita memperkirakan bahwa harga suatu barang akan naik, adalah
   lebih baik membeli barang tersebut sekarang, sehingga mendorong
   orang untuk membeli lebih banyak saat ini guna menghemat belanja di
  masa mendatang.
7. Distribusi pendapatan.
   Tingkat pendapatan per kapita bisa memberikan kesimpulan yang
   salah bila distribusi pendapatan buruk. Jika distribusi pendapatan
   buruk, berarti daya beli secara umum melemah, sehingga
   permintaan terhadap suatu barang menurun.
8. Usaha-usaha produsen meningkatkan penjualan.
   Dalam perekonomian yang modern, bujukan para penjual untuk
   membeli barang sangat besar peranannya dalam mempengaruhi
   masyarakat.
PERUBAHAN DALAM JUMLAH PERMINTAAN ATAU
PERGESERAN SEPANJANG KURVA PERMINTAAN

Perubahan dalam jumlah permintaan (quantity demand) terjadi /
berlangsung sehubungan dengan perubahan harga barang. Ketika
harga barang naik, jumlah permintaan menurun dan dikenal
sebagai “contraction in demand”; ketika harga barang turun, jumlah
permintaan naik dan ini dikenal sebnagai “expansion in demand.”
P

     D
P1        X   Contraction in Demand

P0                Y
                           Expansion in Demand
P2                         Z



0        Q1      Q0      Q2           Q
PERUBAHAN DALAM PERMINTAAN ATAU
PERGESERAN KURVA PERMINTAAN

Perubahan dalam jumlah permintaan sehubungan dengan
perubahan faktor-faktor lain daripada harga barang. Kurva
permintaan akan bergerak ke kanan kalau permintaan meningkat
atau ke kiri kalau permintaan menurun (Demand curve will shift
(move) to the right when demand increases or to the left when demand
decreased).
P
    D1 D0   D2        Increased Demand

                       Decreased Demand
P




0      Q1   Q0   Q2             Q
1. Barang Giffen (Giffen Goods) adalah barang yang digunakan oleh
   golongan bawah.
  Barang ini disebut juga barang inferior atau inferior goods.
  Umumnya adalah barang kualaitas rendah yang dibeli oleh
  konsumen yang memiliki pendapatan rendah.
  “Semakin rendag harga barang giffen atau inferior, maka jumlah
   permintaannya akan menurun.”
 P
     D1
P0

P1                 Z

P2



 0        Q2   Q1 Q0   Q
  Kurva permintaan DZD, harga asal P0. Apabila harga menurun pada
  P1, jumlah barang akan menurun dari Q0 ke Q1. Selanjutnya, apabila
  harga menurun lagi pada P2, maka jumlah barang akan berkurang dari
  Q1 ke Q2.

2. Barang Mewah adalah barang yang dibelu dengan tujuan untuk
   kemewahan atau kemegahan.
   Umumnya, golongan yang memiliki barang mewah dianggap memiliki
   status kedudukan yang tinggi di kalangan masyarakat.
   “Semakin tinggi harga barang mewah, jumlah permintaan akan
    meningkat.”
     P
                      D1
P2
P1
P0       Z



                      D

0        Q0 Q1   Q2        Q
Apabila harga barang mewah meningkat dari P0 ke P1, maka
Jumlah permintaan akan barang bertambah dari Q0 ke q1.
Selanjutnya, apabila harga barang meningkat dari P1 ke P2, maka
jumlah permintaan barang akan betambah dari Q1 ke Q3.
1. Competitive Demand adalah permintaan yang mengacu pada
   permintaan akan barang pengganti (substitute goods).

2. Complementary Demand adalah permintaan yang mengacu pada
   permintaan komplementer atau pelengkap (complementary goods).

3. Related Demand adalah permintaan terhadap barang yang secara
   langsung berhubungan dengan permintaaan terhadap barang lain.

4. Composite Demand adalah permintaan terhadap barang-barang
   yang mempunyai banyak kegunaan.
PENAWARAN (SUPPLY)
Yang dimaksud dengan Penawaran (Supply) adalah keinginan
produsen untuk menjual suatu barang pada berbagai tingkat harga
selama periode tertentu.


HUKUM PENAWARAN (LAW OF SUPPLY)
Semakin tinggi harga suatu barang, semakin tinggi jumlah barang
yang ditawarkan; semakin rendah harga suatu barang, semakin
rendah jumlah
barang yang ditawarkan (the higher the price of a good, the higher the
quantity of good supplied; the lowe the price of a good, the lowe the
quantity of good supplied).
FUNGSI PENAWARAN (SUPPLY FUNCTION)

Fungsi Penawaran (Supply Function) adalah penawaran yang
dinyatakan dalam hubungan matematis dengan faktor-faktor yang
mempengaruhinya.

                       Qs = a + bP


Skedul Penawaran (Supply Schedule) adalah daftar hubungan antara
harga suatu barang dengan tingkat penawaran barang tersebut.
    P (RM)   Q
A     2      10
B     4      20
C     6      30
D    8       40
E    10      50
P

    S




0       Q
Contoh :
Fungsi penawaran Qs = 15 + 3P

                P (RM)          Q

                   1            18
                   2            21
                   3            24
                   4            27
Penyelesaian : a= 15; b = 3

Pada P = RM 1
Qs = 15 + 3 (1)
  = 15 + 3
Qs = 18

Pada P = 2
Qs = 15 + 3 (2)
   = 15 + 6
Qs = 21
Pada P = RM 3
Qs = 15 + 3 (3)
   = 15 + 9
Qs = 24

Pada P = RM 4
Qs = 15 + 3 (4)
   = 15 + 12
Qs = 27
P (RM)   Q
   1     20
   2     24
   3     28
   4     32
Qs = a + bP
20 = a + 1b…….(1)
24 = a + 2b…….(2)
_________________-
-4 = -b
b=4
Substitusikan b = 4 ke persamaan (1)
20 = a + 1 (4)
20 = a + 4
a = 20 – 4
a = 16

Qs = 16 + 4P
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penawaran (Determinants of
Supply), antara lain :

1. Harga barang itu sendiri.
2. Harga barang lain.
   Barang substitusi dapat mempengaruhi penawaran suatu barang.
   Apabila harga barang substitusi naik, maka penawaran suatu
   barang akan bertambah dan sebagainya.
   Apabila harga barang komplementer naik, maka penawaran suatu
   barang akan berkurang dan sebagainya.
3. Harga faktor produksi.
   Harga faktor produksi akan menyebabkan perusahaan
   memproduksi output-nya lebih sedikit dengan jumlah
   anggarannya tetap, seperti tingkat upah yang lebih tinggi, harga
   bahan baku meningkat atau kenaikan tingkat bunga modal.
4. Biaya produksi.
   Kenaikan harga input sebenarnya juga menyebabkan kenaikan
  biaya produksi. Bila harga produksi meningkat, maka produsen
  akan mengurangi hasil produksinya, berarti penawaran barang itu
  berkurang.
5. Biaya produksi.
   Kemajuan teknologi menyebabkan penurunan biaya produksi dan
   menciptakan barang-barang baru. Dalam hubungan dengan
   penawaran suatu barang, kemajuan teknologi menyebabkan
   kenaikan dalam penawaran barang.
6. Jumlah pedagang / penjual.
   Apabila jumlah penjual suatu produk tertentu semakin banyak,
   maka penawaran barang tersebut akan bertambah.
6. Tujuan perusahaan.
   Tujuan perusahaan adalah memaksimumkan laba, bukan
   memaksimumkan hasil produksinya. Akibatnya, setiap produsen
   tidak berusaha untuk memanfaatkan kapasitas produksinya
   secara maksimum, tetapi akan menggunakan tingkat produksinya
   yang memberikan keuntungan maksimum.
7. Kebijakan pemerintah.
   Kebijakan pemerintah juga dapat mempengaruhi penawaran
   suatu barang.
PERUBAHAN DALAM JUMLAH PENAWARAN ATAU
PERGESERAN SEPANJANG KURVA PENAWARAN

Perubahan dalam jumlah penawaran (quantity supply) terjadi /
berlangsung sehubungan dengan perubahan harga itu sendiri.

Kalau harga barang naik, jumlah penawaran akan naik, dan itu
dikenal sebagai “expansion of supply.”
Sedangkan, kalau harga barang turun, jumlah penawaran akan
turun, dan itu dikenal sebagai “contraction of supply.”
P                  S

P1             Z
P0        Y
                           expansion of supply
P2   X
                       contraction of supply



 0   Q1   Q0   Q2              Q
PERUBAHAN DALAM PENAWARAN ATAU
PERGESERAN KURVA PENAWARAN

Perubahan dalam penawaran terjadi kalau kurva penawaran bergeser ke
kanan atau ke kiri sehubungan dengan perubahan faktor-faktor lain
daripada harga barang lain.
Kurva penawaran akan bergeser ke kanan kalau penawaran meningkat
dan kurva penawaran akan bergeser ke kiri kalau penawaran menurun.
Pergeseran kurva penawaran ke kanan dikenal “increased supply.”
Pergeseran kurva penawaran ke kiri dikenal “decreased supply.”
P
         S2   S0   S1

                        decreasedsupply
P
                    increased supply




0   Q2   Q0   Q1        Q
1. Complementary Supply adalah penawaran suatu barang yang
   melengkapi fungsi barang lain atau disebut juga sebagai
   penawaran komplementer.

2. Competitive Supply adalah penawaran suatu barang yang dapat
   menggantikan fungsi barang lain atau disebut juga sebagai
   penawaran substitusi.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:304
posted:5/2/2011
language:Indonesian
pages:45