Your Federal Quarterly Tax Payments are due April 15th Get Help Now >>

REAKSI REDOKS I by JuniorSimanullang

VIEWS: 596 PAGES: 3

									REAKSI REDOKS I (KELAS X)

Tujuan : mempelajari beberapa reaksi redoks yang berlangsung dalam suasana asam,
basa atau netral.

Alat dan Bahan :

       Alat dan Bahan            Ukuran/satuan                 Jumlah
  Tabung reaksi/rak tabung              -                        3/1
          Pipet tetes               Panjang                       8
       Larutan KMnO4                 0,1 M                      3 ml
Larutan Asam oksalat (H2 C2 O4 )     0,1 M                      3 ml
Larutan Formaldehid                   5%                        1 ml
Larutan Na2 S2 O3                    0,1 M                      3 ml
Larutan Iodin (I2 )                  0,1 M                      3 ml
Larutan AgNO3                        0,1 M                      3 ml
Larutan Amonia (NH3 )                 1M                        3 ml
Larutan H2 SO4                        4M                        3 ml

Cara Kerja :

   1. Masukkan ± 3ml larutan Asam oksalat (H2 C2 O4 ) o,1 M ke dalam sebuah tabung
      reaksi, tambahkan ± 3 ml H2 SO4 4 M. Kemudian tambahkan 1 tetes larutan
      KMnO 4 . Aduk campuran itu dengan mengguncangkan tabung. Tunggu sampai
      terjadi perunahan warna, kemudian tambahkan lagi 1 tetes larutan KMnO 4 .
      Lanjutkan penetesan larutan KMnO 4 sampai tidak terjadi perubahan warna.
   2. Masukkan ± 3 ml larutan AgNO 3 0,1 M ke dalam tabung reaksi. Tetesi larutan itu
      dengan larutan NH3 1 M tetes demi tetes sampai endapan yang mula- mula
      terbentuk larut kembali. Kemudian tambahkan ± 1 ml larutan Formaldehid 5%.
      Aduk campuran dengan mengguncangkan tabung kemudian diamkan. Kemudian
      catat pengamatan Anda.
   3. Masukkan ± 3 ml Na2 S2 O3 ke dalam tabung reaksi. Tambahkan 2 tetes larutan
      kanji. Kemudian tetesi dengan larutan Iodin (I2 ) tetes demi tetes hingga campuran
      berwarna biru ungu (warna biru ungu menunjukkan bahwa Na 2 S2 O3 telah habis
      bereaksi).

Hasil Pengamatan :

   1. Warna H2 C2 O4 + larutan H2 SO 4 → putih (bening).

Warna larutan KMnO 4 → ungu.

Warna larutan H2 C2 O4 + KMnO 4 setelah ditetesi larutan KMnO 4 → putih.

   1. Warna larutan AgNO 3 → bening.
Larutan AgNO 3 ditetesi larutan NH3 → keruh (abu-abu).

Larutan AgNO 3 + larutan NH3 setelah dicampur dengan larutan Formaldehid → hitam.

2. Warna larutan Na2 S2 O3 → bening.

Larutan Na2 S2 O3 + larutan kanji setelah ditetesi larutan I2 → biru ungu.

Reaksi Ionisasi :

   1. 2 KMnO 4 + 3 H2 SO4 + 5 H2 C2 O3 → 2 MnSO 4 + K2 SO4 + 10 CO 2 + 8 H2O
   2. AgNO 3 + NH3 + H2 O → Ag2 O + 4 NH3 + H2O

Ag2 O + 4 NH3 + H2O → 2 {Ag(NH3 )2 } OH

   1. 2 Na2 S2 O3 + I2 → Na2 S4 O6 + 2 NaI

       Larutan menjadi berwarna biru ungu karena molekul- molekul pati pada kanji
        mengandung lebih banyak amilosa daripada amilopektin.
       Larutan Na2 S2 O3 berfungsi untuk melarutkan I2. Setelah bereaksi dengan
        Na2 S2 O3 menjadi 2 NaI.

Kesimpulan :

Larutan yang mengalami perubahan warna seperti larutan di atas merupakan contoh suatu
reaksi redoks. Dalam reaksi redoks larutan itu akan bereaksi dengan larutan lain (adanya
perubahan warna), seperti pada:

   1. Larutan H2 C2 O4 + H2SO4 setelah ditetesi KMnO 4 → putih.
   2. Larutan AgNO 3 + NH3 + larutan Formaldehid → hitam, silver, membentuk
      lapisan kaca.
   3. Larutan Na2 S2 O3 + larutan kanji setelah ditetesi larutan I2 → biru ungu.

REAKSI REDOKS II (KELAS X)

Tujuan : Mengetahui reaksi redoks pada beberapa logam dengan larutan.

Alat dan Bahan :

   1.   Gelas kimia 250 ml.
   2.   Logam seng.
   3.   Paku besi.
   4.   Larutan CuSO 4 1 M.

Cara Kerja :
   1. Siapkan alat dan bahan.
   2. Masukkan larutan CuSO 4 sebanyak 100 ml ke dalam gelas kimia 250 ml.
   3. Siapkan sepotong logam seng berukuran ± 4×2 cm yang telah diamplas bersih.
      Kemudian masukkan ke dalam larutan CuSO 4 .
   4. Amati perubahan yang terjadi.
   5. Lakukan kembali percobaan seperti di atas dengan menggunakan logam besi.

Pengamatan :

   1. Seng yang berada di dalam larutan CuSO 4 berubah menjadi berkarat dan menjadi
      rapuh (rontok).
   2. Paku dalam larutan CuSO 4 menjadi berkarat.

Kesimpulan :

Seng pada larutan CuSO 4 menjadi berkarat, hal ini membuktikan adanya reaksi redoks.
Begitu pula pada paku. Paku dan larutan CuSO 4 mengalami reaksi redoks. Terbukti dari
adanya perubahan biloks (reduksi/oksidasi) dan paku menjadi berkarat.

Daftar Pustaka

      Wismono, Jaka. 2004. Kimia dan Kecakapan Hidup. Jakarta: Ganeca Exact.
      Sunaryani, Indah dkk. Bulletin Kimia. Semarang.

								
To top