Analisis Kelemahan Sistem by anita271

VIEWS: 1,718 PAGES: 20

More Info
									ANALISIS KELEMAHAN
SISTEM
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI
Sistem lama: dipertahankan, dibuang atau dikembangkan?




   Pegawai perpustakaan STMIK AMIKOM Yogyakarta telah lama
    mengeluhkan beban kerja yang sangat berat. Jumlah buku yang
    sangat banyak di perpustakaan memerlukan peng-katalog-an yang
    memudahkan pencarian maupun penghitungan koleksi. Mahasiswa
    juga mengeluhkan karena lamanya antrian ketika akan meminjam
    ataupun mengembalikan buku. Di akhir semester laporan tahunan
    menyatakan jumlah buku yang hilang cukup besar, dan penyebab
    hilangnya buku ini tidak diketahui dengan pasti apakah diambil
    dari perpustakaan tanpa ijin atau belum dikembalikan oleh
    mahasiswa yang meminjam. Sistem lama terbukti membutuhkan
    pengembangan. Dengan apa?
Generic VS Customized Product
   Produk generik, yaitu produk yang dibuat dan ditentukan
    fungsionalitasnya oleh pembuat softaware.
   Kedua adalah produk pesanan (custom product), software
    yang dibuat atas pesanan dari klien. Pada produk jenis
    kedua mayoritas klien menginginkan sistem informasi baru
    karena menemukan sistem lama tidak dapat memenuhi
    tuntutan kebutuhan bisnis terbaru.
   Pengembangan sistem informasi untuk produk pesanan
    memerlukan analisis yang tepat untuk bisa memetakan
    terlebih dahulu masalah dan kelemahan pada sistem lama.
3 pertanyaan kunci
   Apa masalah yang harus diselesaikan dengan
    sistem informasi?
   Apa penyebab masalah tersebut?
   Siapa pemakai akhir dari sistem?
ANALISIS PIECES

   Untuk mengidentifikasi masalah, maka harus dilakukan
    analisis terhadap kinerja, informasi, ekonomi, keamanan
    aplikasi, efisiensi dan pelayanan pelanggan.
   Panduan ini dikenal dengan PIECES analysis (performance,
    Information, economy, Control, eficiency dan Services).
    Dari analisis ini biasanya didapatkan beberapa masalah
    utama. Hal ini penting karena biasanya yang muncul
    dipermukaan bukan masalah utama, tetapi hanya gejala
    dari masalah utama saja.
P for Performance
   Masalah kinerja terjadi ketika tugas-tugas bisnis dijalankan
    dan tidak mencapai sasaran. Kinerja diukur dengan jumlah
    produksi dan waktu tanggap.
   Jumlah produksi adalah jumlah pekerjaan yang bisa
    diselesaikan selama jangka waktu tertentu. Bagian
    pemasaran kinerjanya diukur berdasarkan volume
    pekerjaan atau pangsa pasar yang diraih atau citra
    perusahaan.
   Waktu tanggap adalah keterlambatan rata-rata antara
    suatu transaksi dengan tanggapan yang diberikan kepada
    transaksi tersebut.
I for Information
   Kurangnya informasi mengenai keputusan atau situasi
    yang sekarang
   Kurangnya informasi yang relevan mengenai
    keputusan ataupun situasi sekarang
   Kurangnya informasi yang tepat waktu
   Terlalu banyak informasi
   Informasi tidak akurat

I
   Data yang berlebihan. Data yang sama ditangkap
    dan/atau disimpan dibanyak tempat.
   Kekakuan data. Data ditangkap dan disimpan,
    tetapi diorganisasikan sedemikian rupa sehingga
    laporan dan pengujian tidak dapat atau sulit
    dilakukan.
E for Economy
   Ekonomis barangkali merupakan motivasi paling umum bagi suatu proyek.
    Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dapat disimak berikut ini:
   Biaya
       Biaya tidak diketahui
       Biaya tidak dapat dilacak ke sumber
       Biaya terlalu tinggi
   Keuntungan
       Pasar-pasar baru dapat dieksplorasi
       Pemasaran saat ini dapat diperbaiki
       Pesanan-pesanan dapat ditingkatkan.
C for Control
   Keamanan atau kontrol yang lemah
       Input data tidak diedit dengan cukup
       Kejahatan (misalnya penggelapan atau pencurian) terhadap data
       Etika dilanggar pada data atau informasi-mengacu pada data atau
        informasi yang diakses orang yang tidak berwenang.
       Data tersimpan secara berlebihan, tidak konsisten pada file-file atau
        database-database yang berbeda.
       Peraturan atau panduan privasi data dilanggar (atau dapat dilanggar)
       Error pemrosesan terjadi (oleh manusia, mesin atau perangkat lunak)
       Error pembuatan keputusan terjadi.
   Kontrol atau keamanan berlebihan
     Prosedurbirokratis memperlamban sistem
     Pengendalian menggangu para pelanggan atau
      karyawan
     Pengendalian berlebihan menyebabkan penundaan
      pemrosesan.
E for Eficiency
   Efisiensi menyangkut bagaimana menghasilkan output sebanyak-
    banyaknya dengan dengan input yang sekecil mungkin. Untuk
    melihat apakah efisiensi dari suatu sistem baik atau tidak dapat
    dengan melihat indikatior-indikator berikut ini:
       Orang, mesin atau komputer membuang-buang waktu
       Data secara berlebihan di input atau disalin
       Data secara berlebihan di proses
       Informasi secara berlebihan dihasilkan
       Usaha yang dibutuhkan untuk tugas-tugas terlalu berlebihan
       Material yang dibutuhkan untuk tugas-tugas terlalu berlebihan.
S For Services
   Analisis untuk menilai kualitas dari suatu sistem dapat dilihat
    dari kriteria-kriteria berikut ini :
       Sistem menghasilkan produk yang tidak akurat
       Sistem menghasilkan produk yang tidak konsisten
       Sistem menghasilkan produk yang tidak dipercaya
       Sistem tidak mudah dipelajari
       Sistem tidak mudah digunakan
       Sistem canggung untuk digunakan
       Sistem tidak fleksibel
Deskripsi sistem lama
   Pegawai perpustakaan STMIK AMIKOM Yogyakarta telah lama
    mengeluhkan beban kerja yang sangat berat.
   Jumlah buku yang sangat banyak di perpustakaan memerlukan
    peng-katalog-an      yang    memudahkan      pencarian   maupun
    penghitungan koleksi.
   Mahasiswa juga mengeluhkan karena lamanya antrian ketika akan
    meminjam ataupun mengembalikan buku.
    Di akhir semester laporan tahunan menyatakan jumlah buku yang
    hilang cukup besar, dan penyebab hilangnya buku ini tidak
    diketahui dengan pasti apakah diambil dari perpustakaan tanpa
    ijin atau belum dikembalikan oleh mahasiswa yang meminjam.
Analisis Performance
   Response Time : rata-rata transaksi peminjaman membutuhkan
    waktu 5 menit per transaksi. Adapun pengembalian rata-rata
    1 menit.
   Throughput : perjam hanya bisa dilayani sekitar 12 peminjam
    saja
   Rekomendasi : dibutuhkan sistem baru yang bisa meningkatkan
    response time menjadi 1 menit perorang sehingga 1 jam bisa
    melayani sekitar 30-40 orang
Analisis Informasi
   Akurasi : banyak informasi tentang jumlah buku yang tidak
    akurat, data peminjam, penghitungan denda, data buku belum
    dikembalikan dll
   Uptodate : katalog tidak bisa diupdate dengan cepat
    sehingga banyak koleksi buku baru yang belum bisa
    ditampilkan pada katalog buku yang bisa dipinjam.
   Relevan : Informasi sudah relevan.
   REKOMENDASI?
Economi
   Penggantian kartu anggota secara rutin bisa
    membebani anggaran.
   Banyak koleksi buku yang hilang juga membebani
    anggaran.
   Denda yang tidak akurat perhitungannya
    mengurangi pendapatan perpustakaan
   Rekomendasi?
Control
   Perhitungan Denda bisa dimainkan oleh petugas
   Data yang tersimpan dalam bentuk arsip kertas
    rentan terhadap kerusakan
   Pengendalian jumlah koleksi sesungguhnya dengan
    jumlah koleksi terdata sulit dilakukan
Efisiensi
   Perlu banyak petugas untuk melakukan pelayanan
    transaksi peminjaman maupun pengembalian
   Komputer belum diberdayakan untuk mendukung
    pelayanan perpustakaan
   Rekomendasi ?
SERVICE
   Pelayanan peminjaman dan pengembalian terlalu
    lama
   Layanan pelaporan laporan ke Pihak Manajer juga
    tidak bisa cepat dan real time
   Pegawai perpustakaan mengeluhkan beban kerja
    yang sangat tinggi

								
To top