Docstoc

Modul 1 - PowerPoint

Document Sample
Modul 1 - PowerPoint Powered By Docstoc
					Modul 1

Dasar-dasar Riset Operasi

     Bambang Ruswandi
     08121113864 / 02192883644



            Bambang Ruswandi 08121113864 /
                     02192883644             1
    Arti Riset Operasi
   Operations didefinisikan sebagai tindakan-
    tindakan yang diterapkan pada beberapa
    masalah atau hipotesa.
   Sedangkan Research adalah suatu proses yang
    terorganisir dalam mencapai kebenaran akan
    masalah yang timbul dalam hipotesa tersebut.
   Jadi Riset Operasi adalah sebagai penerapan
    metode-metode, teknik-teknik terhadap
    masalah-masalah yang menyangkut operasi-
    operasi dari sistem-sistem, sedemikian rupa
    sehingga memberikan penyelesaian
    optimal.(Churchmann)
                   Bambang Ruswandi 08121113864 /
                            02192883644             2
   Dalam literatur manajemen Riset Operasi
    (OR) sering dinamakan sebagai Management
    Science.
   Management Science merupakan alat bantu
    di dalam proses pembuatan (pengambilan)
    keputusan serta tindakannya secara ilmiah.
   Dalam aplikasinya model-model matematika
    digunakan untuk menyederhanakan
    persoalan yang ada. Model matematika
    tersebut adalah model-model optimasi.


                  Bambang Ruswandi 08121113864 /
                           02192883644             3
    Model Dalam Riset Operasi
   Model adalah abstraksi atau penyederhanaan
    realistis sistem yang kompleks di mana hanya
    komponen-komponen yang relefan yang dominan
    dari masalah yang dianalisis diikutsertakan.
   Hal ini menunjukkan hubungan-hubungan dari aksi
    dan reaksi. Pembentukan model diperlukan untuk
    menemukan variabel yang penting.
   Misalkan : Y = a + bX
   Salah satu alasan pembentukan model adalah
    untuk menemukan variabel-variabel apa yang
    penting dan menonjol.
                     Bambang Ruswandi 08121113864 /
                              02192883644             4
     Klasifikasi model menurut jenisnya :
1.    Iconic (Physical) Model
      Model Iconic adalah suatu penyajian fisik yang
      tampak seperti aslinya dari suatu sistem nyata
      dengan skala berbeda.Contoh potret,histogram
2.    Analogue Model
      Model Analogue lebih abstrak dibanding model
      Iconic, karena tak kelihatan sama antara model
      dengan sistem nyata. Contoh : Peta
3.    Mathematic (Simbolic) Model


                     Bambang Ruswandi 08121113864 /
                              02192883644             5
    Mathematic (Simbolic) Model
   Model Matematik sifatnya paling abstrak,
    karena menggunakan seperangkat simbol
    matematika untuk menunjukkan
    komponen-komponen dari sistem nyata.
   Model ini dibendakan atas dua kelompok :
    1. Model Deterministik
    2. Model Probabilistik


                  Bambang Ruswandi 08121113864 /
                           02192883644             6
    Model Deterministik
   Model ini dibentuk dalam situasi kepastian. Model ini
    memerlukan penyederhanaan – penyederhanaan dari
    realitas karena kepastian jarang terjadi. Namun
    keuntungan model ini adalah bahwa ia dapat
    dimanipulasi dan diselesaikan lebih mudah.
   Jadi, sistem yang rumit dapat dimodelkan dan dianalisa
    jika dapat diasumsikan bahwa semua komponen sistem
    itu dapat diketahui secara pasti.
   Model ini menggambarkan bahwa bagi sehimpunan
    masukan tertentu akan ada keluaran yang khusus yang
    bisa dideterminasi (dipastikan), misalnya saja
    “Laba = Pendapatan – Biaya”.
                       Bambang Ruswandi 08121113864 /
                                02192883644             7
    Model Probabilistik
   Model ini meliputi kasus-kasus di mana diasumsikan
    ketidakpastian. Meskipun penggabungan ketidakpastian
    dalam model dapat menghasilkan suatu penyajian
    sistem nyata yang lebih realistis, model ini umumnya
    lebih sulit untuk dianalisa.
   Model ini memberikan bantuan untuk pembuatan
    keputusan pada saat mengandung resiko. Model ini
    menggambarkan bermacam-macam masukan dan
    proses beserta paling tidak satu kemungkinan keluaran
    yang probabilistic (kemungkinan) bagi masing-masing
    nilai/masukan tersebut. Misalnya saja table asuransi
    yang memberikan peluang kematian berdasarkan usia.

                      Bambang Ruswandi 08121113864 /
                               02192883644             8
    Karakteristik Riset Operasi
    Setiap persoalan yang akan dibahas dengan
     teknik pendekatan menggunakan linier
     programming harus mempunyai tujuan yang jelas
    Jumlah dan ketentuan sumberdaya harus jelas
     dan terbatas
    Persoalan yang akan dibahas harus dapat
     ditampilkan ke dalam persamaan matematika
     yang berpangkat 1
    Setiap variabel yang ada harus mempunyai nilai
     lebih besar atau sama dengan Non Negatif
    Persamaan matematika harus dapat saling
     ditambahkan, dikalikan, dibagi atau dikurangkan
                     Bambang Ruswandi 08121113864 /
                              02192883644             9
Tahapan-tahapan dalam Riset Operasi
   Merumuskan masalah
   Pembentukan Model
   Mencari Penyelesaian Masalah (Solusi)
   Validasi Model
   Penerapan Hasil




                Bambang Ruswandi 08121113864 /
                         02192883644             10
     Metode Umum Mencari Solusi
1.    Pendekatan Analitik (bersifat deduktif)
      Metode analitik memerlukan perwujudan model
      dengan solusi grafik atau dengan perhitungan
      matematika
2.    Pendekatan Numerik (bersifat induktif)
      Metode numerik berhubungan dengan perulangan
      atau coba-coba dari prosedur- prosedur kesalahan,
      melalui penggunaan perhitungan numerik pada setiap
      saat.
3.    Metode Monte Carlo
      Metode ini memerlukan penggunaan konsep
      probabilitas dan sampling. Metode ini pada dasarnya
      adalah suatu teknik simulasi dimana fungsi distribusi
      statistik dibuat memalui seperangkat bilangan random.
                       Bambang Ruswandi 08121113864 /
                                02192883644             11
Keterbatasan Riset Operasi
   Perumusan Masalah dalam program OR adalah
    tugas yang sangat sulit
   Jika suatu organisasi mempunyai beberapa
    tujuan yang bertentangan, maka akan
    mengakibatkan terjadinya suboptimum yaitu
    suatu kondisi yang tidak dapat menolong
    seluruh organisasi mencapai yang terbaik
    secara serentak.
   Suatu hubungan non linier yang diubah menjadi
    linier untuk disesuaikan dengan program linier
    dapat mengganggu solusi yang disarankan.
                   Bambang Ruswandi 08121113864 /
                            02192883644              12
    Peranan Komputer
   Ada dua soft ware yang populer digunakan yaitu
    QM dan LINDO
   Untuk aplikasi QM, ukuran matrik dibatasi
    sesuai dengan Module yang digunakan.
   Untuk aplikasi LINDO, ukuran matrik adalah 119
    kolom dan 59 baris.




                    Bambang Ruswandi 08121113864 /
                             02192883644             13

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:183
posted:4/26/2011
language:Indonesian
pages:13
Description: Manajemen Operasi | Manajemen Science | Manajemen Statistika