3
Description
Keamanan sistem informasi semeseter 6
Shared by: kerang
-
Stats
- views:
- 11
- posted:
- 4/26/2011
- language:
- Indonesian
- pages:
- 19
Document Sample


Ancaman (threaths) dan
Serangan (attacks) Terhadap
Sistem Informasi
Part - 1
Herlino Nanang
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 1
Pendahuluan
• Teknologi Informasi berbasis Internet menjadi semakin populer
karena kemudahan dan kenyamanannya. Namun kemudahan dan
kenyamanan ini memberikan juga banyak kelemahan dalam
keamanan. Sehingga para cracker sangat mudah menembus
jaringan komputer yang berbasis sistem ini.
• Berbagai bentuk insiden keamanan dapat terjadi di internet. Pola
umum yang digunakan untuk menyerang adalah memperoleh akses
terhadap account user, dan menggunakannya sebagai platform
untuk menyerang situs lain.
• Secara garis besar klasifikasi insiden dapat berbentuk probe,
scan, account compromise, root compromise, packet sniffer,
denial of service, malicious code, dan lain-lain.
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 2
Pendahuluan
http://www.cert.org
• Relevansi keamanan informasi
– Informasi / data sebagai komoditi ekonomi obyek kepemilikan
yang harus dijaga
– Informasi menciptakan “dunia” baru (mis: Internet) membawa
beragam dinamika dari dunia nyata
• Komunikasi digital (e-mail, e-news, …)
• Aktifitas digital (e-commerce, e-learning, …)
• Konflik digital (cyber war, …)
• Mengapa sistem informasi data rentan terhadap gangguan keamanan
– Sistem yg dirancang untuk bersifat “terbuka” (mis: Internet)
• Tidak ada batas fisik dan kontrol terpusat
• Perkembangan jaringan (internetworking) yang amat cepat
– Sikap dan pandangan pemakai
• Aspek keamanan belum banyak dimengerti
• Menempatkan keamanan sistem pada prioritas rendah
– Tidak ada solusi yang komprehensif
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 3
Solusi terhadap masalah keamanan sistem
informasi
– Informasi tentang keamanan
• CERT
• Milis-milis tentang keamanan sistem
• Institusi lainnya: SecurityFocus, Symantec
– Penggunaan mekanisme deteksi global
• Pembentukan jaringan tim penanggap insiden di
seluruh dunia
– Peningkatan kesadaran terhadap masalah keamanan
• Pendidikan bagi pengguna umum
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 4
Konsep-konsep Keamanan
www.securityfocus.com
• Keamanan sebagai bagian dari sistem QoS
– Ketersediaan, kehandalan, kepastian operasional, dan keamanan
– Keamanan: perlindungan thdp obyek-obyek dlm kaitannya dengan
kerahasiaan dan integritas
• Obyek komponen pasif
– CPU, disk, program, …
• Subyek komponen aktif
– pemakai, proses, …
– Keamanan sbg. fungsi waktu: Sec(t)
• Memungkinkan kuantifikasi tingkat-tingkat keamanan, mirip
dengan konsep MTTF (mean time to failure) pada kehandalan
• Biaya pengamanan sistem
– Pengertian “aman”: penyusup hrs mengeluarkan usaha, biaya, dan
waktu yg besar utk dpt menembus sistem
– Biaya pengamanan kombinasi banyak faktor yg saling
berpengaruh
– Perlu dicari optimisasi: biaya pengamanan vs potensi kerusakan
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 5
Kebijakan keamanan
– Mengatur apa yang diijinkan dan tidak diijinkan dlm operasi
normal
• Mengatur bgmn subyek dapat mengakses obyek
– Sering bersifat “politis” drpd teknis
– Harus mencerminkan proteksi thdp sistem secara seimbang,
komprehen-sif, dan cost-effective
– Proses: analisis ancaman kebijakan keamanan
mekanisme pengamanan
• Analisis ancaman: memperkirakan jenis ancaman dan
potensi merusaknya
• Mekanisme pengamanan: implementasi kebijakan keamanan
– Kebijakan keamanan harus berfungsi dengan baik sekaligus
mudah dipakai
• Dapat mencegah penyusup pada umumnya
• Mampu menarik pemakai untuk mengguna-kannya
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 6
Jenis-jenis ancaman
• Probe (penyelidik)
Proses yang dilakukan oleh probe adalah memeriksa
akses login yang tidak terkunci, untuk dimasukinya
dan melakukan aktivitas lain yang membahayakan
keamanan jaringan.
Tidak jarang probe digunakan hanya sekedar untuk
memuaskan rasa penasaran pelaku.
Brute Fprce
Orang yang berusaha memecahkan kunci rahasia
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 7
Jenis-jenis ancaman
• Scan
Scan adalah kegiatan probe yang dilakukan dalam jumlah
besar, dengan menggunakan tools tertentu secara otomatis.
Tools tersebut akan mendeteksi kelemahan pada host lokal
maupun host remote.
Scanner melakukan scanning pada port TCP, dengan
menyerang port TCP/IP dan service-servicenya, serta
mencatat respon dari komputer target.
Tools-tools untuk scanning yang umum digunakan antara lain:
• SATAN (http://www.fish.com)
• JAKAL (http://www.giga.or.at/pub/hacker/unix)
• XSCAN (http://www.giga.or.at/pub/hacker/unix)
• CONNECT (http://www.giga.or.at/pub/hacker/unix), dll.
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 8
Jenis-jenis ancaman
• Account Compromise
Account Compromise adalah penggunaan account sebuah
komputer secara ilegal oleh seseorang yang bukan pemilik
account, dimana account tersebut tidak mempunyai privileges
sebagai administrator sistem.
Account Compromise dapat mengakibatkan korban mengalami
kehilangan atau kerusakan data.
Sebuah insiden account compromise dapat berakibat lebih
lanjut, yaitu terjadinya insiden root compromise, yang dapat
mengakibatkan kerusakan lebih besar lagi.
• Root Compromise
Root compromise mirip dengan account compromise, dengan
perbedaan account yang digunakan oleh orang lain secara
ilegal mempunyai privilege sebagai administrator sistem.
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 9
Jenis-jenis ancaman
• Packet Sniffer
Packet sniffer adalah suatu tools yang merupakan kombinasi h/w
maupun s/w, yang digunakan untuk memperoleh informasi yang
melewati jaringan komputer yang menggunakan sembarang protokol.
Kemampuan dari packet sniffer adalah membuat NIC (Network
Interface Card), yang selalu bisa menangkap semua transmisi data
dari manapun yang masuk ke dalam jaringan.
Kedudukan sniffer pada keamanan jaringan komputer sangat penting
karena:
• sniffer dapat menyadap password
• sniffer dapat menyadap informasi rahasia
• sniffer dapat digunakan untuk membongkar keamanan didalam
suatu jaringan.
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 10
Jenis-jenis ancaman
• Malicious Code
Malicious code adalah suatu program yang bila dieksekusi akan
menyebabkan sesuatu yang tidak diinginkan didalam sistem.
User sistem biasanya tidak memperhatikan program ini hingga
terjadinya kerusakan.
yang termasuk malicious code adalah trojan horse, virus, dan worm.
Malicious code ini dapat menyebabkan kerusakan atau kehilangan
data yng serius, penolakan terhadap service dan jenis-jenis insiden
lainnya.
Virus
virus adalah sebuah program yang menyisipkan dirinya kepada objek
lain seperti file executable dan beberapa jenis dokumen yang banyak
dipakai orang. Selain kemampuan untuk mereplikasi dirinya sendiri,
virus dapat menyimpan dan menjalankan sebuah tugas spesifik. Tugas
tersebut bisa bersifat menghancurkan atau sekedar menampilkan
sesuatu ke layar monitor korban.
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 11
Jenis-jenis ancaman
Worms
Sebuah "worm" komputer merupakan program yang menyebar
sendiri dengan cara mengirimkan dirinya sendiri ke system yang
lainnya. Worm tidak akan menyisipkan dirinya kepada objek lain.
Pada saat sekarang banyak terjadi penyebaran worm dikarenakan para
pengguna komputer tidak melakukan update pada perangkat lunak yang
mereka gunakan.sebagai contoh, Outlook Express mempunyai fungsi
yang dapat mengizinkan eksekusi pada file sisipan (attachment) e-mail
tanpa campur tangan dari pengguna komputer itu sendiri.
Trojan horse
Trojan horse adalah program yang berpura-pura tidak berbahaya
tetapi sebenarnya mereka sesuatu yang lain. Salah fungsi yang
biasa terdapat pada "trojan horse" adalah melakukan instalasi
"backdoor" sehingga si pembuat program dapat menyusup kedalam
komputer atau system korban.
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 12
Jenis-jenis ancaman
• Denial of Service (DoS)
Denial of Services dan Distributed Denial of Services adalah sebuah
metode serangan yang bertujuan untuk menghabiskan sumber-daya
sebuah peralatan jaringan komputer, sehingga layanan jaringan
komputer menjadi terganggu.
Serangan tersebut bisa diarahkan pada sebuah komputer pengguna
biasa supaya tidak bisa terkoneksi dengan jaringan, atau terkoneksi
ke sebuah access point. Dengan cara ini, tak ada pengguna yang bisa
menggunakan layanan jaringan Karena adanya kekacauan lalulintas
data.
Ada banyak program yang mampu melakukan serangan DoS, seperti
Wireless LANJack dan hunter_killer.
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 13
Jenis-jenis ancaman (cont…)
• IP Spoofing
IP Spoofing adalah sebuah model serangan yang bertujuan untuk
menipu seseorang.
Serangan ini dilakukan dengan cara mengubah alamat asal sebuah
paket, sehingga dapat melewati perlindungan firewall dan menipu host
penerima data.
Dapat dilakukan karena pada dasarnya alamat IP asal sebuah paket
dituliskan oleh sistem operasi host yang mengirimkan paket tersebut.
Dengan melakukan raw-socket-programming, seseorang dapat
menuliskan isi paket yang akan dikirimkan setiap bit-nya sehingga
untuk melakukan pemalsuan data dapat dilakukan dengan mudah.
Salah satu bentuk serangan yang memanfaatkan metode IP Spoofing
adalah 'man-in-the-middleattack'. Pada serangan ini, penyerang akan
berperan sebagai orang ditengah antara dua pihak yang sedang
berkomunikasi.
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 14
Jenis-jenis ancaman
• Network Injection
Adalah teknik DoS baru untuk menginjeksi sebuah jaringan nirkabel,
atau sebuah access point-nya saja untuk bisa menguasai keseluruhan
jaringan.
Jika sebuah access point terhubung dengan jaringan yang tidak
terfilter secara baik, maka penyusup akan bisa melakukan aksi
boardcast, seperti spanning tree. Dengan begitu, semua perangkat
jaringan akan sibuk dan tidak mampu lagi bekerja sesuai dengan
semestinya.
Serangan routing (routing attack) juga termasuk dalam serangan
dalam jenis ini. Seorang penyusup bisa menggunakan program seperti
IRPAS untuk melakukan injeksi data pada update routing di jaringan,
mengubah gateway, atau menghapus table routing yang ada.
Access point yang tidak terlindungi bisa membuka kesempatan
serangan jenis ini.
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 15
Mengamankan Jaringan Komputer
Untuk mengamankan jaringan komputer kita harus dapat melakukan
pemetaan terhadap ancaman yang mungkin terjadi, melalui tiga tingkatan
proses yaitu:
Prevention (pencegahan).
Akses yang tidak diinginkan kedalam jaringan komputer dapat dicegah
dengan memilih dan melakukan konfigurasi layanan (services) yang
berjalan dengan hati-hati.
Observation (observasi).
Ketika sebuah jaringan komputer sedang berjalan, dan sebuah akses
yang tidak diinginkan dicegah, maka proses perawatan dilakukan.
Perawatan jaringan komputer harus termasuk melihat isi log yang
tidak normal yang dapat merujuk ke masalah keamanan yang tidak
terpantau.
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 16
Mengamankan Jaringan Komputer
Response (respon).
Bila sesuatu yang tidak diinginkan terjadi dan keamanan suatu system
telah berhasil disusupi, maka personil perawatan harus segera
mengambil tindakan. Tergantung pada proses produktifitas dan
masalah yang menyangkut dengan keamanan maka tindakan yang
tepat harus segera dilaksanakan.
Victims/statistic (korban/statistik).
Keamanan jaringan komputer meliputi beberapa hal yang berbeda
yang mempengaruhi keamanan secara keseluruhan. Serangan
keamanan jaringan komputer dan penggunaan yang salah.
Sebagai contoh adalah virus, serangan dari dalam jaringan komputer
itu sendiri, pencurian perangkat keras (hardware), penetrasi kedalam
system, serangan "Denial of Service" (DoS), sabotase, serangan
"wireless" terhadap jaringan komputer, penggantian halaman depan
situs (website defacement), dan penggunaan yang salah terhadap
aplikasi web.
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 17
Melindungi Wireless Network
Beberapa hal dasar yang penting untuk melindungi jaringan wireless
adalah :
• Gunakan kriptografi
• Gantilah password default-nya
• Ganti default SSID atau network name
• Tidak mem-broadcast SSID
• Matikan perangkat wireless saat tidak digunakan
• Pisahkan jaringan wireless dengan jaringan kabel
• Gunakan filter MAC
• Matikan File Sharing yang tidak diperlukan
• Gunakan directional antenna
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 18
Thank You
30 Mar 2011 Kemanan Sistem Informasi 19
Get documents about "