Your Federal Quarterly Tax Payments are due April 15th Get Help Now >>

Definisi Etika by kerang

VIEWS: 438 PAGES: 18

Etika PRofesi semester 6 di UIN Djakarta

More Info
									           PERTEMUAN 2
           ETIKA PROFESI



              Pengantar Nilai,
             Etika dan Moral



irepuspa            26/04/11
DEFINISI ETIKA
(Menurut Algemon D, Black,
1990:11)
   Etika adalah ilmu yang mempelajari cara
    manusia memperlakukan sesamanya dan apa arti
    hidup yang baik. Etika mempertanyakan
    pandangan orang dan mencari kebenarannya.
PERBEDAAN ETIKA & ETIKET

Etika : niat, apakah          Etiket : menetapkan
perbuatan itu boleh           cara, untuk melakukan
dilakukan atau tidak sesuai
                              benar sesuai yang
pertimbangan niat baik atau
buruk sebagai akibatnya       diharapkan

Etika : nurani (bathiniah)    Etiket: formalitas
bagaimana bersikap etis       (lahiriyah), tampak dari
dan baik yang                 luarnya penuh dengan
sesungguhnya timbul           sopan santun dan
dari kesadaran dirinya        kebaikan.
Continue

Etika : bersifat absolut,       Etiket : bersifat relatif, yang
artinya tidak dapat ditawar –   dianggap tidak sopan dalam
tawar lagi, kalau perbuatan     suatu kebudayaan daerah
baik mendapat pujian dan        tertentu belum tentu
yang salah harus mendapat       ditempat daerah lainnya
sanksi

Etika : berlakunya, tidak       Etiket: hanya berlaku,
tergantung pada ada             jika ada orang lain yang
atau tidaknya orang lain        hadir, dan jika tidak ada
yang hadir.                     orang lain maka etiket
                                itu tidak berlaku
DEFINISI MORAL
Menurut Lorens Bagus, 1996:672 :
   Moral berasal dari kata latin mos, moris ( adat, istiadat, kebiasaan, cara, tingkah laku, kelakuan), mores adat istiadat, kelakuan, tabiat,
    watak, akhlak, cara hidup)

Menurut Kamus Bahasa Indonesia, 1988 :
   Etimologi kata “etika” (bahasa Yunani) sama dengan etimologi kata “moral” (bahasa Latin), karena keduanya berasal
    dari kata yang berarti adat kebiasaan.

   Moral sama dengan etika yaitu nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok
    dalam mengatur tingkah lakunya.

Menurut Dagobert D. Runes : 1977: 202 :
   Moral adalah hal yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan-tindakan yang baik sebagai kewajiban atau norma.

   Moral dapat diartikan sebagai sarana untuk mengukur benar tidaknya tindakan manusia.

Menurut Helden (1977) dan Richards (1971) merumuskan pengertian moral sebagai suatu kepekaan
dalam pikiran, perasaan, dan tindakan dibandingkan dengan tindakan-tindakan lain yang tidak hanya berupa kepekaan
terhadap prinsip-prinsip dan aturan-aturan.

Menurut Atkinson (1969)
   Mengemukakan moral dan moralitas merupakan pandangan tentang baik dan buruk, benar dan salah, apa yang dapat dan
    tidak dapat dilakukan.

   Seperangkat keyakinan dalam suatu masyarakat berkenaan dengan karakter atau kelakuan dan apa yang harus dicoba
    dilakukan oleh manusia.
DEFINISI MORALITAS
   Mengandung arti abstrak, bila kita bicara “moralitas suatu
    perbuatan”. Artinya segi moral suatu perbuatan atau
    keseluruhan asas dan nilai yang berkenaan baik dan buruk.
   Moralitas adalah sistem nilai tentang bagaimana kita harus
    hidup secara baik sebagai manusia.
   Moralitas ini terkandung dalam ajaran berbentuk petuah-
    petuah, nasihat, wejangan, peraturan, perintah dam
    semacamnya yang diwariskan secara turun-temurun
    melalui agama dan kebudayaan tertentu.
       Ajaran tentang bagaimana hidup baik
       Ajaran tentang bagaimana menghindari perilaku-perilaku yang
        tidak baik.
   Moralitas adalah kualitas dalam perbuatan manusia yang
    berkaitan dengan baik dan buruk.
PRINSIP MORAL MENURUT GENDER
PRIA                                           WANITA
n Memandang moral dalam hubungan               n Memandang moral mendasarkan pada
keadilan  perspektif keadilan (berdasar       perspektif perhatian  perspektif perhatian
pada hak timbal balik ideal dan diatur oleh    (melibatkan rasa haru, perhatian dan respons
aturan dan regulasi).                          ideal yang membutuhkan).

nuntuk tidak memperlakukan orang lain          n Menekankan pada masalah yang tidak
dengan tidak adil dan tidak menolak            terpengaruh atau ketertinggalan dan
seseorang yang membutuhkan, hal ini            memberikan perhatian dan respons ideal
mencakup penekanan yang berbeda.               yang dibutuhkan.

nmenekankan pada ketidaksetaraan,              nbersifat lebih situasional dan kontekstual
penindasan, menegakkan hak-hak timbal          dan mengakibatkan wanita menitikberatkan
balik yang ideal dan rasa hormat yang setara   pada harapan dan dinamika yang
bagi setiap individu.                          berhubungan dengan orang-orang yang
                                               terlibat pada situasi.

                                               nWanita mengkonseptualisasikan
                                               permasalahan moral sebagai isu perhatian
                                               yang mencakup empati dan perasaan iba.
DEFINISI NORMA

   Norma berarti ukuran, garis pengarah, atau
    aturan, kaidah bagi pertimbangan dan
    penilaian.
Nilai & Norma

   Nilai
   ukuran untuk menentukan apakah
sesuatu hal baik atau buruk, benar atau
salah
 Norma

  Aturan yang diberlakukan untuk
mengatur tingkah laku seseorang dalam
kehidupannya.


irepuspa               26/04/11
    Etika?

          Etika  Nilai & Norma
          Etika  Aturan yang




26/04/11               irepuspa
     Profesi?

   Profesi
   bagian dari pekerjaan yang menuntut sesorang
untuk memiliki pengetahuan, keterampilan serta
keahlian di dalam menjalankan.
   Pengetahuan didapatkan dari pendidikan, khususnya
    pendidikan formal (lewat teori).
   Keterampilan serta keahlian didapat dari
    pengalaman seseorang (lewat praktek).



irepuspa                   26/04/11
    Etika + Profesi?

   Etika Profesi adalah aturan yang
    dijalankan untuk menjalankan
    profesinya secara profesional (memiliki
    profesionalisme).

 Profesional    menjalankan pekerjaan
    sebaik mungkin dan dapat
    dipertanggungjawabkan terhadap
    dirinya sendiri juga terhadap orang lain
    dan lingkungannya.
irepuspa              26/04/11
           Etika + Profesi?

 Pada   tahun 1992, koalisi etika komputer yang
    tergabung dalam lembaga etika komputer (CEI)
    memfokuskan pada kemajuan teknologi
    informasi, etik dan korporasi serta kebijakan
    publik. CEI mengalamatkannya pada kebijakan
    organsasi, publik, indutrial, dan akademis.
    Lembaga ini memperhatikan perlunya isu
    mengenai etika berkaitan degan kemajuan
    teknologi informasi dalam masyarakat dan telah
    menciptakan sepuluh perintah etika komputer.

irepuspa                 26/04/11
           Etika + Profesi?


   Etika Profesi di bidang Teknologi
    Informasi = Etika Komputer
 Hak        Cipta?




irepuspa              26/04/11
     Hak Cipta
   Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau
    penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak
    Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak
    mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan
    perundang-undangan yang berlaku.
   Pencipta adalah seorang atau beberapa orang secara
    bersama-sama yang atas inspirasinya melahirkan suatu
    Ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi,
    kecekatan, keterampilan, atau keahlian yang dituangkan
    ke dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi.
   Ciptaan adalah hasil setiap karya Pencipta yang
    menunjukkan keasliannya dalam lapangan ilmu
    pengetahuan, seni, atau sastra.

irepuspa                     26/04/11
      Hak Cipta
   Pemegang Hak Cipta adalah Pencipta sebagai Pemilik
    Hak Cipta, atau pihak yang menerima hak tersebut dari
    Pencipta, atau pihak lain yang menerima lebih lanjut
    hak dari pihak yang menerima hak tersebut.
 Lisensi   adalah izin yang diberikan oleh Pemegang Hak
    Cipta atau Pemegang Hak Terkait kepada pihak lain
    untuk mengumumkan dan/atau memperbanyak
    Ciptaannya atau produk Hak Terkaitnya dengan
    persyaratan tertentu.




irepuspa                    26/04/11
   The Ten Commandments of
   Computer Ethics
 1. Thou shalt not use a computer to harm other people.
 2. Thou shalt not interfere with other people's computer work.
 3. Thou shalt not snoop around in other people's computer files.
 4. Thou shalt not use a computer to steal.
 5. Thou shalt not use a computer to bear false witness.
 6. Thou shalt not copy or use proprietary software for which you have not
 paid.
 7. Thou shalt not use other people's computer resources without
 authorization or proper compensation.
 8. Thou shalt not appropriate other people's intellectual output.
 9. Thou shalt think about the social consequences of the program you are
 writing or the system you are designing.
   10. Thou shalt always use a computer in ways that insure consideration
   and
irepuspa respect for your fellow human
                                     26/04/11
           Sepuluh Perintah untuk Etika Komputer Dari
           Institut Etika Komputer

   Jangan menggunakan komputer untuk membahayakan orang lain.
   Jangan mencampuri pekerjaan komputer orang lain.
   Jangan mengintip file orang lain.
   Jangan menggunakan komputer untuk mencuri.
   Jangan menggunakan komputer untuk bersaksi dusta.
   Jangan menggunakan atau menyalin perangkat lunak yang belum kamu
    bayar.
   Jangan menggunakan sumber daya komputer orang lain tanpa otorisasi.
   Jangan mengambil hasil intelektual orang lain untuk diri kamu sendiri.
   Pikirkanlah mengenai akibat sosial dari program yang kamu tulis.
   Gunakanlah komputer dengan cara yang menunjukkan tenggang rasa
    dan rasa penghargaan.
irepuspa                            26/04/11

								
To top