Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

Dampak Industri Terhadap Lingkungan Hidup

VIEWS: 3,370 PAGES: 12

									Dampak Industri Terhadap
   Lingkungan Hidup
             Kelompok 6 kelas C
  1. Suci Istachotil Jannah (5108100131)
                 Industri di Indonesia

Selama 20 tahun terakhir Pembangunan ekonomi Indonesia
mengarah kepada industrialisasi. Tidak kurang terdapat
30.000 industri yang beroperasi di Indonesia dari tahun ke
tahun menunjukkan peningkatan. Peningkatan jumlah ini
menimbulkan dampak ikutan dari industrialisasi ini yaitu
terjadinya peningkatan pencemaran yang dihasilkan dari
proses produksi industri. Pencemaran air, udara, tanah dan
pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3)
merupakan persoalan yang harus dihadapi oleh komunitas-
komunitas yang tinggal di sekitar kawasan industri.
      Gejala umum pencemaran lingkungan akibat
             limbah industri (jangka pendek)

1. Air sungai atau air sumur sekitar lokasi industri pencemar,
   yang semula berwarna jernih, berubah menjadi keruh
   berbuih dan terbau busuk, sehingga tidak layak dipergunakan
   lagi oleh warga masyarakat sekitar untuk mandi, mencuci,
   apalagi untuk bahan baku air minum.
2. Ditinjau dari segi kesehatan. kesehatan warga masyarakat
   sekitar dapat timbul penyakit dari yang ringan seperti gatal-
   gatal pada kulit sampai yang berat berupa cacat genetic pada
   anak cucu dan generasi berikut.
      Gejala umum pencemaran lingkungan akibat
             limbah industri (jangka pendek)

3. Terjadinya penurunan kualitas air permukaan di sekitar
   daerah-daerah industri.
4. Kelangkaan air tawar semakin terasa, khususnya di musim
   kemarau, sedangkan di musim penghujan cenderung terjadi
   banjir yang melanda banyak daerah yang berakibat
   merugikan akibat kondisi ekosistemnya yang telah rusak.
5. Temperatur udara maksimal dan minimal sering berubah-
   ubah, bahkan temperatur tertinggi di beberapa kola seperti
   Jakarta sudah mencapai 37 derajat celcius.
6. Terjadi peningkatan konsentrasi pencemaran udara seperti
   CO, NO2r S02, dan debu.
       Gejala umum pencemaran lingkungan akibat
             limbah industri (jangka panjang)

Penyakit akibat pencemaran ada yang baru muncul sekian
tahun kemudian setelah cukup lama bahan pencemar
terkontaminasi dalam bahan makanan menurut daur ulang
ekologik, seperti yang terjadi pada kasus penyakit minaimata
sekitar 1956 di Jepang. terdapat lebih dari 100 orang
meninggal atau cacat karena mengkonsumsi ikan yang berasal
dari Teluk Minamata. Teluk ini tercemar merkuri yang berasal
dari sebuah pabrik plastik. Bila merkuri masuk ke dalam tubuh
manusia melalui saluran pencernaan, dapat menyebabkan
kerusakan akut pada ginjal sedangkan pada anak-anak dapat
menyebabkan Pink Disease/ acrodynia, alergi kulit dan
kawasaki disease/mucocutaneous lymph node syndrome.
  Contoh Kasus Pencemaran Lingkungan oleh Industri


1. Di Kalimantan Selatan, Pembuangan limbah industri ke aliran
   Sungai oleh PT Galuh Cempaka.

2. Kalimantan Tengah; Tiga sungai besar di Kalimantan Tengah
   masih tercemar air raksa (merkurium) akibat penambangan
   emas di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Barito,
   Kahayan, dan Kapuas. Pencemaran itu melebihi baku mutu
   yang dipersyaratkan.
Contoh Kasus Pencemaran Lingkungan oleh Industri (2)

3. perusahaan tambang yang menerapkan pembuangan limbah
   tailingnya ke laut (Sub Marine Tailing Disposal). Pertama,
   adalah Newmont Minahasa Raya (NMR) sejak 1996 di
   Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, dan kemudian
   menyusul PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) di Sumbawa-
   Nusa Tenggara Barat sejak 1999. Setiap harinya 2.000 metrik
   ton tailing berbentuk pasta dibuang ke Perairan Buyat di
   Minahasa dan 120.000 metrik ton di Teluk Senunu, Sumbawa.
   Pada akhirnya dari proses ini terjadi berbagai dampak yang
   berujung kepada turunnya kualitas lingkungan hidup dan
   kualitas hidup manusia.
Contoh Kasus Pencemaran Lingkungan oleh Industri (3)


4. Papua; PT. Freeport beroperasi dari tahun 1967 telah
   menimbulkan dampak Hancurnya Gunung
   Grasberg, Tercemarnya Sungai Aigwa, Meluapnya air danau
   Wanagon, Tailing mengkontaminasi : 35.820 hektar daratan
   dan 84.158 hektar Laut Arafura
5. Di Jawa, Pembuangan limbah pabrik-pabrik di Sungai Cikijing
   selama puluhan tahun (Jawa Barat), pembuangan limbah oleh
   beberapa pabrik ke Kali Surabaya, dan sederetan kasus
   pencemaran industri yang telah nyata-nyata menimbulkan
   korban.
Contoh Kasus Pencemaran Lingkungan oleh Industri (3)

6. Berdasarkan hasil studi empiris yang pernah dilakukan oleh
   Magrath dan Arens pada tahun 1987 (Prasetiantono, di dalam
   Sudjana dan Burhan (ed.), 1996: 95), diperkirakan bahwa
   akibat erosi tanah yang terjadi di Jawa nilai kerugian yang
   ditimbulkannya telah mencapai 0,5 % dari GDP, dan lebih
   besar lagi jika diperhitungkan kerusakan lingkungan di
   Kalimantan akibat kebakaran hutan, polusi di Jawa, dan
   terkurasnya kandungan sumber daya tanah di Jawa.
         Mengapa Kasus-Kasus tersebut Bisa Terjadi???


1. Lemahnya pemahaman aparat penegak hukum seperti
   kepolisian dan pengadilan mengenai peraturan perundangan
   lingkungan hidup
2. Lemahnya penegakkan hukum di Indonesia mengenai
   pencemaran lingkungan
3. tindakan tegas dari pemerintah untuk melarang pembuangan
   limbah tailing ke laut Indonesia. Patut diketahui bahwa
   metode pembuangan limbah tailing dengan model ini sudah
   dilarang dinegara-negara lain di dunia. Bahkan Kanada, negara
   yang pertamakali menggunakan metode ini, kapok dan tidak
   lagi menggunakan metode STD mengingat masa recoverynya
   sangat lama yankni 150 tahun. Entah kenapa Indonesia malah
   memberikan ijin bagi praktek pembuangan limbah tailing
   dengan metode STD ini.
       Mengapa Kasus-Kasus tersebut Bisa Terjadi??? (2)


4. Negara menutup akses rakyat atas informasi yang terkait
   dengan industri dan termasuk limbah industri.
   Tidak dilibatkannya masyarakat secara maksimal dalam
   pengelolaan lingkungan sehingga seolah-olah urusan
   lingkungan hanya menjadi urusan pemerintah dan
   perusahaan tidak menjadi urusan publik sebagai pihak yang
   banyak menggunakan jasa lingkungan.
Upaya-upaya yang Perlu Kita Lakukan untuk Selamatkan
                 Lingkungan Hidup

1. Wajib bagi kita semua untuk mengetahui pengetahuan
   tentang hubungan antara jenis lingkunganHal ini sangat
   penting agar dapat menanggulangi permasalahan lingkungan
   secara terpadu dan tuntas.
2. Para aparat penegak hukum perlu diberi pengetahuan
   sebesar-besarnya tentang permasalahan pencemaran
   lingkungan ini.
3. Membuat dan melaksanakan dengan baik peranturan UU
   tentang Lingkungan Hidup
4. Jagalah Lingkungan Mulai dari diri sendiri, Hal yang kecil, dan
   sekarang juga

								
To top