Tugas K3

					         K3 (Kesehatan dan keselamatan kerja)
   ALAT PELINDUNG DIRI,MAKNA WARNA DAN
                        SYMBOL


                         Oleh:




Khairul Wizra Widarta            (EK-6C)   0905043311
Elisabeth Situmeang              (EK-6C)    0905043306
Jamotan Siallagan                (EK-6C)    0805042069
Sudarmona Situmoran              (EK-6C)   0805042094




            JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
    PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRONIKA
            POLITEKNIK NEGERI MEDAN
                        MEDAN
                         2011
Alat Pelindung Diri


       Alat Pelindung Diri (APD) adalah peralatan keselamatan yang harus
digunakan oleh personil apabila berada pada suatu tempat kerja yang berbahaya.
Semua tempat yang dipergunakan untuk menyimpan ,memproses, dan
pembuangan limbah bahan kimia dapat dikategorikan sebagai tempat kerja yang
berbahaya.
       APD merupakan peralatan yang harus disediakan oleh pengusaha oleh
karyawan. Kewajiban menggunakan APD itu sendiri telah disepakati oleh
pemerintah melalui departement tenaga kerja Republik Indonesia .
       Adapun bentuk APD standar untuk bahan kimia berbahaya adalah
pelindung kepala (Helm), pelindung mata, pelindung wajah, pelindung tangan,
dan pelindung kaki, Pelindung Telinga, Tali Keselamatan, Jas Laboratorium (Bagi
pekerja di Industri yang banyak bekerja di Laboratorium).


1.Pelindung kepala (Safety Helmets)
     Pelindung kepala dikenal sebagai safety helmet.pelindung kepala yang
dikenal ada 4 jenis,yaitu Hard hat kelas A , kelas B , kelas C dan bump cap
.klasifikasi masing –masing jenis adalah sebagai berikut:
a. Kelas A
     Hard hat kelas A dirancan untuk melindungi kepala dari benda yang jatuh
  dan melindungi dari arus listrik sampai 2.200 volt.
b. Kelas B
     Hard hat kelas B dirancang untuk melindungi kepala dari benda yang jatuh
  dan melindungi dari arus listrik sampai 20.000 volt.
c. Kelas C
     Hard hat kelas C melindungi kepala dari benda yang jatuh,tetapi tidak
  melindungi dari kejutan listrik dan tidak melindungi dari bahan korosif.
d. .Bump cap
     Bump cap dibuat dari plastic dengan berat yang ringan untuk melindungi
  kepala dari tabrakan dengan benda yang menonjol .bump cap tidak
  menggunakan system suspensi,tidak melindungi dari benda yang jatuh ,dan


                                               Politeknik Negeri Medan
  tidak melindungi dari kejutan listrik.karenanya bump cap tidak boleh digunakan
  untuk menggantikan hard hat tipe apapun.




                                    Pelindung Kepala (Safety Helmets)


2.Pelindung mata (Safety Glasses)
       Pelindung mata disebut dengan Safety Glasses. Safety Glasses berbeda
dengan kaca mata biasa, baik normal maupun kir (Prescription glasses), karena
pada bagian atas kanan dan kiri frame terdapat pelindung dan jenis kacanya yang
dapat menahan jenis sinar UV (Ultra Violet) sampai persentase tertentu. Sinar
ultaraviolet muncul karena lapisan ozon yang terbuka pada lapisan atmosfer bumi,
UV dapat mengakibatkan pembakaran kepada kulit dan bahkan Kanker kulit.




                       Pelindung Mata (Safety Glasses)


3. Pelindung wajah (Face Shield)
       Pelindung wajah yang dikenal adalah ;
a. Goggles.
   Goggles memberikan pelindungan lebih baik dari pada safety glasses karena
goggles terpasang dekat wajah.karena goggles mengitari area mata,maka goggles
melindungi lebih baik pada situasi yang mungkin tejadi percikan cairan,uap
logam,uap,serbuk,debu,dan kabut.




                                               Politeknik Negeri Medan
b. face shield.
    face shield memberikan perlindungan wajah menyeluruh dan sering digunakan
pada operasi peleburan logam,percikan bahan kimia ,atau partikel yang
melayang.Banyak Face shield yang dapat digunakan bersamaan dengan
pemakaian Hard Hat. Walaupun Facae Shield melindungi wajah, tetapi Face
Shield bukan pelindung mata yang memadai, sehingga pemakaian safety glasses
harus dilakukan dengan pemakaian Face Shield.
c.Welding Helmets
    Jenis Pelindung Wajah yang lain adalah Welding Helmets (Topeng Las).
Topeng las memberikan perlindungan pada wajah danmata. Topeng las memakai
lensa absorpsi khusus yang menyaring cahaya yang terang dan energi radiasi yang
dihasilkan selama operasi pengelasan. Sebagaimana Face Shield, Safety Glasses
atau Goggles harus dipakai saat menggunakan Helm Las.
d.Masker wajah
    Masker berfungsi untuk melindungi hidung dari zat zat berbau menyengat dan
dari debu yang merugikan.




             Pelindung Wajah (Face Shield) dan Masker (Respirator)


4. Pelindung Tangan (Safety Glove)
        Diperkirakan hampir 20% dari seluruh kecelakaan yang menyebabkan
cacat adalah tangan. Tanpa jari atau tangan, kemampuan bekerja akan sangat
berkurang. Tangan manusia sangat unik. Tidak ada bentuk lain di dunia yang



                                             Politeknik Negeri Medan
dapat mencengkram, memegang, bergerak dan memanipulasi benda seperti tangan
manusia. Karenanya tangan harus dilindungi dan disayangi.
       Kontak dengan bahan kimia Kaustik atau beracun, bahan-bahan biologis,
sumber listrik, atau benda dengan suhu yang sangat dingin atau sangat panas dapat
menyebabkan iritasi atau membakar tangan. Bahan beracun dapat terabsorbsi
melalui kulit dan masuk ke badan.
       APD tangan dikenal dengan Safety Glove dengan berbagai jenis
penggunaanya. Berikut ini adalah jenis-jenis sarung tangan dengan penggunaan
yang tidak terbatas hanya untuk melindungi dari bahan kimia.




                            Pelindung Tangan (Safety Glove)
Jenis-Jenis Safety Glove;
   a. Sarung Tangan Metak Mesh
         Sarung metal mesh tahan terhadap ujung yang lancip dan menjaga
       terpotong.
   b. Sarung tangan Kulit
         Sarung tangan yang terbuat dari kulit ini akan Melindungi tangan dari
       permukaan kasar.
   c. Sarung tangan Vinyl dan neoprene
         Melindungi tangan terhadap bahan kimia beracun
   d. Sarung tangan Padded Cloth
         Melindungi tangan dari ujung yang tajam, pecahan gelas, kotoran dan
       Vibrasi.
   e. Sarung tangan Heat resistant
         Mencegah terkena panas dan api




                                              Politeknik Negeri Medan
   f. Sarung tangan karet
         Melindungi saat bekerja disekitar arus listrik karena karet merupakan
       isolator (bukan penghantar listrik)
   g. Sarung tangan Latex disposable
         Melindungi tangan dari Germ dan bakteri, sarung tangan ini hanya
       untuk sekali pakai
   h. Sarung tangan lead lined
         Digunakan untuk melindungi tangan dari sumber radiasi.


5. Pelindung Kaki (safety shoes)
       Para ahli selama berabad-abad membuat rancangan dan struktur umtuk
kaki manusia. Kaki manusia sangat kokoh untuk mendukung berat seluruh badan,
dan cukup Flexible untuk memungkinkan berlari, bergerak, taupun pergi. Tanpa
kaki dan jari-jari kaki, kemampuan bekerja akan sangat berkurang.
       Hal-Hal yang dapat menyebabkan kecelakan pada kaki salah satunya
adalah akibat bahan kimia. Cairan seperti asam, basa, dan logan cair dapat
menetes ke kaki dan sepatu. Bahan berbahaya tersebut dapat menyebabkan luka
bakar akibat bahan kimia dan panas. Banyak jenis jenis sepatu keselamatan dan
diantaranya adalah
   a. Sepatu Latex/Karet
         Sepatu ini tahan bahan kimia dan memberikan daya tarik extra pada
       permukaan licin.
   b. Sepatu Buthyl
         Sepatu Buthyl yang melindungi kaki terhadap ketone, aldehyde,
       alcohol, asam, garam, dan basa.
   c. Sepatu Vinyl
         Tahan terhadap pelarut, asam, basa, garam, air, pelumas dan darah.
   d. Sepatu Nitrile
         Sepatu nitrile tahan terhadap lemak hewan, oli, dan bahan kimia.




                                              Politeknik Negeri Medan
                        Sepatu pelindung (safety shoes)


6. Pelindung Telinga (Ear Plug / Ear Muff)
       Pelindung Telinga tidak boleh dianggap enteng terutama untuk pekerja
yang bekerja di tempat yang berkondisi bising baik itu dari gesekan benda-benda
keras ataupun bunyi-bunyi keras dari mesin.
       APD yang digunakan untuk kondisi seperti ini adalah dengan
menggunakan Ear Phone, system kerja alat Earphone ini yaitu meredan suara
yang akan masuk ke telinga sehingga suara bising tidak mengganggu dan merusak
system kerja telinga, karena manusia mempuinyai batas pendengaran, apabila
kekerasan suara yang terlalu keras maka akan memyebabkan Kerusakan pada
gendang telinga.




Penutup Telinga (Ear Plug / Ear Muff)


7. Tali Keselamatan (safety belt)
       Tali Keselamatan Disebut Safety Belt, safety Belt diperlukan untuk
perlindungan diri pekerja yang melakukan pekerjaannya yaitu diketinggian dan
agar mengurangi resiko jatuh langsung dari ketinggian.




                                              Politeknik Negeri Medan
    Tali Keselamatan (safety belt) dan Tali Pengaman (Safety Harness)


8. Jas Laboratorium
      Jas Laboratorium sangat penting pemakaiannya terutama di Laboratorium
kimia. Karena jas ini akan melindungi tubuh dari kontak langsung dengan suatu
zat kimia yang dapat mengakibatkan kerusakan pada tubuh manusia
      Kriteria yang baik untuk jas Laboratorium ini sendiri yaitu
   1. Nyaman dipakai
   2. Bahan kain yang cukup tebal
   3. Berwarna Terang/putih
   4. Berkancing (Non Resleting)
   5. Panjang jas sampai Lutut dan dengan Lengan sampai pergelangan tangan
   6. Ukurannya Tidak terlalu Kecil ataupun terlalu besar




                                              Politeknik Negeri Medan
Arti Warna dan Simbol pada K3
        Bendera dan simbol Keselamatan dan kesehatan kerja seringkali muncul
terlebih dahulu ketika berbicara mengenai keselamatan dan kesehatan kerja pada
masyarakat umumnya. Tapi kalau bicara dengan para ahli K3 atau pemerhati K3
tentunya program, manajemen K3 tentunya lebih mengemuka. Balik ke bendera
dan simbol atau lambang K3, bagaimana sebenarnya arti dari simbol K3.




       Berikut adalah fakta mengenai Lambang atau simbol K3 dan Bendera K3:

   1. Bentuk lambang : palang dilingkari roda bergigi sebelas berwarna hijau di
       atas dasar putih.
   2. Arti dan makna lambang :

       - Palang : bebas dari kecelakaan dan sakit akibat kerja.

       - Roda Gigi : bekerja dengan kesegaran jasmani dan rohani.

       - Warna Putih : bersih, suci.

       - Warna Hijau : selamat, sehat dan sejahtera.

       - Sebelas Gerigi Roda : 11 Bab dalam Undang-undang Keselamatan Kerja.

       Pada simbol simbol keselamatan, sangat sering kita temui warna dan
bentuk simbol keselamatan kerja, tapi apakah kita mengetahui arti dari warna dan
simbol itu. Arti dan warna simbol sudah ditetapkan secara umum dan sebaiknya
kitapun mengetahui hal tersebut .
     Warna simbol keselamatan kerja di bagi dalam beberapa warna yaitu :
     1.Warna Merah Pada simbol menandakan Tanda bahaya.
     2.Warna Biru Pada simbol Menandakan Kewajiban dan Harus di Taati.
     3.Warna Hijau Pada symbol biasanya Hanya memberikan Informasi.



                                                Politeknik Negeri Medan
4.Warna Kuning : Pada symbol menandakan Kewaspadaan
5.Warna Hitam : Pada symbol Manandakan Informasi bersifat Umum


               Perhatikan gambar dibawah ini :




                                    Politeknik Negeri Medan
Jenis – Jenis Simbol yang ada pada K3 yaitu :




                                           Politeknik Negeri Medan
Politeknik Negeri Medan

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:2960
posted:4/26/2011
language:Malay
pages:12
Description: keselamatan Kerja