Docstoc

Makalah Perawatan PC-Keyboard and mouse

Document Sample
Makalah Perawatan PC-Keyboard and mouse Powered By Docstoc
					                                    BAB I

                              PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
      Sebuah PC terdiri dari Alat Input, Alat Pemroses, dan Alat Output. Dalam
   makalah ini kita akan membahas masalah alat input. Apa itu Alat input? Alat
   input atau Input device adalah perangkat keras yang berfungsi untuk
   memasukan data ke dalam komputer. Contohnya adalah mouse, keyboard,
   trackball, joystick, dll. Pada makalah ini yang akan dibahas adalah mouse dan
   keyboard.
B. Rumusan Masalah
      Masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sejarah dan
   perkembangan mouse dan keyboard serta masalah dan perawatan pada mouse
   dan keyboard.
C. Tujuan
      Berdasarkan rumusan makalah yang dikemukakan di atas, tujuan
   pembuatan makalah ini adalah untuk memperluas wawasan tentang dunia
   komputer dan juga membantu pembaca yang sedang mengalami masalah pada
   mouse dan keyboard komputer.




                                       1
                                   BAB II
                                   Mouse
A. Sejarah Mouse
      Mouse, atau yang dalam bahasa Indonesianya disebut tetikus, sering kita
      gunakan sehari-hari. Ternyata, banyak perkembangan mouse dari awal
      mulanya dibuat hingga mouse canggih yang sangat populer saat ini

              Pada mulanya mouse disebut “bug”, selain mouse saat itu juga
      banyak pengembangan alat-alat pendeteksi gerak tubuh, seperti alat yang
      diletakan di kepala untuk mendeteksi gerak dagu .dan lain- lain, Karena
      kenyamanan dan kepraktisannya, mouse-lah yang dipilih. Mouse pertama
      berukuran besar, dan menggunakan dua buah roda yang saling tegak lurus
      untuk mendeteksi gerakan ke sumbu X dan sumbu Y .pada tanggal 17
      november 1970, Engelbart mematenkannya yang di beri nama petunjuk
      posisi X-Y untuk system tampilan grafis.




       Mouse pertama berukuran besar, dan menggunakan dua buah roda yang
   saling tegak lurus untuk mendeteksi gerakan ke sumbu X dan sumbu Y.
   Engelbart kemudian mematenkannya pada 17 November 1970, dengan nama



                                      2
  Penunjuk posisi X-Y untuk sistem tampilan grafis (X-Y Position Indicator For
  A Display System).

B. Macam-macam Mouse
  1. Mouse Bola

             Perkembangan selanjutnya dilakukan oleh Bill English di Xerox
     PARC pada awal tahun 1970. Ia menggunakan bola yang dapat berputar
     kesegala arah, kemudian putaran bola tersebut dideteksi oleh roda-roda
     sensor didalam mouse tersebut. Pengembangan tipe ini kemudian
     melahirkan mouse tipe Trackball, yaitu jenis mouse terbalik dimana
     pengguna menggerakkan bola dengan jari, yang populer antara tahun 1980
     sampai 1990. Xerox PARC juga mempopulerkan penggunaan keyboard
     QWERTY dengan dua tangan dan menggunakan mouse pada saat
     dibutuhkan saja.
           Mouse saat ini mengikuti desain École polytechnique fédérale de
     Lausanne (EPFL) yang diinspirasikan oleh Professor Jean-Daniel Nicoud.




             Beberapa paten desain mouse (dari kiri ke kanan): Buatan mouse buatan
     Engelbard, mouse bola dengan 4 roller oleh Rider, dan mouse bola dengan 2 roller dan
     sebuah pegas oleh Opocentsky (seperti pada mouse bola saat ini).

  2. Mouse Optikal

             Selain mouse bola, saat ini banyak digunakan mouse optikal.
     Mouse optikal lebih unggul dari mouse bola karena lebih akurat dan
     perawatannya lebih mudah dibandingkan mouse bola. Mouse optikal tidak
     perlu dibersihkan, berbeda dengan mouse bola yang harus sering
     dibersihkan karena banyak debu yang menempel pada bolanya. Mouse
     optikal pertama dibuat oleh Steve Kirsch dari Mouse Systems Corporation.
     Mouse jenis ini menggunakan LED (light emitting diode) dan photo dioda
     untuk mendeteksi gerakan mouse. Mouse optikal pertama hanya dapat
     digunakan pada alas (mousepad) khusus yang berwarna metalik bergaris-
     garis biru--abu-abu. Mouse optikal saat ini dapat digunakan hampir di


                                           3
   semua permukaan padat dan rata, kecuali permukaan yang memantulkan
   cahaya. Mouse optikal saat ini bekerja dengan menggunakan sensor optik
   yang menggunakan LED sebagai sumber penerangan untuk mengambil
   beribu-ribu frame gambar selama mouse bergerak. Perubahan dari frame-
   frame gambar tersebut diterjemahkan oleh chip khusus menjadi posisi X
   dan Y yang kemudian dikirim ke komputer.




      Mouse Optikal


3. Mouse Laser

          Mouse laser pertama kali diperkenalkan oleh Logitech, perusahaan
   mouse terkemuka yang bekerja sama dengan Agilent Technologies pada
   tahun 2004, dengan nama Logitech MX 1000. Logitech mengklaim bahwa
   mouse laser memilki tingkat akurasi 20 kali lebih besar dari mouse optikal.
   Dasar kerja mouse optikal dan mouse laser hampir sama, perbedaannya
   hanya penggunaan laser kecil sebagai pengganti LED digunakan oleh
   mouse optikal.
          Saat ini mouse laser belum banyak digunakan, mungkin karena
   harganya yang masih mahal.




                                    4
        Mouse Laser Wireless Logitech MX-1000
       Dari semua perkembangan mouse, yang tidak banyak berubah
adalah jumlah tombolnya. Semua mouse memiliki tombol antara satu
sampai tiga buah. Mouse pertama memiliki satu tombol. Kebanyakan
mouse saat ini, yang didesain untuk Microsoft Windows, memiliki dua
tombol. Beberapa mouse modern juga memiliki sebuah Wheel untuk
mempermudah scrolling. Sementara itu, Apple memperkenalkan mouse
satu tombol, yang tidak berubah hingga kini.




        Mouse satu tombol Apple: Apple Macintosh Plus mouse tahun 1986 (kiri) dan
mouse terbaru Apple yang artistik (kanan).

       Mouse modern juga sudah banyak yang tanpa kabel, yaitu
menggunakan teknologi wireless seperti Infra Red, gelombang radio
ataupun Bluetooth. Mouse wireless yang populer saat ini menggunakan
gelombang radio ataupun Bluetooth. Sedangkan mouse yang
menggunakan Infra Red kurang begitu populer karena jarak jangkauannya
yang terbatas, selain itu juga kurang praktis karena antara mouse dan
penerimanya tidak boleh terhalang.




                                     5
                Mouse wireless dua tombol

C. Perawatan dan Perbaikan Mouse
   1. Persiapan
             Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan perawatan dan
      perbaikan pada peripheral langkah-langkah persiapan perbaikan :

   •   Mempersiapkan alat-alat bantu yang digunakan untuk perbaikan

   •   Mendiagnosa kerusakan-kerusakan yang terjadi

   •   Menemukan bagaimana cara melakukan perbaikan periferal tersebut

   •   Melakukan perbaikan periferal.

       Alat        bantu        atau        tools-kit   sebagai   berikut    :
       -Obeng
       -Tang
       -Kuas
       - Kain kering atau tisu dan cairan pembersih
       Alat dan bahan :


       · Periferal komputer


       - Mouse


       · Peralatan dan bahan pembersih :




                                            6
a) kuas


b) penyedot debu mini


c) kain atau tisu


d) cairan pembersih atau cleaner


    Kesehatan dan keselamatan kerja
1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.
2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.


2. Memulai Peraawatan
          Mouse merupakan periferal paling rawan terhadap debu, terutama
    mouse yang masih menggunakan bola. Mouse bersentuhan langsung
    dengan alas (mousepad) dimana alas tersebut merupakan sumber debu.
    Jika debu telah banyak yang menempel pada mouse, maka gerakan
    bola tidak normal, dapat dilihat dari gerak kursor yang meloncat -
    loncat ataupun dirasa sangat lambat. Hal ini akan membuat mouse sulit
    diarahkan.
          Prosedur pembersihan pada mouse
    · Gunakan lap dan cairan pembersih kotoran atau debu yang menempel
    pada bola maupun poros pada mouse.
    · Cairan pembersih digunakan jika kotoran atau debu yang menempel pada
    bola atau poros susah dihilangkan.
Langkah – langkah melakukan perbaikan mouse


Mouse
Ada beberapa kerusakan yang sering terjadi pada mouse yaitu :
1. Mouse tidak terdeteksi oleh PC
          Masalah yang sering terjadi pada mouse adalah mouse tidak dikenal
oleh komputer. Pada saat proses booting, komputer memunculkan pesan bahwa


                                    7
windows tidak mendeteksi adanya mouse yang terhubung dengan komputer.
Analisa pertama sehubungan dengan pesan tersebut adalah kabel mouse tidak
terhubung dengan baik. Untuk melakukan perbaikan prosedur yang dilakukan:
· Matikan komputer. Cek apakah kabel mouse telah terpasang dengan benar.
Jika perlu lepas dan pasangkan kembali mouse tersebut untuk meyakinkan
koneksinya. Pada saat melepas dan memasang mouse komputer dalam keadaan
mati agar tidak terjadi konsleting.


· Setelah itu hidupkan kembali komputer. Apabila pesan kesalahan masih
muncul, lakukan analisa selanjutnya.


Analisa kedua adalah kemungkinan rusaknya driver yang menghubungkan
sistem dengan mouse. Untuk itu perlu melakukan pendeteksian ulang driver
secara otomatis dengan windows melalui device manager.
Langkah yang dilakukan :
· Klik kanan My Computer pada desktop windows
· Pilih properties>>Hardware>>Device Manager. Maka akan muncul kotak dialog
seperti di bawah ini.
· Klik mouse tersebut dengan menggunakan keyboard dengan bantuan tombol
Tab.
· Hapus drive mouse yang lama dengan menggunakan tombol Remove.
· Setelah itu restart ulang komputer.
         Jika sambungan dan driver mouse sudah benar tetapi ternyata mouse
tidak terdeteksi oleh windows, ada kemungkinan mouse rusak. Atau kemudian
coba dengan mouse yang lain, apakah terjadi hal yang sama. Apabila masih
tetap seperti itu, berarti port PS/2 nya yang rusak.
2. Pointer mouse yang sering meloncat-loncat
          Masalah lain yang sering muncul adalah pointer mouse yang
meloncat-loncat secara acak sehingga pemakai kesulitan untuk menggunakan
mouse secara tepat dan presisi.
           Pada kondisi ini, kemungkinan yang paling besar disebabkan karena
kotornya komponen bola mouse. Karena komponen bola tersebut banyak


                                      8
bersentuhan dengan mouse pad yang tidak selalu bersih.


Langkah untuk mengatasinya adalah:
· Buka penutup bola mouse di bagian bawah dengan memutarnya 900 derajat.
· Keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air hangat atau alkohol serta sikat
dengan kuas, lalu keringkan.
· Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya tiga buah roda. Dua lebar dan
satu yang kecil. Kotoran yang menempel pada komponen tersebut perlu
dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang menempel pada gerigi dan
bantalan bola. Lakukan pembersihan dengan hati-hati sehingga tidak merusak
komponen-komponen di dalamnya.




                                   9
                                      BAB III
                                   KEYBOARD
A. Sejarah Keyboard
           Keyboard merupakan alat input standar yang sangat esensial pada
   sebuah PC. Tahukah Anda kapan keyboard atau papan ketik pertama kali
   ditemukan? Jawabannya adalah pada tahun 1864 yang kemudian dipatenkan
   oleh Christopher Latham Sholes pada 1868.
           Keyboard yang kita kenal sekarang ini memiliki nama resmi Qwerty
   yang di ambil dari enam huruf pertama pada "home row". Home row sendiri
   merupakan istilah untuk deretan alfabet kedua (posisinya di tengah) keyboard.
   Dideretan inilah seharusnya user atau juru ketik menempatkan jari-jarinya jika
   sedang tidak mengetik.
           Lalu, kenapa tombol-tombol alfabet pada keyboard ditempatkan
   secara acak? Alasannya adalah untuk memperlambat pengetikan. Kenapa?
   Pada awalnya mesin ketik dibuat senyaman mungkin untuk penggunanya,
   tetapi akibatnya, para pengguna malah dapat mengetik dengan kecepatan
   tinggi. Hal ini membuat pengait- pengait karakter pada mesin ketik menjadi
   sering tersangkut.
           Setelah beberapa bulan mencari cara untuk mengatasi sering
   menyangkutnya pengait tersebut, Sholes mengacak posisi alfabet pada mesin
   ketik seperti sekarang ini. Dan setelah teknologi mesin ketik berkembang ke
   mesin ketik elektrik sampai ke komputer, urutan alfabet yang acak tersebut
   tetap digunakan.
           Untuk komputer, keyboard pertama kali digunakan pada tahun 1964. Sebuah
   perangkat yangdibuat oleh MIT, Bell Laboratories, dan General Electric yang disebut
   Mulitics berhasil menggabungkan video display terminal (monitor CRT saat ini-Red)
   dengan mesin ketik elektrik. Layout Qwerty temuan Christopher Latham Sholes tetap
   digunakan, meski pada keyboard saat ini, sejumlah function keys sudah
   diimplementasikan.




                                         10
B. Macam-Macam Keyboard

     Secara fisik keyboard terdiri dari 4 bagian yaitu :

     1. Keyboard Serial
     Menggunakan DIN 5 male dan biasanya digunakan pada komputer tipe
     AT.




                          Port pada keyboard serial

     2. Keyboard PS/2
     Biasanya digunakan pada komputer ATX dan saat ini yang paling banyak
     dipergunakan. Pemasangan keyboard tipe ini harus dilaksanakan dengan
     cermat, sebab port yang dimiliki sama dengan port untuk mouse.




          Port pada keyboard PS2 dan konektor pada motherboard

     3. Keyboard Wireless
     Sesuai dengan namanya, keyboard tipe ini tidak menggunakan kabel
     sebagai penghubung antara keyboard dengan komputer. Jenis koneksi
     yang digunakan adalah infra red, wifi atau bluetooth. Untuk
     menghubungkan keyboard dengan komputer, dibutuhkan unit pemancar
     dan penerima. Unit pemancar biasanya terdapat pada keyboard itu sendiri,


                                      11
       sedangkan penerima biasanya dipasang pada port USB atau serial pada
       CPU.




                                                    Keyboard dan mouse wireless

       4. Keyboard USB
       Komputer terbaru saat ini sudah banyak yang mempergunakan jenis
       konektor USB yang menjamin transfer data lebih cepat




                                Konektor USB

C. Perawatan dan Perbaikan Keyboard
   1. Persiapan
             Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan perawatan dan
      perbaikan pada peripheral langkah-langkah persiapan perbaikan :

   •   Mempersiapkan alat-alat bantu yang digunakan untuk perbaikan

   •   Mendiagnosa kerusakan-kerusakan yang terjadi

   •   Menemukan bagaimana cara melakukan perbaikan periferal tersebut

   •   Melakukan perbaikan periferal.

       Alat     bantu       atau        tools-kit        sebagai     berikut      :
       -Obeng
       -Tang


                                        12
   -Kuas
   - Kain kering atau tisu dan cairan pembersih
   Alat dan bahan :
   · Periferal komputer
   - Keyboard


   · Peralatan dan bahan pembersih :
   a) kuas


   b) penyedot debu mini


   c) kain atau tisu
   d) cairan pembersih atau cleaner


       Kesehatan dan keselamatan kerja
   1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.
   2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.
2. Memulai Perawatan
             Keyboard Merupakan perangkat yang sangat penting dalam sebuah
   komputer yang berfungsi memasukkan data atau memberi peritah pada
   computer. Secara fisik, keboard terbagi ats 4 bagian, yaitu:
   1. Keyboard Serial, biasanya digunakan pada komputer tipe AT (digunakan untuk
   Pentium 1&2, menggunakan saklar manual/On-Off).
   2. Keyboard PS/2, biasanya digunkan pada komputer tipe ATX (digunakan untuk
   Pentium 3 ke atas, menggunkan saklar Push On).
   3. Keyboard Wire Less, keyboard tipe ini tidak menggunkan kabel sebagai
   penghubung antara keyboard dengan komputer. Jenis koneksi yang digunakan
   adalah Infra Red, Wifi/Bluetooth.
   4. Keyboard USB, merupakan jenis keboard yang sudah banyak digunakan oleh
   computer pada umumnya. USB menjamin transfer data lebih cepat.




                                       13
        Debu dan kotoran dapat masuk ke dalam keyboard melalui sela-sela
tombol pada keyboard. Debu dan kotoran akan menumpuk menjadi banyak dan
mengeras sehingga akan mengganggu kenyamanan dalam menekan tombol
atau tombol keyboard akan menjadi keras. Selain debu dan kotoran padat,
kotoran jenis cair juga sangat sering terjadi. Minuman yang tumpah merupakan
penyebab yang sering terjadi yang membuat keyboard macet, tombol seperti
terpencet terus, dan juga dapat terjadi hubung pendek yang dapat
mengakibatkan keyboard tak dapat dipakai kembali, dan yang paling parah
menyebabkan port PS/2 pada motherboard rusak.


Prosedur membersihkan keyboard dari kotoran cair:
· Gunakan lap kering atau tisu untuk membersihkan kotoran cair.
· Untuk membersihkannya keyboard harus di buka terlebih dahulu. Pada bagian
dalam pada keyboard harus hati-hati dalam membersihkannya dikarenakan
sangat rawan dengan goresan yang dapat mengakibatkan jalur menjadi putus.
Untuk tombol penghantar dibersihkan satu persatu pada bagian arang atau
penghantarnya. Untuk bagian konektor juga diperiksa terutama kabel, karena
kabel sangat kecil dan kabel keyboard biasanya sangat mudah ke himpit baik
meja maupun benda lain.
Membersihkan keyboard dari debu dan kotoran:


Gunakan kuas kecil atau vacuum cleaner dengan ujung sikat yang kecil dan
sempit. Sehingga debu atau kotoran dapat mudah tersedot.


Langkah –langkah melakukan perbaikan keyboard


Keyboard


Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada keyboard yaitu :


(1) Keyboard tidak terdeteksi oleh PC
           Kerusakan yang sering terjadi pada keyboard adalah tidak dikenalnya


                                   14
keyboard oleh komputer. Pada saat proses booting, tiba-tiba komputer macet
dan muncul pesan kesalahan “Keyboard error or no keyboard present”. Pesan
tersebut diartikan bahwa pada saat proses booting, komputer tidak mendeteksi
adanya keyboard. Jika terjadi hal seperti tersebut diatas, yang perlu dilakukan
adalah :
- Matikan kembali komputer dan cek apakah kabel keyboard telah tertancap
dengan benar ke CPU.
- Jika perlu lepas dan tancapkan kembali kabel keyboard tersebut untuk
meyakinkan bahwa koneksi sudah tepat.
- Jika komputer dihidupkan kembali, dan pesan kesalahan masih muncul,
kemungkinan pertama adalah keyboardnya yang rusak.
- Coba dengan keyboard yang lain untuk memastikan bahwa keyboardnya yang
rusak.
- Jika dengan mengganti keyboard pesan kesalahan masih tetap muncul, berarti
bukan keyboard yang rusak. Tetapi bisa saja port keyboard di motherbord yang
rusak.
(2) Masalah kedua terjadi pada tombol keyboard
           Kerusakan lain yang sering terjadi pada keyboard adalah tombol
keyboard sering macet untuk ditekan, atau tombol keyboard tertekan terus. Hal
itu mungkin disebabkan oleh debu yang sudah menumpuk di sela-sela tombol
keyboard sehingga menyebabkan keyboard macet. Untuk mengatasinya, perlu
dilakukan pembersihan pada keyboard. Keyboard dapat dibersihkan dengan
menyedot atau menyemprotnya dengan vacuum cleaner atau dapat memakai
kuas. Dan juga dapat dibersihkan dengan menggunakan kain lap yang dibasahi
dengan cairan pembersih atau alkohol. Ingat bahwa proses pembersihan harus
dilakukan pada saat komputer mati dan keyboard dilepas dari portnya.




                                   15
                              BAB IV
                       LEMBAR PENILAIAN
Kelompok         :

Nama Anggota     :

                     1. Bagus Aji Santoso
                     2. Hendri Lesmana
                     3. Nike Setiani
                     4. Selliger Simbolon
                     5. Yulius Nurul Lingga
Moderator        :


Pertanyaan   :
Nama         :
Kelompok     :


Jawaban      :
Nama         :
Kelompok     :


Pertanyaan   :
Nama         :
Kelompok     :


Jawaban      :
Nama         :
Kelompok     :


                                              Lubuklinggau, Mei 2010


                                                   Fitria Imaniar


                                 16
                             DAFTAR PUSTAKA


En.wikipedia.org

http://risz-panic.blogspot.com/search/label/komputer/ Perawatan dan perbaikan
keyboard dan mouse

www.howstuffworks.com

http://www.sewanhaka.k12.ny.us/~techsupport/images/mouse/optical-mouse-
bottom.JPG

https://www.odlikasi.hr/odlikasishop/img_konfiguracija/Logitech%20MX-
1000.jpg

IlmuKomputer.org

InfoGue.com




                                       17

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags:
Stats:
views:4488
posted:4/25/2011
language:Indonesian
pages:17