; KIMIA X SMA Satpel dan RPP
Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out
Your Federal Quarterly Tax Payments are due April 15th Get Help Now >>

KIMIA X SMA Satpel dan RPP

VIEWS: 1,549 PAGES: 27

  • pg 1
									                                           PROGRAM TAHUNAN
                  Satuan Pendidikan    : SMA                                   Kelas/Semester : X/1
                  Mata Pelajaran       : Kimia                                 Tahun Ajaran   : 2010/2011




Semester    No.                   Materi Pokok/Kompetensi Dasar                        Alokasi Waktu    Keterangan
   1         1.     Struktur atom dan sistem periodik                                      18 JP
                    1.1 Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr,
                         sifat-sifat unsur, massa atom relatif, dan sifat-sifat
                         periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari
                         keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron
             2.     Ikatan kimia
                    1.2 Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan                12 JP
                         kovalen, ikatan koordinasi, dan ikatan logam serta
                         hubungannya dengan sifat fisika senyawa yang
                         terbentuk
             3.     Tata nama senyawa dan persamaan reaksi                                 6 JP
                    2.1 Mendeskripsikan tata nama senyawa anorganik dan
                          organik sederhana serta persamaan reaksinya
             4.     Hukum dasar kimia                                                      10 JP
                    2.2 Membuktikan dan mengkomunikasikan               berlakunya
                          hukum-hukum dasar kimia melalui percobaan serta
                          menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan
                          perhitungan kimia
             5.     Perhitungan kimia                                                      8 JP
                    2.2 Membuktikan dan mengkomunikasikan               berlakunya
                          hukum-hukum dasar kimia melalui percobaan serta
                          menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan
                          perhitungan kimia
                                                Jumlah                                     54 JP
   2         6.     Larutan elektrolit dan nonelektrolit                                   6 JP
                    3.1 Mengidentifikasi sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit
                         berdasarkan data hasil percobaan.
                    3.2 Menjelaskan perkembangan konsep reaksi oksidasi-
                         reduksi dan hubungannya dengan tata nama senyawa                  6 JP
                         serta penerapannya
             7.     Sifat-sifat senyawa organik atas dasar gugus fungsi dan
                    senyawa makromolekul
                    4.1 Mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam
                         membentuk senyawa hidrokarbon                                     18 JP
                    4.2 Menggolongkan senyawa hidrokarbon berdasarkan
                         strukturnya dan hubungannya dengan sifat senyawa
                    4.3 Menjelaskan proses pembentukan dan teknik
                         pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi serta
                         kegunaannya
                    4.4 Menjelaskan kegunaan dan komposisi senyawa                         12 JP
                         hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari dalam bidang
                         pangan, sandang, papan, perdagangan, seni, dan
                         estetika
                                                Jumlah                                     48 JP




                                                                                       …………………………... 2010
Guru Mata Pelajaran                                                                        Mengetahui,
                                                                                          Kepala Sekolah




NIP.                                                                                     NIP.
                                                                      PROGRAM SEMESTER

                                                Mata Pelajaran : Kimia
                                                Kelas          : X
                                                Semester       : 1



                                                                                                     Bulan
                                               Jml.
No     Materi Pokok/Kompetensi Dasar                       Juli           Agustus     September    Oktober      November     Desember      Januari  Ket.
                                               Jam
                                                      1   2 3     4   1   2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1                       2   3 4
1                     2                         3     4   5 6     7   8   9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34
1.    Struktur atom dan sistem periodik        16            x    x   x   x
   1.1 Memahami struktur atom                                                         x
        berdasarkan teori atom Bohr,
        sifat-sifat unsur, massa atom
        relatif, dan sifat-sifat periodik
        unsur dalam tabel periodik
        serta menyadari
        keteraturannya, melalui
        pemahaman konfigurasi
        elektron
    Ulangan harian
2.  Ikatan kimia
   1.2Membandingkan                 proses     12                             x   x   X x     x
        pembentukan         ikatan      ion,
        ikatan       kovalen,        ikatan
        koordinasi, dan ikatan logam
        serta hubungannya dengan
        sifat fisika senyawa yang




                                                                                                                                                Persiapan penerimaan rapor
        terbentuk
    Ulangan harian 2
3. Tata       nama       senyawa       dan      6                                                   x   x   x   x
     persamaan reaksi
    2.1 Mendeskripsikan tata nama
         senyawa        anorganik      dan
         organik     sederhana        serta
         persamaan reaksinya
     Ulangan harian 3
     Latihan Ulangan Tengah Semester
4. Hukum dasar kimia                           10                                                                   x   x   x
      2.2Membuktikan               dan
         mengkomunikasikan
         berlakunya      hukum-hukum
         dasar kimia melalui percobaan
         serta menerapkan konsep mol
         dalam          menyelesaikan
         perhitungan kimia
      Ulangan harian 4
5.    Perhitungan kimia                         8                                                                               x   x   x   x
     2.2 Membuktikan dan
          mengkomunikasikan
          berlakunya hukum-hukum
          dasar kimia melalui percobaan
          serta menerapkan konsep mol
          dalam menyelesaikan
          perhitungan kimia
       Ulangan harian 5
      Latihan Ulangan Umum Semester 1

      Jumlah                                   54


Keterangan:
      = Kegiatan tengah semester
         = Libur bulan Ramadan dan sesudah Idul Fitri
         = Latihan ulangan umum semester 1
         = Ulangan umum semester 1
         = Libur semester 1

                                                                                                                        …………………………... 2010
      Guru Mata Pelajaran                                                                                                   Mengetahui,
                                                                                                                           Kepala Sekolah




      NIP.                                                                                                                  NIP.
                                      RINCIAN MINGGU EFEKTIF
                   Satuan Pendidikan : SMA                              Kelas/Semester : X/1
                   Mata Pelajaran    : Kimia                            Tahun Ajaran   : 2010/2011

I.     Jumlah Minggu dalam Semester 1

         No.                                   Bulan                                          Jumlah Minggu

         1.    Juli                                                                                 2
         2.    Agustus                                                                              5
         3.    September                                                                            4
         4.    Oktober                                                                              4
         5.    November                                                                             5
         6.    Desember                                                                             4
         7.    Januari                                                                              4
                                               Total                                               28

II.    Jumlah minggu tidak efektif dalam semester 1

         No.                               Kegiatan                                           Jumlah Minggu

         1.    Kegiatan tengah semester                                                             1
         2.    Libur bulan Ramadan dan sesudah Idul Fitri                                           4
         3.    Latihan ulangan umum semester 1 (cadangan)                                           1
         4.    Ulangan umum semester 1                                                              1
         5.    Persiapan penerimaan rapor                                                           1
         6.    Libur semester 1                                                                     2
                                               Total                                               10

III.   Jumlah minggu efektif dalam semester 1
       Jumlah minggu dalam semester 1 – jumlah minggu tidak efektif dalam semester 1
       = 28 minggu – 10 minggu
       = 18 minggu efektif



                                                                                   …………………………... 2010
Guru Mata Pelajaran                                                                    Mengetahui,
                                                                                      Kepala Sekolah




NIP.                                                                                   NIP.
                                               PENGEMBANGAN SILABUS

          Satuan Pendidikan         :   SMA
          Mata Pelajaran            :   Kimia
          Kelas/Semester            :   X/1
          Tahun Ajaran              :   2010/2011


                                                                               Strategi Pembelajaran           Alokasi       Sumber
 Kompetensi Dasar                        Materi Pelajaran
                                                                            Metode        Pengalaman Belajar   Waktu         Bahan

1.   Memahami             1. Struktur Atom                                 - Ceramah      Siswa            8 jam            -Buku paket
     struktur atom,          a. Definisi Atom                              - Tanya        memahami dan pelajaran              Kimia
     sifat-sifat                Dalam kamus kimia disebutkan                 jawab        mengenal sistem (16 x 45 menit)     kelas X
     periodik unsur,            definisi atom adalah partikel suatu        - Diskusi      dan nama-nama                     - Buku
     dan         ikatan         unsur yang terdiri dari inti atom yang                    unsur        dan                    kimia
     kimia                      bermuatan listrik dan elektron                            simbol/lambang                      yang
                                bermuatan listrik negatif dimana                          unsur                               relevan
1.1 Memahami                    elektron mengelilingi inti dan di antara                                                    - Tabel
    struktur atom               keduanya berupa ruang kosong.                                                                 SPU
    berdasarkan              b. Susunan Atom
    teori      atom             Partikel penyusun unsur berupa
    Bohr, sifat-sifat           elektron, proton dan netron.
    unsur, massa             c. Teori Atom
    atom      relatif,          Berikut teori-teori atom yang
    dan sifat-sifat             mengalami perkembangan dengan
    periodik unsur              dari awal teori dan pengem-
    dalam      tabel            bangannya.
    periodik serta              1) Teori Atom Dalton
    menyadari                   2) Teori Atom J.J Thomson
    keteraturan-                3) Teori Atom Rutherford
    nya,     melalui            4) Teori Atom Niels Bohr
    pemahaman                d. Penulisan Lambang Atom
    konfigurasi                 Lambang unsur
    elektron
                                Keterangan:
                                A: massa atom=jumlah proton+jumlah
                                netron
                                Z: nomor atom = jumlah proton =
                                jumlah elektron
                                X: simbol unsur
                                Jumlah proton sama dengan jumlah
                                elektron karena atom bersifat netral.
                             e. Beberapa istilah dalam atom:
                                1) Atom netral adalah atom yang
                                   dapat melepaskan atau menerima
                                   elektronn dari atom lain.
                                2) Nomor massa atau massa atom
                                   adalah jumlah total proton dan
                                   netron yang terdapat dalam inti.
                                3) Isotop adalah unsur-unsur yang
                                   mempunyai nomor atom sama,
                                   tetapi massa atom berbeda.
                                4) Isobar adalah unsur-unsur yang
                                   mempunyai massa atom sama,
                                   tetapi nomor atom berbeda
                                5) Isoton adalah unsur-unsur yang
                                   mempunyai jumlah neutron sama,
                                   tetapi jumlah proton berbeda
                             f. Konfigurasi Elektron dan Elektron
                                Valensi
                                1) Konfigurasi Elektron
                                   Konfigurasi elektron adalah
                                   persebaran elektron pada kulit-kulit
                                   atom.
                                2) Elektron Valensi
                                   Elektron valensi adalah elektron
                                   yang berada di kulit terluar.
                             g. Satuan Masa Atom dan Masa Atom
                                relatif
                          2. Sistem Periodik Unsur
                             Sistem berkala unsur adalah suatu
                             bentuk tabel yang terdiri atas kelompok
                             horisontal dan kelompok vertikal, dimana
                             pada tiap-tiap kelompok terisi beberapa
                             unsur dengan sifat-sifat tertentu yang
                             sudah ditentukan secara teratur.
                        a. Sejarah Perkembangan
                           1) Berdasar sifat logan dan non logam
                           2) Hukum Triade Dobereiner oleh
                              Johan Wolfgang Dobereiner
                           3) Hukum Oktaf oleh John Alexander
                              Reyna Newlands
                           4) Sistem Periodik Unsur Bentuk
                              Pendek (Mendeleyev)
                           5) Sistem Periodik Bentuk Panjang
                              oleh Moseley
                        b. Golongan dan Periode
                           1) Golongan
                              Penyusunan unsur-unsur dalam
                              satu golongan berdasarkan
                              banyaknya elektron valensi unsur-
                              unsur tersebut.
                              dalam SPU yang terdiri atas:
                               - Golongan utama (A) = 1A
                                 sampai dengan VIIIA
                               - Golongan transisi (B) = 1B
                                 sampai dengan VIIIB
                               - Golongan lantanida
                               - Golongan aktinida
                           2) Periode
                              Periode adalah baris horizontal
                              dalam SPU (ada 7 periode
                        c. Sifat Unsur
                           1) Jari-jari atom
                           2) Potensial Ionisasi
                           3) Aftinitas Elektron
                           4) Keelektronegatifan


1.  Memahami          1. Ikatan Kimia                                1. Ceramah   Siswa          12 jam pelajaran 1.Buku paket
    struktur atom,       a. Pengertian Ikatan Kimia                  2. Diskusi   mempelajari     (12 x 45 menit) Kimia X
    sifat-sifat             Ikatan kimia adalah ikatan antaratom     3. Tanya     ikatan kimia                    2.Buku lain
    periodik                atau antarmolekul dengan cara antara        jawab                                      yang
    unsur,      dan         lain:                                                                                  relevan
    ikatan kimia             1. Serah terima elektron antara atom                                                 3.LKS
1.2 Membanding-                 elektropositif tinggi (mudah
    kan proses                  melepaskan elektron) dan atom
    pembentukan                 afinitas elektron tinggi
    ikatan ion,              2. Saling memiliki pasangan elektron
    ikatan kovalen,             ikatan yang berasal dari
    ikatan koor-                sumbangan dari kedua atom atau
    dinasi, dan                 dari salah satu atom
    ikatan logam             3. Ikatan antara atom H dan atom
    serta                       elektronegatif tinggi di dalam
    hubungan-nya                molekul kovalen atau antar molekul
    dengan sifat                kovalen
    fisika senyawa           4. Pembentukan awan elektron
    yang ter-                   valensi antar atom elektropositif
    bentuk                      tinggi.
                         b Mekanisme Pembentukan Ikatan
                            Kimia
                            Ada 2 atom maupun lebih yang akan
                            berikatan, atom yang satu melepaskan
                            elektronnya, sedangkan atom yang
                            lain menerima elektron. Atau bisa juga
                            atom menggunakan elektron bersama,
                            pasangan elektron dapat berasal dari
                            kedua atom yang berikatan maupun
                            berasal dari salah satu atom.
                         c. Aturan susunan elektron dalam ikatan
                            Aturan susunan elektron dalam ikatan:
                             1) Aturan duplet
                                Yaitu konfigurasi elektron atom-
                                atom akan stabil bila elektron
                                terluarnya 2 elektron. Hal ini
                                berlaku pada helium.
                             2) Aturan oktet
                                Yaitu konfigurasi elektron atom-
                                atom akan stabil bila elektron
                                terluarnya 8 elektron. Hal ini
                                didasarkan pada unsur gas mulia
                                yang memepunyai 8 eletron terluar
                                untuk memperoleh kestabilan.
                         d. Gas Mulia sebagai Pedoman Ikatan
                            Unsur-unsur gas mulia yang telah
                            stabil menjadi pedoman untuk
                            pembentukan ikatan atom-atom unsur
                            lain.
                        2. Macam-macam ikatan kimia
                           a. Ikatan Ion
                               Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi
                               antara atom yang melepas elektron
                               dengan atom yang menerima elektron
                               karena adanya gaya tarik menarik
                               elektrostatik antara ion positif dan ion
                               negatif.
                               Kation adalah ion yang bermuatan
                               positif
                               Anion adalah ion yang bermuatan
                               negatif
                           b. Ikatan Kovalen
                               1) Pengertian ikatan Kovalen
                                  Ikatan kovalen adalah ikatan yang
                                  terjadi akibat penggunaan
                                  pasangan elektron secara
                                  bersama-sama oleh dua atom yang
                                  berikatan. Jika merupkan ion,
                                  tambahkan atau kurangi elektron
                                  agar kembali ke atom semula.
                               2) Macam-macam Ikatan Kovalen
                                  berdasar pasangan elektron
                                  a) Ikatan Kovalen tunggal
                                  b) Ikatan Kovalen rangkap dua
                                  c) Ikatan Kovalen rangkap tiga
                               3) Macam-macam Ikatan Kovalen
                                  berdasar pasangan kepolaran
                                  ikatan
                                  a) Ikatan Kovalen Polar
                                  b) Ikatan Kovalen non Polar
                           c. Ikatan Kovalen Koordinasi
                              Ikatan kovalen koordinasi adalah
                              ikatan kovalen di mana pasangan
                              elektron yang digunakan bersama
                              berasal dari salah satu atom atau
                              molekul, sedangkan salah satu lagi
                              tidak menyumbangkan elektron.
                           d. Ikatan Logam
                              Ikatan logam adalah ikatan yang
                              terjadi karena adanya gaya tarik
                              menarik antara ion-ion positif dengan
                              elektron valensinya.


2. Memahami            1. Rumus Kimia dan Tata Nama Senyawa 1. Ceramah               Siswa      dapat    8 jam pelajaran -Buku paket
    hukum-hukum           a. Rumus Kimia                            2. Tanya jawab   menen-tukan         (4 x 45 menit) Kimia kelas
    dasar     kimia          1) Rumus Molekul                       3. Diskusi       nama        kimia                   X
    dan                         Rumus molekul adalah rumus yang                      unsur-unsur.                        -Buku kimia
    penerapannya                menyatakan perbandingan jumlah                                                           yang
    dalam                       atom sesungguhnya dari partikel                                                          relevan
    perhitungan                 penyusunnya.                                                                             -LKS
    kimia                    2) Rumus Empiris
    (stoikiometri).             Rumus empiris menyatakan jenis
2.1 Mendeskripsi-               dari jumlah perbandingan dan
    kan tata nama               jumlah perbandingan yang paling
    senyawa      an-            sederhana dari partikel
    organik      dan            penyusunnya.
    organik               b. Tata Nama
    sederhana                1) Senyawa Biner
    serta                       Senyawa biner yaitu senyawa yang
    persamaan                   terbentuk dari dua unsur (senyawa
    reaksinya                   yang mengandung dua jenis atom).
2.2 Membuktikan                 a) Unsur logam dan unsur non
    dan                            logam
    mengkomunika                b) Senyawa biner dari 2 unsur
    sikan                          bukan logam
    berlakunya                  c) Senyawa biner antara unsur
    hukum-hukum                    logam dan bukan logam
    dasar kimia              2) Senyawa Poliatomik
    me-lalui                    a) Senyawa ion
    percobaan                   b) Senyawa asam
    serta                       c) Senyawa basa
    menerapkan                  d) Senyawa peroksida
    konsep mol da-     3. Persamaan Reaksi
    lam                   a. Pengertian Kimia
    menyelesai-              Reaksi kimia adalah perubahan kimia
    kan                      yang menghasilkan zat baru. Gejala
    perhitungan              yang menunjukkan terjadinya reaksi
    kimia                    kimia antara lain terjadinya perubahan
                             wujud, suhu, gas dan adanya
                             endapan.
                             Beberapa istilah dalam persamaan
      reaksi
      Reaktan = zat-zat yang bereaksi
      Produk = zat-zat yang merupakan
      hasil reaksi
      Koefisien= angka yang menunjukkan
      jumlah atom dalam suatu rumus di
      belakang angka tersebut.
   b. Menyetarakan persamaan reaksi
      Langkah-langkah penyetaraan reaksi:
       1) Tulis persamaan reaksinya
       2) Menyetarakan jumlah atom dengan
           memberi koefisien, penyetaraan
           akan mudah jika dimulai dari
           senyawa yang mengandung
           banyak jenis atom.
       3) Tuliskan wujud zat pereaksi dan
           hasil reaksinya.
4. Hukum-hukum Dasar Kimia
   Dalam reaksi kimia psserlu dihitung
   jumlah zat sebelum dan sesudah reaksi.
   Dalam menghitung perhitungan kimia ada
   dasar penghitungan. Berikut akan kita
   bahas hukum-hukum tersebut.
   a. Hukum Kekekalan Massa (Hukum
      Lavoisier)
   b. Hukum Perbandingan Tetap (Hukum
      Proust)
   c. Hukum Perbandingan Berganda
      (Hukum Dalton)
   d. Hukum Perbandingan Volume (Gay
      Lussac)
   e. Hukum Avogadro
5. Perhitungan Dasar Kimia
   Perhitungan dasar kimia meliputi
   perhitungan dasar yaitu massa atom
   relatif dan masssa molekul relatif.
   a. Perhitungan dasar kimia
       1) Massa Atom relatif (Ar)
           Massa atom relatif (Ar) adalah
           perbandingan massa satu atom
           unsur dengan massa satu atom
           unsur dengan massa satu atom
           unsur standar.
       2) Massa Molekul Relatif (Mr)
            Massa molekul relatif (Mr) adalah
           perbandingan massa satu molekul
           unsur atau senyawa dengan massa
           satu atom standar.
   b. Hubungan antara mol (n) dengan
      jumlah partikel (N), massa (m) dan
      konsentrasi (v)
      1) Hubungan mol dengan jumlah
           partikel
           Satu mol adalah banyaknya zat
           yang mengandung jumlah partikel
           yang sama dengan jumlah atom m
           yang terdapat dalam 12 gram atom
           C-12, yaitu sebesar 6,02 × 1023.
      2) Hubungan mol dengan massa
           Massa molar adalah massa dari 1
           mol suatu zat dalam gram. 6,02 ×
           1023 atom C massanya 12 gram
           (6,02 × 1023 = 1 mol), jadi:
             mol =
            Massa                        Massa
                      atau Ar atauMr =
          Ar atauMr                       mol
      3) Hubungan mol dengan volume gas
         (Volume molar)
         a) Volume Gas pada keadaan
            standar
            Volume molar suatu gas adalah
            volume satu mol gas gas pada
            keadaan standar (Standar
            Temperature Pressure/STP)
            Volume (STP) = mol × 22,4 atau
                          Volume
            mol = mol =
                           22, 4
         b) Volume gas pada keadaan tidak
            standar
            (1) Volume gas pada suhu dan
                                     tekanan tertentu
                                     Sedangkan pada keadaan
                                     tidak standar, maka kita
                                     gunakan rumus Boyle– Gay
                                     Lussac, maka didapatkan
                                      PV      atau PV = nRT
                                          = nR
                                      T
                                 (2)Volume gas diukur pada
                                   keadaan yang sama dengan
                                   gas lain
                                   Volume gas dapat dihitung
                                   dengan rumus:
                                      n1 n2
                                        
                                      V1 V2
                      c. Hitungan Kimia
                         1) Konsentrasi Molar (Molaritas)
                            Molaritas adalah jumlah mol zat
                            terlarut dalam tiap liter larutan yang
                            dinyatakan dengan notasi M
                                 n
                            M=
                                 V
                            Dimana: M = Molaritas
                                     n = mol zat terlarut
                                    V = Volume larutan (liter)
                         2) Penentuan rumus kimia
                            Rumus kimia senyawa, baik rumus
                            empiris maupun rumus molekul
                            dapat ditentukan berdasarkan
                            konsep mol, karena perbandingan
                            mol sama dengan perbandingan
                            jumlah atom.
                         3) Menghitung kadar unsur dalam
                            senyawa
                                      Jumlah atom X  Ar X
                            %X =                             x100%
                                           Mr senyawa
                         4) Menghitung massa unsur dalam
                            senyawa
                             MassaX
                              =
                             Jumlah atom X  Ar X
                                                    x Massa senyawa
                                  Mr Senyawa
                         5) Penentuan air kristal
                            Air kristal adalah sejumlah molekul
                            air (H2O) yang terkandung dalam
                            susunan senyawa kristal.
                         6) Pereaksi Batas
                            Bila dua zat yang direaksikan
                            dalam jumlah tertentu, kedua zat
                            tersebut mungkin bereaksi
                            sempurna (saling menghabiskan)
                            atau salah satu zat habis bereaksi
                            dan zat lain tersisa. Zat pereaksi
                            yang habis bereaksi, sementara
                            yang lain tersisa, pereaksi tersebut
                            disebut pereaksi batas, yaitu
                            pereaksi yang membatasi reaksi.




                                                                      …………………………... 2010
Guru Mata Pelajaran                                                       Mengetahui,
                                                                         Kepala Sekolah




NIP.                                                                   NIP.
                                     PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN

               Satuan Pendidikan                  :   SMA
               Mata Pelajaran                     :   Kimia
               Kelas/Semester                     :   X/1
               Tahun Ajaran                       :   2010/2011


                                                                                                                                Ranah
                                                                                         Penilaian
                                                                                                                               Penilaian
     Kompetensi Dasar                   Materi Pelajaran                                                                                       Ket.
                                                                         Jenis     Bentuk
                                                                                                       Instrumen           K      P        A
                                                                        Tagihan    Tagihan

1.    Memahami               1. Struktur Atom                           Kuis      - Esai      1. Salah           satu      
      struktur      atom,       a. Definisi Atom                                  - Pilihan      pencetus        teori
      sifat-sifat periodik         Dalam kamus kimia disebutkan                     ganda        atom adalah Bohr.
      unsur, dan ikatan            definisi atom adalah partikel                  - Uraian       Gagasan       utama
      kimia                        suatu unsur yang terdiri dari inti                            yang dikemukakan
                                   atom yang bermuatan listrik dan                               oleh teori atom
1.1 Memahami                       elektron bermuatan listrik                                    Niels Bohr adalah
    struktur       atom            negatif dimana elektron                                       ….
    berdasarkan teori              mengelilingi inti dan di antara                               a. menentukan
    atom Bohr, sifat-              keduanya berupa ruang                                            jumlah     proton
    sifat unsur, massa             kosong.                                                          dalam atom
    atom relatif, dan           b. Susunan Atom                                                  b. mengetahui
    sifat-sifat periodik           Partikel penyusun unsur berupa                                   banyaknya
    unsur dalam tabel              elektron, proton dan netron.                                     neutron
    periodik       serta        c. Teori Atom                                                    c. dapat diketahui
    menyadari                      Berikut teori-teori atom yang                                    massa       suatu
    keteraturan-nya,               mengalami perkembangan                                           atom
    melalui                        dengan dari awal teori dan                                    d. mengetahui
    pemahaman                      pengem-bangannya.                                                tingkat    energi
    konfigurasi                    1) Teori Atom Dalton                                             dalam atom
    elektron                       2) Teori Atom J.J Thomson                                     e. menemukan
                                   3) Teori Atom Rutherford                                         isotop-isotop
                                   4) Teori Atom Niels Bohr                                         suatu atom             
                                d. Penulisan Lambang Atom                                     2. Diketahui lambang
                                   Lambang unsur                                                 unsur:      14     15
                                                                                                                  A, B,
                                                                                                              7      7
                                                                                                  40
                                                                                                  19C , 40 D .
                                                                                                        18
                                   Keterangan:
                                   A: massa atom=jumlah                                          Pasangan        unsur
                                   proton+jumlah netron                                          berikut ini yang
                                   Z: nomor atom = jumlah proton                                 merupakan isotop
                                   = jumlah elektron                                             adalah … .
                                   X: simbol unsur                                               a. A dan E
                                   Jumlah proton sama dengan                                     b. A dan B
                                   jumlah elektron karena atom                                   c. C dan D                
                                   bersifat netral.                                              d. A dan C
                                e. Beberapa istilah dalam atom:                                  e. C dan E
                                   1) Atom netral adalah atom                                 3. Diketahui
                                      yang dapat melepaskan atau                                 keelektronegatifan
                                      menerima elektronn dari                                    unsur F, Cl, Br, dan
                                      atom lain.                                                 I berturut-turut 4 ; 3
                                   2) Nomor massa atau massa                                     ; 2,8 ; dan 2,5.
                                      atom adalah jumlah total                                   Senyawa       berikut
                                      proton dan netron yang                                     yang paling polar
                                      terdapat dalam inti.                                       adalah … .
                                   3) Isotop adalah unsur-unsur                                  a. FCl
                                      yang mempunyai nomor                                       b. IBr
                                      atom sama, tetapi massa                                    c. ICl
                                      atom berbeda.                                              d. FBr
                                   4) Isobar adalah unsur-unsur                                  e. IF                     
                                      yang mempunyai massa                                    4. Bagaimana
                                      atom sama, tetapi nomor                                    gambaran         atom
                                      atom berbeda                                               menurut
                                   5) Isoton adalah unsur-unsur                                  Thompson?                 
                                      yang mempunyai jumlah                                   5. Berdasar       model
                                      neutron sama, tetapi jumlah                                atom      Rutherford,
                                      proton berbeda                                             berapa
                                f. Konfigurasi Elektron dan                                      perbandingan jari-
                                   Elektron Valensi                                              jari    inti     atom
                                   1) Konfigurasi Elektron                                       dengan        jari-jari
                                      Konfigurasi elektron adalah                                atom?
                                      persebaran elektron pada
                                      kulit-kulit atom.
                                   2) Elektron Valensi
                                      Elektron valensi adalah
                                      elektron yang berada di kulit
                                      terluar.
                              g. Satuan Masa Atom dan Masa
                                 Atom relatif
                           2. Sistem Periodik Unsur
                              Sistem berkala unsur adalah suatu
                              bentuk tabel yang terdiri atas
                              kelompok horisontal dan kelompok
                              vertikal, dimana pada tiap-tiap
                              kelompok terisi beberapa unsur
                              dengan sifat-sifat tertentu yang
                              sudah ditentukan secara teratur.
                              a. Sejarah Perkembangan
                                 1) Berdasar sifat logan dan non
                                    logam
                                 2) Hukum Triade Dobereiner
                                    oleh Johan Wolfgang
                                    Dobereiner
                                 3) Hukum Oktaf oleh John
                                    Alexander Reyna Newlands
                                 4) Sistem Periodik Unsur
                                    Bentuk Pendek
                                    (Mendeleyev)
                                 5) Sistem Periodik Bentuk
                                    Panjang oleh Moseley
                              b. Golongan dan Periode
                                 1) Golongan
                                    Penyusunan unsur-unsur
                                    dalam satu golongan
                                    berdasarkan banyaknya
                                    elektron valensi unsur-unsur
                                    tersebut.
                                    dalam SPU yang terdiri atas:
                                     - Golongan utama (A) = 1A
                                        sampai dengan VIIIA
                                     - Golongan transisi (B) =
                                        1B sampai dengan VIIIB
                                     - Golongan lantanida
                                     - Golongan aktinida
                                 2) Periode
                                    Periode adalah baris
                                    horizontal dalam SPU (ada 7
                                    periode
                              c. Sifat Unsur
                                 1) Jari-jari atom
                                 2) Potensial Ionisasi
                                 3) Aftinitas Elektron
                                 4) Keelektronegatifan


1.  Memahami               1. Ikatan Kimia                           Kuis   1. Piliha   1. Susunan elektron        
    struktur      atom,       a. Pengertian Ikatan Kimia                       n           valensi gas mulia
    sifat-sifat periodik         Ikatan kimia adalah ikatan                    gand        di bawah ini adalah
    unsur, dan ikatan            antaratom atau antarmolekul                   a           oktet, kecuali … .
    kimia                        dengan cara antara lain:                   2. Uraia       a. Xe
1.2 Membanding-kan                1. Serah terima elektron antara              n           b. Kr
    proses                           atom elektropositif tinggi                            c. Ar
    pembentukan                      (mudah melepaskan                                     d. Ne
    ikatan ion, ikatan               elektron) dan atom afinitas                           e. He
    kovalen, ikatan                  elektron tinggi                                    2. Diantara       unsur    
    koor-dinasi, dan              2. Saling memiliki pasangan                              berikut ini unsur
    ikatan logam serta               elektron ikatan yang berasal                          yang paling stabil
    hubungan-nya                     dari sumbangan dari kedua                             adalah ... .
    dengan sifat fisika              atom atau dari salah satu                             a. logam alkali
    senyawa yang ter-                atom                                                  b. logam alkali
    bentuk                        3. Ikatan antara atom H dan                                  tanah
                                     atom elektronegatif tinggi di                         c. golongan
                                     dalam molekul kovalen atau                                homogen
                                     antar molekul kovalen                                 d. golongan gas
                                  4. Pembentukan awan elektron                                 mulia
                                     valensi antar atom                                    e. golongan karbon
                                     elektropositif tinggi.                             3. Diantara zat berikut    
                              b Mekanisme Pembentukan                                      yang mengandung
                                 Ikatan Kimia                                              ikatan ion adalah ...
                                 Ada 2 atom maupun lebih yang                              .
                                 akan berikatan, atom yang satu                            a. es
                                 melepaskan elektronnya,                                   b. silikon
                                 sedangkan atom yang lain                                  c. perunggu
                                 menerima elektron. Atau bisa                              d. batu kapur
                                 juga atom menggunakan                                     e. gula
                                 elektron bersama, pasangan                             4. Apa sebab unsur-        
                                 elektron dapat berasal dari                               unsur      di   alam
                                 kedua atom yang berikatan                                 cenderung
                                 maupun berasal dari salah satu                            membentuk
                                 atom.                                                     senyawa (berikatan
                        c. Aturan susunan elektron dalam                           dengan      unsur
                           ikatan                                                  lain)?
                           Aturan susunan elektron dalam                        5. Jelaskan      yang
                           ikatan:                                                 dimaksud    ikatan
                            1) Aturan duplet                                       kovalen!
                                Yaitu konfigurasi elektron
                                atom-atom akan stabil bila
                                elektron terluarnya 2                                                       
                                elektron. Hal ini berlaku
                                pada helium.
                            2) Aturan oktet
                                Yaitu konfigurasi elektron
                                atom-atom akan stabil bila
                                elektron terluarnya 8
                                elektron. Hal ini didasarkan
                                pada unsur gas mulia yang
                                memepunyai 8 eletron
                                terluar untuk memperoleh
                                kestabilan.
                        d. Gas Mulia sebagai Pedoman
                           Ikatan
                           Unsur-unsur gas mulia yang
                           telah stabil menjadi pedoman
                           untuk pembentukan ikatan
                           atom-atom unsur lain.
                     2. Macam-macam ikatan kimia
                        a. Ikatan Ion
                            Ikatan ion adalah ikatan yang
                            terjadi antara atom yang
                            melepas elektron dengan atom
                            yang menerima elektron karena
                            adanya gaya tarik menarik
                            elektrostatik antara ion positif
                            dan ion negatif.
                            Kation adalah ion yang
                            bermuatan positif
                            Anion adalah ion yang
                            bermuatan negatif
                        b. Ikatan Kovalen
                            1) Pengertian ikatan Kovalen
                                Ikatan kovalen adalah ikatan
                                yang terjadi akibat
                                penggunaan pasangan
                                elektron secara bersama-
                                sama oleh dua atom yang
                                berikatan. Jika merupkan
                                ion, tambahkan atau kurangi
                                elektron agar kembali ke
                                atom semula.
                            2) Macam-macam Ikatan
                                Kovalen berdasar pasangan
                                elektron
                                a) Ikatan Kovalen tunggal
                                b) Ikatan Kovalen rangkap
                                    dua
                                c) Ikatan Kovalen rangkap
                                    tiga
                            3) Macam-macam Ikatan
                                Kovalen berdasar pasangan
                                kepolaran ikatan
                                a) Ikatan Kovalen Polar
                                b) Ikatan Kovalen non Polar
                        c. Ikatan Kovalen Koordinasi
                           Ikatan kovalen koordinasi
                           adalah ikatan kovalen di mana
                           pasangan elektron yang
                           digunakan bersama berasal
                           dari salah satu atom atau
                           molekul, sedangkan salah satu
                           lagi tidak menyumbangkan
                           elektron.
                        d. Ikatan Logam
                           Ikatan logam adalah ikatan
                           yang terjadi karena adanya
                           gaya tarik menarik antara ion-
                           ion positif dengan elektron
                           valensinya.


2. Memahami          1. Rumus Kimia dan Tata Nama              Kuis   Uraian    1. Nama      senyawa    
   hukum-hukum          Senyawa                                       Pilihan      berikut ini sesuai
   dasar kimia dan      a. Rumus Kimia                                ganda        dengan      rumus
   penerapannya            1) Rumus Molekul                                        kimianya, kecuali
    dalam perhitungan             Rumus molekul adalah             ….
    kimia                         rumus yang menyatakan            a. NO = nitrogen
    (stoikiometri).               perbandingan jumlah atom            oksida
2.1 Mendeskripsi-kan              sesungguhnya dari partikel       b. CO2 = karbon
    tata nama                     penyusunnya.                        dioksida
    senyawa an-                2) Rumus Empiris                    c. PCl3 = fosforus
    organik dan                   Rumus empiris menyatakan            triklorida
    organik sederhana             jenis dari jumlah                d. Cl2O = diklorida
    serta persamaan               perbandingan dan jumlah             oksida
    reaksinya                     perbandingan yang paling         e. As2O3 = diarsen
2.2 Membuktikan dan               sederhana dari partikel             trioksida
    mengkomunikasik               penyusunnya.                  2. Direaksikan sampai
    an berlakunya          b. Tata Nama                            habis 4,80 gram
    hukum-hukum                1) Senyawa Biner                    logam magnesium
    dasar kimia me-               Senyawa biner yaitu              dengan larutan HCl     
    lalui percobaan               senyawa yang terbentuk dari      0,5 M. Volume gas
    serta menerapkan              dua unsur (senyawa yang          H2 yang dihasilkan
    konsep mol da-lam             mengandung dua jenis             pada suhu 0°C, 1
    menyelesaikan                 atom).                           atm adalah ... . (Ar
    perhitungan kimia             a) Unsur logam dan unsur         : Mg = 24, Cl=35,5,
                                      non logam                    H = 1)
                                  b) Senyawa biner dari 2          a. 1,12 liter
                                      unsur bukan logam            b. 2,24 liter
                                  c) Senyawa biner antara          c. 3,36 liter
                                      unsur logam dan bukan        d. 4,48 liter
                                      logam                        e. 5,60 liter
                              2) Senyawa Poliatomik             3. Dalam 0,125 mol
                                  a) Senyawa ion                   C2H6 mengandung
                                  b) Senyawa asam                  jumlah atom yang
                                  c) Senyawa basa                  sama banyaknya
                                  d) Senyawa peroksida             dengan … .
                        3. Persamaan Reaksi                        a. 0,5 mol NO
                           a. Pengertian Kimia                                            
                              Reaksi kimia adalah perubahan       b. 0,5    mol   CH4
                              kimia yang menghasilkan zat
                              baru. Gejala yang menunjukkan        c. 0,3 mol CH4
                              terjadinya reaksi kimia antara       d. 0,25 mol H2O
                              lain terjadinya perubahan            e. 0,125 mol CO2
                              wujud, suhu, gas dan adanya       4. Apa            yang
                              endapan.                             dimaksud dengan
                              Beberapa istilah dalam               rumus molekul?
                              persamaan reaksi                  5. Jika pada suhu dan
                              Reaktan = zat-zat yang               tekanan tertentu, 5
                              bereaksi                             liter   gas     NO
                              Produk = zat-zat yang                mengandung 3 ×
                              merupakan hasil reaksi               1023        molekul,   
                              Koefisien= angka yang                berapa volume dari
                                                                            23
                              menunjukkan jumlah atom              12 × 10 molekul
                              dalam suatu rumus di belakang        gas CO2 bila diukur
                              angka tersebut.                      pada suhu dan          
                           b. Menyetarakan persamaan               tekanan        yang
                              reaksi                               sama?
                              Langkah-langkah penyetaraan
                              reaksi:
                               1) Tulis persamaan reaksinya
                               2) Menyetarakan jumlah atom
                                  dengan memberi koefisien,
                                  penyetaraan akan mudah
                                  jika dimulai dari senyawa
                                  yang mengandung banyak
                                  jenis atom.
                               3) Tuliskan wujud zat pereaksi
                                  dan hasil reaksinya.
                        4. Hukum-hukum Dasar Kimia
                           Dalam reaksi kimia psserlu
                           dihitung jumlah zat sebelum dan
                           sesudah reaksi. Dalam
                           menghitung perhitungan kimia ada
                           dasar penghitungan. Berikut akan
                           kita bahas hukum-hukum tersebut.
                           a. Hukum Kekekalan Massa
                              (Hukum Lavoisier)
                           b. Hukum Perbandingan Tetap
                              (Hukum Proust)
                           c. Hukum Perbandingan
                              Berganda (Hukum Dalton)
                           d. Hukum Perbandingan Volume
                              (Gay Lussac)
                           e. Hukum Avogadro
                        5. Perhitungan Dasar Kimia
                           Perhitungan dasar kimia meliputi
                           perhitungan dasar yaitu massa
                           atom relatif dan masssa molekul
relatif.
a. Perhitungan dasar kimia
    1) Massa Atom relatif (Ar)
        Massa atom relatif (Ar)
        adalah perbandingan massa
        satu atom unsur dengan
        massa satu atom unsur
        dengan massa satu atom
        unsur standar.
    2) Massa Molekul Relatif (Mr)
         Massa molekul relatif (Mr)
        adalah perbandingan massa
        satu molekul unsur atau
        senyawa dengan massa
        satu atom standar.
b. Hubungan antara mol (n)
   dengan jumlah partikel (N),
   massa (m) dan konsentrasi (v)
   1) Hubungan mol dengan
       jumlah partikel
       Satu mol adalah banyaknya
       zat yang mengandung
       jumlah partikel yang sama
       dengan jumlah atom m yang
       terdapat dalam 12 gram
       atom C-12, yaitu sebesar
       6,02 × 1023.
   2) Hubungan mol dengan
       massa
       Massa molar adalah massa
       dari 1 mol suatu zat dalam
       gram. 6,02 × 1023 atom C
       massanya 12 gram (6,02 ×
       1023 = 1 mol), jadi:
          mol =
        Massa                        Massa
                  atau Ar atauMr =
      Ar atauMr                       mol


  3) Hubungan mol dengan
     volume gas (Volume molar)
     a) Volume Gas pada
        keadaan standar
        Volume molar suatu gas
        adalah volume satu mol
        gas gas pada keadaan
        standar (Standar
        Temperature
        Pressure/STP)
        Volume (STP) = mol ×
        22,4 atau
                         Volume
        mol = mol =
                          22, 4
     b) Volume gas pada
        keadaan tidak standar
        (1) Volume gas pada suhu
            dan tekanan tertentu
            Sedangkan pada
            keadaan tidak standar,
            maka kita gunakan
            rumus Boyle– Gay
            Lussac, maka
            didapatkan
             PV     atau PV = nRT
                  = nR
            T
         (2)Volume gas diukur
           pada keadaan yang
           sama dengan gas lain
           Volume gas dapat
           dihitung dengan
           rumus:
             n1 n2
               
             V1 V2
c. Hitungan Kimia
   1) Konsentrasi Molar
      (Molaritas)
      Molaritas adalah jumlah mol
      zat terlarut dalam tiap liter
      larutan yang dinyatakan
      dengan notasi M
                              n
                         M=
                              V
                         Dimana: M = Molaritas
                                  n = mol zat terlarut
                                 V = Volume larutan
                         (liter)
                      2) Penentuan rumus kimia
                         Rumus kimia senyawa, baik
                         rumus empiris maupun
                         rumus molekul dapat
                         ditentukan berdasarkan
                         konsep mol, karena
                         perbandingan mol sama
                         dengan perbandingan
                         jumlah atom.
                      3) Menghitung kadar unsur
                         dalam senyawa
                         %X =
                         Jumlah atom X  Ar X
                                                x100%
                              Mr senyawa
                      4) Menghitung massa unsur
                         dalam senyawa
                          MassaX
                           =
                         Jumlah atom X  Ar X
                                                x Massa senyawa
                              Mr Senyawa

                      5) Penentuan air kristal
                         Air kristal adalah sejumlah
                         molekul air (H2O) yang
                         terkandung dalam susunan
                         senyawa kristal.
                      6) Pereaksi Batas
                         Bila dua zat yang
                         direaksikan dalam jumlah
                         tertentu, kedua zat tersebut
                         mungkin bereaksi sempurna
                         (saling menghabiskan) atau
                         salah satu zat habis
                         bereaksi dan zat lain tersisa.
                         Zat pereaksi yang habis
                         bereaksi, sementara yang
                         lain tersisa, pereaksi
                         tersebut disebut pereaksi
                         batas, yaitu pereaksi yang
                         membatasi reaksi.


                                                                  …………………………... 2010
Guru Mata Pelajaran                                                   Mengetahui,
                                                                     Kepala Sekolah




NIP.                                                               NIP.
                              RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

SMA/MA.                    : ………………………………………………..
Program                    :-
Mata Pelajaran             : Kimia
Kelas/Semester             : X/1
Standar Kompetensi         : 1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan ikatan kimia
Kompetensi Dasar           : 1.1. Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur, massa
                                   atom relatif dan sifat-sifat periodik serta menyadari keteraturannya melalui
                                   pemahaman konfigurasi elektron.
Indikator                  : 1. Membandingkan perkembangan tabel periodik unsur untuk mengidentifikasi
                                   kelebihan dan kekurangannya.
                               2. Menjelaskan dasar pengelompokan unsur-unsur.
                               3. Menentukan partikel dasar (proton, elektron dan netron)
                               4. Menentukan konfigurasi elektron dan elektron valensi
                               5. Menentukan hubungan konfigurasi elektron dengan letak unsur dalam tabel
                                   periodik
                               6. Menentukan massa atom relatif berdasarkan tabel periodik
                               7. Mengklasifikasikan unsur ke dalam isotop, isobar dan isoton
                               8. Mengklasifikasikan unsur ke dalam logam, non logam dan metaloid.
                               9. Menganalisis tabel, grafik untuk menentukan keteraturan jari-jari atom, energi
                                   ionisasi, afinitas elektron dan keelektronegatifan
                               10 Menjelaskan perkembangan teori atom untuk menunjukkan kelemahan dan
                                   kelebihan masing-masing teori atom berdasarkan data percobaan.
                               11. Mendeskripsikan struktur sistem periodik unsur.
                               12. Membandingkan perkembangan tabel periodik unsur untuk mengidentifikasi
                                   kelebihan dan kekurangannya.
                               13. Menentukan letak unsur dalam sistem periodik berdasarkan konfigurasi
                                   elektron, atau sebaliknya.
                               14. Menganalisis tabel atau grafik untuk menentukan keteraturan jari-jari atom,
                                   energi ionisasi, afinitas elektron dan keelektronegatifan.
                               15 Mengklasifikasikan unsur ke dalam logam, non logam dan metaloid.
Alokasi Waktu              : …………..

A. Tujuan Pembelajaran
   Peserta didik mampu untuk:
   1. Membandingkan perkembangan tabel periodik unsur untuk mengidentifikasi kelebihan dan
       kekurangannya.
   2. Menjelaskan dasar pengelompokan unsur-unsur.
   3. Menentukan partikel dasar (proton, elektron dan netron)
   4. Menentukan konfigurasi elektron dan elektron valensi
   5. Menentukan hubungan konfigurasi elektron dengan letak unsur dalam tabel periodik
   6. Menentukan massa atom relatif berdasarkan tabel periodik
   7. Mengklasifikasikan unsur ke dalam isotop, isobar dan isoton
   8. Mengklasifikasikan unsur ke dalam logam, non logam dan metaloid.
   9. Menganalisis tabel, grafik untuk menentukan keteraturan jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron dan
       keelektronegatifan
   10 Menjelaskan perkembangan teori atom untuk menunjukkan kelemahan dan kelebihan masing-masing teori
       atom berdasarkan data percobaan.
   11. Mendeskripsikan struktur sistem periodik unsur.
   12. Membandingkan perkembangan tabel periodik unsur untuk mengidentifikasi kelebihan dan
       kekurangannya.
   13. Menentukan letak unsur dalam sistem periodik berdasarkan konfigurasi elektron, atau sebaliknya.
   14. Menganalisis tabel atau grafik untuk menentukan keteraturan jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron
       dan keelektronegatifan.
   15 Mengklasifikasikan unsur ke dalam logam, non logam dan metaloid.

B. Materi Pembelajaran
   1. Struktur Atom
      a. Definisi Atom
         Dalam kamus kimia disebutkan definisi atom adalah partikel suatu unsur yang terdiri dari inti atom yang
         bermuatan listrik dan elektron bermuatan listrik negatif dimana elektron mengelilingi inti dan di antara
         keduanya berupa ruang kosong.
      b. Susunan Atom
         Partikel penyusun unsur berupa elektron, proton dan netron.
   c. Teori Atom
      Berikut teori-teori atom yang mengalami perkembangan dengan dari awal teori dan pengem-
      bangannya.
      1) Teori Atom Dalton
      2) Teori Atom J.J Thomson
      3) Teori Atom Rutherford
      4) Teori Atom Niels Bohr
   d. Penulisan Lambang Atom
      Lambang unsur

       Keterangan:
       A: massa atom=jumlah proton+jumlah netron
       Z: nomor atom = jumlah proton = jumlah elektron
       X: simbol unsur
       Jumlah proton sama dengan jumlah elektron karena atom bersifat netral.
   e. Beberapa istilah dalam atom:
       1) Atom netral adalah atom yang dapat melepaskan atau menerima elektronn dari atom lain.
       2) Nomor massa atau massa atom adalah jumlah total proton dan netron yang terdapat dalam inti.
       3) Isotop adalah unsur-unsur yang mempunyai nomor atom sama, tetapi massa atom berbeda.
       4) Isobar adalah unsur-unsur yang mempunyai massa atom sama, tetapi nomor atom berbeda
       5) Isoton adalah unsur-unsur yang mempunyai jumlah neutron sama, tetapi jumlah proton berbeda
   f. Konfigurasi Elektron dan Elektron Valensi
       1) Konfigurasi Elektron
           Konfigurasi elektron adalah persebaran elektron pada kulit-kulit atom. Berikut hal-hal yang perlu
           diperhatikan dalam penyu-sunan konfigurasi elektron:
       2) Elektron Valensi
           Elektron valensi adalah elektron yang berada di kulit terluar.
   g. Satuan Masa Atom dan Masa Atom relatif
       Satuan massa atom adalah satuan untuk atom yang besarnya setara dengan . Simbol satuan: amu
                                                                    -27
       (atomic mass unit) atau sma 1 amu = 1 sma = 1,6606 × 10 kg
       Massa atom relatif adalah perbandingan massa rata-rata 1 atom suatu unsur dengan massa 1 atom C-
       12. Harga massa atom relatif (Ar) biasanya bukan
2. Sistem Periodik Unsur
   Sistem berkala unsur adalah suatu bentuk tabel yang terdiri atas kelompok horisontal dan kelompok
   vertikal, dimana pada tiap-tiap kelompok terisi beberapa unsur dengan sifat-sifat tertentu yang sudah
   ditentukan secara teratur.
   a. Sejarah Perkembangan
       1) Berdasar sifat logan dan non logam
       2) Hukum Triade Dobereiner oleh Johan Wolfgang Dobereiner
       3) Hukum Oktaf oleh John Alexander Reyna Newlands
       4) Sistem Periodik Unsur Bentuk Pendek (Mendeleyev)
       5) Sistem Periodik Bentuk Panjang oleh Moseley
   b. Golongan dan Periode
       1) Golongan
           Penyusunan unsur-unsur dalam satu golongan berdasarkan banyaknya elektron valensi unsur-
           unsur tersebut. Unsur-unsur dalam satu golongan memiliki sifat-sifat kimia dan fisika yang hampir
           mirip.
           Golongan adalah kolom vertikal dalam SPU yang terdiri atas:
           - Golongan utama (A) = 1A sampai dengan VIIIA
           - Golongan transisi (B) = 1B sampai dengan VIIIB
           - Golongan lantanida
           - Golongan aktinida
       2) Periode
           Periode adalah baris horizontal dalam SPU (ada 7 periode). Dalam SPU periode disusun dalam
           arah mendatar dan usnur-unsur yang terletak dalam satu periode memiliki jumlah kulit yang sama.
   c. Sifat Unsur
       Sifat-sifat periodik adalah sifat yang ada hubungannya dengan letak unsur pada sistem periodik, sifat-
       sofat ini berubah dan berulang secara periodik, sesuai dengan perubahan nomor atom dan konfigurasi
       elektron.Berikut ini sifat-sifat periodik unsur-unsur.
       1) Jari-jari atom
       2) Potensial Ionisasi
       3) Aftinitas Elektron
       4) Keelektronegatifan
C. Metode Pembelajaran
   Metode ceramah, diskusi, tugas

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
   1. Kegiatan Pendahuluan
      • Guru memberi salam
      • Apersepsi: guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan mengenai             struktur atom
         dan sistem periodik unsur
         1) Apakah Anda mengetahui apa yang disebut dengan atom? Apa itu atom?
         2) Menurut Anda bagaimana kita dapat melihat atom?
         3) Pernahkah Anda menemukan kilasan sejarah tentang para penemu aton dan teori-teorinya? Coba
            sebutkan sepengetahuan Anda.
   2. Kegiatan Inti
      • Guru memberi penjelasan mengenai struktur atom dan sistem periodik unsur
      • Siswa memperhatikan penjelasan guru
      • Siswa dan guru mengadakan tanya jawab mengenai struktur atom dan sistem periodik unsur
      • Guru memberikan penugasan berupa tugas kelompok.
         “Setelah John Dalton (1766-1844) pada tahun 1803 mengemukakan teori atom yang pertama kali,
         maka tidak lama setelah itu dua orang ilmuwan yaitu Sir Humphry Davy (1778-1829) dan muridnya
         Michael Faraday (1791-1867), menemukan metode elektrolisis, yaitu cara menguraikan senyawa
         menjadi unsur-unsurnya dengan bantuan arus listrik. Dengan metode baru itulah akhirnya mereka
         menemukan bahwa atom mengandung muatan listrik.”
         Buatlah kelompok masing-masing 5-7 anak. Susunlah makalah dengan tema materi di atas.
         Presentasikan bergantian di depan kelas.
      • Guru memberikan penugasan berupa tugas individu
         Carilah artikel di internet tentang para penemu unsur dan kegunaan unsur-unsur dalam kehidupan
         manusia. Minimal 5 penemu. berikan ulasan singkar dari Anda tentang para penemu tersebut terkait
         dengan sumbangsihnya terhadap kehidupan kita.


   3. Kegiatan Penutup
      a. Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
      b. Menarik kesimpulan materi.
      c. Guru memberi tugas/pekerjaan rumah.
          1) Dari penjelasan di atas, simpulkan dengan kalimat Anda sendiri apa yang dimaksud dengan atom
             dan model atom.
          2) Coba Anda jelaskan ulang tentang model atom Bohr!
          3) Menurut Anda seberapa penting adanya penemuan tentang elektron, netron dan proton sebagai
             bagian dari atom untuk kehidupan kita?
          4) Coba Anda cari contoh isotop, isoton atau isobar yang terdapat dalam SPU.
          5) Jari-jari atom, aftinitas elektron, potensial ionisasi dan keelektronegatifan adalah sifat periodik
             unsur. Menurut Anda, apa fungsi kita mempelajari sifat-sifat tersebut?

E. Sumber Belajar
   • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
   • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA
   • Buku sumber Kimia SMA X
   • Buku-buku penunjang yang relevan
   • Internet

F. Penilaian
   • Evaluasi pilihan ganda: No. 1 – 15 (rentang nilai 2 s/d 30) dan soal uraian No. 1 – 5 (skor setiap soal benar
      10, tetapi bila mendekati sesuai kebijaksanaan guru, dengan rentang nilai 1 s/d 50).
   • Penilaian Aktivitas Siswa sesuai kebijaksanaan guru dengan rentang nilai 0- 20. Portofolio sesuai dengan
      instruksi guru pembimbing.
   Skor Penilaian
           BENTUK SOAL                 SKOR MAKSIMAL TIAP ITEM              JUMLAH SKOR TIAP BENTUK
                                                                                         SOAL
    Skala Sikap                                   20                                        20
    Pilihan Ganda                                 15 × 2                                    30
    Uraian                                        5 × 10                                    50
                                    TOTAL SKOR                                             100
    CATATAN GURU: Berisi hal-hal khusus mengenai hasil belajar siswa, apakah perlu perhatian
    khusus, masukan-masukan untuk siswa, perlukah penanganan khusus yang agak berbeda, dll
                                              Format Penilaian Portofolio
                Indikator          Nilai          Nilai Kuantitatif                               Deskripsi
                                 Kualitatif
          Pengantar                                                     Menunjukkan       dengan      tepat    isi
                                                                        karangan/laporan penelitian, kesimpulan
                                                                        maupun rangkuman. Untuk peta, skema,
                                                                        dan lukisan, mempersiapkan bahan-
                                                                        bahan.
          Isi                                                           Kesesuaian antara judul dengan isi dan
                                                                        materi.        Menguraikan           hasil
                                                                        karangan/laporan penelitian, kesimpulan,
                                                                        dan      rangkuman      dengan      tepat.
                                                                        Menjabarkan peta dan skema sesuai
                                                                        dengan tema yang diajukan. Melukis
                                                                        sesuai dengan wujud benda yang telah
                                                                        ditentukan.
          Penutup                                                       Memberikan kesimpulan karangan/hasil
                                                                        penelitian
          Struktur/logika                                               Penggambaran dengan jelas metode yang
          penulisan                                                     dipakai dalam karangan/penelitian
          Orisinalitas                                                  Karangan/penelitian, kesimpulan,
          karangan                                                      rangkuman, peta, skema, dan lukisan
                                                                        merupakan hasil sendiri
          Penyajian,                                                    Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan
          bahasan dan                                                   komunikatif
          bahasa
          Jumlah
                                                       Kriteria Penilaian

                                                             Kriteria Indikator               Nilai Kualitatif     Nilai
                                                                                                                 Kuantitatif
                                                                  80 – 100                      Memuaskan           4
                                                                  70 – 79                          Baik             3
                                                                  60 – 69                         Cukup             2
                                                                  45 – 59                      Kurang Cukup         1

Mengetahui,
……………, ………..............
Kepala Sekolah/Yayasan                                           Guru Mata Pelajaran


……………………........                                                 ........................................
NIP/NRK.......................                                   NIP/NRK................
                             RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

SMA/MA.                    : ………………………………………………..
Program                    :-
Mata Pelajaran             : Kimia
Kelas/Semester             : X/1
Standar Kompetensi         : 1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan ikatan kimia
Kompetensi Dasar           : 1.2. Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen,ikatan
                                   kovalen koordinat dan ikatan logam, serta hubungannnya dengan sifat fisika
                                   senyawa yang terbentuk.
Indikator                  : 1. Menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya.
                               2. Menggambarkan lambang Lewis unsur gas mulia (duplet dan oktet) dan unsur
                                   bukan gas mulia.
                               3. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan ion
                               4. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen tunggal, rangkap dan
                                   rangkap tiga.
                               5. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi.
                               6. Menyelidiki kepolaran dari beberapa senyawa dan menghubungkannya
                                   dengan keelektronegatifan unsur-unsur melalui percobaan
                               7. Mendeskripsikan proses pembentukan ikatan logam dan hubungannnya
                                   dengan sifat fisik logam
                               8. Menghubungkan sifat fisis materi dan hubungannnya dengan jenis ikatan
                                   kimianya.
Alokasi Waktu              : …………..

A. Tujuan Pembelajaran
   Peserta didik mampu untuk:
   1. Menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya.
   2. Menggambarkan lambang Lewis unsur gas mulia (duplet dan oktet) dan unsur bukan gas mulia.
   3. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan ion
   4. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen tunggal, rangkap dan rangkap tiga.
   5. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi.
   6. Menyelidiki kepolaran dari beberapa senyawa dan menghubungkannya dengan keelektronegatifan unsur-
      unsur melalui percobaan
   7. Mendeskripsikan proses pembentukan ikatan logam dan hubungannnya dengan sifat fisik logam
   8. Menghubungkan sifat fisis materi dan hubungannnya dengan jenis ikatan kimianya.

B. Materi Pembelajaran
   1. katan Kimia
      a. Pengertian Ikatan Kimia
         Ikatan kimia adalah ikatan antaratom atau antarmolekul dengan cara antara lain:
         1) Serah terima elektron antara atom elektropositif tinggi (mudah melepaskan elektron) dan atom
             afinitas elektron tinggi
         2) Saling memiliki pasangan elektron ikatan yang berasal dari sumbangan dari kedua atom atau dari
             salah satu atom
         3) Ikatan antara atom H dan atom elektronegatif tinggi di dalam molekul kovalen atau antar molekul
             kovalen
         4) Pembentukan awan elektron valensi antar atom elektropositif tinggi.
      b Mekanisme Pembentukan Ikatan Kimia
         Ada 2 atom maupun lebih yang akan berikatan, atom yang satu melepaskan elektronnya, sedangkan
         atom yang lain menerima elektron. Atau bisa juga atom menggunakan elektron bersama, pasangan
         elektron dapat berasal dari kedua atom yang berikatan maupun berasal dari salah satu atom.
      c. Aturan susunan elektron dalam ikatan
         Aturan susunan elektron dalam ikatan:
         1) Aturan duplet
             Yaitu konfigurasi elektron atom-atom akan stabil bila elektron terluarnya 2 elektron. Hal ini berlaku
             pada helium.
         2) Aturan oktet
             Yaitu konfigurasi elektron atom-atom akan stabil bila elektron terluarnya 8 elektron. Hal ini
             didasarkan pada unsur gas mulia yang memepunyai 8 eletron terluar untuk memperoleh kestabilan.
      d. Gas Mulia sebagai Pedoman Ikatan
         Unsur-unsur gas mulia yang telah stabil menjadi pedoman untuk pembentukan ikatan atom-atom unsur
         lain.
   2. Macam-macam ikatan kimia
      a. Ikatan Ion
         Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi antara atom yang melepas elektron dengan atom yang menerima
         elektron karena adanya gaya tarik menarik elektrostatik antara ion positif dan ion negatif.
         Kation adalah ion yang bermuatan positif yang terbentuk oleh atom yang melepaskan 1 atau lebih
         elektron valensinya.
         Anion adalah ion yang bermuatan negatif yang terbentuk oleh atom yang menerima satu/lebih elektron
         pada kulit terluarnya.
      b. Ikatan Kovalen
         1) Pengertian ikatan Kovalen
             Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi akibat penggunaan pasangan elektron secara bersama-
             sama oleh dua atom yang berikatan. Jika merupkan ion, tambahkan atau kurangi elektron agar
             kembali ke atom semula.
         2) Macam-macam Ikatan Kovalen berdasar pasangan elektron
             a) Ikatan Kovalen tunggal
             b) Ikatan Kovalen rangkap dua
             c) Ikatan Kovalen rangkap tiga
         3) Macam-macam Ikatan Kovalen berdasar pasangan kepolaran ikatan
             a) Ikatan Kovalen Polar
             b) Ikatan Kovalen non Polar
      c. Ikatan Kovalen Koordinasi
         Ikatan kovalen koordinasi adalah ikatan kovalen di mana pasangan elektron yang digunakan bersama
         berasal dari salah satu atom atau molekul, sedangkan salah satu lagi tidak menyumbangkan elektron.
      d. Ikatan Logam
         Ikatan logam adalah ikatan yang terjadi karena adanya gaya tarik menarik antara ion-ion positif dengan
         elektron valensinya.

C. Metode Pembelajaran
   Metode ceramah, diskusi, tugas

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
   1. Kegiatan Pendahuluan
      • Guru memberi salam
      • Apersepsi: guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan mengenai             ikatan kimia
         dan macam-macam ikatan kimia
         1) Apakah Anda mengetahui apa yang dimaksud dengan ikatan kimia?
         2) Menurut Anda mengapa atom dapat berikatan dengan atom lain?
         3) Apakah semua ikatan kimia sama saja?
         4) Coba Anda tulis konfigurasi elektron pada unsur periode 3 (Na sampai Ar). Unsur golongan berapa
            yang memiliki elektron valensi paling banyak?
         5) Dari konfigurasi elektron, menurut pengamatan Anda apakah ada unsur yang jumlah elektron
            terluarnya lebih dari 8?
   2. Kegiatan Inti
      • Guru memberi penjelasan mengenai ikatan kimia dan macam-macam ikatan kimia
      • Siswa memperhatikan penjelasan guru
      • Siswa dan guru mengadakan tanya jawab mengenai ikatan kimia dan macam-macam ikatan kimia
      • Siswa dan guru mengadakan kegiatan praktikum mempelajari kepolaran beberapa senyawa
      • Guru memberikan penugasan berupa tugas kelompok.
         Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-5 siswa. Diskusikan tema gas mulia sebagai unsur paling stabil.
         Diskusikan juga mengenai konfigurasi oktet dan konfigurasi dumplet yang lebih lengkap. Kelompok
         Anda dapat mencarinya di buku literatur kimia atau di internet.
      • Guru memberikan penugasan berupa tugas individu
         Buatlah resume dari materi ikatan kimia pada bab ini. Serahkan resume Anda kepada guru
         pembimbing Anda.

   3. Kegiatan Penutup
      a. Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
      b. Menarik kesimpulan materi.
      c. Guru memberi tugas/pekerjaan rumah.
          1) Dari definisi di atas, ikatan kovalen menajdi dasar atas terbentuknya struktur unsur. Bagaimana
             pendapat Anda tentang pernyataan di atas?
          2) Dari ikatan logam, senyawa logam dengan senyawa non logam cenderung bersifat ionik. Mengapa
             demikian? Jelaskan jawaban Anda!
          3) Na dan Cl dalah salah satu contoh ikatan ion. Menurut Anda apakah memungkinkan adanya ikatan
             NaCl2?
              4) Coba Anda jelaskan ulang tentang mekanisme terjadinya ikatan kovalen!
              5) Dari pembahasan mengenai kepolaran, apakah semua molekul bersifat polar? Jelaskan jawaban
                 Anda!

E. Sumber Belajar
   • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
   • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA
   • Buku sumber Kimia SMA X
   • Buku-buku penunjang yang relevan
   • Internet

F. Penilaian
   • Evaluasi pilihan ganda: No. 1 – 15 (rentang nilai 2 s/d 30) dan soal uraian No. 1 – 5 (skor setiap soal benar
     10, tetapi bila mendekati sesuai kebijaksanaan guru, dengan rentang nilai 1 s/d 50).
   • Penilaian Aktivitas Siswa sesuai kebijaksanaan guru dengan rentang nilai 0- 20. Portofolio sesuai dengan
     instruksi guru pembimbing.

   Skor Penilaian
          BENTUK SOAL                  SKOR MAKSIMAL TIAP ITEM  JUMLAH SKOR TIAP BENTUK
                                                                           SOAL
    Skala Sikap                           20                                 20
    Pilihan Ganda                         15 × 2                             30
    Uraian                                5 × 10                             50
                             TOTAL SKOR                                     100
    CATATAN GURU: Berisi hal-hal khusus mengenai hasil belajar siswa, apakah perlu perhatian
    khusus, masukan-masukan untuk siswa, perlukah penanganan khusus yang agak berbeda, dll

                                             Format Penilaian Portofolio
               Indikator          Nilai          Nilai Kuantitatif                   Deskripsi
                                Kualitatif
        Pengantar                                                    Menunjukkan       dengan      tepat    isi
                                                                     karangan/laporan penelitian, kesimpulan
                                                                     maupun rangkuman. Untuk peta, skema,
                                                                     dan lukisan, mempersiapkan bahan-
                                                                     bahan.
        Isi                                                          Kesesuaian antara judul dengan isi dan
                                                                     materi.        Menguraikan           hasil
                                                                     karangan/laporan penelitian, kesimpulan,
                                                                     dan      rangkuman      dengan      tepat.
                                                                     Menjabarkan peta dan skema sesuai
                                                                     dengan tema yang diajukan. Melukis
                                                                     sesuai dengan wujud benda yang telah
                                                                     ditentukan.
        Penutup                                                      Memberikan kesimpulan karangan/hasil
                                                                     penelitian
        Struktur/logika                                              Penggambaran dengan jelas metode yang
        penulisan                                                    dipakai dalam karangan/penelitian
        Orisinalitas                                                 Karangan/penelitian, kesimpulan,
        karangan                                                     rangkuman, peta, skema, dan lukisan
                                                                     merupakan hasil sendiri
        Penyajian,                                                   Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan
        bahasan dan                                                  komunikatif
        bahasa
        Jumlah
                                                      Kriteria Penilaian

                                                            Kriteria Indikator    Nilai Kualitatif     Nilai
                                                                                                     Kuantitatif
                                                                 80 – 100           Memuaskan           4
                                                                 70 – 79               Baik             3
                                                                 60 – 69              Cukup             2
                                                                 45 – 59           Kurang Cukup         1
Mengetahui,
……………, ………..............
Kepala Sekolah/Yayasan           Guru Mata Pelajaran


……………………........                 ........................................
NIP/NRK.......................   NIP/NRK................
                          RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

SMA/MA.                  : ………………………………………………..
Program                  :-
Mata Pelajaran           : Kimia
Kelas/Semester           : X/1
Standar Kompetensi       : 2. Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan
                                 kimia (Stoikiometri)
Kompetensi Dasar         : 2.1. Mendeskripsikan tata nama senyawa anorganik dan senyawa organik
                                 sederhana serta persamaan reaksinya.
                             2.2 Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum- hukum dasar
                                 kimiamelalui percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan
                                 perhitungan kimia.
Indikator                : 1. Menuliskan nama senyawa biner
                             2. Menuliskan nama senyawa poliatomik
                             3. Menuliskan nama senyawa organik sederhana
                             4. Menyetarakan persamaan reaksi sederhana dengan diberikan nama-nama zat
                                 yang terlibat dalam reaksi atau sebaliknya.
                             5. Membuktikan hukum lavoisier melalui percobaan
                             6. Membuktikan hukum Proust melalui percobaan
                             7. Menganalsis senyawa untuk membuktikan berlakunya hukum kelipatan
                                 perbandingan (Hukum Dalton)
                             8. Menggunakan data percobaan untuk membuktikan hukum perbandingan
                                 volum (Hukum gay Lussac)
                             9. Menggunakan data percobaan untuk membuktikan hukum Avogadro.
                             10. Mengkonversikan jumlah mol dengan jumlah partikel , massa dan volume zat
                             11. Menentukan kadar zat dalam senyawa
                             12. Menentukan rumus empiris dan rumus molekul
                             13. Menentukan banyak zat pereaksi atau hasil reaksi
                             14. Menentukan pereaksi pembatas dalam suatu reaksi
                             15. Menentukan rumus hidrat
Alokasi Waktu            : …………..

A. Tujuan Pembelajaran
   Peserta didik mampu untuk:
   1. Menuliskan nama senyawa biner
   2. Menuliskan nama senyawa poliatomik
   3. Menuliskan nama senyawa organik sederhana
   4. Menyetarakan persamaan reaksi sederhana dengan diberikan nama-nama zat yang terlibat dalam reaksi
       atau sebaliknya.
   5. Membuktikan hukum lavoisier melalui percobaan
   6. Membuktikan hukum Proust melalui percobaan
   7. Menganalsis senyawa untuk membuktikan berlakunya hukum kelipatan perbandingan (Hukum Dalton)
   8. Menggunakan data percobaan untuk membuktikan hukum perbandingan volum (Hukum gay Lussac)
   9. Menggunakan data percobaan untuk membuktikan hukum Avogadro.
   10. Mengkonversikan jumlah mol dengan jumlah partikel , massa dan volume zat
   11. Menentukan kadar zat dalam senyawa
   12. Menentukan rumus empiris dan rumus molekul
   13. Menentukan banyak zat pereaksi atau hasil reaksi
   14. Menentukan pereaksi pembatas dalam suatu reaksi
   15. Menentukan rumus hidrat

B. Materi Pembelajaran
   1. Rumus Kimia dan Tata Nama Senyawa
      a. Rumus Kimia
         Rumus kimia adalah komposisi dari partikel penyusun zat tersebut yang dinyatakan denga lambang
         unsur penyusun serta jumlah relatif atom yang menyusunnya.
         1) Rumus Molekul
         2) Rumus Empiris
      b. Tata Nama
         1) Senyawa Biner
            Senyawa biner yaitu senyawa yang terbentuk dari dua unsur (senyawa yang mengandung dua jenis
            atom).
            a) Unsur logam dan unsur non logam
           b) Senyawa biner dari 2 unsur bukan logam
           c) Senyawa biner antara unsur logam dan bukan logam
       2) Senyawa Poliatomik
           a) Senyawa ion
               Dengan menyebutkan nama kation (ion positif) diikuti nama ion negatif (anion).
           b) Senyawa asam
                                                                       +
               Asam adalah zat-zat yang menghasilkan ion hidrogen (H ) dan ion negatif jika dilarutkan dalam
               air.
           c) Senyawa basa
                                                                        -
               Senyawa basa adalah senyawa yang mengandung airOH . Tatanama senyawa basa ini adalah
               nama unsur diikuti –hidroksida
           d) Senyawa peroksida
               Senyawa yang terjadi antara suatu unsur dengan oksigen.
3. Persamaan Reaksi
   a. Pengertian Kimia
       Reaksi kimia adalah perubahan kimia yang menghasilkan zat baru. Gejala yang menunjukkan
       terjadinya reaksi kimia antara lain terjadinya perubahan wujud, suhu, gas dan adanya endapan.
       Beberapa istilah dalam persamaan reaksi
       Reaktan = zat-zat yang bereaksi
       Produk = zat-zat yang merupakan hasil reaksi
       Koefisien= angka yang menunjukkan jumlah atom dalam suatu rumus di belakang angka tersebut.
  b. Menyetarakan persamaan reaksi
       Langkah-langkah penyetaraan reaksi:
       1) Tulis persamaan reaksinya
       2) Menyetarakan jumlah atom dengan memberi koefisien, penyetaraan akan mudah jika dimulai dari
           senyawa yang mengandung banyak jenis atom.
       3) Tuliskan wujud zat pereaksi dan hasil reaksinya.
4. Hukum-hukum Dasar Kimia
   Dalam reaksi kimia psserlu dihitung jumlah zat sebelum dan sesudah reaksi. Dalam menghitung
   perhitungan kimia ada dasar penghitungan. Berikut akan kita bahas hukum-hukum tersebut.
   a. Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier)
       “Dalam setiap reaksi kimia, jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama”
   b. Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)
       Hukum Proust dikenal dengan hukum perbandingan tetap yang menyatakan bahwa
       “Dalam suatu senyawa, perbandingan massa unsur-unsur penyusunnya selalu tetap”
   c. Hukum Perbandingan Berganda (Hukum Dalton)
       Hukum yang ini dikembangkan dari teori atom Dalton menyatakan bahwa:
       “Jika terdapat dua senyawa yang dibentuk dari unsur-unsur penyusun yang sama, dan jika massa salah
       satu unsur dalam kedua sampel senyawa tersebut adalah sama, maka massa unsur-unsur yang lain
       merupakan perbandingan bulat dan sederhana”
   d. Hukum Perbandingan Volume (Gay Lussac)
        “Pada temperatur dan tekanan(T,P) yang sama, perbandingan volume gas-gas yang bereaksi dan
       volume gas-gas hasil reaksi merupakan perbandingan bulat dan sederhana”
   e. Hukum Avogadro
     “Pada suhu dan tekanan yang sama, gas-gas yang mempunyai volume yang sama, akan mengandung
     jumlah molekul yang sama pula.”
5. Perhitungan Dasar Kimia
   Perhitungan dasar kimia meliputi perhitungan dasar yaitu massa atom relatif dan masssa molekul relatif.
   a. Perhitungan dasar kimia
       1) Massa Atom relatif (Ar)
           Massa atom relatif (Ar) adalah perbandingan massa satu atom unsur dengan massa satu atom
           unsur dengan massa satu atom unsur standar.
       2) Massa Molekul Relatif (Mr)
           Massa molekul relatif (Mr) adalah perbandingan massa satu molekul unsur atau senyawa dengan
           massa satu atom standar.
   b. Hubungan antara mol (n) dengan jumlah partikel (N), massa (m) dan konsentrasi (v)
       1) Hubungan mol dengan jumlah partikel
           Satu mol adalah banyaknya zat yang mengandung jumlah partikel yang sama dengan jumlah atom
                                                                               23
           m yang terdapat dalam 12 gram atom C-12, yaitu sebesar 6,02 × 10 .
       2) Hubungan mol dengan massa
                                                                                  23
           Massa molar adalah massa dari 1 mol suatu zat dalam gram. 6,02 × 10 atom C massanya 12
                           23
           gram (6,02 × 10 = 1 mol
       3) Hubungan mol dengan volume gas (Volume molar)
           a) Volume Gas pada keadaan standar
               Volume molar suatu gas adalah volume satu mol gas gas pada keadaan standar (Standar
               Temperature Pressure/STP) yaitu pada suhu 0°C dan tekanan 1 atmosfer, volume gas sebesar
               22,4 liter.
               Pada keadaan standar (0°C dan 1 atm) berlaku hubungan:
               Volume (STP) = mol × 22,4
            b) Volume gas pada keadaan tidak standar
               (1) Volume gas pada suhu dan tekanan tertentu
                   Sedangkan pada keadaan tidak standar, maka kita gunakan rumus Boyle– Gay Lussac
               (2) Volume gas diukur pada keadaan yang sama dengan gas lain
                   Volume gas dapat dihitung dengan rumus:
      c. Hitungan Kimia
         1) Konsentrasi Molar (Molaritas)
            Molaritas adalah jumlah mol zat terlarut dalam tiap liter larutan yang dinyatakan dengan notasi M
                 n
            M=
                 V
            Dimana: M = Molaritas
                     n = mol zat terlarut
                     V = Volume larutan (liter)
         2) Penentuan rumus kimia
            Rumus kimia senyawa, baik rumus empiris maupun rumus molekul dapat ditentukan berdasarkan
            konsep mol, karena perbandingan mol sama dengan perbandingan jumlah atom.
         3) Menghitung kadar unsur dalam senyawa
                     Jumlah atom X  Ar X
                                               x100%
            %X =
                         Mr senyawa
         4) Menghitung massa unsur dalam senyawa
                              Jumlah atom X  Ar X
              MassaX      =                          x Massa senyawa
                                  Mr Senyawa
         5) Penentuan air kristal
            Air kristal adalah sejumlah molekul air (H2O) yang terkandung dalam susunan senyawa kristal.
         6) Pereaksi Batas
            Bila dua zat yang direaksikan dalam jumlah tertentu, kedua zat tersebut mungkin bereaksi
            sempurna (saling menghabiskan) atau salah satu zat habis bereaksi dan zat lain tersisa. Zat
            pereaksi yang habis bereaksi, sementara yang lain tersisa, pereaksi tersebut disebut pereaksi
            batas, yaitu pereaksi yang membatasi reaksi.

C. Metode Pembelajaran
   Metode ceramah, diskusi, tugas

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
   1. Kegiatan Pendahuluan
      • Guru memberi salam
      • Apersepsi: guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan mengenai         rumus kimia
         dan tata nama senyawa, persamaan reaksi, hukum-hukum dasar kimia dan perhitungan dasar kimia
         1) Coba Anda sebutkan nama-nama senyawa yang Anda ketahui! Sebutkan minimal 5!
         2) Menurut Anda apa fungsi senyawa diberi nama?
         3) Apakah Anda mengetahui bagaimana pemberian nama senyawa?
         4) Salah satu hukum dasar kimia adalah hukum kekekalan massa. Bagaimana massa zat dapat
            dikatakan kekal? Jelaskan pendapat Anda!
         5) Penghitungan massa dalam reaksi tentunya membutuhkan satuan-satuan tertentu. Coba Anda
            sebutkan apa saja satuan dalam reaksi!
   2. Kegiatan Inti
      • Guru memberi penjelasan mengenai rumus kimia dan tata nama senyawa, persamaan reaksi, hukum-
         hukum dasar kimia dan perhitungan dasar kimia
      • Siswa memperhatikan penjelasan guru
      • Siswa dan guru mengadakan tanya jawab mengenai rumus kimia dan tata nama senyawa, persamaan
         reaksi, hukum-hukum dasar kimia dan perhitungan dasar kimia
      • Guru memberikan penugasan berupa tugas kelompok.
         Bentuklah kelompok yang terdiri dari 5-7 siswa. Lakukan kegiatan berikut:
         Banyak produk dalam kehidupan sehari-hari yang mencantumkan komposisi, termasuk senyawa-
         senyawa kimia yang ditulis dalam rumus kimia atau nama kimianya. Carilah 5 produk, cek pada
            komposisinya. Tentukan senyawa dalam komposisi yang Anda kenal. Buatlah laporan hasil penelitian
            Anda.
      •     Guru memberikan penugasan berupa tugas individu
            Ambil contoh suatu persoalan kimia dari artikel di internet, susunlah persamaan reaksi dan cara
            penyetaraan reaksinya. Sertakan juga artikel internet yang jadi referensi!

   3. Kegiatan Penutup
      a. Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
      b. Menarik kesimpulan materi.
      c. Guru memberi tugas/pekerjaan rumah.
          1) Dari pembahasan mengenai rumus kimia unsur, apa yang dapat Anda jadikan pedoman dasar
              untuk membedakan rumus molekul dengan rumus empiris?
          2) Menurut Anda apa keuntungan pemberian nama pada senyawa?
          3) Jika unsur direaksikan pemberian nama senyawa produknya berdasarkan apa? Coba Anda
              jelaskan!
          4) Menurut Anda apa keuntungan menyetarakan persamaan reaksi? Berikan penjelasan!
          5) Coba Anda cari contoh persamaan reaksi yang belum setara dan setarakan!

E. Sumber Belajar
   • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
   • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA
   • Buku sumber Kimia SMA X
   • Buku-buku penunjang yang relevan
   • Internet

F. Penilaian
   • Evaluasi pilihan ganda: No. 1 – 10 (rentang nilai 3 s/d 30) dan soal uraian No. 1 – 5 (skor setiap soal benar
     10, tetapi bila mendekati sesuai kebijaksanaan guru, dengan rentang nilai 1 s/d 50).
   • Penilaian Aktivitas Siswa sesuai kebijaksanaan guru dengan rentang nilai 0- 20. Portofolio sesuai dengan
     instruksi guru pembimbing.

   Skor Penilaian
          BENTUK SOAL                  SKOR MAKSIMAL TIAP ITEM  JUMLAH SKOR TIAP BENTUK
                                                                           SOAL
    Skala Sikap                           20                                 20
    Pilihan Ganda                         10 × 3                             30
    Uraian                                5 × 10                             50
                             TOTAL SKOR                                     100
    CATATAN GURU: Berisi hal-hal khusus mengenai hasil belajar siswa, apakah perlu perhatian
    khusus, masukan-masukan untuk siswa, perlukah penanganan khusus yang agak berbeda, dll

                                             Format Penilaian Portofolio
                Indikator         Nilai          Nilai Kuantitatif                  Deskripsi
                                Kualitatif
          Pengantar                                                 Menunjukkan       dengan      tepat    isi
                                                                    karangan/laporan penelitian, kesimpulan
                                                                    maupun rangkuman. Untuk peta, skema,
                                                                    dan lukisan, mempersiapkan bahan-
                                                                    bahan.
          Isi                                                       Kesesuaian antara judul dengan isi dan
                                                                    materi.        Menguraikan           hasil
                                                                    karangan/laporan penelitian, kesimpulan,
                                                                    dan      rangkuman      dengan      tepat.
                                                                    Menjabarkan peta dan skema sesuai
                                                                    dengan tema yang diajukan. Melukis
                                                                    sesuai dengan wujud benda yang telah
                                                                    ditentukan.
          Penutup                                                   Memberikan kesimpulan karangan/hasil
                                                                    penelitian
          Struktur/logika                                           Penggambaran dengan jelas metode yang
          penulisan                                                 dipakai dalam karangan/penelitian
          Orisinalitas                                              Karangan/penelitian, kesimpulan,
          karangan                                                  rangkuman, peta, skema, dan lukisan
                                                  merupakan hasil sendiri
          Penyajian,                              Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan
          bahasan dan                             komunikatif
          bahasa
          Jumlah
                                 Kriteria Penilaian

                                       Kriteria Indikator                Nilai Kualitatif     Nilai
                                                                                            Kuantitatif
                                            80 – 100                      Memuaskan            4
                                             70 – 79                         Baik              3
                                             60 – 69                        Cukup              2
                                             45 – 59                     Kurang Cukup          1

Mengetahui,
……………, ………..............
Kepala Sekolah/Yayasan                     Guru Mata Pelajaran


……………………........                           ........................................
NIP/NRK.......................             NIP/NRK................

								
To top
;