makalah bahasa

Document Sample
makalah bahasa Powered By Docstoc
					    makalah bahasa pascal
    BAB I
    PENDAHULUAN
    1.1 Latar Belakang
    Bagi sebagian orang yang bisa mengoperasikan komputer pada saat ini, bahasa Pemrograman
    komputer masih merupakan bahasa yang sulit untuk dimengeri sehingga sebagian orang tersebut
    enggan atau malas untuk mempelajari lebih jauh mengenai bahasa pemrograman komputer
    tersebut. sehingga walau tanpa proses polling, survei, statistik dan sebagainya, dapat disimpulkan
    bahwa 80 orang dari 100 orang yang bisa menggunakan komputer dalam arti bisa
    mengoperasikan program-program komputer seperti MS WINDOWS, tidak bisa membuat atau
    mengerti bahasa pemrograman komputer.
    Di Fakultas Informatika yang notabene khusus mempelajari ilmu-ilmu komputer sekalipun, tidak
    semua mahasiswanya pandai dalam bahasa pemrograman tertentu. Hal itu dikarenakan tidak
    semua orang mempunyai pemikiran dan kreativitas yang sama sehingga daya nalar terhadap
    sebuah bahasa pemrograman didapatkan hasil yang berbeda-beda untuk setiap orang. Perlu anda
    ketahui bahwa Program yang ditulis dengan menggunakan bahasa pascal mempunyai ciri yang
    terstruktur sehingga mudah dipahami maupun dikembangkan oleh pemogram.
    Hal yang lainnya adalah berupa lengkapnya fasilitas yang disedikan, sehingga bahasa pascal dapat
    dipakai untuk memecahkan masalah dari masalah yang banyak memerlukan perhitungan sampai
    kemasalah implementasi permainan. Oleh karena itu melihat seberapa pentingnya peranan bahasa
    pascal dalam dunia pemograman maupun dalam pendidikan, maka kami menulis makalah yang
    berjudul bahasa pascal. Tidak hanya itu salah satu latar belakang penulisan makalah ini adalah
    sebagai tugas yang diberikan pada mata kuliah pemograman komputer.
    1.2 Rumusan Masalah
    Berdasarkan latar belakang masalah agar penguraian makalah lebih terarah dan terfokus maka
    rumusan masalahnya adalah sebagai berikut :
   Bagaimana sejarah perkembangan bahasa pascal ?
   Bagaimana struktur program pascal ?
   Bagaimana cara penulisan program pascal ?
   Jelaskan jenis – jenis data dalam program pascal ?
   Bagaimana tanda operasi bahasa pascal ?
   Bgaimana cara membuat judul program ?
   Apa saja yang termaksuk bagian deklarasi ?
   Apa saja yang termaksuk dalam bagian pernyataan ?
   Jelaskan aturan dalam program pascal ?
   Komponen dasar apa saja yang terdapat pada program pascal ?
    §      Jelaskan apa yang dimaksud dengan Konstanta, variabel dan
    ekspresi dalam program pascal ?
   Apa yang dimaksud dengan Input dan output?
    1.3 Tujuan Penulisan Makalah
    Penulisan makalah ini bertujuan untuk menginformasikan kepada pembaca mengenai bahasa
     pascal yang meliputi : sejarah perkembangan bahasa pascal, struktur program pascal, cara
    penulisan program pascal, cara membuat judul program, bagian deklarasi, bagian pernyataan,
    aturan program pascal, Komponen dasar pascal, Jenis – jenis data, Tanda operasi bahasa pascal
    , Konstanta, variabel dan ekspresi, Input dan output. Tidak hanya itu, diharapkan dengan adanya
    makalah ini dapat menambah wawasan pembaca dalam dunia pendidikan khususnya dalam dunia
    pemograman.
    BAB II
    PEMBAHASAN
    2.1. SEJARAH BAHASA PASCAL
    Pascal adalah bahasa pemograman tingkat tinggi karena pascal adalah bahasa pemograman yang
    terstruktur. Bahasa PASCAL pertama kali dikembangkan pada awal tahun 70-an oleh Niclaus Wirth
    di Technical University, Zurich – Swiss. Nama PASCAL diambil dari nama seorang ahli matematika
    bangsa Perancis, yaitu BLEISE PASCAL yang telah berjasa menemukan alat hitung mekanis
    pertama didunia pada abad ke-17.
    Bahasa pemrograman ini termasuk kategori ―High Level Language‖. Instruksi-instruksi yang
    digunakan dalam bahasa pemrograman ini sangat sistematis dan terstruktur. Pada awalnya
    bahasa pemrograman ini diperkenalkan dengan tujuan untuk menjelaskan masalah pemrograman
    komputer bagi mahasiswa yang belajar pemrograman komputer. Ternyata dalam waktu singkat,
    bahasa pemrograman ini menjadi salah satu bahasa yang sangat populer dikalangan universitas,
    sehingga menjadi julukan sebagai bahasa universitas.
    Mulai dari awal perkembangannya hingga saat ini banyak sekali jenis bahasa pemrograman ini,
    masing-masing merupakan hasil pengembangannya, antara lain :
   UCSD Pascal
   Microsoft Pascal
   Apple Pascal
   Turbo Pascal
   Dan lain sebagainya.
    Diantara versi-versi yang ada, Turbo Pascal merupakan versi yang sangat populer saat ini.
    Adapun tampilan Turbo Pascal :
    Menu Turbo Pascal
    dari gambar diatas kita bisa lihat di Turbo Pascal memiliki 7 buah menu utama yang terdiri dari
    : File, Edit, Run, Compile, Options, Debug, danBreak / Watch. Untuk memilih salah satu dari menu
    itu anda bisa menekan tombol Alt + F (untuk memanggil menu file), atau menekan Alt + [huruf
    pertama dari menu]. Jika anda ingin kembali ke menu utama anda bisa saja menekan
    tombol F10, untuk pindah dari menu satu ke menu yang lain anda juga bisa menekan panah
    kanan (à) atau panah kiri (ß). Contohnya ketika anda berada di menu File maka untuk pindah ke
    menuCompile anda cukup menggunakan tombol panah kanan (à) atau panah kiri (ß), dan anda
    juga bisa langsung menekan huruf C. Untuk menutup menu anda bisa menggunakan tombol Esc.
    Memulai PASCAL
    Pada bahasa pascal kita akan bermain dengan KEYBOARD bukan MOUSE, jadi untuk sementara
    lupakan fasilitas GUI yang dimanjakan oleh WINDOWS. sebab kita kembali ke tahun 80-an dimana
    PASCAL menjadi suatu bahasa Pemrograman pavorite dikalangan SCIENTIEST saat itu. Tombol
    keyboard yang paling pokok untuk mengakses program PASCAL adalah tombol : alt, esc, ctrl, F1
    — F12, ENTER, serta tombol anak panah.
    Untuk memulai pascal dari windows Anda dapat mengklik dua kali file TURBO.EXE, sedangkan bila
    melalui COMMAND PROMPT Anda dapat mengetikan perintah TURBO lalu tekan ENTER maka
    program PASCAL akan diload seperti gambar diatas. Tekan tombol ESC maka Program utama
    TURBO PASCAL akan di tampilkan, dari sini KEYBOARD menjadi senjata Anda untuk mengakses
    menu-menu yang ada di program utama PASCAL. Untuk lebih jelasnya mengenai penggunaan
    Keyboard pada pascal Anda dapat menekan tombol F1 yang akan memunculkan fasilitas HELP
    pada Pascal.
    Untuk mengakses menu dari program pascal Anda gunakan tombol ALT di ikuti dengan Huruf
    pertama yang berwarna merah, contoh Anda akan mengakses menu File maka Anda dapat
    mengaksesnya dengan menekan tombol ALT dan huruf F.
    2.2. KOMPONEN DASAR PROGRAM PASCAL
   Pola susun bahasa Pascal dibentuk dengan menggunakan komponen bahasa pemrograman yang
   umum, yaitu :
   2.2.1. SIMBOL – SIMBOL DASAR
   Simbol dasar terdiri atas :
1. Simbol huruf, yaitu huruf A sampai dengan Z atau a sampai dengan z.
   (huruf besar dan kecil).
1. Simbol angka atau digit yaitu : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9.
2. Simbol khusus, yaitu
   + - * / ; := , ‗ = < > <= >= <> : { } ( ) [ ]
   2.2.2 KATA PASTI ( Reserved Word )
   Reserved Word adalah suatu kata yang secara mutlak tidak boleh diartikan lain dan harus
   digunakan sebagaimana yang telah didefinisikan atau ditentukan kegunaanya oleh bahasa Pascal.
   Reserved word ini tidak boleh didefinisikan ulang oleh pemakai, sehingga tidak dapat
   dipergunakan sebagai pengenal (identifier)
   Reserved Word ini jumlahnya berbeda untuk masing-masing bahasa Pascal.
   Contoh beberapa reserved word yang telah didefinisikan oleh bahasa pascal antara lain :
   AND               ELSE                  LABEL                   SET
   ARRAY           END                     OF                       TYPE
   BEGIN            FUNCTION             OR                      UNTIL
   CASE              FOR                    PROCEDURE             VAR
   CONST            GOTO                   PROGRAM                WHILE
   DO                 IF                     RECORD                 WITH
   DOWNTO          IN                       REPEAT                 dsb
   2.2.3 IDENTIFIER (penyebut/ sebutan/ pengenal)
   Identifier merupakan sebuah kata yang digunakan sebagai nama atau sebutan terhadap sesuatu
   didalam program. Pemakai dapat mendefinisikan sendiri suatu nama sebagai identifier.
   Identifier ini terdiri atas :
1. Identifier Standar, yaitu identifier yang telah didefinisikan oleh bahasa pascal.
   Contoh dari Identifier standar ini antara lain:
   ABS                        LN
   ARCTAN                   ODB
   BOOLEAN                 PRED
   CHAR                      ROUND
   CHR                        READ
   COS                        READLN
   EOF                        SQR
   EOLN                      SQRT
   EXP                        SUCC
   Dan masih banyak lagi.
1. Identifier Non Standar; yaitu identifier yang didefinisikan oleh pemakai bahasa pascal; misalnya;
 nama suatu program
 nama suatu konstanta
 nama suatu variabel
 nama suatu procedure
   Identifier ini bebas, tetapi dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
 terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Huruf besar
   dan huruf kecil dianggap sama.
 Tidak boleh mengandung blank ( titik ).
 Tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali garis bawah.
 Panjangnya bebas, tetapi hanya 63 karakter pertama yang dianggap signifikan.
   Contoh :
    Identifier            Keterangan
    GajiKaryawan          Benar
    No_Mhs                Benar
    P3K                   Benar
    1X                    Salah, karakter pertama harus huruf
    A&B                   Salah, tidak boleh mengandung simbol khusus
    AB                    Salah, tidak boleh mengandung blank
    2.3 ATURAN DALAM PROGRAM PASCAL
   Akhir sebuah program Pascal ditandai dengan tanda baca titik (.) setelah END yang paling akhir.
   Tanda titik koma (;) merupakan pemisah antar instruksi satu dengan lainnya.
   Beberapa statement boleh ditulis menjadi satu baris dipisahkan dengan tanda baca titk koma (;)
    Contoh : simpan := akhir; akhir := simpan + awal;
   Baris komentar diletakkan diantara tanda (* dan *) atau diantara tanda { dan }
    Contoh : Var       rerata : real;          (*nilai rata-rata*)
    Nil1   : real;          {nilai ujian}
    2.4. PENULISAN PROGRAM PASCAL
    Program pascal tidak mengenal atauran penulisan di kolom tertentu, jadi boleh ditulis mulai kolom
    keberapapun. Penulisan statment – statment pada contoh program pascal menjorok masuk
    keberapa kolom tidak mempunyai pengaruh di proses, hanya dimaksudkan supaya mempermudah
    pembaca program, sehingga akan lebih terlihat bagian – bagiannya.
    Contoh :
                                                                                        Penulisan seperti
                               begin                                                    diatas pun boleh,
                               Writeln ( ‗ Saya Pascal ‗ );                             bahkan dapat juga
                               Writeln ( ‗ ………… ‗ )                                     disambung dalam
                               end.                                                     satu baris, sebagai
                                                                                        berikut,
                                                                                        2.5. STRUKTUR
                                                                                        PROGRAM PASCAL.
          Begin Writeln ( ‘ Saya Pascal ‘ ) ; writeln ( ‘ …………… ‘ ) end.                Struktur dari suatu
                                                                                        program Pascal
    terdiri dari sebuah judul program dan suatu blok program atau badan program. Blok program
    dibagi lagi menjadi dua bagian, yaitu bagian deklarasi dan bagian pernyataan (statement). Bagian
    deklarasi dapat terdiri dari deklarasi label, deklarasi konstanta, deklarasi tipe, deklarasi variabel,
    deklarasi prosedur, dan deklarasi fungsi.
    Secara ringkas struktur program pascal dapat terdiri dari
    1. Judul Program
    2. Blok Program
    a. Bagian deklarasi
   Deklarasi label
   Deklarasi konstanta
   Deklarasi tipe
   Deklarasi variabel
   Deklarasi prosedur
   Deklarasi fungsi
    b. Bagian pernyataan
    2.6. JUDUL PROGRAM
    Judul program sifatnya adalah optional dan tidak signifikasi didalam program, dan bila ditulis,
    harus terletak pada awal dari program dan diakhiri dengan titik koma.
    Contoh :


    Program contoh ;
    Begin
    Writeln ( ‗ Saya Pascal ‗ ) ;
    Wrieln ( ‗ ……………‘ ) ;
    End.


    Jadi judul program sifatnya sebagai dokumentasi saja, tidak signifikan terhadap proses program.
    2.7. BAGAIAN DEKLARASI
    Bagian deklarasi digunakan bila didalam program anda menggunakan pengenalan ( identifier ).
    Identifier dapat berupa label, konstanta, tipe, variabel, prosedur, dan fungsi. Kalau suatu program
    menggunakan identifer pascal menuntut supaya identifier tersebut dikenalkan terlebih dahulu
    sebelum digunakan,
    - deklarasi label
    Jika program menggunakan statement Goto untuk meloncat ke suatu statement yang tertentu,
    maka dibutuhkan suatu label pada statement yang dituju dan label tersebut harus di deklarasikan
    terlebih dahulu pada bagian deklarasi. Menggunakan kata cadangan Label diikuti oleh kumpulan
    identifier label dengan dipisahkan oleh koma dan diakhiri dengan titik koma.
    Contoh :
   - deklarasi konstanta
   Bila anda ingin menggunakan identifier yang berisi nilai – nilai konstanta., maka harus didefiniskan
   dahulu pada bagian ini. Definisi konstanta diawali dengan kata cadangan Const diikuti oleh
   kumpulan identifier yang diberi suatu nilai konstanta. Data konstanta nilainya sudah ditentukan
   dan pasti, tidak dapat dirubah didalam program.
   Contoh :
   - deklarasi tipe
   Tipe adalah jenis atau macam data. Menggunakan kata cadangan Typesebagai judul didalam
   bagian deklarasi type dan diikuti oleh satu atau lebih identifier yang dipisahkan koma, diikuti
   dengan titik dua dan tipe dari datanya diakhiri dengan titik koma.
   Contoh :
   - deklarasi variabel
   Variabel adalah identifier yang berisi data yang dapat diubah-ubah nilainya didalam program.
   Menggunakan kata cadangan Var sebagai judul didalam bagian deklarasi variable dan diikuti oleh
   satu atau lebih identifier yang dipisahkan koma, diikuti dengan titik dua dan tipe dari datanya
   diakhiri dengan titik koma.
   Contoh :
   - deklarasi prosedur
   Prosedur merupakan bagian yang terpisah dari program dan dapat diaktifkan dimanapun didalam
   program. Prosedur dibuat sendiri bilamana program akan dibagi-bagi menjadi beberapa blok-blok
   modul. Prosedur dibuat didalam program dengan cara mendeklarasikannya dibagian deklarasi
   prosedur. Menggunakan kata cadangan Procedure.
   Contoh :
   - deklarasi fungsi
   Fungsi juga merupakan bagian program yang terpisah mirip dengan prosedur,
   tetapi ada beberapa perbedaannya. Kata cadangan yang digunakan Function.
   2.8. BAGIAN PERNYATAAN
   Pernyataan adalah instruksi atau gabungan instruksi, yang menyebabkan komputer melakukan
   aksi.
   Begin
   (statement)
   …………;
   …………;
   end.
   Type statement dalam Pascal terdiri atas :
1. Sederhana :
   - menandai sebuah item data ke sebuah variabel (assigment statement)
   contoh : X := Y * 4.135
   -        pemanggilan procedure dan goto statement
1. Terstruktur:
   - Compound Statement
   contoh : Begin
   read (x) ;
   y := x + 5;
   write (y)
   End.
   -        Repetitive Statement
   contoh : For I := 1 to 100 do
   write (count);
   -        Conditional Statement
   contoh : If x > 100 then write (s)
   else write (p) ;
   2.9. JENIS – JENIS DATA
   Jenis – jenis data yang dikenal dalam bahasa pascal antara lain yaitu:
1. Jenis data sederhana
a. Jenis data yang standar; yaitu :
v    Integer
Jenis data ini terdiri atas integer positif, integer negatif dan nol. Merupakan nilai bilangan bulat.
Pada TURBO PASCAL jenis data ini di bagi atas beberapa bagian, yaitu :
Tipe                Ukuran memori Jangkauan nilai
                    (dalam byte)
BYTE                1                 0..255
SHORTINT            1                 -128..127
INTEGER             2                 -32768..32767
WORD                2                 0..65535
LONGINT             4                 -2147483648..2147483647
Operator Integer terdiri atas : + , – , * , / , DIV dan MOD
Contoh :
Var
Jumlah : byte;
Begin
Jumlah := 200;
WriteLn(‗Nilai JUMLAH = ‗,Jumlah);
End.
Hasilnya bila dijalankan :
Nilai JUMLAH = 200
v    Real
Penulisan untuk jenis data ini selalu menggunakan titik desimal. Nilai konstanta numerik real
berkisar dari 1E-38 sampai dengan 1E+38 dengan mantissa yang signifikan sampai dengan 11
digit. E menunjukkan nilai 10 pangkat. Nilai konstanta numerik real menempati memori sebesar 6
byte.
Contoh :
123.45
12345. ® salah, titik desimal tidak boleh dibelakang
12E5
12E+5
-12.34
.1234 ® salah, titik desimal tidak boleh dimuka
Pada TURBO PASCAL, jenis data ini dibedakan atas :
Tipe            Ukuran             Jangkauan nilai              Digit signifikan
                memori
                (dalam byte)
SINGLE          4                  1.5x10E-45 .. 3.4x10E38      7-8
DOUBLE          8                  5.0x10E-324 ..               15-16
                                   1.7x10E308
EXTENDED 10                        1.9x10E-4951 ..              19-20
                                   1.1x10E4932
COMP            8                  -2E+63+1 .. 2E+63-1          19-20
Operator untuk jenis data ini terdiri atas : + , – , * dan /
v    Karakter
Yang dimaksud dengan jenis data ini adalah karakter tunggal atau sebuah karakter yang ditulis
diantara tanda petik tunggal, seperti misalnya ‗A‘,‘a‘,‘!‘,‘5‘ dsb.
Dasarnya adalah ASCII CHARACTER SET.
Misalnya : 032 pada tabel ASCII CHARACTER SET menunjukkan karakter.
Blank.
033                     !
    048                       0
    076                       L
    dst
    v     String
   Nilai data string merupakan urut-urutan dari karakter yang terletak di antara tanda petik tunggal.
   Nilai data string akan menenpati memori sebesar banyaknya karakter stringnya ditambah dengan
   1 byte. Bila panjang dari suatu string di dalam deklarasi variabel tidak disebutkan, maka dianggap
   panjangnya adalah 255 karakter.
   Contoh :
   Var
   Kampus : string[10];
   Begin
   Kampus := ‗Gunadarma‘;
   Write(Kampus);
   End.
   v    Boolean
   Jenis data ini mempunyai nilai TRUE atau FALSE.
   Operator untuk jenis data ini adalah :
   Logical Operator, yaitu : NOT, AND dan OR
   Relational Operator, yaitu : >, <, >=, <=, <> dan =\
   b. Jenis data yang non standar (user defined), yaitu;
   v    Enumerated
   Jenis data ini terdiri atas barisan identifier yang terurut dimana setiap identifier tersebut dianggap
   sebagai suatu individual data item (elemen data yang berdiri sendiri).
   Pada saat mendeklarasikan jenis data ini kita harus menuliskan semua elemen-elemennya.
   Bentuk umum deklarasinya adalah :
   TYPE nama = (data_item_1, data_item_2, ……., data_item_n);
   Contoh :
   TYPE hari = (sen,sel,rab,kam,jum,sab,ming);
   TYPE warna = (red,blue,green,yellow,black,white);
   Setelah jenis data ini dideklarasikan, maka selanjutnya kita dapat mendeklarasikan suatu variabel
   yang berjenis data sama dengan jenis data ini.
   Misalnya :
   TYPE nama_hari = (sen,sel,rab,kam,jum,sab,ming);
   VAR libur : nama_hari;
   Fungsi standar yang dapat digunakan pada jenis data ini adalah :
   PRED, SUCC dan ORD
   Misalnya :
   PRED (sel) = sen
   SUCC (sen) = sel
   ORD (sen) = 0
   ORD (sel) = 1
   v    Sub-range
   Jenis data ini berupa range dari suatu kumpulan data yang mempunyai urutan..
   Bentuk umum deklarasinya adalah :
   TYPE nama = data_item_pertama .. data_item_terakhir;
   Contoh :
1. TYPE       jam_kuliah = 1 .. 10;
   tanggal = 1 .. 31;
   abjad = ‗A‘ .. ‗Z‘;
1. TYPE       bulan = (jan,feb,mar,apr,mei,jun,jul,agt,sep,okt,nov,des);
   hari = (sen,sel,rab,kam,jum,sab,ming);
   ata = agt .. jan;
   pta = feb .. jun;
     hari_kerja = sen .. jum;
     2. Jenis data berstuktur, yaitu:
1.   Array
2.   Record
3.   Set
4.   File
     Jenis Data Pointer
     2.10. TANDA OPERASI BAHASA PASCAL
   Tanda operasi (operator) di dalam bahasa Pascal dikelompokkan ke dalam 9 kategori, yaitu
1. 1. Assignment operator.
   Assignment operator (operator pengerjaan) menggunakan simbol titik dua diikuti oleh tanda sama
   dengan (:=).
   Contoh :
   A:=B;
1. 2. Binary operator.
   Digunakan untuk mengoperasikan dua buah operand. Operand dapat berbentuk konstanta
   ataupun variabel. Operator ini digunakan untuk operasi aritmatika yang berhubungan dengan nilai
   tipe data integer dan real.

     Operator Operasi                       Tipe operand            Tipe hasil

     *                  Perkalian           real,real               real
                                            integer,integer         integer
                                            real,integer            real
     DIV                Pembagian bulat     integer,integer         integer
     /                  Pembagian real      real,real               real
                                            integer,integer         real
                                            real,integer            real
     MOD                Sisa pembagian      integer,integer         integer
     +                  Pertambahan         real,real               real
                                            integer,integer         integer
                                            real,integer            real
     -                  pengurangan         real,real               real
                                            integer,integer         integer
                                            real,real               real
     Contoh :
     15*5            hasilnya        75
     20/3             hasilnya       6.6666666667E+00
     20 div 3        hasilnya       6
     20 mod 3        hasilnya       2
1.   3. Unary operator.
     Operator ini hanya menggunakan sebuah operand saja. Dapat berupa unary minus dan unary plus.
     Unary minus digunakan untuk menunjukkan nilai negatif, baik pada operang numerik real maupun
     integer. Unaru plus adalah operator untuk memberai tanda plus.
     Contoh :
     -5       +7
     -2.5     +2.5
1.   4. Bitwise operator.
     Digunakan untuk operasi bit per bit pada nilai integer. Terdiri dari operator NOT, AND, OR, XOR,
     Shl, Shr.
1.   5. Relational operator.
     Relational operator digunakan untuk membandingkan hubungan antara dua buah operand dan
     akan didapatkan hasil tipe boolean, yaitu True atau False. Terdiri dari operator : =, <, >, <=, >=,
     <>
1.   6. Logical operator.
     Terdapat 4 buah logical operator yaitu : NOT, AND, OR dan XOR. Operator ini bekerja dengan
     nilai-nilai logika, yaitu True dan False.
1.   7. Address operator.
     Terdapat dua operator khusus yang berhubungan dengan alamat di memori yaitu address – of
     operator dan indirection operator. Operator akan menghasilkan alamat dari suatu nilai variable
     dan operator akan memberikan nilai dialamat yang ditunjukkan.
1.   8. Set operator.
     Digunakan untuk operasi himpunan.
1.   9. String operator.
     Digunakan untuk operasi string. Hanya ada sebuah operator string saja, yaitu operator + yang
     digunakan untuk menggabungkan dua buah nilai string.
     Contoh :
     Nama1 := ‗Arief ‗;
     Nama2 := ‗Kurniawan‘;
     Nama3 := Nama1 + Nama2;
     2.11. KONSTANTA, VARIABEL DAN EKSPRESI.
     2.11.1 Konstanta.
     Konstanta adalah suatu identifier non-standar yang nilainya telah ditetapkan dalam suatu program
     dan dideklarasikan pada bagian deklarasi.
     Bagian umum deklarasinya adalah :
     CONST identifier = nilai;
     Contoh :
     CONST            phi = 3.14;
     x= 2;
     y = ‗S‘;
     2.11.2 Variabel.
     Variabel adalah suatu identifier non-standar yang nilainya tidak tetap atau nilainya merupakan
     hasil dari suatu proses.
     (variabel yang dimaksudkan disini sama seperti halnya arti variabel pada aljabar).
     Bentuk umum deklarasinya adalah :
1.   Jika hanya 1 (satu) variabel yang dideklarasikan :
     VAR identifier : jenis data;
1.   Jika lebih dari 1 (satu) variabel dan masing-masing memiliki jenis data yang sama :
     VAR id-1, id-2, …., id-3 : jenis data;
1.   Jika beberapa variabel yang berbeda jenis datanya :
     VAR          identifier-1 : jenis data;
     identifier-2 : jenis data;
     .
     .
     .
     identifier-n : jenis data;
1.   Jika variabel yang dideklarasikan berjenis data non-standar :
     TYPE id = (data_item_1,data_item_2,…,data_item_n);
     VAR id-v : id;
     SUB-RANGE :
     TYPE id = data_item_pertama .. data_item_terakhir;
     VAR id-v : id;
     Contoh :
1.   VAR x            : integer;
2.   VAR p,q,r        : real;
3.   VAR a,b          : char;
     m,n       : boolean;
1.   TYPE warna = (merah,hitam,biru,putih,kuning);
     VAR x1,x2 : warna;
1.   TYPE tahun = 1900 .. 1993;
     VAR thn-1,thn-2,thn-3 : tahun;
     2.11.3 Ekspresi.
     Sebuah ekspresi merupakan kumpulan dari operand-operand (seperti : bilangan, konstanta,
     variabel dll) yang bersama-sama dengan operator membentuk suatu bentuk aljabar dan
     menyatakan suatu nilai.
     Ada 2 (dua) jenis ekspresi dalam bahasa Pascal, yaitu :
1.   Ekspresi numerik / aritmatika, yaitu suatu ekspresi yang menghasilkan nilai numerik / aritmatika.
2.   Ekspresi Boolean atau ekspresi logika, yaitu suatu ekspresi yang menghasilkan nilai boolean /
     logika (true/false).
     Contoh :
1.   (b * b – 4 * a * c) / (2*a) / (2 * a) Þ ekspresi numerik, jika a,b dan c adalah bilangan (variabel
     bernilai numerik).
2.   Upah < 1000.0 Þ ekspresi boolean (―upah‖ adalah suatu variabel bernilai real).
     2.12. INPUT DAN OUTPUT (STANDAR I/O).
     Dalam bahasa Pascal untuk keperluan input (membaca input) digunakan identifier standar READ
     atau READLN.
     Identifier standar ReadLn sedikit berbeda dengan Read. ReadLn digunakan untuk memasukkan
     data perbaris, artinya setelah tombol Enter ditekan, maka akan ganti baris, sedangkan Read tidak
     ganti baris, masih dalam baris yang sama.
     Sedangkan untuk keperluan output (mencetak output) digunakan identifier standar WRITE atau
     WRITLN.
     Perbedaan Write dengan WriteLn adalah bahwa Write menampilkan hasil tanpa ganti baris dan
     tampilan berikutnya akan disambung dalam baris yang sama. Sedang WriteLn digunakan untuk
     menampilkan tampilan perbaris, akan ganti baris untuk tampilan berikutnya.
     Bentuk umum penulisannya :
1.   READ (variabel input) ;
     Atau
     READLN (variabel output);
1.   WRITE (variabel output);
     WRITELN (variabel output);
     Contoh :
     Var     nama : string{15};
     Begin nama := ‗Dewi‘;
     write(‗nama : ‗);
     write(nama);
     End.
     Hasilnya :
     Nama : Dewi
     Contoh :
     Var     nama : string{15};
     Begin nama := ‗Dewi‖;
     WriteLn(‗Nama : ‗);
     WriteLn(Nama);
     End.
     Hasilnya :
     Nama :
     Dewi
     BAB III
     PENUTUP
     3.1 Kesimpulan
     Pascal adalah bahasa pemograman tingkat tinggi karena pascal adalah bahasa pemograman yang
     terstruktur. Bahasa pascal merupakan bahasa pemograman komputer yang masih merupakan
     bahasa yang sulit untuk dimengeri sehingga sebagian orang tersebut enggan atau malas untuk
     mempelajari lebih jauh mengenai bahasa pemrograman komputer tersebut. Akan tetapi bahasa
     pascal ini perlu kita pelajari sebagai dasar pemograman. Adapun hal – hal yang perlu dipelajari
     dalam bahasa pascal antara lain :
   Sejarah perkembangan bahasa pascal
   Struktur program pascal
   Penulisan program pascal
   Jenis – jenis data
   Tanda operasi bahasa pascal
   Membuat judul program
   Bagian deklarasi
   Bagian pernyataan
   Aturan program pascal
   Komponen dasar pascal
    §       Konstanta, variabel dan ekspresi
    §       Input dan output
    3.2 Saran
    Sebaiknya kita perlu memahami tentang bahasa pascal karena akan berguna dalam dunia
    pemograman. Sehingga akan mempermudah kita menjalankan aplikasi yang ada pada laptop atau
    komputer.

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags:
Stats:
views:231
posted:4/23/2011
language:Indonesian
pages:11