Format Kunjungan Ke Kelas - PDF by jbl53548

VIEWS: 193 PAGES: 10

More Info
									  Unit 5
                                                                  Kunjungan Sekolah



                    kUnJUngAn SEkOLAH
                           Waktu: 6 jam 30 menit


A. PEngAnTAR

  Dalam menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sekolah perlu menda-
  patkan bimbingan dan dukungan. Sekolah tidak cukup hanya belajar mema-
  hami MBS secara teoritis tetapi juga perlu memperoleh pengalaman langsung
  pelaksanaan MBS dari sekolah yang sudah berpengalaman. Dalam pelatihan,
  peserta telah mendapatkan paparan pengertian pokok MBS dan praktik-prak-
  tik MBS di sekolah. Kepekaan dan pemahaman peserta tentang pelaksanaan
  MBS selanjutnya ditumbuh-kembangkan melalui kegiatan kunjungan ke sekolah
  dan diskusi. Sekolah yang dikunjungi hendaknya dipilih sekolah yang kinerjanya
  tergolong baik, atau paling tidak, menonjol dalam bidang tertentu, misalnya: pe-
  nataan lingkungan, peningkatan partisipasi masyarakat, pengelolaan Kegiatan
  Belajar Mengajar, atau pengelolaan keuangan.

  Hasil rumusan dari unit 1 sampai 4 dapat digunakan untuk mempersiapkan
  aspek-aspek apa saja yang ingin diobservasi pada waktu kunjungan sekolah.
  Peserta didorong untuk memanfaatkan sebanyak-banyaknya metode/instrumen
  untuk menggali cara penerjemahan ciri-ciri MBS dalam setiap aspek pengelola-
  an sekolah sehari-hari.


B. TUJUAn

  Setelah pelatihan, peserta diharapkan:
  1. mengumpulkan data dan informasi tentang keberhasilan pelaksanaan MBS
     di sekolah yang dikunjungi untuk dipelajari dan dipraktikkan di sekolah ma-
     sing-masing
  2. mengidentifikasi dan merumuskan kunci keberhasilan yang dicapai oleh sua-
     tu sekolah
  3. mengidentifikasi ciri-ciri MBS dan sejauhmana keterlaksanaannya di suatu
     sekolah
  4. mengidentifikasi perbedaan pelaksanaan MBS di antara sekolah-sekolah
     yang telah dikunjung dan mengidentifikasi penyebab perbedaaan tersebut
  5. saling berbagi pandangan dan pengalaman dalam mengelola sekolah, me-
     ningkatkan partisipasi orang tua dan masyarakat, meningkatkan kerja sama
     dengan masyarakat/lembaga/badan di luar sekolah, serta meningkatkan
     kualitas pembelajaran melalui PAKEM.




                                                                                145
      Unit 5
                                                                            Kunjungan Sekolah



C. BAHAn DAn ALAT

      1. Tayangan
      2. Lembar Kerja Format 5.1 dan 5.2
      3. ATK: karton manila, kertas plano, dan spidol
      4. Sekolah yang dikunjungi: kira-kira 7-8 sekolah (4-5 SD/MI dan 2-3 SMP/
         MTS). Sekolah yang akan dikunjungi adalah sekolah yang berhasil atau kre-
         atif dalam salah satu atau lebih dalam hal-hal berikut:
         •   MBS: manajemen keuangan, ketenagaan, sumber daya
         •   Partisipasi masyarakat
         •   Pengelolaan kegiatan belajar-mengajar (KBM)
         •   Penataan lingkungan sekolah


D. LAngkAH kEgIATAn

                  15’                                       30’

              Pembagian                     Persiapan kunjungan ke sekolah:
             Kelompok dan              Menyiapkan pertanyaan, menentukan sumber
             Sub Kelompok                informasi dan cara menggali informasi
                   1                                         2



                 60’                               30’                       150’

                                              Merumuskan
        Laporan hasil kunjungan                                         Berkunjung ke
                                           temuan dan menarik
           dan diskusi kelas                                               Sekolah
                                               kesimpulan
                  5                                4                          3



                                 30’                              75’

                        Merumuskan kembali
                                                         Memperbaiki RPS
                        ciri-ciri sekolah yang
                                                           dan RAPBS
                         menerapkan MBS
                                  6                               7




146
      Unit 5
                                                                   Kunjungan Sekolah



      1. Pembagian kelompok (15 menit)

         Fasilitator membagi peserta menjadi 7-8 kelompok campuran sesuai de-
         ngan jumlah sekolah yang dikunjungi. Peserta dari sekolah yang sama di-
         pecah untuk mengunjungi sekolah yang berbeda-beda. Kelompok campuran
         terdiri atas:
         •    Kepala sekolah dan pengawas
         •    Guru
         •    Komite Sekolah dan Tokoh Masyarakat
         Tiap kelompok kemudian dibagi lagi menjadi 4 sub-kelompok yang meliputi:
         •    Sub Kelompok MBS
         •    Sub Kelompok Partisipasi Masyarakat
         •    Sub Kelompok KBM
         •    Sub Kelompok Lingkungan Sekolah

      2. Diskusi kelompok: persiapan kunjungan ke sekolah (30 menit)

         Fasilitator menugaskan setiap Sub-kelompok untuk:
         a. membuat sebanyak-banyaknya pertanyaan yang akan diajukan tentang
            pelaksanaan MBS, PSM, dan PAKEM pada waktu kunjungan sekolah
            serta menentukan cara mendapatkan jawabannya. Misalnya, melalui ta-
            bel isian, daftar pertanyaan wawancara dan kuesioner. Jika dipandang
            perlu, mereka dapat melakukan pengumpulan dan analisis dokumen.
            Hasil kerja tiap sub-kelompok ditulis dalam Format 5.1.
         b. mencari inovasi-inovasi dalam MBS, PSM, PAKEM dan menanyakan
            strategi yang dikembangkan sekolah dalam menciptakan dan melaksa-
            nakan inovasi tsb (Format 5.2).


             Format 5.1: Tabel Pengisian tentang Pelaksanaan MBS

Nama Sekolah : ____________________
Sub-kelompok : ____________________


 no            Pertanyaan             Jawaban                Sumber Informasi




                                                                                 147
       Unit 5
                                                                      Kunjungan Sekolah


          Penjelasan pengisian kolom:

          Pertanyaan yang diajukan bertujuan untuk mengungkapkan apakah seko-
          lah yang dikunjungi telah mempunyai unsur-unsur yang menerapkan prinsip
          MBS atau belum.

          Dalam mengembangkan pertanyaan hendaknya ditekankan pada pertanya-
          an “Mengapa dan Bagaimana”, bukan pada “Apa, Berapa, Kapan, dan Di
          mana” yang biasanya dapat diperoleh dari dokumen sekolah.

          Sumber informasi dapat berupa orang (nara sumber), dokumen atau statistik
          sekolah.


                  Format 5.2: Inovasi sekolah yang dikunjungi

Nama Sekolah : ____________________
Sub-kelompok : ____________________


 no.           komponen             Inovasi          Strategi yang Dilakukan Sekolah


  1.     MBS


  2.     PSM


  3.     PAKEM




       3. Berkunjung ke sekolah (150 menit)

          Fasilitator dan peserta berkunjung ke sekolah yang telah ditentukan. Fasi-
          litator selalu mengingatkan peserta pelatihan tentang ketepatan waktu untuk
          kembali ke tempat pelatihan (lama kunjungan sekitar 150 menit).


       4. Diskusi: merumuskan temuan dan menarik kesimpulan (30 me-
          nit)

          Setelah kembali dari kunjungan, fasilitator meminta ketua kelompok untuk
          merumuskan temuan tiap sub-kelompok, dan mengidentifikasi hal-hal yang
          berbeda, inovatif, dan menonjol dari sekolah yang dikunjungi.




148
Unit 5
                                                            Kunjungan Sekolah



5. Laporan hasil kunjungan (60 menit)

   Diskusi pleno: tiap kelompok melaporkan hasil temuannya dan mengemuka-
   kan gagasan tentang apa yang mungkin diterapkan di sekolahnya.


6. Merumuskan kembali ciri-ciri sekolah MBS (30 menit)

   Tiap kelompok merumuskan kembali ciri-ciri sekolah yang telah menerapkan
   MBS (15 menit). Hasil rumusan ciri-ciri MBS ditulis di karton manila atau
   kertas plano dan dipajangkan. Kemudian peserta melakukan kunjung karya
   (15 menit).


7. Memberpaiki RPS dan RAPBS (75 menit)

   Setelah merumuskan hasil kunjungan dan ciri-ciri sekolah yang menerapkan
   MBS, sekolah memperbaiki atau melengkapi RPS dan RAPBS yang telah
   disusun.




                                                                          149
      Unit 5
                                                                                   Kunjungan Sekolah



E. BAHAn BACAAn UnTUk FASILITATOR DAn PESERTA

      Bahan di bawah ini ditulis berdasarkan pengalaman dari beberapa sekolah yang
      telah menerapkan MBS.


 no.     Masalah/Pertanyaan                 Alternatif Jawaban                    Sumber Informasi

 1.     Bagaimana perhatian   Setelah diterapkan MBS perhatian masyarakat         KS, Komite
        masyarakat terhadap   semakin baik, hal ini dapat dilihat pada kegiatan   Sekolah, Guru
        sekolah               yang mendapat dukungan masyarakat,
                              misalnya pada waktu sebelum awal tahun
                              ajaran, orangtua membersihkan kelas, di
                              mana anak-anak mereka belajar, dan kami
                              ada ”paguyuban wali murid”. Kelompok ini
                              memikirkan dan membantu kegiatan belajar
                              anak di kelas.
                              Mereka datang ke sekolah untuk bertanya
                              tentang prestasi anaknya.
                              Sekolah tidak saja dibantu oleh orangtua, tetapi
                              masyarakat juga membantu, seperti RT, RW,
                              Desa dsb.
 2.     Apakah masyarakat     Kesejahteraan menurut kami tidak selalu             Komite Sekolah,
        juga memberi          berarti tambahan uang, akan tetapi perhatian,       Orang Tua,
        perhatian pada        dukungan, dan saling keterbukaan di antara          Paguyuban
        kesejahteraan guru    kami juga merupakan bentuk lain dari
        dan bagaimana         kesejahteraan.
        bentuknya             Yang kami lakukan antara lain :
                              Membantu pengadaan minum atau makanan
                              kecil untuk guru di sekolah.
                              Memberikan bingkisan pada hari raya
                              Memberikan dorongan agar anak lebih giat
                              belajar di rumah.
                              Menjalin hubungan yang saling mendukung
                              antara kami dan guru.
                              Menyediakan kendaraan untuk kegiatan di luar
                              sekolah.
 3.     Bagaimana             Kami memulai dengan menyusun program                KS, Guru, Komite
        sekolah memotivasi    sekolah bersama mereka, kami tidak selalu           Sekolah
        masyarakat agar       bicara uang, tetapi lebih kepada kegiatan yang
        berpartisipasi di     perlu dilaksanakan agar anak menjadi lebih
        sekolah               baik.
                              Kami juga mengadakan kunjungan rumah baik
                              ke siswa yang kurang maupun yang lebih.
                              Yang paling penting adalah kami mewujudkan
                              apa yang telah kami sepakati.
 4.     Apakah kendala        Mengubah pandangan masyarakat dari                  KS, Guru, Komite
        yang dihadapi dalam   pandangan lama bahwa sekolah atau                   Sekolah
        menggerakkan PSM      pendidikan itu tanggung jawab pemerintah/
                              sekolah saja menjadi tanggung jawab bersama
                              antara orangtua, masyarakat dan pemerintah.
                              Tidak semua guru dengan serta merta
                              menyambut MBS ini, ada yang cepat dan ada
                              yang santai dan bahkan yang bertahan dengan
                              pola lama.




150
   Unit 5
                                                                Kunjungan Sekolah


Contoh Hasil Rumusan Peserta dari kabupaten Pati tentang Ciri-ciri Sekolah
yang Melaksanakan MBS.


1. Manajemen

   Ciri-ciri manajemen yang mengacu pada MBS:
   •   Visi dan misi yang dirumuskan bersama oleh Kepala Sekolah, Guru, wakil
       siswa, Alumni, dan pemangku kepentingan lainnya seperti Tokoh Agama
       dan Tokoh Masyarakat.
   •   Ada RIPS yang mengacu pada visi dan misi yang telah dirumuskan.
   •   Penyusunan RAPBS sesuai dengan RIPS yang disusun bersama oleh kepa-
       la sekolah, guru, dan Komite Sekolah secara transparan.
   •   Akuntabel (dapat dipertanggungjawabkan).
   •   Terwujudnya otonomi sekolah yang ditandai dengan kemandirian dan dina-
       mika sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
   •   Pengambilan keputusan dilaksanakan secara partisipatif dan demokratis.
   •   Terbuka menerima masukan, kritik, dan saran dari pihak manapun demi pe-
       nyempurnaan program.
   •   Mampu membangun komitmen seluruh warga sekolah untuk mewujudkan
       visi dan misi yang telah ditetapkan.
   •   Pemberdayaan seluruh potensi warga sekolah dalam mencapai tujuan yang
       telah ditetapkan.
   •   Terciptanya suasana kerja yang kondusif untuk peningkatan kinerja seko-
       lah.
   •   Mampu memberikan rasa bangga kepada semua pihak (warga masyarakat
       dan sekolah).
   •   Ada transparansi dan akuntabilitas publik didalam melaksanakan seluruh
       kegiatan.

2. Pembelajaran

   Pembelajaran yang dikehendaki dalam MBS


   A. Siswa

       1. Mengembangkan potensi yang ada pada diri siswa semaksimal mung-
          kin.
       2. Meningkatkan keaktifan siswa dalam menemukan dan memecahkan ma-
          salah melalui berfikir ilmiah, logis, kritis, dan praktis.




                                                                              151
      Unit 5
                                                                        Kunjungan Sekolah


        3. Berani mengemukakan pendapat dalam memecahkan masalah pada
           situasi kelompok untuk menyimpulkan hasil diskusi yang sesuai dengan
           tujuan pembelajaran.
        4. Tidak merasa tertekan dalam proses pembelajaran sehingga anak mera-
           sa senang menerima dan menggali informasi di sekitarnya.
        5. Menerapkan keterampilan bagi diri sendiri, masyarakat, dan ling-
           kungan.

      B. guru

        1. Mendorong keaktifan siswa dalam mengemukakan gagasan, pendapat,
           dan ide baru di masa datang.
        2. Mengembangkan kegiatan yang beragam dengan menggunakan media
           dan metode yang bervariasi.
        3. Memberikan motivasi kepada siswa untuk meningkatkan prestasi dengan
           jalan menghargai karya anak melalui pajangan hasil kreativitas anak.
        4. Berusaha mencapai tujuan pembelajaran sesuai target dan waktu yang
           disediakan.

3. Peran Serta Masyarakat


      A. Dana:

        Selain bersumber dari orang tua
        siswa, juga bersumber dari warga
        masyarakat, pejabat, pengusaha,
        dan alumni.

        Contoh:

        Kupon Pendidikan:
        -   Dijual melalui kepala desa jika     Peserta pelatihan merumuskan ciri-ciri MBS
            ada warga yang mencari surat        berdasarkan hasil kunjungan sekolah

        -   Dijual pada waktu menerima ra-
            por
        -   Dijual pada waktu menjual ternak
        Pisang MBS :
        -   Setiap warga desa dititipi menanam pisang dan hasilnya diserahkan ke
            sekolah
        -   Hasil pisang dijual melalui lelang, pada saat-saat tertentu




152
Unit 5
                                                            Kunjungan Sekolah



B. Barang:

   -   Pengusaha memberi sarana yang dibutuhkan sekolah
   -   Orang tua murid memberi komputer sesuai kebutuhan sekolah
   -   Komite Sekolah membuat papan nama
   -   Alumnus memberi material dll

C. keahlian:

   -   Membuat prakarya yang dapat dijual
   -   Pelatihan/kegiatan pramuka

D. Pemikiran:

   -   Dalam mengatasi persoalan di sekolah (contoh putusan masuk pukul
       6.30 menimbulkan protes masyarakat, Komite Sekolah mendatangi dan
       menjelaskan manfaat dan sebabnya)
   -   Pengawasan jika ada guru yang indisipliner
   -   Pembentukan paguyuban kelas dengan segala aktivitas, baik material
       maupun non material
   -   Mensosialisasikan program sekolah melalui kegiatan masyarakat (penga-
       jian, rapat desa, dll)

E. Tenaga:

   -   Membantu KBM
   -   Kerja bakti saat membangun/memperbaiki bangunan sekolah (Paving
       Blok, dll.)
   -   Lelang pisang dan penjualan kupon pendidikan
   -   Nara sumber dalam bidang tenaga tidak tetap
   -   Anggota Komite Sekolah sebagai pembina upacara




                                                                          153
      Unit 5
                                                            Kunjungan Sekolah



F. LEMBAR kERJA PESERTA


                            Format 5.1: TABEL PEngISIAn

Nama Sekolah : ____________________
Sub-kelompok : ____________________


 no.           Pertanyaan                Jawaban          Sumber Informasi




154

								
To top