Docstoc

Membangun Website Pribadi Dengan Auracms163

Document Sample
Membangun Website Pribadi Dengan Auracms163 Powered By Docstoc
					                                      BAB I
                                   Pendahuluan


       Perkembangan dunia komputer mengalami kemajuan yang sangat pesat.
Semula komputer hanya digunakan untuk kepentingan perusahaan, kantor, atau
universitas berupa komputer mainframe. Saat ini komputer digunakan untuk
kepentingan pribadi. Komputer pribadi atau PC (Personal Computer) berkembang
menjadi suatu jaringan global yang dapat menghubungkan antara komputer diseluruh
dunia, yaitu Internet.


       Dengan Internet, komputer yang semula hanya digunakan untuk menghitung
dan mengokalah data, sekarang telah beralih menjadi sumber informasi dan hiburan
sekaligus penunjang kegiatan ekonomi dan bisnis (e -commerce). Tidak hanya itu
saja, Internet saat ini mampu melayani komunikasi antar wilayah, bahkan antar
Negara dengan layanan semacam VoIP, E -mail, dan chatting. Selain memiliki
jangkauan yang lebih luas dan lebih efisien, biayanya pun lebih murah dibandingkan
dengan alat komunikasi konvensional lainnya. Sarana hiburan seperti game, musik,
radio, dan TV bisa diakses langsung melalui Internet 24 jam.


       Jika kita sering menggunakan Internet, biasanya kita akan menemukan ribuan
bahkan jutaan halaman web yang diwakili dengan nama URL yang berbeda -beda,
mulai dari yang sangat sederhana hingga aplikasi web yang kompleks. Beberapa
layanan yang sering kita temukan adalah WWW (Word Wide Web). Layanan inilah
yang paling sering digunakan dengan menggunakan protokol HTTP (Hyper Text
Transfer Protocol). Layanan WWW dapat kita kenali dari sebuah alamat URL
(Uniform Resource Locator) seperti http://www.namasitus.com. Dari ribuan bahkan
jutaan alamat Internet tersebut, kita dapat mengelompokannya berdasarkan akhiran
domain yang menyertainya, seperti .com, .net, .org, .edu, dan sebagainya sesuai
dengan institusi masing-masing.

                                         1
       Layanan kedua yang merupakan layanan paling sibuk setelah WWW adalah
Electronic Mail (e-mail). Tujuan layanan ini adalah mengirim dan menerima
informasi berbasis data berupa teks maupun gambar. Bahkan informasi berupa suara
(audio) dan gambar bergerak (vi deo) sudah dapat kita nikmati melalui layanan e -mail.
Untuk pengiriman e-mail, protokol yang biasanya digunakan adalah SMTP (Simple
Mail Transfer Protocol). Untuk menerima e-mail, protokol yang digunakan adalah
POP3 (Post Office Protocol 3).




                                          2
                                       BAB II
                        CMS (Content Management System)


2.1    Latar Belakang dan Pengertian CMS
       Content Management System atau lebih populer dengan singkatan CMS,
pertama kali muncul sebagai jawaban atau solusi dari kebutuhan manusia akan
penyediaan informasi yang sang at cepat. Masih segar dalam ingatan kita, betapa
sederhananya sebuah website di era tahun 90 -an. Dengan hanya mengandalkan
bahasa pemograman HTML dan beberapa gambar serta informasi yang statis, sebuah
perusahaan berusaha sebaik mungkin menampilkan informa si secukupnya kepada
para pengunjung. Setiap kali ada perubahan informasi dalam perusahaan, pihak
manajeman mau tak mau haruslah berhubungan terlebih dahulu dengan pihak Humas
sebelum akhirnya semua bahan diserahkan kepada pihak webmaster. Pihak inilah
yang nantinya akan mengadakan perubahan terhadap isi website.


       Dapat dibayangkan bila hal yang sama terjadi terus -menerus, berulang kali
dan dalam kuantitas yang besar, seberapa banyak waktu dan tenaga yang dibutuhkan
untuk memproses semuanya. Selain tidak ef isien, biaya operasional yang harus
dikeluarkan juga sangatlah besar. Tentu saja situasi seperti ini tidak diinginkan oleh
setiap orang. Dapat dikatakan sebuah metode atau sistem yang dapat meningkatkan
tingkat produktivitas dan efisiensi dalam pengembanga n website sangatlah
dibutuhkan. Dan salah satu solusi yang tepat untuk ini adalah dengan menerapkan
Content Mangement System atau CMS.


CMS secara sederhana dapat diartikan sebagai berikut:


       Sebuah sistem yang memberikan kemudahan kepada para penggunanya d alam
mengelola dan mengadakan perubahan isi sebuah website dinamis tanpa sebelumnya
dibekali pengetahuan tentang hal -hal yang bersifat teknis. Dengan demikian, setiap

                                          3
orang, penulis maupun editor, setiap saat dapat menggunakannya secara leluasa untuk
membuat, menghapus atau bahkan memperbaharui isi website tanpa campur tangan
langsung dari pihak webmaster. Bukankah ini suatu hal yang efisien? Karena CMS
memisahkan antara isi dan desain, konsistensi tampilan dapat senantiasa dijaga
dengan baik.


         Setiap bagian dari website dapat memiliki isi dan tampilan yang berbeda -
beda, tanpa harus khawatir kehilangan identitas dari website secara keseluruhan. Oleh
karena semua data disimpan dalam satu tempat, pemanfaatan kembali dari informasi
yang ada untuk berbagai keper luan dapat dengan mudah dilakukan. CMS juga
memberikan kefleksibelen dalam mengatur alur kerja atau ‘workflow’ dan hak akses,
sehingga     memperbesar    kesempatan     berpartisipasi   dari   pengguna    dalam
pengembangan website. Hal ini akan sangat menguntungkan bila we bsite yang
dikelola memiliki kompleksitas yang tinggi dan mengalami kemajuan yang cukup
pesat.


2.2      Manfaat CMS
         Selain dari beberapa hal yang telah disebutkan di atas, CMS juga dapat
memberikan sejumlah manfaat kepada penggunanya yang dapat dijabarkan sebagai
berikut:


• Manajemen data
         Ini merupakan fungsi utama dari CMS. Semua data/informasi baik yang telah
ditampilkan ataupun belum dapat diorganisasi dan disimpan secara baik. Suatu waktu
data/informasi tadi dapat dipergunakan kembali sesuai dengan kebutuhan. Selain itu,
CMS juga mendukung berbagai macam format data, seperti XML, HMTL, PDF, dll.,
indexing, fungsi pencarian, dan kontrol terhadap revisi yang dilakukan terhadap
data/informasi. Untuk menggunakan CMS biasanya pengetahuan tentang bahasa
pemograman tidaklah terlalu dibutuhkan, karena semua proses berjalan dengan

                                          4
otomatis (WYSIWYG). Begitupula dengan proses ‘update’, dapat dilakukan dengan
cepat sehingga menjamin kemutakhiran informasi yang ditampilkan.


• Mengatur siklus hidup website
       Banyak CMS memberikan fasilitas kepada para penggunanya untuk
mengelola bagian atau isi mana saja yang akan ditampilkan, masa/waktu penampilan
dan lokasi penampilan di website. Tak jarang sebelum ditampilkan, bagian atau isi
yang   dimaksud     terlebih   dahulu   di -review   oleh   editor   sehingga   dijamin
kevaliditasannya.


• Mendukung web templating dan standarisasi
       Setiap halaman website yang dihasilkan berasal dari template yang telah
terlebih dahulu disediakan oleh CMS. Selain dapat menjaga konsistensi dari tampilan
secara keseluruhan, para penulis dan editor dapat berkonsentrasi secara penuh dalam
melaksanakan tugasnya menyediakan isi website. Bila isi telah tersedia, maka proses
publikasi dapat berjalan dengan mudah karena sudah ada template sebelumnya.
Beberapa bagian dari website biasanya telah ditetapkan sedemikian rupa sehingga
tidak dapat diubah begitu saja. Hal ini dilakukan untuk memberikan standarisasi
kepada seluruh bagian dari website.


• Personalisasi website
       Sekali sebuah isi ditempatkan ke dalam CMS, isi tersebut dapat ditampilkan
sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari penggunanya. Terlebih lagi dengan
kelebihan CMS yang dapat memisahkan antara desain dan isi, menyebabkan proses
personalisasi dapat berjalan dengan mudah.


• Sindikasi
       Sindikasi memberikan kemungkinan kepada sebuah website untuk membagi
isinya kepada website-website yang lain. Format data yang didukung juga cukup

                                           5
variatif, mulai dari rss, rdf, xml hingga ‘backend scripting’. Sama halnya dengan
personalisasi, sindikasi juga dapat dilakukan dengan mudah karena isi dan desain
telah dibuat terpisah.


• Akuntabilitas
       Oleh karena CMS mendukung alur kerja dan hak akses yang jelas kepada para
penggunanya, data/informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan
dengan baik. Setiap penulis ataupun editor memiliki tugas masing-masing dengan hak
akses yang berbeda-beda pula. Dengan demikian setiap perubahan yang terjadi di
website dapat ditelusuri dan diperbaiki seperlunya dengan segera.


2.3    Pemanfaatan CMS
       CMS pada prinsipnya dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan
dan dalam berbagai kondisi, seperti untuk:
a. Mengelola website pribadi.
b. Mengelola website perusahaan/bisnis.
c. Portal atau website komunitas.
d. Galeri foto, dan lain sebagainya.
e. Forum.
f. Aplikasi E-Commerce.
g. Dan lain-lain.


       Dengan tersedianya berbagai solusi CMS di pasaran, sudah menjadi suatu
keharusan bagi kita untuk memilih sebuah CMS yang akan dipakai dengan bijaksana.
Sama halnya dengan produk software lainnya, setiap penyedia jasa/produsen CMS
tentunya akan menawarkan produk an dalan mereka dengan sejumlah feature yang
terkadang hampir mirip satu sama lainnya. Tidak jarang pula mereka menawarkan
solusi yang lain daripada yang lain, tapi apakah itu yang benar -benar kita inginkan?
Ibarat membeli sebuah mobil, kepuasan dalam pemakai an juga memegang peranan

                                             6
penting. Bukan radio, CD player atau AC yang menjadi daya tarik kita membeli
mobil tersebut, tapi lebih kepada seberapa jauh mobil tersebut bermanfa at dalam
kehidupan sehari-hari.
       Demikian pula dalam memilih sebuah CMS. Tidak mudah memang
menemukan CMS yang benar -benar sesuai dengan kebutuhan kita. Bahkan sudah
menjadi suatu hal yang biasa, bila kita senantiasa berganti dari satu CMS ke CMS
yang lainnya untuk sekedar mencari tahu atau bereksperimen. Bagi dunia bisnis dan
dagang, membeli sebuah CMS adalah sebuah investasi yang harus dapat dihitung
'Return On Investment' (ROI) -nya. Hal ini berarti sebuah CMS itu harus dapat
memenuhi kebutuhan saat ini dan kebutuhan di masa yang akan datang dengan segala
fungsionalitasnya dan juga memberikan keuntungan.
       Namun, tidak jarang dikarenakan kurangnya informasi dan pengalaman,
investasi tersebut menjadi sia -sia belaka. Suatu hal yang tentunya sangat tidak kita
harapkan terjadi. Untuk dapat memilih CMS yang sesuai dengan kebutuhan dan
keinginan anda sekaligus memperoleh manfaat yang optimal darinya, beberapa
langkah berikut mungkin dapat membantu.


1. Kenalilah terlebih dahulu tujuan dan target yang hendak dicapai dengan penerapan
CMS beserta strategi strategi yang dibutuhkan. Bila dapat ajaklah semua pihak yang
berkepentingan. Kemudian rumuskanlah di atas kertas dan usahakan memiliki
proyeksi jauh ke depan.
2. Mengidentifikasi kebutuhan dan kemampuan yang anda miliki secara organisatoris,
seperti berapa jumlah penulis/editor/pengguna yang ada, lokasi geografis dari
pengguna, kemampuan teknis yang dikuasai, jenis isi yang akan dipublikasikan, dan
lain sebagainya. Perlu diingat juga, setiap orang memiliki kebutuhan dan kemampuan
yang berbeda-beda. Cobalah untuk mencari jalan tengah guna menjembata ni
perbedaan ini.




                                          7
3. Menjabarkan kebutuhan teknis yang diinginkan dan yang telah dimiliki, serta
waktu yang dialokasikan untuk mengelola CMS. Yang termasuk di sini antara lain
berapa jumlah personal IT yang bekerja di organisasi anda beserta keahlian yan g
dikuasai, hardware dan software yang dimiliki, dan lain sebagainya.
4. Sebuah prinsip yang harus diperhatikan untuk dua poin di atas, ‘lebih baik lebih
dari pada kurang’. Hal ini diperlukan untuk mengantisipasi hal -hal yang tidak diduga
di masa yang akan datang.
5. Menentukan jumlah biaya yang akan dikeluarkan. Jangan sampai besar pasak
daripada tiang nantinya.
6. Setelah tujuan, strategi dan kebutuhan baik secara organisatoris maupun teknis
telah teridentifikasi dengan baik, inilah saatnya untuk menentuk an jenis CMS apa
yang akan dipakai. Saat ini terdapat dua jenis CMS dipasaran, CMS Komersial dan
CMS Open Source.
a. CMS Komersial.
       Dibuat dan dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan software yang
menjalankan usahanya dengan motif mencari keuntungan. CMS jenis ini memiliki
dan menyediakan hampir semua feature yang diharapkan dari sebuah CMS dan tentu
saja tidak tersedia secara gratis. Setiap pengguna yang ingin memanfaatkan CMS
komersial untuk mengelola website-nya haruslah membeli lisensi dari perusahaan
pembuatnya. Lisensi yang tersedia sangat bervariasi, mulai dari lisensi yang
berdasarkan kepada jumlah pengguna sampai kepada lisensi yang sifatnya multiserver
dan dari yang berharga ratusan dollar AS sampai kepada jutaan dollar AS.


       Semua dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan implementasi yang
diharapkan oleh pengguna. Sebagai layanan purna jual, biasanya penyedia CMS akan
memberikan pelatihan dan dukungan teknis berkelanjutan kepada para penggunanya.
Tidak hanya itu, versi terbaru dari produk yang dipakai juga dapat diperoleh dengan
leluasa, dengan cara mengunjungi area anggota dari website penyedia CMS yang
dimaksud.

                                          8
b. CMS Open Source.
       Dibuat dan dikembangkan oleh sekelompok orang atau perusahaan yang
intinya memberikan sebuah alternatif murah dan terjan gkau kepada para pengguna.
Tersedia secara gratis dan dapat dipergunakan sesuai dengan kebutuhan tanpa ada
batasan. CMS jenis ini juga memberikan akses kepada penggunanya akan kode -kode
pemograman, sehingga memudahkan pengguna untuk memodifikasi CMS dimasa -
masa yang akan datang.
       Karena kode pemograman terbuka untuk umum, secara tidak langsung para
pengguna bahu-membahu dalam hal melacak dan memperbaiki bugs yang ada,
menambah dan meningkatkan fungsi dan kemampuan CMS dan memberikan
dukungan teknis dan non-teknis kepada yang membutuhkan. Sehingga prinsip dari
komunitas, oleh komunitas dan untuk komunitas tidaklah terlalu berlebihan untuk
menggambarkan situasi pengembangan CMS Open Source ini.
       Walaupun gratis, bukan berarti CMS Open Source tidak memerlukan li sensi
dalam pemakaiannya Bedanya, lisensi di sini berbentuk sebuah pernyataan yang
biasanya menerangkan bahwasanya software CMS tersebut dapat dimodifikasi dan
dikembangkan lebih lanju dengan syarat semua kredit dihormati dan kode tetap
terbuka untuk umum.
       Lalu, apakah seseorang bisa memanfaatkan teknologi ini untuk keperluan
komersial? Tentu saja bisa. Asalkan tidak mengenakan biaya atas CMS yang dipakai
kepada klien, tapi lebih kepada biaya pembuatan dan perawatan website. Saat ini
sudah banyak pihak yang beralih ke CMS Open Source, setelah mengingat dan
menimbang kemampuan yang ditawarkan CMS Open Source tidak berbeda jauh
dengan CMS komersial dan biaya yang terjangkau.


7. Pilihlah CMS yang paling dapat memenuhi semua kriteria yang telah anda
tentukan sebelumnya. Tentunya setelah disesuaikan dengan kemampuan finansial
anda, mengingat implementasi dari CMS bukanlah suatu hal yang murah. Hal ini
dapat dilakukan dengan cara:

                                       9
a. Mengadakan tender, undanglah penyedia CMS yang anda mi nati untuk mengikuti
tender dan minta mereka memberikan penawaran terbaiknya kepada anda sebagai
bahan pertimbangan.
b. Melalui demonstrasi langsung dari produk CMS yang ada di pasaran. Dari sini
anda dapat melihat dengan mata kepala sendiri, produk mana yang terbaik bagi anda.
c.   Berdasarkan      survey   yang    dilakukan     oleh    organisasi      profesional
independen/konsultan CMS. Secara periodik mereka menyusun daftar CMS beserta
kelebihan dan kekurangannya, sehingga memudahkan anda mengadakan seleksi tanpa
harus berhubungan langsung dengan pa ra penyedia CMS yang terdapat di daftar
tersebut.
d. Melalui search engine, mailing list, atau dari mulut ke mulut. Metode ini
merupakan metode yang paling mudah untuk dilakukan dan juga tidak mahal.
Kekurangannya adalah informasi yang anda peroleh bisa ja di kurang lengkap atau
tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Jadi adakan juga pemeriksaan silang, bila
dibutuhkan.


8. Bila anda memilih CMS komersial, perhatikan bahwa anda membeli lisensi yang
sesuai dengan kondisi organisasi anda. Tidak kurang dan tidak pula berlebihan.
Pergunakanlah pelayanan purna jual dari penyedia CMS anda sebaik mungkin, karena
dengan demikian biaya yang telah anda keluarkan dapat berbanding lurus dengan
hasil yang diperoleh. Mintalah selalu garansi terhadap produk yang dibeli.


9. Bila anda memilih untuk menggunakan CMS Open Source, perlu disadari bahwa
untuk jenis CMS yang satu ini tidak menyediakan pelayanan purna jual seperti halnya
CMS komersial. Jadi setiap kali ada permasalahan dalam implementasinya, anda
diharapkan dapat mencari jalan keluarnya sendiri. Atau dengan mengunjungi
berbagai forum yang telah disediakan. Singkat kata, untuk menggunakan CMS Open
Source terkadang membutuhkan usaha lebih keras dan memakan waktu yang banyak.
Tapi semuanya dikembalikan kepada anda se ndiri sebagai pengguna.

                                          10
10. Usahakan secara periodik memperbaharui software CMS yang anda pakai,
dengan demikian dapat menjamin kemutakhiran software dan anda dapat menikmati
semua feature yang ditawarkan dengan baik.
       Karena CMS merupakan sebuah konsep web yang dinamis, maka persyaratan
teknlogi   yang   mendukung     perlu   disesuaikan,   seperti   penggunaan   bahasa
pemrograman yang bekerja di sisi server seperti PHP (H ypertext Preprocessor), ASP
(Active Server Pages), CGI (Common Gatway Interface).
       Selain itu, penggunaan web dinamis juga mutlak memerlukan seuah databse.
Database yang digunakan pun tidak cukup sekedar database level aplikasi desktop,
tetapi sudah mencapai kemampuan menampung jumlah data yang besar disertai
tingkat efesiensidan tingka keamanan yang ting gi. Database yang sering digunakan
misalnya Microsoft SQL, Oracle, MySql, PostgreSQL, dan sebagainya.
       Dengan kombinasi bahasa pemrograman server dan database server, sebuah
situs web akan menjadi lebih interaktif dan dinamis dengan tingkat fleksibilitas yang
tinggi. Tentu hal itu sangat mempengaruhi tingkat efesiensi pengelolaan sebuah situs,
seperti efesiansi waktu, biaya dan tenaga, terutama dalam menghadapi bisnis secara
global yang menggunakan media intenet.




                                         11
                                          BAB III
                                   AuraCMS 1.63


3.1    Tentang AuraCMS 1.63
       Awal mulanya, AuraCMS itu berasal dari ide yang tercetus saat ingin
membuat website dengan konten dinamis. Pada saat itu muncul ide untuk membuat
kumpulan script PHP yang terintegrasi. Dan kemudian terbuatlah dua buah jenis
script PHP tersebut yang satu menggunakan data berupa file text dan yang lain nya
menggunakan database MySQL.
       Kemudian setelah dicoba ternyata data yang menggunakan database MySQL
jauh lebih gampang dan tidak rumit dalam pengelolaannya sehingga yang
menggunakan data berupa fil e text tidak dilanjutkan lagi. Setelah itu script yang
menggunakan database MySQL tadi diberi nama "aura" dan karena merupakan
software Content Management System maka nama lengkapnya "AuraCMS".
       Bekerjasama dengan       Kioss Project versi pertama diluncurkan pada
pertengahan tahun 2003. Kemudian disusul dengan versi versi berikutnya dan sempat
"mandeg" beberapa waktu pada versi 1.3&1.4. Dan pada saat versi 1.5 terbit mulai
banyak yang menyumbang modul ataupun modifika si dan ide-ide baru sehingga terbit
versi 1.6 beta sebagai versi percobaan.
       Ternyata dilaporkan bahwa pada versi 1.6 beta ini masih ada beberapa bug
sehingga pada bulan Juli 2005 diterbitkan versi baru yang tidak beta lagi yaitu versi
1.61 dengan mengeliminasi bug pada versi 1.6 beta dan menambahkan beberapa fitur
yang baru.
       AuraCMS 1.63 merupakan hasil modifikasi dari versi sebelumnya yaitu 1.62
dengan beberapa kelebihan didalamnya, diantaranya Auracms163 Auto Installer,
Captcha / Image Security pada pengi riman artikel, komentar, bukutamu.Shoutbox
database, WYSIWYG Editor untuk pembuatan halaman Situs ,Penghapusan berantai
pada metode hapus pada bukutamu dan shoutbox .



                                            12
3.2       Software Pendukung AuraCMS 1.63
          Membangun sebuah situs tentunya membutuhkan komponen pendu kung,
yaitu bahasa pemrograman (script), database, dan web server yang digunakan. Dalam
platformnya, AuraCMS dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan
dikombinasikan dengan database MySql. Karena kombinasi inilah yangsering
menghanlde web-web interaktif dan dinamis.


A         PHP
          PHP (Hypertext Preprocessor) merupakan bahasa scripting yang menyatu
dengan HTML dan berada diserver (Server side HTML -embedded scripting).
Artinya, sintaks-sintaks atau perintah yang diberikan sepenuhnya dijalankan diserver,
tetapi disertakan didalam halaman HTML biasa. Tujuan dari bahas scripting ini
adalah membuat aplikasi-aplikasi yang dapat dijalankan diatas web. Dalam hal ini,
apliasi sepenuhnya di jalankan di server tetapi memberikan hasil di web browser.
          Awalnya PHP diciptakan oleh Andi Gutmans untuk menghitung berapa
banyak pengunjung yang mengakses homepage yang dibuatnya. Seiring dengan
perkembangan internet, dirilis PHP/Fid an selanjutnya dirilis pula versi PHP2. hingga
saat ini PHP 5.1.2 adalah pengembangan dari PHP 4 .0 dengan segala kelebihannya.


B         MySql
          MySql adalah sebuah database server buatan T.cX, data Konsultan Ab.
Swedia. Database MySql banyak digunakan di Internet karena kehandalannya. MySql
tidak membutuhkan ruang harddisk yang besar untuk aplikasinya dan mu dah
digunakan pada database server. Sangat ideal untuk aplikasi yang kecil dan
menengah. Berikut bebrapa keunggulan MySql :
      MySql mendukung level masukan ANSI SQL -92 dan ODBC level 0-2 SQL
      standar.
      Aplikasi database server MySql dapat ditulis dengan bahasa tertentu seperti C,
      Perl, PHP, dan lain-lain.

                                          13
    MySql lebih cepat tiga atau empat kali dibandingkan database komersial yang
    lain. Selainitu juga sangat mudah dikendalikan dan tidak memerlukan database
    administrator yang terlatih untuk menginstalnya.
    MySql adalah database relasional yang open source yang didistribusikan secara
    gratis untuk Unix/Linux dan OS/2.


        Manajemen database MySql biasanya memerlukan aplikasi pendukung
berbasis GUI (web) sebagai alternative program berbasis teks (commands line) yang
merupakan     bawaan    dari   distribusi   MySql.   Salah   satu   contohnya   adalah
phpMyAdmin. Program ini sangat baik digunakan karena berbasis web sehingga
banyak digunakan di seluruh dunia, baik untuk kepentingan pribadi maupun
komersial.


C       Apache Web Server
        Apache merupakan pengembangan web server yang dikeluarkan oleh NSCA,
yaitu NSCA HTTPd pada tahun 1995 dan saat ini merupakan tulang punggung World
Wide Web (www). Apache berfungsi memenuhi permintaan client dengan browser,
seperti Netscape Navigator, Internet Explorer , Mozzila, dan lain-lain. Web server
berkomunikasi dengan clientnya menggunkan protocol HTTP pada port 80. adapun
pertimbangan memilih web server Apache adalah :
    Termasuk dalam kategori free software yang berada dibawah GNU General Public
    Licensi
    Instalasi Apache sangat mudah
    Dapat beroperasi di berbagai system operasi computer, seperti Linux/Unix.
    Windows, Solaris, dan FreeBSD
    Mudah dalam melakukan konfigurasi
    Mudah dalam penambahan modul kedala platform web server




                                            14
Kelebihan Apache dibandingkan dengan we b server lainnya adalah :
Sangat cepat melayani permintaan client melebihi NCSA.
Menyediakan fitur untuk multihomed dan virtual server.
Memiliki level-level keamanan.
Memilki komponen dasar terbanyak di antara web server lain dan termasuk web
server terlengkap.
Mendukung transaksi yang aman melalui SSl (Security Secure Layer)
Banyak dukungan melalui web dan kompatibilitasnya yang tinggi.




                                     15
                                            BAB IV
                                   Instalasi AuraCMS 1.63
       Untuk mendapatkan AuraCMS1.63 kita bisa mengunjungi http://www.endok.org
atau     untuk    versi     yang   lebih    tinggii   kita   bisa   langsung     menuju   ke
http://www.auracms.org. setelah selesai             mendownload, maka ikutilah langkah -
langkah instalasi sebagaii berikut :
1. Unzip atau ekstrak file AuraCMS163.zip ke PC. Letakan file -file AuraCMS
       didalam direktori server local, saya menggunakan                 Apache2triad maka
       C:\apache2triad\htdocs.
2. Buka          Internet      Eksplorer,       kemudian        ketik     pada      Address
       http://localhost/auracms163/installer , kemudian klik NEXT >> yang berada di
       sebelah kanan bawah.




                    Gambar 4.1 Tampilan awal instalasi AuraCMS 1.63
3. Langkah kedua adalah pengecekan konfigurasi computer kemudian klik NEXT
       >>, jika masih ada yang berwarna merah berarti instalasi tidak bisa dilanjutkan
       sebelum diperbaiki.




                      Gambar 4.2 Pengecekan Konfigurasi Komputer

                                               16
4. Pada layar ke tiga akan ditampilkan ucapan terima kasih, kemudian klik NEXT
   >>.




                          Gambar 4.3 Credit AuraCMS


5. Langkah berikutnya adalah menentukan databse, jika database telah dibuat maka
   akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini, kemudian klik NEXT >>.




                            Gambar 4.4 Setup Databse


6. Jika koneksi database berhasil maka akan dibuatkan tabel -tabel yang dibutuhkan
   secara otomatis. Kemudian klik NEXT >>.




                                       17
                       Gambar 4.5 Pembuatan Tabel -tabel


7. Maka akan tampil pesan bahwa instalasi berhasil, dan untuk melihat tampilan
   website klik Anda dapat menuju Halam utama.>>.




                     Gambar 4.6 Instalasi AuraCMS Sukses




                                      18
                       Gambar 4.7 Tampilan Awal Website
8. Sebagai pemilik website, kita bisa masuk ke menu administrasi. Arahkan browser
   kita ke http://localhost/auracms163/admin




                       Gambar 4.8 Halaman Login Admin


9. Selanjutnya login menggunakan username dan password y ang tertera dihalaman
   utama website.
10. Setelah berhasil masuk ke menu administrasi, sebaiknya kita ubah username dan
   password sesuai dengan keinginan kita. Untuk menjaga keamanan setelah
   berhasil merubah maka kita harus logout, kemudian logindengan username dan
                                        19
password yang baru. Selanjutnya silahkan mencoba semua fasilitas tyang ada di
website kita.




                                   20
                                      BAB V
                            Administrasi AuraCMS1.63


5.1    Sistem Administrasi Website
       Adalah fasilitas yang telah otomatis tersedia secara default pada distrib usi
standar AuraCMS 1.63. artinya menu -menu yang tersedia sudah dapat digunakan
untuk menjadikan website kita interaktif dan dinamis. Kita juga bisa menambah menu
yang lain, contohnya menu Gallery untuk menampilkan foto atau yang lainnya.
Untuk mendapatkan menu–menu tambahan kita bisa mencari di situs resmi
http://www.auracms.org atau dari situs-situs pengembangnya. Jika kita tidak tahu
nama situnya kita bisa mencari di mesin pencarian http://www.google.com dengan
kata kunci modul auracms.




                 Gambar 5.1 Halaman Sistem Administrasi Website


5.2    Admin Menu
       Menu ini adalah kumpulan menu yang berfungsi untuk mengatur tampilan
website serta untuk menambah atau mengurangi isi website kit a.




                                        21
A      Edit Admin
       Menu ini befungsi untuk merubah username, password dan email admin,
selain itu juga untuk merubah tampilan atau theme. Untuk mengganti theme sangat
mudah langsung klik dari pilihan yang ada.




                         Gambar 5.2 Halaman Edit Admin


B      Menu Manager
       Menu ini berfungsi untuk membuat menu baru dan submenu baru, selain itu
juga untuk merubah dan menghapus menu dan submenu yang sudah ada.




                       Gambar 5.3 Halaman Menu Manager


                                         22
C     Halaman Web Manager
      Menu ini berfungsi untuk membuat halaman baru yang akan dit ampilkan di
halam depan website kita. Menu ini juga bisa merubah isi halaman yang sudah ada
atau menghapusnya.




                        Gambar 5.4 Edit Halaman Web




                       Gambar 5.5 Preview Halaman Web



                                      23
D         Topik Manager
          Menu ini untuk membuat topik atau judul pembahasan untuk artik el yang kita
tulis. Untuk membuat topic baru kita bisa klik Buat Topik Baru >> atau ingin
merubah kita klik edit sedangkan untuk menghapus klik delete




                            Gambar 5.6 Halaman Topik Manager




                      Gambar 5.7 Halaman pembuatan Topik Baru


E         Menulis Artikel
          Menu ini berfungsi untuk menulis artikel yang akan kita tampilkan di website
kita. Caranya adalah tentukan Topiknya kemudian ketikan judul artikel dan terakhir
isi dari artikel. Kemudian klik preview, jika sudah tidak ada kesalahan langsung klik
submit.




                                           24
                 Gambar 5.8 Halaman Untuk Menulis Artikel Baru


F      Buku Tamu Manager
       Menu ini berfungsi untuk mengatur buku tamu yang di isi oleh pengunjung,
kita bisa menghapus atau memberi tanggapan dari isi buku tamu.




                     Gambar 5.9 Halaman Buku Tamu Manager


G      Blok Manager
       Menu ini berfungsi untuk mengatur blok, jika kita ingin membuat blok baru
maka klik Buat Blok Baru >>, selain itu juga kita bisa menghapus, merubah dan
memindahkan posisi dimana blok tersebut di tampilkan. Di menu ini juga kita bisa
menampilan atau menyembunyi kan blok yang sudah ada, caranya dengan mengklik
gambar yang berada disebelah kiri dari judul blok.
                                          25
                       Gambar 5.10 Halaman Blok Manager


H      Modul Manager
       Sama seperti Blok manager menu ini berfungsi untuk mengatur tampilan
modul yang ada di website kita.




                      Gambar 5.11 Halaman Modul Manager


J      Admin Download
       Menu ini berfungsi untuk mengatur halaman Download. Untuk menambah
direktori klik Add Dir sedangkan untuk menambahkan isi atau file yang bisa di
download adalah klik Add Download




                                     26
     Gambar 5.12 Halaman Admin Download




Gambar 5.13 Halaman menambah Direktori Download




  Gambar 5.14 Halaman Menambah Isi Download


                      27
K      Admin Link
       Menu ini berfungsi untuk menambah direktori dari link dan menambah link
atau merubah serta menghapus dari link yang sudah ada.




                        Gambar 5.15 Halaman Admin Link




                 Gambar 5.16 Halaman Menambah Direktori Link




                      Gambar 5.17 Halaman Menambah Link

                                        28
                                       BAB VI
                               Daftar Alamat Hosting


       Berikut ini adalah beberapa alamat yang menyediakan hosting di internet
berbasis Linux/Unix, PHP, dan MySql baik se cara gratis maupun komersial. Masing -
masing memilki kelebihan dan kekurangan. Jika kita baru belajar, hosting gratis bisa
kita jadikan pilihan. Yang perlu dicatat adalah kita tidak bisa meminta fasilitas yang
lebih atau menuntut karena layanan yang tidak m emuaskan.
       Berbeda dengan hosting komersial. Perusahaan yang menyediakan layanan ini
lebih mengutamakan       kapuasan para pelanggannya dengan mengedepankan
kelengkapan fitur yang ada maupun dukungan online 24 jam. Hosting demikian
sangat ideal bagi kita yang m emang serius membangun sebuah situs bonafit,
,mengutamakan kelengkapan fitur, dan dukungan tennis. Kita dapat membandingkan
harga yang ditawarkan dengan fasilitas yang ada dan antara satu perusahaan hosting
dengan perusahaan lainnya.


6.1    Free Hosting (Gratis)
       Free hosting berikut ini sewaktu -waktu dapat menjadi tidak free atau
mengubah kebijakan layanan, seperti mengganti atau menghilangkan beberapa fitur
yang ada. Kita bisa mengecek terlebih dahulu sebelum mencobanya. Kita dapat
mencarinya di search engine de ngan kata kunci seperti free hosting, support PHP &
MySql, free space, free site dan seterusnya. Berikut ini adalah beberapa daftar free
hosting:
a. http://www.my-php.net
b. http://www.orgfree.com
c. http://www.justfree.net
d. http://www.php0h.com
e. http://www.xug.net
f. http://www.tripod.co.uk

                                          29
g. http://www.host.sk
dan masih banyak lagi


6.2      Hosting Komersial


         Hosting komersial biasanya menyediakan fasilitas yang sangat lengkap
melebihi web hosting gratis. Kita tinggal mambandingkan fitur yang ada dengan
harga yang ditawarkan. Berikut adalah beberapa perusahaan hosting Indonesia:
      a. http://www.officialwebhosting.net
      b. http://www.cakraweb.com
      c. http://www.singcat.com
      d. http://www.murih.com
      e. http://www.apenta.com
      f. http://www.rumahweb.com
      g. http://www.pasarhosting.com
      h. dan masih banyak lagi


6.3      Daftar Alamat Resource AuraCMS
      a. http://www.auracms.org
      b. http://www.auracms.info
      c. http://www.auracms.tk


Alamat milis AuraCMS : auracms@yahoogroups.com atau kunjungi milis AuraCMS
di : http://groups.yahoo.com/group/auracms




                                             30
                               Daftar Pustaka


Suryatmokko, Setiawan. 2003.Membuat Web Portal dengan PHP Nuke.Jakarta.PT.
      Elex Media Komputindo
Putranto, Erie. 2004. Membangun Web Portal Dengan eNdonesia 8.3. Yogyakarta.
      Andi Publisher
Wahyudi, Dwi.2003.membangun Situs dengan phpWeb site.Jakarta.PT. Elex Media
      Komputindo
Yunus Antonius, Kemas.2003.Pengantar Content Management.jakarta.Kuliah Umum
      Ilmukomputer.com




                                     31

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:184
posted:6/26/2009
language:Malay
pages:31