Docstoc

Spatial Planning

Document Sample
Spatial Planning Powered By Docstoc
					PEMERINTAH PROPINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM DINAS PERKOTAAN DAN PERMUKIMAN Jalan Pemancar No. 5 Sp. III Telp. (0651) 42882 Fax 0651-41130 BANDA ACEH

I.

LATAR BELAKANG Perlunya penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Idi Kabupaten Aceh Timur Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam ini didasarkan atas pertimbangan sebagai berikut:

Telah terjadi perubahan yang cukup mendasar dalam pola pemanfaatan ruang, terutama dalam pemanfaatan kawasan budi daya dan kawasan lindung akibat faktor alam (bencana tsunami) dan faktor manusia (ocupasi/perambahan). Adanya perubahan dalam pendekatan dan paradigma pembangunan serta sistem pemerintahan di daerah sejak diberlakukannya Undang-Undang No.32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan , Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan UndangUndang No 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang . Adanya pemindahan lokasi Ibukota Kabupaten Aceh Timur dari Kota Langsa yang sekarang sudah menjadi daerah otonom tersendiri ke wilayah Idi. Adanya pemekaran wilayah administrasi kabupaten Aceh Timur menjadi menjadi 3 (tiga) yaitu Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang.


II. RUANG LINGKUP Wilayah Administrasi Ibukota Kabupaten Aceh Timur (Kota Idi) berada di lingkup wilayah administrasi Kecamatan Idi Rayeuk. Berdasarkan data terbaru dari BRR – ACEH MAP FRAME bahwa Jumlah desa/kelurahan yang yang di wilayah kecamatan tersebut 47 dengan luas wilayah 13.495 Ha. Sedangkan untuk luasan wilayah perencanaan (Kota Idi) belum ada, maka dalam proses penyusunan RTRW Kota idi ini akan dikaji mengenai luasan wilayah efektif untuk Ibukota Kabupaten yang dimaksud. Selain itu juga perlu memperhatikan wilayah pengamatan yang lebih luas yang memiliki pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap Kota Idi, terutama keterkaitannya dengan Kota-Kota yang ada di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

III. DIAGRAM ALIR PELAKSANAAN KEGIATAN RTRW PERKOTAAN IDI
PROPINSI
Proses Pengajuan Program Kegiatan Proyek Surat Pemberitahuan dari Propinsi

KABUPATEN/KOTA

MASAYARAKAT DAN PELAKU USAHA

DIP THN ANGGARAN 2007

Proses Pelelangan

Surat Penugasan Tim Teknis Propinsi

Surat Pemberutahuan ke Kabupaten/ Kota

SK. Pembentukan Tim Teknis Kab/Kota

TIM KONSULTAN PELAKSANA

TIM TEKNIS PROPINSI

TIM KABUPATEN/ KOTA

Menyiapkan Laporan Pendahuluan

Menyusun Desk Studi

Menyiapkan Presentasi Laporan Pendahuluan Melakukan Pengumpulan Data Melakukan Kom. Data dan Analisis Menyiapkan Laporan Antara Menyusun Konsep Rencana Menyiapkan Rumusan Arah Pengembangan, Struktur Ruang dan Pola Pemanfaatan Ruang Menyiapkan Presentasi Fakta dan Analisis

Temu Wicara dengan Tim Teknis

Temu Wicara dengan Masyarakat dan Pelaku Usaha

Pembekalan oleh Pakar Berbagai Disiplin Ilmu Temu Wicara dengan Masyarakat dan Pelaku Usaha

Menyusun Presentasi Draft Rencana

Menyusun RTRW Final

Menyempurnakan Rumusan Arah Pengembangan, Struktur Ruang dan Pola Pemanfaatan Ruang

Menyusun Laporan Akhir

Menyiapkan Rancancangan QANUN RTRW IDI

IV. METODE PENDEKATAN KEGIATAN RTRW PERKOTAAN IDI
INPUT/DATA PROSES/ANALISA OUTPUT/RENCANA

Kebijaksanaan Yang terkait - Kebijaksanaan Tata Ruang - Kebijaksanaan Sektoral

Arahan Kebijakan Tata Ruang Wilayah

Data Regional Makro - Kondisi sosial-kependudukan - Kondisi Ekonomi Wilayah - Kondisi Fisik Dasar dan Potensi Sumber Daya Alam - Kondisi Fisik Binaan

Peran dan Fungsi Kota dalam Konstelasi Wilayah

Konsep dan Strategi Pengembangan Kota - Tujuan Pengembangan Kota - Konsep Pengembangan Tata Ruang Kota - Strategi Pengembangan Tata Ruang Kota

Penetapan batas wilayah pengembangan kota Sosial Kependudukan - Pertumbuhan Penduduk - Persebaran Penduduk - Struktur Penduduk - Aspek Sosial-Budaya Kondisi Penggunaan Lahan - Kawasan Lindung-Budidaya - Kawasan Terbangun-Tidak Terbangun Kota Potensi dan Permasalahan pengembangan kota

Analisis Kependudukan

- Rencana Pengembangan Sarana dan Prasarana Kota - Rencana Struktur dan Pemanfaatan Ruang Kota

Analisis Struktur dan Pola Pemanfaatan Ruang Kota RENCANA TATA RUANG WILAYAH PERKOTAAN IDI Analisis pengembangan sarana prasarana kota dan kebutuhan ruang PEDOMAN PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG

Sarana dan Prasarana - Sarana - Jaringan Prasarana/utilitas

Kondisi Fisik Dasar (Topografi, Geologi, Hidrologi)

Analisis daya dukung kesesuaian lahan

Analisis pengembangan kawasan fungsional

Kondisi Kelembagaan dan Pembiayaan Pembangunan Daerah

Analisis kemampuan kelembagaan dan pembiayaan pembangunan kota

V. KEBIJAKAN EKSTERNAL DAN INTERNAL
 Kebijakan Eksternal •Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 (Tentang Penataan Ruang) •Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 (Tentang Pemerintahan Daerah) •Undang-Undang No. 33 Tahun 2004 (Tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah) •Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 (Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional) •Undang-Undang No. 11 Tahun 2006 (Tentang Pemerintahan Nanggroe Aceh Darussalam) •Kebijaksanaan Pemekaran Wilayah Administratif Provinsi NAD •Kebijakan dan Sasaran Umum Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Gempa dan Tsunami •RTRW Provinsi NAD  Faktor Kebijakan Internal •RTRW Kabupaten Aceh Timur Tahun 2006 •Studi Identifikasi Kawasan Permukiman Utama •Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Idi Rayeuk •Renko IKK Idi Rayeuk •Site Plan Kawasan Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur •DED PPI Kuala Idi

VI. Gambaran Umum Wilayah Kec. Idi Rayeuk

Perkotaan Idi berada di Wilayah Administrasi Kecamatan Idi Rayeuk. Kecamatan Idi Rayeuk sendiri memliki cakupan 47 desa/kelurahan. Batas-batas : • Sebelah Utara berbatasan dengan: Kecamatan Darul Aman; • Sebelah Timur berbatasan dengan : Kecamaran Peudawa dan Selat Malaka; Sebelah Selatan berbatasan dengan :Kecamatan Ranto Peurelak; Sebelah Barat berbatasan dengan :Kecamatan Idi Teunong.

Lokasi geografisnya Kecamatan IDI, adalah 04o.43’ 19,46" - 04o.59’ 17,84” Lintang Utara (LU) dan 97o.34’ 30,81" - 97o.51’ 27,57” Bujur Timur (BT).

Fisik Dasar dan Penggunaan Lahan • Ketinggian 0-2 meter di atas permukaan laut. • Sebagian besar wilayahnya berada pada daerah yang datar • Kemiringan lereng sekitar 0 – 15 %. • Jenis penggunaan lahan di Kecamatan Idi Rayeuk berupa sawah, ladang, kolam/tambak, perkebunan, bangunan/pekarangan, dan lain-lain. Penggunaan lahan di Kawasan Perkotaan Idi Rayeuk sebagian besar berupa guna lahan ladang dengan luas 4.713,50 Ha (34,98 %). Luas guna lahan yang paling sedikit adalah guna lahan untuk kolam/tambak dengan luas 124,00 Ha (0,92%). Kependudukan • Jumlah penduduk Kecamatan Idi Rayeuk pada tahun 2001 sebesar 32.898 jiwa dan pada tahun 2006 yaitu 34.825 jiwa, • Pertambahan penduduk sebesar 1.927 jiwa dengan rata-rata perkembangan penduduk sebesar 470 jiwa pertahunnnya • Perkembangan rata-rata pertahunnya sebesar 1,46 %. • Struktur usia produktif lebih besar yaitu sekitar 21.635. • Sebagian besar penduduk di Kecamatan Idi Rayeuk bekerja di sektor pertanian/perkebunan yaitu sebesar 3.207 jiwa. Perumahan dan Fasilitas • Pemukiman penduduk yang tersebar terdiri dari jenis permanen, semi permanen dan temporer berjumlah 8.637 unit. • Fasilitas pendidikan TK 9 unit, SD 23 unit , SLTP 5 unit dan SLTA 2 unit. • Rumah Sakit 1 (satu) unit, Puskesmas Pembantu 1 (satu) unit, Pos persalinan desa 30 (tiga puluh) unit Sarana kesehatan Pos KB 36 unit

Fasilitas • Masjid 6 (enam) unit, langgar/surau 58 (lima puluh delapan) unit Vihara 1 (satu) unit Jawa. • Pasar umum 13 (tiga belas) unit, pasar hewan 3 (tiga) unit, pertokoan 24 unit, kios/warung 213 unit, BUD/KUD 2 (dua) unit, Bank 1 (satu) unit, dan lumbung desa 1 (satu) unit. Prasarana dan Sarana Transportasi • Ruas jaringan jalan panjangnya berjumlah 70.6 Km. • Perkerasan aspal 29 Km, dan kerikil 41.6 Km. • Kondisi jaringan jalan dalam keadaan baik 10.6 Km, sedang 17.4 Km, rusak 37.6 Km dan rusak berat 5 Km • Sub Terminal 1 Unit.

Utilitas • Kebutuhan air bersih rumah tangga memperolehnya dari perigi yang dibuat oleh masyarakat sendiri, • Sebagian masyarakat yang menggunakan air ledeng (PAM) sebanyak 536 unit rumah dari 1.660 unit rumah • Sampah yang terdapat di Kecamatan Idi Rayeuk termasuk pada sampah organik yang relatif cepat membusuk, sistem pengelolaan persampahan sebagian besar dilakukan secara individu. Namun ada juga yang ditangani oleh pemda (dinas Kebersihan), dimana pembuangan akhirnya terdapat di pinggiran sungai Krueng Idi Rayeuk yang terdapat di Gampong Keude Aceh • Sumber energi listrik di Kecamatan Idi Rayeuk diper-oleh dari PT. PLN. Penyediaan jaringan listrik dimanfaatkan untuk perumahan, pendidikan, perdagangan, peribadatan, pemerintahan dan fasilitas sosial lainya. • Saat ini sistem komunikasi jaringan telepon di Kecamatan Idi Rayeuk masih terbatas. .

VII. IDENTIFIKASI POTENSI DAN PERMASALAHAN PENGEMBANGAN
Cakupan dan Luas Wilayah Perkotaan Berdasarkan hasil analisis, secara geografis, wilayah Perkotaan Idi yang meliputi 20 desa/kelurahan tersebut terletak pada posisi sekitar antara 4o55’48” BT sampai 4o56’24” BT dan antara 97o27’48”LS sampai 97o46’12” LS. dengan total luas wilayah sebesar 4.413 ha. Batasan administratif Perkotaan : Sebelah Utara : Desa Dama Pulo, Buket Pala, Buket Melintang, Teupin Bate, Tanjong Kapal dan Desa Ulee Blang (Wilayah Kecamatan Idi Rayeuk). Sebelah Selatan : Desa Matang Rayeuk (SMK), Seuneubok Tengoh (PR), Seuneubok Timur, Seuneubok Dalam, Ketapang Dua, Meunasah Jeumpa, Lhok Asahan, Tualang Dalam, Seuneubok Kuyun dan Desa Ulee Gle (Kecamatan Idi rayeuk). Sebelah Timur : Selat Malaka Sebalah Barat : Desa Keude Blang, Bantayan Timur (Kecamatan Idi Rayeuk) dan Kecamatan Darul Ihsan.

A. Potensi
A. 1 Fisik – Tata Ruang
Satuan Lahan 1 Karakteristik Kawasan Lereng (%) 0-3 % Kondisi tanah/batuan Kondisi Keairan Curah Hujan (mm/thn) 1500-1700 Geodinamika/Bahaya Geologi Erosi permukaan kecil, setempat, erosi pantai kuat, disepanjang Kr Idi Rayeuk potensi banjir, sangat rawan landa tsunami Erosi permukaan sedang, rawan landa tsunami Rekomendasi

Kesesuaian Lahan Untuk Pengembangan Kota
Bersyarat Luas 983 Ha

Dataran aluvial, pantai dan sungai, penggunaan eksisting : Sawah, ladang, kebun, tambak dan permukiman Dataran - Melandai, penggunaan eksisting : Sawah, ladang, kebun, dan permukiman Datar - bergelombang, penggunaan eksisting : Sawah, kebun dan permukiman

Lepas, agak bundarbundar, meluruskan air

muka air tanah bebas dangkal < 3m

permukiman, daerah pariwisata, pertanian lahan basah, tambak Permukiman, Perkebunan, pertanian lahan kering dan basah Daerah belukar tetap dihijaukan dan ditanami tanaman perkebunan Sebaiknya dijadikan kawasan hijau (tanaman keras) yang di bagian bukit, dibagian landai dapat dijadikan perkebunan

2

4– 8%

Padu, keras, pelapukan berupa lempung pasiran, tebal antara 2 - 6 m

air tanah bebas sedang 3 -7 meter, air permukaan sungai air tanah bebas sedang 7 - 15 meter, air permukaan sungai air tanah bebas langka > 15

1500-1700

Potensial

3

8 – 15 %

~ lapuk lanjut, kurang terhadap lereng yang curam, gembur, plastis bila basah

1500-1700

rawan gerakan tanah terutama di lereng dengan pelapukan tebal, erosi permukaan di tempat terbuka. sifat keterkikisan besar

Bersyarat Luas 113 Ha

4

Bergelombang-berbukit, penggunaan eksisting semak belukar

> 15 %

~ Umumnya lapuk mudah pecah bila kering

1500 – 1700

Bersyarat Luas 560 Ha

VII. IDENTIFIKASI POTENSI DAN PERMASALAHAN PENGEMBANGAN

A2. Potensi Perekonomian Wilayah Perkotaan • Struktur perekonomian Perkotaan Idi masih menunjukkan pola yang bercampur yaitu campuran antara kegiatankegiatan yang bercirikan rural (pertanian) dengan kegiatan-kegiatan yang sudah mengarah ke kegiatan perkotaan (non-pertanian). • Penggerak utama perkembangan Perkotaan Idi terutama karena sumberdaya alam wilayah pantainya berupa kekayaan perikanan lautnya. • Perkotaan Idi merupakan poros utama pengembangan perikanan kelautan di Kabupaten Aceh Timur bahkan di Nanggroe Aceh Darusalam. • Sektorsektor strategis yang berpotensi dalam mendukung dan mendorong perkembangan Perkotaan Idi adalah sektor jasa (pelayanan pemerintahan kabupaten), sektor pertanian (perikanan) dan sektor perdagangan.
A3. Potensi Sumber Daya Manusia : Jumlah penduduk Perkotaan Idi pada akhir tahun 1999 berjumlah 23.886 jiwa dan pada tahun 2006 sebesar 24.591 jiwa dengan demikian kecenderungan tingkat pertumbuhannya 1,43 % per tahun. Berdasarkan kepentingan kegiatan perencanaan ini yaitu selama 10 tahun kedepan, diperkirakan penduduk Perkotaan Idi pada akhir tahun rencana sebesar 28.798 jiwa.

B. Permasalahan

B1. Fisik - Keruangan • Kondisi fisiografis yang pada umumnya datar sampai dengan berbukit dgn tingkat kelerengan bervariasi berkisar antara 0 –

15 %, • Dari sisi geologi wilayah Perkotaan Idi bisa dikategorikan sebagai kawasan yang rawan akan terjadinya bencana geologi baik itu bencana kegempaan, longsor serta bencana air laut misal tsunami. • Bencana kegempaan masih rawan terlebih lagi kawasan yang berada di pesisir pantai Perkotaan Idi, • Bencana kelautan yang dapat diindikasi sebagai bentuk antisipasi adalah kemungkinan terjadinya bencana tsunami atau gelombang pasang air laut. • Pola drainase perkotaan yang utamanya memanfaatkan pola aliran sungai, permasalahan terjadi akibat adanya beberapa alur sungai yang mengalami pendangkalan dan penyempitan • Terkait dengan bentuk fisiografi Perkotaan Idi merupakan wilayah yang relatif datar (Kawasan pantai sampai batas jalan utama) apabila terjadi hujan kawasan tersebut merupakan tempat berkumpulnya aliran air. • Struktur ruang perkotaan eksisting dapat dicirikan bahwa struktur ruang Perkotaan Idi merupakan perpaduan antara struktur konsentris – linier.
B2. Permasalahan Pengembangan Sarana Prasarana Perkotaan • Perkotaan Idi sebagai pusat orientasi dalam pelayanan bagi penduduk kabupaten sehingga penyediaan sarana prasarana

perkotaan tidak hanya untuk pelayanan lingkup perkotaan saja akan tetapi juga untuk pelayanan skala kabupaten. • Peningkatan kegiatan pelabuhan kelautan dari PPI menjadi Pelabuhan Perikanan Nusantara akan menuntut ketersediaan prasarana pelabuhan yang memadai.

97°44'

97°45'

97°46'

97°47'

97°48'

97°49'

Ulee Blang

Tanjong Kapai

Ketapang Mameh

RENCANA TATA RUANG WILAYAH PERKOTAAN IDI KABUPATEN ACEH TIMUR
Gambar 2.2

4°58'

Kuala Idi

SELAT MALAKA

Gampong Jalan Buket Meulintang

Gampong Baro

PETA POTENSI DAN DAYA DUKUNG LAHAN KOTA IDI
4°57'

Buket Juara Blang Geulumpang Buket Pala Keude Blang Keude Aceh

Keterangan :
# Y
Ibukota Kecamatan Batas Desa Batas Kecamatan Jalan Arteri Primer Jalan Kolektor Sekunder Jalan Lokal Jalan Kereta Api Sungai Laut Kawasan Potensial Perkotaan Kawasan Manfaat Bersyarat (Faktor Lereng) Kawaan Manfaat Bersyarat (Faktor Gejala Alam/ Landa Tsunami)

# Y
Gampong Jawa

Gampong Aceh Meunasah Puuk Kuala Pdw Puntong Gampong Blang

Gampong Tanjong Bentayan Timur Tanah Anoe Seuneubok Rambong

4°56'

Matang Rayeuk (PP)

Seuneubok Bacee Matang Bungong

KEC . DARUL IHSAN
Seuneubok Tengah (SMK) Matang Rayeuk (SMK) Titi Baro

4°55'

Seuneubok Barat Meunasah Jeumpa

Ketapang Dua Seuneubok Timur

Sumber : - Hasil Analisis - Peta Bakosurtanal 1 : 50.000 - SIM CENTRE - Pusdatin BRR - Survey Lapangan Tahun 2007 0 0.4 0.8 1.2 2 Km

4°54'

Seuneubok Tengoh (PP) Seuneubok Dalam

KAWASAN PERKOTAAN IDI

DINAS PE TAAN DAN PE RKO RMUKIMAN PRO VINSI NANG RO ACEH DARUSSALAM G E TAHUN ANG ARAN 2007 G

II - 5

B3. Permasalahan Transportasi

•Dari sisi kuantitas, sesuai kondisi eksisting jaringan jalan Perkotaan Idi dianggap belum memadai karena dikaitkan dengan adanya pengembagan kegiatan utama seperti kawasan perkantoran (di bagian tenggara-selatan) dan kegiatan pelabuhan perikanan kuala Idi beserta sarana pendukungnya (di bagian utara) akan membutuhkan jaringan jalan yang memadai •Dari segi kualitasnya baik dari sisi lebar maupun kondisi jalannya terutama untuk keluar masuk angkutan umum tujuan luar kota dan angkutan yang keluar masuk pelabuhan. •Dalam lingkup perkotaan, permasalahan sistem transportasi yang dapat diidentifikasi pada kondisi saat ini adalah belum optimalnya ketersediaan sarana terminal dan ketersediaan jaringan pelayanan angkutan umum terutama bagi pergerakan dari/menuju Perkotaan Idi. •Dari segi prasarana jalan, masih banyak ditemui kondisi permukaan jalan yang berupa tanah dan batu. Kondisi ini tentunya sangat mempengaruhi pola pergerakan dan kemudahan pencapaian antar bagian wilayah perkotaan kota maupun hubungan dengan wilayah-wilayah sekitar.
B4. Permasalahan Perkembangan dan Distribusi Penduduk

•Kawasan yang diindikasi merupakan pusat kota (Desa Gampong Jawa) merupakan wilayah terpadat penduduknya. Sedangkan desa lainnya sebaran permukiman penduduk sangatlah sporadis. •Penanganan permasalahan kependudukan dapat didekati melalui pendistribusian penduduk secara merata dalam wilayah dengan penempatan pusat pelayanan yang dilengkapi dengan sarana-sarana penunjang kehidupan penduduk sehari-sehari.

VIII. KONSEP STRUKTUR DAN ARAHAN PEMANFAATAN
97°44' 97°45' 97°46' 97°47' 97°48' 97°49'

Kawasan Budidaya Perkotaan
Buket Meulintang

Ulee Blang

Tanjong Kapai

Ketapang Mameh

Kawasan Lindung/Sempadan Pantai

RENCANA TATA RUANG WILAYAH PERKOTAAN IDI KABUPATEN ACEH TIMUR
Gambar 5.20

4°58'

Kuala Idi

Gampong Jalan

Gampong Baro

Kawasan Budidaya Non Perkotaan
4°57'
Blang Geulumpang

SELAT MALAKA

PETA KONSEP STRUKTUR DAN ARAHAN PEMANFAATAN RUANG
Keterangan :
F1 = Pusat Primer (Perdagangan dan Perikanan Regional F2 = Pusat Sekunder (Pusat Pemerintahan Kabupaten) Ibukota Kecamatan Batas Desa Batas Kecamatan Jalan Arteri Primer Jalan Kolektor Sekunder Jalan Lokal Jalan Kereta Api Sungai Laut Kawasan Budidaya Non Perkotaan Kawasan Budidaya Perkotaan Kawasan Lindung (Konservasi Sungai dan Pantai)

Buket Juara

Buket Pala Keude Blang

Keude Aceh

# Y
Gampong Jawa

Gampong Aceh Meunasah Puuk Kuala Pdw Puntong Gampong Blang

# Y

Kawasan Lindung/Sempadan Sungai

Gampong Tanjong Bentayan Timur Tanah Anoe Seuneubok Rambong

4°56'

Matang Rayeuk (PP)

Seuneubok Bacee Matang Bungong

KEC . DARUL IHSAN

Kawasan Budidaya Non Perkotaan
Meunasah Jeumpa

Seuneubok Tengah (SMK) Matang Rayeuk (SMK) Titi Baro

4°55'

Seuneubok Barat

Ketapang Dua Seuneubok Timur

Kawasan Budidaya Perkotaan
4°54'

Sumber : - Hasil Analisis - Peta Bakosurtanal 1 : 50.000 - SIM CENTRE - Pusdatin BRR - Survey Lapangan Tahun 2007

Seuneubok Tengoh (PP) Seuneubok Dalam

0

0.5

1

2 Km

KAWASAN PERKOTAAN IDI

DINAS PE TAAN DAN PE RKO RMUKIMAN PRO VINSI NANG RO ACE DARUSSALAM G E H TAHUN ANG ARAN 2007 G

VIII. RENCANA TATA RUANG KAWASAN PERKOTAAN IDI
A. 1 Rencana Struktur Ruang Sistem Pusat-Pusat Pelayanan a. Pusat Utama Kota Titik sentral pengembangan pusat utama ini berada pada kawasan Gampong Jawa, cakupan pelayanan bagi wilayah kabupaten, potensi utama kota yaitu di sektor perdagangan dan jasa, kegiatan perikanan laut. b. Pusat Sekunder Kota Titik pusat pengembangannya sekunder ini adalah di kawasan Titi Baro dan Seuneubok Tengah (SMK). Fungsi puat sekunder ini adalah untuk mengantisipasi akumulasi beban pusat utama kota serta untuk memacu perkembangan bagian kota terutama ke arah tenggara - selatan. c. Sub Pusat Kota (Pusat BWK) Pengembangan sub pusat Perkotaan Idi adalah bagi pelayanan di Tanoh Anoe, sub pusat kota difungsikan sebagai titik pusat pelayanan dengan cakupan wilayah terbatas. Konsep pengembangan sub pusat ini adalah pelayanan bagi penduduk di sebagian wilayah kota (BWK) yang dikembangkan. d. Pusat Lingkungan (SBWK) Pusat lingkungan merupakan jenjang pusat pelayanan paling rendah dimana jangkauan pelayanannya adalah penduduk dalam satu lingkungan permukiman. Jangkauan wilayah pelayanan merupakan adalah melayani wilayah-wilayah dalam SBWK.

A. 2 Pembagian Wilayah Kota (BWK)
BWK
BWK A (Pusat Kota)

Desa
Gampong Jawa, Gampong Jalan Kuala Idi, Ketapang Mameh, Keude Aceh, Gamppong Aceh Blang Geulumpang, Gampong Baro, Gampong Blang
-

Fungsi
- Pusat Perkantoran swasta -- Pusat Perdagangan dan jasa -- Pusat kegiatan perikanan laut

Skala Pelayanan
Regional dan Lokal

Sarana & Prasarana yg sudah ada - Pendidikan - Kesehatan - Peribadatan - Perekonomian - Listrik - Telepon

Keb Sapras Penunjang Fungsi
Industri pengolahan hasil perikanan laut, sekolah kejuruan yang meunjang kegiatan kelautan

Luas (Ha)
1.559

BWK B

Tanoh Anoe, Gampong Tanjong Kuala Pdw Puntong, Seuneubok Bacee, Seuneubok Rambong

- Pusat Pelayanan kesehatan - Permukiman

Lokal dan BWK l

- Pendidikan - Kesehatan - Peribadatan - Perekonomian - Listrik - Telepon
- Pendidikan - Kesehatan - Peribadatan - Perekonomian - Listrik - Telepon

Rumah Sakit, Apotik

1.220

BWK C

Titi Baro, Seuneubok Tengoh (SMK), - Pusat Perkantoran Pemerintahan Seuneubok Teungoh (PR), Matang Kabupaten Rayeuk (PR), Matang Bungong - Permukiman

Regional dan BWK

- Fasilitas pelayanan umum - Terminal Regional (Alternatif)

1.634

97°44'

97°45'

97°46'

97°47'

97°48'

97°49'

SUB BWK A2
- Perumahan Perkantoran & Perdesaan - Perkantoran Tanjong Kapai - Komersial - Jasa Komersial - Sempadan Sungai

Ulee Blang

SUB BWK A1
- Perumahan Perdesaan & Perkotaan - Pelabuhan Ikan - Terminal Kota - Pasar Regional - Perkantoran Pemerintahan SELAT MALAKA - Pertokoan/Komersial - Jasa Komersial - Industri Bahan - Pendidikan Kejuruan - Pergudangan - Sempadan Pantai & Sungai

Ketapang Mameh

RENCANA TATA RUANG WILAYAH PERKOTAAN IDI KABUPATEN ACEH TIMUR

4°58'

Kuala Idi

Gampong Jalan Buket Meulintang

[ %
Gampong Baro

RENCANA SISTEM PUSAT PELAYANAN BWK
4°57'

Buket Juara Blang Geulumpang Keude Aceh

Keterangan :
# Y [ % r # Y
Ibukota Kecamatan Sub Pusat BWK Pusat BWK Pusat Kota & Pusat WBK Batas Desa Batas Kecamatan Batas Sub BWK Batas BWK Jalan Arteri Primer Jalan Kolektor Sekunder Jalan Lokal Jalan Kereta Api Arah Orientasi Ke Pusat Kota Arah Orientasi Ke Pusat BWK Sungai Laut

Buket Pala Keude Blang

# 'Y
Gampong Jawa

Gampong Aceh Meunasah Puuk

SUB BWK B1
Kuala Pdw Puntong

'
4°56'

[ %
Gampong Blang

[ %
Gampong Tanjong Bentayan Timur Tanah Anoe

- Pelayanan Kesehatan (RS) - Perumahan Perdesaan & Perkotaan - Pendidikan Menengah - Perikanan Tambak - Pertanian Sawah - Sempadan Sungai & Pantai

r
Seuneubok Rambong Matang Rayeuk (PP)

Seuneubok Bacee

[ %
Matang Bungong

[ %
KEC . DARUL IHSAN

SUB BWK B2
Seuneubok Tengah (SMK) Titi Baro

r
4°55'
Matang Rayeuk (SMK)

- Perumahan, Pertokoan & Perdesaan - Perdagangan Komersial Lokal - Sempadan Sungai

Seuneubok Barat Meunasah Jeumpa

[ %

Ketapang Dua Seuneubok Timur

SUB BWK C2
- Perumahan, Pertokoan & Perdesaan - Perkantoran, Pemerintahan Kabupaten - Ruang Terbuka Hijau - Sempadan Sungai
Seuneubok Tengoh (PP) Seuneubok Dalam

SUB BWK C1
- Pelayanan Kesehatan (RS) - Perumahan Pedesaan Perkotaan - Pendidikan Menengah - Perikanan Tambak - Pertanian Sawah - Sempadan Sungai & Pantai

Sumber : - Hasil Rencana - Peta Bakosurtanal 1 : 50.000 - SIM CENTRE - Pusdatin BRR - Survey Lapangan Tahun 2007

4°54'

0

0.4

0.8

1.2

2 Km

KAWASAN PERKOTAAN IDI

DIN PE AS RKO TAAN DAN PE RMU KIMAN PRO VINSI NANG RO AC H DARUSSALAM G E E TAHUN ANG ARAN 2007 G

97°44'

97°45'

97°46'

97°47'

97°48'

97°49'

Ulee Blang

BAGIAN WILAYAH KOTA A
Tanjong Kapai Ketapang Mameh

Proyeksi

Daya Tampung (Max)

Kuala Idi

Wilayah 17.047 SELAT 124.720

Arahan Kepadatan Potensial (Jiwa/Ha) 77.920 MALAKA 60-80

RENCANA TATA RUANG WILAYAH PERKOTAAN IDI KABUPATEN ACEH TIMUR

4°58'

Gampong Jalan Buket Meulintang

Gampong Baro

PETA RENCANA PENGATURAN PENDUDUK
4°57'
Blang Geulumpang

Buket Juara

BAGIAN WILAYAH KOTA B
Proyeksi Daya Tampung (Max) Wilayah 73.200 Potensial 48.800 Arahan Kepadatan (Jiwa/Ha) 40 - 60

Keterangan :
# Y
Ibukota Kecamatan Batas Desa Batas Kecamatan Batas Wilayah Perkotaan Idi Jalan Arteri Primer Jalan Kolektor Sekunder Jalan Lokal Jalan Kereta Api Sungai Laut

Buket Pala Keude Blang

Keude Aceh

Y #
Gampong Jawa

83.49

Gampong Aceh Meunasah Puuk Kuala Pdw Puntong Gampong Blang

[ %
Gampong Tanjong Bentayan Timur Tanah Anoe Seuneubok Rambong

4°56'

Matang Rayeuk (PP)

Seuneubok Bacee Matang Bungong

KEC . DARUL IHSAN
4°55'
Seuneubok Tengah (SMK) Matang Rayeuk (SMK) Titi Baro

Seuneubok Barat Meunasah Jeumpa

Ketapang Dua Seuneubok Timur

BAGIAN WILAYAH KOTA C
Proyeksi 3.401 Daya Tampung (Max) Wilayah 65.360 Potensial 40..800 Arahan Kepadatan (Jiwa/Ha) 20 - 40
Seuneubok Tengoh (PP) Seuneubok Dalam

Sumber : - Hasil rENCANA - Peta Bakosurtanal 1 : 50.000 - SIM CENTRE - Pusdatin BRR - Survey Lapangan Tahun 2007

4°54'

0

0.4

0.8

1.2

2 Km

KAWASAN PERKOTAAN IDI

DIN PE TAAN DAN PE AS RKO RMU KIMAN PRO VINSI NANG RO AC H DARUSSALAM G E E TAHUN ANG ARAN 2007 G

Rencana Pengembangan Sistem Transportasi
97°44' 97°45' 97°46' 97°47' 97°48' 97°49'

Ulee Blang

Tanjong Kapai

Ketapang Mameh

Terminal Dalam Kota
Kuala Idi

RENCANA TATA RUANG WILAYAH PERKOTAAN IDI KABUPATEN ACEH TIMUR
Gambar 5.6

4°58'

SELAT MALAKA

Gampong Jalan Buket Meulintang

Gampong Baro

Buket Juara

# þ
Blang Geulumpang Keude Aceh

Pengembangan Jalan Utama Kota + 6,67Km
Buket Pala Meunasah Puuk

Rencana Jalan ke/dari Pelabuhan + 6,21 Km

RENCANA PENGEMBANGAN SISTEM TRANSPORTASI
4°57'

Keterangan :
# Y
Ibukota Kecamatan Batas Desa Batas Kecamatan Jalan Arteri Primer Jalan Kolektor Sekunder Jalan Lokal Jalan Kereta Api Rencana Jaringan Jalan Regional (Lingkar Barat) --> Arteri Primer Rencana Jaringan Jalan ke/dari Pelabuhan --> Kolektor Sekunder Sungai Laut Terminal Lokal (Sub Terminal) Alternatif Rencana Lokasi Terminal Regional

Keude Blang

# Y
Gampong Jawa

Gampong Aceh Kuala Pdw Puntong Gampong Blang

Gampong Tanjong Bentayan Timur Tanah Anoe Seuneubok Rambong

4°56'

Matang Rayeuk (PP)

Seuneubok Bacee Matang Bungong

# þ % a

KEC . DARUL IHSAN

Rencana Jalan Regional + 8,89 Km
Meunasah Jeumpa

Seuneubok Tengah (SMK) Matang Rayeuk (SMK) Titi Baro

4°55'

Seuneubok Barat

Ketapang Dua Seuneubok Timur

% a

Sumber : - Hasil Rencana - Peta Bakosurtanal 1 : 50.000 - SIM CENTRE - Pusdatin BRR - Survey Lapangan Tahun 2007 0 0.4 0.8 1.2 2 Km

4°54'

Rencana Terminal Regional

Seuneubok Tengoh (PP)

Seuneubok Dalam

KAWASAN PERKOTAAN IDI

DINAS PE RKO TAAN DAN PE RMUKIMAN PRO VINSI NANG RO AC H DARUSSALAM G E E TAHUN ANG ARAN 2007 G

97°44'

97°45'

97°46'

97°47'

97°48'

97°49'

Ulee Blang

Tanjong Kapai

Ketapang Mameh

RENCANA TATA RUANG WILAYAH PERKOTAAN IDI KABUPATEN ACEH TIMUR PETA RENCANA POLA PEMANFAATAN RUANG

4°58'

Kuala Idi

SELAT MALAKA

Gampong Jalan Buket Meulintang

Gampong Baro

Buket Juara

# þ
Buket Pala Keude Blang Keude Aceh

Blang Geulumpang

Keterangan : Ibukota Kecamatan # Y

4°57'

Y #
Gampong Jawa

Gampong Aceh Meunasah Puuk Kuala Pdw Puntong Gampong Blang

Gampong Tanjong Bentayan Timur Tanah Anoe Seuneubok Rambong

Matang Rayeuk (PP)

Seuneubok Bacee Matang Bungong

KEC . DARUL IHSAN
Seuneubok Tengah (SMK) Matang Rayeuk (SMK) Titi Baro

Seuneubok Barat Meunasah Jeumpa

Ketapang Dua Seuneubok Timur

Batas Desa Batas Kecamatan Jalan Arteri Primer Jalan Kolektor Sekunder Jalan Lokal Jalan Kereta Api Rencana Jaringan Jalan Regional (Lingkar Barat) --> Arteri Primer Rencana Jaringan Jalan ke/dari Pelabuhan --> Kolektor Sekunder Sungai Laut Kawasan Budi Daya Kawasan Perumahan kawasan Pemerintahan Kawasan Perdagangan Kawasan Jasa Kawasan Pelabuhan Kawasan Perkantoran Kawasan Pendidikan Kawasan Kesehatan Kawasan Tambak Kawasan Pertanian Kawasan Perumahan Terbatas Terminal Lokal Terminal Regional Industri Pergudangan Kawasan Lindung Kawasan Sempadan Sungai Kawasan Sempadan Pantai RTH Lahan Cadangan Pengembangan

4°56' 4°55' 4°54'

% a
Seuneubok Tengoh (PP) Seuneubok Dalam

Sumber : - Hasil Rencana - Peta Bakosurtanal 1 : 50.000 - SIM CENTRE - Pusdatin BRR - Survey Lapangan Tahun 2007

0

0.4

0.8

1.2

2 Km

KAWASAN PERKOTAAN IDI

DIN PE AS RKO TAAN DAN PE RMU KIMAN PRO VINSI NANG RO AC H DARUSSALAM G E E TAHUN ANG ARAN 2007 G

97°44'

97°45'

97°46'

97°47'

97°48'

97°49'

Ulee Blang

KAWASAN PELABUHAN

Tanjong Kapai

KDB (%) KLB (%) 60 - 80 60 - 160
Ketapang Mameh

RENCANA TATA RUANG WILAYAH PERKOTAAN IDI KABUPATEN ACEH TIMUR
Gambar 6.8

4°58'

KAWASAN PERDAGANGAN
Kuala Idi

SELAT MALAKA

Gampong Jalan Buket Meulintang

Gampong Baro

% [

KDB (%) KLB (%) 60 - 80 60 - 240
KAWASAN PERKANTORAN

PETA RENCANA INTENSITAS PENGATURAN PEMANFAATAN RUANG
4°57'

Buket Juara Blang Geulumpang Buket Pala Keude Blang Keude Aceh

KDB (%) KLB (%) 60 - 80 60 - 160
KAWASAN KESEHATAN

Keterangan : # Y Ibukota Kecamatan
Batas Desa Batas Kecamatan Batas Sub BWK Batas BWK Jalan Arteri Primer Jalan Kolektor Sekunder Jalan Lokal Jalan Kereta Api Sungai Laut

# 'Y
Gampong Jawa

Gampong Aceh Meunasah Puuk

KDB (%) KLB (%) 20 - 40 20 - 80
Kuala Pdw Puntong

% [

Gampong Blang

% [
Gampong Tanjong Bentayan Timur Tanah Anoe

KAWASAN BUDIDAYA NON PERKOTAAN

r
Seuneubok Rambong Matang Rayeuk (PP)

KDB (%) KLB (%) 60 - 80 60 - 160

4°56'

Seuneubok Bacee

% [
Matang Bungong

# 'Y r % [

% [
KEC . DARUL IHSAN
Seuneubok Tengah (SMK) Titi Baro

r
4°55'
Matang Rayeuk (SMK)

KAWASAN LAHAN CADANGAN

KDB (%) KLB (%) 0 - 20 0 - 20

Seuneubok Barat Meunasah Jeumpa

% [

KDB KLB Pusat Kota 60 - 80 , 60 - 240 Pusat BWK 60 - 80 , 60 - 160 Pusat Sub BWK 40 - 80 , 40 - 80 Kawasan Budi Daya Non Perkotaan (Pertanian, Perikanan) Kawasan Lahan Cadangan Kawasan Pengembangan Perumahan KDB KLB - Kav Besar 20 - 60 20 - 120 - Kav Sedang 40 - 80 40 - 240 - Kav Kecil 40 - 80 40 - 160

Ketapang Dua Seuneubok Timur

KAWASAN PEMERINTAHAN

KDB (%) KLB (%) 40 - 60 40 - 120
Seuneubok Tengoh (PP) Seuneubok Dalam

Sumber : - Hasil Rencana - Peta Bakosurtanal 1 : 50.000 - SIM CENTRE - Pusdatin BRR - Survey Lapangan Tahun 2007

4°54'

0

0.7

1.4

2.8 Km

KAWASAN PERKOTAAN IDI

DINAS PE RKO TAAN DAN PE RMUKIMAN PRO VINSI NANG RO AC H DARUSSALAM G E E TAHUN ANG ARAN 2007 G

ARAN 2007 G


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: Master, Plan, City
Stats:
views:1026
posted:6/26/2009
language:Indonesian
pages:22