Docstoc

Apa dan Bagaimana Teknologi Komunikasi dan informasi dalam Pendidikan

Document Sample
Apa dan Bagaimana Teknologi Komunikasi dan informasi dalam Pendidikan Powered By Docstoc
					                       TUGAS MANDIRI



MATA KULIAH           : Teknologi Komunikasi dan Informasi dalam

Pendidikan

NAMA                  : JERRY H. MAKAWIMBANG

NIM                   : 10 410 127

PRODI                 : MANAJEMEN PENDIDIKAN

KELAS                 : A1

DOSEN MATA KULIAH     : Prof. Dr. H. Sumual, M.Si



                             SOAL



APA DAN BAGAIMANA TEKNOLOGI KOMUNIKASI & INFORMASI

DALAM PENDID IDIKAN
                             JAWABAN



A. APA YANG DIKMAKSUD TEKNOLOGI KOMUNIKASI & INFORMASI

 DALAM PENDID IDIKAN

     Upaya-upaya peningkatan kualitas serta kuantitas pendidikan telah

 dilakukan oleh pihak pemerintah, walau sampai saat ini hasilnya belum

 memuaskan. Usaha yang dilakukan oleh pemerintah biasanya bersifat

 konstitusional demi mendapatkan lulusan dari sekolah yang kompetitif

 dan siap bersaing secara global, misalnya dengan menetapkan angka

 batas minimal kelulusan UAN (sebesar 4,25?). Menurut saya, hal ini

 bukannya cara memperbaiki mutu pendidikan melainkan justru nampak

 sepertinya kita hendak menjegal generasi kita. Apabila kita amati

 dengan seksama, apa sebenarnya yang menjadi inti permasalahan

 pada dunia pendidikan, mungkin jauh lebih sulit dari menggantang

 asap. Berbagai hal dapat saja dipersalahkan sebagai pokok masalah

 yang menghambat kemajuan dunia pendidikan diIndonesia. Namun

 demikian, yang jelas-jelas dapat kita temukan sebagai suatu kecacatan

 ialah proses belajar mengajar konvensional yang mengandalkan tatap

 muka antara guru dan murid, dosen dengan mahasiswa, pelatih dengan

 peserta latihan, bagaimanapun merupakan sasaran empuk yang paling

 mudah menjadi sasaran bagi suara-suara kritis yang menghendaki

 peningkatan kualitas pada dunia pendidikan. Ketidakefektifan adalah

 kata yang paling cocok untuk sistem ini, sebab seiring dengan
perkembangan zaman, pertukaran informasi menjadi semakin cepat

dan instan, namun institut yang masih menggunakan sistem tradisional

ini mengajar (di jenjang sekolah tinggi kita anggap memberikan

informasi)   dengan   sangat   lambat    dan    tidak   seiring    dengan

perkembangan TIK. Sistem konvensional ini seharusnya sudah

ditinggalkan sejak ditemukannya media komunikasi multimedia. Karena

sifat Internet yang dapat dihubungi setiap saat, artinya siswa dapat

memanfaatkan program-program pendidikan yang               disediakan di

jaringan Internet kapan saja sesuai dengan waktu luang mereka

sehingga kendala ruang dan waktu yang mereka hadapi untuk mencari

sumber belajar dapat teratasi. Dengan perkembangan pesat di bidang

teknologi telekomunikasi, multimedia, dan informasi; mendengarkan

ceramah, mencatat di atas kertas sudah tentu ketinggalan jaman.

1. Arti TEKNOLOGI KOMUNIKASI & INFORMASI dari berbagai

   pendapat.

     TEKNOLOGI KOMUNIKASI & INFORMASI adalah berbagai

      aspek    yang   melibatkan   teknologi,   rekayasa     dan    teknik

      pengelolaan     yang   digunakan   dalam     pengendalian       dan

      pemrosesan informasi serta penggunaannya, komputer dan

      hubungan komputer dan manusia, serta hal yang berkaitan

      dengan sosial, ekonomi dan kebudayaan [British Advisory

      Council for applied Research and Development: Report on

      Information Technology; H.M. Stationery Office, 1980).
 TEKNOLOGI KOMUNIKASI & INFORMASI yaitu semua bentuk

  teknologi yang terlibat dalam pengumpulan, memanipulasi,

  komunikasi, presentasi dan menggunakan data (data yang

  ditransformasi menjadi informasi) [E.W. Martin et al. 1994.

  Managing Information Technology: What Managers Need to

  Know. New York :Prentice Hall].

 TEKNOLOGI KOMUNIKASI & INFORMASI atau dalam bahasa

  Inggris dikenal dengan istilah Information and Communication

  Technologies (ICT), adalah payung besar terminologi yang

  mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan

  menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu

  teknologi     informasi    dan     teknologi   komunikasi.   Teknologi

  informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses,

  penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan

  informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala

  sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk

  memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke

  lainnya.

 UNESCO         (2004)      mendefenisikan      bahwa     TEKNOLOGI

  KOMUNIKASI & INFORMASI adalah teknologi yang digunakan

  untuk      berkomunikasi     dan     menciptakan,    mengelola    dan

  mendistribusikan informasi.
 2. Arti TEKNOLOGI KOMUNIKASI & INFORMASI Dalam Pendididikan

         Arti   TEKNOLOGI      KOMUNIKASI      &    INFORMASI       dalam

          pendidikan adalah tersedianya saluran atau sarana yang dapat

          diapakai untuk menyiarkan program pendidikan.

         Arti   TEKNOLOGI      KOMUNIKASI      &    INFORMASI       dalam

          pendidikan adalah program kerja untuk mengimplementasikan

          satu paket sistem aplikasi komputer untuk mendukung proses

          belajar mengajar dan kegiatan administrasi di sekolah.



B. BAGAIMANA TEKNOLOGI KOMUNIKASI & INFORMASI DALAM

  PENDIDIDIKAN.

         Pengembangan Tekonologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada

  hakekatnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  Kenyataan menunjukan TIK telah membawa perubahan penting dalam

  perkembangan peradaban dunia terutama ekonomi. Bahkan abad ke-

  21 diyakini akan menjadi abad baru yang disebut era informasi-

  ekonomi (digital-economic) dengan cirri khas perdagangan yang

  memanfaatkan peralatan elektronik (electronic commerce). Keadaan

  ini     mengakibatkan    adanya     pergeseran    paradigma      strategis

  pembangunan masyarakat dunia dari era industri menuju informasi.

  Dari berbagai peranan TIK salah satunya yaitu peranan Teknlogi

  Informasi dan Komunikasi di bidang pendidikan (e-education) tidak

  dapat dihindarkan lagi. Misalnya tidak mungkin lagi mengecek jumlah
siswa yang hadir mengikuti pelajaran dari tahun ke tahun hanya

dengan catatan di buku tahunan saja, demikian juga hasil nilai siswa

yang diperoleh selama mengkuti pendidikan hanya mengandalkan

buku nilai guru, leger sekolah atau buku induk sekolah , begitu pula

pekerjaan sederhana apapun pekerjaan akan menjadi lebih efisien jika

menggunakan computer. Pendidikan yang menggunakan sarana TIK

terutama internet biasa disebut e-education. Kecenderungan dunia

pendidikan di Indonesia pada masa yang mendatang hubungannya

dengan perkembangan TIK sebagai berikut :

   Berkembangnya pendidikan terbuka dengan cara belajar jarak

    jauh (distance learning). Untuk menyelenggarakan pendidikan

    terbuka dan jarak jauh perlu dimasuka sebagai setrategi utama

    pendidikan jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi internet

    secara maksimal dapat memberikan efektifitas dalam hal waktu,

    tempat bahkan meningkatkan kualitas pendidikan.

   Terjadinya sharing resource (berbagi sumber daya) antara

    lembaga pendidikan dan pelatihan .

   Perpustakaan dan instrument pendidikan lainnya misalnya guru

    dan laboratorium berfungsi sebagai fasilitator bukannya sumber

    informasi.

   Penggunaan perangkat informasi interaktif seperti CD-ROM

    multimedia yang secara bertahap akan menggantikan fungsi

    papan tulis.
Manfaat internet bagi bidang pendidikan di Indonesia antara lain akan

mendapatkan akses keperpustakaan, direktori sekolah, para pakar

dapat melalukan perkuliahan secara online, penyediaan sarana

informasi   akademik    lembaga       pendidikan secara     online   dapat

melaksankan kerjasama dengan lembaga lain melalui internet serta

melakukan marketing dan promosi hasil karya penelitian secara lebih

efisien. Disamping itu kita dapat merancang program artificial

intelegence untuk membuat sebuah model rencana pengajaran.

Perkembangan TIK di bidang pendidikan memungkinkan adanya

sistem belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk

menghubungan antara mahasiswa dengan dosennya. Melihat nilai

mahasiswa secara online, mengecek keuangan, mengecek jadwal

kuliah mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen. Sistem

pendidikan TIK terbukti telah berhasil menurunkan angka putus

sekolah dan meningkatkan nilai rata -rata ujian.

1. Penggunaan TIK Dalam Dunia Pendidikan

        Arti TIK bagi dunia pendidikan seharusnya berarti tersedianya

    saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan

    program pendidikan. Namun hal Pemanfaatan TIK ini di Indonesia

    baru    memasuki    tahap   mempelajari      berbagai   kemungkinan

    pengembangan dan penerapan TIK untuk pendidikan memasuki

    milenium ketiga ini. Padahal penggunaan TIK ini telah bukanlah

    suatu wacana       yang   asing    di   negeri   Paman Sam sana.
Pemanfaatan IT dalam bidang pendidikan sudah merupakan

kelaziman di Amerika Serikat pada dasawarsa yang telah lalu. Ini

merupakan salah satu bukti       utama ketertinggalan bangsa

Indonesia dengan bangsa-bangsa di dunia.            Informasi yang

diwakilkan oleh komputer yang terhubung dengan internet sebagai

media utamanya telah mampu memberikan kontribusi yang

demikian besar bagi proses pendidikan. Teknologi interaktif ini

memberikan katalis bagi terjadinya perubahan medasar terhadap

peran guru: dari informasi ke transformasi. Setiap sistem sekolah

harus bersifat moderat terhadap teknologi yang memampukan

mereka untuk belajar dengan lebih cepa t, lebih baik, dan lebih

cerdas. Dan Teknologi Informasi dan komunikasi yang menjadi

kunci untuk menuju model sekolah masa depan yang lebih baik.

Usaha-usaha dari anak-anak bangsa juga terus dilakukan untuk

mengejar    ketertinggalan   bangsa     Indonesia     dalam    ha l

penyampaian proses      pendidikan dengan penggunaan          TIK.

Semisalnya, baru-baru ini Telkom, Indosat, dan Institut Teknologi

Bandung (ITB) menyatakan kesiapannya untuk mengembangkan

IT untuk pendidikan di Indonesia, dimulai dengan proyek -proyek

percontohan. Telkom menyatakan akan terus memperbaiki dan

meningkatkan kualitas infrastruktur jaringan telekomunikasi yang

diharapkan dapat menjadi tulang punggung (backbone) bagi

pengembangan dan penerapan IT          untuk pendidikan serta
   implementasi-implementasi lainnya di Indonesia. Bahkan, saat ini

   Telkom mulai mengembangkan teknologi yang memanfaatkan

   ISDN (Integrated Sevices Digital Network) untuk memfasilitasi

   penyelenggaraan konferensi jarak jauh (teleconference) sebagai

   salah satu aplikasi pembelajaran jarak jauh. Banyak aspek dapat

   diajukan untuk dijadikan sebagai alasan-alasan untuk mendukung

   pengembangan dan penerapan IIK untuk pendidikan dalam

   kaitannya dengan peningkatan kualitas pendidikan nasional

   Indonesia. Salah satu aspeknya ialah kondisi geografis Indonesia

   dengan sekian banyaknya pulau yang terpencar-pencar dan

   kontur permukaan buminya yang seringkali tidak bersahabat,

   biasanya     diajukan   untuk   menjagokan     pengembangan       dan

   penerapan TIK      untuk    pendidikan. TIK   sangat mampu dan

   dijagokan agar menjadi fasilitator         utama   untuk meratakan

   pendidikan di bumi Nusantara, sebab TIK yang mengandalkan

   kemampuan pembelajaran jarak jauhnya tidak terpisah oleh

   ruang, jarak dan waktu. Demi penggapaian daerah-daerah yang

   sulit tentunya diharapkan penerapan ini agar dilakukan sesegera

   mungkin di Indonesia.

2. IMPLIKASI TIK DI DUNIA PENDIDIKAN INDONESIA

       E-education, istilah ini mungkin masih asing bagi bangsa

   Indonesia.    e-education    (Electronic   Education)   ialah   istilah

   penggunaan IT di bidang Pendidikan. Internet membuka sumber
   informasi yang tadinya susah diakses. Akses terhadap sumber

   informasi bukan menjadi masalah lagi. Perpustakaan merupakan

   salah satu sumber informasi yang mahal harganya. (Berapa

   banyak perpustakaan di Indonesia, dan bagaimana kualitasnya?)

   Adanya Internet memungkinkan seseorang di Indonesia untuk

   mengakses perpustakaan di Amerika Serikat berupa Digital

   Library. Sudah banyak cerita tentang pertolongan Internet dalam

   penelitian, tugas akhir. Tukar menukar informasi atau tanya jawab

   dengan pakar dapat dilakukan melalui Internet. Tanpa adanya

   Internet    banyak    tugas    akhir   dan    thesis    yang   mungkin

   membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk diselesaikan.

3. Pemanfaatan TIK Bagi Institut Pendidikan

   Pesatnya perkembangan TIK , khususnya internet, memungkinkan

   pengembangan layanan informasi yang lebih baik dalam suatu

   institusi      pendidikan.     Dilingkungan      perguruan      tinggi,

   pemanfaatan TIK lainnya yaitu diwujudkan dalam suatu sistem

   yang disebut electronic university (e-University). Pengembangan

   e-University     bertujuan    untuk    mendukung       penyelenggaraan

   pendidikan, sehingga         perguruan tinggi    dapat menyediakan

   layanan informasi yang lebih baik kepada komunitasnya, baik

   didalam maupun diluar perguruan tinggi tersebut melalui internet.

   Layanan pendidikan lain yang bisa dilaksanakan melalui sarana

   internet yaitu dengan menyediakan materi kuliah secara online
dan materi kuliah tersebut dapat diakses oleh siapa saja yang

membutuhkan. Lingkungan Akademis Pendidikan Indonesia yang

mengenal alias sudah akrab dengan Implikasi TIK di bidang

Pendidikan adalah UI dan ITB. Di UI, misalnya, hampir setiap

Fakultas telah memiliki jaringan yang dapat di akses oleh

masyarakat, memberikan informasi bahkan bagi yang sulit

mendapatkannya karena problema ruang dan waktu. Hal ini juga

tentunya sangat membantu bagi calon mahasiswa maupun

mahasiswa atau bahkan alumni yang membutuhkan informasi

tentang biaya kuliah, kurikulum, dosen pembimbing, atau banyak

yang lainnya. Contoh lain adalah Universitas Swasta Bina

Nusantara juga memiliki jaringan Internet yang sangat mantap,

yang melayakkan mereka mendapatkan penghargaan akademi

pendidikan Indonesia dengan situs terbaik. Layanan yang

disediakan pada situs mereka dapat dibandingkan dengan

layanan yang disediakan oleh situs-situs pendidikan luar negeri

seperti Institut Pendidikan California atau Institut Pendidikan

Virginia,   dan   sebagainya.   Pada   tingkat   pendidikan   SMA

implikasi TIK juga sudah mulai dilakukan walau belum mampu

menjajal dengan implikasi-implikasinya pada tingkatan pendidikan

lanjutan. Di SMA ini rata-rata penggunaan internet hanyalah

sebagai fasilitas tambahan dan lagi TIK belum menjadi kurikulum

utama yang diajarkan untuk siswa. TIK belum menjadi media
database utama bagi nilai-nilai, kurikulum, siswa, guru atau yang

lainnya. Namun prospek untuk masa depan, penggunaan TIK di

SMA cukup cerah. Selain untuk melayani Institut pendidikan

secara khusus, adapula yang untuk dunia pendidikan secara

umum di indonesia. Ada juga layanan situs internet yang

menyajikan kegiatan sistem pendidikan di indonesia. situs ini

dimaksudkan untuk merangkum informasi yang berhubungan

dengan perkembangan pendidikan yang terjadi dan untuk

menyajikan sumber umum serta jaringan komunikasi (forum) bagi

administrator sekolah, para pendidik dan para peminat lainnya.

Tujuan utama dari situs ini adalah sebagai wadah untuk saling

berhubungan yang dapat menampung semua sektor utama

pendidikan. Contoh dari situs ini adalah www.pendidikan.net

Disamping   lingkungan pendidikan, misalnya       pada   kegiatan

penelitian kita dapat memanfaatkan internet guna mencari bahan

atau pun data yang dibutuhkan untuk kegiatan tersebut melalui

mesin pencari pada internet. Situs tersebut sangat berguna pada

saat kita membutuhkan artikel, jurnal ataupun referensi yang

dibutuhkan. Situs tersebut contohnya seperti google.com atau

searchindonesia.com     atau    sumpahpalapa.netInisiatif-inisiatif

penggunaan IT dan Internet di luar institusi pendidikan formal

tetapi masih berkaitan dengan lingkungan pendidikan di Indonesia

sudah mulai bermunculan. Salah satu inisiatif yang sekarang
   sudah ada adalah situs penyelenggara “Komunitas Sekolah

   Indonesia”. Situs yang menyelenggarakan kegiatan tersebut

   contohnya plasa.com dan smu-net.com

4. TIK Sebagai Media Pembelajaran Multimedia

       Kerjasama antar pakar dan juga dengan mahasiswa yang

   letaknya berjauhan secara fisik dapat dilakukan dengan lebih

   mudah. Dahulu, seseorang harus berkelana atau berjalan jauh

   menempuh ruang dan waktu untuk menemui seorang pakar untuk

   mendiskusikan sebuah masalah. Saat ini hal ini dapat dilakukan

   dari rumah dengan mengirimkan email. Makalah dan penelitian

   dapat dilakukan dengan saling tukar menukar data melalui

   Internet, via email, ataupun dengan menggunakan mekanisme file

   sharring dan mailing list. Ba yangkan apabila seorang mahasiswa

   di Sulawesi dapat berdiskusi masalah teknologi komputer dengan

   seorang pakar di universitas terkemuka di pulau Jawa. Mahasiswa

   dimanapun di Indonesia dapat mengakses pakar atau dosen yang

   terbaik di Indonesia dan bahkan di dunia. Batasan geografis

   bukan menjadi masalah lagi. Sharing information juga sangat

   dibutuhkan dalam bidang penelitian agar penelitian tidak berulang

   (reinvent the wheel). Hasil-hasil penelitian di perguruan tinggi dan

   lembaga penelitian dapat digunakan bersama-sama sehingga

   mempercepat proses pengembangan ilmu dan teknologi. Virtual

   university merupakan sebuah aplikasi baru bagi Internet. Virtual
university memiliki karakteristik    yang scalable, yaitu dapat

menyediakan pendidikan yang diakses oleh orang banyak. Jika

pendidikan hanya dilakukan dalam kelas biasa, berapa jumlah

orang yang dapat ikut serta dalam satu kelas? Jumlah peserta

mungkin hanya dapat diisi 40 – 50 orang. Virtual university dapat

diakses oleh siapa saja, darimana saja. Penyedia layanan Virtual

University ini adalah www.ibuteledukasi.com . Mungkin sekarang

ini Virtual University layanannya belum efektif karena teknologi

yang masih minim. Namun diharapkan di masa depan Virtual

University ini dapat menggunakan teknologi yang lebih handal

semisal   Video   Streaming   yang    dimasa   mendatang    akan

dihadirkan oleh ISP lokal, sehingga tercipta suatu sistem belajar

mengajar yang efektif yang diimpi-impikan oleh setiap ahli TIK di

dunia Pendidikan. Virtual School juga diharapkan untuk hadir pada

jangka waktu satu dasawarsa ke depan. Bagi Indonesia, manfaat-

manfaat yang disebutkan di atas sudah dapat menjadi alasan

yang kuat untuk menjadikan Internet sebagai infrastruktur bidang

pendidikan. Untuk merangkusmkan manfaat Internet bagi bidang

pendidikan di Indonesia:

 Akses ke perpustakaan;

 Akses ke pakar;

 Melaksanakan kegiatan kuliah secara online;
    Menyediakan layanan informasi akademik suatu institusi

       pendidikan;

      Menyediakan fasilitas mesin pencari data;

      Meyediakan fasilitas diskusi;

    Menyediakan fasilitas direktori alumni dan sekolah;

    Menyediakan fasilitas kerjasama;

    Dan lain – lain.

5. TEKNOLOGI KOMUNIKASI & INFORMASI dalam pembelajaran

      Dalam dunia pendidikan , kehadiran teknologi informasi

       merupakan hal yang tidak bias ditawar-tawar lagi, dan

       merupakan penunjang utama dalam pengembangan dunia

       pendidikan yang semakin hari semakin kompleks, sehingga

       perlu adanya media yang mampu meberikan inovasi dan

       menjadi solusi dari semua persolan pendidikan

      Dalam bidang pendidikan, TEKNOLOGI KOMUNIKASI &

       INFORMASI banyak memiliki peranan. Teknologi Informasi

       seakan telah menjadi pengalihfungsian buku, guru dan sistem

       pengajaran yang sebelumnya masih bersifat konvensional.

       Teknologi informasi menyebabkan ilmu pengetahuan menjadi

       kian berkembang dan berkembang

      Dalam kaitannya dengan proses pembelajaran TEKNOLOGI

       KOMUNIKASI & INFORMASI dimasukan dalam kurikulum,

       sebagai salah satu mata pelajaran. Sebagai mata pelajaran
    TEKNOLOGI KOMUNIKASI & INFORMASI memiliki visi agar

    siswa dapat dan terbiasa menggunakan perangkat Teknologi

    Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal untuk

    mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan

    belajar, bekerja, dan aktifitas lainnya sehingga siswa mampu

    berkreasi,        mengembangkan             sikap         imaginatif,

    mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah

    beradaptasi dengan perkembangan baru di lingkungannya.

   TEKNOLOGI KOMUNIKASI & INFORMASI dalam pendidikan

    antara lain diciptakannya model-model pembelajaran ataupun

    media     pembelajaran      yang     berbasiskan      TEKNOLOGI

    KOMUNIKASI & INFORMASI, baik berupa CD pembelajaran

    interaktif maupun modul – modul materi pembelajaran yang

    bisa memberikan kemudahan pada peserta didik untuk

    memahami materi tersebut.

   Menurut Rosenberg (2001), berkembangnya penggunaan

    TEKNOLOGI KOMUNIKASI & INFORMASI menyebabkan

    lima pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu: (1) dari

    pelatihan ke penampilan, (2) dari ruang kelas ke di mana dan

    kapan saja, (3) dari kertas ke “on line” atau saluran, (4)

    fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, (5) dari waktu siklus ke

    waktu nyata.
      Model       pembela jara n     TEKNOLOGI         KOMUNIKASI        &

       INFORMASI ya ng         makin poluper saat i ni iala h e -

       lear ning    yaitu   satu     model      pembe lajara n      de ngan

       mengg unakan         media        tek nologi    komunikasi      dan

       informasi      k hus us nya       i nter net.    Ada nya      media

       pembelajara n ini, maka interaksi tatap muka a ntara

       gur u de ngan siswa baik di kelas maup un di luar kelas

       dimana gur u dapat memberika n la ya nan kepada siswa

       tanpa la ngs ung ber hadapan de ngan siswa.

6. Peran pemerintah terhadap TEKNOLOGI KOMUNIKASI &

   INFORMASI DALAM PENDID IDIKAN,

      UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP19/2005

       tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan PP 17/2010

       tentang     Pengelolaan     dan     Penyelenggaraan     Pendidikan

       merupakan       beberapa       instrumen        pemerintah     untuk

       mengimplementasikan           TEKNOLOGI          KOMUNIKASI        &

       INFORMASI       Untuk     Pendidikan.     Pemerintah    pun     telah

       mendeklarasikan penggunaan dan pengembangan Open

       Source Software (OSS) sebagai salah satu langkah strategis

       dalam mempercepat penguasaan teknologi informasi di

       Indonesia.
   Sejalan dengan komitmen Pemerintah untuk memajukan

    kualitas pendidikan Indonesia dan juga mendayagunakan

    teknologi informasi dalam kehidupan masyarakat

   Pasal 4 Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang

    Sistem     Pendidikan   Nasional    yang    menyatakan            bahwa

    “pendidikan     diselenggarakan      secara       demokratis        dan

    berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi

    hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan

    kemajemukan bangsa”.       Secara umum, peranan e-learning

    dalam proses pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi

    dua:     komplementer     dan      substitusi.     Yang       pertama

    mengandaikan bahwa cara pembelajaran dengan pertemuan

    tatap-muka masih berjalan tetapi ditambah dengan model

    interaksi berbantuan TI, sedang yang kedua sebagian besar

    proses pembelajaran dilakukan berbantuan TI. Saat ini,

    regulasi   yang    dikeluarkan oleh pemerintah             juga    telah

    memfasilitasi     pemanfaatan e-learning         sebagai     substitusi

    proses pembelajaran konvensional.

   Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 107/U/2001

    dengan jelas membuka koridor untuk menyelenggarakan

    pendidikan jarak jauh di mana e-learning dapat masuk

    memainkan peran.
7. Kendala – kendala pengembangan TEKNOLOGI KOMUNIKASI &

  INFORMASI DALAM PENDID IDIKAN

      Jika memang TIK dan Internet memiliki banyak manfaat,

  tentunya ingin kita gunakan secepatnya. Namun ada beberapa

  kendala di Indonesia yang menyebabkan TIK dan Internet belum

  dapat   digunakan     seoptimal   mungkin.   Kesiapan   pemerintah

  Indonesia masih patut dipertanyakan dalam hal ini. Salah satu

  penyebab utama adalah kurangnya ketersediaan sumber daya

  manusia,     proses      transformasi    teknologi,     infrastruktur

  telekomunikasi dan perangkat hukumnya yang mengaturnya.

  apakah infrastruktur hukum yang melandasi operasional pendidikan

  di Indonesia cukup memadai untuk menampung perkembangan

  baru berupa penerapan IT untuk pendidikan ini. Sebab perlu

  diketahui bahwa Cyber Law belum diterapkan pada dunia Hukum di

  Indonesia. Selain itu masih terdapat kekurangan pada             hal

  pengadaan infrastruktur teknologi telekomunikasi, multimedia dan

  informasi yang merupakan prasyarat terselenggaranya IT untuk

  pendidikan sementara penetrasi komputer (PC) di Indonesia masih

  rendah. Biaya penggunaan jasa telekomunikasi juga masih mahal

  bahkan jaringan telepon masih belum tersedia di berbagai tempat di

  Indonesia.. Untuk itu perlu dipikirkan akses ke Internet tanpa

  melalui komputer pribadi di rumah. Sementara itu tempat akses

  Internet dapat diperlebar jangkauannya melalui fasilitas di kampus,
sekolahan, dan bahkan melalui warung Internet. Hal ini tentunya

dihadapkan kembali kepada pihak pemerintah maupun pihak

swasta;   walaupun    pada      akhirnya   terpulang    juga   kepada

pemerintah. Sebab pemerintahlah yang dapat menciptakan iklim

kebijakan dan regulasi yang kondusif bagi investasi swasta di

bidang pendidikan. Namun sementara pemerintah sendiri masih

demikian pelit untuk mengalokasikan dana untuk kebutuhan

pendidikan. Saat ini baru Institut-institut pendidikan unggulan yang

memiliki fasilitas untuk mengakses jaringan TIK yang memadai.

Padahal masih banyak institut-institut pendidikan lainnya yang

belum diperlengkapi dengan fasilitas IT.Harapan kita bersama hal

ini dapat diatasi sejalan dengan perkembangan telekomunikasi

yang semakin canggih dan semakin murah.

   ketersediaan infrastr uk tur kom unikasi yang masih mi nim

    mengakibatka n       kesempatan         untuk       me ndapatka n

    informasi da n pe ngeta huan da lam bidang pe ndidikan

    menjadi terbatas .

   belum mera tanya pe nyebara n tek no logi infor masi akan

    berpengar uh       ter hadap       proses          perkemba nga n

    pendidikan.    Hal    ini    dikarenaka n    peran      tek nologi

    informasi di d unia pe ndidikan sa ngatla h penting .

   Kemampua n SDM untuk te naga pendidik dan tenaga

    administrasi masi h belum ses uai harapa n.
      Perhatia n pemeri nta h ya ng masi h re nda h se hingga

       perlu ditingka tkan lagi.




            TUGAS MANDIRI MATA KULIAH
 TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN INFORMASI DALAM
               PENDIDIKAN




                          Disusun oleh :

              JERRY H. MAKWIMBANG
                 NIM : 10 410 127

                          Kelas : A1




DOSEN MATA KULIAH : P rof. Dr. H. SUMUAL, M.Si
UNIVERSITAS NEGERI MANADO
 PROGRAM PASCA SARJANA
 MANAJEMEN PENDIDIKAN
          2011

				
DOCUMENT INFO
Stats:
views:374
posted:4/17/2011
language:Indonesian
pages:22
Jerry  Makawimbang, M. Pd Jerry Makawimbang, M. Pd Teacher
About Kenalan langsung donk