pencemaran udara di kota bandung

Document Sample
pencemaran udara di kota bandung Powered By Docstoc
					Institut Teknologi
telkom
                      Pengetahuan Lingkungan




   Pencemaran Udara

            Dampak

     Penanggulangan



          6/11/2010
                                      Institut Teknologi telkom 2010
       Pencemaran udara

          Diajukan Guna Memenuhi salah satu Mata Kuliah Pengetahuan Lingkungan




                                     Di susun Oleh :

                                        IK 34-01

                          Gentra Aditia                        118100001
                          Fathurahman Alhikmah                 118100027
                          Dimas Andika                         1181000
                          Septian Nurcahyo                     1181000
                          Ali Hasyim                           1181000
                          Rina Ayuhana                         118100015
                          Muhamad Sadam Salsabila              1181000




                       INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM
                       Jl.Telekomunikasi Terusan Buah Batu Bandung

Pencemaran Udara                                                                 Page 1
                                           Institut Teknologi telkom 2010
                                        KATA PENGANTAR

         segala puji syukur kami limpahkan kepada tuhan semesta alam yang menguasai seluruh
ilmu-ilmu yang ada di bumi ini. Dan yang memberikan kesehatan beserta sedikit ilmunya sehingga
kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu. Makalah ini bertemakan 'PENCEMARAN
UDARA’

         Kami juga berterima kasih kepada teman-teman sekalian yang telah menyempatkan
waktunya, demikian juga para warga yang sempat kami tanyakan demi menyelesaikan makalah ini,
karena tanpa bantuan dari teman-teman sekalian dan juga para warga mustahil kami menyelesaikan
makalah ini tepat waktu.

         Makalah ini bertemakan pencemaran Udara karena sebagai implikasi atas keprihatinan kami
melihat kondisi yang sangat menyentuh hati kami untuk bergerak dan mengetahuinya.

         Semoga dengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan kami adalah
manusia biasa yang mempunyai keterbatasan dalam hal apapun, khususnya makalah ini tentunya
masih jauh dari kesempurnaan sehingga kami masih membutuhkan saran dan kritik daripada
pembaca.




                                                                     Tim penyusun




                                                             _________________________




Pencemaran Udara                                                                          Page 2
                                                          Institut Teknologi telkom 2010

                                                DAFTAR ISI



Halaman Judul ............................................................................................           1

Kata Pengantar ............................................................................................         2

Daftar Isi ......................................................................................................   3

Pendahuluan................................................................................................         4

     1. Latar Belakang Masalah ...................................................................                  4
     2. Rumusan Masalah/Permasalahan ...................................................                            4
     3. Tujuan Penulisan .............................................................................              4
     4. Manfaat Penulisan ...........................................................................               4
Pembahasan ................................................................................................         4

Metode Penelitian .......................................................................................           9

Sampel Penelitian ........................................................................................          9




Penutup .......................................................................................................     10

     1. Kesimpulan.......................................................................................           10
     2. Saran .................................................................................................     10
Daftar Pustaka .............................................................................................        11

Lampiran Lampiran ....................................................................................              12




Pencemaran Udara                                                                                                         Page 3
                                   Institut Teknologi telkom 2010

PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah
         Pada awal sejarah manusia, sifat dan ragam pencemaran yang dilakukan
   manusia adalah sederhana. Jenis zat atau senyawa yang terlihat di dalam
   masalah ii tidak terlalu kompleks. Peningkatan jumlah penduduk yang disertai
   peningkatan kemajuan teknologi, mempengaruhi juga sifat dan ragam
   pencemaran. Pencemaran yang dialami pada masa-masa lalu umumnya kurang
   bersifat fatal. Tidak demikian dengan sifat dan ragam pencemaran masa sekarang
   ini. Banyak pencemaran yang bersifat fatal terhadap makhluk hidup, dan banyak
   juga pencemaran yang bersifat secara lambat-lambat mematikan terhadap
   manusia.

         Berdasarkan sifat lingkungan dan sifat pencemarannya, maka masalah
   pencemaran yang kita hadapi adalah : pencemaran udara, pencemaran perairan,
   pencemaran suara atau kebisingan, dan pencemaran tanah.




2. Rumusan Masalah/Permasalahan
         Adapun rumusan masalah pada karya tulis ini adalah sebagai berikut :

   a. Seberapa besar pencemaran yang terjadi pada masa sekarang ini.
   b. Apa saja penyebab dari pencemaran udara.
   c. Apa dampak yang ditimbulkan oleh pencemaran udara pada lingkungan dan
      kesehatan.
   d. Bagaimana mula-mula pencemaran udara terjadi.
   e. Adakah cara untuk meminimalkan terjadinya pencemaran udara.




Pencemaran Udara                                                            Page 4
                                   Institut Teknologi telkom 2010
3. Tujuan Penulisan
         Tujuan dari penulisan karya tulis ini adalah untuk menyelesaikan tugas
   Mata Kuliah Pengetahuan Lingkungan di Institut teknologi Telkom Bandung
   tentang lingkungan dan untuk memperluas pengetahuan tentang pencemaran
   lingkungan beserta dampak yang ditimbulkannya terhadap lingkungan dan
   kesehatan manusia.




4. Manfaat Penulisan
         Manfaat dari penulisan karya tulis ini adalah kita dapat mengetahui lebih
   dalam tentang masalah pencemaran lingkungan beserta dampak yang
   ditimbulkannya dan kita dapat mengetahui bahwa sebagian besar pencemaran
   lingkungan disebabkan oleh ulah manusia sendiri.




Pencemaran Udara                                                            Page 5
                                    Institut Teknologi telkom 2010

PEMBAHASAN
      Hasil-hasil pembakaran dari kendaraan bermotor, pabrik-pabrik dan
pemanasan atau kegiatan masak-memasak di rumah merupakan sumber terbesar
dari pada pencemaran udara yang disebabkan oleh kegiatan-kegiatan manusia. Dari
sekian banyak zat-zat yang dilepaskan dengan cara ini ke dalam atmosfer telah
diketahui lebih dari 100 yang merupakan kontaminan. Benda-benda padat yang
termasuk di dalamnya lebih dari 20 diantaranya adalah unsur-unsur logam. Bagian
dari senyawa organik jauh lebih besar lagi dan meliputi banyak sekali senyawa
hidrokarbon alifatik dan juga fenol, asam serta basa-basa dan banyak senyawa
lainnya. Oleh reaksi-reaksi yang terjadi antara kontaminan-kontaminan tadi di
udara, termasuk reaksi fotokimia, maka senyawa-senyawa baru akan menambah
keragaman senyawa-senyawa pencemaran.

      Di antara pencemaran-pencemaran udara tadi, senyawa-senyawa yang berada
di dalam suspensi yang terdiri dari butiran-butiran padat atau cair adalah apa yang
disebut aerosol. Aerosol ini dapat terbentuk melalui : peristiwa kondensasi, massa
molekuler bergabung membentuk butiran-butiran yang lebih besar (contoh :
pembentukan awan dari butiran-butiran cair), atau dari proses dispersi : material-
material yang kasar dipecah menjadi butiran-butiran aerosol ini tidak mengendap
melainkan melayang atau terapung-apung di udara dan oleh karena itu mudah sekali
disebarkan angin.

      Butiran-butiran alami seperti misalnya kabut, bakteri, spora tumbuh-
tumbuhan dari tepung sari umumnya rendah konsentrasinya di dalam udara; oleh
sebab itu, biasanya tidak menyebabkan pencemaran udara; dari segi kesehatan,
benda-benda itu umumnya tidak membahayakan (kecuali tentu bagi mereka yang
peka atau alergi terhadap benda-benda tadi). Lain halnya dengan butiran-butiran
yang dilepaskan oleh proses-proses buatan, misalnya semen, tepung kuarsa dan
asbes, asap minyak, asap tumbuhan atau rokok dan aerosol-aerosol radio aktif dapat
menimbulkan masalah pencemaran udara yang gawat. Benda-benda itu dapat
menimbulkan kerusakan pada makhluk hidup. Terutama sekali aerosol-aerosol yang
butiran-butirannya sangat halus, dapat masuk paru-paru dan mengganggu
pernafasan.


Pencemaran Udara                                                             Page 6
                                     Institut Teknologi telkom 2010
       Aerosol-aerosol mampu menunjukkan gaya permukaan yang hebat. Benda-
benda ini mampu mengumpulkan molekul-molekul gas, yang membantu reaksi
kimia dari aerosol tadi dengan gas-gas sekitarnya. Aerosol-aerosol ini dapat
mengubah pengaruh radiasi energi dari matahari. Kemudian oleh karena
pengaruhnya sebagai inti kondensasi, benda-benda itu mampu juga mempengaruhi
pembentukan embun atau kabut.

       Telah disinggung di muka bahwa debu merupakan pencemar udara. Dari segi
kesehatan, debu ini dapat dibedakan ke dalam dua kategori, yakni debu kasar dan
debu   halus.   Dalam   hubungannya     dengan    kesehatan,   debu   kasar   kurang
membahayakan. Debu ini karena ukurannya, tidak dapat menembus saluran paru-
paru. Tambahan lagi, oleh kemajuan teknologi, debu-debu kasar ini telah banyak
dikurangi jumlahnya yang terhambur ke luar. Lain halnya dengan debu-debu halus.
Debu-debu halus ini telah benar-benar merupakan masalah kesehatan. Debu-debu
halus hanya sebagian kecil saja yang dapat tertahan oleh mekanisme saringan alami
dalam sistem pernafasan. Selebihnya dapat masuk ke paru-paru. Akan lebih gawat
lagi pengaruh debu halus ini apabila terdapat faktor yang menimbulkan komplikasi,
seperti halnya senyawa 3,4 benzopiris yang menyebabkan kanker, dan oksida logam
berat, seperti senyawa vanadium, yang bertindak sebagai katalisator. Lebih jauh lagi,
oleh pengaruh katalisator oksida-oksida berbagai logam, maka dioksida belerang
berbentuk gas (bila ada) dapat diubah menjadi trioksida belerang yang sangat
berbahaya, senyawa ini dengan uap air yang ada di dalam saluran paru-paru akan
membentuk asam belerang. Berdasarkan pada proses industrial yang menghasilkan
debu-debu halus tadi, maka racun-racun berikut ini telah didefinisikan : arsenik,
berillium, cadmium, timol, selenium, thallium, uranium, asbes, senyawa khromium
dan senyawa air raksa. Asap yang keluar dari knalpot yang merupakan sisa hasil
pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor dan dari cerobong-cerobong asap
dari kilang-kilang pengolahan minyak mengandung debu-debu halus yang terdiri
dari butiran-butiran timah.

       Selain pencemaran sebagai akibat debu halus seperti yang dikemukakan,
masih ada beberapa pencemaran yang ditimbulkan industri, misalnya industri kimia,
dan industri minyak bumi.




Pencemaran Udara                                                               Page 7
                                      Institut Teknologi telkom 2010
      Dalam kegiatan berproduksinya itu, industri kimia atau industri minyak,
selain menghasilkan produk-produk pokok, mereka mengeluarkan hasil-hasil ikutan.
Hasil-hasil ikutan yang utama yang dikeluarkan oleh industri kimia adalah gas-gas
dan uap-uap dari senyawa kimia organik seperti misalnya hidrokarbon-hidrokarbon
dan turunan-turunan halagennya, aldea, keton, asma-asam karbosilat, dan senyawa
nitrogen serta belerang (amine, merkaptan, disulfida); gas-gas dan uap-uap senyawa
kimia inorganik seperti misalnya, hidrogen sulfida, asam hidroklorik dan senyawa
fluorin, dioksida belerang, fosida hidrogen; dan akhirnya tepung-tepung beracun
seperti misalnya fluorida dan karbida, arsenik, asbes, dan alloy besi.

      Lebih lanjut lagi, selain hasil-hasil tersebut tadi yang dapat menyebabkan
pencemaran, masih terdapat lagi satu jenis pencemaran oleh hasil pabrik yang cukup
mengganggu. Pencemaran ini bersifat bau yang mengganggu. Faktor bau ini
seringkali disebabkan oleh kandungan senyawa tertentu yang sangat rendah, tetapi
masih cukup tajam. Misalnya thiofenol dengan konsentrasi 1 : 10 billium masih
cukup mengganggu.




Pencemaran Udara                                                            Page 8
                                           Institut Teknologi telkom 2010

    Metode penelitian

          Metode penelitian yang kami gunakan adalah dengan wawancara terhadap warga sekitar
,berkunjung ke sebuah pabrik industri yang terletak di kota Bandung, memperhatikan kondisi jalan
raya Buah Batu akibat dari polusi kendaraan, dan mencari sumber sumber tentang pencemaran
Udara di Internet,di buku .

kami tidak melakukan kuisioner karena masyarakat sekitar sebagian tidak punya waktu untuk
mengisi tersebut ,maka dari itu kami mengambil metode wawancara langsung terhadap masyarakat
sekitar




    Sampel penelitian



    Adapun beberapa pertanyaan yang ditanyakan kepada masyarakat :

             Tahukah udara sekitar kita sudah tercemar?
             Apakah Anda mengetahui hal yang menyebabkan Pencemaran udara di sekitar
             kita?
             Tahukah anda dampak dari pencemaran tersebut?
             Bagaimana cara penanggulangan dari pencemaran udara?
             Siapakah yang bertanggung jawab dari pencemaran udara ini?
             Bagaimana tanggapan anda terhadap orang yang merokok di tempat umum?
             Apa harapan anda terhadap pemerintah supaya bisa di minimalilir dampak dari
             pencemaran udara tersebut?




PENUTUP
Pencemaran Udara                                                                            Page 9
                                     Institut Teknologi telkom 2010
1. Kesimpulan
   -   Bahwa pencemaran udara selain disebabkan oleh faktor alam, pencemaran
       udara lebih banyak disebabkan oleh manusia, misalnya dari kendaraan
       bermotor, kegiatan industri dan sebagainya.
   -   Selain dapat membahayakan lingkungan, pencemaran udara juga dapat
       membahayakan kesehatan manusia.



2. Saran
          Untuk mencegah terjadinya pencemaran udara yang lebih lanjut
   hendaknya kita semua ikut menjaga kebersihan udara dan meminimalkan
   pencemaran udara, misalnya tidak memakai kendaraan bermotor yang sudah
   tua, tidak membuang gas yang berbahaya secara sembarangan terutama bagi
   kegiatan industri, dan lain sebagainya agar kebersihan udara tetap terjaga.




       DAFTAR PUSTAKA



Pencemaran Udara                                                                 Page 10
                                       Institut Teknologi telkom 2010
      senandra, Dampak Pencemaran Lingkungan, Andi Romi, Bandung, 1995

      Otto, Ekologi,Lingkungan Hidup dan Pembangunan, Djambatan, Jakarta, 1991

      Siahaan,Nommy H.T,Ekologi Pembangunan Dan Hukum Tata Lingkungan,Erlangga, 1986




Lampiran Lampiran
Pencemaran Udara                                                                 Page 11
                                      Institut Teknologi telkom 2010
Polusi Asap kendaraan Mengakibatkan pencemaran udara di sekitar kita




Asap Rokok yang mengakibatkan gangguan pernapasan.akibat dari ketidaksadaran manusia




Pembakaran Sampah organik mengakibatkan pencemaran udara



Pencemaran Udara                                                              Page 12
                                      Institut Teknologi telkom 2010




      Cerobong asap dari pabrik industri




Pencemaran Udara                                               Page 13

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1324
posted:4/17/2011
language:Indonesian
pages:14