LAPORAN TAHUNAN PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2008 PT BANK DBS INDONESIA.
REPORT OF THE IMPLEMENTATION OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE FOR PERIOD ENDED 31 DECEMBER 2008 PT BANK DBS INDONESIA.
Manajemen PT Bank DBS Indonesia (“Bank”) sangat menyadari bahwa meningkatnya kompleksitas risiko yang dihadapi oleh bank-bank menuntut pentingnya peningkatan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (“GCG”) oleh Bank. Untuk meningkatkan kinerja Bank, melindungi kepentingan para stakeholder dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku serta kode etik pada umumnya di industri perbankan, pelaksanaan tata kelola perusahaan dalam seluruh tatanan organisasi Bank merupakan suatu keharusan. GCG adalah prosedur Bank yang mengatur melalui pelaksanaan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi dan berkeadilan. GCG Bank diarahkan dan diatur oleh Dewan Direksi Bank (“BOD”). Sementara Dewan Komisaris Bank (“BOC”) bertanggungjawab untuk mengawasi pelaksanaan tata kelola perusahaan diseluruh organisasi Bank.
The Management of PT Bank DBS Indonesia (“Bank”) is fully aware that the increasing risk complexity faced by banks demands an increased need for Good Corporate Governance (“GCG”) practices by the Bank. In order to improve the Bank performance, protect stakeholders’ interests and increase compliance to prevailing regulations and general code of conduct in the banking industry, the implementation of a good corporate governance across the Bank organization is a must GCG are the Bank’s governing procedures through the application of transparency, accountability,responsibility,independency and fairness principles. The Bank’s GCG is directed and managed by the Bank’s Board of Directors (“BOD”). Whereas, the Bank’s Board of Commissioners (“BOC”) are responsible to monitor the implementation of a good corporate governance across the Bank’s organization . BOC and BOD have emphasized on maintaining a sensible and effective framework of corporate governance in accordance with the Bank’s majority shareholder, DBS Bank Singapore Ltd, standard practices as well as the standard of governance required by Indonesian law and Bank Indonesia (“BI”) Regulation Number 8/4/PBI/2006 dated January 30, 2006 of GCG Implementation by Commercial Bank and the amendment to GCG Regulation No 8/14/PBI/2006 dated October 5, 2006 (“GCG Regulation”).
BOC dan BOD telah menekankan untuk menjaga kerangka tata kelola perusahaan yang bijaksana dan efektif sesuai dengan praktek standar pemegang saham mayoritas Bank, DBS Bank Singapore Ltd, dan tata kelola standar yang ditentukan oleh undang-undang di Indonesia dan Peraturan Bank Indonesia (“BI”) Nomor 8/4/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 mengenai Pelaksanaan GCG oleh Bank Umum serta perubahan Peraturan GCG No. 8/14/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006 (“Peraturan GCG”).
1
Agar senantiasa meningkatkan kualitas GCG, Bank telah melaksanakan prinsipprinsip GCG tersebut diatas yakni transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi dan berkeadilan dalam semua aktivitas bisnis dan pada semua jenjang organisasi atau hirarki di Bank. Pelaksanaan prinsip-prinsip GCG Bank ini telah dilakukan melalui tindakan-tindakan dibawah ini: o o pelaksanaan tugas dan tanggung jawab oleh BOC dan BOD kelengkapan dan pelaksanaan tugas-tugas komite dan unit kerja yang melaksanakan fungsi internal audit bank kinerja kepatuhan, fungsi audit internal dan audit eksternal pelaksanaan risiko manajemen, termasuk pengawasan internal; penyediaan dana kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan penyediaan dana dalam jumlah besar (eksposur besar) rencana strategis Bank transparansi dalam kondisi keuangan dan bukan keuangan Bank
In order to continually improve the quality of its GCG, the Bank has implemented the above GCG principles which are transparency,accountability,responsibility, independency and fairness, in all its business activities and on all organizational levels or hierarchy of the Bank. The implementation of these Bank’s GCG principles have been realized through the following measurements : o o implementation of tasks and responsibilities by BOC and BOD completeness and implementation of the tasks of committees and the work unit performing bank internal audit function performance of compliance, internal auditor and external auditor functions risk management implementation, including the internal control; provision of funds to related parties and provision of funds in large amount (large exposures) strategic plan of the Bank transparency in the Bank financial and non financial conditions.
o o
o
o
o o
o o
Self-assessment secara berkala telah dilakukan pada semua unit bisnis dan unit pendukung. Rencana tindak lanjut untuk setiap bidang yang diawasi dan masih memerlukan perbaikan telah dilakukan pengkajian dan dimonitor. Tindakan perbaikan telah dilakukan dimana perlu.
A periodic self assessment evaluation has been applied on all business units and support units. The action plans for any control areas which still need improvements have been reviewed and monitored. Corrective actions are taken where necessary.
I. Peran Kinerja Dan Tanggungjawab BOC A. Keanggotaan independensi BOC, kriteria dan
I. Performance Role And Responsibilities of BOC. A. BOC membership, independence. criteria and
Terdapat 4 anggota BOC, 2 diantaranya (50%) adalah komisaris independen. Para anggota dan struktur keanggotaan pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut:
The BOC has 4 members, 2 of whom (50%) are independent commissioners. Members and membership structure, at date of reporting are as follow :
2
Tangga persetujaun / Approval dates
Bank Indonesia 30.06.2006 11.11.2003 09.08.2003 13.02.2006 Masa Jabatan / Term of Services *) 27.07.2009 01.12.2009 02.06.2009 21.02.2009
Nama / Name Kankipati Rajan Raju Eric Teik Lim Ang Prof. Subroto Soemadi Djoko Moerdjono Brotodiningrat
Jabatan / Position President Commissioner Commissioner Independent Commissioner Independent Commissioner
RUPS / GMS 27.07.2006 01.12.2006 02.06.2006 21.02.2006
*) Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan/ Based on the Article of Association of the Company .
Semua pengangkatan para anggota BOC telah disetujui oleh RUPS sesuai dengan kriteria utama termasuk integritas, kompetensi, profesionalisme dan reputasi keuangan dan sesuai dengan ketentuan fit and proper test yang ditentukan oleh BI. Semua anggota BOC telah dikonfirmasikan telah fit and proper oleh BI seperti disebutkan dalam surat persetujuan BI.
All the appointments of BOC members have been approved by a GMS in accordance with the key criteria including integrity, competence, professionalism and financial reputation and are in line with the fit and proper test requirements set by BI. All members of BOC have been confirmed as fit and proper by BI as indicated on their letters of approval.
B. Peran dan tanggung jawab BOC. BOC Bank telah memenuhi tanggung jawab -nya dalam mengawasi BOD dan para pimpinan departemen Bank melalui pelaksanaan dan/atau kepatuhan atas, antara lain, tindakan-tindakan dibawah ini: o Memastikan adanya pengawasan ketat dan pemberian persetujuan atas aktivitas-aktivitas tertentu
B. BOC roles and responsibilities. The Bank’s BOC has fulfilled its responsibilities for the supervision of the BOD and department heads of the Bank through performing and/or complying with, among other things, the following measuments : o Ensuring close supervision approving certain activities and
Para anggota BOC telah melaksanakan pengawasan dan memberikan masukan kepada BOD. BOC juga telah mengarahkan, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan aktivitas strategis Bank. BOC telah menyetujui aktivitasaktivitas tertentu dan kebijakan Bank sesuai dengan peraturan BI, termasuk Rencana Bisnis Bank, Laporan Pengawasan Rencana Bisnis Bank, Kebijakan Manajemen Risiko, Kebijakan Penerimaan Nasabah/Anti Pencucian Uang dan Kebijakan Mengenal Nasabah Anda. BOC telah memastikan bahwa BOD telah melaksanakan pengarahan BOC, temuan dan rekomendasi auditor
Members of the BOC have perfomed supervision and provided advice to the BOD. The BOC has also directed, supervised and evaluated the implementation of the Bank’s strategic activities. The BOC has approved certain activities and policies of the Bank as per BI requirements, including the Bank’s Business Plan, Report on Supervision of Bank’s Business Plan, Risk Management Policy, Customer Acceptance Policy/Anti Money Laundering and Know Your Customer Policy. The BOC has ensured that the BOD has implemented directions of the BOC, findings and recommendation
3
internal/eksternal, Bank Indonesia atau otoritas pengawas lainnya. BOC telah memastikan pelaksanaan praktek Tata Kelola Perusahaan dalam Bank. BOC telah memastikan operasional Bank telah dilaksanakan secara hatihati dan berada dalam kerangka undang-undang dan ketentuanketentuan. BOC telah memastikan bahwa Bank telah melaksanakan semua urusan bank dengan tingkat integritas tinggi. Kewajiban independen BOC untuk bertindak
of internal/external auditor, Bank Indonesia or other authority. The BOC has ensured the implementation of the Good Corporate Governance practices within the Bank. The BOC has ensured that the Bank’s operations are conducted prudently and within the framework of laws and regulations. The BOC has ensured that the Bank conducts all of its affairs with a high degree of integrity.
o
o BOC duty to act independently
The BOC has performed its tasks and responsibilities in an independent manner. Commissioners do no have family relationships up to the second degree with other members of the BOC and members the BOD. In performing its duties, the BOC did not involved in the decision making process for the bank’s operational activities, except to review and provide approval for: The provision of funds to any Bank’s related party ; and Other matters as regulated in the Bank’s Articles of Association or prevailing regulations. The BOC has reserved adequate time to ensure that its duties and responsibilitie can be implemented optimally.
BOC telah melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya secara independen. Para komisaris tidak memiliki hubungan keluarga sampai tingkat kedua dengan para anggota BOD dan BOC lainnya. Dalam melaksanakan tugastugasnya, BOC tidak terlibat dalam proses pengambilan keputusan atas aktivitas operasional bank, kecuali meninjau dan memberikan persetujuan untuk: Penyediaan dana untuk pihak yang mempunyai hubungan istimewa; dan Hal-hal lain yang diatur dalam Anggaran Dasar Bank atau peraturan yang berlaku. BOC telah menyediakan waktu yang cukup untuk memastikan agar tugas dan tanggung jawabnya dapat dilaksanakan secara optimal.
o Transparency and integrity o Transparansi dan integritas
Anggota BOC tidak merangkap sebagai komisaris, direktur atau executive officer di bank, perusahaan atau lembaga lain kecuali yang diijinkan oleh Peraturan GCG yang berlaku. Para anggota BOC tidak mengambil keuntungan pribadi dari Bank untuk keuntungan diri sendiri, keluarga atau pihak lain kecuali dalam bentuk remunerasi, honorarium, dan fasilitas-fasilitas seperti yang diberikan oleh RUPS. Para anggota Komisaris Independen
No member of BOC is serving as a commissioner, director or executive officer of another banks, company or institution except those are permitted by the BI GCG Regulation. Members of the BOC have refrained from taking any advantage for personal benefit from the Bank for the benefit of his/her own, family or other party except for remuneration, emolument and facilities as may be granted by the GMS. Independent Commissioners do not have share ownership in the Bank
4
tidak memiliki saham di-Bank dan tidak memiliki hubungan keuangan dan keluarga dengan para anggota BOC, BOD lainnya atau para pemegang saham Bank.
and does not have financial and family relationships with other members of BOC, BOD or the Bank’s shareholders.
C. Legal Obligation of BOC C. Kewajiban Hukum BOC o Responsibility o Tanggungjawab BOC telah melaksanakan tanggungjawabnya untuk mengawasi dan memberikan nasihat kepada BOD dalam melaksanakan bisnis Bank sesuai dengan Anggaran Dasar Bank dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. BOC telah melaksanakan tugas-tugasnya dengan niat baik dan bertanggungjawab demi kepentingan dan bisnis Perusahaan. o Pelaporan ke Bank Indonesia BOC telah memahami kewajibannya untuk melapor ke BI tidak lebih dari tujuh (7) hari kerja jika ada temuan ; a. b. pelanggaran oleh bank atas undang-undang dan peraturan keuangan dan perbankan; dan keadaan yang dapat membahayakan kelangsungan Bank. The BOC has performed its responsibilities to supervise and provide advice to the BOD in carrying out the business of the Bank as stipulated in the Bank’s Articles of Association and the prevailing laws and regulations. The BOC has carried out its duties with good faith and has been responsible for the interests and business of the Company. o Reporting to Bank Indonesia The BOC has acknowledged its obligation to report to BI no later than seven (7) business days upon any finding that there has been: a. b. violation by the bank of the financial and banking laws and regulations; and such condition may endanger the continuity of the Bank.
Selama periode pelaporan tahun 2008 tidak terdapat kejadian yang termasuk dalam kategori tersebut diatas. o Pembentukan Komite-Komite Khusus Berdasarkan peraturan perundangundangan yang berlaku, BOC telah membentuk komite-komite dibawah ini o
During the year 2008 reporting period there was no incident fall under the above categories. Formation of Specialized Committees. Pursuant to the prevailing laws and regulations, the BOC has established the following committees:
a. Komite Audit; b. Komite Pemantauan Risiko; c. Komite Remunerasi dan Nominasi.
Sesuai dengan peraturan BI yang berlaku mengenai pelaksanaan GCG untuk BankBank Umum, Bank telah memutuskan untuk mengintegrasikan Komite Nominasi dan Remunerasi menjadi satu komite.
d. Audit Committee; e. Risk Monitoring Committee; f. Remuneration and Nomination
Committee. In line with the prevailing BI Regulation on GCG implementation for Commercial Banks, the Bank has decided to integrate the Nomination and Remuneration Committee into one committee.
5
D. BOC Meetings. D. Rapat BOC Dalam tahun 2008, BOC mengadakan 11 rapat dan semua rapat dihadiri sendiri atau melalui saluran konferensi jarak jauh. Rapat-rapat tersebut selalu dihadiri oleh beberapa atau semua anggota BOD dan Executive Officer Bank. Selama tahun 2008, keputusan rapat BOC telah diambil berdasarkan musyawarah dan risalah rapat BOC telah didokumentasikan dengan baik. In 2008, the BOC held 11 meetings and all meetings were attended either physically or through a teleconferencing link. The meetings were always attended by some or all members of BOD and Bank’s Executives Officers. During 2008, decision at BOC meetings have been based on concencus and minutes of BOC have been properly documented.
Nama / Name Kankipati Rajan Raju Eric Teik Lim Ang Prof. Subroto Soemadi Djoko Moerdjono Brotodiningrat Scott Armstrong Hendra Gunawan Sanjeev Uppal Satia Indrarini Felix I Hartadi Ferry Singgih Adiwono Jaideep Singh Adrianus Dani Prabawa
Rapat BOC / BOC Meetings 11 7 10 10
Rapat BOD /BOD Meetings na na na na 42 36 3 51 40 44 26 50
11 10 4 10 9 10 8 7
II. Peran Kinerja Dan Tanggungjawab BOD A. Keanggotaan BOD, Kriteria dan Independensi. Bank memiliki 9 Direktur yang terdiri dari seorang Presiden Direktur, dua orang wakil presiden direktur dan 6 orang direktur. Struktur keanggotaan BOD adalah sebagai berikut:
II. A.
Performance Role Responsibilities of BOD.
And
BOD membership, criteria and independence.
the Bank has 9 Directors comprising a President Director, two vice president directors and 6 directors. The membership structure of the BOD is as follows.
6
Tangga persetujaun / Approval dates
Nama / Name Scott Armstrong Hendra Gunawan Sanjeev Uppal Satia Indrarini Felix I Hartadi Warsa Wibawa Chaidir Ferry Singgih Adiwono Jaideep Singh Adrianus Dani Prabawa Jabatan / Position President Director Vice President Director Vice President Director Director Director Director Director Director Director RUPS / GMS 28.02.2006 21.07.2006 29.07.2005 21.02.2006 23.01.2007 10.10.2005 22.11.2007 26.01.2006 26.01.2006 Bank Indonesia 20.02.2006 09.08.2003 06.09.2005 13.02.2006 28.12.2006 04.10.2005 26.09.2007 24.01.2006 24.01.2006 Masa Jabatan / Term of Services*) 28.02.2009 21.07.2009 29.07.2008 21.02.2009 23.01.2010 10.10.2008 22.11.2010 26.01.2009 26.01.2009
*) Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan/ Based on the company’s article of association.
RUPS pada tanggal 20.06. 2008 menerima pengunduran diri dua anggota dewan: Sdr. Warsa Wibawa dan RUPS pada tanggal 26.06.2008 menerima pengunduran diri Sdr Sanjeev Uppal sebagai Direktur. Pada tanggal 01.01.2009 Sdr Scott Armstrong telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Direktur Bank. Untuk selanjutnya Sdr Hendra Gunawan bertindak sebagai pejabat sementara. Anggota BOD tidak merangkap sebagai komisaris, direktur atau executive officer pada bank, perusahaan atau lembaga lain. Untuk memastikan hasil yang objektif dan independen, pengangkatan dan/atau pergantian para anggota BOD mengikuti rekomendasi yang dibuat oleh Komite Remunerasi dan Nominasi kepada RUPS. Semua pengangkatan para anggota BOD telah disetujui oleh RUPS sesuai dengan kriteria utama termasuk integritas, kompetensi, profesionalisme dan reputasi keuangan dan sesuai dengan ketentuan fit and proper test yang ditentukan oleh BI. Semua anggota BOD telah dikonfirmasikan fit and proper test oleh BI seperti disebutkan dalam surat persetujuan BI. Mayoritas para anggota BOD sedikitnya memiliki lima (5) tahun pengalaman sebagai executive officer atau direktur suatu Bank.
The GMS on 20.06.2008 approved resignation of Mr Warsa Wibawa dan GMS on 26.06.2008 approved resignation of Mr. Sanjeev Uppal as Bank’s Director.
the the the the
On 01.01.2009 Mr Scott Armstrong has resigned from his position as the Bank’s President Director. Going forward Mr Hendra Gunawan has been appointed as Acting President Director. No member of BOD has served as commissioner, director or executive officer of another bank, company or institution. In order to ensure an objective and independent result, any appointment and/or replacement of BOD members follows the recommendation made by the Remuneration and Nomination Committee to the GMS. All the appointments of BOD members have been approved by a GMS in accordance with the key criteria including integrity, competence, professionalism and financial reputation and are in line with the fit and proper test requirements tested by BI. All members of BOD have been cassified as fit and proper by BI as indicated on their letter of approval. A majority of the members of the BOD have at least five (5) years of experience as an executive officer or a director in a Bank.
7
Sesuai dengan peraturan BI, Presiden Direktur telah diangkat dari seseorang yang independen dari pemegang saham mayoritas, DBS Bank Singapore, Ltd. Para anggota BOD tidak memiliki kepentingan kepemilikan atau keuangan, hubungan manajerial atau keluarga sampai tingkat kedua dengan para anggota direktur dan/atau komisaris lainnya. Tidak terdapat seorang direktur, baik sendiri maupun bersama-sama, memiliki lebih dari 25% saham modal disetor pada perusahaan lain. Para anggota BOD tidak memberikan kuasa kepada pihak-pihak lain yang dapat mengakibatkan perpindahan tugas-tugas dan fungsi Dewan.
In line with BI Regulation, President Director has been appointed from a person which is independent from the majority shareholder, DBS Bank Singapore, Ltd. No members of BOD have shareholding interest or financial, managerial or family relations to second degree with other directors and/or commissioners. No directors, either individually or jointly, have a shareholding of more than 25% of the paid in capital of another company. BOD members do not give proxies to other parties which would result in transfers of duties and functions of the Board.
B. Peran dan tanggung jawab BOD. BOD Bank telah memenuhi tanggung jawab mereka untuk mengatur operasional dan memastikan kesehatan keuangan Bank melalui pelaksanaan dan/atau kepatuhan tindakan dibawah ini seperti: o Memastikan Bank memiliki manajemen yang kompeten
B. BOD roles and responsibilities. The Bank’s BOD has fulfilled its responsibility for managing the operations and ensuring the financial soundness of the Bank through performing and/or complying with, among other things, the following measurements : o Ensuring that the Bank’s management is competent.
BOD telah memastikan bahwa Bank mengangkat pimpinan unit bisnis dan support / senior eksekutif (termasuk penggantinya) yang memiliki integritas, kompetensi teknis dan pengalaman dalam bisnis perbankan; BOD telah mengawasi penunjukan senior eksekutif bank dan memastikan bahwa mereka sesuai untuk mengatur dan mengawasi aktivitas dan fungsi bisnis utama Bank; dan BOD telah mengawasi kinerja manajemen senior secara efektif dan terus menerus. tujuan,
o Persetujuan
dan pengawasan strategi dan rencana bisnis
The BOD has ensured that the Bank appoints business and support unit heads/senior executives (including alternates) having integrity, technical competence and experience in banking business; The BOD has overseen the appointment of other senior executives within the Bank and ensured that they are fit and proper to manage and supervise the Bank’s key business activities and functions; and The BOD has supervised senior management performance effectively and on a continuous basis.
Bank dengan jelas telah menentukan tujuannya dan memformulasikan strategi bisnis dan rencana untuk mencapainya; BOD telah menyetujui semua tujuan, strategis dan rencana bisnis dan
o Approval and monitoring of objectives,
strategies and business plans.
the Bank has clearly established its objectives and formulate business
8
memastikan bahwa kinerja terhadap rencana telah ditinjau secara berkala, dengan pengambilan tindakan perbaikan yang diperlukan; dan BOD telah menyetujui anggaran tahunan dan meninjau kinerja terhadap anggaran tersebut.
o Memastikan bahwa Bank telah beroperasi secara hati-hati dan dalam kerangka undang-undang dan ketentuanketentuan.
strategies and plans for achieving them; The BOD has approved all objectives, strategies and business plans and ensure that performance against plans is regularly reviewed, with corrective action taken as needed; and The BOD has approved annual budgets and reviewed performance against these budgets.
BOD telah memastikan bahwa sistem pengawasan internal yang ada telah berjalan efektif dan bahwa pengoperasian Bank diawasi dengan benar dan sesuai dengan kebijakan yang disetujui oleh BOD, undangundang terkait dan peraturan; dan BOD dan manajemen senior telah menunjukkan komitmen yang serius untuk melaksanakan lingkungan pengawasan yang efektif diseluruh Bank.
o Ensuring that the Bank operations are conducted prudently and within the framework of laws and regulations.
o Memastikan Bank telah dijalankan dengan integritas yang tinggi
The BOD has ensured that the internal control systems in place are effective and that the Bank’s operations are properly controlled and in compliance with the policies approved by the BOD and relevant laws and regulations; and The BOD and senior management have demonstrated a strong commitment to implementing an effective control environment throughout the Bank.
BOD telah memastikan dengan sebaik baiknya dan menurut kemampuan mereka kepatuhan terhadap semua undang-undang terkait dan peraturan. BOD telah melaksanakan pengawasan untuk mencegah para direktur dan karyawan mengambil keuntungan dari penyalahgunaan penggunaan informasi rahasia atau dari manfaat yang ditawarkan kepada mereka yang dapat menuju tindakan yang tidak adil, tidak benar atau tidak sesuai hukum. BOD telah memastikan bahwa kebijakan remunerasi Bank sesuai dengan nilai etik, tujuan, strategi dan lingkungan pengawasan; dan BOD telah memastikan bahwa kode etik telah diberlakukan dan telah disosialisasikan pada karyawan dididik dan diperhatikan ketika mereka menyelesaikan tugas. BOD telah memastikan bahwa Bank mengungkapkan kebijakan strategi Bank mengenai hal-hal yang berhubungan dengan karyawan kepada para karyawan.
o Ensuring that the Bank conducts its affairs with a high degree of integrity
BOD has ensured to the best of their abilities and in good faith compliance with all relevant laws and regulations. BOD has Implemented controls to prevent directors and employees from benefiting from the improper use of confidential information or otherwise from advantages offered to them which may lead to unfair, improper or illegal behavior. BOD has ensured that the Bank’s remuneration policy is consistent with its ethical values, objectives, strategies, and control environment; and BOD has ensured that a code of conduct is in place, are socialized to staff are educated and are complied during the discharge of their duties. BOD has ensured that the Bank discloses the Bank’s strategic policies on employee related matters to the employees.
9
o Memastikan transparansi dan integritas
o Ensuring transparency and integrity
BOD telah melaksanakan prinsip GCG dalam setiap bisnis Bank pada semua tingkat organisasi. BOD telah menjalankan Bank berdasarkan wewenang dan tanggungjawabnya dan sesuai dengan Anggaran Dasar Bank serta undang-undang yang berlaku. BOD telah melaksanakan tugastugasnya untuk kepentingan Bank dalam mencapai maksud dan tujuannya. Setiap anggota BOD telah melaksanakan tugas-tugasnya dengan niat baik dan penuh tanggung jawab, dengan memperhatikan undang-undang dan peraturan yang berlaku. BOD telah memonitor tindak lanjut temuan pemeriksa dan rekomendasi dari audit internal dan eksternal, BI dan pihak berwenang lainnya dan harus menyediakan data yang tetap, terkait dan tepat waktu serta informasi kepada BOC. Para anggota BOD tidak pernah menggunakan Bank untuk keuntungan diri sendiri, keluarga atau pihak lainnya yang dapat membahayakan bisnis Bank. Para anggota BOD tidak pernah mengambil keuntungan pribadi dari Bank kecuali remunerasi seperti diberikan Rapat Umum Pemegang Saham RUPS (dan misalnya, tingkat bunga yang biasa bila BOD juga menjadi nasabah bank).
The BOD has implemented GCG principles in each of the Bank’s businesses at all organizational levels. The BOD has managed the Bank pursuant to its authority and responsibilities and complied with the Bank’s Articles of Association and prevailing laws. The BOD has performed its duties in the interests of the Bank in order to achieve its purposes and objectives. Each member of the BOD has performed his/her duties in good faith and with full responsibility, with due observance of the prevailing laws and regulations. The BOD has monitored the follow ups audit findings and recommendations from internal and external audit, BI and other regulatory and legal authorities and must provide accurate, relevant and timely data and information to the BOC. Members of the BOD have never used the Bank for the advantage of themselves, families and or other party, which may harm the Bank’s business. Members of BOD have never taken personal benefit from Bank except for remuneration as granted by the GMS (and, e.g., normal interest rate if the BOD is also the bank’s customer).
C. Kewajiban hukum BOD. o Tanggung jawab Para anggota BOD telah bersama-sama bertanggungjawab dalam pengarahan dan manajemen Bank. Fungsi operasional telah didelegasikan kepada senior eksekutif Bank atau para karyawan tetapi BOD tetap bertanggungjawab untuk memastikan agar manajemen melepaskan fungsi-fungsi ini dengan cara yang berhati-hati, profesional dan kompeten dan sesuai dengan undangundang dan peraturan. Setiap anggota BOD telah mengoperasikan Bank secara C. Legal obligation of the BOD. o Responsibilities Members of the BOD have shared joint responsibility for the proper direction and management of the Bank. Operational functions have been delegated to the Bank’s senior executives or staff members but the BOD remains accountable for ensuring that management discharges these functions in a prudent, professional and competent manner and in
10
berhati-hati dan: a. telah bertindak jujur dan dengan niat baik untuk keuntungan Bank; b. tidak pernah bertindak melampaui kuasa yang diberikan oleh Bank dan Anggaran Dasar Bank; dan c. telah menjaga terhadap benturan kepentingan dalam bertransaksi dengan Bank. o Undang-undang Perbankan dan undangundang serta peraturan lainnya BOD telah memastikan dengan sebaikbaiknya menurut kemampuan mereka bahwa Bank memenuhi undang-undang dan peraturan terkait. Sehubungan dengan Undang-Undang Perbankan, perhatian khusus telah diberikan kepada, termasuk tetapi tidak terbatas pada halhal dibawah ini:
conformity with the laws and regulations. Each member of the BOD ihas administered the affairs of the Bank diligently and ; a. has acted honestly and in good faith for the benefit of the Bank; b. has not acted beyond the power conferred by the Bank and the Bank’s Articles of Association; and c. has guarded against conflict of interest in dealing with the Bank. o Banking Law regulations and other laws and
The BOD has ensured to the best of their abilities and in good faith compliance with the relevant laws and regulations. With regards to the Banking Law, a special attention has been put, including but not limited, to the following areas:
Rahasia Bank; Bisnis-bisnis yang dilarang; Batas Maksimum Pemberian Kredit; Tingkat Kesehatan Bank dan Prinsip Kehati-hatian.
Banking Secrecy; Prohibited Businesses; Legal Lending Limit; Bank’s Soundness Level and Prudential Principles.
BOD juga telah menyadari dan memenuhi tanggung jawab hukumnya terhadap semua undang-undang dan peraturan terkait, termasuk tetapi tidak terbatas pada:
Undang-undang Perseroan Terbatas Undang-undang Pasar Modal Undang-undang Anti Pencucian
Uang
Undang-undang Terorisme Undang-undang Lembaga Asuransi
Depositori (LPS).
The BOD has also been aware of and fulfilled its legal obligations under all other applicable laws and requirements, including but not limited to: Company Act; Capital Market Act; Anti Money Laundering Act; Terrorist Act; Depository Insurance Institution (LPS) Act
o Formation o Pembentukan komite-komite khusus BOD.
BOD adalah penangungjawab utama atas pelaksanaan bisnis Bank. Agar tidak terlibatkan dalam setiap perihal yang berhubungan dengan operasional Bank, BOD telah menetapkan, untuk area fungsional utama, bahwa aktivitas tertentu perlu didelegasikan pada komite khusus, yang telah dibentuk dengan tujuan, wewenang, tanggung jawab dan masa tugas yang jelas. BOD telah memastikan bahwa committees.
of
BOD’s
specialized
The BOD is ultimately responsible for the conduct of the affairs of the Bank. Instead of involving fully in handling every matter related to the operation of the Bank, the BOD has established, for major functional areas that certain activities need to be delegated to specialized committees, which have been established with clearly defined objectives, authorities, responsibilities and tenure.
11
keanggotaan atas komite tersebut dan struktur komite telah sesuai dengan, setelah mempertimbangkan ukuran dan bisnis Bank, komposisi BOD dan keahlian masing-masing anggota BOD. Dengan memperhatikan pertimbangan diatas dan peraturan BI yang berlaku, BOD telah membentuk komite-komite dibawah ini: Satuan Kerja Audit Internal (Internal Audit atau SKAI) yang dipimpin oleh Kepala Audit Departemen. Unit Risiko Manajemen (“RMU”), dipimpin oleh Kepala Unit Manajemen Risiko dan Komite Manajemen Risiko, yang dipimpin oleh Presiden Direktur. Unit Kepatuhan, dipimpin oleh Direktur Kepatuhan.
The BOD has ensured that the membership of such committees and the structure of each committee are suitable, having regard to the Bank’s size and business, the BOD’s composition and individual BOD’s expertise. Taking into account the above consideration and the prevailing BI regulations, BOD has established the following committees: Satuan Kerja Audit Intern (Internal Audit or SKAI) which is chaired by a Head of Audit.. Risk Management Unit (“RMU”), chaired by RMU Director and Risk Management Committee, chaired by the President Director. Compliance Unit, chaired by Compliance Director.
III.
Komite Khusus Fungsinya.
GCG
Dan
III.
GCG Specialized Committes and Their Functions.
Untuk memudahkan kinerja yang efektif atas fungsi-fungsi dan tugas-tugas BOC Bank, dan sesuai dengan Ketentuan GCG yang berlaku, BOC telah membentuk komite dibawah ini:
In order to facilitate the effective performance of the Bank’s BOC functions and duties and in line with the requirements from the GCG Regulation, the BOC has established the following committees: 1. Audit Committee; 2. Risk Monitoring Committee; 3. Remuneration and Nomination Committee.
a. b. c.
Komite Audit; Komite Pemantauan Risiko; Komite Remunerasi dan Nominasi.
1. Komite Audit. Sesuai dengan peraturan BI yang berlaku mengenai pelaksanaan GCG untuk BankBank Umum, dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, Komite Audit telah memiliki wewenang untuk menyelidiki halhal dalam batasan tersebut, dengan akses penuh kepada dan kerjasama dengan manajemen serta kebijakan penuh untuk mengundang setiap direktur atau executive officer untuk menghadiri rapat, dan sumber-sumber yang diperlukan untuk memungkinkannya melaksanakan tugasnya dengan benar.
1. Audit Committee. In line with the prevailing GCG Regulation, in conducting its tasks and responsibilities, the Audit Committee has had the authority to investigate any matter within its terms of reference, full access to and co-operation by the management and full discretion to invite any director or executive officer to attend its meetings, and reasonable resources to enable it to discharge its functions properly.
12
a. Struktur keanggotaan, independensi
Komite keahlian
Audit, dan
a. Audit Committee structure, membership, expertise and independence. The structure of and membership of Audit Committee as of end of reporting period was as follows :
Struktur keanggotaan Komite Audit pada akhir periode laporan adalah sebagai berikut:
Nama / Name Soemadi Djoko Moerdjono Brotodiningrat Budi Unggul Wibowo Nina Tan
Jabatan / Position Independent Commissioners - Chairman and Member of Committee Independent Party - Member of Committee Independent Party - Member of Committee
Dalam menentukan kriteria untuk memilih anggota Komite Audit ditentukan oleh peraturan-peraturan BI sebagai berikut. o Para anggota dewan Direksi dilarang menjadi anggota Komite Audit dan semua anggota komite harus memiliki integritas, kelakuan dan moral baik. o Seperti ditentukan oleh Peraturan BI yang berlaku mengenai pelaksanaan GCG untuk Bank-Bank Umum, para anggota Komite Audit diatas terdiri dari: seorang komisaris independen; pihak independen yang memiliki keahlian dalam bidang keuangan, akunting dan perbankan pihak independen yang memiliki keahlian di bidang hukum dan perbankan.
In determining the criteria for selecting the member of the Audit Committee are governed by the following BI regulations. o BOD members are prohibited from becoming an Audit Committee member and all the committee members must possess integrity, good conduct and moral. o As required by the Regulation, the above Audit Committee members has consisted of : an independent commissioner ; an independent party with expertise in finance, accounting and banking an independent party with expertise in legal and banking. o Audit Committee members who are independent commissioners and independent parties must at least reach 51% (fifty one percent) of all members of the Audit Committee.
o
Para anggota Komite Audit yang merupakan komisaris independen dan pihak-pihak independen harus sedikitnya 51% (lima puluh satu persen) dari semua anggota Komite Audit.
b. Audit Committee respondsibilities. b. Peran dan tanggung jawab Komite Audit. Untuk membantu BOC dalam fungsi pengawasan, Komite Audit menunjuk kepada Standar Referensi GCG untuk Komite Khusus. Persyaratan ini telah diformulasikan sesuai dengan Ketentuan GCG yang berlaku.
roles
and
To assist the BOC in its Monitoring functions, the Audit Committee has refered to a Term of References for GCG Special Committee. The Term of References has been formulated in accordance with the prevailing GCG Regulation. c. Frequency meetings. of Audit Committee
13
c.
Frekwensi rapat Komite Audit.
Selama tahun 2008, Komite Audit telah mengadakan 4 rapat. Rapat Komite Audit dihadiri oleh Sdr. Soemadi Djoko Moerdjono Brotodiningrat (4 kali), Sdr. Budi Unggul (4 kali), Sdri. Nina Tan (4 kali).
In 2008, the Audit Committee has met 4 times. The Audit Committee meetings were attended by Mr Soemadi Djoko Moerdjono Brotodiningrat ( 4 times), Mr Budi Unggul ( 4 times), Ms. Nina Tan (4 times).
d. Program kerja Komite Audit.
dan
pelaksanaan
d. Audit Committee programmes implementations.
work and
Sehubungan dengan laporan keuangan Bank tahun 2008, Komite Audit telah meninjau laporan keuangan sebelum disampaikan kepada BOC dan, khususnya, meninjau persoalan keuangan dan pendapat yang dilaporkan untuk memastikan integritas laporan keuangan Bank. Komite Audit telah pengawasan dan evaluasi : a. b. melaksanakan Kerja
In relation to the Bank’s financial statements for the year 2008, the Audit Committee has performed review of the financial statements prior to submission to the BOC and, in particular, to review the significant financial reporting issues and judgments so as to ensure the integrity of the financial statements of the Bank. The Audit Committee has performed the monitoring and evaluation of: a. b. implementation of the tasks of the Internal Audit Working Unit (SKAI); consistency between audit implementation by the Public Accountant Office with prevailing auditing standards; consistency between the financial report with prevailing accounting standards ; implementation of follow up actions by the BOD on findings by the Internal Audit Work Unit, public accountant, and BI supervision result,
pelaksanaan tugas Satuan Audit Internal (SKAI) ;
konsistensi antara pelaksanaan audit oleh Kantor Akuntan Publik dengan standar audit yang berlaku; konsistensi antara keuangan dan standar yang berlaku; laporan akunting
c. c. d.
d.
pelaksanaan tindak lanjut oleh BOD atas temuan oleh Satuan Kerja Audit Internal, akuntan publik, dan hasil pengawasan BI,
2. Risk Monitoring Committee. a. Risk Monitoring Committee structure, membership, expertise and independence. keahlian Komite The structure of and membership of Risk Monitoring Comitteee (“RMC”) as of end of reporting period was as follows :
2. Komite Pemantauan Risiko. a. Struktur, keanggotaan, dan independensi Pemantauan Risiko.
Struktur dan keanggotaan Komite Pemantauan Risiko (“RMC”) pada akhir periode pelaporan adalah sebagai berikut:
14
Nama / Name Soemadi Djoko Moerdjono Brotodiningrat Budi Unggul Wibowo Nina Tan
Jabatan / Position Independent Commissioners - Chairman and Member of Committee Independent Party - Member of Committee Independent Party - Member of Committee
Kriteria anggota Komite Pemantauan Risiko ditentukan oleh peraturan-peraturan BI sebagai berikut. o Para anggota BOD dilarang menjadi anggota Komite Pemantauan Risiko dan semua anggota Komite harus memiliki integritas, kelakuan dan moral baik.
The criteria for member of the RMC are governed by the following BI regulations. o BOD members are prohibited from becoming an RMC member and all Committee members must possess integrity, good conduct and moral. o As required by the prevailing GCG Regulation, the above RMC members has consisted of :
o Seperti ditentukan oleh Peraturan BI yang
berlaku mengenai pelaksanaan GCG untuk Bank-Bank Umum, para anggota Komite Pemantauan Risiko diatas terdiri dari:
seorang komisaris independen; pihak independen yang memiliki keahlian dalam bidang keuangan, perbankan atau akunting pihak independen yang memiliki keahlian di bidang hukum atau perbankan. o Para anggota Komite Pemantauan Risiko yang merupakan komisaris independen dan pihak-pihak independen harus sedikitnya 51% (lima puluh satu persen) dari semua anggota Komite Pemantauan Risiko.
an independent commissioner ; an independent party with expertise in finance , banking or accounting; an independent party with expertise in legal or banking.
o RMC members who are independent commissioners and independent parties must at least reach 51% (fifty one percent) of all members of the RMC.
b. RMC roles and respondsibilities.
b. Peran dan tanggung jawab Komite
Pemantauan Risiko. RMC has performed the following tasks and responsibilities : Komite Pemantauan Risiko telah melaksanakan tugas-tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: o Evaluasi konsistensi antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan tersebut; o Pengawasan dan evaluasi pelaksanaan tugas-tugas Komite Risiko Manajemen dan Satuan Kerja Audit Internal. o Evaluation of the consistency between risk management policies with the implementation of the policies; o Monitoring and evaluation of the implementation of the Risk Management Committee’s and the Risk Management Work Unit’s tasks,
15
c. Frequency of RMC meetings.
c. Frekuensi
rapat Pemantauan Risiko.
Komite
Selama tahun 2008, Komite Pemantauan Risiko telah mengadakan 4 rapat. Rapat Komite Pemantauan Risiko dihadiri oleh Sdr. Soemadi Djoko Moerdjono Brotodiningrat (4 kali), Sdr. Budi Unggul (4 kali), Sdr. Mahdan Ibrahim (4 kali).
In 2008, the RMC has met 4 times . The RMC meetings were attended by Mr Soemadi Djoko Moerdjono Brotodiningrat ( 4 times), Mr Budi Unggul ( 4 times), Mr Mahdan Ibrahim (4 times). d. RMC work programmes implementations. and
d. Program kerja dan pelaksanaan
Komite Pemantauan Risiko. Komite Pemantauan Risiko memonitor dan mengevaluasi kebijakan risiko, strategis dan kinerja Unit Manajement Risiko Bank melalui rapat yang diadakan secara berkala. Rapat bertujuan untuk memberikan tinjauan kepada BOC mengenai pengawasan aktif dan pelaksanaan strategis manajemen risiko dan kebijakan Bank dalam tahun 2008. Dalam rapat ini, Komite Pemantauan Risiko mendiskusikan hal-hal yang berhubungan dengan risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko hukum, risiko kepatuhan, risiko reputasi dan risiko strategis.
The RMC has performed montoring and evaluation of the Bank’s risk policies, strategies and the performance of Bank’s Risk Management Unit through meetings held periodically. The meetings aims to provide BOC an overview regarding the active monitoring and implementation of the Bank’s risk management strategies and policies in 2008. In these meetings, the RMC had discussed matters related credit risk, market risk, liquidity risk, operational risk, legal risk, compliance risk, reputational risk and strategic risk.
3. 3. Komite Remunerasi dan Nominasi a. Struktur, keanggotaan, keahlian dan independensi Komite Remunerasi dan Nominasi a.
Remuneration Committee.
and
Nomination
Remuneration and Nomination Committee structure, membership, expertise and independence
Struktur dan keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi pada akhir periode pelaporan adalah sebagai berikut:
The structure of and membership of Remuneration and Nomination Comitteee (“RNC”) as of end of reporting period was as follows :
Nama / Name Prof Subroto Kankipati Rajan Raju Aries Nur Prasetyo Sunu
Jabatan / Position Independent Commissioners - Chairman and Member of Committee President Commissioner - Member of Committee Executive Officer - Member of Committee
Sesuai dengan peraturan yang berlaku, NRC sedikitnya harus terdiri dari:
In line with prevailing regulation, the RNC must at least consist of:
16
a. b. c.
seorang Komisaris Independen; seorang Komisaris seorang executive officer yang mengawasi seksi kompensasi dan manfaat dalam Departemen Sumber Daya Manusia.
a. b. c.
an Independent Commissioner ; a Commissioner; and an executive 0fficer supervising compensation and benefit section wthin Human Resources Department.
b. Peran dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan Nominasi . Komite Remunerasi dan Nominasi telah melaksanakan sedikitnya tugas-tugas dan tanggung jawab dibawah ini: 1. Yang berhubungan dengan kebijakan remunerasi: a. Mengevaluasi kebijakan remunerasi; dan b. Mengeluarkan rekomendasi kepada BOC mengenai : Kebijakan remunerasi BOC dan BOD Kebijakan remunerasi Executive officer dan karyawan.
b. RNC roles and responsibilities. The RNC has performed at least the following tasks and responsibilities : 1. Related to remuneration policies: a. performs an evaluation of the remuneration policy; and b. gives a recommendation to the BOC concerning : BOC and BOD remuneration policies . Executive officers and employee remuneration policies . 2. Related to nomination policies: submit a recommendation on prospective members of the BOC and /or the BOD to the BOC to be submitted to the General Meeting of Shareholders
2. Yang berhubungan dengan kebijakan nominasi: Merekomendasikan calon anggota BOC dan/atau BOD kepada BOC untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
Komite Remunerasi dan Nominasi telah memastikan bahwa kebijakan remunerasi sepadan sedikitnya dengan hal-hal dibawah ini: a. Kinerja keuangan dan pembentukan cadangan seperti ditentukan dalam undang-undang dan peraturan yang berlaku; Kinerja perorangan; Kewajaran dibandingkan dengan grup peer; dan Mempertimbangkan tujuan jangka panjang dan strategi Bank. Frekuensi rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
The RNC has ensured that the remuneration policy commensurate with at least the following : a. financial performance and reserves formation as stipulated in prevailing laws and regulations ; b. individual work performance; c. fairness compared to peer group; and d. consideration on long term goals and strategies of the Bank.
b. c. d.
c.
c. Frequency of RNC meetings. In 2008, the RNC has met 6 times. The RNC meetings were attended by Prof
Selama tahun 2008, Komite Remunerasi dan Nominasi telah mengadakan 6 rapat.
17
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi dihadiri oleh Sdr. Prof. Subroto (6 kali), Sdr. Kankipati Rajan Raju (6 kali), Sdr. Aries Nur Prasetyo Sunu (6 kali). d. Program kerja dan pelaksanaan Komite Remunerasi dan Nominasi. Pada tahun 2008 ini pengangkatan anggota BOD yang baru. Komite Remunerasi dan Nominasi telah meninjau paket remunerasi untuk anggota BOC dan BOD serta bonus kinerja untuk para karyawan. IV. Kebijakan/Paket Remunerasi Dan Fasilitas Lain untuk BOC dan BOD. Seperti telah disetujui dalam RUPS tahun 2008, BOD dan BOC menerima paket remunerasi sebagai berikut:
Subroto ( 6 times), Mr Kankipati Rajan Raju ( 6 times), Mr Aries Nur Prasetyo Sunu (6 times). d. RNC work programmes implementations. and
There was no new member o BOD during 2008. The RNC has reviewed the remuneration packages for BOC and BOD members as well as the performance bonuses for employees. IV. Remuneration Policies/Packages And Other Faciliities For the BOC And BOD. As per approved by the 2008 GSM, the BOD and BOC received the following remuneration packages :
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lainnya Types of Remuneration and Other Facilities BOC Jumlah Orang / Jutaan Rp / Nbr Person Milliion IDR Remunerasi (gaji, bonus, tunjangan rutin dan fasilitas lainnya dalam bentuk non-natura) Range of gross remuneration (salaries, bonuses, allowances and other facilities in cash) Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan,transportasi, asuransi kesehatan dsb.) Range of other in kind facilities (housing,transportation,medical insurance and other benefits) Remunerasi (gaji, bonus, tunjangan rutin dan fasilitas lainnya dalam bentuk non-natura) BOD Jumlah Orang / Jutaan Rp / Nbr Person Milliion IDR
2
1,500 – 2,000
9
20,000 – 30,000
2
50 - 100
9
2,000 – 3,000
Jumlah Diterima perorang dalam 1 Tahun / Remuneration total per-person in 1 year Lebih dari Rp 3,5 milyar / More than IDR 3.5 billions Lebih dari Rp 1,5 milyar – 3,5 milyar / More than IDR 1.5 billiion - IDR 3.5 billions
Jumlah Direkttur / Number of Directors 3 3
Jumlah Komisaris Number of Commisioners 0 0
18
Rp 500 juta – 1,5 milyar / IDR 500 millions IDR 1.5 billions
1
2
V. Kepemilikan Saham Dan Opsi Saham Dalam tahun 2008 Bank tidak memiliki skema insentif untuk para direktur dan karyawan senior untuk memiliki saham bank melalui Opsi Saham Karyawan (Employees share Option/ESOP) atau opsi yang menguntungkan untuk membeli saham Bank yang baru dikeluarkan.
V. Shareholding And Share Option. In 2008 the Bank did not have any incentives scheme for directors and senior employees to own shares in the Bank through an Employess Share Option (ESOP) or rewarding options to purchase any Bank’s new share issued.
VI. VI. Rasio Gaji Tertinggi Dan Terendah. Rasio gaji tertinggi dan terendah di Bank tahun 2008 adalah sebagai berikut:
Ratios of Salaries.
Highest
to
Lowes
The ratios of highest and lowest salaries at the Bank in 2008 is as follows :
Jenis Rasio / Types of Ratios Employee salaries - highest to lowest Directors salaries - highest to lowest Commissioners salaries - highest to lowest Highest director salary - highest employee salary
Rasio / Ratios 111 3.4 1.0 1.3
VII. Kecurangan Internal. Kecurangan internal adalah pelanggaran/tingkah laku yang salah yang dilakukan oleh anggota manajemen dan karyawan permanen serta bukan permanen sehubungan dengan proses dan operasional Bank, yang menyebabkan potensi sejumlah kewajiban atau kerugian dalam jumlah berapapun.
VII. Internal Fraud. Intenal fraud is any violation/misconduct committed by members of the management and permanent and non permanent staff related to the Bank’s processes and operations, which results in any amount of potential liabilities or loss.
Jumlah kasus yang melibatkan / Number of cases involving Internal Fraud dalam 1 tahun / Internal Fraud in 1 year Total cases of fraud Cases has been settled Internal settlement in progress Settlement not yet in progress In follow up in legal process Manajemen / Management Pegawai tetap/ Permanet Empolyees 1 1 Pegawai honorer/ Non-Permanet Empolyees 1 1
19
VIII. Kasus Hukum. Selama tahun 2008 Bank tidak memiliki kasus dimana Bank menjadi Tergugat dalam suatu kasus hukum. Dibawah ini adalah perincian kasus hukum selama tahun 2008:
VIII. Legal Cases. In 2008 the Bank did not have cases where the Bank became the defendant of the case. The followings are details of legal cases in 2008 :
Kasus Hukum / Legal Cases Dengan karyawan / Related to staff Selesai / Concluded Dalam Proses / In progress of settlement Terkait pemberian pinjaman/ related to granting of credit facilities Selesai / Concluded Dalam Proses / In progress of settlement Kepailitan / Bankruptcy lawsuits Selesai / Concluded Dalam Proses / In progress of settlement Lain-lain / Other lawsuits Selesai / Conclded Dalam Proses / In progress of settlement
Total Pidana / Perdata/ Criminal Civil cases cases
-
-
2 -
-
IX. Transaksi Yang Menyebabkan Benturan Kepentingan. Bank secara konsisten menghargai integritas individu dan profesionalisme seperti disebutkan dalam Kode Etik dan Tingkah Laku yang harus diperhatikan oleh direksi, karyawan dan orang-orang yang bekerja dengan Bank. Semua direktur dan karyawan setiap tahun menandatangani Kode Etik dan Tingkah Laku Bank. Semua staff juga ikut pelatihan berkaitan dengan Kode ini.
IX. Transactions Causing Conflict of Interest. The Bank consistently values personal intergrity and profesionalism as set forth in its Codes of Ethics and Conduct which has to be observed by its directors, employese and people who work with the Bank. All directors and employees have annually signed the Bank’s Codes of Ethics and Conduct. All staff has also undergone trainings related to thisCodes.
20
Dalam tahun 2008 tidak terdapat laporan transaksi yang menyebabkan benturan kepentingan oleh komisaris, direktur, executive officer atau karyawan.
In 2008 there were no reports made on transaction causing any conflict of interest by commissioners, directors, executive officers or staff.
X.
Pembelian Kembali Saham Pembelian Kembali Obligasi.
Dan
X. Buy Back Shares And Buy back Bonds. In 2008 there were no transactions made by the Bank to buy back shares or obligations. With regards to such transactions, if any, the Bank would always refer to the applicable laws and regulations. XI. Fund For Social And Political Activities Including Names of Beneficiaries. The Bank is never providing fund to any political activies. However, the Bank has conducted corporates social responsibilties in 2008 where Surabaya Branch has launched an innitiatives to collect computers, books, educational CD, TV, DVD, loud speaker and other equiments useful for vocational trainings. This innitiave has helped 1000 children in Surabaya area between ages 3-18 years. XII. Compliance, Internal Audit and External Audit Functions.
Dalam tahun 2008 tidak terdapat transaksi yang dilakukan oleh Bank untuk membeli kembali saham atau obligasi. Sehubungan dengan transaksi semacam ini, Bank akan selalu merujuk kepada undang-undang dan peraturan yang berlaku.
XI.
Dana Untuk Aktivitas Sosial Dan Politik Termasuk Nama-Nama Penerima Dana.
Bank tidak pernah memberikan dana untuk aktivitas politik manapun. Namun, Bank telah melaksanakan tanggung jawab sosial korporasi dalam tahun 2008 dimana Cabang Surabaya telah berinisiasi mengumpulkan komputer, buku, CD pendidikan, TV, DVD, pengeras suara dan peralatan lainnya yang berguna bagi pelatihan kejuruan. Inisiatif ini telah membantu 1.000 orang anak-anak di wilayah Surabaya berusia 3 – 18 tahun.
XII. Fungsi Kepatuhan, Audit Internal Dan Audit Eksternal. a. Fungsi Kepatuhan Bank.
a. The Bank’s Compliance Functions. Banking business is founded on trust and integrity. To continue to succeed and survive the Bank has zealously guarded and enhanced its reputation and capital. The maintenance of a strong compliance culture is the cornerstone of the Bank’s success. The Bank’s compliance culture is one where every staff member has been aware of and accepted responsibility for ongoing compliance with laws, regulations and ethical standards. This has been ingrained mindset and working habit of every staff member. To achieve the above objectives, Compliance Departement has established a Compliance Manual which serves as
Bisnis perbankan dibangun berdasarkan kepercayaan dan integritas. Untuk tetap berhasil dan tetap hidup, Bank menjaga ketat dan meningkatkan reputasi dan modal Bank. Pemeliharaan kultur kepatuhan yang kuat adalah pondasi keberhasilan Bank. Kultur kepatuhan bank adalah bila setiap anggota staff telah menyadari dan menerima tanggung jawab untuk terus menerus patuh pada undang-undang, peraturan dan standar etika. Hal ini telah ditanamkan dalam pikiran dan kebiasaan bekerja setiap anggota staff.
21
Untuk mencapai tujuan diatas, Departemen Kepatuhan telah membuat Manual Kepatuhan yang berfungsi sebagai petunjuk yang menjelaskan cakupan, prinsip dan tanggung jawab untuk manajemen yang efektif atas hal yang berkaitan dengan kepatuhan Bank. Departement Kepatuhan telah dipimpin oleh seorang anggota BOD yang ditugaskan untuk menjadi Direktur Kepatuhan Bank. Kualifikasi, tugas-tugas dan tanggungjawab Kepatuhan dan Direktur Kepatuhan telah sesuai dengan peraturan yang berlaku yang dikeluarkan oleh BI, serta standar dan kebijakan kepatuhan DBS Group yang berlaku. Namun demikian, kepatuhan terhadap undang-undang dan peraturan tidak hanya harus dilakukan oleh Direktur/Departemen Kepatuhan. BOD dan manajemen bisnis Bank juga mempunyai tanggung jawab utama untuk memastikan bahwa bisnis yang mereka lakukan memenuhi undang-undang, peraturan dan standar kepatuhan yang berlaku. Orang yang diangkat sebagai Direktur Kepatuhan telah memenuhi persyaratan dibawah ini: tidak menduduki jabatan rangkap sebagai Presiden Direktur Bank. tidak bertanggungjawab atas aktivitas operasional, akunting dan/atau Satuan Kerja Audit Internal (“SKAI”). mengerti peraturan BI dan undangundang serta peraturan lainnya. mampu bekerja secara independent.
guidelines for defining the scope, principles and responsibilities for the effective management of the Bank’s compliance affairs. Compliance Departement has been headed by a member of BOD assigned to be the Compliance Director of the Bank. The qualifications, tasks and responsibilities of the Compliance and its Director has been in line with the applicable regulations issued by BI, as well as applicable DBS Group compliance standards and policies. Nevertheless, compliance with prevailing laws and regulations should not be borne solely by the Compliance Director/Department. The BOD and the Bank business management have primary responsibility as well for ensuring that the businesses they manage comply with applicable laws, regulations and compliance standards. The person appointed as the Bank’s Compliance Director has been complied with the following requirements : does not hold a concurrent position as President Director of the Bank. is not in charge of operational activities, accounting and/or internal audit working unit (“SKAI”). understands BI regulations and other prevailing laws and regulations. is capable of working independently.
-
The Compliance Director has been assigned with and responsible for at least the following: a. Determining the measures needed to ensure that the Bank has complied with all BI regulations and other prevailing laws and regulations pertaining to the implementation of prudential principles. Monitoring and ensuring that the business operations of the Bank do not deviate from the prevailing regulations. Monitoring and ensuring the compliance of the Bank with all agreements and commitments made by the Bank with BI. Monitoring and ensuring the compliance of the Bank to all
Direktur Kepatuhan telah ditugaskan dan bertanggungjawab sedikitnya atas hal-hal dibawah ini: a. Menentukan tindakan yang diperlukan untuk memastikan bahwa Bank telah memenuhi semua peraturan BI dan undang-undang serta peraturan yang berlaku lainnya sehubungan dengan pelaksanaan prinsip kehati-hatian. Memonitor dan memastikan bahwa operasional bisnis Bank tidak menyimpang dari peraturan yang berlaku. Memonitor dan memastikan kepatuhan Bank atas semua perjanjian dan komitmen yang
b.
b.
c.
c.
d.
22
d.
dibuat oleh Bank dengan BI. Memonitor dan memastikan kepatuhan Bank atas semua hal yang ditentukan dalam Kerangka Kepatuhan DBS Grup.
matters stipulated under DBS Group Compliance Framework.
Dalam melaksanakan tugas-tugas dan kewajiban diatas, Direktur Kepatuhan harus mencegah anggota BOD dan/atau executive officer Bank untuk mengikuti kebijakan dan/atau mengambil keputusan yang menyimpang dari peraturan BI, Kebijakan Kepatuhan Grup dan/atau undang-undang dan peraturan yang berlaku lainnya. Apabila Direktur Kepatuhan menemukan kebijakan dan/atau keputusan yang dibuat oleh BOD atau executive officer Bank yang menurut pendapatnya menyimpang dari undang-undang dan peraturan yang berlaku lainnya, Direktur Kepatuhan harus memberitahukan BI selambat-lambatnya 7 hari setelah pelaksanaan kebijakan/keputusan tersebut.
In conducting the above tasks and responsibilities, the Compliance Director has been required to prevent member of BOD and/or executive officers of the Bank from pursuing policies and/or adopting decisions that deviate from BI regulations, Group Compliance Policies and/or other prevailing laws and regulations. When Compliance Director discovers a policy and/or decision made by BOD or Bank’s executive officers which according to his opinion has deviated from prevailing laws and regulations, Compliance Director should notify BI at the latest 7 days after the implementation of the policies/decisions. In order to support the effective performance of Compliance Director function, the Bank has established a compliance unit which has been independent from operational work units. The compliance unit has participated in reviewing new policies and guidelines to ensure that the Bank’s policies, guidelines and procedures are in line with the relevant BI regulations and/or prevailing laws and regulations. The Compliance Director has provided regular reports on the performance of his duties and responsibilities at least semiannually to the PD with a copy to the BOC.
Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan fungsi Direktur Kepatuhan, Bank telah membentuk unit kepatuhan yang merupakan unit independent dari unit kerja operasional. Unit kepatuhan telah turut meninjau kebijakan dan petunjuk baru untuk memastikan bahwa kebijakan, petunjuk dan prosedur Bank telah sesuai dengan peraturan BI yang bersangkutan dan/atau undang-undang dan peraturan yang berlaku. Direktur Kepatuhan telah memberikan laporan berkala mengenai pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya sedikitnya setiap setengah tahun kepada PD dengan salinan kepada BOC. b. Auditor Bank telah menunjuk KAP Haryanto Sahari & Rekan, yang merupakan anggota dari PriceWaterhouseCoopers, sebagai auditor eksternal Bank untuk tahun 2008. Sesuai dengan peraturan BI yang berlaku, BOD juga telah membentuk SKAI Bank. BOD menyadari pentingnya proses audit dan mengkomunikasikan pentingnya fungsi ini keseluruh Bank. BOD telah meninjau dengan hati-hati, tepat waktu dan efektif, temuan-temuan baik
b. Auditors The Bank has appointed KAP Haryanto Sahari & Rekan, a member firm of PriceWaterhouseCoopers as the Bank’s external auditor for year 2008. In line with the prevailing BI regulation, the BOD has also formated the Bank’s Internal Audit Working Unit (“SKAI”). The BOD has recognized the importance of the audit process and communicates the importance of this function throughout the Bank. The BOD has carefully reviewed, in a timely and effective manner, the findings
23
auditor internal dan eksternal (termasuk audit BI). BOD telah meminta manajemen untuk melaporkan secara berkala kemajuan Bank dalam memecahkan persoalan yang ditimbulkan oleh para auditor. BOD telah melakukan tindak lanjut untuk menangani dan merespon temuan audit dan rekomendasi dari Audit Internal dan auditor eksternal. o Audit Eksternal Selain memenuhi kewajiban hukum Bank untuk mengeluarkan pendapat atas laporan keuangan, auditor eksternal telah memberikan BOD pendapat pihak ketiga atas kecukupan sistem manajemen, pengawasan akunting dan informasi keuangan. BOD telah melaksanakan pengawasan atas pemilihan dan penunjukan auditor eksternal. BOD telah memastikan transparansi penuh sedemikian rupa sehingga para pihak seperti auditor eksternal dapat meninjau hal yang sama dan dengan demikian mengeluarkan opini atas laporan keuangan Bank. o o Audit Internal SKAI telah membantu BOD secara terus menerus sepanjang tahun 2008 dengan melaksanakan tugas-tugas dibawah ini: Meninjau prosedur operasional untuk memastikan bahwa prosedur ini telah memiliki pengawasan yang cukup dan mematuhi kebijakan yang disetujui oleh BOD; Meninjau dan melakukan testing operasional secara berkala untuk memastikan bahwa pengawasan internal telah berfungsi dengan seharusnya; dan Membantu manajemen untuk menyusun solusi yang diperlukan atas masalah-masalah Selain itu, SKAI telah melaksanakan tugastugas dan tanggung jawab dibawah ini: Membantu BOD untuk mengawasi Bank dengan efektif dengan cara merencanakan, melaksanakan, dan memonitor hasil semua audit;
of both internal and external auditors (including BI audits). The BOD has required management to report periodically on the Bank’s progress in resolving problems raised by auditors. The BOD has taken follow up action to address and respond to audit findings and recommendations from Internal Audit and external auditors. o External Audit Apart from fulfilling the Bank’s legal obligation to provide a statutory opinion on financial statements, external auditors has provided the BOD with a third party opinion on the adequacy of management systems, accounting controls and financial information. The BOD has exercised control upon the selection and appointment of external auditors. The BOD has ensure a full transparency in such a way that parties such as external auditors could view same and thereby form an opinion on the Bank’s financial statements.
Internal Audit SKAI has assisted the BOD on a continuing basis during 2008 by performing the following duties: Reviewing operating procedures to ensure that they incorporate adequate controls and comply with policies approved by the BOD; Reviewing and testing operations regularly to ensure that internal controls are functioning properly; and Helping management develop appropriate solutions to problems. In addition, SKAI has performed following duties and responsibilities: the
Assisting the BOD to effectively supervise the Bank by means of planning, executing and monitoring the results of all audits; Conducting analysis and evaluations in support units including operations and other
24
Menganalisa dan mengevaluasi unit-unit pendukung termasuk unit operasional dan aktivitas lainnya melalui audit langsung dan pengawasan tidak langsung; Mengidentifikasikan semua kemungkinan untuk memperbaiki dan meningkatkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya dan dana; Memberikan nasihat dan informasi yang obyektif atas aktivitas yang diperiksa pada tingkat BOD.
activities through direct audit and indirect supervision; Identifying all possibilities to improve and enhance the efficiency of the use of resources and funds; and Giving advice and objective information on activities audited at the BOD level.
Dalam menjalankan fungsinya Audit Intenal Bank telah berpedoman pada persyaratan dan tata cara sebagaimana diatur dalam ketentuan BI tentang Penerapan Standar Pelaksanaan Fungsi Audit Intern Bank Umum. XIII. Fungsi Manajemen Risiko. Bank telah menyatakan dengan jelas pendekatan manajemen risiko dalam Rencana Bisnis Tahunan dimana manajemen risiko telah menjadi prioritas dalam tahun 2008 karena adanya tantangan yang timbul akibat pertumbuhan Bank yang cepat, peraturan-peraturan baru dan kondisi ekonomi pada umumnya yang sedang mengalami krisis ekonomi global. Bank telah mengidentifikasikan faktorfaktor risiko yang mempunyai akibat langsung terhadap laba Bank dan telah mengambil tindakan untuk menanganinya dalam risiko kredit, risiko pasar (termasuk risiko tingkat bunga dan risiko nilai tukar), risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko kepatuhan serta risiko strategis dan risiko reputasi. Bank telah memonitor dengan ketat semua risiko yang melekat pada aktivitas bisnis melalui pengawasan oleh BOD dan pelaporan secara berkala kepada BOC. Sejumlah inisiatif telah diambil dalam tahun 2008 untuk mendukung rencana pertumbuhan bisnis Bank memasuki tahun 2009. Bank juga telah membentuk komite tingkat BOD yaitu Komite Manajemen Risiko untuk menangani semua persoalan risiko. Komite ini dipimpin oleh Presiden Direktur dan anggotanya terdiri dari Direktur Unit Manajemen Risiko, Direktur T&O, Direktur
In performing its function the Internal Audit has been using the guideline for requirement and procedures as stipulated in BI regulation concerning Implementation of Standard for Performing Commercial Bank Internal Audit Function.
XIII. Risk Management Function. The Bank has clearly stated its risk management approach on its Annual Business Plan where risk management has been a priority in 2008 due to challenges arising from the Bank’s rapid growth, new regulations and general economic conditions. The Bank has identified risk factors that have direct impact to Bank’s profitability and taken steps to address those in credit risk, market risk (including interest rate risk and foreign exchange risk), liquidity risk, operational risk, legal risk, compliance risk as well as strategic and reputational risks. The Bank has closely monitored all risks inherent on its business activities through active Monitoring by its BOD and regular reporting to its BOC. A number of initiatives have been taken in 2008 to support the Bank’s business growth plans going into 2009. The Bank has also formed a BOD level committee namely Risk Management Committee to address all risk issues.The committee is chaired by President Directors and members comprise of Risk Management Unit Director, T&O Director, Legal and Compliance Director and Credit Director. The committee has met 4 times during 2008. All aspects of the asset and liabilities management lies with Assets and Liabilities Committee ( ALCO) which will
25
Hukum dan Kepatuhan dan Direktur Kredit. Komite telah mengadakan 4 rapat selama tahun 2008. Semua aspek manajemen aset dan kewajiban terletak pada Komite Aset dan Kewajiban (ALCO) yang mengadakan rapat setiap bulan untuk mendiskusikan pembiayaan dan persyaratan pinjaman dan juga memonitor risiko likuiditas bank. Komite ini diketuai oleh Presiden Direktur dengan direktur-direktur yang bersangkutan serta para executive officer sebagai anggotanya. Selama tahun 2008 komite telah mengadakan 12 rapat. Undangan rapat ini disampaikan dengan benar dan risalah rapat serta bahan-bahan telah didokumentasikan. Program sertifikasi manajemen risiko untuk para karyawan Bank telah diorganisasikan. Pelatihan “risk awareness training” telah diberikan untuk menngkatkan kesadarkan staff atas risiko dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa karyawan telah mengambil tindakan & risiko yang diperhitungkan dalam memberikan layanan kepada para nasabah, operasional dengan kepatuhan yang baik terhadap peraturan perundang-undangan dan standar tata kelola perusahaan.
hold a meeting on monthly basis to discuss the funding and lending requirements and also monitor the liquidity risk of the bank. The committee is chaired by President Director with relevant directors and executive officers as its members. During 2008 the committee has met 12 times. Invitations to these meetings were properly delivered and meeting minutes and materials were documented. The risk management certification program for the Bank’s employees has been sustainably organized. “A risk awarenessl training” concerning staff risk awareness is conducted on a regular basis to ensure that staff has taken measured & calculated risks when providing services to customers, operating with sound adherence to regulatory requirements and standards of good corporate governance.
XIV. Exposure to related parties and large exposures. XIV. Penyediaan Dana kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan penyediaan dana besar. Penyediaan dana kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan debitur/grup besar per 31 Desember 2008 adalah sebagai berikut:
Jumlah / Total Jumlah Debitur / Nbr Debtors 52 Jumlah (Jutaan Rp) / Amounts (IDR milliions) 24.168
Exposures to related parties and large debtors/groups ast at 31 December 2008 were as follows :
Eksposur / Exposures Dengan Pihak terkait / To Related Parties Dengan Debitur Besar / To Large Debtors Individuals Groups
50
11.265.747
XV. Rencana Strategis
XV. Strategic Plan.
26
Misi dan Objektif dari Bank adalah mengenali setiap kesempatan untuk tumbuh kembang, dengan tetap peka terhadap keterbatasan bank, Bank bertujuan untuk membangun dan mengembangkan francise DBS di Indonesia dengan mengukuhkan posisinya di beberapa segmen pasar. Untuk mengukuhkan posisinya di Indonesia, Bank mengandalkan pilar-pilar berikut ini: FRANCISE Membangun francise yang kuat dan konsisten, mendapatkan nasabah yang setia, pendapatan yang berkelanjutan, margin yang semakin baik. Posisi 3 besar dalam target segmen yang dipilih. Target keuntungan 68/32 wholesale/consumer banking. dari
The mission and objective of the Bank is recognizing opportunities for growth, yet fully aware of the bank’s limitations, PT Bank DBS Indonesia aims to establish and expand DBS franchise in Indonesia by building niches in a few market segment. In creating this niche in Indonesia, the Bank will rely on the following pillars: FRANCHISE Build strong and consistent franchise, gain sticky customer, recurring income, improve margins over time. Top-3 in chosen target segments. Target profit 68/32 consumer banking. wholesale/
PROFITABILITAS Krisis ekonomi global membuat Bank memperlambat aktivitas bisnis-nya. Tetapi, Bank dapat menjaga NPAT (laba bersih setelah pajak) diperkirakan pada tingkat yang menadai pada tahun 2009. JARINGAN Jumlah cabang dan jaringan yang cukup untuk menjangkau semua target segmen pada 2011 termasuk kepemilikan ATM, internet banking, serta call centre. BRAND Perusahan paling diminati. Identitas brand yang baik di Indonesia
PROFITABILITY The global economic downturn lead the bank to slowdown its business activities. Howevwer, the Bank has managed to hold the NPAT (net profit after tax) at moderate level for year 2009. NETWORK Sufficient branch and channels to touch all our target segments by 2011 including proprietary ATMs, internet banking and call centre. BRAND Employer of choice Coherent brand identity in Indonesia
Bank telah menjabarkan misi dan objektifnya secara lebih spesifik untuk tiaptiap area bisnis dalam Rencana Bisnis Tahunan Bank. XVI. Transparansi Kondisi Finansial dan Non-Finansial. Persiapan dan penyajian laporan finansial dan non-finansial sesuai dengan prosedur, jenis dan cakupan yang ditentukan oleh peraturan BI yang berlaku.
The Bank’s specific corporate plan for each potential area of business is presented in greater details in the Bank’s annual business plan. XVI. Tranparancy of Financial and Non Financial Conditions.
The preparation and presentation of financial and non-financial reports were in compliance with the procedures, type and scope prescribed by applicable BI regulations.
27
Bank juga telah mendistribusikan laporan keuangan Bank kepada berbagai organisasi yang diharuskan oleh peraturan BI.
The Bank has also distributed its annual reports to various organizations as required by BI regulations.
XVII.
Hasil Pelaksanaan Assessment GCG.
Self
XVII. GCG Implementation Self Assessment Result : The result of the Bank’s GCG implementation self assesment for reporting period as of 31 December 2008 gives a composite score of 2.000 or a composite notation of “Proper Implementation”.
Hasil pelaksanaan penilaian sendiri GCG untuk periode laporan per 31 Desember 2008 menghasilkan nilai komposit 2.000 atau nilai komposit “Tata Kelola Memadai”.
Jakarta, 28 Mei 2009 Manajemen PT Bank DBS Indonesia
Jakarta, 28 May 2009 Management PT Bank DBS Indonesia
28
APPENDIX RINGKASAN KALKULASI NILAI KOMPOSIT GCG SELF ASSESSMENT TANGGAL 31 DECEMBER 2008
Assessment Aspects Weight (a) Rating (b) Score (a) x (b)
Notes*
Pelaksanaan Tugas dan Tanggungjawab Dewan Komisaris
• Komposisi dan kompetensi Dewan Komisaris sesuai dengan ukuran dan kompleksitas bisnis bank. • Dewan Komisaris telah bertindak dan mengambil keputusan secara independen. • Pelaksanaan tugas dan tanggungjawab Dewan Komisaris telah memenuhi prinsip GCG. Terdapat rencana bisnis untuk memastikan kepatuhan dengan jadwal waktu dan kewajiban yang disebutkan dalam peraturan dapat dipenuhi. • Rapat Dewan Komisaris dilaksanakan dengan efektif dan efisien. • Aspek transparansi Dewan Komisaris cukup dan kepatuhan terhadap larangan yang disebutkan dalam peraturan telah dimonitor.
10.00%
2
0.200 • Komposisi dan kompetensi Dewan Direksi sesuai dengan ukuran dan kompleksitas bisnis bank. • Dewan Direksi telah bertindak dan mengambil keputusan secara independen. • Pelaksanaan tugas dan tanggungjawab Dewan Direksi telah memenuhi prinsip GCG namun masih ada sedikit kelemahan. • Rapat Dewan Direksi dilaksanakan dengan efektif dan efisien. • Aspek transparansi Dewan Direksi baik dan belum pernah melanggar larangan yang disebutkan dalam peraturan.
Pelaksanaan Tugas dan Tanggungjawab Dewan Direksi
20.00%
2
0.400
29
Komite-komite
•Komposisi dan kompetensi Komite-komite sesuai dibandingkan dengan ukuran dan kompleksitas usaha Bank • Pelaksanaan tugas komite-komite telah berjalan efektif namun masih terdapat kelemahan minor. • Pelaksanaan rapat Komite-komite berjalan sesuai dengan pedoman intern dan terselenggara efektif dan efisien
10.00%
2
0.200
Fungsi Kepatuhan Bank
• Kepatuhan Bank cukup baik namun pernah melakukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku namun tidak membahayakan kelangsungan usaha BankI. Bank telah melakukan tindakan perbaikan untuk perihal ini . • Bank telah senantiasa menyelesaikan komitmen-nya atas temuan audit dalam waktu yang disepakati • Pelaksanaan tugas dan independensi Direktur Kepatuhan dan Satuan Kerja Kepatuhan berjalan cukup efektif • Pedoman kerja dan sistem dan prosedur yang terkini pada seluruh jenjang organisasi tersedia secara cukup lengkap dan komprehensif 5.00% 3 0.150
Fungsi Audit Intern
• Pelaksanaan Fungsi Audit Internal Bank telah berjalan efektif dan memenuhi petunjuk internal serta sesuai dengan standar minimum seperti disebutkan dalam peraturan BI tetapi terdapat sedikit kelemahan yang dapat diatasi dengan tindakan rutin. • SKAI melaksanakan fungsinya secara independent dan objektif.
5.00%
2
0.100
30
Fungsi Audit Extern
• Pelaksanaan audit oleh Akuntan Publik sangat efektif dan sesuai dengan persyaratan minimum seperti disebutkan dalam ketentuan tetapi terdapat sedikit kelemahan. • Kualitas dan jangkauan pekerjaan audit oleh Akuntan Publik baik. • Pelaksanaan audit oleh Akuntan Publik bersifat independen. 5.00% 2 0.100 • Pada umumnya manajemen efektif dalam mengidentifikasi dan mengawasi resikoresiko Bank. • Manajemen mampu mengatasi kelemahan dalam melaksanakan manajemen resiko yang tidak penting. • Pada umumnya, pengawasan aktif manajemen, kebijakan dan pengaturan limit, prosedur, laporan, sistem manajemen informasi, pengawasan resiko, efektif untuk menjaga kondisi internal bank yang sehat. • Pelaksanaan pengawasan internal menunjukkan kelemahan yang memerlukan tindakan perbaikan sehingga tidak lagi menyebabkan pengaruh yang signifikan pada kondisi bank.
Fungsi Manajemen Resiko dan Pengawasan Internal
7.50%
2
0.150 • Tidak terdapat pelanggaran BMPK dan pelampauan BMPK. • Diversifikasi penyediaan dana tersebar rata atau jumlah penyediaan dana kepada peminjam utama dibandingkan dengan jumlah penyediaan dana seluruhnya tidak signifikan. • Pengambilan keputusan penyediaan dana telah dilakukan secara independen.
Prinsip kehatihatian dalam Penyediaan Dana kepada Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa dan Penyediaan Dana Besar
7.50%
2
0.150 • Rencana bisnis Bank disusun dengan mempertimbangkan beberapa faktor eksternal dan internal serta prinsip kehatihatian dan prinsip perbankan yang sehat. • Realisasi rencana bisnis sesuai dengan yang ditargetkan dengan penyimpangan yang dapat diterima. •Penilaian Resiko Strategis yang Menengah
Rencana Korporasi dan Rencana Bisnis
5.00%
2
0.100
31
Kondisi Keuangan dan Bukan Keuangan dan Laporan Pelaksanaan GCG
• Informasi keuangan dan bukan-keuangan cukup dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. • Bank telah menyediakan informasi keuangan dan bukan-keuangan kepada semua stakeholder, tidak hanya terbatas kepada yang diwajibkan dan mudah diakses oleh stakeholder. • Jangkauan laporan, ketepatan, dan penyampaian laporan pelaksanaan GCG cukup baik. • Jangkauan pihak-pihak yang menerima laporan pelaksanaan GCG memenuhi ketentuan yang berlaku.
10.00%
1
0.100
. • Informasi keuangan dan bukan-keuangan cukup dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. • Bank telah menyediakan informasi keuangan dan bukan-keuangan kepada semua stakeholder, tidak hanya terbatas kepada yang diwajibkan dan mudah diakses oleh stakeholder. • Jangkauan laporan, ketepatan, dan penyampaian laporan pelaksanaan GCG cukup baik. • Jangkauan pihak-pihak yang menerima laporan pelaksanaan GCG memenuhi ketentuan yang berlaku.
Transparansi Laporan Internal
Sistem informasi manajemen Bank cukup baik dan mampu menyediakan laporan internal yang lengkap, akurat, yang terkini, utuh dan tepat waktu dan dapat digunakan untuk membuat keputusan dengan cukup efektif. 5.00% 3 0.150 Bank mampu menghindari potensi benturan kepentingan melalui kebijakan internal yang komprehensif dengan pelaksanaan yang baik. 10.00% 2 0.200 2.000
Conflict of Interests
Composite Score
100.00%
32
COMPOSITE SCORE CALCULATION SUMMARY GCG SELF ASSESSMENT AS OF 31 DECEMBER 2008
Assessment Aspects Weight (a) Rating (b) Score (a) x (b)
Notes*
Performance of Duties and Responsibilities of the Board of Commissioners
• Composition and competence of the Board of Commissioners fit with the size and complexity of the bank’s business. • The Board of Commissioners have acted and made decisions independently. • The Performance of duties and responsibilities of the Board of Commissioners have fulfilled principles of GCG. An action plan exists to ensure that compliance with the timelines and obligations set forth in the regulations are fulfilled. • Meetings of the Board of Commissioners are performed effectively and efficiently. • Transparency aspects of the Board of Commissioners are adequate and compliance with the prohibitions stated by the regulations is monitored.
10.00%
2
0.200
Performance of Duties and Responsibilities of the Board of Directors
• Composition and competence of the Board of Directors fit with the size and complexity of the bank’s business. • The Board of Directors have acted and made decisions independently. • Performance of duties and responsibilities of the Board of Directors has completely fulfilled principles of GCG but there are still minor weaknesses. • The meetings of the Board of Directors are performed effectively and efficiently. • Transparent aspects of the Board of Directors are good and they never violate the prohibitions stated by the regulations 20.00% 2 0.400
33
Committees
• Composition and competence of the Committees adequately fit with the size and complexity of the bank’s business. • Performance of duties of the Committees has run adequately effective but still need to be improved in future to avoid degradation of rating. • Performance of the meetings of the Committees runs in accordance with internal guidelines and is done adequately effective and adequately efficient. 10.00% 2 0.200
Bank Compliance Functions
• The Bank compliance is categorized as adequately good but the bank ever breached which is not endangering Bank's business, of which corrective action have been taken to avoid similar breach in future. • Performance of duties and independence of the Compliance Director and the Compliance Work Unit run adequately effective. • Updated work guidelines and system and procedures in all organization levels are available adequately complete and adequately comprehensive.
5.00%
3
0.150
Internal Audit Functions
• Performance of Bank Internal Audit Functions has run effectively and fulfilled internal guidelines as well as in accordance with minimum standards as stated in BI regulation but there are minor weaknesses which can be overcome with routine measures. • SKAI performs its functions independently and objectively
5.00%
2
0.100
34
External Audit Functions
• • Performance of audit by Public Accountant is very effective and in accordance with minimum requirements as stated by the prevailing provisions but there are minor weaknesses. • Quality and coverage of Public Accountant audit works are good. • Performance of audit by independent Public Accountant is independent. 5.00% 2 0.100
Risk Management and Internal Control Functions
• Management in general is effective in identifying and controlling all Bank risks. • Management is able to overcome weaknesses in implementing the immaterial risk management. • In general, management active supervision, policies and limit arrangement, procedures, reports, management information system, and risk monitoring, are effective to maintain the healthy bank internal conditions. • Implementation of internal control shows weaknesses which need corrective actions so that they will not cause significant influences to bank’s conditions
7.50%
2
0.150
Prudential Principles In Fund Provision To Related Parties And In Large Exposures
• There is no LLL violation and LLL overdrawn.. • Diversification of fund provision is evenly spread or total of fund provision to core debtors compared to total fund provision is insignificant. • Decision-making in fund provision is done independently.
7.50%
2
0.150
Corporate Plan And Business Plan
• Bank business plan is prepared by considering some external and internal factors as well as prudential principles and healthy banking principles. • Realization of business plan is as targeted with reasonable deviation. • Moderate Strategic Risk Rating 5.00% 2 0.100
35
Financial And Non Financial Conditions and GCG Implementation Reports
• Financial and non-financial information is adequate and in accordance with the prevailing provisions. • Bank has made available financial and non-financial information to all stakeholders not limited to those as obligated and easy to be accessed by stakeholders. • Reports coverage, accuracy, and GCG performance reports submission are adequate. • Coverage of the parties receiving GCG performance reports fulfills the prevailing provisions. . 10.00% 1 0.100
• Reports coverage, accuracy, and GCG performance reports submission are adequate. • Coverage of the parties receiving GCG performance reports fulfills the prevailing provisions.
Internal Reports Transparence
Bank Management Information System is sufficiently adequate and able to make available internal reports completely, accurately, up to date, intact, and timely and can be used for decision making sufficiently effective. 5.00% 3 0.150 Bank is able to avoid conflict of interests potential through internal policies which are comprehensive with good enforcement. 10.00% 2 0.200 2.000
Conflict of Interests
Composite Score
100.00%
36