Perancangan Sistem Informasi Ekspedisi Internasional dan Supply Chain Management pada PT Samudera Perdana Transpotama

Shared by: HjmNet
Categories
Tags
-
Stats
views:
2055
posted:
4/13/2011
language:
Indonesian
pages:
103
Document Sample
scope of work template
							                                                                                 1




                                         BAB I

                                PENDAHULUAN




1.1 Latar Belakang

       Seiring dengan pesatnya perkembangan perusahaan jasa Ekspedisi

Internasional di Indonesia yang mana hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi PT

Samudera Perdana Transpotama sebagai salah satu perusahaan Ekspedisi yang

berkedudukan di Jakarta untuk memberikan layanan yang terbaik kepada

pelangannaya.

       Sistem yang ada pada saat ini dinilai kurang relevan untuk mendukung

proses kinerja perusahaan jika ingin berlomba dengan para pesaing bisnis

ekspor/impor di Indonesia

       Oleh sebab itu, penerapan sistem ekspedisi yang ada saat ini di

PT. Samudera Perdana Transpotama diharapkan dapat meningkatkan pencapaian

produktivitas yang maksimal yang tujuan akhirnya adalah memberikan layanan

yang memuaskan kepada pelanggan dan meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Dengan mengandalkan sistem kecepatan dan ketepatan kinerja yang mencakup

seluruh fungsi-fungsi terkait dalam perusahaan, diharapkan sistem ini akan

memberikan kontribusi yang besar yang membuat PT. Samudera Perdana

Transpotama       sebagai   perusahaan     ekspedisi   internasional   yang   layak

diperhitungkan.




                                           1
                                                                               2




       Hal tersebut diatas melatar belakangi untuk menyusun sebuah analisa

tentang Perancangan Sistem Informasi Ekspedisi Internasional dan Supply Chain

Management pada PT Samudera Perdana Transpotama



1.2 Identifikasi Masalah

       Beberapa permasalahan yang sering mucul dengan sistem yang ada antara

lain adalah sebagai berikut:

   a. Pencarian data pengiriman dan Ekspedisi yang lambat.

   b. Sulit untuk mencari atau menyimpan dokumen-dokumen yang jumlahnya

       semakin banyak.

   c. Proses pengelolaan data transaksi operation forwading dan proses

       pembuatan laporan yang sering terlambat.

   d. Sering terjadinya kesalahan-kesalahan pencatatan dokumen ekspor-impor

       sehingga penghitungan biaya tidak sesuai dengan kondisi sesungguhnya.

   e. Pengalokasian yang dikumpulkan pada tahap perumusan masalah barang

       dari gudang ke tangan Importir sering terlambat.

1.3 Pembatasan Masalah

       Dari beberapa permaslahan yang ditemukan dalam identifikasi diatas,

mencoba membatasi pada:

Proses pengelolaan data transaksi operasional ekspedisi, pendistribusian produk

serta proses laporan yang sering terlambat.




                                        2
                                                                            3




1.4 Perumusan Masalah

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan pada tahap perumusan latar belakang

permasalahan,identifikai masalah dan pembatasan masalah dapat dirumuskan

sebagai berikut:

Bagaimana melakukan Perancangan Sistem Informasi Ekspedsi Internasional

yang diterapakan pada PT. Samudera Perdana Transpotama ini dapat

mengahsilkan suatu data dan informasi yang terintegrasi dengan baik sehingga

memeudahkan pencarian kembali data/Informasi transaksi yang di perlukan secara

cepat,tepat dan akurat.

1.5 Tujuan dan Kegunaan Hasil Penelitian

Adpun tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk menciptakan sebuah

Perancangan Sisem Ekspedisi Internasional dan Supply Chain Management yang

dapat di handalkan.

Hasil Penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi perusahaan,pembaca,bahkan

untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai apa itu perusahaan Ekspedisi

dan bagaimana proses kerja dari sebuah perusahaan Ekspedisi tersebut.

Selain itu peracangan ini juga berguna untuk membantu perusahaan Ekspedisi

didalam mengatasi permasalahan sistem yang ada.

1.6 Metodologi Penelitian

Didalam menyusun penulisan penelitian ini menggunakan metodologi penelitian,

studi dengan tekhnik pengumpulan data menggunakan cara:




                                       3
                                                                       4




1. Wawancara

   Wawancara yang dilakukan baik dengan pimpinan dan staf PT Samudera

   Perdana Transpotama untuk mengetahui apa saja kesulitan-kesulitan yang

   dihadapi dengan sistem yang sudah ada, dengan demikian dapat

   dirumuskan pemecahannya,

2. Observasi Langsung

   Selain wawancara, juga melakukan observasi langsung ke lapangan yaitu

   kerja karyawan sendiri, dengan melakukan pengamatan langsung kendala-

   kendala yang dihadapi dapat lebih dipahami.




                                  4
                                                                             5




                                       BAB II

                                   LANDASAN TEORI



2.1 Sistem Informasi

2.1.1 Pengertian Sistem

Pengertian sistem menurut:

   Menurut Eddy Pranasta (2001:39) Suatu sistem adalah sekumpulan objek, ide,

    berikut saling berhubungan dalam mencapai tujuan atau sasaran bersama.

   Menurut Dr. Richardus Eko Indrajit (2001:2) sistem adalah kumpulan

    komponen-komponen yang memilik unsur keterkaitan antara satu dan lainnya.

   Menurut Lani Sidharta (1997:9) sebuah sistem adalah himpunan dari bagian-

    bagian yang saling berhubungan yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan

    yang sama.

   Menurut Raymond Mcleod JR (1999:5) suatu sistem adalah sekelompok

    elemen-elemen yang terintegritasi atau saling berhubungan, dengan maksud

    yang sama untuk mencapai suatu tujuan.

Menurut Jogiyanto H.M (1997:7-10) suatu sistem mempunyai karakteristik atau

sifat-sifat yang tertentu yaitu:

1. Mempunyai komponen-komponen atau elemen-elemen (Components) Suatu

    sistem terdiri dari komponen-komponen yang saling berinteraksi, artinya

    saling bekerja sama dalam membentuk suatu kesatuan,komponen-komponen

    dari suatu sistem biasanya dikenal dengan nama subsistem. Subsistem ini




                                         5
                                                                              6




   mempunyai sifat-sifat dari sistem itu sendiri dalam menjalankan suatu fungsi

   tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.

2. Mempunyai batas sistem (Boundery)

   Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem yang satu

   dengan yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini

   memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas dari

   sistem tersebut menunjukan ruang lingkup dari suatu sistem tersebut.

3. Mempunyai lingkungan luar sistem (Environment)

   Segala sesuatu yang diluar batas sistem mempengaruhi operasi dari suatu

   sistem lingkungan luar yang bersifat menguntungkan harus dipelihara dan

   dijaga agar tidak hilang pengaruhnya,sedangkan yang bersifat merugikan

   harus ditahan dan dikendalikan, jika tidak akan mengganggu hidup sistem.

4. Mempunyai penghubung (Interface)

   Penghubung sistem merupakan suatu media penghubung antara satu dengan

   yang lainnya. Keluaran dari suatu sistem akan menjadi masukan bagi

   subsistem yang lainnya dengan melalui media penghubung. Dengan

   penghubung satu subsistem dapat berinteraksi lainnya membentuk satu

   kesatuan.

5. Mempunyai masukan (Input)

   Data yang di masukan ke dalam subsistem disebut dengan input. Masukan ini

   dapat berupa :




                                       6
                                                                              7




   1. Masukan perawatan (maintenance input/output)

       Yaitu data yang dimasukan sistem dapat beroperasi

   2. Masukan Sinyal (sinyal input)

       Yaitu data yang diproses untuk memperoleh suatu keluaran

   6. Mempunyai Keluaran (Output)

       Suatu sistem mempunyai suatu bagian pengolah yang akan mengolah

       masukan menjadi keluaran berupa barang jadi.

   7. Mempunyai Sasaran (Objective)

       Suatu sistem mempunyai sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempunyai

       sasaran maka operasi sistem tidak ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat

       menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang

       akan dihasilkan sistem.

2.1.2 Pengertian Informasi

       Pengertian Informasi menurut:

     Dalam buku analisa dan desain Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur

       karangan Jogiyanto H.M (1999:35),Jhon Brush dan Gary Grudnitsky

       mendefinisikan informasi sebagai berikut: Informasi adalah data yang

       telah diletakan dalam konteks yang berarti dan berguna yang

       dikomunikasikan kepada penerima untuk digunakan didalam pembuatan

       keputusan.

     Menurut Drs.Zulkifli Amsyah (1997:2) informasi adalah data yang diolah,

       dibentuk, atau dimanipulasi sesuai dengan keperluan tertentu.

     Menurut Jogiyanto H.M (1997:25) informasi dirumuskan sebagai:




                                       7
                                                                             8




1. Data yang diolah

2. Menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang

    menerimannya.

3. Menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata

4. Digunakan untuk mengambil keputusan

      Menurut Tata Sutabri S.kom(2004:18) Informasi adalah data yang telah

       diklasifikasikan atau diolah atau diinterpresentassikan untuk digunakan

       dalam proses pengambilan keputusan.

      Menurut Eddy Sutanta(2004:4 informasi adalah hasil pengolahan data

       sehingga menjadi bentuk yang penting bagi penerimanya dan mempunyai

       kegunaan keputusan sebagai dasra dalam pengambilan keputusan yang

       dapat dirasakan secara langsung saat itu juga atau secara tidak langsung

       pada saat mendatang.

Informasi merupakan syarat bagi manajemen untuk pengambilan keputusan. Oleh

karena itu syarat-syarat informasi yang berkualitas baik adalah :

1. Akurat

   Informasi harus bebas dari kesalahan dan harus jelas mencerminkan maksud

   yang terkandung didalamnya.

2. Tepat Waktu

   Informasi yang disampaikan pada penerima tidak boleh terlambat karena

   informasi yang terlambat tidak mempunyai arti dan tidak berguna.

3. Relevan

   Informasi yang disampaikan mempunyai manfaat bagi yang menerimanya.




                                         8
                                                                             9




2.1.3 Pengertian Sistem Informasi

Pegertian sistem informasi menurut :

   Menurut Tata Sutabri,S.Kom (2004:36) suatu sistem informasi adalah suatu

    organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang

    mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manjerial dengan kegiatan

    strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar

    tertentu dengan laporan-laporan yang perlukan.

   Menurut Eddy Pranasta (2001:42) suatu sistem informasi adalah entity formal

    yang terdiri dari berbagai sumberdaya fisik maupun logika.



2.1.4 Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Pengertian sistem informasi menurut:

   Menurut Raymond Mcleod JR (1999:54) suatu sistem informasi manajemen

    adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi

    bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan serupa.

   Menurut Barry E. Chusing (1996:8), Sistem Informasi Manjemen adalah

    kumpulan dari manusia dan smber-sumber daya modal didalam suatu

    organisasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk

    menghasilkan informasi yang berguna, untuk semua tingkatan manajemen

    didalam kegiatan perencangan dan pengendalian.

2.2 Pengertian Rancangan Sistem

    Dibawah ini dikemukakan tentang pengertian Rancangan sistem oleh para

    ahli yaitu :




                                        9
                                                                             10




     Menurut Barry E.Chusing (1997:13) Rancangan sistem adalah tahapan

        dari siklus perkembangan sistem setelah analisi pendefenisian dari

        kebutuhan-kebutuhan fungsional dan persiapan untuk rancang bangun

        implementasi, menggambarkan bagaimana satu sistem dibentuk. Yang

        termasuk perancangan sistem yaiutu proses penyiapan spespesifikasi

        untuk pengembangan suatu sistem yang baru.

       Menurut Mulyadi (1997:5) Rancangan Sistem adalah proses

        penterjemahan kebutuhan pemakai informasi kedalam alternatif rancangan

        sistem informasi informasiyang diajukan kepada pemakai informasi yang

        dipertibangkan.

Rancangan sistem dapat dibagi menjadi beberapa langkah yaitu:

1. Analisa Sistem

   Dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informaasi yang utuh

   kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengintifikasi

   dan mengenal permaslahan-permasalahan, hambatan-hambatan yang terrjadi

   dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan

   perbaikannya.

2. Desain Sistem

   Dapat didefenisikan sebagai gambaran,perancangan dan pembuatan sketsa

   atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpilih kedalam satu kesatuan

   yang utuh dan berfungsi.




                                      10
                                                                             11




3. Seleksi Sistem

   Tahap seleksi sistem merupakan tahap untuk memeilih perangkat keras dan

   perngkat lunak untuk sistem informasi. Tugas ini membutuhkan pengetahuan

   yang cukup bagi yang melaksanakan agar dapat memenuhi kebutuhan rancang

   bangun yang telah ditetapkan.

4. Implementasi Sistem

   Tahap implementasimeupakan tahap meletakan sistem supaya siap untuk

   dioperasikan, tahap ini termasuk untuk kegiatan menulis kode program jika

   tidak digunakan paket perangkat lunak.

    Menurut Jogiyanto,H.M (1999:197)

      Konsep rancangan sistem terbagi menjadi dua bagian yaitu design sistem

      secara umum (sistem design/coceptual design) dan design sistem secara

      terinci (detail sistem design). Desing sistem ini diartikan sebagai:

   1. Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem

   2. Pendefenisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional

   3. Persiapan untuk merancang implementasi

   4. Menggambarkan bagaiman suatu sistem di bentuk.

   5. Berupa penggambaran, perancangan dan pembuat sketsa atau pengaturan

      dari beberapa elemen yang terisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan

      berfungsi.

    Menurut Teguh Wahyono (2004 : 82) Beberapa prinsip yang harus

       dipahami dalam melakukan rancangan sebuah sistem informasi antara lain

       :




                                       11
                                                                        12




1. Proses desain merupakan langkah lanjutan dari analisi data. Jadi desain

    harus ditelusuri sampai ketingkat analisis.

2. Desain sebuah sistem harus meminimalkan kesenjangan intelektual,

    misalnya program komputer yang dibuat untuk hanya diopersikan oleh

    seseorang yang ahli komputer saja.

3. Desain harus mencakup keseragaman dan integrasi antar subsistem yang

    kuat.

4. Desain harus berorientasi ske kondisi sekarang dan masa depan. Artinya

    sebuah desain harus mampu mengakomodaikan jika terjadi suatu

    perubahan .

5. Desain harus mempertimbangkan konsep penangan kesalahan pada saat

    pengoperasian sistem.

6. Desain harus dinilai kualitasnya pada saat desain dibuat.

7. Desain harus dikaji lebih lanjut sehingga dapat meminimalkan kesalahan-

    kesalahan konseptual.

 Menurut Baridwan (197:189) Aspek-aspek yang dimiliki perancang sistem

    yaitu berupa :

   Merancang masukan yang telah dapat diketahui pada saat menganalisa

    sistem.

   Merancang prosedur yang meliputi seluruh subsistem yang terdapat dalam

    sistem.

   Merancang keluaran agar keluaran ini berguna dalam prossese pengamilan

    keputusan untuk memenuhi kebutuhan pihak luar yang berkepetingan.




                                     12
                                                                           13




   Menurut Mulyadi (1997:51) Tahapan perancang sistem dibagi menjadi

    beberapa tahap, yaitu:

    1. Perancangan sistem secara garis besar meliputi informasi yang

        dibutuhkan oleh pemakai beserta persyaratan-persyaratan yang

        melekat dalam informasi tersebut, luas sistem dan sumber daya yang

        dimiliki oleh perusahaan sehingga menghasilkan alternatif berupa

        desain masukan, keluaran, model, teknik, basis data dan pengendalian.

    2. Penyusunan usulan perancangan sistem secara garis besar.

    3. Evaluasi sistem

    4. Penyusunan laporan final perancangan sistem secara garis besar.

5. Perancangan sistem secara garis besar

6. Penyusunan laporan final perancangan sistem terinci.

       Menurut Tata Sutabri,S.Kom,MM(1998:63)

    1. Melakukan evaluasi serta merunuskan pelayanan sistem yang baru

        secara terperinci dan keseluruhan dari masing-masing bentuk informasi

        yang dihasilkan.

    2. Mempelajari dan mengumpulkan data untuk disusun menjadi sebuah

        struktur data yang teratur sesuai dengan sistem yang akan dibuat yang

        dapat memberikan kemudahan dalam pemograman sistem serta

        keluasan atau fleksibilitas keluaran informasi yang dihasilkan.

    3. Menyusun perangkat lunak sistem yang berfungsi sebagai sarana

        pengolahan data dan sekaligus penyaji informasi yang dibutuhkan.




                                     13
                                                                        14




4. Menyusun tampilan kriteria tampilan informasi yang akan dihaslikan

   secara    keseluruhan     sehingga   dapat   memudahkan      dalam   hal

   pengidentifikasikan, analisa dan evaluasi terhadap aspek-aspek yang ada

   dalam permaslahan sistem yang lama.

Berdasarkan dari definisi Perancangan sistem dan tujuan perancangan sistem

dapat disimpulkan bahwa perancangan sistem harus memberikan gambaran

yang jelas dan rancangan bangun dan implementasi yang lengkapa kepada

pemograman komputer dan teknik lainnya sehingga kebutuhan pemakai

informasi dapat terpenuhi.

2.2.1 Pengertian Rancangan Sistem Informasi

 Menurut Raymond Mc Leod Jr (199:5) Sistem adalah sekelompok elemen

    yang saling berhubungan dengan maksud untuk mencapai tujuan tertentu,

    sedangkan kalau dilihat dari pendekatan prosedur sistem adalah bentuk

    jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan dalam

    menyelesaikan masalah untuk mencapai tujuan tertentu.

 Menurut Raymond Mc Leod Jr(1999:30) Informasi adalah menjelaskan

    perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang telah

    terjadi dimasa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang dan apa yang

    mungkin terjadi di masa depan. Informasi tersedia dalam bentuk laporan

    periodik, laporan khusus dan outputnya dari simulasi matematika.

Berdasarkan dari definisi-definisi diatas bahwa Rancangan adalah suatu

penggambaran perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari

beberapa elemen-elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan




                                   14
                                                                           15




   mempunyai fungsi. Sedangkan Sistem Informasi adalah kumpulan prosedur

   organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi

   pengambilan keputusan atau untuk mengendalikan organisasi adalah sesuatu

   yang nyata atau setengah nyata dapat mengurangi derajat ketidakpastian

   tentang tentang suatu keadaan. Maka pengertian dari Rancangan Sistem

   Informasi adalah suatu rangkaian penggambaran, perencanaan dan pembuatan

   sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen-elemen yang terpisah kedalam

   satu kesatuan yang utuh dan mempunyai fungsi informassi yang didalamnya

   terdapat bagian-bagian yang berhubungan satu sam lain dengan maksud yang

   sama yaitu untuk mencapai suatu tujuan dalam rancangan sistem informasi

   tersebut.

2.3 Analisa Sistem

   2.3.1 Pengertian Analisa Sistem

       Pengertian sistem informasi menurut

       Menurut Gordon B.Davis (1999:88) analisa sistem adalah berusaha

       memendang ke seluruh persoalan dalam konteks meneliti secara sistematis

       sasaran sistem.

          Menurut Jogiyanto,H.M(19997:129) analisa sistem adalah penguraian

           dari sistem informasi yang utu dalam bagian-bagian komponennya

           dengan maksud mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-

           permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang

           terjadi dan kebutuhan yang diiharapkan sehingga dapat diusulkan




                                     15
                                                                           16




           perbaikan-perbaikannya. Langkah-langkah dasar yang harus dilakukan

           oleh seseorang analis sistem adalah sebagai berikut:

           1. Indentity, yaitu mengindentifikasi masalah

           2. Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada

           3. Analyze, yaitu menganalisa sistem

           4. Report, yaitu membuat laporan hasil analis

2.3.2 Peralatan Analisa Data

2.3.2.1 Diagram Arus Data

Menurut Tata Sutabri (2004:163) Diagram arus data (Data Flow Diagram)

disingkat DFD adalah suatu network yang menggambarkan suatu system

automatis atau komputerisasi, manual atau gabungan dari keduanya ,yang

penggambarannnya disusun dalam bentuk kumpulan komponen system yang

saling berhubungan sesuai dengan aturan mainnya. Diagram arus dat terdiri dari

beberapa yang masing-masing menggambarkan tingkat proses atau yang terjadi

dalam sistem.

Diagram arus data mempunyai empat komponen yaitu :

1. External Entity(Kesatuan Luar) atau Batas Sistem

   Setiap sistem pasti mempunyai batas sistem yang memisahkan suatu sistem

   lingkungan lainnya. Sistem akan menerima input dan menghasilkan output

   kepada lingkungan luarnya,kesatuan merupakan kesatuan di lingkungan luar

   sistem ang dapat berupa orang,organisasi atau sistem lainnya yang berada di

   lingkungan luarnya yang akan memberikan input atau menerima output dari




                                       16
                                                                             17




   sistem. Suatu kesatuan dapat disimbolkan dengan kotak atau suatu kotak

   dengan sisi kiri dan atasnya berbentuk garis tebal.




Gambar Kesatuan Luar(External Entity)

2. Proses (Procces)

   Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau

   komputer dari suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan

   arus yang akan keluar dari proses.




   Gambar Proses(Procces)

3. Data Flow (Arus Data )

   Arus data (Data Flow) di (Data Diagram) di beri simbol anak panah. Arus data

   ini mengalir diantara proses (Proses), Simpanan data (Data Store) dan

   Kesatuan Luar (External Entity). Arus data ini menunjukan arus data yang

   dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem.



   Gambar Arus data (Data Flow)




                                        17
                                                                               18




4. Data store (Simpanan Data)

   Simpanan data (Data Store),merupakan simpanan data yang dapat berupa

   sebagai berikut:

   1. Suatu file database di sistem komputer

   2. Suatau arsip atau catatan manual

   3. Suatu ttabel acuan manual

   4. Suatu kotak tempat data di meja seseorang

   5. Suatu agenda atau buku

Simpanan data di DFD (Data Flow Diagram)dapat disimbolkan

Media    Nama data store
Gambar Data Store (Simpanan Data)

2.3.2.2 Kamus data

Menurut Tata Sutabri,S.Kom (2004:170) kamus data adalah katalog fakta tentang

data dan kebutuhan-kebutuhan informasidari suatu informasi.

Kamus data harus dapat mencerminkan keterangan yang jelas tentang data yang

akan dicatat. Untuk makasud keperluan ini, maka kamus data harus menurut hal-

hal berikut:

1. Nama arus data, karena kamus data dibuat berdasarkan arus data yang

   mengalir di diagram arus data, maka nama dari arus data juga harus dicatat di

   kamus data.

2. Alias, alias atau lain dari data dapat dituliskan bila nama lain ini ada. Alias

   perlu ditulis karena data yang sama mempunyai nama yang berbeda untuk

   orang atau deartemen satu dengan yang lainnya,misalnya bagian pembuat

   faktur langganan menyebutnya sebagai tembusan permintaan persediaan. Baik



                                       18
                                                                             19




   faktur dan tembusan permintaan persediaan ini mempunyai struktur data yang

   sama, tetapi mempunyai struktur yang berbeda.

3. Bentuk data, telah diketahui bahwa arus data dapat mengalir :

      Dari kesatuan luar ke suatu proses, data yang mengalir ini biasanya

       tercatat di suatu surat atau dokumen.

      Hasil dari suatu proses ke kesatuan luar, data yang mengalir ini biasanya

       terdapat di media laporan atau query tampilan layar atau dokumen hasil

       cetak komputer.

      Hasil suatu proses ke proses yang lain, data yang mengalir ini biasanya

       dalam bentuk variabel atau parameter yang dibutuhkan oleh proses

       penerimanya.

      Hasil suatu proses yang direkamkan ke simpanan data, data yang mengalir

       ini biasanya berbentuk suatu varibel.

      Dari simpanan data dibaca oleh suatu proses,data yang mengalir ini

       biasanya berupa suatu field (item data).

   Dengan demikian bentuk dari data yang mengalir dapat berupa :

   -   Dokumen dasar atau surat,dokumen hasil cetakan komputer, laporan

       tercetak, tampilan dilayar monitor, variabel, parameter, dan field (item

       data).

4. Arus data, arus data menunjukan dari mana data mengalir dan ke mana data

   akan menuju. Keterangan ini perlu di catat dikamus data agar mudah mencari

   arus data di diagram arus data.




                                        19
                                                                             20




5. Penjelsan,untuk lebih memperjelas lagi tentang makna dari arus data yang

   dicatat di kamus data, maka bagian penjelasan dapat diisi dengan keterangan-

   keterangan tentang arus data tersebut. Misalnya nama dari arus data adalah

   tembusan permintaan persediaan, maka dapat lebih dijelaskan sebagai

   tembusan dari faktur penjualan untuk meminta barang dari gudang.

6. Periode, periode ini menunjukan kapan terjadinya arus data ini. Periode perlu

   dicatat di kamus data karena dapat digunakan untuk mengidentifikasi kapan

   input data harus dimasukan ke sitem, kapan proses dari program harus

   dilakukan dan kapan laporan-laporan harus dihasilkan.

7. Volume, volume yang perlu di catat di kamus data adalah tentang volume rata-

   rata dan volume puncak dari arus data. Volume rata-rata menunjukan

   banyaknya rata-rata arus data yang mengalir dalam satu periode tertentu dan

   volume puncak menunjukan volume yang terbanyak. Volume ini digunakan

   untuk mengidentifikasi besarnya simpanan luar yang akan digunakan,

   kapasitas dan jumlah dari alat input,alat pemroses dan alat output.

8. Struktur data, struktur data menunjukan arus data yang dicatat di kamus data

   terdiri dari item-item data apa saja.

   Simbol-simbol yang ada dalam kamus data yaitu:

   = artinya adalah terdiri data

   + artinya adalah dan

   ( ) artinya adalah opsional

   { } artinya adalah proses literasi

   [ ] artinya adalah pilih salah satu alternatif




                                           20
                                                                            21




      * * artinya adalah komentar

      @ artinya adalah identifikasi kunci atribut

      | | artinya adalah pemisah alternatif simbol

2.3.2.3. Database

        Menurut Ramez Elmasri (2000:3) database adalah

        1. Penyajian suatu aspek dari dunia nyata

        2. Kumpulan data dari berbagai sumber yang secara logika mempunyai

            arti implisit

        3. Dirancang,dibangun, dan data dikumpulkan untuk suatu tujuan.

            Model data dapat dikelompokan berdasarkan konsep pembuatan

            deskripsi struktur, yaitu.

            1. Model data konseptual menyajikan konsep tentang bagaimana

                user memandang atau memperlakukan data.

            2. Model data fiskal merupakan konsep bagaiman deskripsi detai

                data disimpan ke dalam komputer dengan menyajikan informasi

                tentang format rekaman, urutan rekaman, dan jalur pengaksesan

                data yang dapat membuat pencarian rekaman data lebih efisien.

            3. Model data implementasi merupakan konsep deskripsi data

                disimpan dalam komputer dengan menyembunyikan sebagian

                detail deskripsi data sehingga para user mendapat gambaran

                global bagaimana data disimpan dalam komputer.




                                         21
                                                                               22




2.3.2.4.Entity Relationship Diagram

       Menurut Husni Iskandar Pohan (1997:35), adalah model konseptual yang

       mendiskripsikan hubungan antar penyimpangan (dalam DFD). ERD

       digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data,

       karena hal ini relative kompleks. Dengan ERD kita dapat menguji model

       dengan mengabaikan proses yang dilakuakan. ERD memiliki symbo-

       symbol yang digunakan untuk menggambarkan model data seperti terdapat

       pada tabel berikut:

       1. Entitas adalah suatu kumpulan objek atau sesuatu yang dapat di

          bedakan atau didefinisikan secara unik.




       2. Relationship adalah hubungan yang terjadi antara satu atau lebih

          entity.




       3. Atribut adalah karakteristik dari entity atau relationship yang

          menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship tersebut




       4. Atribut Kunci digunakan untuk menentukan suatu entity secara unik




                                      22
                                                                               23




          5. Atribut komposisi adalah atribut yang memiliki sekelompok nilai

              untuk setiap instansi entity




2.4. Ekspedisi Internasioanal

     2.4.1. Pengertian Ekspedisi Internasioanl

            Ekspedisi Internasioanl adalah perusahaan jasa yang melakukan

            pengiriman barang dari luar negeri yang disebut impor dan keluar

            negeri yang disebut ekspor baik melalui udara maupun laut dengan

            menggunakan jasa perusahaan pemilik kapal (carrier/shipingline).

            Perusahaan ekspedisi internasional sering juga disebut EMKL

            (Ekspedisi Muatan Kapal Laut) biarpun sebenarnya jasa yang

            ditawarkan bukan hanya melalui laut tapi juga darat EMKA

            (Ekspedisi Muatan Kereta Api dan Udara).

            Proses kerja yang terjadi untuk satu kali pengiriman barang ekspor

            disebuah perusahaan ekspedisi dapata dijelaskan tahap-tahap berikut

            ini :

            1. Menerima      Intruksi   Pengiriman   (Shiping   Intruction)   dari

                Pengirim.




                                        23
                                                                           24




      2. Mengeluarkan Surat Muatan Udara (House Bill Of Loading)          atas

         pengiriman barang tersebut.

      3. Mengirim    Intruksi   Pengiriman    (Shiping   Instruction)   kepada

         perusahaan pemilik kapal (Carrier/Shipping Line)

      4. Menerima Master Surat Muatan Udara (Master Bill Of Loading) dari

         pemilik kapal (Carrier/Shipping Line).

      5. Mengirim Informasi (Pre-alert) kepada agen Ekspedisi di Negara

         tujuan.

      6. Menerima pemberitahuan pelepasan (release) barang dari agen

         Ekspedisi di negara tujuan.

      7. Memberikan keterangan Pemberitahuan Kedatangan barang (Notice of

         Arrival) kepada Pengirim sebagai pemberitahuan bahwa barang yang

         dikirim tersebut sudah diterima dengan baik oleh Pembeli (Buyer) di

         negara tujuan.

2.5. Supply Chain Management

    2.5.1. Definisi SCM menurut:

           - Fortune Magazine (artikel Henkoff,1994)

            Sebutan distribusi, logistik atau SCM atau nama apa saja artinya

            sama yaitu merupakan proses dimana perusahaan memindahkan

            material, komponen dan produk ke pelanggan. Dalama industri

            mobil, pakaian, komputer dan bahan-bahan kimia, para eksekutif

            meletakkannya sebagai agenda utama. Karena tekanan tinggi untuk

            bersaing dengan para kompetitor baik harga maupun kualitas,




                                       24
                                                                   25




    perusahaan berusaha memperolehnya dengan kemampuan mereka

    dalam hal mengirim barang dalam jumlah yang tepat, lokasi tepat

    dan tepat waktu.

-   Ross(1998)

    SCM adalah filosofi manjemen yang secara terus-menerus mencari

    sumber-sumber fungsi bisnis yang kompeten untuk digabungkan

    baik dalam perusahaan maupun luar perusahaan seperti mittra

    bisnis yang berada dalam satu supply chain untuk memasuki sistem

    suplly yang berkompetitif tinggi dan memperhatikan kebutuhan

    pelanggan, yang berfokus pada pengembangan solusi inovatif dan

    sinkronisasi aliran produk, jasa dan informasi untuk menciptakan

    sumber nilai pelanggan (costumer value) yang berssifat unik.

-   Martin (1998)

    SCM adalah jaringan organisasi yang melibatkan hubungan

    upstream dan dowstream dalam proses dan aktivitas yang berbeda

    yang memberi nilai dalam bentuk produk dan jasa pada pelanggan.

    Contoh : pabrik pembuat kemeja adalah 2 bagian suplly chain yang

    menghububngkan upstream (melalui pengusaha kain kepada

    pengusaha serat/kapas) dan downstream (melalui distributor dan

    retail pada pelanggan akhir).

-   Stanford Supply Chain Forum (1999) yang dicetuskan oleh Kepala

    Forum Hau Lee




                             25
                                                                               26




              SCM berhubungan erat dengan aliran manajemen material,

              informasi dan finansial dalam suatu jaringan yang terdiri dari

              supplier, perusahanaan, distributor dan pelanggan.

          -   Simchi-Levi et al. (1999,p.l).

              SCM merupakan serangkaian pendekatan yang diterpkan untuk

              mengintegrasi supplier, pengusaha, gudang (warehause) dan

              tempat penyimpanan lainya secara efisien sehingga produk

              dihasilkan dan didistribusikan dengan kuantitas yang tepat,lokasi

              tepat dan waktu untuk memperkecil biaya dan memuaskan

              kebutuhan pelanggan.

2.5.2. Struktur Jaringan Supply Chain

      Supply Chain Management terdiri atas 3 elemen yang saling terikat satu

      sama lain,yaitu :

      1. Struktur jaringan supply chain adalah Jaringan kerja anggota supply

          chain lainnya.

      2. Proses    bisnis    supply    chain   adalah   Aktifitas-aktifitas   yang

          menghasilkan nilai keluaran tertentu bagi pelanggan.

      3. Komponen manjemen supply chain adalah variabel-variabel manjerial

          dimana proses bisnis disatukan dan disusun sepanjang supply chain.

          Pelaksanaan Supply Chain Mangement meliputi pengenalan anggota

          supply chain dengan siapa dia berhubungan, proses apa yang perlu

          dihubungkan dengan tiap anggota inti dan jenis penggabungan apa

          yang diterapkan pada tiap proses hubungan tersebut.




                                        26
                                                                       27




   Tujuannya adalah memaksimalkan persaingan dan keuntungan bagi

   perusahaan dan seluruh anggotanya, termasuk pelanggan akhir.

   Kerangka kerja Supply Chain Management : Elemen-elemen dan

   keputusan Penting.



                         2.What processes should be
                        linked with each of these key
                            supply cahin member




                                Supply chain
                                  bussines
                                 prosesses




             Supply chain                         Supply chain
             managent                             network
             component                            structure




3. What level of integration and                 1.Who are the key supply
mangement should be applied for                  chain members with whom
each proces link                                 to link processes




                                   27
                                                                              28




Sumber : Douglas M.Lambert.Marta C.Cooper, and Janus D.Pagh “Supply Chain

Management : Implementation Issues and Research Opportunities. ”The

International Journal of Logistics Management 9.no.2(1998).p.4.

2.5.2.1.Identifikasi Anggota Supply Chain

       Anggota Supply Chain meliputi semua perusahaan dan organisasi yang

       berhubungan dengan perusahaan fokal baik secara langsung maupun tidak

       langsung melalui supllier atau pelanggan dari point of origin hingga point

       of comsumption.

       Primary members (anggota primer) : semua perusahaan/unit bisnis

       strategik yang benar-benar menjalankan aktivitas operasional dan

       manajerial dalam proses bisnis yang dirancang untuk menghassilkan

       keluaran tertentu bagi pelanggan atau pasar.

       Anggota Sekunder (Secondary members): perusahaan-perusahaan yang

       menyediakan sumber daya, pengetahuan, utilitas atau aset-aset bagi

       anggota primer di supply chain. Misalnya : agen-agen ekspedisi yang

       menyewakan truk, bank-bank yang memberi pinjaman uang bagi retail,

       perusahaan-perusahaan yang menyediakan peralatan produks, pencetak

       brosur dan semua anggota yang tidak secara langsung berpartisipasi atau

       member nilai tambah proses dari perubahan masukan menjadi keluaran

       untuk pelanggan akhir.

       Perusahaan yang sama bertindak sebagai anggota primer maupun

       sekunder, contohnya perusahaan OEM (Original Equipment Manufacturer)

       yang membeli peralatan produksi pada seorang supllier. Sepanjang OEM




                                       28
                                                                               29




       membuat produk baru dan berhubungan erat dengan supllier ini maka

       supllier ini termasuk anggota primer. Tapi bila ditinjau dari proses

       manajemen aliran produksinya, karena penyediaan alat tidak secara

       langsung dengan sendirinya menambah nilai pada keluaran proses,

       walupun ada nilai tambah maka supplier termasuk anggota sekunder.

       Melalui definisi anggota primer dan sekunder diperoleh pengertian the

       point of origin dari supply chain adalah titik dimana tidak ada supplier

       primernya. Semua supplier adalah anggota sekunder, sedangkan point of

       consumption adalah titik dimana tidak ada pelanggan utama.

2.5.2.2.Dimensi Struktural Jaringan

       - Struktur Horizontal

          Meliputi sejumlah tiers yang ada pada supply chain, jaringannya bisa

          panjang juga bisa pendek.

       - Struktur Vertikal

          Meliputi sejumlah supplier/pelanggan yang mewakili tiap tingkat tiers.

       - Posisi Horizontal Perusahaan

          Sebuah perusahaan dapat diposisikan berada atau dekat dengan sumber

          supply atau pelanggan akhir atau di suatu tempat antara poin-poin akhir

          dari supply chain.

2.5.2.3.Jenis-jenis Jaringan Proses Bisnis

       Menyatukan dan mengatur semua proses bisnis melalui supply chain tidak

       akan seefektif denga hasil yang ingin dicapai. Harus ada pemisahan mana

       jaringan yang benar-benar penting.




                                        29
                                                                       30




Ada 4 jenis jaringan proses bisnis ini yaitu :

1. Managed Process Links.

  Jaringan dimana perusahaan fokal merasa penting untuk bersatu dan

  berkolaburasi dengan anggota lain dari supply chain. Pada gambar

  dibawah, diberi garis tebal. Dimana perusahaan fokal akan aktif bersatu

  dan mengatur proses dengan pelanggan dan supplier tier 1.

2. Monitored Process Links

  Dibandingkan dengan Managed Process Links, pada proses ini

  perusahaan fokal tidak begitu aktif        terlibat, memang penting bagi

  perusahaan fokal untuk menyatukan dan mengatur secara tepat dengan

  anggota perusahaan lainnya, tapi perusahaan fokal hanya secara berkala

  meninjau atau mengaudit bagaimana tiap garis disatukan atau diatur.

  Pada gambar dibawah ditandai dengan garis tebal tanda panah.

3. Not-Managed Procces Links.

  Perusahaan fokal tidak terlibat secara aktif dan tidak juga meninjau

  sekritis hubungan di atas. Perusahaan mempercayakan anggota lain

  yang mengaturnya. Ditandai dengan garis tipis.

4. Nonmember Process Links

  Proses antara anggota-anggota perusahaan fokal dengan non-anggota

  dari supply chain. Non-anggota tidak termasuk dalam struktur jaringan

  supply chain perusahaan fokal tetapi mereka dapat dan sering memberi

  pengaruh pada perusahaan fokal dan anggota-anggota lainnya. Ditandai

  dengan garis tipis tanda panah.




                                  30
                                                                                                       31


Tier 3 to                                     Tier 2          Tier 1        Tier 1    Tier 2      Tier 3 to
 Initial                                     Suppliers       Suppliers    Consumers Consumers    Consumers/
suppliers                                                                                       and customers

                                                      1
                     Tier 3 to n Suppliers                                                  1
                                                      2
                                                                 1
                                                                                            2
                                                      n
                                                      n                                     n
                                                      1                             1




                                                                                                                               Consumers/end customers
 Initial Suppliers




                                                      n                                     1
                                                                 2                  2
                                                      1                                     n




                                                                                                       Tier 3 to n Suppliers
                                                      2
                                                                 3          1       n
                                                      3
                                                                            n               1
                                                      n
                                                                 n
                                                      1                     1               2

                                                      n
                                                                            n               n


                                             Managed process links
                                             Monitor procces links
                                             Notmanaged process links
                                             Nonmember of process links
                                             Fokal company


                                             Members of fokal company’s supply chain
                                             Nonmember of the fokal cmpany’s supply chain



Sumber : Douglas M.Lambert.Marta C.Cooper,and Janus D.Pagh “Supply Chain
Management :Implementation Issues and Research Opportunities.”The
International Journal of Logistics Management 9.no.2(1998).p.7.




                                                                     31
                                                                                32




2.5.3. Proses Bisnis Supply Chain

       Bila dua perusahaan membina hubungan, aktivitas-aktivitas internal

       mereka akan terhubung dan tersusun bersama diantara keduanya.sebagai

       contoh, aktivitas internal perusahaan dihubungkan dan mempengaruhi

       aktivitas distributor, dan sebaliknya juga dapat berhubungan dengan

       aktivitas internal retail berhubungan dan mempengaruhi pelanggan akhir.

       Dengan demikian, keberhasilan Supply Chain Management memerlukan

       perusahaan dari fungsi individual untuk menyatukan aktivitas-aktivitas

       pada proses bisnis inti supply chain dan mengkoordinasikannya.

       Sebelum menguraikan proses bisnis inti supply chain yang terdiri dari 8

       proses, perlu ditambahkan keberhasilan Supply Chain Management juga

       memerlukan :

       -   Dukungan sumberdaya manusia, kepemimpinan dan komitmen untuk

           berubah.

       -   Memahami sejauh mana perubahan yang diperlukan.

       -   Menyetujui visi dan proses inti Supply Chain Management.

       -   Komitmen pada perlunya sumber daya dan kekuasaan atau wewenang

           untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Berikut ini akan diuraikan proses-proses bisnis inti Supply Chain Mangement :

1. Customer Relationship Management (CRM)

   Langkah pertama Supply Chain Management adalah mengidentifikasi

   pelanggan utama atau pelanggan yang kritis dengan misi dagang perusahaan.

   Rencana bisnis adalah titik awal indentifikasi. Tim pelayanan pelanggan




                                       32
                                                                               33




   (Customer Service) membuat dan melaksanakan program-program bersama,

   persetujuan produk dan jasa ditetapkan pada tingkat kinerja tertentu untuk

   memenuhi kebutuhan pelanggan.

   Untuk pelanggan baru, kembangkan komunikasi dan prediksi yang lebih baik

   atas demand pelanggan. Lalu tim customer service bekerjasama dengan

   pelanggan mengidentifikasi dan menghilangkan sumber-sumber variabelisasi

   demand. Dan terakhir para manager mempelajari evaluasi-evaluasi tersebut

   untuk menganalisa pelayanan seperti apa yang akan diberikan pada pelanggan

   tersebut juga keuntungan yang diperoleh.

2. Customer Service Management (CSM)

   Sumber tunggal informasi pelanggan yang mengurus persetujuan produk dan

   jasa. Customer Service memberitahukan pelanggan informasi mengenai

   tanggal pengiriman dan ketersediaan produk melalui hubungannya dengan

   bagian produksi dan distribusi. Pelayanan setelah penjualan juga perlu, intinya

   harus secara efisien membantu pelanggan mengenai aplikasi dan rekomendasi

   produk.

3. Demand Management

   Proses ini harus menyeimbangkan kebutuhan pelanggan dengan kemamppuan

   supply perusahaan, menentukan apa yang akan dibeli pelanggan dan kapan

   waktunya. Sistem manajemen demand yang baik menggunakan data point of

   sale, data pelangggan inti unuk mengurangi ketidakpastian dan aliran yang

   efisien melalui supply chain.




                                       33
                                                                             34




4. Customer Pesanan Fulfillment

   Proses penyelesain pesanan ini secara efectif memerlukan integrasi rencana

   kerja antar produksi, distribusi dan transportasi. Hubungan dengan rekankerja

   yakni anggota primer supply chain dan anggota sekunder diperlukan untuk

   memenuhi kebutuhan pelanggan dan mengurangi total biaya kirim ke

   pelanggan.

5. Manufacturing Flow Management

   Biasanya perusahaan memproduksi barang lalu dibawa ke bagian distribusi

   berdasarkan ramalan historik. Produk dihasilkan untuk memenuhi jadwal

   produksi seringkali produk yang salah mengakibatkan persediaan yang tidak

   perlu, meningkatkan biaya penanganan/penyimpanan dan pengiriman produk

   terhambat. Dengan Supply Chain Management, produk dihasilkan berdasarkan

   kebutuhan pelanggan. Jadi barang produksi harus fleksibel dengan perubahan

   pasar. Untuk itu diperlukan kemampuan berubah secara cepat untuk

   menyesuaikan dengan variasi kebutuhan massal. Untuk mencapai proses

   produksi tepat waktu dengan ukuran lot minimum, manager harus fokus pada

   biaya-biaya setup atau perubahan yang rendah termasuk merekayasa ulang

   proses, perubahan dalam desain produk dan perhatian pada rangkaian produk.

6. Procurment

   Membina hubungan janka panjan dengan sekelompok supplier dalam arti

   hubungan win-win relationship akan mengubah sistem beli tradisonal.

   Melibatkan supplier sejak tahap desain produk akan mengurangi siklus

   pengembangan produk dan juga koordinasi antara enginering, purchasing dan




                                      34
                                                                        35




   supplier pada tahap akhir desain untuk mempercepat transfer data dan

   komunikasi, purchasing dapat menggunakan jasa EDI.

7. Pengembangan Produk dan Komersialisasi

   Untuk mengurangi waktu masuknya produk ke pangsa pasar, pelanggan dan

   supplier seharusnya dimasukan kedalam proses pengembangan produk. Bila

   siklus produk termasuk singkat maka produk yang tepat harus dikembangkan

   dan dilauncingkan pada waktu singkat dan tepat agar perusahaan kuat

   bersaing.

   Manager pengembangan produk dan komersialisasi seharusnya:

   -   Mengkooordinasi dengan CRM untuk mengidentifikasi kebutuhan-

       kebutuhan pelanggan yang telah tertampung maupun yang belum

       tertampung.

   -   Memilih material dan supplier yang berhubungan dengan bagian

       procurment .

   -   Mengembangkan tekonologi produksi dan aliran produksi untuk

       mengakses kemampuan produksi dan integrasi kedalam aliran supply

       chain yang terbaik untuk penggabungan produk/pasar.

8. Retur

   Proses manjemen retur yang efektif memungkinkan kita mengidentifikasi

   produktivitas kesempatan memperbaiki dan menerobos proyek-proyek agar

   dapat bersaing. Retur di Xerox berupa peralatan, komponen, supplier dan

   competitive trade-ins. Ketersediaan retur (return to available) adalah

   pengukuran waktu siklus yang diperlakuakan untuk mencapai pengembalian




                                     35
                                                                              36




  aset (return on asset) pada status yang digunakan. Pengukuran ini penting bagi

  pelanggan yang memerlukan produk pengganti dalam waktu singkat bila

  terjadi produk gagal. Selain itu,perlengkapan yang digunakan untuk scrap dan

  waste dari bagian produksi diukur pada waktu organisasi menerima cash.

2.5.4. Komponen-komponen Manjemen SCM

     Komponen-kompnen manajemen bersifat kritis dan fundamental bagi

     keberhasilan SCM karena di butuhkan untuk menunjukan dan menentukan

     bagaimana setiap jaringan proses di satukan dan disusun. Tingkat integrasi

     dan manajemen sebuah jaringan proses bisnis merupakan fungsi dari

     angka dan tingkat yang disusun dari yang rendah sampai yang tinggi dari

     komponen-komponen yang ditambahkan ke jaringan. Penambahan

     komponen-komponen manajemen atau peningkatan tingkat tiap komponen

     dapat meningkatkan tingkat integrasi dari jaringan proses bisnis tersebut.

     Literatur SCM, rekayasa ulang proses bisnis dan hubungan buyer-supplier

     menganjurkan diperbanyak kemungkinan komponen yang harus menerima

     perhatian manajerial ketika mengatur hubungan supply chain. Tiap

     komponen dapat memiliki beberapa subkomponen diman kepentingannya

     dapat berubah-ubah sesuai dengan proses yang sedang disusun.

     Tetapi komponen-komponen utamanya adalah :

      Metode perencanaan dan pengendalian

      Struktur aliran kerja/aktivitas kerja

      Struktur organisasi

      Struktur fasilitas aliran komunikasi dan informasi




                                      36
                                                                     37




 Struktur fasilitas aliran manajemen

 Metode manajemen

 Struktur wewenang (power) dan kepemimppinan (leadership)

 Struktur risiko dan reward

 Budaya dan sikap

Penjelasan dari koomonen-komponen utama adalah

 Metode Perencanaan dan pengendalian.

   Perencanaan dan pengendalian operasi merupakan kunci utama untuk

   organsasi atau supply chai ke arah yang diinginkan, perencanaan yang

   meliputi banyak aspek akan brpengaruh penting pada kebrhasilan

   supply chain. Walaupun kompoonen-komponen yang lain dapat di

   tekankan pada waktu yang berbeda selama siklus pelaksanaan supply

   chain, tetapi dengan adanya perencanaan, pelaksanaannya akan

   melebihi tahap-tahap tersebut. Aspek pengendalian sendiri berfungsi

   sebagai kinerja pengukuran terbaik untuk mengukur keberhasilan

   supply chain.

 Struktur Aliran Kerja/Aktivitas Kerja

   Struktur aliran kerja/aktivitas kerja menunjukan bagaimana perusahaan

   menyampaikan tugas-tugas dan aktivita-aktivitasnya. Tingkat integrasi

   proses-proses yang melalui supply chain merupakan pengukuran

   struktur organisasi.




                               37
                                                                      38




 Struktur Organisasi

   Struktur organisasi dapat berdasarkan perusahaan individu dan supply

   chain. Kegunaan dari tim cross-fungtional menyarankan suatu

   pendekatan proses. Bila tim ini melewati perbatasan organisasi,

   misalnya personil supplier dalam pabrik, supply chain tersebut

   seharusnya menjadi lebih bersatu.

 Struktur Fasilitas Aliran Komunikasi dan Informasi

   Struktur fasilitas aliran informasi memiliki pengaruh yang kuat pada

   keefisienan supply chain dan merupakan komponen utama yang

   menyatukan sebagian atau seluruh bagian supply chain.

 Struktur Fasilitas Aliran Produk

   Struktur fasilitas aliran produk berhubungan dengan jaringan struktur

   sourcin, produksi dan distribusi supply chain. Dengan pengurangan

   persediaan, lebih sedikit gudang yang akan dibutuhkan. Persediaan

   memang diperlukan dalam sistem, tetapi penyimpanan sejumlah

   persediaan   pada    bagian    tertentu   kadang-kadang   bisa   tidak

   proporsional. Bila persediaan barang belum jadi atau barang setengah

   jadi lebih murah daripada persediaan barang jadi, anggota-anggota

   upstream akan lebih seluruh anggota.

   Pokok persoalan struktur produk termasuk bagaimana mengkoordinasi

   perkembangan produk baru,yaitu supply chai dan portpolio produk.

   Kekurangan koordinassi dalam perkembangan produk baru dapat

   mengakibatkan ketidakefisienan dalam produksi, tetapi juga beresiko




                                 38
                                                                       39




   atas pemberian informasi yang tidak tepat. Kerumitan produk akan

   mempengaruhi jumlah supplier atas komponen-kompoonen yang

   berbeda dan tantangan dari penyatuan supply chain.

 Metode Manajemen

   Metode manajemen meliputi filosofi perusahaan dan tekhnik

   manajemen. Sulit untuk menyatuka struktur organisasi top-down

   dengan struktur buttom-up. Tingkat keterlibatan manjemen dalam

   operasi sehari-hari dapat berbeda antar anggota supply chain.

 Struktur Wewenang dan Kepemimpinan

   Struktur wewenang dan kepemimpinan melalui supply chain akan

   mempengaruhi     formatnya.        Satu   pemimpin   yang   kuat   akan

   mengendalikan arah supply cain. Selam ini oleh ada stu dua pemimpin

   yang kuat diantara perusahaan-perusahaan karena latihan atau

   kekurangan tenaga akan        mempengaruhi tingkat komitmen dari

   anggota-anggota supply chain lainnya.

 Sharing Resiko dan Reward

   Antisipasi dari sharing resiko dan reward melalui supply chain

   mempengaruhi     komitmen      jangka      panjang   anggota-anggotany.

   Pencatatan pada supplier Toyota menunjukan komitmen Toyota

   kepada supplier lainnya dan keberadaan dari anggota supply chain

   lainnya.




                                 39
                                                                40




   Budaya dan Sikap

    Menghubungkan budaya dan sikap-sikap individu memerlukan

    waktu, tetapi diperlukan beberapa tingkat supply chain sebagai

    jaringan    yang terkoordinasi. Aspek-aspek budaya meliputi

    bagaiman pegawai dihargai dan digabungkan ke dalam manajemen

    dari perusahaan tersebut.

    Komponen-kompoonen Manajemen dapat dibagi menjadi          dua

    kelompok:

    Kelompook I : Kelomok fisik dan teknik, meliputi komponen-

    komponen yang berwujud, nyata, dapat diuur dan mudah diubah

    komponennya. Banyak sumber menunjukan bahwa bila kelompok

    komponen-komponen manajemen ini hanya mendapat pusat

    perhatian pihak manajerial, pelaksana supply chain mungkin akan

    gagal.

    Kelompok II : Kompoonen-kompoonen manajerial dan prilaku

    komponen-komponen ini kurang nyata dan tampak serta seringkali

    sulit untuk dinilai dan diubah. Komponen manajerial dan prilaku

    menetapkan sikap organisasi dan berpengaruh pada bagaimana

    implementasi komponen-komponen manjemen fisik dan teknik.

    Jika komponen-koomponen manjerial dan prilaku tidak diluruskan

    untuk mengendalikan dan memperkuat sikap oorganisasi yang

    mendukung operasi dan tujuan supply chain, kemungkinan supply

    chain tersebut akan kurang kompetitif dan menguntungkan. Jika




                                40
                                                                        41




    satu atu lebih komponen dalam kelompok fisik dan teknik diubah,

    komponen-komponen manajemen dalam kelompok manajerial dan

    prilaku dapat diatur ulang. Sebagai akibatnya dasar untuk

    keberhasilan SCM adalah pemahaman pada tiap komponen-

    komponen manajemen dan ketergantungannya satu sama lain.

    Hewiit menyatakan bahwa manajemen proses bisnis intra dan inter

    perusahaan, ataupun desain ulang akan berhasil hanya jika disadari

    sebagai proses perubahan multikomponen yang dengan tegas dan

    serentak menuju seluruh komponen-komponen SCM.

    Komponen-komponen fisik dan teknik mudah dimengerti dan

    diterapkan. Sebagai      contoh, suatu perusahaan menyatukan

    permintaan proses manajemennya melalui empat jaringan dengan

    menerapkan kompnen-komponen berikut : metode perencanaan

    dan pengendalian, struktur aliran fasilitas komunikasi dan

    informasi, struktur lairan kerja/aktivitas kerja dan struktur fasilitas

    aliran produk sedangkan komponen-komponen manajerial dan

    prilaku tidak diterpakan. Umumnya, manajer-manajer tidak

    mengerti    komonen-komonen        manajerial    dan   prilaku    akan

    mengalami banyak kesulitan dalam plaksanaannya dibandingkan

    dengan komponen-komponen fisik dan teknik.

Rancangan Supply Chain (Supply Chain Desing)

Manajemen suatu perusahaan seharusnya terlibat dalam proses

rancangan supply chain saat sedang memperkenalkan produk baru atau




                              41
                                                                     42




ketika keberadaan supplychain mengecewakan. Proses rancangan

supply chain:

1. Membuat tujuan supply chain

2. Merumuskan strategi supply chain

3. Menentukan alternatif struktur supply chain

4. Mengevaluasi alternatif struktur supply chain

5. Memilih struktur supply chain

6. Menentukan alternatif untuk anggota-anggota individu supply chain

7. Mengevaluasi dan memilih anggota-anggota individu supply chain

8. Mengukur dan mengevaluasi hasil supply chain

9. Mengevaluasi alternatif supply chain bila kinerja tujuan tidak

   tercapai atau terdapat pilihan-pilihan baru yang lebih menarik.

Perspektif Pengusaha

Pengusah memiliki kekuatan pasar bila pelanggan membeli produknya.

Pada kasus ini retai dan pedagang grosir akan merasa khawatir terhadap

pasar, bisa jadi karena keberadaan pengusaha baru dan produk-produk

baru yang akan turut bersaing menarik pelanggan juga. Dengan

meningkatnya penggabungan pengusaha, pedagang grosir dan retail

baik nasional maupun global akan menghasilkan kekuatan pada retail

bila mereka telah mengakses sejumlah besar konsumen. Penggabungan

pengusaha mengahsilkan pengurangan sekumpulan supplier global yang

memproduksi barang-barang subsitusi kepara konsumen.




                             42
                                                                 43




Pengusaha kecil kurang dikenal akan menemukan kesulitan menarik

para anggota supply chain baik untuk keberadaannya di pasaran

maupun penawaran produk baru. Misalanya terlihat dari seorang

pengusaha yang memiliki kekurangan kekuatan pasar ketika memasuki

negosiasi supply chain. Selain itu, finansial juga menentukan

kemampuan seorang pengusaha untuk menampilkan fungsi-fungsi

marketing secara internal, sedangkan pengusaha-pengusaha kecil

umumnya tidak mampu menyalurkan secara langsung kepada retail

atau secara geografis mengedarkan pada pelanggan industri dan oleh

karena itu harus bergantung pada pedagang-pedagang grosir.

Tambahan lagi pada beberapa lokasi yang menrima perantara tidak

tersedia di beberapa jalur perdagangan. Bahkan pengusaha dari full

line produk yang secara geografis telah menghimpun para pelanggan

juga menemukan saluran langsung untuk beberapa produk dan

pelanggan, sebagai contoh, banyak perusahaan farmasi telah

meningkatkan penggunaan pedagang-pedagang grosir pada pasar yang

difokuskan agar dapat memberikan tingkat pelayanan yang semestinya

pada para pelanggan.

Perspektip Pedagang Grosir (The Wholesalers perspective)

Kekuatan pedagang glosir lebih besar bila retailer memesan sejumlah

kecil dari tiap produk pengusaha atau para pengusaha yang terlibat

telah membatasi sumber-sumber finansial. Untuk beberpa produk

seperti peralatan whirpool, perhiasan dan pakaian, harga perunit dan




                           43
                                                                   44




batas marjin akan cukup besar bila pengusaha menjual secara langsung

kepada para retail, walaupun item terjual untuk tiap retailer sedikit.

Tetapi para pengusaha dari item-item low-value atau low-margin

seperti rokok dan beberpa jenis item makanan akan memperoleh

keuntungan walau hanya menjual melalui pedagang grosir, meskipun

setiap retail dapat memesan dalam kuantitas yang relatif besar.

Kekuatan finansial pedagang glosir dan distributor menentukan jumlah

pelayanan yang dapat mereka berikan. Setiap pelayanan menunjukan

kesempatan yang menguntungkan selain resiko dan biaya yang

berhubungan. Kehadiran dan ketidakhadiran perusahaan lain yang

menawarkan pelayanan yang sama mempengaruhi kekuatan pasar dari

pedagang grosir secara individu. Secara tradisional para pedagang

grosir telah bersifat kedaerahan dalam lapangan. Seperti industri

farmasi, para pedagang grosir telah melakukan merger. Cardinal

Health, Mc Kesson dan Bergen Brunswig merupakan pedagang grosir

farmasi yang telah bersifat nasioanl dalam bidangnya. Secara bersama

mereka mengendalikan lebih dari setengah bisnis grosir obat-obatan di

Amerika.

Perspektif Retail

Retail muncul ketika mereka menyediakan bermacam-macam produk

penting, ketersdiaan produk, harga dan image pada pasar geografik

yang telah ditentukan. Tingkat preferensi pelanggan (kestiaan

dikarenakan jasa pelanggan dan kinerja harga/nilai) yang dinikmati




                            44
                                                                          45




          retail secara langsung empengaruhi kemampuannya untuk bernegosiasi

          dengan anggota supply chain lainnya. Kecakapan finansial dan ukuran

          retail juga menentukan juga menentukan tingkat pengaruhnya pada

          anggota-anggota lainnya.

2.5.5. Pertimbangan Rancangan Supply Chain

      Tujuan Ulasan Pasar (Market Coverage Objective)

      Untuk      membuat    tujuan    ulasan    pasar,   manajemen     harus

      mempertimbangkan perilaku pembeliaan pelanggan, tipe distribusi,

      struktur supply chain, dan tingkat pengendalian yang dibutuhkan agar

      kekebehasilan.

      Perilaku Pembelian Pelanggan (Customer Buying Behavior)

      Motif pembelian dari segmen potensial pelanggan harus ditentukan untuk

      mendesain supply chain secara efisien dan efektif. Analisa ini

      memugkinkan desainer untukk menentukan segmen retail yang paling

      mampu mencapai target pasar. Bagian marketing industri juga harus

      mengidentifikasi pengguna yang brpotensial dan menentukan bagaiman

      para pelanggan ini akan membuat keputusan para pembeli dalam industri

      bergantung pada perusahaan pengguna, perusaha perlengkapan original

      atau distributor.




                                     45
                                                                         46




Tipe Distribusi

Terdapat tiga tipe dasar distribusi yang dapat digunakan untuk membuat

produk tersdia bagi para konsumen :

1. Distribusi insentif

2. Distribusi selektif

3. Distribusi eklushif

Pada distribusi intenshi, produk-produk dijual sebanyak mungkin ke retail

atau pedagang grosir. Distribusi intenship cocok untuk produk-produk

seperti permen karet, minuman ringan, roti, film dan rokok diman faktor

utama ang mempengaruhi keputusan pembelian adalah comvenience

(kepentingan). Produk-produk industri yang membutuhkan distribusi

intensif meliputi pensil, penjepit kertas, tape transparan, map file, kertas

ketik master transfaran, sekrup, dan paku.

Pada distribusi, toko yang dapat menjual produk terbatas, tetapi tidak

untuk tingkat dealing eksklusif. Dengan cara berhati-hati          memilih

pedagang grosir dan retail, pengusaha dapat berkosentrasi pada rekening

yang menguntungkan dan mengembangkan hubungan kerja yang solid

untuk meyakinkan bahwa produk dijual selayaknya. Produsen tersebut

dapat juga membatasi sejumlah toko retail jika produk membutuhkan

pelayanan yang speial atau dukungan penjualan. Distribusi selektif dapat

digunakan untuk produk yang dikatagorikan seperti sandang, peralatan,

televisi, perlengkapan stereo, perabotan rumah dan perlengkapan rumah

tangga.




                                46
                                                                         47




Bila toko tunggal diberikan hak eklushif untuk menjual produk daerah

tertentu, maka pengaturan ini disebut dengan distribusi eklushif.

Produk-produk seperti otomobil, beberapa peralatan utama, beberpa jenis

perabotan, dan beberapa macam pakaian tertentu yang menikmati tingkat

brand loyalty yang tinggi mungkin disalurkan bila saluran pengendalian

diangggap penting. Distribusi eklushif dapat meningkatkan image produk

dan memungkinkan perusahaan memberikan harga retail yang lebih tinggi.

Kadangkala pengusaha menggunakan brand multiple untuk menawarkan

distribusi eklushif bagi lebih dari satu retail atau distributor. Distribusi

eklushif lebih sering terjadi pada tingkat perdagangan grosir dibandingkan

tingkat retail. Pada umumnya, distribusi eklushif dimanfaatkan untuk

saluran-saluran tidak lansung dengan dua cara atau lebih perantara.

Struktur Supply Chain

Berdasarkan kebutuhan pelanggan dan tipe distribusi yang ditentukan

manajemen harus memilih institusi supply chaim untuk bagian inbound

dan outbound supply chain.

Faktor-faktor yang dipertimbangkan ketika proses pemilihan anggota-

anggota supply chain meliputi :

1. Kekuatan Finasial

2. Kecakapan

3. Kemampuan menjaring proses

4. Kemampuan berkembang dengan bisnis

5. Persaingan supply chain




                                  47
                                                                               48




      Karakteristik Produk

      Sembilan karakteristik produk yag seharusnya dianalisis oleh perancang

      1. Nilai Produk (The Product’s Value)

      2. Dasar-Dasar Teknis Produk (The Technicality of the Product)

      3. Tingkat Dukungan Pasar (The Degre of Market Acceptance)

      4. Tingkat Kemampuan Subsitusi (The Degre of Subtitutability)

      5. Bulk Produk (The Product’s bulk)

      6. Kemampuan produk jangka panjang (The Product Perishability)

      7. Tingkat Konsentrassi Pasar (The Degre of Market Concentration)

      8. Musiman (Seasonality)

      9. Batas Kedalaman dan Kelebaran Lini Produk ( The Widht an Depth of

          The Product Line)

2.5.6. Sasaran Customer Serviice

      Pengukuran Customer Service dalam beberapa Perihal

      1. Tingkat Ketersedian Produk

          Pengukuran Customer Service yang paling penting adalah ketersediaan

          dalam masa siklus pesanan yang diterapkan. Pengukuran ketersediaan

          yang lazim adalah jumlah pesanan yang dikirimkan secara lengkap

          dalam periode waktu waktu yang ditetapkan sebagi persentase dari

          total pesanan yang diterima. Pengukuran yang dipilih seharusnya

          mencerminkan pandangan pelanggan Customer Service. Ukuran

          terbaik Customer Service mencerminkan kepentingan produk kepada

          pelanggan dan kepentingan pelanggan kepada perusahaan tersebut.




                                      48
                                                                     49




2. Kecepatan dan ketepatan Siklus Pesanan Pelanggan.

   Siklus pesanan merupakan waktu yang berlalu diantara penempatan

   pesanan pelanggan dan masa produk diterima. Kemampuan untuk

   secara konsisiten mencapai masa siklus pesanan yang ditargetkan

   mempengaruhi jumlah persediaan yang disimpan melalui supply chain.

   Konsekuensinya, kecepatan dan ketepatan siklus pesanan merupakan

   faktor-faktor utama dalam rancangan supply chain. Kebanyakan

   pelanggan lebih menyukai pelayanan yang konsisten dibandingkan

   pelayanan yang cepat, konsisten membantu mereka merencanakan

   tingkat persediaan yang lebih banyak dibandingkan cepat tetapi dengan

   siklus pesanan yang sering berubah-ubah.

3. Komunikasi yang berada diantara penjual dan pelanggan berhubungan

   dengan kemampuan perusahaan untuk menyediakan informasi

   mutakhir kepada pelanggan yang berkenan seperti faktor-faktor status

   pesanan, penjelasan pesanan, status back pesana, konfirmasi pesanan,

   subsitusi produk, kekurangan produk serta permintaan informasi

   produk. Kegunaan sistem informasi otomatis biasanya menghasilkan

   beberapa kesalahan dalam pengapalan, pemungutan, pengepakan,

   labeling dan dokumentasi. Kemampuan anggota supply chain untuk

   menyediakan sistem komunikasi yang baik merupakan faktor utama

   dalam rancangan supply chain.




                              49
                                                                               50




2.5.7. Rekayasa Ulang Perbaikan pada Supply Chain

      Teknik rekayasa ulang (reengenering) merupakan sebuah proses yang

      ditunjukan pada perubahan produksi yang berubah secara cepat. Michael

      Hammer dan James Champy mendefinisikannya sebagai pemikiran

      kembali yang fundamental dan rancangan ulang yag radikal dari proses

      bisnis untuk mencapai perbaikan yang dramatis dalam ukuran jaman

      sekarang yang kritis dari kinerja seperti biaya, kualitas pelayanan dan

      kecepatan.

      Tiga tahap dalam proses rekayasa ulang :

      1. Penemuan fakta

      2. Pengidentifikasi area-area untuk perbaikan menuju proses desain ulang

          business.

      3. Perbaikan-perbaikan yang kreatif

          Tahap penemuan fakta merupakan pengujian terhadap sistem-sistem

          mutakhir, prosedur-prosedur dan aliran-aliran peekerjaan. Kuncinya

          adalah menempatkan fakta-fakta terpisah dari pendapat-pendapat.

          Dilengkapi dengan fakta-fakta yang terkumpul pada tahap pertama, tim

          rekayasa ulang mengidentifikasi bagian-bagian yang akan diperbaiki.

          Tim tersebut menganalisa dimana nilai ditambahkan untuk pelanggan

          akhir dengan perhatian khusus dalam batas kontak pelanggan dan

          transfer informasi produk yang selama ini belum efektif atau belum

          efisien. Setelah identifikasi, tim rekayasa ulang memasuki tahap kreatif

          proses perancangan ulang bussiness dan aliran informasi. Hasilnya

          secara fundamental mengubah siifat dasar kerja dan kinerjanya.




                                       50
                                                                            51




                                   BAB III

                    TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

              PT SAMUDERA PERDANA TRANSPORTAMA



3.1 Sejarah Singkat Perusahaan

   PT. Samudera perdana transportama adalah sebuah perusahaan jasa ekspedisi

   Internasional yang melayani pengiriman barang dari dan luar negeri atau yang

   disebut dengan istilah ekspor impor yang didirikan pada tahun 19995.

   Perusahaan ini didirikan oleh Untung Budiono. Dalam kurun waktu yang

   relatif singkat perusahaan ini kemudian juga membuka beberapa cabang antara

   lain Bandung, Surabaya, Semarang, Denpasar, Yogjakrta, Solo dan Cikarang

   dengan kantor pusat yang berkedudukan di Jakarta Pusat tepatnya Cempaka

   Putih Timur 25 No 1 RA di Indonesia. Didukung juga dengan dimilikinya

   gudang tempat penampungan barang kiriman tempat dimana barang di paking

   kembali dan marking membuat pelanggan lebih mudah untuk mempercayakan

   kirimannya kepada perusahaan ini.



3.2 Visi dan Misi Perusahaan

   Sebagai perusahaan jasa yang melayani pengiriman barang dari dan keluar

   negeri PT Samudera Perdana Transpotama melayani pelanggan dengan prinsip

   bahwa dengan memberikan layanan yang memuaskan akan membuat

   pelanggan tidak berpaling kepada perusahaan jasa yang lain.




                                       51
                                                                            52




    Disamping memberikan harga jasa pengiriman barang yang sangat kompetitif

    PT Samudera Perdana Transpotama juga berkomitmen untuk memberikan

    pelayanan yang lebihbaik kepada pelanggan dengn ketepatan waktu

    pengiriman. Hal ini membuat PT Samudera Perdana Transpotama mempunyai

    banyakk pelanggan dari perusahaan-perusahaan besar yang mempercayakan

    pengiriman barangnya.



3.3 Struktur Perusahaan

                            PT. Samudera Perdana Transpotama

                                   HEAD OFFICE JAKARTA

                            Organization Chart of Key Personnel


                                     CHAIRMAN




                                    MANAGING
                                    DIRECTOR



                       SECRETARY




BRANCH     EKSPORT     IMPORT         GOVERMENT   SALES           FINANCE   WAREHAUSE
MANAGER    OPERATION   OPERATION      SERVICE     REPRESNTATIVE




                                         52
                                                                             53




3.4 Tugas dan Tanggung Jawab

   1. Chairman

      Chairman adalah pemilik perusahaan dan berhak penuh atas keuntungan

      perusahaan. Sebagai pemilik perusahaan chairman juga adalah pemegang

      keputusan tertinggi di perusahaan dalam segala aspek.

   2. Managing Director

      Managing Director adalah tenaga asing yang bertanggung jawab untuk

      mengembangkan bisnis dari segi hubungan dengan agen deseluruh dunia.

      Termasuk didalamnya mencari dan menjalin kerjasama dengan agen baru.

   3. Secretary

      Secretary adalah orang yang membantu Managing Director dalam

      melakukan tugasnya. Bekerja sepenuhnya atas instruksi Managing

      Director.

   4. Branch Manager

      Branch Manager bertanggung jawab untuk melaporkan aktivitas kantor

      cabang sehari-hari dan laporan keuangan kantor cabang.

   5. Export Operation

      Bertugas menjalankan operasional pengiriman barang ke luar negeri dan

      tanggung jawab dari mulai barang diterima di gudang sampai barang

      tersebut tiba ditangan penerima di negara tujuan baikk melalui jalur udara

      (airfreight) maupun laut (seafreight).

   6. Import Operation

      Berbalik dengan Export Operation, Import Operation bertanggung jawab

      dalam hal import barang dari luar negeri dari mulai imformasi diterima




                                       53
                                                                        54




   dari agen sampai barang diterima oleh penerima di Indonesia baik melalui

   jalur udara (airfreight) maupun laut (seafreight).

7. Government Sevice

   Adalah bagian yang tugasnya bertanggung jawab kepada pihak pemerintah

   misalnya dalam hal bea masuk penerbitan PEB (Pemberitahuan Ekspor

   Barang) dan PIB (Pemberitahuan Import Barang) dan lain-lain.

8. Sales Representative dan Customer Service

   Tanggung jawab ini adalah mencari pelanggang yang ingin mengirim

   barang dengan menggunakan jasa PT. Samudra Perdana Traspotama dan

   melayani pelanggang dengan memberikan informasi mengenai harga,

   pengiriman dan perencanaan keberangkatan kapal.

9. Finance dan Accounting

   Adalah bagian yang bertanggung jawab dalam hal keuangan, hutang

   piutang perusahaan, penggajian karyawan, account receivable dan account

   payable baik dengan agen, shipper, shipping line (perusahaan jasa

   pelayanan lainnya) dan bank.

10. Warehoushing dan Trucking

   Bagian ini bertempat di gudang. Bertanggun jawab menggurus semua fisik

   barang yang akan dikirim dan diterima mulai dari menghitung jumlah

   barang apakah sesuai dengan Bill Of Lading dan kondisi barang setelah

   diterima di gudang.

   Semua bagian-bagian ini bekerja sama untuk menghasilkan suatu kinerja

   yang membuat pelanggan puas




                                    54
                                                                             55




                                    BAB IV

                 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN



4.1 Sistem yang sedang berjalan

           PT. Samudra Perdana Transportama adalah perusahaan yang bergerak

   dibidang jasa Ekspedisi (Export-Import). Selama ini perusahaan tersebut

   menangani bisnisnya, dari mulai pencatatan data sampai perhitungan biaya

   secara keseluruhan serta pembukuan yang digunakan masih menggunakan

   sistem manual, sehingga memerlukan ketelitian para karyawan di perusahaan

   tersebut.

           Dengan kondisi semakin bertambahnya permintaan yang datang, maka

   diperlukan suatu aplikasi untuk menangani keadaan tersebut agar proses bisnis

   dan pembukuan yang dilakukan bisa terkontrol. Sehingga Pelanggan pun

   merasa nyaman. Dan karyawan bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.

   Prosedur yang berjalan pada saat ini adalah :

   1. Prosedur Input Data Agent : mendaftarkan Agent perwakilan perusahaan

       di luar negeri.

   2. Prosedur Input Data Carrier : mendaftarkan perusahaan rekanan yang

       mengangkut barang setelah tiba ataupun menuju port pelabuhan / airport

       luar negeri.

   3. Prosedur Input Data Consignee : mendaftarkan perusahaan rekanan yang

       mengangkut barang setelah tiba ataupun port pelabuhan / airport di dalam

       negeri.




                                       55
                                                                           56




   4. Prosedur Input Data Port : mendaftarkan port pelabuhan / airport tempat

       dilaluinya barang baik dalam / luar negeri.

   5. Prosedur Input Data Customer : mendaftarkan data pelanggan yang

       mengirimkan / menerima barangnya melalui jasa ekspedisi PT. Samudra

       Perdana Trasportama.

   6. Prosedur Input Job Shipper : pembuatan dokumen shipper pencatatan

       transaksi apabila customer menggunakan jasa ekspedisi PT. Samudra

       Perdana Trasportama.

   7. Pprosedur Input Operational Cost : perhitungan biaya dari sebuah

       dokumen Job Shipper.

   8. Prosedur Pembuatan Invoice : membuatakan invoice.

   9. Prosedur Credit / Debit Note : mencatat debit/ credit yang terjadi dari

       sebuah Job Shipper.

   10. Pembuatan Laporan Rugi / Laba melakukan rekap dari semua dokumen

       yang ada untuk kemudian menentukan Rugi / Laba dari sebuah transaksi.

Dari uraian proses diatas dapat digambarkan sebuah DFD System yang sedang

berjalan di PT. Samudra Perdana Transportama.




                                        56
                                                                                57




  4.2 Diagram Diagram Flow Yang Sedang berjalan

     4.2.1   Diagram Konteks yang sedang berjalan




     Operasional             Data-Agen-Data-Carier-Data-Cosignee
                             Data-Port-Data-Customer-Data-Job shipper




                                Sistem Ekspedisi
                                  PT.Samudera
                                     Perdana
                                   Tranpotama

                                                               Invoice,Credit/Debit Note

Laporan Rugi/Laba



                                                                        Finance/Accounting



  Chairman




  Gambar 4.1

  Diagram Konteks Berjalan




                                         57
                                                                                                                                  58




4.2.2   Data Flow Diagram Level Nol yang sedang berjalan


                                                                 1.0.p
                                                                 Input
                                                                 Data
   Operasional                                                   Agent
                                         Data_Agent




                                                                                                                     Data Agent




                                                                   2.0.p
                                                                   Input
                                                                   Data
                                  Data Carrier                     Cariier
                                                                                                               Data Carrier




                                                  3.0.p
                                                  Input
                                                  DataCon
                      Data_Consignee              signee
                                                                                             Data_Coonsignee




                                                         4.0.p
                                                         Input
                                                         Data
                 Data_Port                               Port

                                                                                        Data_Port




            Data Customer
                                                      5.0.p
                                                      Input
                                                      Data
                                                      Castume
                                                      r                      Data_Customer




                                                            6.0.p
                                                            Input Data
                                                            Job Shipper




                                                          58
                                                                                           59




            Data Job Shipper




   Finance/Accounting                                        Data Job Shipper




                                               7.0.p
                                               Input
                                               Invoice

                                                           Data_Invoice




                                                   8.0.p
                                                   Input
                                                   CN/DN
                                                           Data_Credit/Debet
                                                           Note




                                                                               9.0.p
                                                                               Laporan
                                                                               Rugi/Laba




                               Chairman




Gambar 4.2

DFD Level Nol yang sedang berjalan




                                          59
                                                     60




4.3 Kamus Data

1. Data Agent

   Nama Arus Data   : Data Agent

   Betuk Data       : Buku

   Penjelasan       : Buku Data Agent

   Periode          : Setiap Ada Agent Baru

   Arus Data        : Dari Operasional ke proses 1

   Nama Item Data   :

                        Code_Agent

                        Agent

                        Address

                        City

                        Country

                        Phone_Number

                        Fax_Number

                        Email

2. Data Carrier

   Nama Arus Data   : Data Carrier

   Bentuk Data      : Buku

   Penjelasan       : Buku Data Carrier

   Periode          : Setiap ada Carrier Baru

   Arus Data        : Dari Operasional ke proses 2

   Nama Item Data   :




                                   60
                                                       61




                Code_Carrier

                Carrier

                             Address

                             City

                             Country

                             Phone_Number

                             Fax_Number

                             Email

3. Data Consignee

  Nama Arus Data     : Data Consignee

  Bentuk Data        : Buku

  Penjelasan         : Buku Data Consignee

  Periode             : Setiap ada Consignee Baru

  Arus Data           : Dari Operasional ke proses 3

  Nama Item Data      :

                      Code_Consignee

                      Consignne

                      Address

                      City

                      Country

                      Phone_Number

                      Fax_Number

                      Email




                               61
                                                        62




4. Data Port

   Nama Arus Data : Data Port

   Bentuk Data     : Buku

   Penjelsan       : Buku Data Port

   Periode         : Setiap ada Port Baru

   Arus Data       : Dari Operasional ke proses 4

   Nama Item Data :

                   Code Port

                   Port Name

5. Data Customer

  Nama Arus Data   : Data Customer

  Bentuk Data      : Buku

  Penjelasan       : Buku Data Customer

  Periode          : Setiap ada Customer ke prosese 5

  Nama Item Data   :

                   Code_Customer

                   Customer

                   Addres

                   City

                   Country

                   Phone_Number

                   Fax_Number

                   Email




                               62
                                                         63




6. Data Job Shipper

   Nama Arus Data     : Data Job Shipper

   Bentuk Data        : Buku

   Penjelasan         : Buku Data Job Shipper

   Periode            : Setiap ada Transaksi Ekspedisi

   Arus Data          : Dari Operasional ke proses 6

   Nama Item Data     :

                      Job_ID

                      Code Customer

                      Customer

                      Date

                      Type

                      Agent

                      Carrier

                      Shipment Type

                      Shipper

                      Addres

                      Consignee

                      Port Loading

                      Port Discharge

                      Freight Term

                      Term of Shipment

                      NOC(Number Of Container




                          63
                                                              64




                       Net Weight

                       Gross Weight

                       Meansurement

                       Seal Number

                       Number of Packages

7. Invoice

   Nama Arus Data : Data Invoice

   Bentuk Data         : Buku

   Penjelasan          : Buku Data Invoice

   Periode             : Setiap ada Transaksi Ekspedisi

   Arus Data           : Dari Finance/Accounting ke proses7

   Nama Item Data :

                                Job_ID

                                Date of Issue

                                Charge Name

                                Qty

                       1        Unit                      n

                                Rate

                                Charge(Qty*Rate)

                                Total Invoice

8. Credit/Debit Note

   Nama Arus Data : Data Credit/Debit Note

   Bentuk Data         : Buku




                           64
                                                          65




   Penjelasan      : Buku Data Credit/Debit Note

   Periode         : Setiap ada Transaksi Ekspedisi

   Arus Data       : Dari Finance/Accounting

   Nama Item Data :

                            Job_ID

                            Date of Issue

                            Charge Name

                            Qty

                   1        Unit                      n

                            Rate

                            Type (C/D)

                            Charge(Qty*Rate)

                            Total Credit

                            Total Debit

9. Laporan Rugi Laba

   Nama Arus Data : Laporan Rugi/Laba

   Bentuk Data     : Laporan

   Penjelasan      : Laporan Rugi/Laba

   Periode         : Setiap ada Transaksi Ekspedisi

   Arus Data       : Dari proses 9 ke Chairman

   Nama Item Data :

                            Job_ID

                            Date of Issue




                       65
                                                                                 66




                                               Charge Name

                                               Qty

                                      1        Unit                    n

                                               Rate

                                               Type (C/D)

                                               Charge(Qty*Rate)

                                               Total Credit

                                               Total Debit

                                               Total R/L

4.4 Analisa Input Output

   4.4.1   Analisa Input

           Pada sistem berjalan saat ini,seluruh catatan data sudah cukup

           lengkapa untuk menjadi sebuah sistem informasi ekspedisi pada

           PT.Samudera Perdana Transpotama, sehingga tidak diperlukan adanya

           penambahan inputan.

   4.4.2   Analisa output

           Dokumen output yang ingin dihasilkan dalam sistem ini adalah

           Memudahkan       membuat       dokumen/laporan     mulai   dari   rencana

           kedatangan barang pengiriman, pembuatan invoice dan laba rugi.

           Permasalahan yang terdapat saat ini adalah, data yang harus diketik

           ulang pada setiap pembuatan dokumen,yang membutuhkan waktu

           lama, sehingga tidak tepat waktu saat dokumen /laporan tersebut

           dibutuhkan.




                                          66
                                                                                    67




4.5 Permasalahan dan Pemecahan

   4.5.1   Permasalahan yang dihadapi

           Adapun permasalahan yang dihadapi adalah :

           1. Sering terjadi keterlambatan dalam pembuatan laporan disebabkan

               laporan masih diketik dengan Microsoft Excel dan rekapitulasi

               serta penghitungan dilakukan secara manual.

           2. Ketidak akuratan data dan bisa terjadi perbedaan antara keadaan

               riil dengan yang dilaporkan.

   4.5.2   Pemecahan masalah

               Untuk mengatasi masalah yang dihadapi pada sistem yang sedang

           berjalan maka perlu merancanng sistem yang baru yang lebih

           terkomputerisasi yang diharapkan dapat membantu memecahkan

           masalah yang ada pada Sistem Ekspedisi PT. Samudra Perdana

           Transportama.

              Membuat sistem informasi Ekspedisi (Freight Forwarding)

              Merancang database untuk penyimpanan file master maupun

               transaksi yang terjadi.

              Dengan adanya database tersebut maka pembuatan laporan lebih

               mudah dan cepat untuk dibuat.

   4.6 Rancangan sistem yang diusulkan

      Dengan     dirancangnya     program     ini    diharapkan      dapat   membantu

      mempermudah         dalam    menginput        data   master,    transaksi   serta

      mempermudah dalam penyediaan laporan bagi pimpinan.




                                         67
                                                                                                   68




4.6.1 Diagram Konteks


           Customer Lis,Consignee List,Carrier List
 Agent List,Booking Sheet,Shipping Advice,Manifest,Shipping
                   Instrukstion,House BL
                                                                                        Finance/
                                                                                        Accounting
operational




                                                          Mst Charge Transaction Opertion Cost,Transaction
                                                          Accounting




      Mst User,Mst Port ,Customer,
      Mst Agent,Mst Carrier,Mst
      Conignee,Transaction Operation


                                            Sistem Ekspedisi
                                           PT SAMUDERA
                                               PERDANA
                                           TRANSPOTAMA



                                                                                                  Chairman




                                                                              Laporan Rugi Laba




Gambar 4.3

Diagram Konteks usulan




                                                68
                                                                                                                  69




4.6.2Diagram Arus Data


      Mst User Mst Port Customer Mst                                                Mst User
                                                            1.0                                    Mst Charge
      Agent Mst Carrir Mst Consignee
                                                           Master



                                                                                                 Mst Agent
                          Mst Carrier
                                                                             Mst Charge
                                                                                                             Finance/
           Operatio                                                                                          ccounting
                                    Mst
           nal                      Consignee                            Mst Port



                                                          Mst Carrier



                                                                                          Transaction Operation
                      Transaction Operation                                               cost Transaction
                                                               2.0                        Accounting
                                                           Transaction




                                                            Tax
                                                            Operation
                                                            cost
                                                                                    Tax
                                                                                    Accounting

                                              Tax
                                              Operation




                                                                 3.0
                                                                Report
  Customer List,Consignee List,Carrier List Agent                                                             Chairman
  List,Booking List,Sheet Shiping                                             Laporan Rugi Laba
  Advice,Manifest,Shipping Instruction House BL




                                                               Gambar 4.4

                                                    DFD Level Nol Usulan




                                                          69
                                                                                             70




4.6.3     Diagram Arus Data Level Proses 1


                                          1.1.0.p
                                         Mst User                              Mst User




                                         1.2.0.p
                                         Mst Post                              Mst Port




                                                                                           Finance/
                                                                                          Accounting
                                           1.3.0.p
                                            Mst
        Operation
                                          Consignee

                                                                  Mst Consignee



                                                       1.4.0.p
                                                      Mst Agent                            1.7.0.p
                                                                                          Mst Charge




                                                                   Mst Agent



                                         1.5.0.p
                                        Mst Carrier
                                                                                           Mst Charge



                                                                        Mst Carrier



                                          1.6.0.p
                                           Mst
                                         Consignee


                                                                          Mst Consignee
                    Gamabar 4.5

                    DFD Level 1Proses 1 Usulan




                                           70
                                                                                                                71




4.6.4 Diagram Arus Data Level 1 Proses 2 Usulan



                                         2.1.0.p
      Transaction Consignee            Transaction
                                        Operation

                                                                                               Mst Port

   Operaional

                       Mst
                       Consignee
                                                              Trx Operation

       Mst
       Customer                                                                         Mst Carrier             Mst Agen



   Mst Charge
                                                2.2.0.p
                                              Transaction                                                 Finance/
                                             Operation Cost                                               Accounting
                                                                     Transaction Operation Cost


                  Trx Operation Cost




                                       2.3 Transaction                                 Transaction Accounting
                                         Accounting




                                                                              Trx Accounting




                   Gambar 4.6

                   DFD Level 1 Proses 2 Usulan




                                                     71
                                                                                                       72




4.6.5 Diagram Arus Data Level 1 Proses 3

                                                  3.1.0.p
                                                  Custome
                                                  r List                                    Mst_Customer




                                                 3.2.0.p                    Mst_Consigne
                                                 Consigne                   e
  Operational                                    e_List



                                                  3.3.0.p
                                                  Carrier_
                                                  List                                        Mst_Carrier




                                                  3.4.0.p                       Mst_Agent
                                                  Agent_L
                                                  ist




                                                  3.5.0.p
                                                  Booking
                                                  _Sheet




                                               3.6.0.p
                                               Shipping
                                               _Advice




                                                 3.7.0.p
                                                 Manifest
                                                                     Mst_Port

                                                                                                            Chalman

                                               3.8.0.p
                                               Shipping_I            Trx_Operation
                                               ntsruction


      Trx_Accounting      Trx-Operation_Cost

                                                                                     Laporan_Rugi_Laba
                                                             3.9.0.p
                                                             Laporan_
                                                             Rugi_Laba
                       Mst_Charge


                                                 Gambar 4.7
                                    DFD Level 1 Proses 3 Usulan




                                                   72
                                                                                   73




4.7 Perancangan Input dan Output

4.7.1 Rancangan Input

                                          Mst_User

       No Nama Field         Tipe Data           Lebar      Keterangan
       1    Username*              Text              20     Username untuk login
       2    Nama                   Text              40     Nama Pengguna
       3    Password               Text              10     Password untuk login
       4    Priviledges            Text              20     Admin atau user



                                    Mst_Port

       No    Nama Field       Tipe             Lebar           Keterangan
                              Data
       1    Port_code*        Text              20        Username untuk Login
       2    Port_Nama         Text              40        Nama Pengguna



                                     Mst_Customer

       No     Nama Field      Tipe Data          Lebar               Keterangan
       1    Code Customer*         Text              10     Kode Pelanggan
       2    Customer               Text              40     Nama Peanggan
       3    Address                Text              30     Alamat
       4    City                   Text              30     Kota
       5    Country                Text              30     Negara
       6    Phone                  Text              15     Nomer Telepon
       7    Fax                    Text              15     Nomer Faximile
       8    Email                  Text              30     Alamat email




                                          73
                                                                 74




                           Mst_Agent

No     Nama Field    Tipe Data     Lebar            Keterangan
1    Code Agent*       Text         10     Kode Agent
2    Agent             Text         40     Nama Agent
3    Address           Text         30     Alamat
4    City              Text         30     Kota
5    Country           Text         30     Negara
6    Phone             Text         15     Nomer Telepon
7    Fax               Text         15     Nomer Faximile
8    Email             Text         30



                           Mst_Carier

No     Nama Field    Tipe Data     Lebar            Keterangan
1    Code Carrier*     Text         10     Kode Armada Pengangkut
2    Carrier           Text         40     Nama Armada Pengangkut
3    Address           Text         30     Alamat
4    City              Text         30     Kota
5    Country           Text         30     Negara
6    Phone             Text         15     Nomer Telepone
7    Fax               Text         15     Nomer Faximile
8    Email             Text         30     Alamat Email




                              74
                                                                                 75




                              Mst_Consignee

No     Nama Field         Tipe Data           Lebar             Keterangan
1    CodeConsigne*          Text               10      Kode Importir
2    Consignee              Text               40      Nama Importir
3    Address                Text               30      Alamat
4    City                   Text               30      Kota
5    Country                Text               30      Negara
6    Phone                  Text               15      Nomer Telepon
7    Fax                    Text               15      Nomer Faximile
8    Email                  Text               30      Alamat Email



                               Mst_Charge

No     Nama Field         Tipe Data           Lebar             Keterangan
1    Charge_Code*           Text               20      Kode Biaya
2    Charge_Name            Text               40      Nama Biaya



                              Trx_Operation

No           Nama Field         Tipe Data             Lebar         Keterangan
1    Job Id                             Int            9      Kode Biaya
2    Customer                       Text               25     Nama Pelanggan
3    Date                      Date/Time                      dd.mm.yy
4    Sales                          Text               25     Nama Sales
5    Agent                          Text               30     Nama Agen
6    Carrier                        Text               30     Nama Pengangkut
7    Group                          Text               25     Nama Group
8    Shipment                       Text               30     Nama Pengirim
9    SIFromShipperNum               Text               15     Nomor Pengirim
10   Address                        Num                40     Alamat
11   Consignee                      Text               25     Pelanggan




                                   75
                                                                         76




12   Port Loading                Text       25       Pelabuhan Muat
13   Port Discharge                  Int    25       Biaya Muat
14   Freight Term              Date/Time             Waktu Pengangkutan
15   Term Of Shipment          Date/Time             Waktu Pengirirman
16   Pay Placement                   Int    20       Biaya Sewa
17   Feeder                      Num        25       Transit
18   Vessel                      Num        25       Nama Kapal
19   Etd                         Num        12       Estimasi
                                                     Keberangkatan
20   Eta                         Num        12       Estimasi Kedatangan
21   Ocean BL Num                    Int    15       Nomor Pengangkutan
22   House BL Num                    Int    15       Nomor Angkut
                                                     Barang
23   Goods                       Num        30       Nama Barang
24   Desc Of Container           Num        30       Keterangan Barang
25   Number Of Container             Int    25       Nomor Kontainer
26   Net Weight                      Int    25       Berat Bersih
27   Gross Weight                    Int    25       Berat Kotor
28   Measurement                     Int    25       Ukuran Barang
29   Container Number                Int    25       Nomor Kontainer
30   Seal Number                     Int    25       Nomor Segel
31   Number Of Packages              Int    25       Nomor Barang
32   Def Number Of                   Int    25       Nomor
     Packages                                        Keberangkatan



                        Trx_Operation_Cost(Header)

No         Nama Field          Tipe Data   Lebar          Keterangan
1    Job ID*                     Text       10       Nomor Job
2    Code Customer               Text       10       Kode Pelanggan




                                76
                                                                        77




                         Trx_Operation_Cost(Detail)

No          Nama Field        Tipe Data   Lebar            Keterangan
1    Jon Id*                     Text       10     Nomer Job
2    Code Charge                 Text       20     Kode Biaya
3    Charge Name                 Text       40     Biaya
4    Qty                       Number       10     Jumlah
5    Unit                        Text       40     Satuan
6    Rate                      Number       10     Rate Biaya
7    Total                     Number       10     Rate*Qty
8    Currency                    Text        4     Mata Uang
9    Type                        Text        1     Tipe Baiya: P= Payable
                                                   R= Receivables
                            Trx_Invoice (Header)

No          Nama Field        Tipe Data   Lebar            Keterangan
1    Jon Id*                     Text       10     Nomer Job
2    Code Customer               Text       10     Kode Pelanggan
3    Status Payment              Text        1     Status Pembayaran
                                                   Biaya : P= Paid
                                                   U= Unpaid


                            Trx_Invoice (Detail)

No          Nama Field        Tipe Data   Lebar            Keterangan
1    Jon Id*                     Text       10     Nomer Job
2    Code Charge                 Text       20     Kode Biaya
3    Charge Name                 Text       40     Biaya
4    Qty                       Number       10     Jumlah
5    Unit                        Text       40     Satuan
6    Rate                      Number       10     Rate Biaya
7    Total                     Number       10     Rate*Qty
8    Currency                    Text        4     Mata Uang




                                 77
                                                                             78




                       Trx_Credit Debit Note (Header)

No           Nama Field          Tipe Data    Lebar             Keterangan
1     Jon Id*                      Text        10       Nomer Job
2     Code Customer                Text        10       Kode Customer
3     Status Payment               Text         1       Status Pembayaran
                                                        Biaya : P=Paid
                                                        U= Unpaid


                          Trx_Credit Debit Note (Detail)

No           Nama Field          Tipe Data    Lebar             Keterangan
1     Jon Id*                      Text        10       Nomer Job
2     Code Charge                  Text        20       Kode Biaya
3     Charge Name                  Text        40       Biaya
4     Qty                         Number       10       Jumlah
5     Unit                         Text        40       Satuan
6     Rate                        Number       10       Rate Biaya
7     Total                       Number       10       Rate*Qty
8     Currency                     Text         4       Mata uang
9     Type                         Text         1       Tipe Biaya : P= Payable
                                                        R= Receivables


    4.7.2 Perancangan Output

                                        Customer_List

No           Nama Field          Tipe Data    Lebar             Keterangan
1     Code Customer*               Text        10       Kode Pelanggan
2     Customer                     Text        40       Nama Pelanggan
3     Address                      Text        30       Alamat
4     City                         Text        30       Kota
5     Country                      Text        30       Negara
6     Phone                        Text        15       Nomer Telepone
7     Fax                          Text        15       Nomer Faximile
8     Email                        Text        30       Alamat Email




                                   78
                                                                   79




                         Consignee_List

No          Nama Field   Tipe Data   Lebar          Keterangan
1    Code Consignee*       Text        10    Kode Importir
2    Consignee             Text        40    Nama Importir
3    Address               Text        30    Alamat
4    City                  Text        30    Kota
5    Country               Text        30    Negara
6    Phone                 Text        15    Nomer Telepone
7    Fax                   Text        15    Nomer Faximile
8    Email                 Text        30    Alamat Email


                            Carrier_List

No          Nama Field   Tipe Data   Lebar            Keterangan
1    Code Carrier*         Text        10    Kode Armada Pengangkut
2    Carrier               Text        40    Nama Armada Pengangkut
3    Address               Text        30    Alamat
4    City                  Text        30    Kota
5    Country               Text        30    Negara
6    Phone                 Text        15    Nomer Telepone
7    Fax                   Text        15    Nomer Faximile
8    Email                 Text        30    Alamat Email


                            Agent_List

No          Nama Field   Tipe Data   Lebar            Keterangan
1    Code Agent*           Text        10    Kode Agent
2    Agent                 Text        40    Nama Agent
3    Address               Text        30    Alamat
4    City                  Text        30    Kota
5    Country               Text        30    Negara
6    Phone                 Text        15    Nomer Telepone
7    Fax                   Text        15    Nomer Faximile
8    Email                 Text        30    Alamat Email




                           79
                                                                      80




                           Booking Sheet

No           Nama Field    Tipe Data   Lebar             Keterangan
1    Job Id                      Int    9      No Job
2    Cust                    Text       25     Nama Pelanggan
3    Date                  Date/Time           dd.mm.yy
4    Sales                   Text       25     Nama Sales
5    Agent                   Text       30     Nama Agent
6    Carrier                 Text       30     Nama Pengangkut
7    Group                   Text       25     Nama Group
8    Shipment                Text       30     Nama Pengirim
9    SIFrom Shipper Num      Text       15     Nomor Pengirim
10   Address                 Num        40     Alamat
11   Consignee               Text       25     Pelanggan
12   Port Loading            Text       25     Pelabuhan Muat
13   Port Discharge              Int    25     Biaya Muat
14   Freight Term          Date/Time           Waktu Pengangkutan
15   Term Of Shipment      Date/Time           Waktu Pengiriman
16   Pay Placement               Int    20     Biaya Sewa
17   Feeder                  Num        25     Transit
18   Vessel                  Num        25     Nama Kapal
19   Etd                     Num        12     Estimasi Keberangkatan
20   Eta                     Num        12     Estimasi Kedatangan
21   Ocean BL Num                Int    15     Nomor Pengangkutan
22   House BL Num                Int    15     Nomor Angkut Barang
23   Goods                   Num        30     Nama Barang
24   Desc Of Goods           Num        30     Keterangan Barang
25   Number Of Container         Int    25     Nomor Kontainer
26   Net Weight                  Int    25     Berat Bersih
27   Gross Weight                Int    25     Berat Kotor
28   Measurement                 Int    25     Ukuran Barang
29   Container Number            Int    25     Nomor Kontainer
30   Seal Number                 Int    25     Nomor Segel
31   Number Of Packages          Int    25     Nomor Barang
32   Def Number Of               Int    25     Nomor Keberangkatan
     Packages



                            80
                                                                      81




33   Charge Name            Text         40    Biaya
34   Qty                   Number        10    Jumlah
35   Unit                   Text         40    Satuan
36   Rate                  Number        10    Rate Biaya
37   Total                 Number        10    Rate*Qty
38   Currency               Text         4     Mata Uang
39   Type                   Text         1     Tipe Biaya : P= Payable
                                               R= Receivable


                                 Shipping_Advice

No           Nama Field   Tipe Data    Lebar             Keterangan
1    Job Id                     Int      9     No Job
2    Cust                   Text         25    Nama Pelanggan
3    Date                 Date/Time            dd.mm.yy
4    Sales                  Text         25    Nama Sales
5    Agent                  Text         30    Nama Agent
6    Carrier                Text         30    Nama Pengangkut
7    Group                  Text         25    Nama Group
8    Shipment               Text         30    Nama Pengirim
9    SIFrom Shipper Num     Text         15    Nomor Pengirim
10   Address                Num          40    Alamat
11   Consignee              Text         25    Pelanggan
12   Port Loading           Text         25    Pelabuhan Muat
13   Port Discharge             Int      25    Biaya Muat
14   Freight Term         Date/Time            Waktu Pengangkutan
15   Term Of Shipment     Date/Time            Waktu Pengiriman
16   Pay Placement              Int      20    Biaya Sewa
17   Feeder                 Num          25    Transit
18   Vessel                 Num          25    Nama Kapal
19   Etd                    Num          12    Estimasi Keberangkatan
20   Eta                    Num          12    Estimasi Kedatangan
21   Ocean BL Num               Int      15    Nomor Pengangkutan
22   House BL Num               Int      15    Nomor Angkut Barang
23   Goods                  Num          30    Nama Barang



                           81
                                                                           82




24   Desc Of Goods           Num             30     Keterangan Barang
25   Number Of Container         Int         25     Nomor Kontainer
26   Net Weight                  Int         25     Berat Bersih
27   Gross Weight                Int         25     Berat Kotor
28   Measurement                 Int         25     Ukuran Barang
29   Container Number            Int         25     Nomor Kontainer
30   Seal Number                 Int         25     Nomor Segel
31   Number Of Packages          Int         25     Nomor Barang
32   Def Number Of               Int         25     Nomor Keberangkatan
     Packages


                                 Manifest

No           Nama Field    Tipe Data        Lebar             Keterangan
1    Job Id                      Int         9      No Job
2    Cust                    Text            25     Nama Pelanggan
3    Date                  Date/Time                dd.mm.yy
4    Sales                   Text            25     Nama Sales
5    Agent                   Text            30     Nama Agent
6    Carrier                 Text            30     Nama Pengangkut
7    Group                   Text            25     Nama Group
8    Shipment                Text            30     Nama Pengirim
9    SIFrom Shipper Num      Text            15     Nomor Pengirim
10   Address                 Num             40     Alamat
11   Consignee               Text            25     Pelanggan
12   Port Loading            Text            25     Pelabuhan Muat
13   Port Discharge              Int         25     Biaya Muat
14   Freight Term          Date/Time                Waktu Pengangkutan
15   Term Of Shipment      Date/Time                Waktu Pengiriman
16   Pay Placement               Int         20     Biaya Sewa
17   Feeder                  Num             25     Transit
18   Vessel                  Num             25     Nama Kapal
19   Etd                     Num             12     Estimasi Keberangkatan
20   Eta                     Num             12     Estimasi Kedatangan
21   Ocean BL Num                Int         15     Nomor Pengangkutan



                            82
                                                                         83




22   House BL Num                 Int     15      Nomor Angkut Barang
23   Goods                     Num        30      Nama Barang
24   Desc Of Goods             Num        30      Keterangan Barang
25   Number Of Container          Int     25      Nomor Kontainer
26   Net Weight                   Int     25      Berat Bersih
27   Gross Weight                 Int     25      Berat Kotor
28   Measurement                  Int     25      Ukuran Barang
29   Container Number             Int     25      Nomor Kontainer
30   Seal Number                  Int     25      Nomor Segel
31   Number Of Packages           Int     25      Nomor Barang
32   Def Number Of                Int     25      Nomor Keberangkatan
     Packages


                           Shipping_Instruction

No           Nama Field     Tipe Data    Lebar              Keterangan
1    Job Id                       Int      9      No Job
2    Cust                      Text       25      Nama Pelanggan
3    Date                   Date/Time             dd.mm.yy
4    Sales                     Text       25      Nama Sales
5    Agent                     Text       30      Nama Agent
6    Carrier                   Text       30      Nama Pengangkut
7    Group                     Text       25      Nama Group
8    Shipment                  Text       30      Nama Pengirim
9    SIFrom Shipper Num        Text       15      Nomor Pengirim
10   Address                   Num        40      Alamat
11   Consignee                 Text       25      Pelanggan
12   Port Loading              Text       25      Pelabuhan Muat
13   Port Discharge               Int     25      Biaya Muat
14   Freight Term           Date/Time             Waktu Pengangkutan
15   Term Of Shipment       Date/Time             Waktu Pengiriman
16   Pay Placement                Int     20      Biaya Sewa
17   Feeder                    Num        25      Transit
18   Vessel                    Num        25      Nama Kapal
19   Etd                       Num        12      Estimasi Keberangkatan



                             83
                                                                            84




20   Eta                     Num              12        Estimasi Kedatangan
21   Ocean BL Num                Int          15        Nomor Pengangkutan
22   House BL Num                Int          15        Nomor Angkut Barang
23   Goods                   Num              30        Nama Barang
24   Desc Of Goods           Num              30        Keterangan Barang
25   Number Of Container         Int          25        Nomor Kontainer
26   Net Weight                  Int          25        Berat Bersih
27   Gross Weight                Int          25        Berat Kotor
28   Measurement                 Int          25        Ukuran Barang
29   Container Number            Int          25        Nomor Kontainer
30   Seal Number                 Int          25        Nomor Segel
31   Number Of Packages          Int          25        Nomor Barang
32   Def Number Of               Int          25        Nomor Keberangkatan
     Packages


                                  House BL

No             Nama Field        Tipe Data     Lebar                 Keterangan
1    Job Id                            Int         9       No Job
2    Cust                              Text        25      Nama Pelanggan
3    Date                    Date/Time                     dd.mm.yy
4    Sales                             Text        25      Nama Sales
5    Agent                             Text        30      Nama Agent
6    Carrier                           Text        30      Nama Pengangkut
7    Group                             Text        25      Nama Group
8    Shipment                          Text        30      Nama Pengirim
9    SIFrom Shipper Num                Text        15      Nomor Pengirim
10   Address                       Num             40      Alamat
11   Consignee                         Text        25      Pelanggan
12   Port Loading                      Text        25      Pelabuhan Muat
13   Port Discharge                    Int         25      Biaya Muat
14   Freight Term            Date/Time                     Waktu Pengangkutan
15   Term Of Shipment        Date/Time                     Waktu Pengiriman
16   Pay Placement                     Int         20      Biaya Sewa
17   Feeder                        Num             25      Transit



                            84
                                                                       85




18   Vessel                          Num        25     Nama Kapal
19   Etd                             Num        12     Estimasi Keberangkatan
20   Eta                             Num        12     Estimasi Kedatangan
21   Ocean BL Num                     Int       15     Nomor Pengangkutan
22   House BL Num                     Int       15     Nomor Angkut Barang
23   Goods                           Num        30     Nama Barang
24   Desc Of Goods                   Num        30     Keterangan Barang
25   Number Of Container              Int       25     Nomor Kontainer
26   Net Weight                       Int       25     Berat Bersih
27   Gross Weight                     Int       25     Berat Kotor
28   Measurement                      Int       25     Ukuran Barang
29   Container Number                 Int       25     Nomor Kontainer
30   Seal Number                      Int       25     Nomor Segel
31   Number Of Packages               Int       25     Nomor Barang
32   Def Number Of Packages           Int       25     Nomor Keberangkatan


                              Laporan Rugi Laba

No            Nama Field           Tipe Data   Lebar            Keterangan
1    Job ID *                        Text       10     Nomer Job
2    Code Customer                   Text       10     Kode Customer
3    Status Payment                  Text       1      Status Pembayaran Biaya:
                                                       P= Paid
                                                       U=Unpaid
4    Code Charge                     Text       20     Kode Biaya
5    Charge Name                     Text       40     Biaya
6    Qty                           Number       10     Jumlah
7    Unit                            Text       40     Status
8    Rate                          Number       10     Rate Biaya
9    Total                         Number       10     Rate*Qty
10   Currency                        Text       4      Mata Uang
11   Type                            Text       1      Tipe Biaya : P=Payable
                                                       R=Receivable




                              85
                                                      86




4.8 Entity Relationship Diagram




                                  Gambar 4.8

                        Entity Relationship Diagram



4.9 Tampilan Program

4.9.1 Login




                                  Gambar 4.9

                                    Login



                                      86
                                  87




4.9.2 Menu Utama




                    Gambar 4.10

                    Menu Utama



4.9.3 Master User




                    Gambar 4.11

                    Master User




                        87
                                          88




4.9.4 Master Port




                        Gambar 4.12

                        Master Port



4.9.5 Master Customer




                          Gambar 4.13

                        Master Customer




                            88
                                            89




4.9.6 Master Agent




                     Gambar 4.14

                     Master Agent



4.9.7 Master Carrier




                           Gambar 4.15

                           Master Carrier




                             89
                                           90




4.9.8   Master Charge




                           Gambar 4.16

                           Master Charge



4.9.9   Master Consignee




                           Gambar 4.17

                        Master Consignee



                             90
                                               91




4.9.10 Trasaction Operation




                         Gambar 4.18

                    Transaction Operation



4.9.11 Transavtion Operation Cost




                         Gambar 4.19

                  Transaction Operation Cost



                              91
                                                     92




4.9.12 Transaction Accounting- Invoice




                         Gambar 4.20

                       Transaction Invoice



4.9.13 Transaction Accounting- Debit / Credit Note




                         Gambar 4.21

                       Transaction DN / CN




                            92
                                                      93




4.9.14 Customer List




                                  Gambar 4.22

                              Laporan Customer List

4.9.15 Consignee List




Gambar 4.23

Laporan Consignee List



                         93
                            94




4.9.16 Carrier List




Gambar 4.24

Laporan Carrier List



4.9.17 Agent List




Gambar 4.25

Laporan Agen List




                       94
                              95




4.9.18 Booking Sheet




Gambar 4.26

Laporan Booking Shet



4.9.19 Shipping Advice




Gambar 4.27




                         95
                                    96




Laporan Shiping Advice

4.9.23 Manifest




Gambar 4.28

Laporan Manifest

4.9.23 Shipping Instruction




Gambar 4.29

Laporan Shipping Instruction




                               96
                                97




4.9.22 House BL




Gambar 4.30

Laporan House B



4.9.23 Laporan Rugi Laba




Gambar 4.31

Laporan Rugi Laba



                           97
                                                                           98




                                     BAB V

                          KESIMPULAN DAN SARAN



5.1 Kesiimpulan

   Setelah melakuakan penelitian, analisa dan rancangan maka dapat ditarik

   kesimpulan sebagi berikut:

   1. Pada sistem yang berjalan terdapat kelemahannya yaitu Pembuatan

       laporan /dokumen masih dilakukan dengan carra penginputan dari lembar

       kerja atau berkas-berkas yang ada,sehingga sering terjadi keterlambatan

       dan kesalhan dalam proses pembuatan laporan tersebut. Dengan demikian

       sistem lama belum mendukung untuk diterapkan disaat mendatang seiring

       dengan semakin pesatnya kemajuan tekhologi di bidang informasi.

   2. Alat yang dignakan dalam melakuakan Perancangan Sistem Informasi

       adalah     Data   Flow   Diagram(DFD),Diagram     Arus   Data,Rancangan

       Database, Rancangan Input, Output dan Rancangan Laporan.Rancangan

       yang diusulkan Terdiris dari 3 Proses:

       1. Proses Master

       2. Proses Transakasi

       3. Proses Laporan

   Tujuan atau hasil dari proses SCM ini adalah :

   -   mengembangkan team yang berfokus pada pelanggan sehingga dapat

       memberikan persetujuan produk dan jasa yang menguntungkan kedua

       belah pihak pada pelanggan penting secara strategi.




                                       98
                                                                       99




-   Membuat kontak hubungan yang secara efisien menangani pertanyaan-

    pertanyaan dari semua pelanggan

-   Secara terus-menerus mengumpulkan, menyusun dan meng-update

    permintaan pelanggan untuk menyesuaikan demand dengan supply

-   Mengembangkan sistem produksi fleksibel yang tanggap secara cepat pada

    perubahan kondisi pasar

-   Mengatur hubungan supplier sehingga quick response dan perbaikan

    berkesinambungan dapat berjalan lancar

-   Pengiriman pesanan tepat waktu dan benar 100%

-   Minimasi waktu siklus ketersediaan retur (return to available)

    Dengan spesifikasi sebagai berikut:

     Terdiri dari 7 master yaitu:

       1. Master User

       2. Master Port

       3. Master Customer

       4. Master Agent

       5. Master Carrier

       6. Master Consignee

       7. Master Charge

     Terdiri dari 3 Transaksi yaitu:

      1. Transaaksi Operation

      2. Transaksi Operation Cost

      3. Transaksi Accounting




                                     99
                                                                     100




        Terdiri dari 9 laporan yaitu:

            1. Customer List

            2. Consignee List

            3. Carrier List

            4. Agent LIST

            5. Booking List

            6. Shipping Advice

            7. Manifest

            8. Shipping instruction

            9. Laporan Rugi Laba

5.2 Saran

   Adapun saran yang dapat diberikan adalah:

   1. Sistem yang di racang dapat dikembangkan sesuai dengan perkebangan

       perusahaan sistem baru ini semoga dapat membantu membuat pekerjaan

       menjadi lebih mudah dalam menyelesaikan pekerjaan di PT.Samudera

       Perdana Transpotama.

   2. Spesifikasi Hardware yang digunakan untuk menjalankan Sistem

       direkomendasikan menggunakan:

       - RAM DDR 1 GB

       - Harddisk 250 GB

       - Monitor : color monitor svga 14”

       - Keyboard

       - Maouse




                                         100
                                                                  101




   - Printer

3. Spesifikasi Software Database yang digunakan adalah MS.Acces dan

   Software. Aplikasi yang digunakan adalah MS.Visual Basic 6.0 dan

   Crystal Report 8.5

4. Kepala User diberikan pelatihan dalam hal pengoperasian sistem yang

   baru,untuk menghindari kesalahan.




                                 101
                                                                             102




                           DAFATAR PUSTAKA



Amsyah, Zulkifli, Drs.Manajemen Sistem Informatika, Jakarta:PT.Gramedia

Pustaka Umum,1997.

Assaure, Sofjan,SE. Manajemen Produksi dan Operasi, Jakarta : Fakultas

Ekonomi Universitas Indonesia, Edisi Revisi,1999.

Baridwan Sistem Informasi Akuntansi, Penerbit Andi Offset Jogyakarta,1997.

B.Davis. Gordon. Sistem Informasi Manajemen, Jakarta : Pustaka Binawan

Pressindo, 1999.

Cushing, Barry E.Sistem Akuntansi dan Organisasi Perusahaan, Diterjemahkan

kembali oleh Bob Widyahartono, Cetakan ke-9, PT. Pustaka Binawan Pressindo,

1996, Jakarta.

Cushing, Barry E.Analisa dan Perancangan Sistem Pengelolaan Data. Jakarta :

Terjemahan Ruchyat Kosasih, Erlangga,1997.

Eko Indrajit, Richardus. Sistem Informasi Manajeman, Cetakan ke-2,Jakarta : PT.

Elex Media Komputindo,2001.

Elmasri,Ramez. Database System,Jakarta : Penerbit Andi,2000.

H.M,Jogiyanto. Sistem Informasi Berbasis Komputer,Yogyakarta : BPFE

Yogyakarta,edisi kedua,1997.

H.M,Jogiyanto. Analisa dan Desain Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur,

Andi Offset, Yogyakarta, 1999.

McLeod,Raymond JR. Sistem Informasi Manajemen,Jakarta : Bhuana Ilmu

Populer, 1999.




                                     102
                                                                             103




Mulyadi.Sistem Akuntansi, Jogyakarta, STIE YKPPN, 1997.

Pranasta,Eddy.Sistem Informasi Geografis, Jakarta : Informatika, 2001.

Sidharta,Lani.Sistem Informasi Bisnis,Jakarta : PT.Elex Media Komputindo,

1997.

Susanta,Eddy.Sistem Basis Data, Yogyakarta : Graha Ilmu, 2004.

Sutabri,Tata,S.Kom,MM.Sistem Informasi Manajemen,Jakarta : AMIK BSI,

1998.

Sutabri, Tata , S.Kom,MM.Analisis Sistem Informasi,Jakarta : Penerbit Andi,

2004’

Tunggal, Amin Widjaja,AK.MBA,Drs.Global Supply Chain Management, Jakarta

: Penerbit Harvarindo, 2010.

Wahyono,Teguh.Sistem      Informasi   Konsep    Dasar    Analisis   Desain   dan

Implementasi, Jogyakarta : Penerbit Graha Ilmu, 2004.

Pengertian Ekspedisi (Freight Forwading),

http://www.pelni.co.id/products asp?entId=34loc=id,,2005.




                                      103

						
Related docs
Other docs by HjmNet
SURAT PERNYATAAN PEMBERIAN
Views: 181  |  Downloads: 0
Penawaran Handphone Jam Tangan
Views: 83  |  Downloads: 0
Bunga Rusiana
Views: 16  |  Downloads: 0