Docstoc

MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF _Wahyu S._

Document Sample
MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF _Wahyu S._ Powered By Docstoc
					MODEL PEMBELAJARAN
    INTERAKTIF

  Dipersiapkan oleh
   Wahyu suprapti




WIDYAISWARA UTAMA
  DEPNAKERTRANS
 BAGAIMANA CIRI PEMBELAJARAN INTERAKTIF ?

• Adanya variasi kegiatan pembelajaran (klasikal
  /non klasikal, perorangan /kelompok)
• Keterlibatan aktif peserta ( pikiran, perasaan dan
  fisik)
• Widyaiswara berperan sebagai :
• Menerapkan Komunikasi banyak arah
• Suasana Kelas fleksibel,demokratis, menantang
  dan tetap terkendali oleh tujuan pembelajaran
• Pencapaian pembelajaran optimal
BASIC TEACHING SKILLS
         Set Inductions
       Teacher Movement
        Teacher Gesture
         Teacher Voice
        Teacher Silence
       Interactions styles
            Focusing
       Questioning Skills
            Closure
KLASIFIKASI MODEL PEMBELAJARAN

1. Model berbagi Informasi
2. Model Belajar berdasarkan
   Pengalaman
3. Model Pemecahan Masalah
KLASIFIKASI MODEL PEMBELAJARAN

1.   Model berbagi Informasi
•    Menitik beratkan pada proses komunikasi
     dan diskusi melalui interaksi argumentatif
     yang sarat pengalaman.
•    Misal : seminar, konferensi Kerja,
     Simposium, diskusi panel dan forum.
KLASIFIKASI MODEL PEMBELAJARAN

Model Belajar berdasarkan Pengalaman
• Tujuannya menitik beratkan pada proses
   pelibatan dalam situasi yang memberi implikasi
   perubahan perilaku yang sarat nilai dan sikap
   sosial
• Misalnya : Simulasi, bermain peran,sajian
   situasi, kelompok aplikasi,sajian konflik, diskusi
   sindikat.
                 AKOSA
•   Menampilkan pengalaman ( mengalami)
•   Komunasikan ( Mengungkapkan)
•   Menganilisis ( Olah)
•   Menyimpulkan ( simpulkan)
•   Apliksaikan ( A)
KLASIFIKASI MODEL PEMBELAJARAN

Model Pemecahan Masalah :
• Meniti beratkan pada proses mengkaji dan
  pemecahan masalah melalui interaksi
  dialogis dalam situasi yang sarat penalaran
• Contoh : riuh bicara, curah pendapat,
  diskusi bebas, diskusi kelompok,
  kelompok okupasi, studi kasus, tutorial
• Model Kooperatif
• Pembelajaran langsung
• Pemecahan masalah
       BELAJAR ORANG DEWASA (andragogy)

                 • KHONG HU HSU/CONFUSIUS
                      • I hear and I forget
                     • I see and I remember
                     • I do and I understand

          • MEL SILBERMAN/ACTIVE LEARNING
             • Apa yang saya lihat, saya ingat sedikit
  • Apa yang saya dengar, lihat dan saya diskusikan, saya mengerti
• Apa yang saya dengar, lihat, diskusikan, dan saya kerjakan saya dapat
                    pengetahuan dan keterampilan
                 • Apa saya ajarkan, saya kuasai
  PRINSIP BELAJAR ORANG DEWASA

         • Melibatsertakan peserta didik optimal
               • Self belief pada kebutuhan
                 • Experiential learning
           • Semua peserta adalah nara sumber
• Kembangkan kerjasama, saling hormat menghormati, saling
     harga menghargai, dan saling percaya mempercayai
       • Menggunakan multimedia dan multimetode
                   • Berikan feedback
         METODE PEMECAHAN MASALAH
          (Partisipatif, inquiry, heuristik)


       • Berdasarkan pengalaman masa lampau
         • Secara intuitif, berdasarkan firasat
                  • Trial and error
               • Berdasarkan otoritas
              • Berdasarkan metafisik
• Pemecahan masalah secara ilmiah, rasional, menggunakan
             hipotesis, deduksi dan induksi
TAHAPAN PEMECAHAN MASALAH

        • Merumuskan masalah
          • Menelaah masalah
        • Merumuskan hipotesis
      • Mengumpulkan informasi
         • Pembuktian hipotesis
• Menentukan pilihan penyelesaian, kerjakan,
           evaluasi,tindak lanjut
            PERAN WIDYAISWARA

       • MOTIVATOR (Merangsang aktif berpikir)
         • FASILITATOR (Mencari jalan keluar)
    • PEMBERI FEEDBACK (mengajukan pertanyaan)
 • ADMINISTRATOR (Bertanggung jawab kegiatan kelas)
  • LEADER (Memimpin dan mengarahkan arus berpikir)
   • MANAJER (Mengelola sumber belajar, waktu, dan
                   mengelola kelas)
• REWARDER (Memberi penghargaan pada prestasi peserta
                       didik)
             METODE DISKUSI

1.   BERTUKAR PIKIRAN
2.   ANTARA DUA ORANG ATAU LEBIH
3.   MEMBAHAS SATU MASALAH
4.   DENGAN CARA TERATUR
5.   MENDEKATI KEBENARAN DAN BUKAN
     KEMENANGAN
       TOPIK DISKUSI


• MASALAH AKTUAL/KONTEMPORER

• MEMILIKI NILAI KEKHALAYAKAN

   • MASALAH PROBLEMATIK
   TAHAPAN DISKUSI

• PEMBERIAN INFORMASI/MOTIVASI
      • BERNAFSI-NAFSI
        • POLARISASI
          • KONFLIK
         • KONGKLUSI

           INGAT!

• JANGAN MENYUDAHI DISKUSI PADA
      • TAHAPAN KONFLIK
     • REVIEW DAN BALIKAN
            METODE BUZZ-GROUP
       RIUH BICARA/LEBAH BERPINDAH
        •   MEMECAHKAN MASALAH DALAM WAKTU SINGKAT
                  • MEMPEROLEH PEMAHAMAN
             • MELIBATSERTAKAN SEMUA AGAR AKTIF

                               • TAHAPAN
          • Menyajikan informasi masalah yang akan diselesaikan
•   Memberi kesempatan diskusi dalam kelompok kecil dua atau tiga orang untuk
                                 mencari solusi
                      • Menyajikan solusi kelompok
                        • Mencari kesepatan solusi


                               •   REFLEKSI
                 KEJADIAN KUNCI
               (CRITICAL INCIDENT)
   • STUDI KASUS YANG LEBIH SEDERHANA DAN LEBIH
                       PENDEK


             • TUJUAN YANG HENDAK DICAPAI
• Mengajarkan konsep dan dasar-dasar yang melandasi konsep tersebut
              • Menguasai cara menganalisis masalah
             • Menguasai cara menyelesaikan masalah
                 • Melatih keterampilan bertanya
         TAHAPAN PEMBELAJARAN
            KEJADIAN KUNCI

• Peserta diminta menuliskan kejadian yang pernah
  dialami
• Diberikan informasi terbatas tapi lengkap
• Peserta diminta mengajukan bebagai pertanyaan
  untuk melengkapi informasi
• Yang memiliki pengalaman menyatakan sikap dan
  tindakannnya/keputusan dalam situasi tsb
• Peserta memberikan masukan
• Pemilik pengalaman akan lebih bijak dalam
  mengambil keputusan
           METODE ANALISIS KASUS

• Satu bentuk simulasi untuk mempelajari kasus nyata atau
  kasus hipotetis
• Mengembangkan kemampuan menganalisis, mengambil
  keputusan, memecahkan masalah
• Memahami sistem nilai, persepsi, sikap terhadap
  situasi/orang
• Pengaruh nilai dan persepsi terhadap pengambilan
  keputusan
• Mencapai sinergi kelompok
      PEMBELAJARAN ANALISIS KASUS
PENJELASAN SINGKAT:
a.   Tujuan analisis kasus
b.   Penyajian kasus
KEGIATAN INTI (Diskusi Kelompok)
a.   Identifikasi Masalah
b.   Mencari penyebab Masalah
c.   Mencari alternatif pemecahan
d.   Menetapkan alternatif terbaik
TELAAH SILANG (Cross-review)
a.   Penyajian hasil
b.   Pembahasan antara kelompok
c.   Hasil dan simpulan
  METODE KELOMPOK OKUPASI

 • BERBAGI PENGALAMAN ANTARPESERTA
 YANG MEMILIKI PEKERJAAN SAMA DALAM
     MENYELESAIKAN SUATU MASALAH

          PROSES PEMBELAJARAN
     • Pembagian dalam kelompok kecil
 • Menjelaskan masalah yang harus dibahas
• Tukar menukar pengalaman dipimpin ketua
              kelompok/Moderator
            • Menyimpulkan hasil
  • Balikan kgiatan dikusi kelompok okupasi
   METODE LOKAKARYA/ WORKSHOP/
           BENGKEL KERJA

• Forum sekumpulan orang bekerja bersama sama di
        satu tempat dan menghasilkan karya:
                 Nyata (kongkrit)
             Dapat diamati (observble)
                   Riil (tangible)
             Praktik dab bukan teoritik



Forum peserta belajar mengaplikasikan teori ke praktik
        dan menghasilkan sesuatu yang nyata
      PROSES KEGIATAN LOKAKARYA

•   Membuat tema lokarya
•   Merumuskan topik bahasan lokakarya
•   Pembahasan topik
    a. Konsep disampaikan pemakalah (bisa lebih dari satu topik
       dan pemakalah)
    b. Pembahasan oleh floor
    c. Kegiatan dalam kelompok kerja kecil
    d. Laporan hasil kelompok kerja
    e. Kesimpulan hasil kongkrit
    f. Rekomendasi

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:2238
posted:4/12/2011
language:Indonesian
pages:25