Docstoc

PENDUDUKAN JEPANG DAN PERSIAPAN KEMERDEKAAN.pdf

Document Sample
PENDUDUKAN JEPANG DAN PERSIAPAN KEMERDEKAAN.pdf Powered By Docstoc
					               PENDUDUKAN / PENJAJAHAN JEPANG DI INDONESIA
                                 HINGGA
                   PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA

                 KD : 5.2 Menjelaskan proses persiapan kemerdekaan Indonesia

                             Disusun Oleh : Dwi Hatmoko, S.Pd
                              http://dwihatmoko.wordpress.com



A. Kedatangan Jepang di Indonesia
    Jepang mengalami kemajuan pesat setelah Restorasi Meiji
    Kemajuan ini membuat Jepang memiliki keinginan untuk meluaskan daerah untuk
      kepentingan ekonomi, militer, dan kependudukan
    Kepentingan ekonomi : mencari bahan baku industri, mencari daerah pasar, mencari
      daerah penanaman modal
    Kepentingan militer : mencari daerah sebagai benteng alam
    Kepentingan Kependudukan : mencari daerah untuk memindahkan penduduknya yang
      besar
    Perluasan dengan penyerbuan diawali dengan menyerang Manchuria, Cina, Korea
    Semangat Hakko Ichiu serta semangat Bushido (berkorban demi Negara) menggelora di
      hati rakyat Jepang
    Penyerangan ke Indonesia merupakan kelanjutan dari Perang Dunia II zona Asia Pasifik
    Kota yang dikuasai pertama adalah Tarakan dan Balikpapan di Kalimantan yang
      merupakan kota minyak pada 10 Januari 1942
    Belanda menyerah dengan perjanjian Kalijati 8 Maret 1942, Jepang diwakili Jend.
      Imamura dan Belanda diwakili Jend. Ter Poorten
    Sumatera (pusat Bukittingi) dan Jawa (pusat Jakarta) dikuasai Rikugun (AD), Kalimantan
      dan Indonesia Timur (pusat Makassar) dikuasai Kaigun (AL)
    Untuk menarik perhatian Indonesia, Jepang mengaku sebagai saudara tua

B. Pemerasan Jepang terhadap Indonesia
    Romusha: kerja paksa tanpa upah
    Penyerahan wajib: penyerahan bahan makanan, logam untuk industri militer, dan
      penanaman pohon Jarak untuk pengganti minyak karena tambang minyak sudah
      dihancurkan Belanda
    Pemusnahan perkebunan yang tidak menunjang perang, sedang yang membantu
      keperluan perang tetap dipertahankan, spt: karet, kina, tebu
C. Pergerakan jaman Jepang
    Gerakan 3A: Nippon Cahaya Asia, Nippon Pemimpin Asia, Nippon Pelindung Asia
    Ketua gerakan 3A adalah Mr. Syamsudin
    Jawa Hokokai (kebaktian rakyat Jawa): mencari tenaga bantuan dari rakyat Jawa untuk
      menghdapi Sekutu
    Putera (Pusat Tenaga Rakyat): dipimpin oleh 4 serangkai (Soekarno, Moh Hatta, Ki Hajar
      Dewantara, KH Mas Mansur). Organisasi yang dibentuk oleh Jepang ini kemudian
      dibubarkan juga oleh Jepang sendiri karena ternyata digunakan oleh tokoh nasional
      umtuk menjalin persatuan dan perjuangan
    Chuo Sang In (Badan Pertimbangan): bertugas memberi pertimbangan kepada Jepang.
      Anggotanya sebagian Jepang dan sebagian Indonesia
    Gerakan bawah tanah:
          o Memelihara semangat nasional
          o Propaganda kemerdekaan
          o Memantau PD II
          o Tokoh: Chairul Saleh, Ahmad Subarjo, Sukarni, Wikana, Amir Syarifudin, Sutan
             Syahrir
D. Perlawanan di masa Jepang
    Pemberontakan PETA Blitar
                  Dipimpin Supriyadi
                  Memberontak karena tidak tahan melihat penderitaan rakyat
    Perlawanan PETA Aceh
                  Dipimpin Teuku Hamid
    Perlawanan PETA Cilacap
                  Dipimpin oleh Khusaeri
    Perlawanan di Sukamanah dan Singaparna (Indramayu)
                  Dipimpin oleh KH Zaenal Mustofa
                  Sebabnya penolakan Saikerei, menghormati Kaisar Jepang dengan
                     membungkuk dan menghadap ke timur
    Perlawanan Aceh
                  Dipimpin oleh ulama, Tengku Abdul Jalil
E. Organisasi Semi Militer
    Keibodan        : barisan pembantu polisi
    Seinendan       : barisan pemuda
    Fujinkai        : barisan wanita
    Gakutotai       : barisan pelajar
    Suisintai       : barisan pelopor
    Heiho           : pembantu tentara Jepang
    PETA            : Pembela Tanah Air
F. Persiapan Kemerdekaan Indonesia
    Terdesaknya posisi Jepang
             Keadaan Jepang semakin terdeak setelah kekalahan di perang beruntun di
             kawasan Pasifik
             Untuk tetap mendapat bantuan dari negara Asia, maka PM Kaiso yang
             menggantikan PM Hideki Tojo, memberikan kemerdekaan kepada Birma dan
             Filipina bahkan menjanjikan kemerdekaan kepada negara lain
             Indonesia diberikan janji kemerdekaan 7 September 1945

    Pembentukan BPUPKI (Dokuritsu Junbai Cosakai)
         Ketua: Radjiman Wedyodiningrat
         Tugas: merumuskan kelengkapan Negara berupa undang-undang dan dasar negara
         Tokoh yang mengemukakan dasar negara:
              Moh Yamin (Azas Dasar Negara Kebangsaan Republic Indonesia) 29 Mei
              1945:
                   Peri Kebangsaan
                   Peri Kemanusiaan
                   Peri Ketuhanan
                   Peri Kerakyatan
                   Kesejahteraan
              Soepomo (Dasar Negara Indonesia Merdeka) 31 Mei 1945:
                   Persatuan
                   Kekeluargaan
                   Keseimbangan lahir batin
                   Musyawarah
                   Keadilan rakyat
              Ir Soekarno (Pancasila) 1 Juni 1945:
                   Kebangsaan Indonesia
                   Internasionalisme atau peri kemanusiaan
                   Mufakat atau demokrasi
                   Ketuhanan Yang Maha Esa
                   Kesejahteraan Sosial

          Panitia Sembilan merancang Piagam Jakarta/Jakarta Charter pada 2 Agustus
           1945, yang kemudian dipakai sebagai pembukaan UUD 1945 dengan beberapa
           perubahan dan dimasukkannya pancasila yang otentik didalamnya
          Hasil Panitia sembilan: Pernyataan Indonesia merdeka, Pembukaan UUD, batang
           tubuh UUD

    Pembentukan PPKI (Dokuritsu Junbai Inkai)
         7 Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan dan diganti dengan PPKI
         Tanggal 9-8-1945 Soekarno, Moh Hatta, dan Radjiman Widyodiningrat diundang
           ke Dalat (Vietnam) oleh Jend Terauchi untuk segera memberi kemerdekaan ke
           Indonesia segera dan wilayahnya seluruh jajahan Hindia-Belanda
         PPKI dibentuk tanggal 12 -8-1945 diketuai Ir Soekarno dan Moh Hatta sebagai
           wakil.
        Sidang PPKI
           1. Sidang I (18-8-1945)
                a) Mengesahkan UUD
                b) Mengangkat Presiden dan Wakil Presiden
                c) Membentuk Komite Nasional sebagai pembantu presiden
           2. Sidang II (19-8-1945)
                a) Membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat
                b) Membentuk 12 kementrian
                c) Membagi wilayah menjadi 8 propinsi
           3. Sidang III (22-8-1945)
                a) Membentuk Komite Nasional Daerah
                b) Membentuk partai nasional
                c) Membentuk BKR

G. Pertanyaan
   1. Tujuan Jepang berambisi untuk meluaskan wilayahnya/menjajah....
   2. Usaha Jepang untuk menarik perhatian bangsa Indonesia antara lain....
   3. Gerakan 3A berisi.....
   4. Perjuangan tokoh nasional yang tidak mau bekerjasama dengan Jepang tergabung
       dalam gerakan bawah tanah. Adapun tujuan gerakan ini adalah.......
   5. Romusha yaitu.....
   6. Sebutkan organisasi ketentaraan yang dibentuk oleh Jepang (min 3)!!
   7. Tugas BPUPKI adalah....
   8. Moh Yamin mengemukakan usulan dasar negara yang isinya........
   9. Ketua PPKI yaitu…..
   10. Pejabat Jepang yang memberi janji kemerdekaan kepada Indonesia adalah…..

H. Daftar Pustaka
    Matroji, Drs. 2000. IPS Sejarah SLTP Jilid II. Jakarta : Erlangga
    A Daliman, , M.Pd, Prof. 2004.Editor Taufiqurohman, S.Pd.Pembelajaran
      Pengetahuan Sosial Sejarah. Surakarta : Mediatama
    Sanusi Fatah, …..(et.al).Editor Ermawati, Ika Tyasing, Tri Tien Gunawati. 2008. Ilmu
      Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs kelas VIII. Jakarta : Pusat Perbukuan
      Departemen Pendidikan Nasional.
    Sutarto,…(et.al).2008. IPS untuk SMP/MTs kelas VIII. Jakarta : Pusat Perbukuan,
      Departemen Pendidikan Nasional
    Sri Sudarmi dan Waluyo. 2008. Galeri pengetahuan sosial terpadu 2: SMP/MTs
      Kelas VIII. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: Materi
Stats:
views:1136
posted:4/12/2011
language:Indonesian
pages:3